• Tidak ada hasil yang ditemukan

Paparan Data

Dalam dokumen peran kepala madrasah dalam (Halaman 120-141)

Sekolahnya Masing-Masing Yang Akan Diajarkan Hari Besuknya.

mengamati bagaimana kepala madrasah memberikan arahan dan dukungan untuk peningkatan mutu Kurikulum Pendidikan. saya melihat bahwa Kepala Madrasah, K.

Romdlon Fauzi , sangat aktif dalam mengembangkan Kurikulum Pendidikan di madrasah ini. Saya melihat bahwa K. Romdlon Fauzi memiliki rencana yang jelas dan terstruktur mengenai program-program yang akan dijalankan untuk meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah. Selain itu, K. Romdlon Fauzi juga memastikan bahwa semua anggota tim telah diberikan tugas dan tanggung jawab yang jelas dalam program tersebut68

Kepala madrasah memiliki peran yang sangat penting sebagai manajer dalam meningkatkan mutu Kurikulum Pendidikan di madrasah. Berikut ini adalah beberapa peran yang harus dilakukan oleh kepala madrasah dengan menerapkan unsur-unsur manajemen diantaranya konsep POAC, yaitu konsep manajemen yang digunakan untuk merencanakan, melaksanakan, mengendalikan, dan mengevaluasi kegiatan atau program dengan tujuan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. POAC sendiri

68 Observasi di kantor Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadiat, 28 Maret 2023.

merupakan singkatan dari Plan, Organize, Act, Control, dan Evaluate. Berikut ini adalah bagaimana konsep POAC dapat diaplikasikan dalam peran Kepala Madrasah Diniyah sebagai manajer dalam peningkatan mutu pembelajaran madrasah

1. Plan (Merencanakan) Pada tahap ini, Kepala Madrasah Diniyah perlu merencanakan kegiatan atau program yang akan dilaksanakan untuk meningkatkan mutu Kurikulum Pendidikan di madrasah. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat rencana kerja yang terstruktur dan terukur. Dalam merencanakan program, Kepala Madrasah Diniyah perlu mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program, seperti anggaran, sumber daya manusia, dan waktu.

Perencanaan pendidikan memberikan kerangka kerja untuk merencanakan kegiatan pendidikan yang efektif.

Dalam merencanakan program peningkatan Kurikulum Pendidikan, Kepala Madrasah Diniyah mempertimbangkan berbagai faktor seperti anggaran, sumber daya manusia, dan waktu. Dalam hal ini, perencanaan program harus memperhatikan kebutuhan siswa dan kemampuan guru untuk mengejar tujuan

pembelajaran yang diinginkan. Dengan melakukan perencanaan yang baik dan terukur, diharapkan program peningkatan mutu Kurikulum Pendidikan Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at Pon-Pes Hudatul Muna-2 dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang besar bagi siswa dan lembaga.

Perencanaan kegiatan atau program yang akan dilaksanakan untuk meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah. Pertama, Kepala Madrasah Diniyah perlu menentukan tujuan yang jelas dan spesifik dari program tersebut. Tujuan yang jelas akan membantu dalam menentukan strategi dan kegiatan yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut.

Sebagaimana telah dilakukan kepala Madrasah Hidayatul Mubtadi’at Jenes Ponorogo yang di jelaskan olek oleh Kepala Madrasah, K. Romdlon Fauzi sebagai berikut :

Sebagai manajer, kami mengembangkan rencana kerja untuk meningkatkan mutu kurikulum Kurikulum Pendidikan di madrasah ini. Dengan merencanakan program-program yang akan dijalankan dengan jelas dan terstruktur, tentunya menyesuaikan dengan kebutuhan serta memperhatikan dan mempertimbangakan factor anggaran, SDM, dan waktu. Dalam perencanaan

ini biasanya kami lakukan di awal tahun pembelajaran, dengan mengacu hasil evalusai tahun sebelumnya, dengan mengadakan rapat awal tahun dengan seluruh pengurus madin69

Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa dalam melaksanakan peningkatan mutu Kurikulum Pendidikan madrasah, kepala madrasah sebagai manager telah menerapkan konsep manajerial dengan melakukan perencanaan-perencanaan strategis untuk mencapai tujuannya.

