BAB V PENUTUP
B. Saran
Menyinggung pada hasil penelitian yang telah diuraikan di atas, langkah selanjutnya adalah memberikan informasi dan saran untuk meningkatkan kinerja pemerintah desa. maka peneliti mengajukan saran/usulan sebagai berikut:
1. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan manfaat kepada institusi pemerintahan, khususnya bagi pemerintahan desa agar lebih memperhatikan keseluruhan yang terkait denagan aspek manajemen keuangan desa tanpa mengambaikan salah satu aspeknya
2. Sebaiknya masyarakat desa seharusnya lebih peka lagi dalam komitmen dan pengawasan terhadap kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah desa, agar tujuan dan fungsi dapat berjalan sesuai dengan maksimal serta efektifnya proses pembangunan desa agar mampu dipertanggungjawabkan amanah yang telah diperoleh dari masyarakat kepada pemerintah desa.
3. Penelitian ini dapat menjadi bahan acuan atau referensi bagi peneliti selanjunya tentang pengelolaan dana desa.
DAFTAR PUSTAKA
Abu Masihad. (2018). Pelaksanaan ujian dewan Pendanaan kota di bagian kota (ADD) kota Marga Wilayah Ayu Wilayah Margasari Bagian Tegal 2017.
Universitas Islam Negeri Walisogo.Semarang
Firmansyah , F., dan Aulia , A. (2020). Penelitian Pengelolaan Pendanaan Daerah Dalam Meningkatkan Efektivitas Pelaksanaan Program Pembangunan Daerah Tassese di Bagian Gowa. Diary Knowledge Pengelolaan Profitabilitas , 4(1), 112. Halim Abdul ,(2012), Akuntansi Sektor Publik : Akuntansi Pendanaan Daerah, Edisi Keempat, Salemba Empat, Jakarta . Handoko. (2012). Para eksekutif. Yogyakarta: BPFE- YOGYAKARTA
Herlianto, (2017). Pelaksana Pendanaan Daerah ( Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Republik Indonesia Nomor 113 Tahun 2014 tentang Dasar Pengelolaan Pendanaan . Gosyen Publishing : Yogyakarta
Harry Susanto.(2019). Investigasi Perbandingan Pendanaan untuk mengukur pelaksanaan Pendanaan pemerintah daerah kota mataram. Jurnal Pengelolaan Pengetahuan dan Bisnis .(7)1.
Iskandar, Jw (2016). Dewan Publik. Bandung: Puspaga
John W. (2015), Penelitian Kualitatif dan Penelitian Daerahin.Library Learn.Yogyakarta
Lili, MA (2018). Badan Alokasi Dana Daerah Dalam Upaya Peningkatan Pembangunan Ekonomi Penduduk Daerah _ _ Magmagan Ciptaan Wilayah Lumar . Buku Harian Ekonomi Daerah ( Jeda ), 7(1).
Lisa .dan itmal . (2017). Badan Pembiayaan Toko Kota Menuju Kota Bebas (Studi Kasus dedsa Kalukubodo dan Daerah POP, Wilayah Galesong Selatan Bagian Takalar, Jurnal Pen.4( 1).2355-3766 Maijon Kinaro (2019).
Viability Management Store Town sedang dikembangkan kerangka kerja di kota Kajhu Wilayah Baitussalam Bagian Aceh Besar Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
Martono, dan Harjito. (2005). Pendanaan eksekutif. Rilis Pertama Cetak kelima , EKONISIA, Yogyakarta
Nardi.(2020). Pelaksanaan Alokasi Dana Daerah Dalam Pengelolaan Pendanaan Daerah Dalam Meningkatkan Efektivitas Program Daerah Mandiri Sejahtera di kota Cihambulu, wilayah. Pabuaran, Kab. Subang. Diary Securities ( Saham ,
Ekonomi , Pendanaan Dan Investasi ), 3(3), 277-288.
Nova ,E.Syah.AA,Zulkufly (2020). Dampak Implementasi Kebijakan Dana Daerah dan Pengelolaan Pendanaan Daerah Terhadap Efektivitas Program Pembangunan Daerah di Wilayah Bungo.Jurnal Administrasi Sosial dan Kemanusiaan ,4 .(1),86-95
Santoso, (2008) Teori Administrasi Publik dan Penerapan Good Governance.
Bandung : Refika Adiatma.
Sugiyono.(2016). Strategi Studi Kuantitatif dan Kombinasi (Metode Campuran).
Bandung : Alfabet
Sulastri, (2016). Kecukupan Alokasi Dana Daerah Pengelolaan Dalam Peningkatan Pembangunan Fisik Daerah Lakpodo Wilayah Lakpodo Bagian Watopute Bagian Muna. Perguruan Halu Oleo.Kendari .
Sutrisno. (2000). Dewan Pendanaan saat ini. Karakter bumi. Jakarta
Syamsuddin, (2007). Penerapan Konsep Corporate Finance Board dalam Perencanaan, Pengawasan dan Pengambilan Keputusan. ( Edisi Baru . PT.
Grafindo King . Jakarta.
Voni Yulianti. (2009). Badan Pendanaan kota berkonsentrasi pada deskriptif.
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.Aceh Yuliansyah , dan Rusmianto .(2016). Daerah Pembukuan.Salemba Empat :Jakarta
L A M
P
I
R
A
N
Lampiran 1
PANDUAN WAWANCARA
Pertanyaan Dibawah Ini Berkaitan Dengan Efektivitas Manajemen Keuangan Desa Dalam Proses Pelaksanaan Program Pembangunan Di Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.
