• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Pembahasan Hasil

Pada hasil observasi dan wawancara yang diperoleh oleh peneliti pada setiap informan maka hasilnya dana bantuan operasional sekolah (BOS) sangat penting bagi pihak sekolah dikarenakan merupaka aspek utama dalam menunjang keberhasilan kegiatan belajar mengajar di sekolah UPTD SDN 56 Barru. Dengan adanya program dana BOS pihak sekolah dapat mengatasii permasalahan finansialnya dengan kata lain pihak sekolah dapat memenuhi kebutuhan pembiayaan di sekolah. Yang terlibat dalam pelaporan pertanggung jawaban dana BOS ialah pihak sekolah itu sendiri yaitu komite sekolah,kepala sekolah, guru dan staf sekolah. Setiap penggunaan dana BOS melalui proses manajemen berbasis sekolah (MBS) dimana harus menerapan prinsip efesien, efektif, akuntabel dan transparan. dalam perencanaan penggunaan dana BOS mengacu pada evaluasai dan rencana kegiatan anggaran sekolah (RKAS).

Dalam penggunaan dana BOS dalam setiap komponen pembiayaan haruslah berpedoman pada juknis BOS. juknis BOS adalah petunjuk dalam penggunaan dana BOS. penggunaan dana BOS bagi pihak pengelolah sekolah harus memastikan barang atau jasa yang akan dibiayai merupakan kebutuhan sekolah yang telah sesuai dengan skala prioritas pengelolan atau pengembangan sekolah.

Penggunaan dana BOS di sekolah UPTD SDN 56 Barru dalam meningkatakan kualitas kelengkapan fasilitas sekolah bisa dikatakan penggunaanya cukup baik karena memproritaskan prioritas kebutuhan sekolah tetapi masih ada fasilitas sekolah yang belum memadai karena

adanya pembatasan penggunaan dana BOS ini ditentukan dalam Juknis BOS. Contoh fasilitas sekolah yang dikatan belum memadai yaitu lapangan upacara dan olahraga yang belum di semen . Dalam juknis BOS pihak sekolah tidak diperbolehkan melakukan pembangunan hanya ada perbaikan,pengadaan dan pemeliharaan sekolah dikarenakan dalam pembangunan sekolah dana yang dibutuhkan sangat banyak tetapi penyaluran Dana BOS sangat terbatas tiap tahunya. penggunaan dananya telah ditentukan sesui dengan RKAS yang telah disetujui oleh pemerintah pusat.

Penggunaan dana BOS dalam meningkatkan kualitas dan kelengkapan fasilitas sekolah UPTD SDN 56 Barru pada setiap indikator pembiayaanya yaitu pengembangan perpustakaan, Kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler, Layanan daya dan jasa Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, dan Pengelolaan sekolah.

Rekapitulasi total penggunaan dana BOS dalam meningkatkan kualitas dan kelengkapan fasilitas UPTD SDN 56 Barru 3 tahun terakhir (2019,2020,2021) dapat dilihat pada tabel 4.11

Tabel 4.12

Hasil Penjumlahan Rekapitulasi Total Penggunaan Dana BOS Pertiap Indikator Pembiayaan Periode 2019-2021

No Indikator pembiayaan Jumlah (Rp)

1 Pengembangan perpustakaan 34.860.926

2 Kegiatan pembeljaran dan ekstrakulikuler 14.144.000

3 Layanan daya dan jasa 26.414.300

4 Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah

57.266.000

5 Pengelolan Sekolah 117.035.950

Total (Rp)

249.721.176 Sumber: data diolah 2022

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Basrani (2018) Analisis dana bantuan operasional sekolah (BOS) dalam meningkatkan kualitas kelengkapan fasilitas sekolah di SMP Negeri 3 Makassar dan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di sekolah UPTD SDN 56 Barru menunjukkan bahwa secara umum penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah dapat meningkat kualitas dan kelengkapan setiap sekolah dimana pihak pengelola sekolah menggunakan dana BOS secara efesien dan penggunaan dana BOS memprioritaskan kebutuhan sekolah.

