• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

Dalam dokumen analisis penentuan harga pokok kamar dengan (Halaman 46-50)

METODE PENELITIAN 3.1. Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di Hotel Missliana yang merupakan salah satu perusahaan jasa yang jenis usahanya merupakan jasa perhotelan terletak Di Toraja Utara. Waktu penelitian ini dilaksanakan selama 2 (dua) bulan.

3.2. Metode Pengumpulan Data

Adapun metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian tersebut adalah sebagai berikut :

1. Wawancara, adalah cara penelitian yang dilakukan dengan mengadakan wawancara atau tanya jawab dengan pihak hotel yang di tunjuk atau pihak yang ada hubungannya dengan penelitian ini

2. Dokumentasi, adalah cara penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data melalui dokumen-dokumen hotel mengenai data yang terkait dengan masalah yang di teliti seperti kegiatan penentuan harga pokok yang dibuat oleh pihak manajemen hotel.

3. Tinjauan Kepustakaan (Library Research) ini dilakukan dengan mempelajari teori–teori dan konsep–konsep yang sehubungan dengan masalah yang diteliti penulis pada buku-buku, makalah, dan jurnal guna memperoleh landasan teoritis yang memadai untuk melakukan pembahasan.

33

3.3. Jenis dan Sumber Data 3.3.1. Jenis Data

Untuk menunjang kelengkapan pembahasan, maka jenis data yang digunakan dalam penulisan ini adalah :

a. Data Kualitatif, yaitu data yang diperoleh dari dalam hotel yang bukan dalam bentuk angka-angka tetapi dalam bentuk lisan maupun tertulis seperti gambaran umum hotel, pembagian tugas masing-masing departemen dalam hotel

b. Data Kuantitatif, yaitu data atau informasi yang diperoleh dari hotel dalam bentuk angka- angka, seperti laporan jumlah pelanggan, laporan biaya-biaya yang terkait, dan lain-lain.

3.3.2. Sumber Data

Adapun sumber data yang digunakan penulis dalam penulisan ini adalah : 1. Data Primer, yaitu data yang diperoleh dengan mengadakan

pengamatan secara langsung pada hotel serta melakukan wawancara langsung dengan pihak pimpinan dan beberapa staff yang ada kaitannya dalam penelitian ini

2. Data Sekunder, yaitu data yang diperoleh dari hotel dengan cara mengumpulkan dokumen-dokumen serta arsip-arsip hotel yang kaitannya dengan penulisan ini.

3.4. Metode Analisis Data

Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis deskriptif komparatif yang menunjukkan dan membandingkan metode

34

perhitungan Harga Pokok Kamar Hotel yang diterapkan Hotel selama ini dengan menggunakan Activity Based Costing System. Adapun langkahlangkah analisis data yang dilakukan adalah:

1. Mengidentifikasikan aktivitas.

2. Mengklasifikasikan biaya berdasarkan aktivitas ke dalam berbagai level aktivitas.

3. Mengidentifikasi cost driver.

4. Menentukan tarif per unit cost driver

Untuk menentukan tarif per unit dihitung dengan rumus :

Tarif per unit cost driver =

5. Membebankan biaya ke produk dan jasa dengan menggunakan tarif cost driver dan ukuran aktivitas. Pembebanan biaya overhead dari tiap aktivitas ke setiap kamar dihitung dengan rumus sebagai berikut :

BOP dibebankan = Tarif kelompok × Unit Cost Driver yang digunakan

6. Menyusun perhitungan harga pokok kamar hotel menurut Activity Based Costing System.

Jumlah Aktivitas Cost Driver

35

3.5. Definisi Operasional

- Biaya adalah adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi, yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi.

- HPP adalah jumlah pengeluaran dan beban yang secara langsung atau tidak langsung untuk menghasilkan produk atau jasa di dalam kondisi dan tempat dimana barang dapat dijual dan digunakan.

