• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

Pembahasan ini akan dibahas beberapa hasil temuan berupa analisa data. Tidak lupa pula akan di bahas keterkaitan data hasil analisis dengan hasil angket. Pembahasan ini juga dikuatkan dengan teori-teori yang ada sehingga hasilnya dapat dideskripsikan dengan jelas bahwa yang akan di bahas adalah bagaimana pengaruh positioning terhadap minat nasabah memilih produk di Koperasi Serba Usaha Syariah At-Tijaroh.

Berdasarkan hasil pengujian data statistik kuesioner menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif variabel positioning terhadap minat nasabah.

Hal ini dibuktikan dengan hasil satistik uji t untuk variabel positioning dengan nilai t hitung sebesar 7,158 lebih besar dari t tabel (7,158 > t tabel 1,985) dan signifikansinya adalah 0,000 lebih kecil dari 0,05 ( 0,00 < 0,05)

hasil ini berarti bahwa hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh positif signifikan positioning terhadap minat nasabah dalam memilih produk di Koperasi Serba Usaha Syariah At-Tijaroh. Dengan demikian berarti hipotesis (Ha) terdukung. Artinya semakin meningkat positioning maka semakin meningkat minat nasabah.

Pada tabel uji t tersebut menunjukan bahwa positioning memberikan pengaruh terhadap minat nasabah dengan tingkat signifikan tertinggi yaitu 0,000. Dengan demikian hipotesis pertama (Ho) tidak terdapat pengaruh positif signifikan positioning terhadap minat nasabah dalam memilih produk Koperasi Serba Usaha Syariah At-Tijaroh tertolak

Dalam analisis frekuensi karakteristik responden, pada deskripsi responden berdasarkan jenis kelamin diperoleh angka 64,5% perempuan, yang berarti bahwa nasabah di Koperasi Serba Usaha Syariah At-Tijaroh lebih banyak/didominasi oleh perempuan dibanding dengan laki-laki. Pada deskripsi responden berdasarkan usia/umur diperoleh angka 54.8% . Sehingga dapat disimpulkan bahwa minat nasabah pada produk di Koperasi Serba Usaha Syariah At-tijaroh rata-rata berusia 21-40 tahun. Pada deskripsi responden berdasarkan pekerjaan diperoleh 53,2%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa minat nasabah pada produk di Koperasi Serba Usaha Syariah At-Tijaroh rata-rata bekerja sebagai wiraswasta.

Karakteristik responden tersebut memiliki kecenderungan terhadap produk yang ada di koperasi, selain itu nasabah dengan karakteristik tersebut memiliki rasa ingin tau yang tinggi sehingga mereka akan mencari informasi

sebanyak mungkin berkaitan dengan produk yang diinginkan . Hal tersebut berimplikasi pada minat nasabah koperasi untuk memilih produk yang ada di koperasi dengan melihat kualitas produk dengan harga yang terjangkau oleh nasabah.

Dari hasil angket yang menyatakan tentang atribut dan manfaat sebagian besar yaitu 59,4% menyatakan kesetujuan bahwa atribut dan manfaat pada koperasi serba usaha syariah At-Tijaroh berbeda dengan koperasi yang sejenis. Positioning berdasarkan perbedaan produk , marketer dapat menunjukkan kepada pasaranya dimana letak perbedaan produknya terhadap pesaing. Positioning berdasarkan manfaat produk juga dapat di tonjolkan sebagai positioning sepanjang hal tersebut dianggap penting oleh konsumen.

Dari hasil angket yang menyatakan tentang kualitas dan harga sebagian besar yaitu 50% menyatakan kesetujuan bahwa kualitas dan harga pada koperasi sangat memuaskan nasabah. Positioning berdasarkan pemakaian, perusahaan memenuhi kebutuhan dari konsumennya sesuai dengan segmentasi pasarnya. Positioning berdasarkan kata gori produk.

Produk ini biasanya dilakuan oleh perusahan-perusahaan yang bermunculan dalam suatu produk. Positioning menurut harga adalah produk diposisikan sebagai menawarkan nilai terbaiak.