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasrakan hasil dan pembahasan maka peneliti memberikan kesimpulan:

a. Pemanfaatan dana BOS dalam meningkatakan kualitas kelengkapan fasilitas di sekolah UPTD SDN 56 Barru penggunaanya cukup baik karena memproritaskan kebutuhan sekolah tetapi masih ada fasilitas sekolah yang belum memadai karena terbatasnya dana BOS dan adanya pembatasan penggunaan dana BOS ini ditentukan dalam Juknis BOS.

b. Pemanfaatan dana BOS dalam pembiayaan pengembangan dan pengadaan perpustakaan, pembiayan pengembangan kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler, pembiayan layanan daya dan jasa, pemeliharaan/perbaikan pengadaaan sarana dan prasarana sekolah, dan pembeliaan baha habis pakai meningkatkan kualitas dan kelengkapan fasilitas sekolah di UPTD SDN 56 Barru

B. Saran

a. Diharapkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barru agar penyaluran dana BOS dilakukan secara merata pada semua tingkatan pendidikan, serta melakukan pengawasan pada setiap kegiatan yang dilakukan disetiap sekolah.

b. Kepada pihak kepala sekolah agar penggunaan Dana BOS merata kesemua indikator pembiayaan tidak hanya fokus pada pembiayaan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah tetapi juga pada

pembiayaan pengembangan kegiatan ekstrakulikuler karena kegiatan ini merupakan sala satu aspek yang menunjang perkembangan bakat siswa.

c. Bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini bisa dugunakan sebagai refrensi untuk penelitian. Dan sebagai bahan pertimbangan untuk menguatkan penelitian selanjutnya menambahkan informan dan indikator pembiayaan lainya.

DAFTAR PUSTAKA

Arwildayanto.et al. (2017). Manajemen Keuanagan dan Pembiayaan Pendidkan.

Bandung: Widya Padjadjaran.

Ainul,F dan et all. (2019). MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) PADA SMP NEGERI. Jurnal Magister Administrasi Pendidikan, 1-6.

Aklima, P. (2020). Efektivitas Pengolaan Dana Bos Terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan di MIN 3 Banda Aceh . Skrips, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, 1-102.

Ananda, H.R.dan Banurea,O.K. (2017). Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan. Medan: CV. Widya Puspita.

Azhari,U.L dan Kurniady,D.A. (2016). Manajemen Pembiayaan Pendididkan, Fasilitasn Pembelajaaran, dan Mutu Sekolah. Jurnal Administrasi Pendidikan, 1-11.

Buku Pedoman Penulisan Proposal (S1) Fakultas Ekonomi dan Bisnis 2021 Buku Pedoman Penulisan Skripsi (S1) Fakultas Ekonomi dan Bisnis 2021.

Barsani BS, M. B. (2018). Analisis Dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS) dalam Meningkatkan Kualitas Kelangkapan Fasilitas Sekolah di SMP Negeri 3 Makassar. Profitabillity Fakultas Ekonomi dan Bisnis, vol 2.

Bhawa,G.A.S dan et all. (2014). Efektivitas Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pada Sekolah Dasar di Kecamatan Sukasada. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 2-11.

Fitri Afrilliana. (t.thn.). Pengelolaan Dana bantuam OPerasional sekolah .

Fitri Afrilliani. (2014). Pengelolaan Dana Bantuan Opersional Sekolah (BOS) Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Mandiangin Kota Selayan Kota Bukit Tinggi. Jurnal Admistrasi Pendidikan , 4-7.

Julianti Pontoh, V. I. (2017). Analisis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING

"GOODWILL", 223-232.

Kadek Gita Puspita Saisarani, d. N. (2021). Analsis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sma Negeri 4 Singaraja Tahun 2020.

Jurnal Ilmiah Akuntanisi dan Humanika, 340-348.

Ma'ruf,Al. (2019). Skripsi, Efektifitas Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam meningkatakan Sarana dan Prasarana Pendidikan (Studi di SD 44 Mande Kota Bima). Skripsi UrusanPublik, 1-80.

Suliyarti.R.2019.Manajemen Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pendidikan untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan.https//osp.io.

Rudi. (2021). Analisis Pengelolaan Dana BOS di SMP Nurul Azizi Medan.

