BAB IV HASIL PEBELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Pembahasan
belum mempunyai/terdapat Jalan Usaha Tani yang memadai sehingga dapat menghambat masyarakat tani dalam berusaha di lahannya.
Dari hal tersebut terbukti ternyata dengan dibukanya akses jalan yang baik di Kecamatan Alu khusunya di Desa Mombi telah membawa masyarakat terhadap perkembangan masyarakat desa. Masyarakat yang mayoritas menggeluti pekerjaan sebagai petani tentunya sangat terbantu dengan adanya pembangunan prasarana jalan di Desa Mombi mengingat bahwa sebagian besar dari hasil-hasil panen mereka dijual ke luar daerah. Tersedianya prasarana jalan yang memadai seperti sekarang ini tentu sangat membantu masyarakat dalam melaksanakan hal tersebut. Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar yang telah melakukan pembangunan infrastruktur jalan tani di Kecamatan Alu secara bertahap akan mampu menyelesaikan pembangunan tersebut pada tahun Ini. Jalan desa yang pada awalnya sempit, berbatu-batu dan tidak layak untuk dilewati kendaraan khusunya kendaraan roda empat akhirnya pada saat ini telah mengalami pembangunan menjadi jalan beton. Luas jalan pun ditambah sehingga tidak menyulitkan setiap kendaraan yang akan melintas khususnya pada saat berpapasan.
Terbukti dengan dibukanya akses jalan beton di Kecamatan Alu khususnya di Desa Mombi telah membawa masyarakat keluar dari keterisolasian baik dari segi keterbatasan informasi maupun perkembangan yang terjadi di luar desa selama ini. Kini masyarakat sedikit banyak telah merasakan manfaat prasarana jalan tani yang telah dibangun oleh pemerintah. Menurut fungsi jalan yang sebenarnya yakni sebagai prasarana masyarakat dalam bermobilitas, jalan di
Desa Mombi memberikan manfaat yang jauh lebih banyak dari yang seharusnya terhadap masyarakat sekitarnya. Disadari atau tidak dengan tersedianya prasarana jalan tani seperti pada saat ini tentu setiap orang yang berasal dari luar Desa Mombi dapat masuk dengan bebas dan tentunya dapat berinteraksi dengan penduduk di Desa mombi. Pola-pola pemikiran masyarakat yang lama mungkin saja akan mengalami pergeseran-pergeseran dengan adanya interaksi masyarakat asli dengan masyarakat yang berasal dari luar desa. Fungsi jalan dalam hal ini merupakan fungsi yang juga tidak dapat dihindari oleh masyarakat dan tentu memberikan banyak pengaruh dan perubahan di Desa Mombi khususnya.
Pembangunan jalan merupakan suatu program yang mempunyai tujuan akhir untuk meningkatkan produktivitas masyarakat dan membantu masyarakat untuk bergerak ke arah yang lebih baik dan pembangunan jalan adalah salah satu program yang tepat untuk diterapkan pada suatu wilayah khususnya pedesaan, karena pentingnya program pembangunan jalan dapat dilihat dari setelah pembangunan.
Pada saat ini masyarakat mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Hal ini terbukti dimana setelah dilaksanakannya pembangunan jalan oleh Pemerintah Polewali Mandar terjadi pembangunan di sektor lain yang tentunya tidak kalah pentingnya untuk menunjang kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik. Contohnya saja, sejak jalan dibuka telah terjadi perluasan jaringan listrik, pembangunan sumber pengairan dari PAM dan masuknya jaringan telepon dari Telkom. Keseluruhan hal tersebut tidak terlepas dari peranan
pemerintah dalam pembangunan infrastruktur jalan tani yang dilaksanakan di Kecamatan Alu, khususnya di Desa Mombi.
