• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.3 Sarana dan Prasarana Sekolah

2.3.1 Pengertian Sarana dan Prasarana Sekolah

Dalam buku manajemen sarana dan prasarana pendidikan sarana adalah alat yang secara langsung dapat mendukung tercapainya tujuan pendidikan, misalnya ruang, buku, perputakaan, laboratorium, dan sebagainya sedangkan prasarana adalah alat yang tidak secara langsung dapat mendudkung tercapainya tujuan seperti lokasi atau tempat, lapangan olahraga, uang dan sebagainya. (Daryanto,2016;156) 2.3.2 Klasifikasi Sarana dan Prasarana Sekolah

1. Sarana pendidikan

a. Berdasarkan habis atau tidaknya, yaitu dibagi 2 sarana pendidkan habis pakai dan sarana pendidikan permanen..

b. Berdasarkan bergerak atau tidak, yaitu dibagi 2 sarana yang bergerak dan tidak bergerak.

c. Berdasarkan kaitanya sarana dan proses pembelajaran dibagi 3 perangkat pembelajaran, bahan pembelajaran dan media belajar.

2. Prasarana pendidikan

a. Prasarana langsung adalah sarana yang digunakan secara langsung pada saat kegiatan pembelajaran.

b. Prasarana tidak langsung adalah prasarana yang tidak digunakan secara langsung pada saat proses pembelajaran tetapi sebenarnya sangat mendukung kegiatan pembelajaran.

2.3.3 Peranan sarana dan prasaran sekolah

Sarana dan prasarana pendidikan merupakan sala satu indikator penting untuk menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Tujuan dari sarana dan prasarana yaitu memudahkan proses pembelajaran, tanpa adanya sarana dan prasarana sekolah maka proses pembelajaran tidak akan berjalan lancar. Sarana dan prasrana ekolah merupakan komponen yang sangat penting bahkan pemerintah telah menetapkan standar sarana dan prasarana sekolah .

B. Tinjauan Empirirs

Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu No Nama Peneliti dan

Tahun penelitian

Judul penelitian

Alat

Analisis Hasil penelitian 1 Himyar

Pasrizal/2014

Manajemen biaya sekolah Dalam

meningkatka n mutu pendidikan

kualitatif Peningkatan mutu pendidikan nasional harus didukung dengan kecukupan dana, sarana dan prasarana yang baik dan sumber daya manusia yang handal, yaitu pendidik tenaga kependidikan,dan masyarakat. Dengan sumber daya yang unggul

dan pengelolaan biaya sekolah yang baik akan dapat menghasilkan mutu pendidikan yang berkualitas.

2 Juliati Pontoh, Ventje Ilat, Handrik Manossoho/ 2017

Analisis penelolan Dana BOS pada satuan pendidikan dasar di kota Kotamobagu.

Kualitatif eksploratory

Terjadi beberapa hambatan dalam pengolaan dana BOS.

Hambatan-hambatan tersebut adalah masalah- masalah yang terjadi karena pengawasan, sumber daya, komunikasi dan struktur birokrasi 3 Hani Latifah/2017 Manajemen

Dana BOS untuk pencapaian mutu

pembelajaan

Kualitatif dengan pendekatan deskriftif

1.

Pelaksanan pengelolan Dana BOS pada sekolag dasar telah sesuai dengan Juknis BOS dan peraturan perundang- undangan, tetapi hasilnya belum sesuai dengan perencanaan pengelolaan Dana BOS dikarenakan

keterbatasan dana yang diterima oleh pihak sekolah, Dana BOS hanya bisa membiayai kebutuhan operasional sekolah sehari-hari saja.

Belum memenuhi

standar mutu pendidikan yang telah ditetapkan.

2.

Sebagian dari pihak sekolah tidak mengutamakan

penggunaan Dana BOS sesuai dengan

kebutuhan kegiatan pendidikan.

3.

Uapaya yang garus dilakuakn untuk

perbaikan mutu sekolah dasar yaitu penggaran Dana BOS harus dilaksanakan sesuai dengan prioritas sekolah,serta pemerintah harus mengkaji ulang pendanaan BOS agar kebutuhan sekolah bisa dibiayai dengan optiamal sehingga mutu

pendidikan bisa tercapai sesuai.

4 Barsani, Muchran BI, Asri Jaya/2018

Analisis Dana Bantuan Operasial Sekolah (Bos) Dalam Meningkatka nKualitas Kelengkapan Fasilitas Sekolah di SMP Negeri 3 Makassar

Statistik deskripif kualitatif

1) Penggunaan Dana BOS dalam meningkatkan kualitasas fasilitas sekolah di SMP Negeri 3 Makassar dinilai

“sangat baik.

2) Penggunaan Dana BOS dalam pengadaan buku teks, buku bacaan, pengayaan dan refrensi, kegiatan ekstrakulikuler, serta perbaikan dan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah dan pengguna dana untuk pembiayaan daya dan jasa sangat

berpengaru terhadap peningkatan

kelengkapan fasilitas di SMP Negeri 3

Makassar.

5 Jamaluddin Iskandar/2019

Implementasi sistem

manajemen keuangan pendidikan

kuliatatif dengan menggunak an metode deskripti

Manajemen Dana BOS yang dilaksanakn oleh sekolah yaitu meliputi RKAS dan RABBOS, pelaksanaanya meliputi penyaluran Dana BOS, pencairan,penggunaan, pengeluaran,pembukuan Dana BOS serat

Perpajakatan yang berkaitan.

