• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembahasan

Dalam dokumen DEWAN KABUPATEN ENREKANG (Halaman 91-97)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

F. Pembahasan

Berdasarkan tabel 4.23, diperoleh nilai thitung variabel manajemen pelayanan (X) diperoleh nilai thitung 7,477 yang lebih besar dari ttabel yaitu 1,677 dengan nilai probabilitas signifikansi 0,000 < α (0,05), sehingga hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh manajemen pelayanan terhadap kinerja pegawai diterima. Artinya, variabel manajemen pelayanan mempunyai pengaruh yang berarti terhadap keseluruhan model regresi. Jika terjadi kenaikan pada variabel manajemen pelayanan, maka akan berpengaruh terhadap variabel kinerja pegawai.

dan perda pemekaran desa. Hal tersebut dapat terelisiasi karena motivasi kinerja pelayanan dalam kebutuhan kerjas udah mengalami kemajuan kerja, efektif dan efesien dalam memenuhi standar dalam proses pelayanan. Pelayanan berhasil ketika adanya ketetapan waktu dalam menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh pimpinan dan ketetapan waktu dalam menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh pimpinan serta kedisiplinan.

Kondisi ini menunjukan dengan memberikan penilaian kerja yang baik kepada pegawai Kantor Sekretariat Dewan Kabupaten Enrekang maka akan menunjukkan manajemen pelayanan yang baik. Semakin tinggi tingkat penilaian kinerja yang diberikan kepada pegawai dalam bekerja maka akan membentuk pola kerja yang baik. Memiliki manajemen pelayanan yang baik akan mampu merubah kebiasan-kebiasaan buruk di dalam bekerja yang berdampak terhadap citra organisasi, oleh karena itu hal-hal yang sekiranya dapat merusak citra organisasi harus dihilangkan.

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Setiyati (2013) menyimpulkan bahwa kualitas pelayanan faktor yang sangat penting dalam menciptakan kepuasan konsumen, selain itu juga untuk kualitas kerja yang baik akan berdampak terhadap kinerja yang baik pula.

2. Kinerja Pegawai di Kantor Sekretariat Dewan Kabupaten Enrekang

Variabel kinerja pegawai di Kantor Sekretariat Dewan Kabupaten Enrekang diukur berdasarkan indikator: a) Kualitas kerja, b) Kuantitas kerja, c) Pelaksanaan tugas dan d) Tanggungjawab. Tingkat kinerja pegawai pada Kantor

Sekretariat Dewan Kabupaten Enrekang mendapatkan persentase rata-rata 78,9%

dan masuk dalam kategori baik. Aspek yang paling menonjol adalah tanggung jawab dengan nilai mean terbesar yaitu 79,7%, sehingga tanggung jawab pegawai sebagai hal meningkatnya kinerja pegawai di kantor Sekretariat Dewan Kabupaten Enrekang.

Pada hakikatnya, kinerja pegawai dapat dipandang dari berbagai perspektif seperti bekerja secara teliti, dapat memilihara alat-alat kerja yang digunakan, dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, dapat memahami pekerjaan yang diberikan, bertanggung jawab terhadap tugas yang telah diberikan selalu displin datang ke kantor tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ada dan mampu menjalin kerja sama dengan teman sejawat. Semua pandangan itu dapat menjadi motivasi untuk melahirkan kinerja yang baik dalam pencapaian tujuan organisasi dan individu. Karena itu setiap pegawai dan manajemen seharusnya memiliki sudut pandang atau pemahaman yang sama tentang makna dan arti pentingnya kinerja dalam organisasi. Dengan kinerja yang baik akan mecerminkan kepribadian setiap individu. Kinerja yang baik akan mempercepat tujuan dari organisasi cepat tercapai.

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Santhi dan Hartati (2017) menyimpulkan bahwa pelayanan secara signifikan berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan koefisien bertanda positif, yang menjelaskan bahwa terdapat hubungan yang berbanding lurus antara kedua variabel. Artinya, dengan menciptakan pelayanan yang tinggi dapat menanamkan

pola kerja yang berkualitas, berkuantitas, pengetahuan, keandalan, kehadiran serta mampu bekerja sama yang baik dalam bekerja yang dapat membentuk kinerja individu.

3. Pengaruh Manajemen Pelayanan terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Sekretariat Dewan Kabupaten Enrekang

Pembahasan dalam penelitian ini dapat dijelaskan bahwa manajemen pelayanan berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Pelayanan yang baik tentu tidak terlepas dari kinerja dari pegawai atau aparat dalam suatu lembaga organisasi pemerintah tersebut. Dimana dalam konteks organisai publik, penilaian kinerja merupakan suatu hal yang penting. Karena dengan adanya kinerja, maka akan diketahui tingkat pencapaian hasil yang telah dicapai, atau akan diketahui seberapa jauh pelaksanaan tugas-tugas telah dilaksanakan.

Untuk melihat hubungan variabel manajemen pelayanan dengan variabel kinerja pegawai dapat dilihat dari Nilai thitung, variabel manajemen pelayanan sebesar 7,477. Sementara itu nilai ttabel variabel ini pada tabel 5% sebesar 0,000.

