BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
C. Pembahasan Temuan
sekali. Guru menyiapkan bahan ajar, disana guru sudah memfasilitasi alat permainan edukatif dan juga peralatan pendukung kegiatan dadu angka yang akan dilakukan oleh peserta didik didalam kelas. Misalnya dadu angka, pohon angka, kartu bergambar (alat transportasi) pada saat tema pembelajaran macam-macam alat transportasi dan peralatan pendukung lainnya yang bisa digunakan dalan kegiatan dadu angka, Dan guru juga selalu malakukan pendampingan selama kegiatan dadu angka berlangsung agar anak mampu memainkan dadu angka dengan baik dan benar sesuai dengan yang sudah di berikan contoh oleh guru.
Dari data diatas setelah di analisis dengan mengkobinasikan antara teori dan temuan dilapangan maka dapat diinterpretasikan bahwa peran guru sebagai fasilitator dalam meningkatkan kemampuan kognitif melalui dadu angka pada kelompok A1 di TK Dharma Wanita Ajung Jember sudah sesuai dengan data yang ada dilapangan dan dapat dikatakan cukup baik.
2. Peran guru sebagai motivator untuk meningkatkan kemampuan kognitif melalui dadu angka pada kelompok A1 di TK Dharma Wanita Ajung Jember.
Secara teoritik peranan guru sebagai motivator ini penting artinya dalam rangka meningkatkan kegairahan dan pengembangan kegiatan belajar siswa. Guru harus dapat merangsang dan memberikan dorongan untuk mendinamisasikan potensi siswa, menumbuhkan aktivitas,
kreatifitas, sehingga terjadi dinamika didalam proses belajar mengajar.106 Peranan guru sebagai motivator ini sangat penting dalam interaksi belajar mengajar
Data empirik di lapangan berdasarkan observasi di TK Dharma Wanita Ajung Jember mengenal peran guru sebagai motivator, disana guru merangsang rasa penasaran anak sehingga anak akan tertantang untuk memainkan permainan dadu angka dengan cara sekreatif mungkin.
Sebelum kegiatan dimulai guru terlebih dahulu menjelaskan dan memberi contoh tata cara dalam permainan dadu angka, guru mengkreasikan media dadu angka dengan media lain misal kartu bergambar, pohon angka, kacang kulit, biji kuaci dll dengan bervariasi nya media yang digunakan maka rasa penasaran anak akan tinggi dan antusias untuk memainkan permainan dadu angka dengan gembira, Kemudian anak mempraktekkan satu persatu sesuai dengan yang sudah di contohkan oleh guru setelah mempraktekkan satu persatu anak selalu mendapat pujian dari guru dan mendapat penilaian di mana anak yang sudah bisa mempraktekkan permainan dadu angka dengan benar dan bisa menyebutkan angka yang muncul pada dadu, menyebutkan warna, menyebutkan lambang bilangan maka akan mendapat bintang . Dari data diatas setelah dianalisis dengan mengkobinasikan antara teori dan temuan di lapangan maka dapat diinterpretasikan bahwa peran guru sebagai motivator untuk meningkatkan kemampuan kognitif melalui dadu angka pada kelompok A1 di TK
106 Suparlan, Menjadi Guru Efektif, (Yogyakarta: Hikayat, 2005), hal 25.
Dharma Wanita Ajung Jember sudah sesuai data yang ada dilapangan dan dapat dikatakan cukup baik.
3. Peran guru sebagai pendidik untuk meningkatkan kemampuan kognitif melalui dadu angka pada kelompok A1 di TK Dharma Wanita Ajung Jember.
Secara teoritik peran guru sebagai pendidik, guru harus membimbing dan menumbuhkan sikap dewasa dari pesertadidik. Guru adalah seorang pendidik formal, dia juga adalah sebagai toko dan panutan bagi para siswaya dan juga bagi orang-orang atau masyarakat di sekitarya.
Agar menjadi pendidik yang baik maka seorang guru perlu memiliki standar kepribadian tertentu yang mencakup, tanggung jawab, wibawa, mandiri dan disiplin.107
Sementara data empiris dilapangan berdasarkan keterangan para informan bahwa peran-peran yang dilakukan oleh para pendidik TK Dharma Wanita Ajung Jember yaitu menjadi pendidik para peserta didiknya dalam proses pembelajaran misalnya menstimulasi berbagai macam perkembangan dan kecerdasan anak khusunya kemampuan kognitif anak. Sehingga dengan stimulus-stimulus yang diberikan oleh guru melalui kegiatan dadu angka, anak bisa memahami dalam mengenal macam warna, mengenal angka, dan lain sebagianya.
