• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Saran

Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan di SMPN 2 Kota Bengkulu, SMPN 7 Kota Bengkulu, dan SMPN 19 Kota Bengkulu. Maka untuk mengoptimalkan keterampilan argumentasi ilmiah peserta didik dengan pendekatan socioscientific Issues menggunakan model Tolumin’s argumentatation Pattern (TAP) kedepannya adalah:

1. Untuk pendidik, saat proses pembelajaran berlangsung sebaiknya lebih ditingkatkan lagi adanya ineraksi yang edukatif untuk memacu peserta didik saat mengungkapkan argumentasi secara lisan. Sehingga, apabila di evaluasi secara tertulis peserta didik sudah beragumentasi secara baik. Hendaknya keterampilan argumentasi ini dilihat untuk semua materi pelajaran.

Selain itu perbanyaklah memakai pendekatan, metode dan strategi yang bisa memunculkan argumentasi peserta didik.

2. Bagi peserta didik, pada saat pembelajaran usahakan untuk mengeluarkan pendapat atau argument secara mandiri karena dengan hal ini bisa mengukur kemampuan yang dimiliki.

3. Untuk peneliti, sebagai sebuah pelajaran bahwa untuk mengetahui keterampilan argumentasi ilmiah tidak bisa hanya dengan penerapan pendekatan melalui kuisioner terbuka saja, tetapi dibutuhkan penerapan pendekatan pada proses pembelajaran tersebut untuk mendukung lahirnya argumentasi.

4. Untuk peneliti selanjutnya :

a. Sebagai pertimbangan lanjutan untuk melakukan penelitian tentang model argumentasi Toulmin.

Karena semakin banyak yang tahu dengan model Argumentasi Toulmin maka hasil argumentasi setiap

orang akan lebih baik. Peneliti sebaiknya menerapkan pendekatan socioscientific issues secara langsung pada proses pembelajaran, agar hasil argumentasi anak dapat dilihat secara maksimal. Atau menggunakan pendekatan lainnya yang dapat meningkatkan kategori argumentasi peserata didik untuk mencapai ke kategori yang lebih tinggi yaitu rebuttal.

b. Untuk penelitian selanjutnya sebagai evaluasi di harapkan untuk pembuatan soal mengambil lingkungan yang dekat dengan peserta didik sehingga memudahkan peserta didik untuk berargumentasi.

c. Untuk validasi soal atau angket, sebaiknya melakukan validasi soal socioscientific issues kepada validator setidak tidankya 3 ahli, kemudian hasil validasi tersebut dianalisis sehingga butir soal bisa digunakan.

DAFTAR PUSTAKA

Amalia, Nur Fildzah, Riandi Riandi, Ari Widodo, and Diana Rochintaniawati. “Kompleksitas Argumentasi Berbasis Isu Sosiosaintifik Pada Jenjang SD, SMP, Dan SMA.”

Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education 1, no. 1 (2018): 29–32.

Ambarawati, Dwi Siti Hartinah Eny, Muslim Muslim, and Hernani Hernani. “Analisis Kemampuan Argumentasi Siswa SMP Pada Materi Pencemaran Lingkungan.” INKUIRI:

Jurnal Pendidikan IPA 10, no. 1 (2021): 13–17.

Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta, 2010.

Attaqi, Vella. “Analisis Argumentasi Dalam Socio Scientific Issues (Ssi).” Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, 2020.

Ekanara, Bambang, Nuryani Y. Rustaman, and Hernawati. “Studi Tentang Keterampilan Pembentukan Klaim Mengenai Isu

Sosio-Saintifik Siswa Sekolah Menegah Atas Pada Kelompok Sunda.” Biodidaktika 11, no. 2 (2016): 21–45.

Erduran, Sibel, Shirley Simon, and Jonathan Osborne. “TAPping into Argumentation: Developments in the Application of Toulmin‟s Argument Pattern for Studying Science Discourse.” Science Education 88, no. 6 (2004): 915–933.

Ginanjar, Eggi G. Bambang Darmawan., Sriyono. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Partisipasi Belajar Peserta Didik Smk.” Journal of Mechanical Engineering Education 6, no. 2 (2019): 206–219.

