• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pahlawan Revolusi 4

Dalam dokumen Buku Siswa Kelas VII SMPLB Tunarungu (Halaman 90-121)

Gambar 4.1 Monumen Pahlawan Revolusi

Gambar di atas merupakan Monumen Pahlawan Revolusi berada di daerah Lubang Buaya Jakarta Timur. Monumen tersebut dibuat untuk mengenang peristiwa kudeta yang dilakukan PKI, pada malam tanggal 30 September 1965. Pada peristiwa itu tujuh perwira militer dibunuh secara sadis oleh PKI.

PKI mengadakan kudeta karena ingin berkuasa dan menggantikan dasar negara Indonesia Pancasila dengan paham komunis.

Peristiwa kudeta diawali dengan penculikan perwira tinggi militer yang dilakukan pada malam 30 September 1965, sehingga peristiwa tersebut diberi nama G30S. keenam perwira tinggi militer tersebut adalah:

Subtema

Gambar 4.2 a Ahmad Yani

Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani lahir di Jawa Tengah, Purworejo, 19 Juni 1922 meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 43 tahun. Adalah komandan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.

Gambar 4.2 b Haryono

Letnan Jenderal TNI Anumerta Mas Tirtodarmo Haryono lahir di kota Surabaya, Jawa Timur, 20 Januari 1924.

Meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 41 tahun.

Gambar 4.2 c Panjaitan

Brigadir Jenderal TNI Anumerta Donald Isaac Panjaitan lahir di Sumatera Utara, 19 Juni 1925. Meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 40 tahun.

Gambar 4.2 d S. Parman

Letnan Jenderal TNI Anumerta Siswondo Parman lahir di Wonosobo, Jawa Tengah, 4 Agustus 1918. Meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 47 tahun.

Gambar 4.2 e R. Suprapto

Letnan Jenderal TNI Anumerta R.

Suprapto lahir di Jawa Tengah, 20 Juni 1920. Meninggal di Lubang Buaya Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 45 tahun.

Gambar 4.2 f Sutoyo

Mayor Jendral TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo lahir di Jawa Tengah, 28 Agustus 1922. Meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 43 tahun adalah seorang perwira tinggi TNI-AD.

Gambar 4.2 g P.A Tendean

Kapten CZI Anumerta Pierre Andreas Tendean lahir 21 Februari 1939 – meninggal 1 Oktober 1965 pada umur 26 tahun.

Gambar 4.2 h Katamso

Brigjen Anumerta Katamso Darmokusumo (lahir di Sragen, Jawa

Tengah, 5 Februari 1923 – meninggal di Yogyakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 42 tahun.

Gambar 4.2 Pahlawan Revolusi

Sumber: http://namapedia.blogspot.co.id/2014/02/10-nama-pahlawan-revolu- si-yang-gugur.html

Akibat dari peristiwa G 30 S Presiden Soekarno membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI), termasuk semua bagian organisasinya, beserta semua organisasi yang berasas sama, berlindung, dan bernaung di bawahnya.

Sesudah kejadian tersebut, setiap tanggal 30 September diperingati sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September. Hari berikutnya, 1 Oktober, ditetapkan seagai Hari Kesaktian Pancasila.

Sumber :

https://arisdjunaedi.wordpress.com2012/09/30/sejarah-kilas-cerita-g30spki/

Gambar 4.2 i R. Sugiyono

Kolonel Anumerta R. Sugiyono Mangunwiyoto (lahir di Gedaren, Sumbergiri, Ponjong, Gunung Kidul, 12 Agustus 1926 – meninggal di Kentungan, Yogyakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 39 tahun.

Bacalah teks bacaan di bawah ini.

Tulis kosa kata yang kalian belum paham.

PERISTIWA G 30 S PKI

Gerakan 30S PKI merupakan salah satu sejarah paling buruk di Indonesia. Kejadian yang kelam dan suram di masa lalu. Kita sebagai pemuda harus selalu ingat dan tidak boleh lengah terhadap ancaman organisasi terlarang. Kita harus waspada terhadap segala gangguan dan ancaman terhadap dasar negara kita Pancasila, sehingga tragedi tersebut tidak terulang.