Dari hasil angket yang menyatakan tentang kegunaan dan penggunaan sebagian besar yaitu 51% menyatakan kesetujuan bahwa kegunaan dan penggunaan pada koperasi At-Tijaroh banyak digunakan dan diminati oleh

nasabah. positioning melalui imajinasi, positioning merupakan hubungan asosiatif. positioning berdasarakan pengguna produk, merek atau produk di posisikan sebagai yang terbaik untuk sejumlah kelompok konsumen tertentu.

Dari hasil angket yang menyatakan tentang kompetitor/pesaing sebagian besar yaitu 57% menyatakan kesetujuan bahwa kompetitor/pesaing pada koperasi At-Tijaroh selalu memperhatikan kualitas hubungan dengan anggota. positioning kepada pesaiang, di indonesia marketer dilarang mengiklankan produknya den membandingkan dirinya kepada para pesaingnya. Akan tetapi dalam periklanan moderen, positioning kepada pesaing mulai menjadi hal yang biasa dilakuan.

Dari hasil angket yang menyatakan tentang budaya konsuemen global sebagian besar yaitu 70% menyatakan kesetujuan bahwa budaya konsumen global pada koperasi Serba Usaha Syaraiah At-Tijaroh selalu mengombinasikan jasa layanan secara interaktif kepada anggota dan penjelasan produk sangat mudah difahami dan di terima oleh konsumen.

Koperasi memberikan solusi dari permasalahan usaha konsumen dan produk pada koperasi dapat membantu konsumen. positioning berdasarkan masalah, terutama untuk produk/ jasa yang belum begitu dikenal, produk baru biasanya diciptakan untuk memberikan solusi kepada konsumennya.

Dari hasil angket yang menyatakan tentang minat transaksional sebagian besar yaitu 55,2% menyatakan kesetujuan bahwa minat transaksional pada koperasi memang ada di sebagian nasabah. Minat transaksional yaitu kecenderungan seseorang untuk membeli produk

Dari hasil angket yang menyatakan tentang minat refensial sebagaian besar yaitu 46,9% menyatakan kesetujuan bahwa minat refensial pada koperasi dilakukan oleh nasabah, minat refensial yaitu kecenderungan seseorang untuk merefrensikan produk kepada orang lain.

Dari hasil angket yang menyatakan tentang minat preferensial sebagian besar yaitu 62,5% menyatakan kesetujuan bahwa minat prefensial pada nasabah yang selalu memilih produk yang ada di koperasi, minat prefensial yaitu minat yang menggambarkan perilaku seseorang yang memiliki prefensi utama pada produk tersebut.

Dari hasil angket yang menyatakan tentang minat eksploratif sebagian besar yaitu 70,8% menyatakan kesetujuan bahwa minat eksploratif pada nasabah koperasi yang selalu berdiskusi dengan petugas koperasi mengenai produk yang ada di koperasi jika ingin mengetahui produk lain di koperasi sering terjadi, minat eksploratif ini menggambarkan perilaku seseorang yang selalu mencari informasi untuk mendukung sifat-sifat positif dari produk tersebut.

Positioning adalah suatu strategi membangun kepercayaan, dan keyakinan bagi konsumen. Hal ini menujukan bahawa Positioning memerlukan pemahaman mendalam terhadap produk yang bersangkutan, perusahaan, tingkat persaingan dan kondisi pasar serta pelanggan.53 Koperasi menarik minat nasabah dengan adanya berbagai macam pilihan produk yang

53 Renald Kasali, Membidik Pasar Indonesia, Segmentasi, Targeting, Positioning, (Jakarta: Pt. Gramedia, 2005), Hlm. 526.

ditawarkan dengan harga yang terjangkau oleh nasabah dan sistem pembayaran bisa dilakukan dengan cara kredit.

