• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Pembahasan

indikator ketuntasan penelitian sudah mencapai standar ketuntasan klasikal yaitu 85%.

Rincian hitung presentase ketuntasan klasikal dapat dilihat dari rumus berikut:

KK = KK =

KK =

d. Tahap Refleksi

Berdasarkan hasil yang diperoleh pada tahap siklus II sudah mencapai hasil yang diharapkan pada penelitian, karena sudah mencapai hasil yang memuaskan. Hal ini membuktikan semua rencana perbaikan yang telah diterapkan berhasil memperbaiki kekurangan yang terjadi pada siklus I.

belajar yang dicapai memenuhi KKM maupun ketuntasan belajar baik secara individual maupun ketuntasan klasikal.

Pada siklus I dilakukan pembelajaran dengan tahapan-tahapan yang cukup baik tetapi ada beberapa indikator yang terdapat pada aktivitas guru tidak dilakukan dalam proses pembelajaran seperti: guru tidak membuka pertanyaan komunikatif untuk mengingatkan materi pelajaran sebelumnya, guru tidak memberikan informasi terhadap apa saja yang harus dilakukan siswa pada metode praktikum, guru tidak mengatur tata ruang kelas agar lebih kondusif dalam belajar dan guru tidak memberikan tugas dalam bentuk pekerjaan rumah kepada siswa untuk diserahkan pada pertemuan selanjutnya.

Dari beberapa bagian yang belum dilaksanakan oleh guru pada proses belajar mengajar sehingga akibatnya hasil belajar siswa menjadi kurang maksimal.

Kemudian kekurangan-kekurangan yang terjadi pada siklus I diperbaiki pada siklus II. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 22 siswa pada siklus I pembelajaran menggunakan metode praktikum terdapat 10 siswa berhasil mencapai nilai ≥75 dengan presentase ketuntasan klasikal sebesar 45,45% dan nilai rata-rata hasil belajar siswa 68,18%. Hasil praktikum pada siklus I menunjukan bahwa siswa yang mendapatkan nilai ≥75 lebih kecil dari ketuntasa klasikal yang dikehendaki yaitu sebanyak 85%. Sementara pada siklus II diperoleh data sebanyak 19 sisa yang mendapat nilai ≥75, dengan presentase ketuntasan klasikal sebanyak 86,36% dan nilai rata-rata hasil belajar siswa 81,81%. Jadi hasil praktikum dari siklus II mengalami peningkatan hasil belajar siswa karena telah mencapai ketuntasan klasikal

yang dikehendaki yaitu 85%. Berdasarkan hasil penelitian tentang penerapan metode praktikum pada mata pelajaran Fiqih khususnya pengurusan jenazah berhasil meningkatkan hasil belajar siswa di MA Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait Lombok Barat Tahun Pelajaran 2019/2020.

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan metode praktikum pada pelajaran fiqih dengan materi pengurusan jenazah dikelas X MA Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait Lombok Barat Tahun pelajaran 2019/2020. Peningkatan dapat dilihat dari perolehan nilai dari hasil evaluasi yang diberikan pada siswa dari setiap akhir siklus I dan siklus II. Adapun data hasil yang didapatkan pada siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 68,18 dan nilai ketuntasan klasikal sebesar 45,45%, sedangkan data yang diperoleh dari hasil perbaikan pada siklus II nilai rata-ratanya sebesar 81,81 dan nilai ketuntasan klasikal sebesar 86,36%.

Perbandingan data yang didapatkan dari kedua siklus tersebut dapat menunjukan peningkatan dari hasil belajar siswa pada tiap siklusnya.

Sehingga peneran metode praktikum pada mata pelajaran fiqih khususnya materi pengurusan jenazah dapat dikatakan berhasil.

B. Saran

Adapun saran yang dapat disampaikan berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan adalah sebagai berikut:

a. Bagi Guru

Dalam pembelajaran fiqih hususnya materi pengurusan jenazah sebaiknya menggunakan metode praktikum sebagai sebuah metode pembelajaran yang akan digunakan pada proses belajar mengajar, sehingga siswa dapat merasakan langung manfaat dari pelajaran tersebut. Agar mata pelajaran fiqih tidak menjadi pelajaran yang membosankan namun justru mata pelajaran fiqih dapat menyenangkan.