Hal ini berarti thitung 7,477 lebih besar dibanding ttabel (1,677). Memiliki tingkat signifikan sebesar 0,000. Jadi bisa disimpulkan bahwa variabel manajemen pelayanan berpengaruh secara signifikan terhadap variabel kinerja pegawai di Kantor Sekretariat Dewan Kabupaten Enrekang. Ini menunjukkan bahwa pada Kantor Sekretariat Dewan Kabupaten Enrekang pegawai memiliki kinerja yang baik karena adanya manajemen pelayanan yang baik.

Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Siswandi (2006) dengan judul “Analisi Hubungan Manajemen Pelayanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan dengan Kepuasan Nelayan Kabupaten Bengkulu Selatan”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis koefisien korelasi antara manajemen pelayanan baik secara parsial maupun secara keseluruhan dengan kepuasan konsumen ternyata mempunyai hubungan yang signifikan.

Kinerja Pegawai merupakan sebuah proses yang dilakukan dalam pencapaian hasil kerja atau prestasi kerja yang dicapai seseorang lewat pekerjaan atau tanggung jawab yang sudah dibebankan kepadanya sesuai dengan kemampuan dan keahlian dimiliki dalam mencapai suatu tujuan yang sudah ditetapkan. Sejalan dengan yang dikatakan oleh Soekarno (2002:131) mengatakan bahwa kinerja adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian, pelaksanaan suatu kegiatan/ program/ kebijaksanaan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi dan visi organisasi. kinerja dapat dikatakan baik dan sukses bila tujuan yang ditetapkan dapat tercapai dan terlaksana dengan baik sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan. Kualitas pelayanan dipersepsikan baik dan memuaskan apabila dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat sudah sesuai dengan apa yang diharapkan.

Melaksanakan pekerjaan perlu manajemen pelayanan yang baik. Hal ini mendukung kinerja pegawai yang disesuaikan dengan kompetensi yang dimilikinya sehingga pegawai tersebut akan lebih bersemangat dalam melakukan pekerjaan sesuai dengan tupoksi masing-masing bidang maka dengan pegawai

yang memiliki kompetensi yang baik serta didukung dengan motivasi yang baik maka akan menghasilkan kinerja yang optimal sesuai yang diharapkan.

Memberikan manajemen pelayanan diperlukan beberapa kegiatan dan perhatian yang dapat meningkatkan kinerja pegawai. Pelayanan dilakukan secara berbeda-beda oleh para pelaku pelayanan sesuai dengan visi dan misi organisasi kerja. Pelayanan pada sektor pemerintahan dilakukan dalam bentuk pelayanan sosial dan pelayanan administrasi publik. Pelayanan sosial diimplementasikan dalam kegiatan-kegiatan sosial di masyarakat sementara pelayanan administrasi adalah pelayanan terkait surat dan dokumen seperti kartu keluarga, kartu tanda penduduk, dan surat-surat lainnya yang biasa dilakukan pada kantor kecamatan.

.

83 BAB V PENUTUP

A. Simpulan

Setelah melihat hasil penelitian yang telah dibahas mengenai pengaruh manajemen pelayanan terhadap kinerja pegawai kantor Sekretariat Dewan Kabupaten Enrekang, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Manajemen pelayanan yang diukur dengan indikator perencanaan kinerja, pembinaan kinerja, pelaksanaan pemantauan kinerja dan penilaian kinerja.

Manajemen pelayanan berkategori baik dengan aspek yang paling menonjol adalah penilaian kinerja.

2. Kinerja pegawai yang diukur dengan indikator kualitas kerja, kuantitas kerja, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab. Kinerja pegawai berkategori baik dengan aspek yang paling menonjol adalah tanggung jawab.

3. Manajemen pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai kantor Sekretariat Dewan Kabupaten Enrekang. Dengan demikian, semakin tinggi manajemen pelayanan yang diberikan kantor Sekretariat Dewan Kabupaten Enrekang maka semakin tinggi pula kinerja pegawainya.

B. Saran

Saran-saran diajukan dalam rangka meningkatkan manajemen pelayanan Kantor Sekretariat Dewan Kabupaten Enrekang sebagai berikut:

1. Untuk mengoptimalkan manajemen pelayanan perlu adanya prosedur/tatacara pelayanan diselenggarakan secara mudah, cepat, tepat, tidak berbelit-belit dan mudah dipahami dan mudah dilaksanakan oleh pegawai Kantor Sekretariat Dewan Kabupaten Enrekang.

2. Memberikan fasilitas lebih lengkap mengenai sarana prasarana kepada pegawai dalam manajemen pelayanan Kantor Sekretariat Dewan Kabupaten Enrekang.

3. Penelitian ini hanya difokuskan kepada manajemen pelayanan pegawai yang terdapat dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun 2019, dengan demikian diharapkan pada peneliti selanjutnya untuk mengkaji dimensi manajemen pelayanan berupa perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian dan perencanaan.

85

DAFTAR PUSTAKA

Alim, M. (2013). Kinerja Pegawai Kantor Dinas Sosial, Tenaga Kerja &. Transmigrasi Kabupaten Polewali Mandar. Skripsi. Makassar:

Universitas Hasanudin.

Amstrong, Mischael. (1999). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta

Astari, Risky Ayu. (2012). Pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) untuk Kebutuhan Diklat di Kabupaten Sidenreng Rappang.

Skripsi. Makassar: Administrasi Publik, Universitas Hasanuddin.

Azwar, Azrul. (1986). Metodologi Penelitian. Jakarta: Salemba Empat.