Tidak ada lagi batasan masyarakat dalam berbagai aktivitasnya mengingat bahwa pada saat ini sarana transportasi seperti mobil pengangkutan umum juga sudah ada tersedia dan telah beroperasi seiring waktu. Selain itu, masyarakat juga kebanyakan telah mempunyai kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor sehingga untuk melaksanakan berbagai aktivitas tidak terlalu mengalami kesulitan lagi. Dalam berbagai aktifitas sosial seperti acara adat baik antar sesama penduduk maupun di luar wilayahnya, masyarakat tidak terlalu sulit lagi karena akses untuk menghadiri acara-acara tersebut sudah tersedia. Cukup dengan menaiki mobil penumpang umum maupun dengan mengendarai kendaraan pribadi mereka telah dapat sampai ke tempat yang hendak dituju. Begitu juga dalam pelaksanaan bebagai acara seperti: acara adat, acara selamatan maupun acara pernikahan, masyarakat pada saat ini sudah mulai meninggalkan cara-cara lama.
Pada saat ini masyarakat cenderung menyewa band keyboard dari luar wilayah desa sebagai media hiburan pada pelaksanaan acara-acara mereka. Masyarakat tidak menggunakan lagi media-media lokal yang berasal dari mereka sendiri seperti dulu. Masyarakat juga cenderung menyewa tenda-tenda dari kota untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan seperti acara adat dan sebagainya. Padahal dulunya setiap ada acara adat masyarakat selalu bergotong royong untuk membuat tenda plastik dan ditopang oleh kayu bambu. Kenyataan pada saat ini masyarakat lebih memilih menyewa tenda dari besi dan terpal karena dirasa lebih efisien dan tidak merepotkan. Kesemuanya itu merupakan bentuk perubahan dari
pembangunan jalan tani di Desa Mombi. Kerena mudahnya akses menuju Ke Kecamatan dan Desa Mombi khususnya, membuat masyarakat semakin mudah melakukan aktivitas-aktivitas tersebut. Terlebih untuk acara-acara adat, akan sangat mudah mendatangkan media hiburan seperti keyboard dari luar kota mengingat jalan yang tersedia sudah baik dan dapat ditempuh dalam waktu yang singkat.
Selain itu, interaksi desa dan kota mempunyai arti penting dalam pembangunan pedesaan. Dengan adanya prasarana jalan yang memadai seperti saat ini membuat masyarakat desa menjadi lebih mudah untuk melakukan interaksi ke wilayah kota. Masyarakat tidak kesulitan lagi mengunjungi sanak keluarga dan melaksanakan semua urusannya di wilayah kota. Selain itu, untuk menjual hasi panennya masyarakat Desa Mombi khususnya pada saat ini sangat terbantu dengan tersedianya prasarana jalan yang memadai. Dengan menjual langsung hasil panen ke kota mereke dapat memperoleh untung yang lebih dibanding jika mereka melibatkan makelar untuk menjual hasil panennya.
Tersedianya mobil pengangkutan umum, mobil truk, pick up dan sepeda motor turut membantu masyarakat untuk mempermudah menjual hasil panennya. Jalan yang baik memudahkan kesemua jenis kendaraan itu dapat melalui dusun-dusun yang ada di Desa Mombi. Anak-anak di Desa Mombi khusunya pada saat ini juga sangat terbantu dimana mereka tidak bermasalah lagi untuk pergi bersekolah di luar wilayah Desa. Tersedianya mobil pengangkutan umum memudahkan mereka untuk berangkat menuju sekolahnya masing-masing. Hal ini sangat membantu dalam peningkatan mutu pendidikan masyarakat Desa Mombi secara khusus. Di
sisi lain banyak pemuda dan pemudi di Desa Mombi yang memilih mencari pekerjaan di luar wilayah Kecamatan Alu mengingat kondisi jalan saat ini telah memadai. Banyaknya mobil-mobil pengangkutan umum yang melintasi wilayah Kecamatan dan Desa Mombi khususnya membuat pemuda dan pemudi mudah bergerak ke luar untuk mencari pekerjaan maupun bersekolah. Dengan adanya interaksi yang intensif antara desa dan kota dapat memberikan Pengaruh yang positif terhadap peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat. Pada saat ini hal tersebut ini telah didukung dengan adanya prasarana jalan dan transportasi antara desa kota yang telah memadai.