Kejadian G30S yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia diawali dengan penculikan kepada para perwira tinggi militer pada malam 30 September 1965. PKI memerintahkan para perwira tinggi militer dibawa hidup atau mati ke tempat di Jakarta Timur yaitu daerah Lubang Buaya. Mereka disiksa dengan suatu cara disayat silet, ditendang dan dipukuli dengan sangat keji.

Setelah disiksa karena tetap tidak mau bicara kemudian semua perwira itu dimasukan ke dalam satu lubang menyerupai sumur.

Itulah peristiwa kekejaman PKI terhadap para pahlawan revolusi.

1

Pembelajaran

Ayo Membaca

Setelah mengamati gambar dan teks bacaan di atas.

Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan mencari sumber di kamus atau lainnya.

1. Pahlawan revolusi merupakan korban kekejaman PKI.

Apa yang terbayang oleh mu dari kata “kekejaman ” pada kalimat di atas?

2. Ajudan Abdul Harris Nasution, Lettu CZI Pierre Andreas Tendean tewas.

Apa sinonim kata “ajudan” ?

3. Partai Komunis Indonesia menculik para perwira tinggi militer pada malam tanggal 30 September 1965.

Apa sinonim kata “menculik” ?

4. Peristiwa G30S PKI di negara kita merupakan sejarah yang kelam dansuram di masa lalu.

Apa sinonim kata “kelam dan suram” ? Ayo Kerjakan

5. Kita sebagai generasi penerus jangan mengulang tragedi kemanusia seperti yang dilakukan oleh PKI.

Apa sinonim kata “tragedi” ?

6. Apa alasan PKI mengadakan kudeta ?

7. Sebutkan perwira tinggi yang menjadi korban kekejaman PKI!

8. Bagaimana sikap kita menghadapi ancaman dari yang akan mengganggu

Dasar Negara Indonesia?

Coba kerjakan latihan soal matematika di bawah ini.

Jika merasa sulit, silakan bekerja sama untuk menyelesaikannya 1. Suhu di ruangan AC 17 derajat celcius. Beberapa menit kemudian,

suhu di ruangan tersebut naik menjadi 29 derajat celcius.

Berapa derajat kenaikan suhu di ruangan tersebut adalah?

...

...

Ayo Mencoba

9. Bagaimana perintah pimpinan PKI ketika akan mengadakan kudeta?

Dasar Negara Indonesia?

10. Bagaiman cara PKI melakukan penyiksaan terhadap para perwira tinggi?

...

...

2. Sebuah mobil pick up mengangkut 12 kotak apel. setiap kotak berisi 24 buah apel. Di toko pertama 5 kotak apel diturunkan.

Berapakah jumlah sisa kotak apel yang masih di dalam pick up itu?

3. Pada pertandingan bola basket antara tim X dan tim Y skornya adalah 79 - 64. Kemudian, tim X menambah 12 poin. Tim Y tidak dapat menambah poin. Untuk mengalahkan tim X maka tim Y harus menambah ... poin.

...

...

4. Pak Dani akan usaha kuliner. Ia meminjam uang ke Bank sebesar Rp.40.000.000. Ternyata modal masih kurang, maka ia meminjam lagi Rp13.000.000. Satu bulan kemudian pak Dani dapat membayar hutangnya sebesar Rp. 50.000.000.

berapakah sisa hutang pak Dani?

...

...

Untuk mengenang perjuangan para pahlawan revolusi yang gagah berani mati. Kita dapat mengenang mereka dengan membuat satu lukisan siluet.

Lukisan siluet wajah merupakan cara melukis yang dihitamkan pada satu sisi karena perbedaan cahaya dari depan dan belakang objek.

Ayo Berkreasi

1. Bagaimana pendapat kalian dengan peristiwa gerakan 30S PKI tahun 1965 di negara kita?

2. Bagaimana pendapatmu terhadap keberanian para perwira yang disiksa PKI tetapi tetap setia pada negara?

Ayo Renungkan

Bersama orang tua atau anggota keluargamu yang lain, mintalah kalian mereka bercerita tentang peristiwa kekejaman PKI di negara kita.

Catatlah poin-poin penting yang mereka katakan.