Journal Of Education, 33-41.

Sholikhah, A. (2016). Statistik Deskriptif dalam Penelitian Kualitatif. Komunika, 342-362.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Yogyakarta:

Alfabeta.

Wahjono, I.S,.et al. (2019). Pengantara Manajemen ed.1. Depok: PT RAJAGRAFINDO PERSADA.

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran 1 PEDOMAN WAWANCARA

No Pertanyaan Codi

ng 1 Bagaimana ketentuan penggunaan dana BOS dalam

meningkatkan kualitas dan kelengkapan Fasilitas Sekolah di UPTD SDN 56 Barru?

BS,HS 2 Bagaimana ketentuan penggunaan anggaran Dana BOS

di sekolah UPTD SDN 56 Barru? HS

3 Bagaimana proses perencanaan Dana BOS dalam meningkatakan kualitas dan kelengkapan fasiilitas UPTD SDN 56 Barru?

HS 4 Bagaimana hasil evaluasi penggunaan Dana BOS

dalam meningkatkan kualiatas dan kelengkapan fasilitas

UPTD SDN 56 Barru? HS

5 Bagaimana pemanfaatan Dana BOS dalam

pengembangan perpustakaan? MH

6 Bagaimana pemanfaatan Dana BOS dalam pengembangan kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler

MH 7 Bagaimana pemanfaatan Dana BOS dalam pembayaran

daya dan jasa? MH

8 Bagaimana pemanfaatan Dana BOS dalam

pemeliharaan dan perbaikan sarana dan prasarana sekolah?

MH 9 Bagaimana pemanfaatan Dana Bos dalam pembelian

bahan –bahan habis pakai? MH

10 Siapa saja yang terlibat dalam penyususnan LPJ Dana

BOS? AM

11 Bagaimana manfaat yang dirasakan dari adanya Dana BOS dalam peningkatan kualitas dan kelengkapan

fasilitas UPTD SDN 56 Barru? ND

12 Bagaimana tanggapan anda sebagai Orang tua siswa

tentang Fasilitasas sekolah UPTD SDN 56 Barru? AS 13 Bagaimana tanggapan anda sebagai Orang tua siswa

tentang Fasilitasas sekolah UPTD SDN 56 Barru? UM

TRANSKIP WAWANCARA

No Coding Jawaban

1 BS

Kami dari pihak pengelola sekolah telah semaksimal mungkin menggunakan Dana BOS agar kualitas fasilitas dan

kelengkapan Fasilitas sekolah bisa terpenuhi dengan baik.

Dimana dalam setiap penggunaan dana bos baik pembelian dan pemeliharaan kami berpedoman pada petunjuk teknis BOS 2 HS Bahwa setiap penggunaan Dana BOS di setiap sekolah itu

harus sesui dengan JUKNIS BOS

3 HS Perencanaan dan pengelolaan dana BOS dilakukan melalui manajemen berbasis sekolah (MBS) sekolah untuk menentukan prioritas kebutuhan sekolah

4 HS Pihak sekolah telah menggunakan dana bos dengan baik dalam meningkatkan kualiatas dan kelengkapan fasilitas UPTD SDN 56 Barru. Semua pembiayaan telah sesuai dengan ketentuan juknis BOS tatapi seperti yang dlihat sekarang masih ada fasilitas yang kurang memadaii seperti lapangan upacara dan olahraga yang masih beralaskan tanah dan pasir pihak sekolah juga menginginkan adanya pembangun lapangan upacara tetapi dana yang digunakan cukup besar. Disisi lain penggunaan dana BOS dibatasi penggunaanya harus sesuai dengan juknis bos dalam penggunaan dana BOS tidak diperkenangkan

melakukan pembangunan hanya ada perbaikan sehingga untuk fasilitas yang menggunakan anggaran yang lebih besar belum bisa dilakukan pembangunan‟‟