Pemaparan di atas sebagai dasar positioning dalam memetakan minat nasabah untuk mememilih produk di koperasi merupakan suatu hal atau tindakan yang secara teoritis dapat dibuktikan kebenarannya, artinya data pendukung berupa hasil kuantitatif di dukung juga secara teori sebagaimana positioning menurut pendapat Koteler adalah tindakan yang dilakukan marketer untuk membuat citra produk dan hal-hal yang ingin ditawarkan kepada pasarnya berhasil memperoleh posisi yang jelas dan mengandung arti dalam benak sasaran konsuemenya.54 Hal ini sesuai dengan penelitian dari Roni Mauliansyah (2017) yang menyatakan bahwa positioning berpengaruh secara segnifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda di kota langsa.

Senada dengan itu adalah penelitian yang dilakuan oleh Siti Aminah (2018) menayatakan bahwa strategi diferensiasi dan positioning secara bersama-sama mempunyai pengaruh dalam memotivasi nasabah dalam melakukan pembiayaan pada produk BSM OTO di Bank Syariah Mandiri KCP Teluk Betung Bandar Lampung.

Menurut Mullinas, Orville, Larreche, dan Bodyd menyatakan apabila perusahaan ingin memperhatikan keunggulan kompetitifnya dalam pasar, perusahaan harus mengerti aspek dimensi apa saja yang digunakan oleh

54 Ranald Kasali, Membidik Pasar Indonesia, Segmentasi, Targeting, Positioning, (Jakarta: PT. Gramedia, 2005), hlm. 526.

konsumen untuk membedakan kualitas produk lebih baik yang dijual perusahaan dengan perusahaan lainnya.55

Begitu juga dengan koperasi, jika koperasi mempunyai rata-rata kulitas produk yang baik maka seseorang akan berminat untuk membeli produk di koperasi. Tidak semua koperasi mempunyai kulaitas produk dan pelayanan yang baik terhadap nasabah. Sehingga ketika kualitas produk pada koperasi mampu bersaing dan lebih unggul dari koperasi lainya yang sejenis, maka seseorang akan lebih suka bergabung di koperasi apalagi dengan harga produk yang ditawarakan lebih terjangakau dibanding dengan koperasi yang sejenis. Akan tetapi, masih terdapat beberapa nasabah koperasi yang menganggap bahwa produk yang ditawarkan tidak memuaskan nasabah dengan harga yang di tawarakan.

Dari hasil penyajian data kuesioner variabel positioning (x) terhadap minat nasabah memilih peroduk, terlihat bahwa tiap-tiap item pernyataan responden menyatakan kesetujuan yang cukup tinggi. Hampir rata-rata berada pada 62% responden menyatakan setuju pada tiap item pernyataan positioning. Hal ini menunjukkan bahwa minat nasabah cukup tinggi terhadap produk yang ada di koperasi.

Kemudian pada uji determinasi (R), diperoleh angka r square sebesar 0,594 yang dimana nilai tersebut termasuk pada katagori “sedang”. Jadi, berdasarkan nilai tersebut disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang sedang antara positioning dan minat nasabah. Sedangkan hasil pada tabel model

55 M. Anang firmansyah, peasaran produk, hlm. 15.

summary menunjukan bahwa nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,353. Nilai tersebut menunjukan bahwa variabel positioning berpengaruh sebesar 35,3% terhadap minat nasabah. Sisanya 64,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak di teliti pada penelitian ini. Hasil uji koefisien determinasi tersebut menunjukan terdapat hubungan secara signifikan anatara positioning terhadap minat nasabah. Nilai Adjusted R2 penelitian ini termasuk katagori cukup atau sedang. Hal tersebut menunjukan bahwa minat nasabah cukup di pengaruhi oleh positioning.

Minat nasabah ini juga dapat di buktikan berdasarkan hasil dari data angket yang menyatakan bahwa produk Koperasi Serba Usaha Syariah At- Tijaroh dapat membantu menyelsaikan kebutuhan rumah tangga konsumen yakni sebesar 70,8%. Hal ini sesuai dengan penelitian Susmiati (2016) yang hasilnya bahwa strategi diferensiasi dan positioning berpengaruh signifikan terhadap memotivasi nasabah menabung pada tabungan barokah di BPRS bahkti sumekar cabang pamekasan. Senada dengan itu juga penelitian oleh Radito Ibam Suseno dkk (2016) yang menjelaskan bahwa pengaruh atribut dan positioning secara bersama-sama dan persil terhadap citra merek.