Kegiatan Bersama Orang Tua

Peta di atas menunjukkan peta wilayah kedaulatan dan yuridis nasional republik Indonesia. Sejak negara Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 oleh Soekarno dan Hatta. Mulai saat itu negara Indonesia mempunyai batas wilayah dan yuridis nasional Republik Indonesia yaitu “sebagai negara kepulauan yang berciri Nusantara dengan wilayah dan batas- batas dan hak-haknya ditetapkan dengan Undang-Undang”.

(Pasal 25A UUD 1945)

Peta tersebut mempunyai unsur warna yang menunjukan wilayah provinsi yang ada di Negara Kesatuan Indonesia. Sedangkan

Gambar 2.4 Peta Wilayah Kedaulatan

Sumber: https://infoindonesia.files.wordpress.com/2014/05/peta-indo- nesia.jpeg

2

Pembelajaran

Ayo Membaca

Jawablah pertanyaan di bawah ini.

Carilah sumber untuk menjawab soal-soal di tersebut.

1. Apa makna kata “ diproklamasikan” dan kata “yuridis” ?

2. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah Negara Kepulauan yang berciri Nusantara dengan wilayah dan batas- batas dan hak-haknya ditetapkan dengan Undang-Undang”.

(Pasal 25A UUD 1945)

Coba jelaskan makna dari kata “kepulauan” pada paragraf di atas!

3. Negara Kesatuan Republik Indonesia !

Makna apa yang tersirat dalam kata “Negara Kesatuan”?

warna putih tidak termasuk ke dalam wilayah negara kesatuan Republik Indonesia. Di dalam peta itu ada tiga warna putih, sebagai berbatasan langsung dengan tiga wilayah negara asing.

Itulah batas daratan negara Indonesia.

...

...

...

...

...

...

Ayo Menjawab

4. Batas-batas dan hak-haknya ditetapkan dengan Undang- Undang”.

Apa antonim kata “hak” pada kalimat di atas?

5. Terkecuali warna putih!

Apa sinonim kata”terkecuali”?

...

...

...

...

Masih belajar tentang peta. Minggu yang lalu kita sudah sampai di manfaat peta bagi kehidupan manusia. Sekarang agar kita lengkap memahami peta, kita teruskan dengan unsur-unsur yang ada dalam peta.

Unsur-Unsur Peta

Unsur-unsur peta memberikan informasi kepada pembacanya, ada pun unsur peta terdiri dari judul peta, petunjuk arah, skala, tahun pembuatan, legenda, garis astronomis, simbol, lettering, inset, garis tepi, tata warna.

Unsur peta yang disebutkan di atas mempunyai fungsi masing- masing. Melalui pemahaman unsur peta pengguna akan mendapatkan informasi yang sesuai keperluan. Itulah perlunya

Ayo Membaca

sebuah peta dilengkapi dengan unsur peta.

Unsur peta yang sangat penting adalah tahun pembuatan. Unsur ini memberikan keterangan keadaan sesungguhnya suatu daerah pada waktu tahun pembuatannya, karena objek peta dapat berubah atau berbeda dari saat dibuatnya.

Siapkan alat tulis dan buku catatan IPS.

Carilah beberapa peta 3 atau 4 lalu amati unsur peta dengan tahun pembuatan yang berbeda.

Tulislah persamaan dan perbedaan dari unsur peta yang ada.

Tabel 4.1 Unsur-unsur Peta

Ayo kita lanjutkan dengan semangat BPUKI. Kalian tentunya senang membaca sejarah perumusan dasar negara Indonesia.

No Judul Peta Tahun Pembuatan

Keterangan

Persamaan Perbedaan 1

2 3 4

Amati teks bacaan ini dengan cermat.

Tuliskan hal-hal yang kamu anggap penting pada buku catatan PPKn kalian.

Ayo Menulis

Ayo Mengamati

Pembentukan PPKI

“Mila, kamu ingat yang dihasilkan dari BPUPKI dan panitia sembilan?” tanya Ali.

Mila terdiam sambil mengingat-ingat.

“Apa ya, Li? Milah balik bertanya, aku lupa,” jawabnya kebingungan.

“BPUPKI berhasil merumuskan dasar negara Indonesia, yaitu Pancasila,” jawab Ali sambil melihat wajah Mila.

“Oh ya, aku ingat sekarang yang disampaikan pada tanggal 1 Juni 1945 dinamai Piagam Jakarta, betul, kan ?” sahut Yosep sambil ingin diyakinkan oleh Edo dan Siti.