Identitas Informan
Nama : Junaidin H. Kasim Jenis Kelamin : Laki-Laki
Jabatan : Sekretaris Umur : 40 Tahun Tingkat Pendidikan : -
1. Bagaimana transparansi manajemen keuangan desa dalam proses pembangunan dari pemerintah desa kepada masyarakat pada saat musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang)?
2. Bagaimana transparansi masyarakat dalam mengikuti musyawarah pembangunan desa?
3. Apakah proses pembangunan Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima sudah sesuai dengan harapan masyarakat?
4. Apakah masyarakat dilibatkan dalam pelaksanaan pembangunan desa?
5. Apakah ada laporan dari masyarakat tentang pelaksanaan pembangunan pembangunan di desa kepada masyarakat ?
6. Bagaimana teknik dalam manajemen keuangan desa dalam proses pelaksanaan pembangunan di desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima?
Lampiran 2 Hasil Wawancara
1. Hasil Wawancara dengan Sekretaris bapak Junaidin H. Kasim Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima terkait Transparansi Manajemen Keuangan Desa dalam proses pembangunan desa. pada tanggal 12 Juni Agustus 2022
―Sebelum dilakukan kegiatan fisik terlebih dahulu ada namanya musrembang, tingkat dusun dan desa hasil dari musrembang tingkat dusun itulah dimasukkan ke dalam RPJM. RPJM itu setelah RPJM Musyawarah Tingkat desa dalam rangka penyusunan RKP (rencana kerja pembangunan) setiap tahun. Kemudian apa yang ada dalam RKP itulah yang di masukkan kedalam APBD anggaran tahun 2020 misalnya inilah transparansi apa-apa yang di usulkan masyarakat itulah yang dikerjakan yang dikerjakan itu yang paling utama maksudnya yang paling di butuhkan oleh masyarakat itulah yang pertama kami kerjakan .terkait dengan anggaran-anggarannya itu ada pembimbing dari desa dan kecamatan yang membimbing kasi kaur dalam rangka pelaksanaan realisasi fisik di desa”
2. Hasil Wawancara dengan Sekretaris Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Bapak Junaidin H. Kasim terkait Partisipasi Masyarakat dalam mengikuti musyawarah desa pada tanaggal 12 Juni 2022
“Alhamdulilah di Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima ini partisipasi masyarakat sangat antusias apabila di adakannya musyawarah atau musrenbang, jika masyarakat di undang untuk menghadiri musrenbang dalam rangka pmbangunan desa. Melibatkan masyarakat itu sangat penting dan partisipasi masyarakat di Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima mencapai 90% kehadiran masyarakat untuk pelaksanaan tingkat desa”
3. Hasil Wawancara dengan Sekretaris Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Bapak Junaiddin terkait harapan masyarakat dalam proses pelaksanaan pembangunan desa pada tanggal 12 Juni 2022
Pembangunan yang sesuai dengan harapan masyarakat alhamdulillah sudah dapat di katakan sesuai namun mungkin masih ada kekurangan dan hal itu tidak bisa dipungkiri sebab dalam proses perencanaan pembangunan ada masyarakat yang kurang setuju dan yang setuju dengan proses pembangunan desa hal ini kita sesuaikan bahwa berapa kegiatan yang dilaksanakan terkait dengan kebutuhan masyarakat itulah yang kita laksanakan dan tidak menjadi problema di kedepannya sehingga yang kita kerjakan dalam proses pembangunan merupakan kebutuhan masyarakat dan itu sudah 90% terpenuhi
4. Hasil Wawancara dengan Sekretaris Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Bapak Junaidin terkait Keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan desa pada tanggal 12 Juni 2022
“Dalam pelaksanaan pembangunan desa sesuai dengan aturan kementrian atau UU desa, pelaksanaan pembangunan desa harus melibatkan masyarakat dan tidak boleh mengambil suatu keputusan tanpa melibatkan
masyarakat. Sebagai contoh pekerjaan fisik harus masyarakat dilibatkan, masyarakat harus yang melaksanakan pekerjaan itu di dampingi oleh PTK atau pendamping lainnya jadi tidak boleh kita mengambil orang dari luar tanpa musyawarah karena apa yang di proritaskan pekerjaan fisik adalah masyarakat itu sendiri misalnya di dusun wadu na’a tidak ingin bekerja barulah pemerintah desa pakai orang luar untuk bekerja dengan cacatan masih berada di dalam lingkungan Desa Monggo”
5. Hasil Wawancara dengan Sekretaris Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Bapak Junaiddin terkait keluhan masyarakat desa dalam pelaksanaan proses pembangunan desa pada tanggal 12 Juni 2022
“tidak ada sama sekali protes dan selama saya bekerja dari tahun 2016 sampai sekarang alhamdulillah belum ada komplen”
6. Hasil Wawancara dengan Sekretaris Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Bapak Junaidin terkait teknik dalam manajemen keuangan desa dalam proses pembangunan desa pada tanggal 12 Juli 2022
“Terkait dengan pembagian anggaran pengelola manajemen masing-masing kasi kaur memiliki wewenang dan tanggung jawab sesuai dengan pelaksanaan pada tugas masing-masing karena semuanya mempunyai tugas misalnya kesra, kesra itu apa? Dia yang membidangi semua fisik teknik itu sudah di atur dengan aturan bupati. Dari dana yang di dapatkan di Desa Monggo itu kita kelola sesuai dengan musyawarah apa-apa harus dikerjakan itulah pembagian-pembagian anggarannya pelaksanaanya tergatung dari masing-masing TPK ada di naungi oleh KESRA dan ada juga di naungi oleh pemerintahan itu yang terlibat di dalamnya”
Lampiran 3
Kantor Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima
Dokumentasi Wawancara Penelitian