• Tidak ada hasil yang ditemukan

Nama Pemicu : Gadis Cantik Gigi Berlubang

Dalam dokumen Buku Panduan Mahasiswa Blok 15 2022-2023 (Halaman 33-37)

Penyusun : Cut Nurliza, drg., M.Kes.; Sp.KG(K), Nurdiana, drg., Sp.PM;

Ariyani, drg., Sp.Pros(K) Hari/ Tanggal : Senin, 12 September 2022 Waktu : 14.00-16.00

Seorang perempuan berusia 21 tahun datang ke RSGM USU dengan keluhan ingin memperbaiki gigi depan yang berlubang dan terasa ngilu ketika minum dingin. Dari anamnesis diketahui rasa tidak nyaman sudah dirasakan 2 minggu. Pemeriksaan objektif terlihat gigi 21 adanya karies dengan kedalaman mencapai dentin dalam pada bagian mesial dan mencapai insisal. Pasien juga mengeluhkan adannya luka pada ujung lidah akibat tergesek oleh gigi depan yang berlubang karena pasien sering meletakkan lidahnya di daerah tersebut. Tes vitalitas dengan EPT (+), perkusi (-), palpasi (-). Pemeriksaan saliva diketahui hidrasi saliva 40 detik, laju alir 4ml/5 menit, pH saliva 6,8. Lidah pasien juga menunjukkan adanya ulser, tunggal, bentuk tidak beraturan, berbatas jelas, dan dikelilingi eritema difus. Pasien menggosok gigi 2 kali sehari dan diet gula 1 kali sehari.

Skema oklusi pasien multiprotected occlussion pada saat pergeraka eksentrik ke anterior.

Pertanyaan:

1. Jelaskan tatalaksana pemeriksaan dan diagnosis berdasarkan Mount & Home dan ICDAS dari keluhan yang dirasakan pada pasien tersebut!

2. Jelaskan diagnosis kelainan pada lidah pasien tersebut!

3. Jelaskan etiologi dari keluhan yang dirasakan pada pasien tersebut!

4. Jelaskan bagaimana ergonomi yang baik untuk perawatan gigi 21 tersebut!

5. Jelaskan bagaimana prosedur penumpatan yang tepat pada kasus tersebut untuk mendapatkan kembali kontur dan titik kontak yang baik!

6. Jelaskan bagaimana cara mengevaluasi bahwa restorasi gigi 21 tersebut telah dilakukan penumpatan dengan benar!

7. Jelaskan bagaimana perawatan kelainan pada lidah pasien tersebut!

8. Jelaskan bagaimana prognosis dari kasus diatas!

9. Jelaskan prosedur yaang harus dilakukan umtuk mengembalikan oklusi setelah tindakan restoratif!

33 10. Apakah kemungkinan yang dapat terjadi apabila oklusi pasien tidak harmonis setelah tindakan

restoratif?

Learning issue:

1. Kelainan struktur jaringan keras gigi 2. Tekhnik manipulasi bahan tumpatan 3. (IPM)

4. Ergonomi 5. Oklusi Produk :

- Buat laporan kelompok mengenai penjelasan permasalahan menurut Anda.

- Laporan akan dipresentasikan pada sidang pleno

- Jawaban pemicu dikerjakan secara mandiri oleh masing-masing mahasiswa dalam format Microsoft Word dan dikirim ke fasilitator melalui laman E-learning USU Blok 15 menu Jawaban pemicu dikerjakan secara mandiri oleh masing-masing mahasiswa dan dikirim kepada Fasilitator, di save as: no.kelompok_nama fasilitator_NIM_nama mahasiswa (contoh: Kelompok 1_drg.Sayuti Hasibuan_200600029_TM Rizki) paling lambat satu hari sebelum jadwal diskusi kelompok. Pada saat diskusi kelompok, fasilitator berhak meminta mahasiswa untuk mempresentasikan jawabannya.