“Jawaban kamu tepat sekali, teman,” timpal teman-temannya sambil mengacungkan jempol.

“Ah hanya kebetulan saja aku sedang benar,” sela Yosep merendah.

“Setelah BPUPKI dibubarkan, selanjutnya oleh Jepang dibentuklah PPKI pada tanggal 7 Agustus 1945,” sambung Yosep.

“Kalau tidak salah betul begitu, setelah BPUPKI dibubarkan. Sebagai penggantinya pada 7 Agustus 1945 Jepang membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia bahasa Jepangnya (Dokuritsu Junbi Inkai),” sambung Siti kepada teman-temannya.

“Coba teman-teman masih ingat pada sidang pertama PPKI ada yang mengusulkan bahwa Piagam Jakarta harus dikoreksi?” tanya Edo kepada teman-temannya.

“Oh iya, betul ada yang usul dikoreksi, karena jika tidak dikoreksi kemungkinan golongan Kristen dan Katolik di Indonesia Timur akan berdiri di luar Republik Indonesia, bukankah begitu teman- teman?” tanya Ali kepada teman-temannya.

“Aku ingat sekarang yang usul itu seorang opsir Jepang yang

bernama S. Ratulangi kepada Bung Hatta,” jawab Siti meyakinkan teman-temannya.

“Benar sekali, dan ternyata Bung Hatta dan anggota yang merupakan tokoh-tokoh agama Islam mempertimbangkan usulan tersebut, kemudian dibawa kedalam diskusi anggota PPKI, maka kalimat yang sudah tertulis di dalam Piagam Jakarta, yaitu Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya. Usulan itu diterima maka kalimatnya dikoreksi menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa. Akhirnya, usulan Moh. Hatta disepakati oleh semua anggota PPKI. Jadilah sila pertama dasar negara berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa.” Ali mejelaskan kepada teman-temannya.

“Memang para tokoh yang ada di PPKI harus bijaksana, karena penduduk Negara Indonesia menganut beragam agama, sehingga seluruhnya harus sama kedudukan di dalam hukun negara,”

sambung Mila.

“Pintar sekali kamu, Mil,” kata teman-temannya.

“Sebenarnya ada lagi perubahan di dalam dasar negara kita, yaitu Bab II UUD Pasal 6 yang berbunyi, presiden ialah orang Indonesia yang beragama Islam. diubah menjadi presiden ialah orang Indonesia asli. Semua usulan itu diterima peserta sidang. Hal itu menunjukkan mereka sangat memperhatikan persatuan dan kesatuan bangsa.” kata Edo.

“Sekarang kita baca saja artikel tentang hasil sidang PPKI, kita cari di internet, yuk!” ajak Siti kepada teman-temannya.

Sidang pertama PPKI dihadiri 27 orang dan menghasilkan keputusan-keputusan sebagai berikut:

1. Pembukaan UUD 1945 yang telah disusun oleh panitia perumus pada 22 Juni 1945 dengan berbagai perubahan.

2. Menetapkan dan mengesahkan UUD yang bahan-bahannya

hampir seluruhnya diambil dari rancangan UUD yang disusun oleh panitia perancang UUD pada 16 Juli 1945.

3. Memilih Ketua PPKI Ir. Soekarno dan wakil ketua Drs. Mohammad Hatta masing-masing menjadi Presiden dan wakil Presiden Republik Indonesia.

4. Memilih Ketua PPKI Ir. Soekarno dan wakil ketua Drs. Mohammad Hatta masing-masing menjadi Presiden dan wakil Presiden Republik Indonesia.

5. Pekerjaan presiden untuk sementara waktu dibantu oleh sebuah Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).

Dalam sidang pertamanya 18 Agustus 1945, PPKI mengesahkan undang-undang dasar negara Indonesia yang kini terkenal dengan sebutan UUD 1945, terdiri atas dua bagian, yaitu “Pembukaan”

yang di dalamnya memuat Pancasila dan “Batang Tubuh UUD.”