- Akuntansi Biaya Tradisional adalah adalah sistem kalkulasi biaya yang menghitung biaya overhead pabrik berdasarkan jumlah unit yang dihasilkan dan diukur dalam jam kerja langsung, jam kerja mesin atau dalam jumlah rupiah tertentu

- Activity based costing (ABC) adalah sebuah metode akuntansi yang mengidentifikasi dan menetapkan biaya untuk aktivitas overhead dan kemudian menetapkan biaya tersebut untuk produk.

36

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Lokasi Penelitian

4.1.1. Sejarah Hotel Missliana

Sejarah kepariwisataan di Tana Toraja dapat dikatakan baru dimulai pada awal tahun 60 – an, ketika beberapa objek wisata diperkenalkan kepada tamu – tamu Pemerintah Dacrah, karna gangguan keamanan serta terbatasnya objek wisata belum dapat kemampuan keuangan maka promosi objek dilakukan secara intensif. Pada waktu itu fasilitas pendukung usaha pariwisata seperti : Hotel, Restaurant dan Transportasi (termasuk prasarana jalan) masih sangat terbatas baik jumlah maupun mutunya. Setelah situasi keamanan dan keuangan sudah stabil tepatnya setelah

adanya Conference Pacific Area Travel Association ( PATA ) pada tahun 1974 di Bali promosi intensif tentang Tana Toraja dilakukan dan pada saat itu teknologi komunikasi dan transportasi sudah mulai membaik sehingga informasi tentang objek wisata Tana Toraja merambat dengan cepat ke berbagai penjuru dunia.

Toraja Misiliana Hotel berlokasi kira - kira 2 KM dari kota Rantepao, tepatnya di Pao, Kelurahan Tikunna Malenong, Kecamatan Sanggalangi' dengan mempunyai area kurang lebih 5 Ha, dibangun dan dikelolah oleh Keluarga Bapak Benyamin Tangkesalu. Bentuk akomodasi dikomersialkan dan berbadan usaha PT (Perseroan Terbatas) yang dipimpin oleh Kel. Bpk.Banyamin Tangkesalu. Nama misiliana sendiri diambil dari nama anak-anak keluarga pemilik Hotel yang bertanda ada satu jalinan kekeluargaan yang rukun, harmonis, bahagia serta

37

kelurga yang takut akan Tuhan. Sebelum menjadi Hotel seperti saat ini, pemiliknya mendirikan dengan

maksud untuk rumah tempat tinggal keluarga jika mereka datang untuk berlibur karena pada saat itu keluarga Bapak B.Tangkesalu masih tinggal di Makassar.

Toraja Misiliana Hotel waktu itu diberi nama Misiliana Home didirikan pada tahun 1973 dengan jumlah 4 kamar. Namun setealah Koferens Pacific Area Travel Association (PATA) pada tahun1974 di Bali saat itulah wistawan mancanegara mulai datang ke Tana Toraja. Akan tetapi pada waktu itu masih kurang penginapan maka Misiliana Home lebih baik disewakan kepada wisatawan mancanegara. Kemudian dari tahun ke tahun semakin banyak wisatawan yang akan menginap sehingga pada tahun 1977 dibangunlah kamar-kamar yang ada di Unit I sebanyak 41 kamar dengan nama Missliana Hotel. Namun wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara semakin meningkat sehingga mulai tahun 1983 dibangun secara bertahap kamar di Unit II :

- Pada tahun 1983 dibangun 22 kamar - Pada tahun 1987 menjadi 42 kamar - Pada tahun 1988 menjadi 60 kamar - Pada tahun 1989 menjadi 70 kamar - Pada tahun 1990 menjadi 95 kamar - Pada tahun 2015 menjadi 99 kamar dan, - Pada tahun 2017 menjadi 105 kamar.

Hotel Missliana dikategorikan Hotel Bintang 4 (empat).

Fasilitas yang ditawarkan Toraja Misiliana Hotel seperti Kolam Renang

38

Outdoor, Restaurant Tabang and Satung dimana anda bisa menikmati beragam makanan khas daerah, Lapangan Tennis, Spa dengan perawatan pijat tradisional, anda juga dapat menikmati beragam minuman dan makanan ringan di Palangka Lounge and Bar. Jika anda ingin melalukan kegiatan kantor, seminar, event, pertemuan bisnis dan pernikahan hotel ini dapat menyediakan gedung dengan kapasitas 2.000 tamu.