Kaitannya dari data teoritik dan hasil wawancara disini melalui kegiatan dadu angka guru telah melaksanakan perannya yang sesuai dengan teori dan direalisasikan secara langsung di lapangan, yaitu guru
107 P. Ratu Ile Tokan, Manajemen Penelitian Guru untuk Pendidikan Bermutu,298
berperan sebagai pendidik dimana guru di lembaga ini selalu memberikan pengarahan dan pengertian terlebih dahulu kepada para peserta didiknya dalam setiap melaksakan kegiatan yang ada di sekolah khususnya dalam kegiatan dadu angka. Guru juga selalu memberikan penguatan materi yang akan dimainkan oleh peserta didik, selain itu guru juga selalu menyempurnakan pemahaman anak tentang materi yang akan dimainkan selama kegiatan dadu angka berlangsung.
Sedangkan data empiris di lapangan berdasarkan observasi langsung bentuk peran guru menunjukkan bahwa guru sebagai pendidik yaitu proses pembelajaran yang dilakukan di sekolah tidak hanya sebatas teori dan hanya guru yang berperan aktif, akan tetapi dengan guru dan murid ikut aktif dalam mempraktikkan langsung apa yang sedang di pelajari yaitu malalui kegiatan dadu angka yang dilaksanakan di ruang kelas. Dari data di atas setelah dianalisis dengan mengkobinasikan secara teori dan temuan di lapangan, maka dapat disimpulkan bahwa peran guru dalam meningkatkan kemampuan kognitif melalui dadu angka pada kelompok A1 di TK Dharma Wanita Ajung Jember sudah sesuai data yang ada di lapangan dan dapat di katakan cukup baik.
88 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan tentang peran guru dalam meningkatkan kemampuan kognitif melalui dadu angka pada kelompok A1 di TK Dharma Wanita Ajung Jember, maka dapaf disimpulkan sebagai berikut :
1. Peran guru sebagai fasilitator dalam meningkatkan kemampuan kognitif melalui dadu angka pada kelompok A1 di TK Dharma Wanita Ajung Jember yaitu :
a. menyediakan alat dan bahan yang dibutuhkan saat pembelajaran.
b. menyiapkan bahan ajar.
c. Guru selalu mendampingi anak selama kegiatan dadu angka berlangsung.
2. Peran guru sebagai motivator dalam meningkatkan kemampuan kognitif melalui dadu angka pada kelompok A1 di TK Dharma Wanita Ajung Jember yaitu :
a. Mengkreasikan media dadu angka dengan media lain.
b. Guru memberi pujian saat anak bisa memainkan permainan dadu angka.
c. Guru memberi reward kepada anak.
3. Peran guru sebagai pendidik dalam meningkatkan kemampuan kognitif melalui dadu angka pada kelompok A1 di TK Dharma Wanita Ajung Jember yaitu :
a. Guru memberikan penjelasan materi tentang dadu angka.
b. guru memberikan penguatan mengenai materi tentang dadu angka, macam warna, konsep bilangan dan lambang bilangan.
c. Guru menyempurnakan pemahaman mengenal materi dadu angka macam warna, lambang bilangan, dan konsep bilangan.
B. Saran-Saran
Dari penelitian yang telah dilakukan pada TK Dharma wanita Ajung Jember mengenai peranan guru dalam meningkatkan kemapuan kognitif melalui dadu angka pada kelompok A1 terdapat beberapa saran, yaitu diantaranya:
1. Perlu adanya kerjasama yang baik antara pendidik, tenaga kependidikan dan orang tua dalam melaksanakan program pengembangan sekolah agar sekolah tersebut tetap dapat mengembangkan program-program yang mempunyai nilai jual tinggi dari aspek kualitas maupun kuantitas serta dapat diterima oleh masyarakat misalnya menciptakan media pembelajaran yang kreatif yang mempunyai nilai jual yang tinggi.
2. Orang tua hendaknya dapat memberi motivasi serta membangun komunikasi yang nyaman dan menyenangkan di rumah. Sehingga pada saat anak sudah berada di lingkungan sekolah membawa semangat, minat dan siap menerima pembelajaran yang diberikan oleh pendidik.
DAFTAR PUSTAKA
Abidah Salsa Billa, "Peran Guru Dalam Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini Di TK Muslimat NU 001 Ponorogo" Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Ponorogo, 2021.
Aisyiyah. Perkembangan dan Konsep Dasar Pengembangan Anak Usia Dini.
Jakarta: Universitas Terbuka, 2009.
Al-Marahgi, Mustafa Ahmad. Terjemah Tafsir Al-Maraghi. Semarang: CV Toha Putra Semarang, 211.
Ali, Muhammad. Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara, 2011.