Gunawan, Agus Abhi Purwoko, Agus Ramdani, Muhammad Yustiqvar. “Pembelajaran Menggunakan Learning Management Systemberbasis Moodle Pada Masa Pandemi Covid-19.” Indonesia Journal of Teacher Education 2 (2021): 226–235.

Indah Permata Sari. “Analisis Keterampilan Argumentasi IlmiahSiswa Kelas XI IPA Menggunakan Model Toulmin‟s Argument Pattern (TAP) Dengan Penerapan Metode

Problem Solving.” Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2018.

Jannah, Wirdatul. “Menjadi Guru Profesional: Memahami Hakikat Dan Kompetensi Guru” (2021): 1–8.

https://doi.org/10.31219%2Fosf.io%2Ffcq4t.

Laamena, Christina. “Karakteristik Warrant Dalam Argumentasi Dan Pembuktian Matematis.” Seminar Nasional Hasil Penelitian Kanjuran Malang 2017 (2017): 296–302.

https://semnas.unikama.ac.id/lppm/prosiding/2017/2.PANG

AN &

TERNAK/Dyah_Nurul_A_Penelitian_Pangan_Ternak.pdf.

Lathifah, Anis Samrotul, and Herawati Susilo. “Implementation of Socioscientific Issue Learning Through Symposium Method Based On Lesson Study to Improve Students‟

Critical Thinking in General Biological Course.” Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang (2015): 9–19.

Leny Marinda. “Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget

Problematiknya Pada Anak Usia Sekolah Dasar.” Pusat Studi Gender Anak (PGSA) LP2M Jember 13 (2020): 116–

152.

Mey Diana Wulandari. “Pengaruh Strategi Pembelajaran Socio Scientific Issu Berbasis Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Pada Materi Ipa Kelas Viii Smp Negeri 7 Bandar Lampung.” Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, 2019.

Minsih, Minsih, and Aninda Galih D. “Peran Guru Dalam Pengelolaan Kelas.” Profesi Pendidikan Dasar 1, no. 1 (2018): 20.

Papathanasiou, Ioanna V., Christos F. Kleisiaris, Evangelos C.

Fradelos, Katerina Kakou, and Lambrini Kourkouta.

“Critical Thinking: The Development of an Essential Skill for Nursing Students.” Acta Informatica Medica 22, no. 4 (2014): 283–286.

Prof. Dr. Djama‟an Satori, Dr. Aan Komariah, M.pd. Metode Penelitian. Bandung: ALFABETA, 2010.

Prof. Dr. Endang Widi Winarni. Teori Praktik Penelitian Kuantitatif-Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara, 2018.

Prof. DR. Lexy J. Moleong, M.A. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2018.

Prof.Dr.Sugiono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: penerbit Alfabeta, 2015.

Purbosari, Para Mitta. “Pembelajaran Berbasis Proyek Membuat Ensiklopedia Ilmu Pengetahuan Alam (Ipa) Untuk Meningkatkan Academic Skill Pada Mahasiswa.”

Scholaria : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 6, no. 3 (2016): 231.

Rachmawati, Rivanna Citraning, and Erma Diningsih.

“Pengenalan Sosio Scientific Issue Secara Daring Terhadap Kemampuan Penalaran Siswa.” Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran 15, no. 1 (2021): 31–36.

Rahayu, Sri. “Meningkatkan Profesionalisme Dalam Mewujukan Literasi Sains Siswa Melalui Pembelajaran Kimia/IPA

Berkonteks Isu-Isu Sosiosaintifik (Socioscientific Issues).”

Universitas Malang 10, no. 4 (2015): 1–17.

Rahman, Deni Fauzi. “Analisis Argumentasi Dalam Isu Sosiosaintifik Siswa SMP.” Thabiea : Journal of Natural Science Teaching 1, no. 1 (2018): 9.

Rahmawati, Widia, Jujun Ratnasari, and Suhendar Suhendar.

“Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Socioscientific Issues Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik.”

Jurnal Pelita Pendidikan 6, no. 2 (2018): 124–132.

Rangga Tina R.Q, Erizal Gani, Nursaid. “Peningkatan Pembelajaran Menulis Argumentasi Melalui Model Pembelajaran Brainstroming.” (2013): 57–63.