Pembangunan infrastruktur jalan tani di Desa Mombi, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar juga tanpa disadari telah membawa beberapa Pengaruh yang tidak diharapkan. Tersedianya prasarana jalan yang memadai dan mudahnya akses menuju desa khusunya ke Desa Mombi telah menyebabkan masuknya berbagai pengaruh luar ke dalam kehidupan masyarakat desa. Tentu pengaruh–pengaruh tersebut telah menimbulkan berbagai perubahan pada masyarakat desa. Pada saat ini masyarakat Desa Mombi cenderung lebih konsumtif akan barang–barang yang tergolong dalam jenis barang mewah seperti televisi, pemutar CD / DVD, maupun radio tape. Sebagai akibatnya, pada saat ini banyak masyarakat lebih memilih untuk menghabiskan waktu untuk menonton televisi maupun film DVD. Padahal sebelum jalan Tani dibangun dan segala akses masuk belum sebebas seperti sekarang ini, masyarakat lebih mengutamakan untuk bekerja di sawah maupun di ladang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tentu hal itu berbanding terbalik dengan kondisi masyarakat desa sekarang yang lebih
cenderung santai dan tidak terlalu peduli dengan pekerjaannya di ladang maupun di kebun. Masyarakat juga semakin lebih gemar untuk memenuhi barang-barang di luar kebutuhan pokok mengingat tersedianya prasarana jalan Tani yang baik dan memadai sehingga memudahkan mereka berbelanja ke luar wilayah Desa.
Banyaknya pedagang luar yang datang ke Desa dan menawarkan berbagai barang mewah turut membuat masyarakat menjadi lebih konsumtif. Jalan yang ada saat ini menyebabkan semakin mudah dan bebasnya pengaruh luar untuk masuk ke dalam kehidupan masyarakat. Hal inilah yang merupakan fungsi laten (yang tidak diharapkan) dari pembangunan prasarana jalan yang telah dilaksanakan di dusun tersebut.
Sementara itu, paradigma pembangunan pedesaan terpadu juga dikembangkan oleh Asian Center for Develompent Administion (ACDA). Mereka memandang keseluruhan upaya pembangunan pedesaan sebagai sebuah proses yang mengarah pada peningkatan terus-menerus kapasitas nasyarakat desa untuk mengendalikan lingkungan mereka, disertai perluasan distribusi keuntungan yang dihasilkan dari kegiatan pengendalian tersebut. Pertama, hal ini menyiratkan bahwa pembangunan pedesaan harus dipandang sebagai proses peningkatan kapasitas masyarakat desa untuk mengendalikan lingkungan mereka, dimana ini lebih dari sekedar pembangunan ekonomi maupun pertanian di desa. Konsepsi semacam ini mendorong pembangunan simultan atau serempak di semua aspek kehidupan desa: sosial, ekonomi, politik, dan budaya. Kedua, proses pembangunan pedesaan haruslah terus-menerus mengupayakan peningkatan kapasitas masyarakat untuk mampu mempengaruhi, mengelola, mengendalikan
seluruh lingkungan sekitar. Mendorong mereka menjadi inisiator dan pengawas perubahan lingkungan, ketimbang sebagai obyek pasif atas berbagai manipulasi dan pengendalian eksternal. Ketiga, konsep ini mencerminkan semakin besarnya penekanan pada pemerataan pembagian keuntungan hasil kemajuan teknologi, dan semakin pentingnya mendorong partisipasi kelompok miskin dan lemah dalam proses pembangunan desa. (Ali, 2007 : 90-91).