Positioning berkaitan dengan minat nasabah. kualitas produk yang baik sangat menarik minat nasabah sebagai saran penunjang utuk mencapai kepuasan nasabah, dengan adanya kulitas produk yang berkualitas dan berbeda dengan koperasi yang sejenis maka nasabah akan tertarik untuk memilih produk yang ada di koperasi.

Positioning merupakan cara membangun citra di benak konsumen untuk produk, merek atau lembaga tertentu dengan membangun persepsi relatif suatu produk terhadap produk lain. Menurut Kotler, positioning adalah tindakan yang dilakukan marketer untuk membuat citra produk dan hal-hal yang ingin ditawarkan kepada pasarnya berhasil memperoleh posisi yang jelas dan mengandung arti dalam benak sasaran konsumennya.56

Pada penelitian ini, peneliti melihat nasabah sering terpengaruh dengan adanya ajakan tetangga ataupun kerabat yang mengimformasikan tentang produk yang ada pada koperasi dan produk yang di tawarkan juga cukup menarik minat nasabah dengan harga yang terjangakau. sehingga ini melibatkan 96 orang responden untuk memberikan jawaban atau informasi tentang pengaruh variabel X ( positioning) terhadap variabel Y(minat nasabah) memilih produk di Koperasi Serba Usaha Syariah At-Tijaroh.

Perubahan minat nasabah juga berkaitan erat dengan positioning.

Selain itu juga minat merupakan sebagai suatu proses kejiwaan yang besifat abstrak yang dinyatakan oleh seluruh keadaan aktifitas, ada objek yang dianggap bernilai sehinga diketahui dan diinginkan. Sehingga proses jiwa menimbulkan kecendrungan perasaan terhadap sesuatu, gairah atau keinginan terhadap sesuatu. Minat nasabah atau konsumen merupakan kecendrungan nasabah atau konsumen untuk membeli suatu merek atau mengambil tindakan

56 Renald Kasali, Membidik Pasar Indonesia , Segmentasi, Targeting, Positioning, (Jakarta: PT.Gramedia, 2005), hlm.526

yang berhubungan dengan pembelian yang diukur dengan tingkat kemungkinan nasabah atau konsumen melakukan pembelian.57

Disisi lain, koperasi melakukan berbagai macam cara untuk menarik lebih banyak nasabah diantaranya berdasarkan perbedaan produk. Marketer dapat menunjukkan kepada pasarnya dimana letak perbedaan produknya terhadap pesaing dan menonjolkan berbagai macam manfaat dari produk yang ditawarkan.58

57Roni Adespa, “ Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Nasabah Dalam Menabung Di Bank Syariah,” Jurnal Lembaga Keuangan Dan Perbangkan, Vol.2, Nomer 1, Januari-Juni 2017, hlm. 44.

58 Renald Kasali, Membidik Pasar Indonesia, Segmentasi, Targeting, Positiononing, ( Jakarta: PT. Gramedia, 2005), hlm. 530.

94 BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarakan analisis yang peneliti lakukan dapat disimpulkan bahwa Positioning berpengaruh terhadap minat nasabah memilih produk di Koprasi Serba Usaha Syariah At-Tijaroh, dilihat dari data yang diolah menggunakan program SPSS 16.0 yang menunjukan bahwa nilai signifikan lebih kecil dari tingkat yang digunakan sehingga positioning berpengaruh signifikan terhadap minat nasabah. Oleh karena itu , maka hipotesis awal yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Artinya positioning berpengaruh positif terhadap minat nasabah.

Apabila variabel bebas berpengaruh positif terhadap variabel terikat.

Sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat di terima. Hal ini berarti apabila positioning ditingkatkan maka akan menambah minat nasabah untuk memilih produk di koperasi. besar pengaruh yaitu sebesar 35,3%,. Artinya bahwa positioning dalam mempengaruhi minat nasabah adalah sebesar 35,3%, sisanya sebesar 64,7% dipengaruhi oleh variavel lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.

Positioning berkaitan dengan minat nasabah. kualitas produk yang baik sangat menarik minat nasabah sebagai saran penunjang utuk mencapai kepuasan nasabah, dengan adanya kulitas produk yang berkualitas dan berbeda dengan koperasi yang sejenis maka nasabah akan tertarik untuk

memilih produk yang ada di koperasi. Positioning merupakan cara membangun citra di benak konsumen untuk produk, merek atau lembaga tertentu dengan membangun persepsi relatif suatu produk terhadap produk lain.

B. Saran

Setelah melakukan peelitian terhadap minat nasabah meilih produk di Koperasi Serba Usaha syariah At-Tijaroh, maka peneliti memberikan saran kepada Koperasi Serba Usaha Syariah At-Tijaroh dan peneliti lain yang akan menjadi penelitian ini sebagai rujukan.

1. Bagi Koperasi Serba Usaha Syariah At-Tijaroh

Berdasarkan penelitian yang peneliti lakukan, maka peneliti mendapatkan hasil bahwa positioning berpengaruh terhadap minat nasabah dalam memilih produk . Dengan hasil tersebut, hendakya pihak Koperasi Serba Usaha Syariah At-Tijaroh selalu memberikan inovasi-inovasi baru terhadap setiap produk-produknya agar masyarakat mempuyai keterkaitan untuk memilih produk.

2. Bagi Peneliti Lain

Bagi peneliti lain yang akan melakukan penelitian tentang produk hendakya lebih mengembangkan penelitiannya dalam pendapat nasabah dan kepuasan nasabah, karna penelitian ini hanya sebatas pengaruh positioning terhadap minat nasabah memilih produk.

DAFTAR PUSTAKA

Andri Soemitra. 2017. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah. Jakarta: Prenada Media.

Alfira Mulya Astuti. 2016. Statistika Penelitian. Mataram: Insan Madani Publishing.

Ayu Rizi Fadhilah. 2018. “Pengaruh Strategi Difernsiasi, Positioning Produk, Dan Citra Merek Terhadap Keputusan Nasabah Untuk Menabung Di Kcp Bank Syariah Mandiri Salatiga.” (Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama islam negeri ( IAIN) Selatiga.

Dewi Sartika Nasution,.2015. Pengantar Ekonomi. Mataram: Institut Agama Islam Negeri Mataram.

Gunawan Adisaputro. 2010. manajemen pemasaran, Analisis Untuk Perancangan Strategi Pemasaran. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Hadin Nuryadin. 2004. BMT dan Bank Islam: Instrumen Lembaga Keuangan Syari’ah, Bandung: Pustaka Bani Quraisy.

Imam Ghozali. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponogoro.

Koperasi Syariah NTB. 2020. “dalam : http//www. Diskop. ntbprov. go. id.” di akses Pada tanggal 27 Agustus pukul 07: 10 WITA

Undang-Undang No. 17 tahun 2012 tentang Perkoperasian.

Muhamad Yusuf. 2015Manajemen Keuangan Syariah. Mataram: Institut Agama IslamNegeri Mataram.

M. Ali Hasan. 2003. Berbagai Macam Transaksi Dalam Islam (Fiqh Muamalah). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Muhammad. 2008. Metode Penelitian Ekonomi Islam Pendekatan Kuantitatif Jakarta: Rajawali pres.

Renald Kasali.2005. Membidik Pasar Indonesia, Segmentasi, Targeting, Positioning, Jakarta: PT.Gramedia.

Philip Kotler. 2010.Principle Of Marketing. New Jersey: Prentice Hall, 1980 Morrisan, Periklanan Komunikasi Pemasaran Terpadu. Jakarta:

Prenadamedia Group.