Rostikawati, Diana Ayu, and Anna Permanasari. “Rekonstruksi Bahan Ajar Dengan Konteks Socio-Scientific Issues Pada Materi Zat Aditif Makanan Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa.” Jurnal Inovasi Pendidikan IPA 2, no. 2 (2016): 156.

Roviati, Evi, and Ari Widodo. “Kontribusi Argumentasi Ilmiah

Dalam Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis.” Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences 11, no. 2 (2019): 56–66.

Sadler, Troy D., and Samantha R. Fowler. “A Threshold Model of Content Knowledge Transfer for Socioscientific Argumentation.” Science Education 90, no. 6 (2006): 986–

1004.

Shinta, Dona Kumala, and Filia. “Improving Students‟

Arguments through Collaborative Learning.” Indonesian Journal of Applied Linguistics 10, no. 2 (2020): 349–358.

Siska, Siska, Willy Triani, Yunita Yunita, Yuyun Maryuningsih, and Mujib Ubaidillah. “Penerapan Pembelajaran Berbasis Socio Scientific Issues Untuk Meningkatkan Kemampuan Argumentasi Ilmiah.” Edu Sains Jurnal Pendidikan Sains &

Matematika 8, no. 1 (2020): 22–32.

Suartha, I Nengah., Agung, Anak, and Rai Sudiatmika. “Pola Argumen Toulmin Pada Proses Pembelajaran Ipa Smp.”

Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran 4, no. April (2020): 1–11.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. 2nd ed.

Bandung: ALFABETA, 2019.

Suraya. “Keterampilan Argumentasi Ilmiah Dan Berfikir Kritis Melalui Metode Debat Pada Materi Keanekaragaman Hayati Siswa Kelas X Di Man 1 Natuna Kepulauan Riau.”

Analytical Biochemistry, 2018.

http://link.springer.com/10.1007/978-3-319-59379-

1%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/B978-0-12-420070-8.00002- 7%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.ab.2015.03.024%0Ahttps://

doi.org/10.1080/07352689.2018.1441103%0Ahttp://www.c hile.bmw-motorrad.cl/sync/showroom/lam/es/.

Syerliana, L., Muslim, and W. Setiawan. “Argumentation Skill Profile Using „Toulmin Argumentation Pattern‟ Analysis of High School Student at Subang on Topic Hydrostatic Pressure.” Journal of Physics: Conference Series 1013, no. 1 (2018).

Wahono Widodo, Fida Rachamadiarti, dan Siti Nurul Hidayati.

Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTS Kelas VII Semster 2.

Balitbang: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud, 2017.

Wijaya, Etistika Yuni, Dwi Agus Sudjimat, Amat Nyoto, and Universitas Negeri Malang. “Transformasi Pendidikan Abad 21 Sebagai Tuntutan Pengembangan Sumber Daya Manusia Di Era Global.” Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika 1 (2016): 263–278.

Zeidler, Dana L., Troy D. Sadler, Scott Applebaum, and Brendan E. Callahan. “Advancing Reflective Judgment through Socioscientific Issues.” Journal of Research in Science Teaching 46, no. 1 (2009): 74–101.

Zeidler, Dana L., Troy D. Sadler, Michael L. Simmons, and Elaine V. Howes. “Beyond STS: A Research-Based Framework for Socioscientific Issues Education.” Science Education 89, no. 3 (2005): 357–377.

L A M

P

I

R

A

N

INSTRUMEN WAWANCARA STUDI PENDAHULUAN

TENTANG KETERAMPILAN ARGUMENTASI MENGENAI SOCIOSCIENTIFIC ISSUES PADA SISWA

SMP DI KOTA BENGKULU Nama Sekolah :

Nama Guru : Hari/Tanggal :

Pertanyaan :

1. Berapa lama Bapak/Ibu guru mengajar di sekolah ini?

2. Berapa jumlah siswa dikelas Bapak/Ibu guru ajar?

3. Pendekatan apa yang pernah Bapak/Ibu terapkan dalam pembelajaran?

4. Apakah Bapak/Ibu pernah membawa masalah-masalah yang ada di lingkungan lalu dihubungkan ke dalam pembelajaran?

5. Pernahkan Bapak/Ibu mendengar pendekatan socioscientific issues? Jika pernah, apakah Bapak/Ibu pernah menerapkan pendekatan ini dalam pembelajaran?