Dalam melaksanakan perencanaan program peningkatan Kurikulum Pendidikan madrasah diniyah Hidayatul Mubtadi’at Pon-Pes Hudatul Muna-2 dilaksanakan pada awal tahun ajaran baru, dengan melibatkan jajaran guru dan staf, di sini kepala madrasah membagikan tugas kepada jajaran pengurus sesuai dengan keahlian masing-masing guru, sebagaimana penuturan Ustadz Suradi selaku Waka kurikulum:

Kita melaksanakan perencanaan program- program strategis dalam rangka peningkatan mutu Kurikulum Pendidikan di madrasah kami pada setiap permulaan tahun ajaran baru, yang mana peran kepala Madrasah sangat menentukan dalam

69 Wawancara dengan K. Romdlon Fauzi kepala Madin Hidayatul Mubtadi’at bertempat di Kantor Madin, 4 Maret 2023.

hal ini. Keputusan beliau akan sangat mempengarui kinerja program yang akan dating, oleh karenya beliau mengutus saya sebagai waka kurikulum untuk membuat perencanaan kurikulum yang efektif dengan penyesuaian kebutuhan serta mempertimbangkan SDM dan waktu.70

Dalam pelaksanaan perencanaan program peningkatan Kurikulum Pendidikan di Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at Pon-Pes Hudatul Muna 2, Kepala Madrasah Diniyah memainkan peran penting dalam menentukan keputusan strategis. Hal ini dapat dilihat dari keputusan beliau untuk mengutus Ustadz Suradi sebagai Wakil Kepala Kurikulum untuk membuat perencanaan kurikulum yang efektif dengan mempertimbangkan kebutuhan, sumber daya manusia, dan waktu yang tersedia.

Ustadz Suradi sendiri mengungkapkan bahwa peran Kepala Madrasah Diniyah sangat menentukan dalam pelaksanaan perencanaan program tersebut.

Dalam penugasan kepada jajaran pengurus, Kepala Madrasah Diniyah membagikan tugas sesuai dengan

70 Wawancara dengan ustadz Suradi, Waka Kurikulum Madin Hidayatul Mubtadi’at bertempat di kantor madrasah, 28 Maret 2023.

keahlian masing-masing guru, sehingga program yang akan dijalankan dapat berjalan secara efektif dan efisien.

Kedua, Kepala Madrasah Diniyah perlu membuat rencana kerja yang terstruktur dan terukur untuk setiap kegiatan atau program. Rencana kerja yang terstruktur akan memudahkan tim dalam melakukan tugasnya dan menjadikan kegiatan atau program terorganisir dengan baik. Selain itu, rencana kerja yang terukur akan memungkinkan Kepala Madrasah Diniyah untuk mengevaluasi keberhasilan program pada tahap berikutnya.

Hal ini juga terlihat saat berkunjung ke Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at Pon-Pes Hudatul Muna- 2, saya memperhatikan bahwa Kepala Madrasah Diniyah sangat memperhatikan struktur dan organisasi dari setiap kegiatan atau program yang dilakukan di madrasah tersebut. Setiap kegiatan atau program memiliki rencana kerja yang terstruktur dengan baik, mulai dari tujuan, sasaran, metode pelaksanaan, hingga evaluasi. Hal ini membuat tim di madrasah tersebut dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan setiap kegiatan atau program

berjalan dengan lancar.71 Sebagaimana ungkapan K.

Romdlon Fauzi selaku Kepala Madrasah:

Saya selalu memastikan bahwa setiap kegiatan atau program memiliki rencana kerja yang terstruktur dengan baik. Saya menentukan tujuan dan sasaran dari kurikulum yang akan digunakan.