Keberadaan UUD 1945 diumumkan dalam berita Republik Indonesia Tahun ke-2 No. 7 Tahun 1946 pada halaman 45–48. Selanjutnya dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 12 Tahun 1968 ditegaskan kembali tentang rumusan Pancasila sebagai berikut:

1. Ketuhanan Yang Maha Esa.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.

3. Persatuan Indonesia.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Setelah mengamati teks bacaan di atas, cobalah kalian berlatih dengan menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini secara mandiri.

1. Apa alasan Ratulangi memohon kepada Hatta untuk mencoret Piagam Jakarta menjadi bagian pembukaan dalam UUD 45 ?

Ayo Berlatih

...

...

2. Bagaimana sikap para tokoh dalam PPKI menanggapi permohonan Ratulangi?

...

...

3. Keputusan apa saja yang dihasilkan dalam sidang PPKI ...

...

4. Sebutkan dasar hukum rumusan pancasila yang susunannya seperti sekarang!

...

...

5. Sebutkan tanggal berapa PPKI mengesahkan UUD 45!

...

...

6. Sebutkan apa yang dirubah dalam BAB II pasal 6!

...

...

7. Sebutkan alasan Mila bahwa anggota PPKI harus bijaksana!

...

...

8. Sebutkan nama lain dari BPUPKI!

...

...

9. Sebutkan tanggal pembentukan PPKI!

...

...

1. Sikap apakah yang harus diteladani dari para tokok di PPKI?

2. Apakah sikap tersebut masih terlihat dalam keseharian saat ini?

1. Diskusikan dengan orang tuamu tentang unsur-unsur peta.

2. Kalian tuliskan hasil diskusi tersebut pada selembar kertas.

Ayo Renungkan

Kegiatan Bersama Orang Tua

10. Sebutkan di bagian mana Pancasila berada pada UUD 45!

...

...

Hari ini kalian akan mengerjakan projek sesuai dengan pilihan masing-masing.

Apakah sudah siapkan bahan dan alat-alatnya?

Masih ingat tugas projeknya?

Kita akan mulai mendalami kerja projek pada hari ini.

Kalian memilih satu dari 4 (empat) pilihan projek.

Kalian harus berkerja kelompok dalam mengerjakan projek.

Projek ini harus selesai dalam waktu 1 (satu) minggu.

Pilih salah satu projek di bawah ini.

1. Membuat peta sekolah dengan bubur kertas.

2. Membuat lambang negara.

3. Membuat laporan hasil pengamatan yang berhubungan mengisi kemedekaan.

4. Membuat laporan kunjungan ke museum.

3

Pembelajaran

Ayo Membaca

Glosarium

A

• Adaptasi: penyesuaian diri

• Aeronautical Chart: peta yang digunakan untuk melihat perjalanan udara, dipakai oleh pilot.

• Asosiatif: pengelompokan

• Atlas: kumpulan peta yang disatukan dalam bentuk buku.

B

• Bilangan bulat: bilangan yang terdiri dari bilangan negatif, nol dan bilangan positif.

• BPUPKI: Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia, adalah sebuah badan yang mepersiapkan kemerdekan Indonesia dibentuk oleh pemerintah Jepang pada 1 Maret 1945.

• Buku Kamus: buku rujukan yang menerangkan makna kata-kata.

D

• Distributif: penyebaran.

E

• Ensiklopedia: ringkasan yang menyediakan informasi tentang cabang pengetahuan atau bidang tertentu.

F

• Fisiologi: ilmu yang mempelajari fungsi dan kegiatan kehidupan.

G

• Geografi: ilmu yang mempelajari tentang lokasi, persamaan dan pernedaan keruangan, fenomena fisik, dan manusia di atas permukaan bumi.

• Geologi: ilmu yang mempelajari bumi, komposisinya, struktur, sifat-sifat fisik, sejarah, dan proses pembentukkannya.

• Gerilya: perang secara kecil-kecilan dan tidak terbuka (sembunyi-sembunyi).

• Globe: peta bumi yang bulat seperti bola (tiruan bumi).

• GPS: Global Positioning System atau Sistem Pemosisi Global adalah sitem untuk menentukan letak di permukaan bumi dengan bantuan penyelarasan sinyal satelit.

• Gugur: mati dalam pertempuran.

H

• Hak: sesuatu yang secara penuh menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada diri sendiri.

• Hidrografi: ilmu tentang pengukuran dan pemetaan perairan (sungai, laut, pelabuhan, dsb) dan dasar laut.