Baderan, Umar Sako dan Yespin Ingo. (2018). Kinerja Pegawai dalam Pelayanan Administrasi di Kantor Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo. Publik:

Jurnal Ilmu Administrasi. Volume 6 Nomor 2.

Craswell, J.W. (2013). Research Design (Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dessler, Gary. (2000). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT.

Prenhallindo..

Fatah, Nurdin Abdul. (2016). Pengaruh Manajemen Pelayanan terhadap Kinerja Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada Kantor Sekretariat Dewan Kabupaten Garut. Skripsi. Bandung: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati.

Fayol, Henry. (1985), Industri dan Manajemen Umum. Terj. Winardi. London: Sir Issac.

Febryana, Fitriah. (2017). Kinerja Pegawai pada Subbag Umum Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY. Skripsi. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Jurusan Pendidikan Administrasi, Fakultas Ekonomi,Universitas Negeri Yogyakarta.

Ghofur. (2014). Manajemen Publik Pemerintah, Pengorganisasian. Pengontrolan Terhadap Pelayanan Kepada Masyarakat. Surabaya: Aneka Jaya

Gustian, Nofrida Utami. (2016). Analisis Pengaruh Kepemilikan Manajerial terhadap Kebijakan Pendanaan dan Dividen. Jurnal Manajemen dan Organisasi. Vol VI, No 2, (Agustus 2016).

Hersey, Paul, Blanchard, Kenneth H. (1993). Management for organizational behavior. Singapore: Prentice hall.

Hyde dan Shafritz. (1990). Classics of Public Administration. New. York: Harcourt Brace College.

Kandou, Yunita Lidya. (2016). Pengaruh Knowledge Management, Skill dan Attitude terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi. Vol. 16. No.1.

(2016).

Keputusan Menteri Pendayagunaan Agaratur Negara Nomor 63/KEP/M.PAN/7/2003 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik

Lijan. (2008). Reformasi Pelayanan Publik. Jakarta: Bumi. Aksara.

Luthans, Fred. (2005). Perilaku Organisasi. Yogyakarta: Andi.

Mangkunegara, A.P. (2006). Evaluasi Kinerja SDM. Jakarta: Eresco.

--- (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung:

PT. Remaja Rosdakarya.

Mathis Robert & H. Jackson, John. (2006). Human Resource Management. Jakarta:

Salemba Empat.

Mathis, Robert (2011). Human Resource Management. Jakarta: Salemba Empat.

Moenir, H.AS. (2013). Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.

Mukarom, Zaenal dan Muhibudin Wijaya Laksana. (2015). Manajemen Pelayanan Publik. Bandung: CV Pustaka Setia.

Nurlaila. (2010). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Pradipta, Rivan, W. (2012). Manajemen Investasi (Teori dan Soal Jawab). Jakarta:

Salemba Empat.

Putri, Azis. (2017). Analisis Manajemen Pelayanan Pemustaka di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Jeneponto. Skripsi. Makassar: Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, UINAM.

Rasul, Syahrudin. (2000). Pengukuran Kinerja Suatu Tinjauan Terhadap InstansiPemerintah. Jakarta : LAN-RI.

Ratminto & Atik Septi Winarsih. (2016). Manajemen Pelayanan. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar.

Riadi. (2014). Pengaruh Kegunaan, Kualitas, Informasi dan Kualitas Interaksi Layanan Web E-Commerce terhadap Keputusan Pembelian Online (Survei pada Konsumen www.getscoop.com). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 15(2) (2014).

Rivai, V dan Basri, A.F.M. (2005). Performance Appraisal. Jakarta: PT. Raja.

Grafindo Persada.

Sariatmodjo. (2000). Pelayanan Prima. Bahan Diklat Administrasi Umum, Pendidikan Latihan Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur.

Santhi, Nova Hari dan Widya Hartati. (2017). Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kinerja dan Kepuasan Mahasiswa (Studi Kasus pada Mahasiswa STIA Muhammadiyah Selong). Jurnal Humanitas. Vol. 4 No. 1, (Desember 2017).

Setiyati, Ritta (2013). Persepsi dan Kepuasan Mahasiswa Terhadap Pelayanan Administrasi. Akademik di Universitas Indonesia Esa Unggul Jakarta. Forum Ilmiah. Volume 10 Nomor 1, (Januari 2013).

Simamora. (1995). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Bagian Penerbitan STIE YKPN.

Sinambela, Jansen. (2008). 8 Etos Kerja Profesional. Jakarta : Malta Printindo.

Siswandi, Rudy. (2006). Analisi Hubungan Manajemen Pelayanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan dengan Kepuasan Nelayan Kabupaten Bengkulu Selatan. Program Pascasarjana. Program Studi Administrasi Publik.

Soekarno. (2002). Sistem Pengendalian Manajemen, Suatu Pendekatan Praktis.

Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Umum.

Somantri. (2011). Dasar-Dasar Metode Statistika Untuk Penelitian. Bandung:

Pustaka Setia.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitiam Kuantitatip dan Kualitatif : Alfabeta.

Suryabrata, Sumadi. (2004). Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sutrisno dan Maryono. (2016). Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kinerja Pegawai Terhadap Kepuasan Masyarakat (Keluarga Warga BinaanPemasyarakatan).

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIb Slawi.

Sutrisno, E. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Cetakan ke-8.Jakarta :Prenada Media Group.