5 MH Penggunaan dana BOS dalam pengembangan perpustakaan yaitu sesuai dengan juknis BOS sub pembiayaanya diutamakan yaitu penyedian buku teks pelajaran dan buku pegangan guru karena merupakan komponen utama terlaksananya proses belajar-mengajar apabila kedua komponen tersebut telah terpenuh maka pihak pengelola sekolah bisa memenuhi

komponen yang lain seperti pembelian barang yang menunjang pengembangangan perpustakan seperti langganan pemeblian koran dan majaalah, kemudian pengadaan buku nonteks atau majalah dalam rangka menambah koleksi buku perpustakaan 6 MH ‟bahwa penggunaan dana BOS dalam kegiatan pembelajaran

dan ekstrakulikuler sesuai dengan juknis BOS dimana kegiatan evaluasi pembelajaran yang dapat dibiayai meliputi kegitan kegiatan ulangan harian,semester,dan akhir dan pembiayaan eksrakulikuler seperti,transfortasi, fotokopi atau pengadaan soal, pembelian alat peraga dan pembeliaan alat penunjang kegiatan ekstrakulikuler pramuka atau kesenian‟‟

7 MH sama dengan pembiayan yang lainya bahwa setiap komponen pembiayaan dan pembelajaan yang dilakaukan pihak sekolah telah sesuia dengan juknis BOS dimana dalam peningakatan

fasilitas dan kelengkapan dalam layanan daya dan jasa pembiayaanya dilakukaan setiap bulan seperti pembiayaan air,internet,listrik,l.kapan komponen-komponen pembiayaan ini tidak dibayar tepat waktu maka pihak yang berkaitan akan menghetikan layanan dan jasa tersebut

8 MH ‟bahwa pemanfataan dana BOS dalam pemeliharaan dan perbaikan sarana dan prasaran sekolah sebelumnya harus sesui dengan rencana kegiatan dan anggaran sekolah dimana harus malukan evaluasi terlebih dahulu sarana dan prasara sekolah yang benar-benar harus diperbaiki atau dikatan rusak parah dan tidak bisa digunakan karena dalam penggunaan dana BOS pihak sekolah harus efesin. Dalam pembiayaan penggunaan dana BOS pemeliharaan sarana dan prasara sekolah komponen pembiayanya menurut Juknis BOS seperti pengecetan gedung,perbaikan pintu ,perbaikan meubelair dan sebagainya

9 MH Sama halnya dengan komponen pembiayaan yang bahwa setiap pembelajaan dan pembiayaanya harus memproritaskan kebutuhan sekolah dan tentunya telah sesui dengan juknis BOS 10 AM yang terlibat dalam penyususnan LPJ Dana BOS ialah ketua

komite, kepala sekolah, bendahara, operator dan para guru 11 ND Dengan adanya dana BOS pihak sekolah sangat terbantu

karena setiap fasilitas sekolah baik barang dan jasa yang dibutuhkan bisa terpenuhi seperti alat peraga sekolah contohnya bola sepak,bola kasti dan sebagainya. tetapii masih ada fasilitas yang dikatakan kurang layak untuk digunakan siswa seperti lapangan yang belum di semen.

12 AS Dari pandangan saya sebagai orang tua siswa Fasilitas sekolah UPTD SDN 56 Barru cukup lengkap dan sudah layak dipake oleh setiap siswa dalam kegitan pembelajaran

13 UM Fasilitas sarana dan prasarana sekolah UPTD SDN 56 barru cukup memadai dan layak dipakai oleh siswa.

Lembar Observasi Penelitian

Analisis Manajemen Dana BOS dalam Meningkatakan Kualitas Kelengkapan Fasilitas Sekolah

Nama : Ummi Sepiani NIM :105721123918 Lokasi : UPTD SDN 56 Barru

No

Indikator yang diamati

Aspek Pengamatan

Hasil

Pengamatan Ket.

Ya Tidak 1 Pengadaan

Perpustaka an

Buku pegangan guru kurikulum

2013

Buku teks pelajaran kurikulum

2013

Penggantian buku teks yang rusak/menambah buku yang kurang

Buku koleksi perpustakaan

Majalah dan koran 2 Kegiatan

pembelajara n dan Ekstrakuliku ler

Alat peraga kegiatan

pembelajaran

Alat olahraga, alat kesenian dan biaya pendafaran mengikuti lomba

3 Layanan

daya dan jasa

Listrik, air,telepon dan internet

Ginset atau lainya.misalkan

sekolah di daerah terpencil yang tidak ada jaringan dan listrik.