6. Menurut Bapak/Ibu, kompetensi apa yang dapat muncul pada siswa jika kita membelajarkan IPA dengan mengkaitkan masalah, isu terkini ataupun kontreversial yang terjadi?

7. Apakah Bapak/Ibu pernah memberi tugas kepada siswa mengenai socioscientific issues terhadap materi pencemaran lingkungan?

8. Adakah pendekatan, metode, strategi tertentu, untuk memancing anak bisa berargumenrasi? Bagaimana cara Bapak/Ibu menerapkannya?

9. Apa yang Bapak/Ibu guru lakukan untuk memberdayakan siswa agar memiliki kemampuan keterampilan argumentasi?

10. Bagaimana cara Bapak/Ibu guru melihat/menganalisis siswa tersebut sudah memiliki kemampuan keterampilan argumentasi?

11. Terkait dengan socioscientific issues bagaimana cara Bapak/Ibu sebagai fasilitator untuk mengintegrasikan dengan materi pencemaran lingkungan yang dapat memancing anak berargumentasi?

12. Menurut Bapak/Ibu apakah pendekatan socioscientific issues bisa meningkatkan kemampuan keterampilan argumentasi siswa?

Kisi-kisi Instrumen kuisinoer terbuka

Kategori Pertanyaan

socioscientific issues

a. Pertanyaan secara umum pencemaran lingkungan

b. Pertanyaan tentang pencemaran air c. Pertanyaan tentang pencemaran

tanah

d. Pertanyaan tentang pencemaran udara

e. Pertanyaan tentang penggunaan bahan kimia yang berlebihan.

H. Indikator Penilaian Perkembangan Argumentasi Model Toulmin’s Pattern

No Indikator Penjelasan

1. Claim

(Pernyataan)

Dimana peserta didik berpendapat berdasarkan informasi yang dia peroleh atau argumentasi peserta didik dalam menjawab pertanyaan yang diberikan.

2.

Data (grounds)

Dimana peserta didik dapat menginformasikan apa saja yang meraka ketahui.

3. Warrant Dimana peserta didik dapat menghubungkan data dan klaim dengan menuliskan contoh.

4. Backing Dimana peserta didik menjawab semua pertanyaan yang diminta oleh soal

5. Kualifikasi (qualifier)

Dimana jawaban dari peserta didik akurat sesuai dengan kategori

6. Sanggahan (rebuttal)

Dimana peserta didik harus menolak sebuah pertanyaan yang dianggap mereka salah.

Kusioner Terbuka

Analsis Keterampilan Argumentasi Peserta Didik SMP Dengan Pendekatan Socoscientific Issues Pada Mata

Pelajaran IPA di SMP Kota Bengkulu Identitas Responden

Nama : Kelas : Sekolah : Hari/Tanggal :

Petunjuk Umum Kuisioner Terbuka

1. Isi terlebih dahulu identitas anda sesuai perintah 2. Kuisioner terdiri dari 15 soal

3. Kerjakan soal kuisioner terbuka dibawah ini sesuai dengan pengetahuan dan informasi yang anda ketahui

4. Pastikan jawaban yang anda jawab sesuai dengan nomor soal yang diberikan

No Soal Pencemaran Lingkungan dengan Pendekatan Soscioscientific Issues

Rincian Point Pertanyaan Jawaban

1.

Salah satu jenis pencemaran lingkungan yang kita ketahui adalah pencemaran tanah. Pencemaran tanah disebabkan oleh masyarakat membuang sampah sembarangan.

a. Bagaimana pendapatmu mengenai masyarakat yang

membuang sampah

sembarangan?

………

………

………

………...

...

b. Berikan alasan berupa bukti untuk mendukung pendapatmu mengenai

masyarakat yang

membuang sampah

sembarangan?

………

………

………

………...

...

…...

...…...

...

c. Bagaimana kamu

menyakinkan orang tersebut agar setuju dengan pendapatmu?

………

………

………

………...

