• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

E. Pembahasan Hasil Penelitian

Grafik 4.4 Ketuntasan Belajar Murid Kelas IIIA SD Inpres Bontomanai Kecamatan Tamalate Kota Makassar pada Siklus II

Nawawi dalam Susanto (2013: 5) memaparkan mengenai hasil belajar sebagai tingkat keberhasilan murid dalam mempelajari sejumlah materi pelajaran di sekolah yang dinyatakan dalam skor yang diperoleh dari hasil tes mengenal sejumlah materi pelajaran tertentu. Sejalan dengan itu, Wasliman (2007) dalam Susanto (2013:12) mengutarakan bahwa hasil belajar murid dipengaruhi oleh dua hal yakni: (1) Faktor internal yaitu faktor yang bersumber dari dalam diri murid yang mempengaruhi hasil belajarnya, meliputi kecerdasan, minat, perhatian, motivasi belajar, ketekunan, sikap, kebiasaan belajar, kondisi fisik, serta kesehatan, dan (2) Faktor eksternal yaitu faktor yang bersumber dari luar diri murid yang mempengaruhi hasil belajarnya meliputi, keluarga, sekolah, dan masyarakat. (Susanto, 2013: 12)

Berdasarkan teori di atas bahwa, keberhasilan murid dalam belajar banyak dipengaruhi oleh faktor internal yaitu faktor yang bersumber dari dalam diri murid dalam menerima materi pelajaran dan menyelesaikan soal-soal yang diberikan pada setiap akhir pertemuan dan pada evaluasi siklus I dan evaluasi siklus II.

Hasil belajar sangat menentukan kehidupan murid ke depannya, maka dari itu penelitian ini ingin melihat bagaimana aktivitas murid dalam mencapai hasil belajar yang maksimal. Usaha peningkatan aktivitas dan hasil belajar murid sangatlah tidak mudah apalagi kemampuan murid yang berbeda-beda dalam memahami materi pelajaran PKn. Selain itu penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat dapat menurunkaan motivasi dan minat belajar murid sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai secara optimal.

Hasil belajar akan meningkat sejalan dengan meningkatnya aktivitas yang dilaksanakan dalam pembelajaran. Aktivitas belajar diperlihatkan oleh adanya perubahan perilaku sebagai hasil belajar. Perubahan tersebut merupakan data kualitatif yang diperoleh dari lembar observasi pada setiap pertemuan yang dicatat pada tiap siklus. Jika dirata–ratakan maka persentase aktivitas murid pada siklus I sebesar 45,57% dan meningkat menjadi 51,69% pada siklus II.

Berdasarkan hasil pengamatan sikap murid di kelas selama kegiatan belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick ternyata mampu mengubah sikap belajar murid dan dapat meningkatkan aktivitas belajar murid.

Meningkatnya proses belajar mengajar berdampak pada meningkatnya pemahaman murid terhadap materi pelajaran PKn yang diajarkan yang diikuti dengan meningkatnya hasil belajar murid.

Melihat adanya peningkatan hasil belajar murid pada siklus II, hal itu disebabkan oleh aktivitas murid yang sangat berpengaruh di dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini dihentikan disiklus II sesuai dengan pendapat Wiraatmadja (2006:45), bahwa siklus dapat diakhiri apabila apa yang direncanakan sudah berjalan sebagaimana diharapkan dan data yang ditampilkan dapat diamati, serta kondisi kelas dalam pembelajaran sudah stabil dalam arti antara lain, guru sudah mampu dan menguasai keterampilan mengajar yang baru.

(Samsul, 2013: 69).

Berdasarkan hasil penelitian dan uraian pembahasan di atas, diperoleh data bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar PKn.

58 A. Simpulan

Berdasarkan penyajian hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa: melalui model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar PKn pada murid kelas IIIA SD Inpres Bontomanai Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Hal ini dapat dilihat dari jumlah rata–rata hasil observasi aktivitas murid dalam proses pembelajaran pada siklus I 45,57% meningkat menjadi 51,69% pada siklus II. Hasil belajar murid juga meningkat setiap siklus yaitu, pada siklus I rata – rata hasil belajar murid sebesar 67,50 dan meningkat menjadi 77,92 pada siklus II.