4 Pemelihara

an dan pegadaan sarana dan prasarana

Pengecetan gedung

Perbaikan atap bocor, jendala,

pintu,dan lantai ubin.

Perbaikan meubelair

Pembelian dan pemeliharaan AC

sekolah

Alat-alat kebersihan sekolah Perbaikan lapangan upacara dan

olahraga.

5 Pengelolaan sekolah dalam Pembelian bahan habis pakai

Buku tulis,kapur tulis,pensil,spidol, pulpen, kertas, bahan praktikum, buku induk pesrta didik, buku inventaris.

Minum dan makanan ringan untuk kebutuhan sehari-hari sekolah Pengadaan suku cadang alat

kantor

Lampiran 2

DATA MENTAH HASIL OBSERVASI DAN WAWANCARA

Rekapitulasi penerimaan Dana BOS UPTD SDN 56 Barru Peiode 3 tahun terakhir (2019,2020,2021)

tahun triwulan/tahapan jumlah

682019

1 Rp 24.075.600 2 Rp 24.776.500 3 Rp 52.332.100 4 Rp 17.871.500

jumlah Rp 119.055.700

2020

1 Rp 14.300.000 2 Rp 78.310.000 3 Rp 3.780.000

jumlah Rp 96.390.000

2021

1 Rp 40.989.500 2 Rp 50.103.500 3 Rp 59.593.000 jumlah

Rp 150.686.000

Sumber data : LPJ BOS tahun 2022

Penggunaan dana BOS dalam komponen pembiayaan pengembangan perpustakaan, kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler,langganan daya dan jasa, pemeliharaan dan pengadaan sarana prasara sekolah, pembelian bahan habis pakai.

Komponen penggunaan

dana bos

Komponen tahun tahap

besar penggunaan

dana (RP)

Jumlah (RP)

pengembangan perpustakaan

buku pegangan guru kurikulum

13

2019

1

2

3

4

2020

1

247.100 2 247.100

3

2021

1

32.700 2 32.700

3

buku teks pelajaran kurikulum 13

2019 1 1.774.000

5.732.900 2 3.958.900

2020 1 11.595.700 11.595.700 2021 2 11.160.500

12.960.500 3 1.800.000

majalah dan koran

2019

1 350.000

1.050.000 2 350.000

3 350.000 4 350.000 2020

1 540.000

1.622.026 2 540.000

3 540.000 2021

1 540.000

1.620.000 2 540.000

3 540.000 Sumber data : LPJ BOS tahun 2022

Komponen penggunaan dana

bos

Komponen tahun tahap besar penggunaan

dana (RP) Jumlah (RP)

kegiatan pembelajaran dan

ekstrakulikuler

pembelian alat peraga kegiatan pembelajaran

2019 2 Rp 1.600.000

Rp 2.190.000 3 Rp 590.000

2020 2 Rp 2.000.000 Rp 2.000.000

2021 2 Rp 1.200.000 Rp 1.200.000

fotocopy pengadaan

soal

2019 1 Rp 320.000

Rp 640.000 3 Rp 320.000

2020 1 Rp 310.000

Rp 620.000 2 Rp 310.000

2021 1 Rp 302.000

Rp 604.000

2 Rp 302.000

alat olahraga,kese

nian

2019 2

Rp 800.000

Rp 800.000

2020 2 Rp 1.300.000 Rp 1.300.000

2021 2 Rp 500.000 Rp 500.000 pembiayaan

lomba

2020 3 Rp 2.620.000 Rp 2.620.000 2021 3 Rp 1.670.000 Rp 1.670.000 Sumber data : LPJ BOS tahun 2022

Komponen penggunaan

dana bos

Komponen tahun tahap besar penggunaan dana (RP)