Toraja Misiliana Hotel adalah pilihan yang cocok bagi anda yang ingin menikmati keindahan pemendangan alam dan budaya Toraja. Dengan pemandangan gunung dan hutan, disertai layanan fasilitas dengan kualitas yang tinggi membuat liburan anda semakin berkesan.

4.1.2. Struktur Organisasi Hotel Missliana

Perusahaan sebagai organisasi membutuhkan adanya suatu pengaturan dan pengalokasian pekerjaan diantara personil di dalam perusahaa agar tujuan perusahaan dapat tercapai dengan baik yang dapat digambarkan dalam sebuah struktur organisasi.

Struktur organisasi adalah “Suatu kerangka yang menunjukkan pola tetap dari suatu hubungan-hubungan antara bidang-bidang kerja maupun orang-orang yang menunjukkan kedudukan, wewenang, dan tanggung jawab masing-masing dalam suatu sistem kerja sama.

Maksud organisasi dibentuk adalah wadah kerja sama orang-orang yang mempunyai kepentingan tertentu, menyatukan kepentingan pribadinya menjadi kepentingan bersama. Porsi kepentingan pribadi harus tetap diperhatikan sehingga ada keseimbangan dalam keputusan pribadi dan kepentingan bersama.

39

Tabel 4.1 Struktur Organisasi Hotel Misiliana Toraja Utara

Sumber : Hotel Misiliana

PIMPINAN

MANAJER

SEKERTARIS

Ka. Divisi Personalia

Front Office Ka. Divisi

Operasional

Ka. Divisi Sales &

Marketing Ka. Divisi

Administrasi

& Keuangan

Security Trainer Costumer

Service

Maintenance Seksi Food

& Beverage Seksi House

Keeper

40

4.2. Deskripsi Data Penelitian

4.2.1. Harga Pokok Kamar (HPP) Menurut Hotel Misiliana

Dari hasil data penelitian yang diperoleh dari pihak Hotel Missliana terdapat sembilan jenis kamar yaitu Superior, Deluxe, Deluxe Plus, Toraja Tongkonan, Cottage, Family Suite, Junior Suite, Executive Suite, dan President Suite. Jumlah kamar yang terjual untuk setiap kamar per tahunnya pada setiap kamar tidak sama. Penghitungan harga pokok tiap jenis kamar hotel misiliana melakukan penerapan system perhitungan dasar pihak manajemen hotel atau yang dimana biaya penghitungan cuma mengambil beban dasar atau bersifat umum.

Setiap jumlah penggunaan biaya dari aktivitas setiap jenis produk dan jasa setelah itu ditambahkan harga ke kamar hotel yang menerapkan biaya cost setiap unit.

Cost Driver untuk keseluruhan pemasukan hotel Tabel 4.2

Harga Kamar Hotel Missliana Tahun 2019

Jenis Kamar Harga Kamar (Rp)

Superior Rp.700.000,-

Deluxe Rp.900.000,-

Deluxe Plus Rp.1.100.000,- Toraja Tongkonan Rp.1.500.000,-

Cottage Rp.1.400.000,-

Family Suite Rp.2.500.000,- Junior Suite Rp.3.000.000,- Executive Suite Rp.7.500.000,- President Suite Rp.15.000.000,- Sumber : Hotel Missliana

41

Tarif Kamar Hotel Missliana sudah terhitung dengan pajak dan biaya service yang berikan pihak hotel untuk tamu. Jika tamu ingin penambahan tempat tidur ditambahkan biaya sebesar Rp.500.000.