B. Saran

Berdasarkan simpulan yang dikemukakan di atas, maka saran yang diajukan oleh peneliti adalah:

Kepada guru diharapkan dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dalam pembelajaran PKn. Selain itu, guru hendaknya mengadakan variasi mengajar dalam pembelajaran PKn karena variasi pembelajaran dapat menumbuhkan semangat dan motivasi belajar dan dapat menghilangkan kejenuhan murid dalam belajar.

Kepada para peneliti selanjutnya, diharapkan dapat melakukan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dalam pembelajaran yang lain yang dapat meningkatkan pemahaman murid dalam belajar.

Aini, I. 2010. Penerapan Model Pembelajaran Inovatif Melalui Metode Talking Stick Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Murid Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VII di SMPN 1 Singosari Malang. Skripsi. Malang:

Fakultas TarbiyahUniversitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Aqib, Zainal. 2013. Model-Model, Media dan Strategi Pembelajaran Kontekstual.

Bandung: Yrama media

Daryanto. 2011. Penelitian Tindakan Kelas Dan Penelitian Tindakan Sekolah.

Yogyakarta: Java Media

Dedi Siswoyo. http://dedi26.blogspot.com/2013/04/pengertian-pembelajaran- menurut-para.html.Diakses tanggal 3 Juli 2014

Mappasoro. 2008. Belajar dan Pembelajaran. Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Mulyasa. 2009. Standar kompetensi dan Sertifikasi guru. Bandung: Remaja Rosdakarya

Mustafa. 2010. Upaya Peningkatan Hasil belajar Belajar Bahasa Indonesia Murid Kelas VB SD Inpres Bontomanai Kecamatan Tamalate Kota Makassar Melalui Pendekatan Kontekstual. Skripsi. FKIP Unismuh Makassar.

Nurochim. 2013. Perencanaan Pembelajaran Ilmu Ilmu Sosial, Jakarta:

Rajagrafindo Persada.

Purwaningsih, Titin. 2013. Upaya Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Murid dengan Menggunakan Model Pembelajaran Talking Stick dan Pemanfaatan Media Power Point Pada Mata Pelajaran IPA Murid Kelas 2 SD Negeri Salatiga 02 Semester II Tahun Pelajaran 2012/2013.

Skripsi.Universitas Satya Wacana Salatiga.

Putri, Oktavia Abrianti 2012. Penggunaan Model Pembelajaran Talking Stick dalam Meningkatan Hasil Belajar PKn bagi Murid Kelas VII-D di SMP Negeri 19 Malang. Skripsi. Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang.

59

Remaja Rosdakarya

Suprijono, Agus. 2013. Cooperatif Learning Teori dan Aplikasi Paikem.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Susanto, Ahmad. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar.

Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Samsul, S. BL. 2014 Meningkatkan Hasil Belajar PKn melalui Metode Simulasi pada Murid Kelas V SD Negeri Bontojai Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. FKIP PGSD. Universitas Muhammadiyah Makassar.

Taniredja, Tukiran. Pujiati, Irma. Nyata, Penelitian Tindakan Kelas.

Bandung:Penerbit Alfabeta

Trianto. 2011. Model – Model Pembelajaran Inovatif Berorentasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka

Wulandari, Satin. 2012. Meningkatkan Hasil Belajar PKn melalui Pendekatan Problem Solving pada Murid Kelas V SD Negeri Pajjaiang Kota Makassar. FKIP PGSD. Universitas Muhammadiyah Makassar.

2. MATERI SIKLUS I DAN II

3. LEMBAR KERJA KELOMPOK (LKK) SIKLUS I DAN SIKLUS II

4. LEMBAR EVALUASI SIKLUS I DAN SIKLUS II

Pertemuan I Siklus I

Satuan Pendidikan : SD Inpres Bontomanai

Tema : Peristiwa

Kelas / Semester : III / II Mata Pelajaran : 1. PKn

2. IPS Alokasi Waktu : 3 x 35 Menit A. Standar Kompetensi

PKn

3. Memiliki harga diri sebagai individu IPS

2. Memahami jenis pekerjaan dan penggunaan uang B. Kompetensi Dasar

PKn

3.1 Mengenal pentingnya memiliki harga diri IPS

2.1 Mengenal jenis-jenis pekerjaan C. Indikator

PKn

3.1.1 Menyebutkan pengertian harga diri IPS

2.1.1 Menyebutkan contoh pekerjaan yang menghasilkan barang (Pedagang, Perajin, dan Petani)

D. Tujuan Pembelajaran

PKn : Murid dapat menyebutkan pengertian harga diri

IPS : Murid dapat menyebutkan contoh pekerjaan yang menghasilkan barang (Pedagang, Perajin, dan Petani)