Jumlah (RP)

layanan daya dan

jasa

listrik

2019

1 Rp 300.000

Rp 1.650.000 2 Rp 450.000

3 Rp 450.000 4 Rp 450.000 2020 2 Rp 400.000

Rp 600.000 3 Rp 200.000

2021

1 Rp 257.500

Rp 1.200.000 2 Rp 290.000

3 Rp 652.500

air

2019

1 Rp 137.000

Rp 548.000 2 Rp 137.000

3 Rp 137.000 4 Rp 137.000 2020 2 Rp 383.300

Rp 559.300 3 Rp 176.000

2021

1 Rp 162.000

Rp 607.000 2 Rp 252.000

3 Rp 193.000

internet

2019

1 Rp 750.000

Rp 6.250.000 2 Rp 4.750.000

3 Rp 750.000

2020

1 Rp 1.250.000

Rp 9.750.000 2 Rp 7.500.000

3 Rp 1.000.000 2021 1 Rp 1.250.000

Rp 5.250.000 3 Rp 4.000.000

Sumber data : LPJ BOS tahun 2022

Komponen penggunaan

dana bos

Komponen tahun tahap

besar penggunaan dana (RP)

Jumlah (RP)

pemeliharaan dan

pengadaan sarana dan prasarana

pengecetan gedung

2019 2 4.160.000 4.160.000 2020 1 4.160.000

8.860.000 3 4.700.000

2021 3 2.424.000 2.424.000

perbaikan

atap,jendela,wc siswa lantai dsb

2019 1 2.816.000 2.816.000 2020 1 3.890.000

7.038.000 2 3.148.000

2021

1 1.375.000

7.010.000 2 3.135.000

3 2.500.000 pengadaan alat

kebersihan,pembuatan sanitasi sekolah dan pelaksanaan sekolah hijau

2019 3 6.310.000 6.310.000 2020 2 5.531.000 5.531.000 2021 3 3.675.000 3.675.000 pembelian/pemeliharaan

ac 2021 3 7.100.000 7.100.000

pengadaan dan

pemeliharan mobiller 2019 3 1.742.000

2.342.000 4 600.000

Sumber data : LPJ BOS tahun 2022

Komponen penggunaan dana

bos

Komponen tahun tahap

besar penggunaan dana (RP)

Jumlah (RP)

pembelian bahan habis pakai

spidol,kapur,kertas,bahan praktikum dan sebagainya

2019

1 1.861.700

14.901.900 2 1.685.100

3 6.571.100 4 4.784.000

2020 1

322.000

5.849.250 2 796.950

3 4.730.300

2021

1 2.704.000

12.098.800 2 5.108.300

3 4.286.500

makanan dan minuman ringan untuk kebutuhan acara tertentu

2019

1 660.000

12.340.000 3 8.100.000

4

3.580.000 2020

1 1.650.000

9.150.000 2 5.340.000

3 2.160.000

2021

1 2.200.000

8.736.000 2 2.668.000

3 3.868.000

pengadaan suku cadang kantor

2019

1 6.000.000

23.610.000 2 2.300.000

3 15.310.000 2020 2 7.500.000

18.500.000 3 11.000.000

2021 1 11.850.000 11.850.000 Sumber data : LPJ BOS tahun 2022

Sumber data: operator sekoolah UPTD SDN 56 Barru

Sumber data: operator sekolah UPTD SDN 56 Barru

Sumber data: operator sekolah UPTD SDN 56 Barru

Lampiran 3 DOKUMENTASI

Foto kendisi fasilitas sarana dan prasarana sekolah UPTD SDN 56 Barru

Foto pagar sekolah

Lapangan sekolah

Gedung perpustakaan

Di dalam ruangan perpustakaan

Alat peraga IPA

Ac di ruang guru

Kipas angin di setiap kelas

Wc siswa

Wastafel cuci tangan disetiap sudut sekolah

WAWANCARA

Peneliti melakukan wawancara kepada kepala sekolah UPTD SDN 56

Barru

Peneliti melakukan wawancara kepada bendahara sekolah UPTD SDN

56 Barru

Peneliti melakukan wawancara kepada operator sekolah UPTD SDN 56

Barru

Peneliti melakukan wawancara kepada sala satu guru sekolah UPTD SDN

56 Barru

LAMPIRAN 4 SURAT PERMOHONAN IZIN PENELITIAN

SURAT IZIN PENELITIAN

SURAT BALASAN IZIN PENELITIAN

Dokumen terkait