Tabel 4.3

Luas Lantai Kamar Hotel Misliana Jenis Kamar Luas Lantai

Superior 35m²

Deluxe 45m²

Deluxe Plus 45m²

Toraja Tongkonan 40m²

Cottage 35m²

Family Suite 85m²

Junior Suite 60m²

Executive Suite 80m²

President Suite 160m²

Sumber : Hotel Missliana

Untuk keseluruhan kamar yang tersedia di setiap jenis kamar selama tahun 2019 di Hotel Misiliana dapat dilihat di tabel 4.4

Tabel 4.4

Jumlah Kamar yang Tersedia Untuk Dijual

Jenis Kamar Keseluruhan Kamar (A)

Total keseluruhan Kamar Setahun (A) x

365 hari

Superior 8 2.920

Deluxe 42 15.330

Deluxe Plus 16 5.840

Toraja Tongkonan 3 1.095

Cottage 20 7.300

Family Suite 4 1.460

Junior Suite 10 3.650

Executive Suite 1 365

President Suite 1 365

42

Jumlah 105 38.325

Sumber : Hotel Missliana

Tabel 4.5

Total Hari Tamu Menginap Hotel Misliana Tahun 2019

Bulan

Total Hari Menginap

Superi

or Deluxe Deluxe Plus

Tong kona n

Cottag e

Famil y Suite

Junior Suite

Exec utive

Pres iden t

Total

Januari 103 524 78 21 123 12 27 2 1 891

Februari 108 357 45 18 125 14 29 1 - 697

Maret 115 344 47 20 155 13 31 1 1 727

April 121 351 50 23 137 11 37 2 2 734

Mei 119 326 52 24 190 17 32 2 1 763

Juni 111 334 78 18 187 30 24 1 - 783

Juli 164 551 129 43 430 18 52 13 7 1.407

Agustus 105 302 52 24 141 46 36 2 1 709

September 158 510 115 31 331 19 62 8 4 1.238

Oktober 116 311 60 23 136 32 36 1 - 715

November 122 368 56 27 179 15 34 3 1 805

Desember 171 576 126 52 491 40 72 16 5 1.549

Total 1.513 4.854 888 324 2.625 267 472 52 23 11.018 Sumber : Data Diolah

Berdasarkan tabel 4.5 perhitungan setiap pembiayaan dan penetapan harga jual jasa untuk masing-masing kamar di Hotel Missliana dapat dijelaskan melalui perhitungan berikut:

1. Tingkat hunian kamar masing-masing jenis kamar (occupancy rate) tahun 2019 Tabel 4.6

Occupancy Rate Hotel Missliana Tahun 2019

Jenis Kamar Jumlah Kamar Jumlah Kamar Occupancy Rate

43

Terjual (A) Tersedia (B) (A) : (B) x 100%

Superior 1.513 2.920 51,81%

Deluxe 4.854 15.330 31,66%

Deluxe Plus 888 5.840 15,20%

Toraja Togkonan 324 1.095 29,58%

Cottage 2.625 7.300 35,95%

Family Suite 267 1.460 18,28%

Junior Suite 472 3.650 11,69%

Executive Suite 52 365 14,24%

President Suite 23 365 6,30%

Jumlah 11.018 38.325 28,72%

Sumber : Hotel Misiliana

2. Penjualan jasa kamar hotel masing-masing jenis kamar hotel selama Tahun 2019

Tabel 4.7

Pendapatan Penjualan Jasa Kamar Hotel Missliana Tahun 2019

Jenis Kamar Jumlah Kamar Terjual (A)

Harga Jual Kamar (B)

Pendapatan Jasa Kamar (A x B)

Superior 1.513 Rp. 700.000 Rp.1.059.100.000

Deluxe 4.854 Rp. 900.000 Rp.4.368.600.000

Deluxe Plus 888 Rp. 1.100.000 Rp. 976.800.000 Toraja Togkonan 324 Rp. 1.500.000 Rp. 486.000.000 Cottage 2.625 Rp. 1.400.000 Rp.3.675.000.000 Family Suite 267 Rp. 2.500.000 Rp. 667.500.000

Junior Suite 472 Rp. 3.000.000 Rp.1.416.000.000 Executive Suite 52 Rp. 7.500.000 Rp. 390.000.000 President Suite 23 Rp. 15.000.000 Rp. 345.000.000 Jumlah 11.018 Rp. 33.600.000 Rp.13.384.000.000 Sumber : Hotel Misiliana

Tabel 4.8

Harga Pokok Kamar Hotel Missliana Tahun 2019

44

Jenis Kamar Harga Pokok Kamar Per Hari (Rp)

