• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

D. Rencana Tindakan

1. Siklus I

Adapun hal-hal yang dilakukan pada siklus I adalah:

a. Tahap Perencanaan

Dalam tahap ini, hal-hal yang dilakukan guru dan peneliti adalah:

1.) Guru dan peneliti bersama-sama membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

35 Zainal Aqib, Penelitian Tindakan Kelas, (Bandung: Yrama Widya, 2006), hlm. 12.

2.) Guru dan peneliti mempersiapkan fasilitas dan sarana pendukung yang diperlukan di kelas

3.) Guru dan peneliti mempersiapkan pedoman observasi dan soal- soal tes

4.) Guru melaksanakan simulasi pelaksanaan tindakan perbaikan untuk menguji keterlaksanaan rancangan36

b. Tahap Pelaksanaan Tindakan Kelas

Adapun tahap pelaksanaan tindakan yang dilakukan guru adalah melaksanakan pembelajaran menggunakan metode praktikum dengan RPP yang telah terlampir dengan skenario yang telah disusun berdasarkan tahap perencanaan, diantaranya:

1.) Kegiatan Awal

a) Membuka pembelajaran dengan salam dan berdo’a bersama b) Melakukan kontrol keadaan siswa dengan absensi siswa,

kerapian berpakaian dan posisi tempat duduk

c) Guru memberikan motivasi dan menjelaskan tujuan pembelajaran

d) Membuka pertanyaan komunikatif untuk mengingat materi pelajaran sebelumnya

e) Guru memberikan informasi terhadap apa saja yang harus dilakukan pada saat praktikum

36Ibid., hlm. 30.

f) Siswa dibentuk menjadi 4 kelompok (2 kelompok terdiri dari 5 orang dan 2 kelompok lainnya terdiri dari 6 orang)

g) Kelompok pertama mendapat materi tentang memandikan jenazah, kelompok kedua mendapat materi tentang mengafani jenazah, kelompok ketiga mendapat materi tentang mensholatkan jenazah dan kelompok keempat mendapat materi tentang menguburkan jenazah.

2.) Kegiatan Inti

a.) Guru memberikan gambaran awal tentang materi pengurusan jenazah

b.) Sebelum pelaksanaan kegiatan inti guru memberi kesempatan siswa untuk berdiskusi singkat pada masing-masing materi yang telah diberikan oleh guru bersama kelompok dan guru memantaunya

c.) Siswa melakukan tugas masing-masing sesuai dengan pembagian tugas kelompok

d.) Kelompok satu memperagakan hal-hal yang mereka pahami tentang memandikan jenazah, kelompok dua memperagakan cara mengafani jenazah, kelompok tiga memperagakan tentang mensholatkan jenazah dan kelompok empat memperagakan tentang menguburkan jenazah

e.) Siswa berdiskusi terhadap hasil praktikum sesuai dengan pokok bahasan mereka masing-masing. Kelompok satu

mendiskusikan tentang memandikan jenazah, kelompok dua mendiskusikan tentang mengafani jenazah, kelompok tiga mendiskusikan tentang mensholatkan jenazah dan kelompok empat mendiskusikan tentang menguburkan jenazah

f.) Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kerjanya g.) Masing-masing kelompok memberikan jawaban terhadap

pertanyaan yang dilontarkan oleh kelompok yang lainnya h.) Guru memberikan penugasan kepada siswa untuk bahan

evaluasi 3.) Penutup

a) Siswa memberikan kesimpulan sekitar masalah pengurusan jenazah yang sesuai dengan indikator yang ingin dicapai b) Menutup pembelajaran dengan berdo’a dan salam

c. Tahap Observasi/pengamatan

Observasi yaitu kegiatan pengamatan yang dilakukan oleh peneliti. Pada tahap ini dilakukan observasi tindakan dengan menggunakan lembar observasi. Dimana pada tahap ini peneliti mengobservasi siswa dan guru mata pelajaran fiqih dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, apakah sesuai atau tidak dengan RPP yang dibuat. Observasi tindakan kelas berfungsi untuk mendokumentasikan pengaruh tindakan dan prosesnya.37

37Ibid., hlm. 59.

