BAB IV HASIL PENELTIAN DAN PEMBAHASAN
E. Pembahasan
Berdasarkan hasil pengujian secara parsial variable evaluasi guru, evaluasi sekolah dan evaluasi siswa berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap pembelajaran Online di SDN 160 Mulyorejo II. Penjelasan masing-masing pengaruh variabel dijelaskan sebagai berikut:
a. Evaluasi Guru terhadap pembelajaran Online
Para guru dan siswa juga mengalami kesulitan selama masa pandemic karna hasil pembelajaran siswa tidak mengalami peningkatan dan kesulitan dalam mengejar ketinggalan pembelajaran dan sulitnya komunikasi antar wali
siswa dan guru yang terkait. Mengalami situasi yang sama-sama tidak menguntungkan antara satu dan lainnya. Bahkan orang tua wali siswa juga mengalami hal yang serupa karna tidak bisa mendampingi para anak-anaknya selama belajar karna memiliki tanggung jawab yang lain yang harus dilakukan seperti bekerja, mengurus rumah dan sebagainnya.
b. Evaluasi Sekolah terhadap pembelajaran Online
Para guru berharap sekolah lebih membuka koneksi lebih luas dengan mitra lain (seperti memberikan pelatihan lebih sering) dalam peningkatan kualitas pembelajaran daring di SDN 160 Mulyorejo II. Dalam pemenuhan kebutuhan selama masa pembelajaran daring walaupun dengan beberapa kesulitan juga yang dialami dengan tidak adanya kegiatan sekolah selama masa pandemic berlangsung yang membuat sekolah menjadi sepi karna ketridakhadiran para siswanya. Dengan metode pembelajaran daring, yang memungkinkan para guru harus lebih sering memperhatikan gawai dan laptop untuk memperhatikan pembelajaran yang akan di berikan kepada para siswanya.
c. Evaluasi Siswa terhadap pembelajaran Online
Evaluasi siswa dimana sebagian besar para guru harus mempersiapkan proses pembelajaran dengan melalui video-video yang menarik dan interaktif sehingga membuat para siswa bisa semakin bersemangat mengerjakan tugas selama masa pembelajaran daring yang dilakukan di SDN 160 Mulyorejo II.
Dengan demikian tingkat stress akan mengalami penuruan bagi siswanya dan para guru juga akan dengan mudah memberikan penilaian akhir. Tingkat
stress yang dialami baik guru dan siswa juga terjadi dengan ketidakstabilan jadwal dan pemenuhan tugas yang tidak semua siswa mengumpulkan sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Sehingga harus terjalin komunikasi yang baik antara guru, siswa dan orang tua siswa.
d. Pembelajaran Online
Pembelajaran online yang dilakukan di SDN 160 Mulyorejo II memberikan beberapa respon yang tidak sesuai yang diharapakan. Seperti para guru yang memiliki usia lanjut yang kesulitan menguasai media paltfrom yang tersedia untuk melakukan pembelajaran online kepada para siswa.
Keterbatasan orang tua untuk selalu mengawasi pembelajaran anak-anaknya karna kesibukan yang dialami juga menjadi faktor pemicu keterlambatan dalam pengumpulan tugas. Daerah pedesaan yang tidak semua memiliki kualitas jaringan yang bagus, pemadam listrik yang juga sering terjadi serta keadaan ekonomi setiap para orang tua yang berbeda-beda untuk memberikan kuota data bahkan tidak memiliki smartphone untuk menunjang pembelajaran online menjadi kendala besar yang di rasakan.
75 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Penelitian ini dimaksud untuk mengetahui pengaruh evaluasi guru, evaluasi sekolah dan evaluasi siswa terhadap pembelajaran online di SDN 160 Mulyorejo II . Berdasarkan hasil uraian penelitian dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan dari penelitian adalah:
1. Evaluasi guru memberikan gambaran tentang bagiaman kesulitan yang dialami selama masa pembelajaran daring dilihat dari hasil angket penelitian dimana guru tetap memberikan kemampuan maksimal selama pembelajaran daring sesuai dengan kewajiban dan tanggung jawab yang diberikannya.