Superior Rp.429.055,-

Deluxe Rp.552.721,-

Deluxe Plus Rp.620.717,- Toraja Togkonan Rp.942.494,-

Cottage Rp.1.191.374,-

Family Suite Rp.1.107.370,- Junior Suite Rp.1.226.748,- Executive Suite Rp.4.387.483,- President Suite Rp.10.877.483,- Sumber : Hotel Misiliana

Jumlah hitungan harga pokok kamar hotel misiliana yang dikelola oleh pihak keuangan hotel diakumulasikan atas dasar total biaya yang digunakan setiap jenis kamar hotel dalam kurun waktu setahun dibagi total tiap jenis kamar hotel tersedia ditambah dengan biaya yang dikeluarkan selama proses penginapan terjadi.

4.2.2. Penghitungan Harga Pokok Kamar Hotel dengan metode Activity Based Costing System (ABC System)

Tindakan – tindakan yang dilakukan untuk mengetahui harga pokok kamar Hotel Missliana dengan menggunakan Activity Based Costing System:

1. Penggolongan Aktivitas

Penggolongan aktivitas diterapkan dengan cara menetapkan aktivitas dimana mengeluarkan uang pada Hotel Misiliana. Terlihat pada tabel 4.9 yang mempilkan jenis – jenis aktivitas yang mengeluarkan biaya di Hotel Misiliana.

Tabel 4.9 Daftar Aktivitas

45

No. Aktivitas

1 Penginapan 2 Laundry

3 Pemberian Makan Pagi 4 Keadministrasian 5 Penggunaan Energi 6 Pemasaran

7 Pemeliharaan dan Perawatan 8 Penyusutan Bangunan 9 Penggajian

Sumber : Data Diolah

2. Penggolongan Biaya Dari Aktivitas ke dalam Berbagai jenis Aktivitas Setelah melakukan penggolongan biaya berikutnya adalah mengklarifikasikan biaya aktivitas itu kedalam jenis. Aktivitas dapat dibedakan dalam empat jenis ialah; aktivitas tingkat unit, aktivitas tingkat batch, aktivitas tingkat produk dan aktivitas tingkat fasilitas. Di tabel 4.10 bisa diketahui klarifikasi aktivitas dari hotel misiliana

Tabel 4.10 Klasifikasi Aktivitas

No. Aktivitas Tingkat Aktivitas

1 Penginapan Tingkat Unit

2 Laundry Tingkat Unit

3 Pemberian Makan Pagi Tingkat Unit

4 Keadministrasian Tingkat Unit

5 Penggunaan Energi Tingkat Unit

6 Pemasaran Tingkat Produk

7 Pemeliharaan dan Perawatan Tingkat Fasilitas 8 Penyusutan Bangunan Tingkat Fasilitas

9 Penggajian Tingkat Unit

Sumber : Data Diolah

3. Penggolongan Cost Driver

Jika aktivitas tersebut dibedakan sesuai dari kategorinya cara

46

berikutnya yaitu penggolongan cost driver dari tiap jenis aktivitas.

a. Aktivitas sewa kamar untuk cost driver bisa ditentukan berlandaskan berapa orang yang menginap dan berapa kamar yang terjual.

Namun dengan bertambahnya jumlah kamar terjual menyebabkan naiknya biaya yang digunakan, Sehingga dalam menentukan cost driver yang cocok ialah jumlah kamar yang terjual.

b. Aktivitas laundry melingkupi mencuci handuk, selimut dan seprai.