Selanjutnya, saya membuat metode pelaksanaan yang jelas dan terukur, termasuk anggaran dan sumber daya manusia yang dibutuhkan. Setelah itu, saya melibatkan tim yang akan melaksanakan kegiatan atau program tersebut dan memberikan arahan yang jelas tentang tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota tim.Rencana kerja yang terukur sangat penting bagi kami di madrasah ini karena kami ingin mengevaluasi keberhasilan setiap kegiatan atau program yang kami lakukan, Dengan memiliki indikator keberhasilan yang jelas, kami dapat mengetahui sejauh mana kegiatan atau program tersebut berhasil dan memperbaiki kekurangan di masa yang akan datang.72

Dari data di atas bissa dilihat bahwa kepala madrsahi Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at Pon- Pes Hudatul Muna-2 telah melakukan instrument perencanaan penataan kurikulum, ini menunjukkan

71 Observasi di kantor Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at, 28 Maret 2023.

72 Wawancara dengan K. Romdlon Fauzi kepala Madin Hidayatul Mubtadi’at bertempat di Kantor Madin.

bahwa kerja yang terstruktur dan terukur yang dapat membantu dalam meningkatkan efektivitas setiap kegiatan atau program yang dilakukan di madrasah tersebut untuk peningkatan mutu Kurikulum Pendidikan madrasah diniyah

Ketiga, Kepala Madrasah Diniyah perlu mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program, seperti anggaran, sumber daya manusia, dan waktu. Kepala Madrasah Diniyah harus memastikan bahwa program yang direncanakan dapat dijalankan dengan sumber daya yang tersedia dan waktu yang tepat. Oleh karena itu, Kepala Madrasah Diniyah perlu membuat perencanaan anggaran yang detail dan mempertimbangkan alokasi sumber daya manusia yang cukup untuk setiap kegiatan atau program.hal ini senada apa yang dilakukan kepala madrasah diniyah Hidayatul Mubtadi’at Pon-Pes Hudatul Muna-2 Ponorogo melalui wawancara sebagai berikut:

Sebagai Kepala Madrasah Diniyah, tugasnya adalah memastikan bahwa kurikulum selalu diperbarui dan sesuai dengan kebutuhan siswa serta dapat meningkatkan Mutu Kurikulum Pendidikandi Madrasah Diniyah. rogram-program yang direncanakan dapat dijalankan dengan

sumber daya yang tersedia dan waktu yang tepat perencanaan anggaran yang detail dan mempertimbangkan alokasi sumber daya manusia yang cukup untuk setiap kegiatan atau program.

salah satu tantangan terbesar adalah keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia. Namun, kita terus berusaha untuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara efektif dan efisien73.

Seperti yang telah disampaikan oleh kepala Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at, perencanaan anggaran yang detail dan alokasi sumber daya manusia yang cukup merupakan faktor penting dalam keberhasilan program pendidikan di Madrasah Diniyah.

Selain itu, kepala Madrasah Diniyah juga perlu memperbarui kurikulum sesuai dengan kebutuhan siswa dan meningkatkan Mutu Kurikulum Pendidikandi Madrasah Diniyah.

Tantangan yang dihadapi oleh kepala Madrasah Diniyah adalah keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia. Namun, dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara efektif dan efisien, program- program yang direncanakan dapat tetap dijalankan dengan baik. Oleh karena itu, kepala Madrasah Diniyah

73 Ibid.

perlu melakukan pengelolaan anggaran dan sumber daya manusia dengan cermat, sehingga dapat memaksimalkan penggunaannya untuk meningkatkan Mutu Kurikulum Pendidikandi Madrasah Diniyah.

2. Organize (Mengorganisasi) Setelah rencana kerja dibuat, tahap selanjutnya adalah mengorganisasi sumber daya yang diperlukan untuk melaksanakan program. Kepala Madrasah Diniyah perlu memastikan bahwa sumber daya manusia, anggaran, dan fasilitas yang diperlukan sudah tersedia. Kepala Madrasah Diniyah juga perlu mengorganisasi tugas dan tanggung jawab agar program dapat berjalan sesuai dengan rencana.

Dalam tahap Organize (Mengorganisasi), Kepala Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at Pon-Pes Hudatul Muna-2 terlihat sedang berkoordinasi dengan staf dan guru untuk memastikan ketersediaan sumber daya yang diperlukan untuk program peningkatan mutu Kurikulum Pendidikan. Kepala Madrasah Diniyah terlihat memeriksa daftar anggaran yang telah disiapkan, memastikan bahwa fasilitas dan sarana pendukung sudah tersedia, serta membagikan tugas dan tanggung jawab

kepada staf dan guru.74 hal ini sebagaimana di ungkapkan oleh Ustadz Suradi:

Kepala Madrasah Diniyah telah memeriksa anggaran yang sudah disiapkan, memastikan bahwa fasilitas dan sarana pendukung sudah tersedia, dan membagikan tugas dan tanggung jawab kepada staf dan guru sesuai dengan keahlian masing-masing. Beliau juga berkoordinasi dengan staf dan guru untuk memastikan bahwa semua persiapan telah dilakukan sebelum program dimulai75

Dalam praktiknya, pengorganisasian ini dilakukan melalui beberapa langkah, seperti menetapkan struktur organisasi, membagi tugas dan tanggung jawab, menetapkan jadwal kerja, dan mengatur pembagian anggaran. Dengan demikian, setiap program peningkatan mutu Kurikulum Pendidikan dapat diorganisasikan dengan baik dan berjalan sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Meskipun masih perlu perbaikan Beliau mengatakan bahwa:

Setelah merencanakan program pembelajaran baru, tahap selanjutnya adalah mengorganisasi sumber daya yang diperlukan untuk

74 Observasi di kantor Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at.

75 Wawancara dengan ustadz Suradi, Waka Kurikulum Madin Hidayatul Mubtadi’at bertempat di kantor madrasah.

melaksanakan program tersebut. Saya berusaha bahwa sumber daya manusia, anggaran, dan fasilitas yang diperlukan sudah tersedia dan cukup, meskipun masih ada beberpa yang masih kurang, namun kita tetap berupaya untuk menyukupinya76

Dalam wawancara dengan Kepala Madrasah Diniyah, beliau menjelaskan bahwa setelah rencana program pembelajaran baru dibuat, pihaknya melakukan pengorganisasian sumber daya yang dibutuhkan untuk melaksanakan program tersebut. Kepala Madrasah Diniyah memastikan bahwa sumber daya manusia, anggaran, dan fasilitas yang diperlukan telah tersedia dan cukup untuk melaksanakan program meskipun belum bisa maksimal. Selanjutnya, Kepala Madrasah Diniyah menetapkan struktur organisasi yang tepat, termasuk menentukan tugas dan tanggung jawab setiap anggota tim, mengatur jadwal kerja, dan membagi anggaran yang tersedia. Kepala Madrasah Diniyah juga memastikan bahwa hubungan antara anggota tim dan departemen diatur dengan baik, sehingga program dapat berjalan

76 Fauzi, “Wawancara dengan K. Romdlon Fauzi kepala Madin Hidayatul Mubtadiat bertempat di Kantor Madin,” 28 Maret 2023.

dengan efektif dan efisien, dalam prakteknya masih ada beberapa hal yang kurang.

Gambar 2.2 Rapat Awal Tahun para Pengurus Madin 2022 77

3. Tahap action (Pelaksanaan) pada peningkatan mutu Kurikulum Pendidikan di Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at Pon-Pes Hudatul Muna-2 diawali dengan melaksanakan program-program strategis yang telah direncanakan. Setiap anggota tim diberikan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan keahlian masing-masing.

Selama pelaksanaan program, Kepala Madrasah Diniyah, K. Romdlon Fauz imemantau dan memastikan bahwa seluruh anggota tim menjalankan tugasnya

77 “Dokumen Rapat Jajaran Pengurus Madin Tahun,” 2022.

dengan baik dan sesuai dengan rencana. Dalam wawancara dengan beliau, ia menyatakan bahwa

"sangat penting bagi kami untuk memastikan bahwa program yang telah direncanakan berjalan dengan baik dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, kami selalu memantau dan mengevaluasi setiap langkah yang kami ambil dalam pelaksanaan program ini, pada konteks kurikulum kami memastikan bahwa kurikulum telah di laksanakan oleh para pengajar madrasah "78

Selama pelaksanaan program, K. Romdlon Fauzi juga memastikan bahwa seluruh anggota tim selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan baik. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa program berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana. Menurut pengamatan dari peneliti, keberhasilan program ini terlihat dari peningkatan kualitas pembelajaran dan tingkat kepuasan siswa terhadap pembelajaran di Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at Pon-Pes Hudatul Muna 2