3. Ketelitian 4. Perhatian 5. Jujur F. Materi Ajar

1. PKn : Pengertian harga diri

2. IPS : Contoh pekerjaan yang menghasilkan barang (Pedagang, Perajin, dan Petani )

G. Model dan Metode Pembelajaran 1. Model Pembelajaran : Talking Stick 2. Metode Pembelajaran : a. Tanya jawab

b. Pemberian Tugas H. Langkah-Langkah Pembelajaran

No. KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENGORGANISASIAN

WAKTU MURID

A KEGIATAN AWAL

- Membaca doa sebelum belajar di pimpin oleh ketua kelas.

- Mengabsen dan mengisi daftar kelas.

- Mempersiapkan materi ajar, model, dan alat peraga.

- Memperingatkan cara duduk yang baik ketika menulis dan membaca.

- Mengulang dan mengingatkan pelajaran yang lalu.

- Memberikan motivasi.

- Menyampaikan kompetensi dasar yang ingin dicapai.

15 menit

Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal

- Guru membagi murid ke dalam beberapa kelompok secara heterogen, tiap kelompok terdiri dari 6 murid

- Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari

2. Elaborasi

- Guru memberikan kesempatan kepada murid untuk membaca dan mempelajari materi.

- Setelah selesai membaca materi/buku pelajaran dan mempelajarinya, murid menutup bukunya.

- Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada murid

- Guru memberikan pertanyaan kepada murid, murid yang memegang tongkat tersebut harus menjawab, demikian seterusnya sampai sebagian besar murid mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan dari guru

3. Konfirmasi

- Guru bertanya tentang hal-hal yang belum diketahui peserta didik.

Klasikal

Klasikal

Klasikal

Klasikal Individu

Individu

Klasikal

C. KEGIATAN AKHIR

- Guru memberikan reflleksi dengan memberikan informasi pembelajaran berikutnya.

- Guru bersama murid memberikan kesimpulan materi pembelajaran.

- Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa sesudah belajar.

15 Menit

Klasikal

Klasikal Klasikal

Buku IPS Kelas 3, PT Gelora Aksara Pratama, 2012 BSE, PT. Cakra Media, 2009

BSE, PT. Pustaka Insan Madani 2009 J. Penilaian

1. Teknik Penilaian : Tes 2. Bentuk Instrumen : Essay 3. Soal Instrument : Terlampir

2. Apabila jawaban nomor 2 benar 20 3. Apabila jawaban nomor 3 benar 20 4. Apabila jawaban nomor 4 benar 20 5. Apabila jawaban nomor 5 benar 20

Jumlah Skor Perolehan 100

Pedoman Penilaian = x 100 = Nilai Perolehan

Makassar, 6 Januari 2015 Peneliti,

Muhammad Nur Jamal NIM. 10540 04179 10 Mengetahui,

Kepala Sekolah Guru Kelas IIIA

Tuti Rahmawati, S.Pd Nuraeni, S.Pd

NIP. 19570116 197801 2 002 NIP. 19610908 198206 2 002

Pertemuan II Siklus I

Satuan Pendidikan : SD Inpres Bontomanai

Tema : Peristiwa

Kelas / Semester : III / II Mata Pelajaran : 1. PKn

2. IPS Alokasi Waktu : 3 x 35 Menit A. Standar Kompetensi

PKn

3. Memiliki harga diri sebagai individu IPS

2. Memahami jenis pekerjaan dan penggunaan uang B. Kompetensi Dasar

PKn

3.1 Mengenal pentingnya memiliki harga diri IPS

2.1 Mengenal jenis-jenis pekerjaan C. Indikator

PKn

3.1.2 Menyebutkan pentingnya memiliki harga diri IPS

2.1.2 Menyebutkan contoh pekerjaan yang menghasilkan barang (Nelayan, dan Peternak)

D. Tujuan Pembelajaran

PKn : Murid dapat menyebutkan pentingnya memiliki harga diri

IPS : Murid dapat menyebutkan contoh pekerjaan yang menghasilkan barang (Nelayan dan Peternak)

E. Karakter Murid Yang Diharapkan

4. Perhatian 5. Jujur F. Materi Ajar

1. PKn : Pentingnya memiliki harga diri

2. IPS : Contoh pekerjaan yang menghasilkan barang (Nelayan dan Peternak)

G. Model dan Metode Pembelajaran 1. Model Pembelajaran : Talking Stick 2. Metode Pembelajaran : a. Tanya jawab

b. Pemberian Tugas H. Langkah-Langkah Pembelajaran

No. KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENGORGANISASIAN

WAKTU MURID

A KEGIATAN AWAL

- Membaca doa sebelum belajar di pimpin oleh ketua kelas.