Peran aktif yang diharapkan dari para siswa seperti pembelajaran normal dilakukan tidak bisa seperti sedia kala karna keterbatasan waktu dan tempat yang berbeda. Pengumpulan tugas yang diberikan batasan waktu memberikan beberapa ketidaksamaan suara dengan orang tua dan siswa karna tugas diberikan bukan hanya satu tapi ada beberapa dari mata kuliah lain sehingga terjadi pembagian waktu untuk mengerjakan tugas yang diberikan. Pembelajaran online yang dilakukan membuat ketidakstabilan nilai pada siswa bahkan untuk mempertahankan nilai yang sebelumnyan dianggap sulit untuk dilakukan. Bentuk komunikasi antara guru dan para wali siswa menjadi lebih sering dilakukan untuk mengetahui bagaimana keaktifan dan kemampuan anak-anaknya selama pembelajaran daring
dilakukan dan juga untuk mengantisipasi terjadinya kesalahan informasi yang sering terjadi dikalangan orang tua dan para guru.
2. Evaluasi sekolah dimana para guru mengharapkan pihak sekolah lebih memberikan perhatian dalam sarana dan prasarana bagi para guru dan para siswa selama pembelajaran daring seperti pelatihan dalam mengevaluasi kinerja para guru selama masa pembelajaran daring. Sedangkan para siswa mengharapkan subsidi bantuan kuota data yang sesuai selama pembelajaran daring dilakukan. Keterbukaan para guru dengan membuka ruang diskusi untuk membantu pengurangan tingkat stress dengan metode saling membantu dan memberikan solusi jika terjadi permasalah selama masa pembelajaran daring dilakukan. Ruang diskusi yang dibuka bisa membuat para guru bisa meluangkan masalah yang dihadapi dalam pembelajaran online, bisa membuat sedikit menghilangkan ketegangan dan mencoba mencari solusi dari permasalah yang dihadapi.
3. Evaluasi siswa diharapkan para guru bisa menguasai era plafrom yang tersedia sehingga bisa memberikan pelatihan bagi siswa bahkan orang tua siswa untuk bisa juga menggunakan platfrom yang akan digunakan selama pembelajaran daring dilakukan. Video pembelajaran yang kretif dan interaktif menjadi salah satu metode yang harus diterapakan bagi para guru selama pembelajaran daring untuk memberikan semangat dan motivasi sehingga para siswa tidak merasa bosan selama pembelajaran maupun selama mengerjakan tugas yang diberikan. Guru dituntut menjadi terbuka
untuk mau berkomunikasi dengan para orang tua siswa maupun orang tua yang di harapkan bisa lebih sering berkomunikasi dengan para guru yang terkait untuk mengikuti perkembangan kemampuan anak-anaknya. Penilaian yang objektif diharapkan dari para guru untuk memberikan nilai yang sesuai dengan kemampuan setiap anak didiknya seperti keaktifan dalam pembelajaran, ketepatan waktu pengunpulan tugas, kemampuan menyelesaikan dan menganalisis materi yang diberikan. Motivasi dari semua pihak sangat diharapakan untuk sering diberikan kepada apara siswa dan para guru untuk tetap semangat melakukan pembelajaran daring.
4. Pembelajaran daring menjadi metode pembelajaran yang baru dilakukan sehingga beberapa kesulitan terjadi. Metode pembelajaran yang menyenangkan menjadi solusi terbaik untuk dilakukan dengan tidak mengitimidasi salah satu pihak. Memberikan durasi waktu yang tepat untuk pembelajaran dan waktu istirahat yang cukup sehingga siswa tidak merasa terbebani dan stress selama pembelajaran dilakukan. Orang tua siswa juga harus selalu mendampingi anak-anaknya selama pembelajaran online dilakukan. Kesalahan dalam pembelajaran online seperti keterlambatan dalam memasuki ruaang pembelajaran, kesalahan dalam menangkap informasi yang diberikan harus selalu di perhatikan. Guru mengharapkan pengumpulan tugas dilakukan tepat waktu namun beberapa orang tua tidak menyetujui hal tersebut karna mereka butuh tambahan waktu untuk membantu anak-anaknya menyelesaikan tugasnya diluar dari kegiatan yang
dilakukan orang tua seperti bekerja dan menyelesaikan pekerjaan rumah tangga.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh pengaruh evaluasi guru, evaluasi sekolah dan evaluasi siswa terhadap pembelajaran online di SDN 160 Mulyorejo II maka peneliti memberikan saran yaitu:
1. Sekolah bisa lebih terbuka untuk memberikan dan menyediakan sarana dan prasaran yang memadai selama pembelajaran daring dilakukan.