2. Bagi Siswa

Diharapkan dapat memudahkan siswa dalam menerima materi yang diberikan sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa

3. Bagi Kepala Sekolah

Hasil penelitian dapat dijadikan referensi dalam mata pelajaran fiqih dan mata pelajaran lainnya dalam menggunakan metode praktikum sebagai salah satu metode yang bagus untuk digunakan

4. Bagi Pemerintah

Diharapkan dapat memberikan perhatian lebih kepada sekolah- sekolah yang berada di daerah terpencil agar dapat terus berkembang dan menghasilkan siswa yang berkualitas

DAFTAR PUSTAKA

Undang-undang RI No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Slameto, Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi. Jakarta: PT Rineka

Cipta, 2003.

Yatim Riyanto, Paradigma Baru Pembelajaran: Sebagai Referensi bagi Pendidik dalam Implementasi Pembelajaran yang Efektif dan Berkualitas. Jakarta:

Kencana, 2009.

Rusman, Model-model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru, (Jakarta: PT.Grafindo Persada, 2012.

Observasi, Kegiatan Belajar Mengajar Fiqih. Pada Tanggal 8 Maret 2019.

Dokumentasi, Lembar Hasil Ulangan Harian Siswa. Dikutip pada tanggal 22 April 2019.

Hamza B. Uno, Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efisien. Jakarta: PT Bumi Aksara, 2007.

Mahjuddin, Masail Al-fiqih. Jakarta: Kalam Mulia, 2012.

Kholidul Adib, Fiqih Progresif:Membangaun NalarFiqih Bervisi Kemanusiaan dalam Jurnal Justisia, Edisi 24 XI 2003.

Kementrian Agama RI, Fiqih (Pendekatan Saintifik Kurikulum 2013. Jakarta:

Kementrian Agama, 2014.

Peraturan Mentri Agama Republik Indonesia No.2 Tahun 2008 Tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah.

Muhibbin, Psikolgi Belajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2004.

Djamarah, Prestasi Hasil Belajar dan Kompetensi Guru. Surabaya: Cendikia, 1994.

Saiful Bahri Djamarah, Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta, 2008.

Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain, Strategi Belajar Mengajar (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta, 2006.

Rusman, Belajar dan Pembelajaran Berbasis Komputer Mengembangkan Prefesionalisme Guru. Bandung: Alfabeta, 2012.

Djamarah Syaiful Bahri, Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta, 2002.

Nurul Hidayati, Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Leraning(CTL) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V MI NW Assyiqoyah Tiwu Buak Paraya Tengah Tahun Pelajaran 2015/2016. Skripsi : UIN Mataram, Mataram, 2016.

Agus Jayadi, “Penerapan Model Pembelajaran CTL dengan Pendekatan Learning Communitty dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Bidang Study Fiqih Pokok Bahasan Sholat Jenazah Kelas X MA Nurul Wathan NW Plambik Kec.Praya Daya Barat Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2013/2014”. Skripsi: UIN Mataram, Mataram, 2014.

Nur Hadiyanta, Jurnal Kependidikan, Volume 43, Nomor 1, Mei 2013.

Suharsimi Arikunto. Suharjono Supardi. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta:

Bumi Aksara, 2007.

Zainal Aqib, Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Yrama Widya, 2006.

Iskandar, Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Referensi, 2012.

Masnur Muslich, Melaksanakan PTK itu Mudah (Classroom Action Reasearch) Pedoman Praktis Bagi Guru Profesional. Jakarta: PT Bumi Aksara. 2009.

Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:

Rineka Cipta, 2006.

Nurkancana,dkk. Evaluasi Hasil Belajar. Surabaya, Usaha Nasional, 1990.

Dokumentasi, MA Rahmatullah AL-Hasan NW, 22 Oktober 2019.

Lampiran Dua, Lembar Observasi, Hari Selasa Tanggal 5 November 2019.

Lampiran satu, Lembar Observasi, Hari Selasa Tanggal 29 Oktober 2019.

LAMPIRAN

Dokumen terkait