- Mengabsen dan mengisi daftar kelas.

- Mempersiapkan materi ajar, model, dan alat peraga.

- Memperingatkan cara duduk yang baik ketika menulis dan membaca.

- Mengulang dan mengingatkan pelajaran yang lalu.

- Memberikan motivasi.

- Menyampaikan kompetensi dasar yang ingin dicapai.

15 menit

Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal

B KEGIATAN INTI 75 Menit

kelompok secara heterogen, tiap kelompok terdiri dari 6 murid

- Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari

2. Elaborasi

- Guru memberikan kesempatan kepada murid untuk membaca dan mempelajari materi.

- Setelah selesai membaca materi/buku pelajaran dan mempelajarinya, murid menutup bukunya.

- Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada murid

- Guru memberikan pertanyaan kepada murid, murid yang memegang tongkat tersebut harus menjawab, demikian seterusnya sampai sebagian besar murid mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan dari guru

3. Konfirmasi

- Guru bertanya tentang hal-hal yang belum diketahui peserta didik.

Klasikal

Klasikal Klasikal

Individu Individu

Klasikal

C. KEGIATAN AKHIR

- Guru memberikan reflleksi dengan memberikan informasi pembelajaran berikutnya.

- Guru bersama murid memberikan kesimpulan materi pembelajaran.

- Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa sesudah belajar.

15 Menit

Klasikal

Klasikal Klasikal

Buku IPS Kelas 3, PT Gelora Aksara Pratama, 2012 BSE, PT. Cakra Media, 2009

BSE, PT. Pustaka Insan Madani 2009 J. Penilaian

1. Teknik Penilaian : Tes 2. Bentuk Instrumen : Essay 3. Soal Instrument : Terlampir

2. Apabila jawaban nomor 2 benar 20 3. Apabila jawaban nomor 3 benar 20 4. Apabila jawaban nomor 4 benar 20 5. Apabila jawaban nomor 5 benar 20

Jumlah Skor Perolehan 100

Pedoman Penilaian = x 100 = Nilai Perolehan

Makassar, 8 Januari 2015 Peneliti,

Muhammad Nur Jamal NIM. 10540 04179 10 Mengetahui,

Kepala Sekolah Guru Kelas IIIA

Tuti Rahmawati, S.Pd Nuraeni, S.Pd

NIP. 19570116 197801 2 002 NIP. 19610908 198206 2 002

Pertemuan III Siklus I

Satuan Pendidikan : SD Inpres Bontomanai

Tema : Peristiwa

Kelas / Semester : III / II Mata Pelajaran : 1. PKn

2. IPS Alokasi Waktu : 3 x 35 Menit A. Standar Kompetensi

PKn

3. Memiliki harga diri sebagai individu IPS

2. Memahami jenis pekerjaan dan penggunaan uang B. Kompetensi Dasar

PKn

3.2 Memberi contoh bentuk harga diri seperti menghargai diri sendiri, mengakui kelebihan dan kekurangan diri sendiri dan lain - lain IPS

2.1 Mengenal jenis-jenis pekerjaan C. Indikator

PKn

3.2.1 Menjelaskan cara menghargai diri sendiri dan orang lain IPS

2.1.3 Menyebutkan contoh pekerjaan yang menghasilkan jasa (Penjahit, Guru, dan Perawat)

D. Tujuan Pembelajaran

PKn : Murid dapat menjelaskan cara menghargai diri sendiri dan orang lain IPS : Murid dapat menyebutkan contoh pekerjaan yang menghasilkan jasa

(Penjahit, Guru, dan Perawat)

3. Ketelitian 4. Perhatian 5. Jujur F. Materi Ajar

1. PKn : Cara menghargai diri sendiri dan orang lain

2. IPS : Contoh pekerjaan yang menghasilkan jasa (Penjahit, Guru, dan Perawat)

G. Model dan Metode Pembelajaran 1. Model Pembelajaran : Talking Stick 2. Metode Pembelajaran : a. Tanya jawab

b. Pemberian Tugas H. Langkah-Langkah Pembelajaran

No. KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENGORGANISASIAN

WAKTU MURID

A KEGIATAN AWAL

- Membaca doa sebelum belajar di pimpin oleh ketua kelas.