Sidang Pleno:

- Masing-masing kelompok mempersiapkan hasil diskusi dalam format Microsoft Power Point untuk dipresentasikan sekitar 10-15 menit

- Dua atau tiga kelompok yang akan mempresentasikan laporannya akan dipilih secara acak - Setelah presentasi, dilanjutkan dengan diskusi tanggapan oleh kelompok lainnya (10-15

menit)

- Pada akhir sidang pleno, akan ada umpan balik dari narasumber (10-15 menit)

- Laporan diskusi kelompok berdasarkan hasil sidang pleno dibuat oleh setiap kelompok dalam format Microsoft Word selanjutnya selanjutnya dikirimkan kepada Narasumber Pemicu 1 untuk dinilai, melalui laman E-learning USU Blok 15 menu Laporan Diskusi Kelompok, di save as: no.kelompok (contoh: Kelompok 1). selambat-lambatnya pada tanggal 07 Oktober 2022 dalam (bentuk hardcopy dan softcopy).

- Kelompok Mahasiswa yang tidak menyerahkan tugas sesuai waktu yang ditentukan maka tidak akan diberikan penilaan untuk tugas tersebut

Bobot Penilaian:

Laporan kelompok dari diskusi kelompok sebesar 3,5% (disesuaikan dengan ketentuan blok berdasarkan kisaran yang ditetapkan oleh Bagian Pendidikan FKG USU/lihat pada lampiran) Sumber Pembelajaran:

- Perpustakaan - Buku Ajar - Internet - Staf Pengajar

Pemicu 2

34 Nama Pemicu : Dok…Gigi saya berlubang !

Penyusun : Wandania Farahanny drg., MDSc., Sp.KG(K); Irma Ervina, drg., Sp.Perio(K); Ariyani, drg., Sp.Pros(K)

Hari/ Tanggal : Rabu, 18 September 2022 Waktu : 07.30-09.30

Seorang pria usia 45 tahun datang ke RSGM FKG USU dengan keluhan gigi gerahamnya berlubang dan selalu menyelip masuk makanan sehingga setiap selesai makan terpaksa harus dicongkel dengan tusuk gigi. Pasien mengatakan menggosok giginya ketika mandi pagi sebelum sarapan dan terkadang malam sebelum tidur. Pemeriksaan subjektif menunjukkan gigi tidak pernah sakit hanya sesekali ngilu jika minum dingin, pasien mengaku memiliki kebiasaan minum teh manis 2 kali setiap harinya. Pasien mengatakan tidak pernah mendapatkan aplikasi fluor dan hanya mendapatkan fluor dari pasta giginya, dan hanya mengunyah pada satu sisi.

Pemeriksaan intra oral menunjukkan beberapa gigi posterior rahang atas dan bawah terdapat restorasi resin komposit yang masih baik akan tetapi pada gigi 46 dijumpai karies pada permukaan oklusal meluas ke proksimal distal dengan kedalaman dentin. Tes vitalitas dengan EPT menunjukkan respon positif dengan tes perkusi gigi normal. Pada gigi rahang bawah terlihat adanya penumpukan plak, gingiva berwarna merah, oedematus, BOP (+), namun belum ada kehilangan perlekatan dan OHIS: sedang. Pemeriksaan ronsen foto bite wing rmenunjukkan karies meluas kedalaman dentin tetapi tidak mencapai pulpa.

Berdasarkan pemeriksaan oklusi sentrik relasi rahang klas I angle. Skema oklusi pasien adalah unilateral balance occlussion, yang berkontak pada working side adalah gigi posterior.

Pemeriksaan saliva Flow rate istirahat 60 detik, konsistensi saliva berbusa, Pemeriksaan pH saliva istirahat 6.6, flow rate stimulated saliva: 3,5ml/5 menit, dan buffering ability stimulasi :6

Gambaran Radiologi bitewing gigi 46 Gambaran klinis gigi 46

Pertanyaan:

35 1. Jelaskan etiologi dan patogenesis terjadinya karies pada gigi 46 !

2. Jelaskan etiologi mengapa sering terjadi menyelip makanan pada gigi 46 tersebut!

3. Jelaskan diagnosis gigi 46 tersebut!

4. Sebutkan klasifikasi karies pada gigi 46 menurut ICCDAS dan Mount & Hume ! 5. Jelaskan rencana perawatan non invasif dan invasif pada kasus tersebut !