Tampubolon, D.P. (2001). Perguruan Tinggi Bermutu Paradigma Baru Manajemen Pendidikan Tinggi Menghadapi Tantangan Abad ke-21. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik

Widodo, J. (2001). Good Governance.Telaah dari Dimensi: Akuntabilitas dan Kontrol Birokrasi pada Era Desentralisasi dan Otonomi Daerah.Insan Cedekia. Surabaya.

Kolaborasi, Jurnal Administrasi Publik (2020) : https ://journal.unismuh.ac.id/index.

php/kolaborasi/issue/archip. Unismuh, Makassar

Nomor Responden

Jenis Kelamin

Umur Responden

Pendidikan Terakhir

Status Pernikahan

Lama Bekerja

1 1 2 3 1 2

2 2 3 3 1 1

3 1 2 2 1 3

4 1 1 3 1 2

5 2 2 2 2 2

6 1 1 4 1 3

7 1 3 3 1 2

8 2 2 3 2 2

9 2 2 3 1 1

10 1 2 3 2 3

11 1 2 3 1 2

12 1 2 3 2 2

13 2 2 2 1 2

14 2 2 2 1 2

15 2 1 3 1 2

16 2 3 3 1 2

17 1 1 3 1 2

18 1 2 2 1 2

19 1 1 2 1 2

20 2 2 2 2 1

21 1 2 2 1 1

22 1 2 3 1 3

23 2 3 2 1 3

24 1 2 3 2 2

25 2 3 3 1 2

26 1 2 4 1 2

27 1 1 2 1 2

28 1 2 3 2 2

29 2 2 2 1 2

30 1 1 3 2 2

31 2 1 2 1 1

32 2 2 2 1 1

33 2 3 4 1 3

34 1 2 2 1 2

37 1 2 3 2 3

38 2 2 2 1 2

39 1 3 3 2 3

40 2 1 3 2 2

41 1 2 2 1 2

42 2 1 2 1 3

43 1 2 3 1 1

44 1 2 3 1 3

45 1 1 4 1 3

46 2 2 3 1 3

47 1 2 3 1 2

48 2 3 2 2 1

49 1 1 3 1 2

50 2 2 3 1 2

Keterangan:

a. Jenis Kelamin

1 Laki-Laki 2 Perempuan

b. Usia

1 30-40 Tahun 2 41-50 Tahun 3 >40 Tahun

c. Pendidikan Terakhir

1 SMP

2 SMA

3 S1 4 S2-S3

d. Status Pernikahan

1 Menikah

2 Belum Menikah

e. Lama Bekerja

1 1-5 Tahun 2 10 Tahun 3 >10 Tahun

Jenis_Kelamin

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Laki-Laki 28 56.0 56.0 56.0

Perempuan 22 44.0 44.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Umur

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid 30-40 th 12 24.0 24.0 24.0

40-50 th 29 58.0 58.0 82.0

> 50 th 9 18.0 18.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Pendidikan_Terakhir

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid SMA 19 38.0 38.0 38.0

S1 27 54.0 54.0 92.0

S2-S3 4 8.0 8.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Status_Pernikahan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Kawin 37 74.0 74.0 74.0

Belum Kawin 13 26.0 26.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Lama_Bekerja

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid 1-5 Tahun 8 16.0 16.0 16.0

6-10 Tahun 29 58.0 58.0 74.0

> 10 Tahun 13 26.0 26.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Kuesioner

PENGARUH MANAJEMEN PELAYANAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR SEKRETARIAT DEWAN KABUPATEN ENREKANG

Petunjuk Pengisian

Mohon dengan hormat kesediaan Bapak/Ibu/Sdr/I untuk mengisi data responden dibawah ini:

Nama : ………

Jenis Kelamin : Laki-Laki Perempuan

Umur : 30-40 th 41-50 th >50 th Pendidikan Terakhir : SMA S1 S2-23 Status Pernikahan : Kawin Belum Kawin

Lama Bekerja : 1-2 tahun 6-10 Tahun > 10 Tahun Berilah tanda (√) pada jawaban anda pilih!

Manajemen Pelayanan Pegawai (X)

No. PERNYATAAN SS S N TS STS

Perencanaan Kinerja 1. Pegawai memiliki sasaran kerja yang jelas dalam

perencanaan kinerja

2. Pegawai membuat program perencanaan kerja sesuai kebutuhan kantor

3. Pegawai membuat kegiatan mengikuti perencanaan yang ditetapkan dari kantor

4. Pegawai menyiapkan dan menguasai indikator kinerja kegiatan sebelum membuat rencana kerja

Pembinaan Kinerja 1. Pegawai memiliki pembinaan terhadap keprilakuan

yang tinggi dalam bekerja

3. Pegawai memiliki persepsi untuk kemajuan kantor 4. Pegawai bekerja melebihi ekspektasi yang ditetapkan

5 Pegawai mempunyai sistem kerja yang tersusun secara sistematis

Pelaksanaan Pemantauan Kinerja 1. Pegawai menguasai perbandingan realisasi masukan

dengan baik

2. Pegawai menguasai perbandingan realisasi keluaran dengan baik

3. Pegawai menguasai perbandingan realisasi hasil dengan baik

Penilaian kinerja 1 Pegawai mampu memahami karakteristik situasi

lingkungan kerja

2 Pegawai mampu memahami perbedaan sikap para pegawai dan pimpinan dalam lingkungan kerja

3 Pegawai memahami deskripsi dan spesifikasi pekerjaan yang dilaksanakan

Kinerja Pegawai (Y)