Adapun kisi-kisi observasi pada aktivitas guru dalam penerapan metode praktikum pada siswa kelas X MA Rahmatullah Al- Hasan NW Kekait Lombok Barat, yaitu:

1) Guru menyiapkan alat bantu seperti LKS 2) Menyiapkan alat evaluasi berupa tes 3) Menyusun RPP

4) Membuka pembelajaran dengan salam dan berdo’a bersama

5) Melakukan kontrol keadaan siswa dengan absensi siswa, kerapian berpakaian dan posisi tempat duduk

6) Guru memberikan motivasi dan menjelaskan tujuan pembelajaran 7) Membuka pertanyaan komunikatif untuk mengingatkan materi

pelajaran sebelumnya

8) Guru memberikan informasi terhadap apa saja yang harus dilakukan siswa pada saat pelaksanaan praktikum

9) Guru membagi siswa menjadi 4 kelompok (2 kelompok terdiri dari 5 orang dan 2 kelompok lainnya terdiri dari 6 orang)

10) Guru memberikan satu sub pembahasan pada masing-masing kelompok

11) Guru melakukan tanya jawab singkat sekitar tugas yang harus dikerjakan oleh setiap kelompok

12) Guru menyediakan alat peraga atau media sebagai sumber belajar mengenai materi pengurusan jenazah

13) Guru memantau jalannya kegiatan pembelajaran dan memberikan perhatian pada masing-masing kelompok

14) Mengatur tata ruang kelas agar lebih kondusif dalam belajar

15) Memusatkan perhatian siswa pada anggota kelompok yang sedang melakukan praktikum

16) Guru memberikan tes formatif

17) Guru memberikan tugas dalam bentuk pekerjaan rumah kepada siswa untuk diserahkan pada pertemuan selanjutnya

18) Guru memberikan kesimpulan terhadap materi pengurusan jenazah 19) Guru memberikan informasi jika nilai yang didapatkan oleh siswa kurang maka akan melakukan perbaikan pada praktikum selanjutnya

20) Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran

Kisi-kisi observasi aktivitas siswa dalam metode praktikum kelas X MA Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait Lombok Barat, yaitu:

1) Siswa berdo’a bersama-sama

2) Memperhatikan guru yang sedang melakukan absensi 3) Merapikan pakaian dan posisi tempat duduk

4) Siswa memiliki keinginan membaca kembali materi yang telah diberikan oleh guru pada pertemuan sebelumnya

5) Siswa bertanya jika ada materi yang belum dipahami

6) Siswa segera membentuk kelompok yang telah dibagikan oleh guru

7) Tiap-tiap kelompok melakukan praktikum dengan bergiliran maju kedepan sesuai dengan urutan kelompok

8) Siswa dengan masing-masing kelompok mempresentasikan hasil praktiknya

9) Kelompok lain memberikan masukan dan saran terhadap kelompok yang sedang melakukan praktikum

10) Siswa menanggapi hasil pembahasan kelompok 11) Siswa sangat senang ketika melakukan praktikum

12) Siswa menjawab soal yang diberikan oleh guru berupa tes 13) Siswa mengumpukan lembar jawaban yang telah diisi 14) Siswa berdo’a bersama untuk menutup pembelajaran d. Tahap Refleksi

Pada tahap ini peneliti mengkaji kekurangan dari tindakan yang dilakukan. Data yang didapat dari hasil observasi dan evaluasi dianalisis kemudian disimpulkan. Jika hasil dari siklus I belum mencapai target minimum maka akan dilanjutkan pada siklus II.

Pembelajaran baru dikatakan berhasil kalau dari keseluruhan siswa telah mencapai target minimum ketuntasan kasikal sebanyak 85%.

Dokumen terkait