6. Jelaskan pertimbangan yang harus dilakukan pada pada gigi 46 sebelum dilakukan restorasi untuk kasus di atas !

7. Jelaskan pertimbangan dalam memilih jenis dan bahan restorasi posterior pada gigi 46 yang tepat untuk kasus di atas !

8. Jelaskan tahapan prosedur restorasi kavitas dengan lengkap yang akan dilakukan pada gigi 46 dimulai dari isolasi, tissue management, desain preparasi kavitas, teknik aplikasi, finishing, polishing, beserta alat-alat yang digunakan !

9. Jelaskan hubungan pengembalian bentuk anatomi gigi dengan oklusi setelah dilakukannya restorasi pada kasus di atas !

10. Jelaskan kemungkinan yang dapat terjadi bila oklusi tidak harmonis setelah tindakan restoratif!

11. Jelaskan efek yang terjadi pada jaringan periodontal bagian distal proksimal jika restorasi pada kasus tersebut tidak dilakukan dengan baik !

12. Jelaskan tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk mempertahankan kesehatan jaringan periodontal terutama pada daerah interdental tersebut!

Produk :

- Buat laporan kelompok mengenai penjelasan permasalahan menurut Anda.

- Laporan akan dipresentasikan pada sidang pleno

- Jawaban pemicu dikerjakan secara mandiri oleh masing-masing mahasiswa dalam format Microsoft Word dan dikirim ke fasilitator melalui laman E-learning USU Blok 15 menu Jawaban pemicu dikerjakan secara mandiri oleh masing-masing mahasiswa dan dikirim kepada Fasilitator, di save as: no.kelompok_nama fasilitator_NIM_nama mahasiswa (contoh: Kelompok 1_drg.Sayuti Hasibuan_200600029_TM Rizki) paling lambat satu hari sebelum jadwal diskusi kelompok. Pada saat diskusi kelompok, fasilitator berhak meminta mahasiswa untuk mempresentasikan jawabannya.

Sidang Pleno:

- Masing-masing kelompok mempersiapkan hasil diskusi dalam format Microsoft Power Point untuk dipresentasikan sekitar 10-15 menit

- Dua atau tiga kelompok yang akan mempresentasikan laporannya akan dipilih secara acak

- Setelah presentasi, dilanjutkan dengan diskusi tanggapan oleh kelompok lainnya (10- 15 menit)

- Pada akhir sidang pleno, akan ada umpan balik dari narasumber (10-15 menit)

- Laporan diskusi kelompok berdasarkan hasil sidang pleno dibuat oleh setiap kelompok dalam format Microsoft Word selanjutnya selanjutnya dikirimkan kepada Narasumber Pemicu 2 untuk dinilai, melalui laman E-learning USU Blok 15 menu Laporan Diskusi Kelompok, di save as: no.kelompok (contoh: Kelompok 1). selambat- lambatnya pada tanggal 07 Oktober 2022 dalam (bentuk hardcopy dan softcopy).

- Kelompok Mahasiswa yang tidak menyerahkan tugas sesuai waktu yang ditentukan maka tidak akan diberikan penilaan untuk tugas tersebut

Bobot Penilaian:

36 Laporan kelompok dari diskusi kelompok sebesar 3,5% (disesuaikan dengan ketentuan blok berdasarkan kisaran yang ditetapkan oleh Bagian Pendidikan FKG USU/lihat pada lampiran)

Learning Issue:

1. Faktor resiko karies

2. Pertimbangan pemilihan restorasi pada karies dalam 3. Pertimbangan pemilihan bahan restorasi direk posterior

4. Pertimbangan alat yang digunakan untuk restorasi klas II posterior 5. Pertimbangan jaringan periodontal sebelum restorasi DIREK 6. Pengembalian hubungan oklusi setelah restorasi

Pemicu 3

Dalam dokumen Buku Panduan Mahasiswa Blok 15 2022-2023 (Halaman 33-37)

Dokumen terkait