No. PERNYATAAN SS S N TS STS

Kualitas Kerja 1. Pegawai mampu membangun komunikasi yang baik

dengan sesama pegawai

2 Pegawai selalu dilibatkan dalam penyelesaian masalah

3 Kantor memberikan kesempatan kepada pegawai untuk pengembangan karir

4. Semua pegawai bersama-sama dilibatkan dalam pekerjaan.

Kuantitas Kerja 1. Jumlah pekerjaan yang diselesaikan pegawai sesuai

dengan ketentuan dari kantor

2. Pegawai melaksanakan tugas sesuai dengan waktu

3. Hasil kerja yang dihasilkan pegawai telah memenuhi sasaran yang telah ditetapkan

Pelaksanaan Tugas 1. Pegawai memiliki perencanaan kinerja yang akan

dilaksanakan

2. Pegawai mampu membangun komunkasi berkelanjutan dengan atasan

3. Pegawai memiliki kemampuan dalam pengumpulan data dan informasi terkait pekerjaan

4. Pegawai dan pimpinanan bekerjasama dalam diagnosis berbagai hambatan efektivitas kinerja bawahan

Tanggung Jawab 1 Pegawai mampu memberikan perlindungan

lingkungan seperti keamanan kepada sesama pegawai 2 Pegawai mampu memberikan jaminan kebenaran

informasi kepada sesama pegawai

3 Pegawai mengerti akan hak asasi manusia setiap pegawai

Data Tabulasi Angket No. resp.

Manajemen Pelayanan (X)

JML Perencanaan Kinerja Pembinaan Kinerja Pelaksanaan Pemantauan Kinerja Penilaian Kinerja

X.1 X.2 X.3 X.4 X.5 X.6 X.7 X.8 X.9 X.10 X.11 X.15 X.13 X.14 X.15

1 3 4 4 4 4 3 4 3 3 5 3 4 3 4 4 55

2 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 4 3 3 3 50

3 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 75

4 5 5 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 5 5 4 61

5 4 4 3 5 3 4 5 4 4 4 3 5 4 4 3 59

6 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 75

7 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 75

8 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 57

9 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 75

10 4 3 4 2 4 4 4 3 3 3 3 2 4 3 4 50

11 3 3 4 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 49

12 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 60

13 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 49

14 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 75

15 4 3 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 56

16 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 49

17 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 60

18 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 49

19 3 4 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 46

20 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 49

21 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 45

22 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 59

23 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 49

24 4 4 4 4 5 4 5 5 5 3 5 4 4 4 4 64

27 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 75

28 5 4 5 4 5 4 5 4 4 4 5 4 5 4 5 67

29 5 5 4 4 5 4 5 4 4 5 4 4 5 5 4 67

30 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 75

31 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 75

32 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 75

33 5 4 5 5 5 4 4 4 4 4 5 5 5 4 5 68

34 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 59

35 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 59

36 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 75

37 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 75

38 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 75

39 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 49

40 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 75

41 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 4 3 3 45

42 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 2 45

43 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 4 3 4 3 3 50

44 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 58

45 5 5 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 5 5 4 61

46 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 46

47 4 4 3 4 3 4 5 4 4 2 5 4 4 4 3 57

48 3 3 5 3 4 4 3 5 5 5 4 3 3 3 5 58

49 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 62

50 4 4 4 5 4 4 4 4 4 3 3 5 4 4 4 60

Jumlah S 210 200 198 198 209 204 199 198 198 195 199 198 210 200 198 Skor Maks N 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250