...

2.

Limbah rumah tangga yang masuk kesungai mencemari ekosistem

a. Bagaimana pendapatmu mengenai limbah rumah tangga yang masuk kesungai mencemari ekosistem.

………

………

………

………...

...…

...

..

b. Berikan alasan berupa bukti untuk mendukung pendapatmu mengenai limbah rumah tangga yang

masuk kesungai

mencemari ekosistem.

…...

...

…...

...

…...

...…...

...…...

...…...

...

c. Bagaimana kamu menyakinkan orang tersebut agar setuju dengan pendapatmu?

…...

...

...

...

...

3.

Pakar menyebut tren bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor yang terus meningkat tiap tahun, disebabkan oleh ulah manusia.

a. Bagaimana pendapatmu mengenai banjir dan tanah longsor yang terus meningkat tiap tahun disebabkan oleh ulah manusia.

…...

...

...

...

...

...

...

...

b. Berikan alasan berupa bukti

untuk mendukung

pendapatmu mengenai banjir dan tanah longsor yang terus meningkat tiap tahun disebabkan oleh ulah

…...

...

...

...

...

...

manusia. ...

...

...

c. Bagaimana kamu

menyakinkan orang tersebut agar setuju dengan pendapatmu?

…...

...

...

...

...

..

4.

Penggunaan bahan kimia yang berlebihan dapat mencemari lingkungan, bahan kimia tersebut antara lain seperti limbah pabrik.

a. Bagaimana pendapatmu mengenai Penggunaan bahan kimia yang berlebihan?

…...

...

...

...

...

b. Berikan alasan berupa bukti untuk mendukung pendapatmu terhadap Penggunaan bahan kimia yang berlebihan?

…...

...

...

...

...

c. Bagaimana kamu menyakinkan orang tersebut agar setuju dengan pendapatmu?

…...

...

...

...

...

...

...

5.

Kebakaran Hutan di Pekan Baru Menyebabkan polusi udara.

a. Bagaimana pendapatmu mengenai kebaran hutan

yang menyebabkan

pencemaran udara?

…...

...

...

...

...

..

b. Berikan alasan berupa bukti

untuk mendukung

pendapatmu terhadap kebaran hutan yang menyebabkan pencemaran udara?

…...

...

...

...

...

...

...

...

c. Bagaimana kamu

menyakinkan orang tersebut agar setuju dengan pendapatmu?

…...

...

...

...

...

..

………

……...

Dokumentasi SMPN 2 Kota Bengkulu

Gambar 1. Tampak depan SMP 02 Kota Bengkulu

Gambar 2. Wawancara dengan Guru IPA

Gambar 3. Peneliti Menyebarkan Kuisioner Terbuka

Gambar 4. Peneliti Menjelaskan Petunjuk Kuisioner

Gambar 5. Peneliti Mengawasi Peserta Didik Mengisi Kuisioner

Gambar 6. Poto Bersama Peserta Didik SMP 2 Kota Bengkulu

Dokumentasi SMP 7 Kota Bengkulu

Gambar 1. SMP Negeri 7 Kota Bengkulu

Gambar 2. Wawancara dengan Guru IPA

Gambar 3. Peneliti Menyebarkan Kuisioner Terbuka

Gambar 4. Peneliti Mengawasi Peserta Didik Mengisi Kuisioner

Gambar 5. Suasana Pengisian Kuisioner Tebuka

Gambar 6. Poto Bersama Peserta Didik SMP Negeri 7 Kota Bengkulu

Dokumentasi SMP 19 Kota Bengkulu

Gambar 1. SMP Negeri 19 Kota Bengkulu

Gambar 2. Wawancara dengan Pendidik IPA SMPN 19 Kota Bengkulu

Gambar 3. Peneliti Menyebarkan Kuisioner Terbuka

Gambar 4. Peneliti Menjelaskan Cara Pengisian Kuisioner Terbuka

Gambar 5. Suasana Pengisian Kuisioner Terbuka

Gambar 6. Peneliti Mengawasi Pesrta Didik Mengisi Kuisioner Terbuka

Dalam dokumen analisis keterampilan argumentasi peserta (Halaman 161-200)

Dokumen terkait