- Mengabsen dan mengisi daftar kelas.

- Mempersiapkan materi ajar, model, dan alat peraga.

- Memperingatkan cara duduk yang baik ketika menulis dan membaca.

- Mengulang dan mengingatkan pelajaran yang lalu.

- Memberikan motivasi.

- Menyampaikan kompetensi dasar yang ingin dicapai.

15 menit

Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal

- Guru membagi murid ke dalam beberapa kelompok secara heterogen, tiap kelompok terdiri dari 6 murid

- Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari

2. Elaborasi

- Guru memberikan kesempatan kepada murid untuk membaca dan mempelajari materi.

- Setelah selesai membaca materi/buku pelajaran dan mempelajarinya, murid menutup bukunya.

- Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada murid

- Guru memberikan pertanyaan kepada murid, murid yang memegang tongkat tersebut harus menjawab, demikian seterusnya sampai sebagian besar murid mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan dari guru

3. Konfirmasi

- Guru bertanya tentang hal-hal yang belum diketahui peserta didik.

Klasikal

Klasikal

Klasikal

Klasikal Individu

Individu

Klasikal

C. KEGIATAN AKHIR

- Guru memberikan reflleksi dengan memberikan informasi pembelajaran berikutnya.

- Guru bersama murid memberikan kesimpulan materi pembelajaran.

- Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa sesudah belajar.

15 Menit

Klasikal

Klasikal Klasikal

Buku IPS Kelas 3, PT Gelora Aksara Pratama, 2012 BSE, PT. Cakra Media, 2009

BSE, PT. Pustaka Insan Madani 2009 J. Penilaian

1. Teknik Penilaian : Tes 2. Bentuk Instrumen : Essay 3. Soal Instrument : Terlampir

2. Apabila jawaban nomor 2 benar 20 3. Apabila jawaban nomor 3 benar 20 4. Apabila jawaban nomor 4 benar 20 5. Apabila jawaban nomor 5 benar 20

Jumlah Skor Perolehan 100

Pedoman Penilaian = x 100 = Nilai Perolehan

Makassar, 13 Januari 2015 Peneliti,

Muhammad Nur Jamal NIM. 10540 04179 10 Mengetahui,

Kepala Sekolah Guru Kelas IIIA

Tuti Rahmawati, S.Pd Nuraeni, S.Pd

NIP. 19570116 197801 2 002 NIP. 19610908 198206 2 002

Pertemuan IV Siklus I

Satuan Pendidikan : SD Inpres Bontomanai

Tema : Peristiwa

Kelas / Semester : III / II Mata Pelajaran : 1. PKn

2. IPS Alokasi Waktu : 3 x 35 Menit A. Standar Kompetensi

PKn

3. Memiliki harga diri sebagai individu IPS

2. Memahami jenis pekerjaan dan penggunaan uang B. Kompetensi Dasar

PKn

3.2 Memberi contoh bentuk harga diri seperti menghargai diri sendiri, mengakui kelebihan dan kekurangan diri sendiri dan lain - lain IPS

2.1 Mengenal jenis-jenis pekerjaan C. Indikator

PKn

3.2.2 Menyebutkan cara menghargai kelebihan dan kekurangan orang lain IPS

2.1.4 Menyebutkan contoh pekerjaan yang menghasilkan jasa (Arsitek dan Sopir)

D. Tujuan Pembelajaran

PKn : Murid dapat menyebutkan cara menghargai kelebihan dan kekurangan orang lain

1. Disiplin 2. Keberanian 3. Ketelitian 4. Perhatian 5. Jujur F. Materi Ajar

1. PKn : Cara menghargai kelebihan dan kekurangan orang lain

2. IPS : Contoh pekerjaan yang menghasilkan jasa (Arsitek dan Sopir) G. Model dan Metode Pembelajaran

1. Model Pembelajaran : Talking Stick 2. Metode Pembelajaran : a. Tanya jawab

b. Pemberian Tugas H. Langkah-Langkah Pembelajaran

No. KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENGORGANISASIAN

WAKTU MURID

A KEGIATAN AWAL

- Membaca doa sebelum belajar di pimpin oleh ketua kelas.