% 84 80 79.2 79.2 83.6 81.6 79.6 79.2 79.2 78 79.6 79.2 84 80 79.2

% Rata-Rata 80.4

Y.1 Y.2 Y.3 Y.4 Y.5 Y.6 Y.7 Y.8 Y.9 Y.10 Y.11 Y.12 Y.13 Y.14

1 4 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 47

2 3 3 5 3 4 4 3 5 4 3 4 3 3 5 52

3 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 70

4 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 4 3 47

5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 70

6 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 70

7 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 54

8 4 4 4 4 5 5 4 4 4 4 5 4 4 4 59

9 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 70

10 4 4 3 4 3 4 5 2 5 4 3 4 4 3 52

11 4 4 4 3 3 3 3 2 2 3 3 4 4 4 46

12 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 70

13 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 4 3 47

14 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 58

15 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 4 3 47

16 4 4 3 4 3 4 5 2 5 4 3 4 4 3 52

17 5 3 5 3 4 4 3 3 4 3 4 5 3 5 54

18 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 58

19 2 3 2 3 2 3 3 3 2 3 2 2 3 2 35

20 2 2 4 2 3 2 2 2 3 2 3 2 2 4 35

21 4 3 4 4 3 5 4 4 3 4 3 4 3 4 52

22 4 3 3 3 4 4 3 3 4 3 4 4 3 3 48

23 2 2 3 2 2 3 2 4 2 4 2 2 2 3 35

24 3 3 4 4 4 4 5 4 4 4 4 3 3 4 53

25 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 70

26 2 4 2 4 2 2 2 2 3 4 2 2 4 2 37

27 5 5 5 5 4 4 5 5 4 5 4 5 5 5 66

28 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 58

31 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 70

32 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 70

33 4 5 5 5 4 4 4 5 4 5 4 4 5 5 63

34 4 5 4 4 5 4 4 4 4 4 5 4 5 4 60

35 4 4 5 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 5 60

36 4 4 5 5 5 5 5 5 4 5 5 4 4 5 65

37 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 70

38 5 4 5 4 4 4 4 5 4 4 4 5 4 5 61

39 2 3 2 3 2 3 2 2 3 3 2 2 3 2 34

40 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 54

41 3 5 5 3 4 4 4 3 4 3 4 3 5 5 55

42 4 4 3 4 3 4 5 2 5 4 3 4 4 3 52

43 3 3 5 3 4 4 3 5 4 3 4 3 3 5 52

44 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 58

45 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 4 3 47

46 2 3 2 2 3 3 3 3 2 2 3 2 3 2 35

47 3 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 3 51

48 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 54

49 4 4 4 4 5 5 4 4 4 4 5 4 4 4 59

50 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 54

Jumlah S 195 204 199 193 195 200 196 192 199 195 194 195 204 199 Skor Maks N 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250

% 78 81.6 79.6 77.2 78 80 78.4 76.8 79.6 78 77.6 78 81.6 79.6

% Rata-Rata 78.9

Deskripsi Variabel Penelitian Manajemen Pelayanan (X)

X.1

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 1 2.0 2.0 2.0

N 7 14.0 14.0 16.0

S 23 46.0 46.0 62.0

SS 19 38.0 38.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

X.2

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid N 18 36.0 36.0 36.0

S 14 28.0 28.0 64.0

SS 18 36.0 36.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

X.3

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 2 4.0 4.0 4.0

N 15 30.0 30.0 34.0

S 16 32.0 32.0 66.0

SS 17 34.0 34.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

X.4

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 3 6.0 6.0 6.0

N 13 26.0 26.0 32.0

S 17 34.0 34.0 66.0

SS 17 34.0 34.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

X.5

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid N 9 18.0 18.0 18.0

S 23 46.0 46.0 64.0

SS 18 36.0 36.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 2 4.0 4.0 4.0

N 6 12.0 12.0 16.0

S 28 56.0 56.0 72.0

SS 14 28.0 28.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

X.7

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid N 20 40.0 40.0 40.0

S 11 22.0 22.0 62.0

SS 19 38.0 38.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

X.8

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid N 18 36.0 36.0 36.0

S 16 32.0 32.0 68.0

SS 16 32.0 32.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

X.9

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid N 18 36.0 36.0 36.0

S 16 32.0 32.0 68.0

SS 16 32.0 32.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

X.10

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 2 4.0 4.0 4.0

N 18 36.0 36.0 40.0

S 13 26.0 26.0 66.0

SS 17 34.0 34.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Valid N 19 38.0 38.0 38.0

S 13 26.0 26.0 64.0

SS 18 36.0 36.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

X.12

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 3 6.0 6.0 6.0

N 13 26.0 26.0 32.0

S 17 34.0 34.0 66.0

SS 17 34.0 34.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

X.13

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 1 2.0 2.0 2.0

N 7 14.0 14.0 16.0

S 23 46.0 46.0 62.0

SS 19 38.0 38.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

X.14

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid N 18 36.0 36.0 36.0

S 14 28.0 28.0 64.0

SS 18 36.0 36.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

X.15

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 2 4.0 4.0 4.0

N 15 30.0 30.0 34.0

S 16 32.0 32.0 66.0

SS 17 34.0 34.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Y.1

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 6 12.0 12.0 12.0

N 5 10.0 10.0 22.0

S 27 54.0 54.0 76.0

SS 12 24.0 24.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Y.2

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 2 4.0 4.0 4.0

N 9 18.0 18.0 22.0

S 22 44.0 44.0 66.0

SS 17 34.0 34.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Y.3

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 4 8.0 8.0 8.0

N 13 26.0 26.0 34.0

S 13 26.0 26.0 60.0

SS 20 40.0 40.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Y.4

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 3 6.0 6.0 6.0

N 14 28.0 28.0 34.0

S 20 40.0 40.0 74.0

SS 13 26.0 26.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Y.5

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 4 8.0 8.0 8.0

N 12 24.0 24.0 32.0

S 19 38.0 38.0 70.0

SS 15 30.0 30.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 2 4.0 4.0 4.0

N 10 20.0 20.0 24.0

S 24 48.0 48.0 72.0

SS 14 28.0 28.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Y.7

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 4 8.0 8.0 8.0

N 12 24.0 24.0 32.0

S 18 36.0 36.0 68.0

SS 16 32.0 32.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Y.8

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 7 14.0 14.0 14.0

N 11 22.0 22.0 36.0

S 15 30.0 30.0 66.0

SS 17 34.0 34.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Y.9

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 4 8.0 8.0 8.0

N 5 10.0 10.0 18.0

S 29 58.0 58.0 76.0

SS 12 24.0 24.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Y.10

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 2 4.0 4.0 4.0

N 14 28.0 28.0 32.0

S 21 42.0 42.0 74.0

SS 13 26.0 26.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Valid TS 4 8.0 8.0 8.0