• Hidrologi: ilmu tentang air di bawah tanah, keterdapatannya, peredaran, dan sebarannya.

• Himpunan: kumpulan suatu benda I

Integralistik: bersifat satu keseluruhan.

K

• Kewajiban: sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.

• KNIP: Komite Nasional Pemuda Indonesia, adalah organisasi kepemudan di Indonesia yang beranggotakan para pemuda, berbagai organisasi pemuda, dan mahasiswa di seluruh Indonesia 23 Juli 1973.

• Komutatif: perpindahan.

• Morfologi: ilmu pengetahuan tentang bentuk luar dan susunan makhluk hidup.

N

• Nusantara: sekuruh wilayah kepulauan Indonesia.

P

• Pahlawan: orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran.

• Pancasila: dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia

• Penjajah: orang atau bangsa yang terlalu menguasai (menindas) orang atau bangsa lain.

• Peta: gambar pada kertas aau sebagainya yang menunjukkan letak tanah, laut, sungai, gunung, dan sebagainya.

• Piagam Jakarta: dokumen sejarah yang disusun oleh panitia sembilan BPUPKI berupa sebuah kompromi antara pihak islam dengan pihak kebangsaan untuk menghilangkan perbedaan antara agama dan negara.

• PKI: Partai Komunis Indonesia.

• PPKI: Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia, merupakan sebuah badan yang dibentuk pada 7 Agustus 1945 untuk melanjutkan tugas BPUPKI.

• Proklamasi: pemberitahuan resmi kepada seluruh rakyat.

• Punuk: daging yang menonjol pada tengkuk.

R

• Reses: masa perhentian sidang (parlemen).

• Revolusi: perubahan ketatanegaraan dengan cara kekesaran.

S

• SI: Serikat Islam

• Star Chart: peta perbintangan.

• Suhu: keadaan udara pada suatu waktu T

• Topologi: ilmu yang mempelajari tentang tata ruang.

• Turis: orang yang datang berkunjung, berwisata, atau pelancong.

U

UUD: Undang-Undang Dasar W

• Weather Chart: peta cuaca.

Y

• Yuridis: menurut hukum atau secara hukum.

DAFTAR PUSTAKA

Abdurahman As’ari, Muhammad Tohir, Erik Valentino, Zainul Imron, Ibnu Taufik. 2016, Matematika kelas VII, Jakarta, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Jakarta, Kemendikbud.

Abdurahman As’ari, Muhammad Tohir, Erik Valentino, Zainul Imron, Ibnu Taufik. 2016, Matematika kelas VIII, Jakarta, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Jakarta, Kemendikbud.

Iwan Setiawan, Dedi, Suciati, A. Mushlih, 2016. Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VII, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Jakarta, Kemendikbud

Iwan Setiawan, Dedi, Suciati, A. Mushlih, 2016. Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VIII, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Jakarta, Kemendikbud

Kemendikbud. 2015. Permendikbud RI Nomor 53 Tahun 2015 tentang Penilaian Hasil Belajar. Jakarta: Kemendikbud.

Lukman Surya Saputra, Aa Murdiaman, Salikun, 2016. PPKn kelas VII, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Jakarta, Kemendikbud.

Lukman Surya Saputra, Aa Murdiaman, Salikun, 2016. PPKn kelas VII, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Jakarta, Kemendikbud.

Samsunisa Lestiyaningsih, 2016. Ilmu Pengetahuan Alam kelas VIII, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Jakarta, Kemendikbud.

Samsunisa Lestiyaningsih, 2016. Ilmu Pengetahuan Alam kelas VIII, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Jakarta, Kemendikbud.