Dalam menentukan cost driver pelayanan ini bisa ditentukan dar jumlah kamar tersedia atau jumlah kamar terjual. Namun dalam kegiatan pencucian hanya dapat terjadi jika sudah ada kamar yang tersewa. Sehingga cost driver yang tepat untuk kegiatan pencucian ialah jumlah kamar

c. Aktivitas menggunakan energy menyangkup pemakaian air, listrik, dan energy sejenisnya. Penggunaan cost driver bisa dilandasi cost driver yang berasal dari total kamar yang tersewa

d. Aktivitas administrasi penggunaan cost driver bisa didasari total kamar terjual.

e. Aktivitas memberikan makan pagi dapat dilihat di tarif full breakfast sebesar Rp. 85.500/orang. Dalam menentukan cost driver yang digunakan bisa didasari dengan jumlah tamu yang menginap dan jumlah kamar yang terjual. Akan tetapi dalam kegiatan pemberian makan pagi hanya bergantung terhadap jumlah tamu yang menginap. Sehingga cost driver yang tepat ialah total tamu yang

47

menyewa kamar.

e. Aktivitas pemasaran bisa dilandaskan pada total kamar tersedia dan jumlah kamar terjual. Namun dikarenakan tujuan pemasaran ialah agar semua kamar tesedia terjual, jadi untuk cost driver cocok ialah jumlah kamar tersedia.

f. Aktivitas pemeliharaan dan perawatan mencakup perbaikan dan pemulihan fasilitas hotel beserta peralatan hotel. Cost driver bisa didasarkan pada jumlah luas kamar tersedia dan luas jumlah kamar terjual. Namun perbaikan dan pemulihan fasilitas dan peralatan hotel tidak bisa didasarkan dari luas kamar yang terjual, jadi cost driver yang cocok ialah jumlah luas kamar yang tersedia.

g. Aktivitas penyusutan sebagai landasan pembagian bisa didasarkan pada jumlah luas kamar tersedia dan jumlah luas kamar terjual.

Namun aktiva tetap yang berkurang dipakai sebagai landasan total kamar tersedia, jadi cost driver yang cocok ialah jumlah luas kamar tersedia.

h. Aktivitas penggajian untuk cost driver cocok berlandaskan jumlah jam kerja.

Penggolongan ini bertujuan untuk menentukan klasifikasi aktivitas dan cost driver nya. Pengklasifikasian ini terdapat pada tabel 4.11 berikut

48

Tabel 4.11 Penentuan Cost Driver

No. Aktivitas Level Aktivitas Cost Driver

1 Penginapan Tingkat Unit Jumlah Kamar Terjual

2 Laundry Tingkat Unit Jumlah Kamar Terjual

3 Pemberian Makan Pagi Tingkat Unit Jumlah Kamar Terjual 4 Administrasi Tingkat Unit Jumlah Kamar Terjual 5 Penggunaan Energi Tingkat Unit Jumlah Tamu Menginap 6 Pemasaran Tingkat Produk Jumlah Kamar Terjual 7 Pemeliharaan dan Perawatan Tingkat Fasilitas Luas Lantai

8 Penyusutan Bangunan TingkatFasilitas Luas Lantai

9 Penggajian Tingkat Unit Jumlah Jam Kerja

Sumber : Data Diolah

Dari tabel 4.11 memiliki sebagian aktivitas yang mempunyai perbandingan penggunaan dan tingkat aktivitas yang sama jadi bisa digolongkan dalam biaya tunggal. Biaya asal aktivitas yang telah digolongkan ini ditambahkan akan memastikan golongan biaya tunggal. Sesudah penggolongan aktivitas disesuaikan kemudian biaya dari aktivitas yang telah dikelompokkan itu kemudian ditambah.

Penjumlahan biaya setiap aktivitas yang sudah di golongkan pada Cost Pool I tadi bisa kita amati di tabel 4.12

Tabel 4.12

Rincian Biaya Per Aktivitas Cost Pool I

Jenis Aktivitas Cost Driver Biaya

Penginapan Jumlah Kamar Terjual

Cleaning Supplies Rp. 48.000.000

Perlengkapan Tamu Rp. 1.304.500.856

Dekorasi Rp. 458.300.690

49

Laundry Jumlah Kamar Terjual

Laundry Rp. 35.000.000

Penggunaan Energi Jumlah Kamar Terjual

Listrik Rp. 451.917.120

Air dan Limbah Rp. 6.636.000

Bahan Bakar dan Gas

Rp. 62.500.000 Keadministrasian Jumlah Kamar Terjual

Lisensi dan Pajak Rp. 187.772.000

TOTAL 2.554.626.666

Sumber : Data Diolah

Penjumlahan biaya setiap aktivitas yang sudah di golongkan pada Cost Pool II tadi bisa kita amati di tabel 4.13