2. Memberikan kebebasan untuk para guru mengambil masa istirahatnya agar tidak mengalami strees dengan tetap menjalankan tanggung jawab yang diberikan.
3. Guru tidak melaukukan intimidasi ataupun memuntut bahkan menegur dengan tidak baik jika terjadi kesalahan dalam proses pembelajaran terhadap para siswanya.
4. Memberikan hasil yang sesuai dengan kemampuan para siswa dengan tidak memihak salah satu ataupun beberapa siswa dilihat dari segi pekerjaan orang tua dan sebagianya.
5. Bersama menciptakan komunikasi yang baik antara guru, siswa dan orang tua siswa agar tidak terjadi kesalahpaham dan bersama memberikan dorongan motivasi agar tetap semangat dalam belajar walaupun dengan situasi yang berbeda.
DAFTAR PUSTAKA
Asmuni. (2020). Jurnaogy :Problematika pembelajaran daring dimasa pandemi covid-19 dan solusi pemecahannya. 7(4), 281–288.
Asmuni, A. (2020). Problematika Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 dan Solusi Pemecahannya. Jurnal Paedagogy, 7(4), 281
Ariesca, Yuni., Nurul Kemala Dewi,. & Heri setiawan. (2020). Analisis Kesulitan Guru Pada pembelajaran Berbasis Online Di SDN Se Kecamatan Maluk Asriyanti, S. (2020). Pengelolaan pembelajaran daring selama pandemi covid 19
di SDLB Muhammadiyah Surya Gemilang Banyubiru. Jurnal Pendidikan, 1–
130.
Halimah, Nur. (2017). Telaah Komponen Dan Pendekatan Pengembangan Kurikulum
Hanafi, Muh Sain. (2014). Konsep Belajar dan Mengajar
Harjali. (2016). Implementasi Evaluasi Kinerja Guru Di MA Al-Islam Joresan Mlarak Ponorogo
Herlina, Nina. (2019). Manajemen Pembelajaran Daring Di Perguruan Tinggi Pada Masa Pandemi Covid-19
Hikmah, Nurul. (2020). Manajemen Implemtasi Kurikulum 2013 Pendidikan Agama Islam (Pai) pada MAN 2 Model Banjarmasin Dan SMAN 1 Banjarmasin
Hisyam Djihad, Suyata. (2020). Evaluasi pelaksanaa pendidikan sekolah menengah umum (SMU) unggul di SMU Negri Yogyakarta
MAHIRAH B, (2017). Evaluasi Belajar Peserta Didik (Siswa). Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(2), 257–267.
https://doi.org/10.24252/idaarah.v1i2.4269
Nuriyah, N. (2014). Evaluasi pembelajaran: Sebuah Kajian Teori. Jurnal Edueksos, 3(1), 73–86. https://doi.org/10.1165/rcmb.2013-0411OC
Olfa, Ein Maria (2019). Pengaruh Model Belajar MURDER Terhadap Penguasaan Peserta Didik di MTs PP Tunas Harapan Tembilahan
Pade, Apriadi & Muhammad Darwis Dasopang. (2017). Belajar Dan Pembelajaran
Puspita, Ayu & Triana Rosalina Noor. (2020). Optimalisasi Manajemen Pembelajaran Daring dalam Meningkatkan Adversity Quotient (AQ) Siswa Selama Pandemi Covid-19
Sadikin, A., & Hamidah, A. (2020). Pembelajaran Daring di Tengah Wabah Covid-19 ( Online Learning in the Middle of the Covid-19 Pandemic ). 6(1), 214–224.
Saifulloh, A. M., & Darwis, M. (2020). Dalam Meningkatkan Efektivitas Proses Belajar Mengajar Di Masa Pandemi Covid-19. 03, 2–27.
Setemen, K. (2010). Pengembangan Evaluasi Pembelajaran Online. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 43(3), 207–214.