Radito Iban Suseno Dkk. 2016. “Pengaruh Atribut Dan Positioning Produk Terhadap Citra Merek”, jurnal administrasi bisnis , vol.35 nomor 2.

Renald Kasali. 2005. Membidik Pasar Indonesia, Segmentasi, Targeting, Positioning, Jakarta: PT. Gramedia.

Roni Andespa. 2017 .“Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Nasabah Dalam Menabung di Bank Syariah”, Jurnal Lembaga Keuangan dan Perbankan Vol. 2, nomor 1.

Roni Mauliansyah. 2017.“Pengaruh Positioning Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda di Kota Langsa”, jurnal manajemn dan keuangan, vol.6 nomer 2.

Siti Aminah.2018. “Pengaruh Strategi Difrensiasi Dan Positioning Dalam Memotivasi Nasabah Melakukan Pembiayaan Pada Peroduk BSM OTO Di Bank Syariah Mandiri Kcp Teluk Betung Bandar Lampung.” (Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas islam negeri raden intan lampung)

Susmiati. 2016. “Strategi Diferensiasi dan Positioning dalam Memotivasi nasabah menabung pada Tabungan Barokah di BPRS Bhakti Sumekar Cabang Pamekasan”, jurnal ekonomi dan perbankan syariah, vol.03 nomor 1.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kkualitatif dan R&B. Bandung:

Alabeta.

Suharsini Arikunto. 2006. Prosedur Penelitian,suatu pendekatan dan praktek.

Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Sugiyono.2006. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Sugiono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan RnD. Bandung : Alfabeta Bandung.

Suryani dan Hendriadi. 2015. Metode Riset Kuantitatif. Jakarta: Prenada Media Group.

Sugiyono.2015. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono.2017. Stastistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Zainul Arifin. 2003. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Jakarta:Alfabet.

Lapiran 1 Kuesioner

ANGKET

PENGARUH POSITIONING TERHADAP MINAT NASABAH MEMILIH PRODUK DI KSU SYARIAH AT-TIJAROH DESA SUNATALAMGU KECAMATAN SUELA KABUPATEN LOMBOK

TIMUR.

Responden yang di hormati

Pertanyaan yang ada di koesioner ini ditujukan untuk melengkapi data penelitian dalam rangka menyususn skripsi dengan juduh “Pengaruh Positioning Terhadap Minat Nasabah Memeilih Produk Di Koperasi Serba Usaha Syariah At-Tijaroh Desa Suntalangu Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur ” Fakultas Ekonomi Bisnis Islam, Jurusan Ekonomi Syariah. Oleh karena itu, kepada responden saya sangat mengharapkan :

1. Bapak/ ibu menjawab setiap pertanyaan dengan sejujur-jujurnya dan perlu diketahui bahwa jawaban dari kuesioner ini tidak berhubungan dengan benar atau salah

2. Berilah jawaban dengan memberikan tanda ( √ ) pada salah satu jawaban yang paling sesuai menurut bapak/ ibu. Penelitian dapat dilakukan dengan skala berikut:

Pertanyaan Skor

Sangat setuju (SS) 5

Setuju (S) 4

Kurang setuju (KS) 3

Tidak setuju (TS) 2

Sangat setuju (STS) 1

Identitas responden Nama : Jenis kelamin :

Usia :

Alamat : Pekerjaan :

No Positioning (x) SS S KS TS STS

Perbedaan Produk 1 Koperasi serba usaha syariah At-Tijaroh

Memiliki produk yang berbeda dari koperasi syariah lainnya

2 Produk koperasi serba usaha syariah At- Tijaroh lebih banyak mengarah kepada kebutuhan rumah tangga.

Manfaan Produk

3 Koperasi serba usaha syariah at-tijaroh merupakan Koperasi yang memberikan manfaat yang jelas bagi konsumennya.

4 Produk yang ditawarkan sangat membantu Konsumen

Pemakai

5 Produk Koperasi serba usaha syariah At- Tijaroh banyak digunakan oleh orang atau diambil oleh orang atau kelompok usaha.