N 13 26.0 26.0 34.0

S 18 36.0 36.0 70.0

SS 15 30.0 30.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Y.12

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 6 12.0 12.0 12.0

N 5 10.0 10.0 22.0

S 27 54.0 54.0 76.0

SS 12 24.0 24.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Y.13

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 2 4.0 4.0 4.0

N 9 18.0 18.0 22.0

S 22 44.0 44.0 66.0

SS 17 34.0 34.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Y.14

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TS 4 8.0 8.0 8.0

N 13 26.0 26.0 34.0

S 13 26.0 26.0 60.0

SS 20 40.0 40.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Validitas dan Realibilitas Hasil Uji Validitas Variabel Manajemen Pelayanan (X)

Correlations X.1 X.2 X.3 X.4 X.5 X.6 X.7 X.8 X.9

X.1 0

X.1

1 X.12 X.13 X.14 X.15

Manajemen_Pela yanan

X.1 Pearso

n Correla tion

1 .756

**

.700

**

.712

**

.75 8**

.83 3**

.64 2**

.597

**

.597

**

.66 7**

.75 2**

.712

**

1.00 0**

.756

**

.700

** .840**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

X.2 Pearso

n Correla tion

.756

** 1 .739

** .824

** .69

5**

.66 5**

.72 1**

.715

** .715

** .79

3**

.79 5**

.824

** .756

** 1.00

0**

.739

** .891**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

X.3 Pearso

n Correla tion

.700

**

.739

** 1 .756

**

.82 8**

.75 7**

.70 9**

.813

**

.813

**

.84 5**

.80 6**

.756

**

.700

**

.739

**

1.00

0** .908**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

X.4 Pearso

n Correla tion

.712

**

.824

**

.756

** 1 .68

6**

.73 9**

.76 6**

.820

**

.820

**

.75 3**

.76 1**

1.00 0**

.712

**

.824

**

.756

** .908**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

X.5 Pearso

n Correla tion

.758

**

.695

**

.828

**

.686

** 1 .76

5**

.67 3**

.728

**

.728

**

.72 8**

.78 9**

.686

**

.758

**

.695

**

.828

** .855**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .000 .00 0

.00

0 .000 .000 .00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

X.6 Pearso

n Correla tion

.833

**

.665

**

.757

**

.739

**

.76

5** 1 .67 2**

.756

**

.756

**

.71 1**

.75 3**

.739

**

.833

**

.665

**

.757

** .858**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .000 .00 0

.00

0 .000 .000 .00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

X.7 Pearso

n Correla tion

.642

**

.721

**

.709

**

.766

**

.67 3**

.67

2** 1 .796

**

.796

**

.63 6**

.76 3**

.766

**

.642

**

.721

**

.709

** .836**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .000 .00 0

.00

0 .000 .000 .00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

X.8 Pearso

n Correla tion

.597

**

.715

**

.813

**

.820

**

.72 8**

.75 6**

.79

6** 1 1.00 0**

.75 9**

.84 6**

.820

**

.597

**

.715

**

.813

** .895**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00

0 .000 .00

0 .00

0 .000 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

X.9 Pearso

n Correla tion

.597

**

.715

**

.813

**

.820

**

.72 8**

.75 6**

.79 6**

1.00

0** 1 .75 9**

.84 6**

.820

**

.597

**

.715

**

.813

** .895**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00

0 .000 .00

0 .00

0 .000 .000 .000 .000 .000

tion Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .00

0 .000 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

X.11 Pearso

n Correla tion

.752

** .795

** .806

** .761

** .78

9**

.75 3**

.76 3**

.846

** .846

** .67

9** 1 .761

** .752

** .795

** .806

** .901**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .00

0 .000 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

X.12 Pearso

n Correla tion

.712

**

.824

**

.756

**

1.00 0**

.68 6**

.73 9**

.76 6**

.820

**

.820

**

.75 3**

.76

1** 1 .712

**

.824

**

.756

** .908**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

X.13 Pearso

n Correla tion

1.00 0**

.756

**

.700

**

.712

**

.75 8**

.83 3**

.64 2**

.597

**

.597

**

.66 7**

.75 2**

.712

** 1 .756

**

.700

** .840**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

X.14 Pearso

n Correla tion

.756

** 1.00

0**

.739

** .824

** .69

5**

.66 5**

.72 1**

.715

** .715

** .79

3**

.79 5**

.824

** .756

** 1 .739

** .891**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

X.15 Pearso

n Correla tion

.700

**

.739

**

1.00 0**

.756

**

.82 8**

.75 7**

.70 9**

.813

**

.813

**

.84 5**

.80 6**

.756

**

.700

**

.739

** 1 .908**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

Manajemen_Pela yanan

Pearso n Correla tion

.840

**

.891

**

.908

**

.908

**

.85 5**

.85 8**

.83 6**

.895

**

.895

**

.86 6**

.90 1**

.908

**

.840

**

.891

**

.908

** 1

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

Hasil Uji Reliabilitas Variabel Manajemen Pelayanan (X)