Tabel 4.13

Rincian Biaya Per Aktivitas Cost Pool II

Jenis Aktivitas Cost Driver Biaya

Pemberian Makan Pagi(12.497x85.500)

Jumlah Tamu

Menginap Rp.1.026.000.000

TOTAL Rp.1.026.000.000

Sumber : Data Diolah

Penjumlahan biaya setiap aktivitas yang sudah di golongkan pada Cost Pool III tadi bisa kita amati di tabel 4.14

Tabel 4.14

Rincian Biaya Per Aktivitas Cost Pool III

Jenis Aktivitas Cost Driver Biaya

Pemasaran Jumlah Kamar Tersedia

Biaya Iklan Rp. 110.000.000

Cendra Mata Rp. 183.900.000

Biaya Promosi Rp. 4.500.000

TOTAL Rp.298.000.000

Sumber : Data Diolah

50

Penjumlahan biaya setiap aktivitas yang sudah di golongkan pada Cost Pool IV tadi bisa kita amati di tabel 4.15

Tabel 4.15

Rincian Biaya Per Aktivitas Cost Pool IV

Jenis Aktivitas Cost Driver Biaya

Pemeliharaan &

Perawatan Jumlah Luas Lantai

AC dan Kulkas Rp. 45.450.000

Pemeliharaan Kontrak Rp. 25.000.000

Barang Pecah Belah Rp. 82.625.000

Peralatan Dapur Rp. 18.500.000

Peralatan Laundry Rp. 25.000.000

Peralatan Tennis Rp.39.790.000

Peralatan Spa dan Pijit Rp. 31.520.000

Peralatan Mekanik Rp. 56.300.000

Kolam Renang Rp. 30.000.000

Perbaikan TV Rp. 5.500.000

Telepon Rp. 5.000.000

Pemeliharaan Kendaraan Rp. 38.280.000

Penyusutan Bangunan Jumlah Luas Lantai Rp.86.000.000

TOTAL Rp.402.965.000

Sumber : Data Diolah

Penjumlahan biaya setiap aktivitas yang sudah di golongkan pada Cost Pool V tadi bisa kita amati di tabel 4.16

Tabel 4.16

Rincian Biaya Per Aktivitas Cost Pool V

Jenis Aktivitas Cost Driver Biaya

Penggajian Jumlah Jam Kerja

Gaji Karyawan Rp. 3.259.800.000

Makan Karyawan Rp. 100.000.000

Seragam Karyawan Rp. 28.000.000

TOTAL Rp. 3.387.800.000

Sumber : Data Diolah

51

Tabel 4.17

Pemakaian Cost Driver Tahun 2019

No. Cost Driver Jumlah

1 Jumlah Kamar Terjual Superior

Deluxe Deluxe Plus Toraja Tongkonan Cottage

Family Suite Junior Suite Executive Suite President Suite

1.513 4.854 888 324 2.625

267 472 52 23

Total 11.018

2 Jumlah Tamu Menginap Superior

Deluxe Deluxe Plus Toraja Tongkonan Cottage

Family Suite Junior Suite Executive Suite President Suite

1.644 5.567 954 424 2.870

356 612 63 27

Total 12.517

3 Jumlah Kamar Tersedia Superior

Deluxe Deluxe Plus Toraja Tongkonan Cottage

Family Suite Junior Suite Executive Suite President Suite

2.920 15.330

5.840 1.095 7.300 1.460 3.650 365 365

Total 38.325

52

4 Jumlah Luas Lantai Superior

Deluxe Deluxe Plus Toraja Tongkonan Cottage

Family Suite Junior Suite Executive Suite President Suite

280 1.890

720 120 700 340 600 80 160

Total 4.890

5 Jumlah Jam Kerja Superior

Deluxe Deluxe Plus Toraja Tongkonan Cottage

Family Suite Junior Suite Executive Suite President Suite

21.966 59.558 21.407 15.480 81.304 18.983 28.452 20.948 12.702

Total 280.800

Sumber : Data Diolah

4. Penentuan Tarif Kelompok per Unit

Jika penggolongan data cost driver selesai, tahap berikutnya menghitung cost pool rate beserta cost driver. Tarif kelompok adalah tarif biaya overhead per unit cost driver yang ditotalkan untuk beberapa kelompok aktivitas. Untuk rumus yang digunakan dalam menghitung tarif per unit adalah:

Tarif per unit cost driver = Jumlah Aktivitas Cost Driver

53

Tabel 4.18

Tarif per Unit Cost Driver

Cost Pool Tarif Cost Pool (A) (Rp.)