- Mengabsen dan mengisi daftar kelas.

- Mempersiapkan materi ajar, model, dan alat peraga.

- Memperingatkan cara duduk yang baik ketika menulis dan membaca.

- Mengulang dan mengingatkan pelajaran yang lalu.

- Memberikan motivasi.

- Menyampaikan kompetensi dasar yang ingin

15 menit

Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal

- Guru menyiapkan sebuah tongkat

- Guru membagi murid ke dalam beberapa kelompok secara heterogen, tiap kelompok terdiri dari 6 murid

- Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari

2. Elaborasi

- Guru memberikan kesempatan kepada murid untuk membaca dan mempelajari materi.

- Setelah selesai membaca materi/buku pelajaran dan mempelajarinya, murid menutup bukunya.

- Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada murid

- Guru memberikan pertanyaan kepada murid, murid yang memegang tongkat tersebut harus menjawab, demikian seterusnya sampai sebagian besar murid mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan dari guru

3. Konfirmasi

- Guru bertanya tentang hal-hal yang belum diketahui peserta didik.

Klasikal Klasikal

Klasikal

Klasikal Klasikal Individu Individu

Klasikal

C. KEGIATAN AKHIR

- Guru memberikan reflleksi dengan memberikan informasi pembelajaran berikutnya.

- Guru bersama murid memberikan kesimpulan materi pembelajaran.

15 Menit

Klasikal

Klasikal

I. Alat dan Sumber Belajar 1. Alat Belajar : Tongkat

2. Sumber Belajar : Buku Mahir PKn Kelas 3 SD, PT. Putra Nugraha Buku IPS Kelas 3, PT Gelora Aksara Pratama, 2012 BSE, PT. Cakra Media, 2009

BSE, PT. Pustaka Insan Madani 2009 J. Penilaian

1. Teknik Penilaian : Tes 2. Bentuk Instrumen : Essay 3. Soal Instrument : Terlampir

2. Apabila jawaban nomor 2 benar 20 3. Apabila jawaban nomor 3 benar 20 4. Apabila jawaban nomor 4 benar 20 5. Apabila jawaban nomor 5 benar 20

Jumlah Skor Perolehan 100

Pedoman Penilaian = x 100 = Nilai Perolehan

Makassar, 15 Januari 2015 Peneliti,

Muhammad Nur Jamal NIM. 10540 04179 10 Mengetahui,

Kepala Sekolah Guru Kelas IIIA

Tuti Rahmawati, S.Pd Nuraeni, S.Pd

NIP. 19570116 197801 2 002 NIP. 19610908 198206 2 002

Pertemuan I Siklus II

Satuan Pendidikan : SD Inpres Bontomanai

Tema : Peristiwa

Kelas / Semester : III / II Mata Pelajaran : 1. PKn

2. IPS Alokasi Waktu : 3 x 35 Menit A. Standar Kompetensi

PKn

3. Memiliki harga diri sebagai individu IPS

2. Memahami jenis pekerjaan dan penggunaan uang B. Kompetensi Dasar

PKn

3.3 Menampilkan perilaku yang mencerminkan harga diri IPS

2.2 Memahami pentingnya semangat kerja C. Indikator

PKn

3.3.1 Menyebutkan contoh perilaku memiliki harga diri di lingkungan keluarga

IPS

2.2.1Menyebutkan cara menghargai pekerjaan orang lain D. Tujuan Pembelajaran

PKn : Murid dapat menyebutkan contoh perilaku memiliki harga diri di lingkungan keluarga

IPS : Murid dapat menyebutkan cara menghargai pekerjaan orang lain E. Karakter Murid Yang Diharapkan

4. Perhatian 5. Jujur F. Materi Ajar

1. PKn : Contoh perilaku yang mencerminkan harga diri di lingkungan keluarga

2. IPS : Cara menghargai pekerjaan orang lain G. Model dan Metode Pembelajaran

1. Model Pembelajaran : Talking Stick 2. Metode Pembelajaran : a. Tanya jawab

b. Pemberian Tugas H. Langkah-Langkah Pembelajaran

No. KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENGORGANISASIAN

WAKTU MURID

A KEGIATAN AWAL

- Membaca doa sebelum belajar di pimpin oleh ketua kelas.

- Mengabsen dan mengisi daftar kelas.

- Mempersiapkan materi ajar, model, dan alat peraga.