6 Koperasi serba usaha syariah At-Tijaroh merupakan Koperasi yang memberikan kemudahan dalam proses memperoleh produk.

Kategori produk

7 Produk Simpan Pinjam pada Koperasi At- Tijaroh merupakan produk yang paling diminati konsumen.

8 Besarnya bagi hasil yang disepakati sangat memuaskan konsumen.

Kompetitor/Pesaing

9 Kualitas Produk dan pelayanan lebih baik

dibandingkan dengan tempat lain yang sejenis

10 Koperasi serba usaha At-Tijaroh selalu memperhatikan kualitas hubungan dengan anggota ataupun konsumen dibandingkan dengan tempat lain yang sejenis

Imajinasi,

11 Koperasi serba usaha At-Tijaroh selalu mengkomunikasi jasa (layanan) secara interaktif kepada anggota ataupun konsumen dibandingkan dengan tempat lain yang sejenis.

12 Penjelasan Produk Koperasi Serba Usaha At- Tijaroh sangat mudah difahami dan diterima oleh konsumen

Masalah

13 Produk Koperasi serba usaha At-Tijaroh memberikan Solusi dari permasalahan Usaha Konsumen.

14 Produk Koperasi Serba Usaha At-Tijaroh Dapat membantu menyelesaikan Kebutuhan Rumah Tangga Konsumen.

No Minat (Y) SS S KS TS STS

Minat Transaksional 1 Saya mimilih produk di Koperasi

serba usaha syariah At-Tijaroh karena tersedia banyak pilihan produk

2 Saya mimilih produk di Koperasi Serba Usaha Syariah At-Tijaroh karena syarat –syarat yang di dijelaskan memudahkan saya

3 Saya memilih produk Koperasi Serba Usaha Syariah At-Tijaroh karena

sangat bermanfaat bagi saya

Minat Refrensial

4 Saya dapat menjelakan kepada orang lain tentang produk koperasi At- Tijaroh karna sangat mudah difahami.

5 Saya dapat membagikan informasi mengenai produk At-Tijaroh karna akan sangat bermanfaat bagi konsumen.

6 Saya merekomendasikan kepada masyarkat untuk memilih produk koperasi At-tijaroh karna sangat aman dan nyaman.

Minat preferensial

7 Saya tetap menabung atau meminjam Di koperasi At-Tijaroh karna sistem yang ditawarkan tidak memberatkan saya

8 Saya tetap memilih berbelanja pada koperasi At-tijaroh karna terjangkau bagi saya

9 Saya tetap memilih koperasi At- Tijaroh karena selalu menyediakan kebutuhan saya.

Minat Eksploratif

10 Saya selalu menanyakan model atau sistem terbaru di koperasi At-tijaroh.

11 Saya selalu berdiskusi dengan Petugas koperasi jika ingin mengetahui

produk lain di koperasi.

12 Saya sering berdiskusi dengan sesama konsumen tentang koperasi At-tijaroh baik mengenai produk atau sistemnya.

Lampiran 2 Jenis Kelamin

Gender

Frequenc

y Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 1 34 35.4 35.4 35.4

2 62 64.5 64.6 100.0

Tot al

96 100.0 100.0

Ket: 1: laki-laki 2: perempuan Lampiran 3 Berdasarkan Usia

Usia

Frequen

cy Percent Valid Percent Cumulative Percent Vali

d

1 44 45,8 45,8 45,8

2 34 35,4 35,5 81,3

3 18 18,7 18,7 100.0

Total 96 100.0 100.0

Ket: 1: usia 21-40 2: usia 41-50 3: usia >50 Lampiran 4 Berdasarkan Pekerjaan

Pekerjaan

Frequenc

y Percent Valid Percent Cumulative Percent Vali

d

1 6 6,2 6,2 6,25

2 51 53,2 53,2 59,4

3 39 40,6 40,6 100.0

Tot al

96 100.0 100.0

Ket: 1: PNS 2:wiraswasta 3: petani

Dokumen terkait