Arsyad, Junaidi. Metode Pendidikan Rasulullah SAW. Medan: Perdana Publishing, 2017.
Armanila, khadijah. Permasalahan Anak Usia Dini. Medan: Perdana publishing,2017.
Arsyad,2016. Media pembelajaran. Jakarta : Rajawali Press.
Bahri, Syaiful. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta:
Rineka Cipta, 2005.
Danim, Sudarman, dan Khairil. Psikologi Pendidikan dan Aplikasinya ( Dalam Prespektif Baru). Bandung: Alfabeta, 2011.
Departemen Agama RI. Al-Kamil Al-Qur’an dan Terjemahannya Edisi Tahun 2002. Jakarta : CV. Darus Sunnah, 2013.
Dimyati, Johni. Metodologi Penelitian Pendidikan dan Aplikasinya Pada Pendidikan Anak Usia Dini.Jakarta:Kencana Prenada Media Group, 2013.
Dimyati, Johni. Metodelogi Penelitian Pendidikan dan Aplikasinya. Jakarta : KENCANA, 2014.
Dradjat , Zakiah. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara. 2008.
Hariwijaya. Bermain dan Permainan Anak. Jakarta: PT. Gramedia,2002.
Khadijah. Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. Medan: Perdana Publishing,2016.
Khadijah. Pendidikan Prasekolah. Medan: Perdana Publishing, 2016.
Khadijah. Media Pembelajaran Anak Usia Dini. Medan: Perdana Publishing, 2015.
Khadijah. Pengembangan Kognitif AUD Teori dan Pengembangannya. Medan : Perdana Publishing, 2016.
Lubis, Witri Khairani. "Pengaruh Penggunaan Media Gambar Terhadap Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Dalam Mengenal Konsep Bilangan Di TK Ummi Erni Tahun Ajaran 2018/2019." Skripsi, Universitas Islam Negeri Sumatra Utara Medan, Sumatra Utara,2019.
Markamah. "Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Melalui Penggunaan Media Dadu Angka Kelompok B di TK Pertiwi 2 Sobokerto Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran 2013/2014." Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2014.
Misnayani. "Meningkatkan kemampuan kognitif melalui permainan dadu angka kompleks pada anak kelompok B PAUD TK Al-Agsho Lamomea Kec Konda." Skripsi, Institut Agama Islam Negeri, Kendari,2018.
Moleong, Lexy. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya, 2016.
Muslim, Asbullah. Pengaruh Media Gambar Dalam Meningkatkan Kognitif.
Mulyani, Desi Tri. "Penerapan Media Gambar Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif di RA At-Thohiriyah Sukajawa Kecamatan Bumi Ratu Nuban Lampung Tengah." skripsi, Institut Agama Islam Negeri Metro, Lampung Tengah,2019.
Mulyasa, E. Menjadi Guru Profesional : menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan.
Mundir. Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif . Jember : Stain Press, 2013.
Munadi Yudhi, 2013. Media Pembelajaran: sebuah pengantar baru.Jakarta : Referensi GP Press Group.
Nasriah. dkk Konsep Dasar PAUD. Medan: Unimed Press, 2013.
Puspita Penggunaan Media Flashcard Terhadap Kemampuan Kognitif Mengenal Konsep Bilangan 1-10 Di Kelompok A TK Islam Insan L-Firdaus. Jurnal Universitas Negeri Surabaya.
Ratu, P. Ile Tokan. Manajemen Penelitian Guru untuk Pendidikan Bermutu.Jakarta : PT Grasindo.2016.
Sekretariat Negara Republik Indonesia. Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 1 ayat (14).
Siyoto, Sandu. Dasar Metedologi Penelitian. Yogyakarta : Literasi Media Publishing, 2015.
Sit, Masganti.Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini. Medan: Perdana Publishing ,2015.
Soekanto, Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers, 2009.
Standard kompetensi dalam pembelajaran, 02, 2014 , https://paud.anakbermainbelajar.blogspot.com.
Suparlan. Menjadi Guru Efektif. Yogyakarta: Hikayat. 2005.
Susanto, Ahmad. Perkembangan Anak Usia Dini Pengantar Dalam Berbagai Aspeknya. Jakata: Kencana, 2011.
Sumintarsih. Permainan Tradisional Jawa. Penerbit Kepel Press, 2005.
Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Alfabeta, 2017.
Suwendra, Wayan. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bali:Nila Cakra, 2018.
Suteja, Jaja. Etika Profesi Keguruan. Yogyakarta: CV Budi Utama, 2013.
Sunyoto, Dasar Metodologi Penelitian. (Yogyakarta: Literasi Media Publising, 2015).