- Memperingatkan cara duduk yang baik ketika menulis dan membaca.

- Mengulang dan mengingatkan pelajaran yang lalu.

- Memberikan motivasi.

- Menyampaikan kompetensi dasar yang ingin dicapai.

15 menit

Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal

- Guru membagi murid ke dalam beberapa kelompok secara heterogen, tiap kelompok terdiri dari 6 murid

- Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari

2. Elaborasi

- Guru memberikan kesempatan kepada murid untuk membaca dan mempelajari materi.

- Setelah selesai membaca materi/buku pelajaran dan mempelajarinya, murid menutup bukunya.

- Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada murid

- Guru memberikan pertanyaan kepada murid, murid yang memegang tongkat tersebut harus menjawab, demikian seterusnya sampai sebagian besar murid mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan dari guru

3. Konfirmasi

- Guru bertanya tentang hal-hal yang belum diketahui peserta didik.

Klasikal

Klasikal

Klasikal

Klasikal Individu

Individu

Klasikal

C. KEGIATAN AKHIR

- Guru memberikan reflleksi dengan memberikan informasi pembelajaran berikutnya.

- Guru bersama murid memberikan kesimpulan materi pembelajaran.

- Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa sesudah belajar.

15 Menit

Klasikal

Klasikal Klasikal

Buku IPS Kelas 3, PT Gelora Aksara Pratama, 2012 BSE, PT. Cakra Media, 2009

BSE, PT. Pustaka Insan Madani 2009

J. Penilaian

1. Teknik Penilaian : Tes 2. Bentuk Instrumen : Essay 3. Soal Instrument : Terlampir

2. Apabila jawaban nomor 2 benar 20 3. Apabila jawaban nomor 3 benar 20 4. Apabila jawaban nomor 4 benar 20 5. Apabila jawaban nomor 5 benar 20

Jumlah Skor Perolehan 100

Pedoman Penilaian = x 100 = Nilai Perolehan

Makassar, 20 Januari 2015 Peneliti,

Muhammad Nur Jamal NIM. 10540 04179 10 Mengetahui,

Kepala Sekolah Guru Kelas IIIA

Tuti Rahmawati, S.Pd Nuraeni, S.Pd

NIP. 19570116 197801 2 002 NIP. 19610908 198206 2 002

Pertemuan II Siklus II

Satuan Pendidikan : SD Inpres Bontomanai

Tema : Peristiwa

Kelas / Semester : III / II Mata Pelajaran : 1. PKn

2. IPS Alokasi Waktu : 3 x 35 Menit A. Standar Kompetensi

PKn

3. Memiliki harga diri sebagai individu IPS

2. Memahami jenis pekerjaan dan penggunaan uang B. Kompetensi Dasar

PKn

3.3 Menampilkan perilaku yang mencerminkan harga diri IPS

2.2 Memahami pentingnya semangat kerja C. Indikator

PKn

3.3.2 Menyebutkan contoh perilaku memiliki harga diri di lingkungan sekolah dan masyarakat

IPS

2.2.2 Menyebutkan pentingnya semangat kerja D. Tujuan Pembelajaran

PKn : Murid dapat menyebutkan contoh perilaku memiliki harga diri di lingkungan sekolah dan masyarakat

IPS : Murid dapat menyebutkan pentingnya semangat kerja E. Karakter Murid Yang Diharapkan

4. Perhatian 5. Jujur F. Materi Ajar

1. PKn : Contoh perilaku yang mencerminkan harga diri di lingkungan sekolah dan masyarakat

2. IPS : Pentingnya semangat kerja G. Model dan Metode Pembelajaran

1. Model Pembelajaran : Talking Stick 2. Metode Pembelajaran : a. Tanya jawab

b. Pemberian Tugas H. Langkah-Langkah Pembelajaran

No. KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENGORGANISASIAN

WAKTU MURID

A KEGIATAN AWAL

- Membaca doa sebelum belajar di pimpin oleh ketua kelas.

- Mengabsen dan mengisi daftar kelas.

- Mempersiapkan materi ajar, model, dan alat peraga.

- Memperingatkan cara duduk yang baik ketika menulis dan membaca.

- Mengulang dan mengingatkan pelajaran yang lalu.

- Memberikan motivasi.

- Menyampaikan kompetensi dasar yang ingin dicapai.

15 menit

Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal Klasikal

B KEGIATAN INTI 75 Menit

Dokumen terkait