Namun berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, masyarakat Desa Mombi secara umum merasakan perubahan sosial dan ekonomi yang drastis berubah dari keadaan yang sebelumnya. Secara sosial masyarakat semakin menjadi lebih mudah berinteraksi dan beraktivitas dan secara ekonomi masyarakat lebih banyak merasakan Pengaruh pembangunan jalan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah Polewali Mandar. Penghasilan masyarakat yang dulunya tidak menentu, sekarang ini rata-rata telah mulai mengalami peningkatan. Pada saat ini masyarakat rata-rata berpenghasilan Rp.300.000 - Rp. 500.000, Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata masyarakat telah mempunyai sumber pendapatan tetap. Adapun masyarakat yang mayoritas bertani telah mampu untuk mengusahakan dan menjual hasil pertaniannya ke luar wilayah dusun sehingga mampu untuk memperoleh uang yang selanjutnya disebut dengan penghasilan. Di samping itu juga, tingkat kebutuhan masyarakat juga tentunya semakin tinggi sehingga penghasilan yang diperoleh tidak hanya dipergunakan untuk kebutuhan pokok (Sandang dan Pangan) semata melainkan untuk kebutuhan lain seperti : kebutuhan akan media hiburan (Televisi, Parabola, Tape, DVD, dan lain-lain), sarana transportasi (sepeda motor, mobil). Biaya pengeluaran masyarakat pun
pada umumnya mengalami peningkatan dan berdasarkan penelitian ini rata-rata biaya pengeluaran masyarakat antara Rp.30.000 - Rp.50.000, Berdasarkan itu semua pembangunan jalan Tani di Desa Alu khusunya di Desa Mombi memiliki banyak Pengaruh terhadap segi kehidupan masyarakatnya khusunya pada segi sosial dan ekonomi. Setiap proses pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah harus mampu memberikan dampak yang positif dan bermanfaat terhadap masyarakat tanpa terkecuali dan pada akhirnya tujuan dari pembangunan yang sebenarnya dapat tercapai.
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Setelah melakukan penelitian, maka peneliti dapat menyimpulkan beberapa kesimpulan untuk menjawab masalah yang diangkat dalam penelitian ini, kesimpulan yang dapat ditarik yaitu :
1. Pengaruh pembangunan infrastruktur yang terjadi terhadap perubahan sosial ekonomi di masyarakat yang pada umumnya Mata pencaharian masyarakat di Desa Mombi Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar sebelum dan sesudah adanya Pembangunan Jalan Tani, tidak menonjolkan perubahan yang signifikan, karena jenis usaha pokok yang terbanyak adalah petani/pekebun dan sebagian saja memiliki usaha sampingan namun Pendapatan masyarakat sebelum Adanya Pembangunan Jalan Tani di Desa Mombi Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar, lebih rendah dibandingkan dengan pendapatan masyarakat sesudah adanya Pembangunan Jalan Tani di Desa mombi kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar.
2. Dapat dipahami bahwa pemerintah mempunyai peranan penting dalam proses pembangunan. Selain sebagai penyalur dana pembangunan,pemerintah juga mempunyai peranan sebagai agen yang memberikan pengarahan tentang pembangunan infrastruktur jalan tani serta memberi solusi kepada masyarakat bila dalam pembangunan terjadi kendala. Tingkat pendidikan masyarakat sebelum adanya Jalan Tani di Desa Mombi yaitu Fasilitas pendidikan lebih baik setelah adanya Pembangunan Jalan Tani, pelayanan pendidikan lebih
terpenuhi, pendidikan lebih merata, tenaga kerja lebih terserap dan secara umum Pembangunan Jalan berpengaruh terhadap pendidikan adapun Kesehatan masyarakat di Desa Mombi Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar, sebelum dan sesudah adanya Pembangunan Jalan Tani, penduduk tidak kesulitan memperoleh layanan kesehatan, persyaratan hidup sehat terpenuhi, tidak sulit memperoleh pengobatan, tim medis tidak kesulitan datang tetapi keberaaan polindes tidak mengalami perubahan.
B. Saran
Pada dasarnya pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah Polman di Desa Mombi telah tergolong baik dan bermanfaat, tetapi pembangunan hendaknya harus tetap dilakukan secara kontiniu tanpa adanya keterbatasan sehingga dapat menciptakan masyarakat yang dinamis, berkembang dan mempunyai potensi. Masyarakat di Desa mombi kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar. Adapun kepada masyarakat Untuk lebih memanfaatkan pembangunan Jalan Tani terutama meningkatkan pendidikan anak dan meningkatkan perhatian terhadap pekerjaan sehingga tingkat kesejahteraan meningkat serta pembangunan hendaknya masyarakat pun harus mampu turut berpartisipasi dalam peran pembangunan dengan mendukung dan memberikan partisipasi sehingga mampu menciptakan kondisi yang harmonis antara program pembangunan dengan kehidupan sosial ekonomi masyarakat.