Tim Penyusun. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Jember: UIN KHAS Jember, 2021.
Undang-undang Republik Indonesia N0. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen pasal 1 Ayat Bandung: Citra Umbara,2012.
Undang-undang No 14 Tahun 2005, Tentang Guru dan Dosen (Jakarta: Sinar Grafika, 2014).
Yaumi Muhamad, 2018. Media & Tekonologi Pembelajaran, (Jakarta : Prenada Media Group.
Yuliani Nurani Sujiono & Bambang Sujiono, Bermain Kreatif Berbasis Kecerdasan jamak Jakarta: PT Indeks,2010.
Yusuf,Muri. Metode Penelitian.Jakarta:Kencana, 2014.
MATRIKS PENELITIAN
JUDUL VARIABEL SUB
VARIABEL INDIKATOR SUMBER
DATA METODOLOGI FOKUS
PENELITAIAN PERAN GURU
DALAM
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF
MELALUI DADU ANGKA PADA KELOMPOK A1 DI TK DARMA
WANITA AJUNG JEMBER TAHUN PELAJARAN 2021/2022
Peran guru 1. Fasilitator
2. Motivator
a. Memberikan pendampingan dan memberi contoh selama kegiatan b. Memberikan
kesempatan yang sama kepada setiap peserta didik untuk meraih prestasi c. Menyediakan
bahan ajar RPPH d. Menyediakan
media penunjang pembelajaran a. Menciptakan
suasana kelas yang sedemikian rupa sesuai dengan perkembangan anak
b. Memberikan pujian dan reward kepada peserta
1. Subjek penelitian a. Guru
b. Siswa kelas A1 2. Informan
a. Kepala sekolah b. Tenaga
pendidik dan kependidikan 3. Dokumentasi 4. Kepustakaan
1. pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, jenis penelitian studi kasus
2. Lokasi Penelitian TK darma wanita ajung jember 3. Teknik
Pengumpulan Data a. Observasi b. Wawancara c. Dokumentasi 4. Analisis data
a. Pengumpulan data
b. Reduksi data c. Penyajian data d. Penarikan
kesimpulan
1. Bagaimana peran guru sebagai fasilitator untuk meningkatkan
kemampuan kognitif anak melalui permainan dadu angka pada
kelompok A1 di TK DARMA WANITA AJUNG JEMBER Tahun pelajaran 2021/2022 ?
2. Baimana peran guru sebagai motivator Untuk meningkatkan
kemampuan kognitif anak melalui permainan dadu angka pada
kelompok A1 di TK DARMA WANITA AJUNG JEMBER Tahun Pelajaran 2021/2022 ?
Kemampuan kognitif
3. Pendidik
Kemampuan untuk memperoleh makna pengetahuan dari
pengalaman dan informasi
didik
c. Mengekreasikan beberapa media pembelajaran a. Memberikan
stimulasi kepada peserta didik b. Memiliki
kemampuan untuk mentransfer ilmu sekaligus
membimbing peserta didik c. Menyempurnakan
pemahaman peserta didik
a. Mampu mengenal lambang bilangan b. Mampu mengenal
konsep bilangan c. Mengenal warna
5. Keabsahan data a. Triagulasi
sumber b. Triagulasi
teknik
3. Bagaimana peran guru sebagai pendidik untuk meningkatkan
kemampuan kognitif anak melalui dadu angka pada kelompok A1 di TK DHARMA WANITA AJUNG JEMBER Tahun Pelajaran 2021/2022
SURAT SELESAI PENELITIAN
JURNAL PENELITIAN
DOKUMENTASI PENELITIAN DI TK DHARMA WANITA
Gambar 1
Gedung TK Dharma Wanita Ajung Jember
Gambar 2 Ruang Kelas A1
Gambar 3
Alat Permainan Outdoor
Gambar 4
Kegiatan Sholat fardhu dan membaca surat-surat pendek
Gambar 5
Wawancara Dengan Ibu Azizatur Rohma Selaku Guru Kelas A1 TK Dharma Wanita Ajung Jember
Gambar 6
Wawancara Dengan Ibu Romdiyati Selaku Kepala Sekolah TK Dharma Wanita Ajung Jember
Gambar 7
Gambar guru sedang menyiapkan fasilitas kegiatan dadu angka
Gambar 8
Gambar guru sedang melakukan perannya sebagai motivator dalam permainan dadu angka
Gambar 9
Gambar guru sedang berperan sebagai pendidik dalam permainan dadu angka
KEGIATAN DADU ANGKA DI TK DHARMA WANITA JEMBER TAHUN PELAJARAN 2021/2022
Gambar 10
kegiatan mempraktekkan dadu angka secara bergaantian