Cost Driver (B) (Rp.)

Tarif/Unit (A):(B) (Rp.)

Cost Pool I Rp.2.554.626.666 11.018 231.859

Cost Pool II Rp.1.026.000.000 12.517 81.968

Cost Pool III Rp.298.000.000 38.325 7.775

Cost Pool IV Rp.488.965.000 4.890 99.992

Cost Pool V Rp.3.387.800.000 280.800 12.064

Sumber : Data Diolah

5. Pembebanan BOP (Biaya Overhead Produk) Beserta Jasa Dengan Menerapkan Penggunakan Tarif Cost Driver dan Unit Cost Driver

Untuk langkah ini biaya dari setiap golongan biaya overhead di selidiki ke setiap macam aktivitas. Kejadian ini diterapkan atas dasar memakai biaya golongan yang dipakai untuk tiap produk dan jasa. Overhead yang ditanggungkan pada tiap golongan biaya ke tiap produk dijumlah memakai cara perhitungan:

BOP = Tarif kelompok × Unit Cost Driver yang Digunakan Tabel 4.19

Harga Pokok Kamar per Hari Tipe Superior

Cost Pool Tarif Cost Pool

(Rp.) Cost Driver Total (Rp.)

Cost Pool I 231.859 1.513 350.802.667

Cost Pool II 81.968 1.644 134.755.392

Cost Pool III 7.775 2.920 22.703.000

Cost Pool IV 99.992 280 27.997.760

Cost Pool V 12.064 21.966 264.997.824

Total Biaya Tipe Kamar Superior 801.256.643

Total Kamar Terjual 1.513

Harga Pokok Kamar Superior 529.581 Sumber : data diolah

54

Tabel 4.20

Harga Pokok Kamar per Hari Tipe Deluxe

Cost Pool Tarif Cost Pool

(Rp.) Cost Driver Total (Rp.)

Cost Pool I 231.859 4.854 1.125.443.586

Cost Pool II 81.968 5.567 456.315.856

Cost Pool III 7.775 15.330 119.190.750

Cost Pool IV 99.992 1.890 188.984.880

Cost Pool V 12.064 59.558 718.507.712

Total Biaya Tipe Kamar Deluxe 2.608.442.784

Total Kamar Terjual 4.854

Harga Pokok Kamar Deluxe 537.380

Sumber : data diolah

Tabel 4.21

Harga Pokok Kamar per Hari Tipe Deluxe Plus

Cost Pool Tarif Cost Pool

(Rp.) Cost Driver Total (Rp.)

Cost Pool I 231.859 888 205.890.792

Cost Pool II 81.968 954 78.253.758

Cost Pool III 7.775 5.840 45.406.000

Cost Pool IV 99.992 720 71.994.240

Cost Pool V 12.064 21.407 258.254.048

Total Biaya Tipe Kamar Deluxe Plus 659.798.838

Total Kamar Terjual 888

Harga Pokok Kamar Deluxe Plus 743.016 Sumber : data diolah

Tabel 4.22

Harga Pokok Kamar per Hari Tipe Toraja Tongkonan

Cost Pool Tarif Cost Pool

(Rp.) Cost Driver Total (Rp.)

Cost Pool I 231.859 324 75.122.316

Cost Pool II 81.968 424 34.779.448

Cost Pool III 7.775 1.095 8.513.625

Cost Pool IV 99.992 120 11.999.040

Dalam dokumen analisis penentuan harga pokok kamar dengan (Halaman 46-50)

Dokumen terkait