Case Processing Summary

N %

Cases Valid 50 100.0

Excludeda 0 .0

Total 50 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items

.777 16

Correlations Y.1 Y.2 Y.3 Y.4 Y.5 Y.6 Y.7 Y.8 Y.9

Y.1 0

Y.1

1 Y.12 Y.13 Y.14

Kinerja_Peg awai

Y.1 Pearson

Correlati on

1 .688*

*

.626*

*

.69 6**

.68 7**

.69 4**

.70 4**

.53 5**

.73 6**

.62 9**

.67 8**

1.00 0**

.688*

*

.626*

* .854**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

Y.2 Pearson

Correlati on

.688*

* 1 .445*

*

.74 2**

.59 2**

.51 8**

.66 0**

.43 4**

.63 2**

.65 7**

.58 9**

.688*

*

1.00 0**

.445*

* .769**

Sig. (2-

tailed) .000 .001 .00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 2

.00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .001 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

Y.3 Pearson

Correlati on

.626*

*

.445*

* 1 .57

6**

.76 5**

.68 2**

.56 0**

.77 0**

.52 2**

.55 7**

.77 9**

.626*

*

.445*

*

1.00

0** .816**

Sig. (2-

tailed) .000 .001 .00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00

0 .000 .001 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

Y.4 Pearson

Correlati on

.696*

*

.742*

*

.576*

* 1 .67

9**

.77 4**

.84 5**

.63 3**

.70 2**

.94 7**

.69 4**

.696*

*

.742*

*

.576*

* .878**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

Y.5 Pearson

Correlati on

.687*

*

.592*

*

.765*

*

.67

9** 1 .81 3**

.68 7**

.73 0**

.63 8**

.61 4**

.98 9**

.687*

*

.592*

*

.765*

* .883**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

Y.6 Pearson

Correlati on

.694*

*

.518*

*

.682*

*

.77 4**

.81

3** 1 .82 9**

.71 7**

.67 7**

.75 2**

.83 3**

.694*

*

.518*

*

.682*

* .875**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

Y.7 Pearson

Correlati on

.704*

*

.660*

*

.560*

*

.84 5**

.68 7**

.82

9** 1 .53 9**

.76 2**

.78 8**

.70 2**

.704*

*

.660*

*

.560*

* .853**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

Y.8 Pearson

Correlati on

.535*

*

.434*

*

.770*

*

.63 3**

.73 0**

.71 7**

.53

9** 1 .42 0**

.67 2**

.74 1**

.535*

*

.434*

*

.770*

* .778**

Sig. (2-

tailed) .000 .002 .000 .00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 2

.00 0

.00

0 .000 .002 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

Y.9 Pearson

Correlati on

.736*

*

.632*

*

.522*

*

.70 2**

.63 8**

.67 7**

.76 2**

.42

0** 1 .62 0**

.65 9**

.736*

*

.632*

*

.522*

* .787**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 2

.00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

Y.10 Pearson

Correlati on

.629*

*

.657*

*

.557*

*

.94 7**

.61 4**

.75 2**

.78 8**

.67 2**

.62

0** 1 .63 1**

.629*

*

.657*

*

.557*

* .829**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000

on Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

Y.12 Pearson

Correlati on

1.00 0**

.688*

*

.626*

*

.69 6**

.68 7**

.69 4**

.70 4**

.53 5**

.73 6**

.62 9**

.67

8** 1 .688*

*

.626*

* .854**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

Y.13 Pearson

Correlati on

.688*

*

1.00 0**

.445*

*

.74 2**

.59 2**

.51 8**

.66 0**

.43 4**

.63 2**

.65 7**

.58 9**

.688*

* 1 .445*

* .769**

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .001 .00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 2

.00 0

.00 0

.00

0 .000 .001 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

Y.14 Pearson

Correlati on

.626*

*

.445*

*

1.00 0**

.57 6**

.76 5**

.68 2**

.56 0**

.77 0**

.52 2**

.55 7**

.77 9**

.626*

*

.445*

* 1 .816**

Sig. (2-

tailed) .000 .001 .000 .00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00

0 .000 .001 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

Kinerja_Peg awai

Pearson Correlati on

.854*

*

.769*

*

.816*

*

.87 8**

.88 3**

.87 5**

.85 3**

.77 8**

.78 7**

.82 9**

.89 2**

.854*

*

.769*

*

.816*

* 1

Sig. (2-

tailed) .000 .000 .000 .00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00 0

.00

0 .000 .000 .000

N 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

Hasil Uji Reliabilitas Variabel Kinerja Pegawai (Y)

Case Processing Summary

N %

Cases Valid 50 100.0

Excludeda 0 .0

Total 50 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items

.776 15

Uji Regresi

Variables Entered/Removeda Model Variables Entered

Variables

Removed Method

1 Manajemen_Pela

yananb . Enter

a. Dependent Variable: Kinerja_Pegawai b. All requested variables entered.

Model Summaryb

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the

Estimate Durbin-Watson

1 .734a .538 .528 7.257 1.958

a. Predictors: (Constant), Manajemen_Pelayanan b. Dependent Variable: Kinerja_Pegawai

ANOVAa

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 2944.250 1 2944.250 55.909 .000b

Residual 2527.750 48 52.661

Total 5472.000 49

a. Dependent Variable: Kinerja_Pegawai

b. Predictors: (Constant), Manajemen_Pelayanan

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

Collinearity Statistics

B Std. Error Beta Tolerance VIF

1 (Constant) 13.472 5.674 2.374 .022

Manajemen_Pelayanan .692 .093 .734 7.477 .000 1.000 1.000

a. Dependent Variable: Kinerja_Pegawai

Charts

Dalam dokumen DEWAN KABUPATEN ENREKANG (Halaman 91-97)

Dokumen terkait