K. Romdlon Fauzi juga memastikan bahwa seluruh anggota tim selalu berkomunikasi dan

78 Wawancara dengan K. Romdlon Fauzi kepala Madin Hidayatul Mubtadi’at bertempat di Kantor Madin.28/03/2023

berkoordinasi dengan baik. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa program berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana, meskipun dalam prekteknya masih terdapat ketidak sesuaian antar anggota atau guru dan pengurus.79 Sebagaimana ungkapan beliau:

Bahwa koordinasi yang baik antara anggota tim sangat penting untuk mencapai tujuan program yang telah ditetapkan, dalam membangun komunikasi yang baik antara anggota tim, pihaknya mengadakan pertemuan reguler dan menyediakan saluran komunikasi yang efektif seperti grup chat dan email. Meskipun masih ada beberapa anggota maupun ustadz yang belum bisa memaksimalkannya ,yang pada akhirnya masih terdapat miss communication di antara anggota80

Dari paparan di atas dapat dilihat bahwa pelaksanaan tahap action pada peningkatan mutu Kurikulum Pendidikan di Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at Pon-Pes Hudatul Muna-2 berjalan dengan baik. Seluruh anggota tim bekerja dengan penuh dedikasi dan komunikasi yang baik antar anggota tim sangat membantu dalam mencapai tujuan program yang telah

79 Observasi di kantor Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at.

80 Wawancara dengan K. Romdlon Fauzi kepala Madin Hidayatul Mubtadi’at bertempat di Kantor Madin.

ditetapkan. Hal ini berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran dan tingkat kepuasan siswa terhadap pembelajaran di Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at Pon-Pes Hudatul Muna-2.

4. Control (Mengendalikan) Setelah program dilaksanakan, Kepala Madrasah Diniyah perlu mengendalikan dan memantau program yang telah dilaksanakan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa program berjalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan.

Jika ada masalah atau kendala dalam program, Kepala Madrasah Diniyah perlu mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

Pada tahap Control (Mengendalikan), Kepala Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at Pon-Pes Hudatul Muna-2 memonitor program yang telah dilaksanakan. Hal ini dilakukan dengan meminta laporan dari para pengurus dan guru terkait pelaksanaan program dan hasil yang telah dicapai.81 Ustadz Suradi selaku Waka kurikulum menjelaskan,

"Kami mengirimkan laporan kegiatan secara berkala kepada Kepala Madrasah Diniyah dan beliau memberikan masukan dan saran jika

81 Observasi di kantor Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at.

diperlukan. Kami juga melakukan evaluasi setiap akhir semester untuk mengevaluasi keberhasilan anak didik atas kurikulum dan menentukan langkah-langkah perbaikan untuk tahun ajaran berikutnya."82

Selain itu, Kepala Madrasah Diniyah juga melakukan pengendalian terhadap masalah yang muncul selama pelaksanaan program. Misalnya, ketika ada guru yang sakit dan tidak dapat mengajar, Kepala Madrasah Diniyah akan menyelesaikan masalah ini dengan menugaskan guru lain yang memiliki keahlian yang sama untuk menggantikannya. Kepala Madrasah Diniyah juga memastikan bahwa program memiliki anggaran yang cukup dan tidak melampaui batas anggaran yang telah ditetapkan.

Dalam wawancara terpisah, salah satu guru madrasah diniyah, ustadz Usman selaku Waka kesiswaan menyatakan,

"Kepala Madrasah Diniyah kami sangat memperhatikan pelaksanaan program yang telah direncanakan. Beliau selalu mengingatkan kami tentang target yang harus dicapai dan memastikan bahwa kami memiliki sumber daya

82 Wawancara dengan ustadz Suradi, Waka Kurikulum Madin Hidayatul Mubtadi’at bertempat di kantor madrasah.

yang cukup untuk mencapai target kurikulum yang telah dicanangkan tersebut. Kami merasa di bawah pengawasan yang baik dan kami merasa bahwa program peningkatan mutu kurikulum yang kami jalankan sangat efektif untuk meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah ini."83

Dengan melakukan pengendalian dan pemantauan terhadap program yang telah dilaksanakan, Kepala Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at Pon- Pes Hudatul Muna-2 berharap dapat memastikan bahwa program berhasil mencapai target yang telah ditetapkan dan berkontribusi pada peningkatan mutu pembelajaran di madrasah tersebut.