Sunardi, D. (2020). Hubungan Meningkatnya Hasil Belajar Siswa SMP dengan Penerapan Media Evaluasi Pembelajaran Inovatif Quizizz. January.
Sulistyo, Ryan.,& Fitri Alyani. (2021). Analisis Kesulitan Peserta Didik dalam Pembelajaran Daring Matematika di Masa pandemi COVID-19
Triatna, Cepi. (2018) Evaluasi Kinerja Guru Dan Upaya Penjaminan Mutu Sekolah
Yudiawan, Agus. (2020). Belajar Bersama Covid 19: Evaluasi Pembelajaran Daring Era Pandemi Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, Papua Barat
Yusuf, Andi Ujang. (2018). Kebutuhan Ilmu Manajemen Pendidikan Islam Dalam Menjawab Tantangan Era Revolusi 4.0
LAMPIRAN 1 : KOESIONER
KUISIONER IDENTITAS RESPONDEN :
Nama :
Umur :
Jenis kelamin : Pria/Wanita Jabatan` :
Petunjuk Pengisian : Berilah tanda centang (√) pada kotak alternatife jawaban yang dianggap paling sesuai dengan jawaban pilihan anda.
Jawaban : Skor :
Sangat Setuju (SS) 5
Setuju (S) 4
Kurang Setuju (KS) 3
Tidak Setuju (TS) 2
Sangat Tidak Setuju (STS) 1
1. Evaluasi Guru (X1)
No Pertanyaan SS S KS TD STS Index
Nilai 1. Siswa sangat aktif dalam proses
pembelajaran online yang dilakukan di SDN 160 Mulyorejo II.
2. Hasil evaluasi belajar daring siswa meningkat dalam pembelajaran daring di SDN 160 Mulyorejo II.
3. Komunikasi wali siswa dengan guru berjalan dengan baik saat pembelajaran daring.
4. Siswa-siswa SDN 160 Mulyorejo II tidak banyak mengalami kesulitan dalam pembelajaran daring.
5. Sebagai guru tidak mengalami kesulitan dalam menjalankan pembelajaran daring.
2. Evaluasi Sekolah (X2)
No Pertanyaan SS S KS TD STS Index
Nilai 1. Sekolah memiliki sarana dan prasarana
yang mendukung proses pembelajaran daring.
2. Tenaga pendidik dan nonpendidik memiliki kompetensi yang mendukung pembelajaran daring yang dilakukan.
3. Pihak sekolah memberikan pelatihan peningkatan kompetensi guru-guru dalam peningkatan kualitas pembelajaran daring
4. Sekolah memberikan ruang diskusi untuk berbagi pengalaman pembelajaran daring
5. Sekolah memberikan ruang komunikasi bagi wali kelas dan pihak mitra lain dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran daring.
3. Evalausi Siswa (X3)
No Pertanyaan SS S KS TD STS Index
Nilai 1. Guru-guru memiliki kompetensi yang
baik dalam menggunakanberbagai platform digital pembelajaran (seperti zoom, quizizz, ruang guru dll)
2. Guru memberikan video pembelajaran yang menarik dan interaktif
3. Guru sangat mudah di hubungi untuk konsultasi selama pembelajaran daring 4. Guru selalu memberikan motivasi belajar dalam masa pembelajaran daring.
5. Guru sangat objektif dalam memberikan penilaian akhir dalam masa pembbelajaran daring dilakukan.
4. Pembelajaran Online (Y)
No Pertanyaan SS S KS TD STS Index
Nilai 1. Memberikan metode pembelajaran
yang mudah dipahami oleh siswanya 2. Durasi waktu belajar yang diberikan
sesuai dengan kebutuhan peserta didik 3. Guru memberitahukan kekurangan
yang harus diperbaiki jika ada kesalahan para siswa dalam pembelajaran online
4. Memberikan batas waktu pengumpulan tugas agar dapat melakukan penginputan data.
5. Pengoperasian system e-learning berjalan dengan lancer dan cepat.
LAMPIRAN 2
Diagram Evaluasi Guru
LAMPIRAN 3
Diagram Evaluasi Sekolah
Lampiran 4
Diagram Evaluasi Siswa
Lampiran 5
Diagram Pembelajaran
Lampiran 6 Dokumentasi