. Titik Harsiati, Agus Trianto, E. Kosasih, 2016. Bahasa Indonesia kelas VII, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Jakarta, Kemendikbud

Titik Harsiati, Agus Trianto, E. Kosasih, 2016. Bahasa Indonesia kelas VIII, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Jakarta, Kemendikbud

Wahono Widodo, Fida Rachmadiarti, Siti Nurulhidayati, 2016. Jakarta : IPA kelas VII, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, , Kemendikbud

Wahono Widodo, Fida Rachmadiarti, Siti Nurulhidayati, 2016. Jakarta : IPA kelas VIII, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, , Kemendikbud

Waridah, Ernawati 2013. EYD: Ejaan Yang Disempurnakan dan Seputar Kebahasa-Indonesian. Bandung: Ruang Kata.

https://duniamatematika.com/materi-matematika/daftar-materi- matematika-smp-kelas-vii/

https://agus-sn.blogspot.com/2015/04/rangkuman-matematika- kelas-7-8-dan-9-smp.html

https://ainamulyana.blogspot.com/2016/08/materi-ppkn-kelas-7- smpmts-kurikulum.html

http://komunitasgurupkn.blogspot.com/2016/08/materi-ppkn- kelas-7-smpmts-kurikulum.html

https://www.bukupaket.com/2015/12/rangkuman-materi-

pelajaran-ipa-kelas-7.html

https://www.zenius.net/cg/1775/ipa-smp-kelas-7-kurikulum-2013 https://www.bukupaket.com/2015/12/rangkuman-pelajaran-ips-

kelas-7.html

https://taufikibrahim.wordpress.com/download/materi-ajar-ips/

materi-ips-kls-7-smt-2-ktsp/

https://www.zenius.net/cg/528/bahasa-indonesia-smp-kelas-7- ktsp

http://www.wartabahasa.com/2012/09/materi-pelajaran-bahasa- dan-sastra_3835.html

http://pustakamateri.web.id/rangkuman-pelajaran-seni-rupa- kelas-7-smp/

https://www.slideshare.net/RandyExe51088/buku-siswa-seni- budaya-kelas-vii-smp-kurikulum-2013

PROFIL PENULIS

Nama Lengkap : Tantan Rustandi, S.Pd Nomor telp Kantor/HP : 087838228680

Email : [email protected] Alamat Kantor :

Bidang Keahlian : Tunarungu

1. Riwayat Pekerjaan dalam 10 tahun terakhir.

a. SLB B Karnnamanohara, Sleman b. SLB Negeri 2 Bantul

c. SLB Negeri 1 Yogyakarta d. SLB Negeri 1 Bantul e SLB Negeri 2 Bantul

2. Riwayat Pendidikan S1 Universitas PGRI Yogyakarta

3. Judul Buku yang Ditulis

a. Buku Siswa dan Buku Guru Kurtilas Kelas IV Tema 4 b. Buku Siswa dan Buku Guru Kurtilas Kelas VII Tema 9 c. Buku Siswa dan Buku Guru Kurtilas Kelas III Tema 7 d. Buku Siswa dan Buku Guru Kurtilas Kelas VII Tema 7

SLB Negeri 2 Bantul

Jl. Imogiri Barat Wojo, Sewon, Bantul Yogyakarta

PROFIL PENELAAH

Nama Lengkap : Mohammad Anwar, M.Pd.

Tempat, tgl Lahir : Sukoharjo, 25 September 1986

Instansi : PLB PKIP UNS

Alamat Instansi : Jl. Ir. Sutami 36A Kentingan, Surakarta.

Email : [email protected]

Pendidikan :

1. S1 PLB FKIP Universitas Sebelas Maret, lulus tahun 2009 2. S2 PLB PPS Universitas Sebelas Maret, lulus tahun 2012 Karya Tulis :

1. International Jurnal ofSpecial Educatiun (scopus/2016) The Effect of Cluster Bay Intruction on Mathematic Achiement in inclusive

2. Jurnal Nasional IJDS (2017) Pemahaman Dongeng Anak Tunarungu Melalui SBL

3. Buku Orthopedagogik Umum (2018)

4. Buku Pembelajaran Terdiferensiasi bagi ABK di Sekolah Inklusi (2018) Buku yang pernah ditelaah:

1. Telaah Buku Teks Pembelajaran Pendidikan SDLB kelas III tahun 2016 2. Telaah Buku Teks Pembelajaran Pendidikan SDLB kelas IV tahun 2016 3. Telaah Buku Teks PembelajaranTematik kelas I tunarungu tahun 2018 4. Telaah Buku Teks PembelajaranTematik kelas VII tunarungu tahun 2018

Penelaah

Muhammad Anwar, M.Pd

Dalam dokumen Buku Siswa Kelas VII SMPLB Tunarungu (Halaman 90-121)

Dokumen terkait