5. Evaluate (Mengevaluasi) Tahap terakhir adalah mengevaluasi program yang telah dilaksanakan. Kepala Madrasah Diniyah perlu mengevaluasi program untuk mengetahui sejauh mana program tersebut berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Selain itu, Kepala Madrasah Diniyah juga perlu mengevaluasi proses pelaksanaan program untuk mengetahui apa saja yang dapat diperbaiki di masa yang akan datang.

83 Wawancara dengan Ustad Usman Waka Kesiswaan Madin Hidayatul Mubtadi’at bertempat di kantor madrasah, 28 Maret 2023.

Saat melakukan observasi di Madrasah Diniyah, saya melihat kepala madrasah yang sedang berdiskusi dengan para guru tentang hasil evaluasi program yang telah dilaksanakan selama satu tahun terakhir. Mereka membahas hasil dari evaluasi tersebut dan mencari tahu apa saja yang perlu diperbaiki di masa yang akan datang.

Kepala madrasah juga meminta masukan dari para guru tentang proses pelaksanaan program agar dapat dilakukan perbaikan di masa yang akan dating.84

Setelah diskusi tersebut, Kepala Madrasah Diniyah melakukan wawancara dengan beberapa guru untuk mendapatkan masukan lebih lanjut tentang evaluasi program yang telah dilaksanakan. Salah satu guru yang diwawancarai adalah ustadz Syamsul Maarif, guru di Madrasah Diniyah tersebut. Ustadz Maksum menyampaikan bahwa:

Evaluasi program sangat penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana tujuan pendidikan telah tercapai dan apa yang perlu diperbaiki di masa yang akan datang, selama satu tahun terakhir, program pelajaran Nahwu yang telah dilaksanakan cukup berhasil mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Namun, terdapat beberapa

84 Observasi di kantor Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at.28 Maret 2023

masalah yang perlu diperbaiki, seperti kurangnya bahan ajar yang sesuai dengan tingkat kelas dan tidak adanya ruang khusus untuk mengadakan kegiatan ekstrakurikuler.85

Ustadz Syamsul juga menyampaikan bahwa:

Proses pelaksanaan program telah berjalan dengan baik. Kepala Madrasah Diniyah telah memberikan arahan yang jelas kepada para guru dan siswa, serta memotivasi mereka untuk bekerja keras dalam mencapai tujuan pendidikan. Meskipun, terdapat beberapa kendala yang perlu diperbaiki di masa yang akan datang, seperti kurangnya koordinasi antara para guru dan kurangnya fasilitas yang memadai86.

Pada wawancara terpisah bersama ustadz Usman sebgai berikut :

Kepala Madrasah Diniyah sangat memperhatikan pelaksanaan program yang telah direncanakan.

Beliau selalu memberikan masukan dan saran jika diperlukan dan melakukan evaluasi setiap akhir semester untuk mengevaluasi keberhasilan program dan menentukan langkah-langkah perbaikan untuk tahun ajaran berikutnya.87

85 Ibid.

86 Wawancara ustad ustadz Syamsul pengajar, Madin Hidayatul Mubtadi’at di madrasah, 12 April 2023.

87 Wawancara dengan ustadz Utsman di Madrasah Hidayatul Mubtadi’at bertempat di madrasah, 12 April 2023.

Kepala Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at Pon-Pes Hudatul Muna-2, K. Romdlon Fauzi, memiliki peran yang sangat penting sebagai manajer dalam peningkatan mutu Kurikulum Pendidikan di madrasah tersebut. Dalam melaksanakan peran tersebut, Kepala Madrasah Diniyah melakukan perencanaan yang jelas dan terstruktur dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti anggaran, sumber daya manusia, dan waktu. Selain itu, Kepala Madrasah Diniyah mengorganisasi sumber daya yang diperlukan, membagikan tugas sesuai dengan keahlian masing-masing guru, dan memastikan pelaksanaan program berjalan dengan lancar. Dengan pendekatan manajerial yang efektif, kepala madrasah tersebut berhasil meningkatkan mutu Kurikulum Pendidikan di Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi’at Pon-Pes Hudatul Muna-2.

Dalam dokumen peran kepala madrasah dalam (Halaman 120-141)