Melakukan pengawasan dan evaluasi internal dan eksternal oleh pengelola Dana BOS , komite dan yayasan dana bos.

Laporan Dana BOS mencakup pelaporan penggunaan Dana BOS dan publikasi

penggunaan Dana BOS.

6 Ainul Fitri, Murniati, Bahrum/ 2019

Manajemen kepala sekolah

kuliatatif dengan mengguna

1. Kegitan perencanan program pendididkan melibatkan pihak

dalam pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (bos) pada smp negeri di kota banda aceh

kan metode deskriptif

sekolah dan murid melalui rapat dalam mencapai kesepakatan Perencanaan program dalam RKAS yang berpedoman pada 8 SNP untuk menetukan prioritas dan skala jumlah dana yang disediakan oleh kementrian keuangan.

2. Pelaksanaan program dimuali dengan kordinasi dan sosialisasi dengan banyak pihal. Program pendanaan Dana BOS berpedoman pada Juknis Dana BOS yang disampaikan oleh Dianas pendidikan kota Banda Aceh

3. Terdapat hambatan yang dihadapi yaitu keterlambatan pencairan Dana BOS serta

penggunaan dana BOS yang tidak sesuai dengan jumlah peserta didik, keterbatasan dana mengakibatkankebutuha n sekoalh tidak

terpenuhi sehingga diharapkan pemerintah untu mengatasi

permasalahan tersebut.

7 Azhariadi, Edi Harapan, Happy Fitria/2020

Manajemen pembiayaan BOS di SMP Negeri 1 Indralya selatan Kab.

Ogah Ilir.

Penelitian lapangan dan analisis kualitatif

1. Perencanaan keuangan di SMP Negeri 1

Indarala Selatan disun dengan rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS) yang sesui dengan RKS.

Sosialisi dan komunikasi manajemen Dana BOS akan dilakukan sesui petunjuk teknis BOS . 2. Implementasi anggaran

Dana BOS dari awal pemasukan

pengeluaranya akan

dicatatat dan dilakukan pelaporan sesuai juknis BOS

3. Pertnggungjawaban dan pengawasan anggaran Dana BOS dilakukan secara internal oleh pengelola Dana BOS dan telah sesui dengan Juknis BOS.

8 Putri Aklima/2020 Efektifitas pengelolan Dana BOS terhadap peningkatan mutu

pendidikan di MIN 3 Banda Aceh.

Kualitatif 1. Pengelolan Dana BOS di MIN 3 Banda Aceh dalam meningkata kualitas belajar siswa telah memenuhi target dansudah sesuai dengan perencanaan kegiatan sekolah.

2. Pemanfaatan Dana BOS di MIN 3 Banda Aceh melibatkan kepala sekolah dan komite sekolah yang berperan sebagai medioator untuk para orang tua atau wali peserta didik, kegiatan ini sudah sesui dengan Juknis Dana BOS.

3. Terdapat hambatan pengelolan Dana BOS di MIN 3 Banda Aceh yaitu ketidak sesuain

pengelolaan anggarn selama 1 tahun tahap awal Januari-Desember untuk semester 2 sehingga dalam

penambahan siswa baru berkurang sehingga pengadaan buku dengan jumlah siswa tidak sesuai.

9 Kadek gita puspita saisarani, Ni Kadek Sinarwati/ 2020

Analisis pengelolana Dana

Bantuan operasional Sekolah (BOS) di sekolah SMA

Kualitatif

Deskriptif 1) Kegiatan Perencanaan, Pelakasanaan,

Pengawasan, da Pelaporan Pengolaan Dana BOS berjalan lancar sesui petunjuk teknis Permendikbud

Negeri 4 Singaraja tahun 2020

No 8.tahun 2020 2) Sekolah SMA Negeri 4

Singaraja sering terjadi kendala dalam

pengelolaan Dana BOS yaitu waktu pencairan dana sering mengalami

keterlambatanserta adanya perubahan aturan pengelolaan Dana BOS.

10 Rudi/ 2021 Analisis pengolaan dana BOS di SMP Nurul Azizi Medan

Deskriptif kualitatif

 Relevasi pengolaan Dana BOS terhadap proses belajar mengajar sangatlah relevan dan besar pengaruhnya karena Dana BOS yang diterima ditunjukkan untuk pengadaan sarabna dan prasarana dalam melangsungkan proses belajar mengajar di SMP Nurul Azizi Medan.

Pengolaan Dana BOS di SMP Nurul Azizi Medan ini baik yaitu masih berjalan sesuai dengan koridor atau ketetapan yang telah ditentukan falam Juknis Dana BOS

C. Kerangka Konsep Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah dan teori yang dijelaskan, maka kerangkang konsep dalam penelitian ini yaitu:

Gambar 2.1 Kerangka Konsep

Variabel X Manajemen Dana BOS 1. Pengembangan perpustakaan 2. Pengembangan Kegiatan

pembelajaran dan ekstrakulikuler

3. Layanan daya dan jasa 4. Pemeliharaan Sarana dan

Prasarana Sekolah 5. Pengelolaan sekolah

(JUKNIS BOS,2018;46-57)

Variabel Y 1. Peningkatan

Kualitas 2. Kelengakapan 3. Fasiitas Sekolah (Barsani BS, 2018;44) UPTD SDN 56 BARRU

Dokumen terkait