Diharapkan kepada pemerintah untuk lebih sering melakukan sosialisasi terhadap pentingnya pembangunan sehingga masyarakat dapat memanfaatkan hasil pembangunan secara arif. Sebagai mahasiswa saya turut berharap agar
pembangunan ini dapat didukung oleh semua elemen masyarakat sebab ini adalah awal atau jalan menuju masyarakat mandiri, serta memberikan suara dengan cara mengikuti kesepakatan dengan pemerintah dan memberikan masukan kepada pihak pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang maksimal agar mampu membawa masyarakat ke arah yang lebih baik.
kuliah -2/97, Primaco Akademika CV, Bandung.
H.Rochajat Harun, Ir, M.Ed, Ph.D. Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial.
Jakarta, 2011. Rajawali Pers
Ir. Wisnu Indrajit VO. Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan. Jakarta. Intras Publishing.
Ali, Madekhan, 2007. Orang Desa Anak Tiri Perubahan. Yogyakarta: Averroes Press.
Ahmad,EraniYustika, 2002. Pembangunan dan Krisis (MemetakanPerekonomian Indonesia). Jakarta:Grasindo.
Bintarto, 1983.Interaksi Desa Kota. Yogyakarta: Ghalia Indonesia.
Bungin, Burhan, 2005. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Prenada Media.
Chambers, Robert, 1988. Pembangunan Desa (Mulai Dari Belakang). Jakarta:
LP3ES.
Fakih, Mansuor, 2001. RuntuhnyaTeori Pembangunan dan Globalisasi. Yogyakarta:
PustakaPelajar.
Nawawi, Hadari, 1991. Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: GadjahMada University Press.
Pasaribu, Amudi, 1981. Pengantar Statistik. Jakarta:Ghalia Indonesia.
Rahadjo,1999. Pengantar Sosiologi Pedesaan dan Pertanian. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Pudjiwati&Sajogyo, 1995. Sosiologi Pedesaan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Riduwan,2004. Metode Penelitian dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Alfabeta.
Sunarto, Kamanto, 2000. Pengantar Sosiologi. Jakarta: FE Universitas Indonesia.
Y.SO, Alvin &Suwarsono, 1991.Perubahan Sosial dan Pembangunan di Indonesia.
Jakarta: LP3S.
Ananda, Arfandi, 2013. Peran Pemerintah Dalam Pembangunan Desa. Bali: Universitas Udayana
Ristawani, 2013. Dampak Pembangunan Jalan Baru Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat. Universitas Sumatera Utara.
Sumber Internet :
(http://digilib.itb.ac.id/gdl. Desa).
(http://id.wikipedia.org/wiki/Pembangunan_berkelanjutan).
(http://:www.papuaweb.org/ doc.teori pembangunan masyarakat desa .id).
(http://id.wikipedia.org/wiki/Pembangunan Infrastruktur pedesaan_PKPS BBM).
(http://yayokoke.multiply.com/journal/item/2/Ekonomi_Desa).
Lokasi Penelitian di adakan di Desa Mombi Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar dengan infrastruktur Pembangunan yang bertahap dari Jalan Tani yang belum dibangun hingga setelah di bangun serta dokumentasi tentang wawancara terhadap informan baik dari masyarakat Maupun dari Pemerintah. seperti beberapa Gambar berikut ini :
1. Jalan Tani sebelum Renovasi
Gambar b.1 ( wawancara bersama ibu Sekertaris Camat Alu )
Gambar b.2 ( wawancara bersama Ibu sekertaris Desa Mombi Kecamatan Alu )
Gambar b.3 ( Wawancara bersama Pak Kepala Desa Mombi Kecamatan Alu )
2. Wawancara Kepada Masyarakat Desa