• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penyajian Data dan Analisis

Dalam dokumen peran guru dalam meningkatkan (Halaman 85-95)

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

B. Penyajian Data dan Analisis

f. Jumat amal

g. Hafalan Asmaul Husna, surat-surat pendek, dan doa-doa harian.95

pembelajaran yang kreatif untuk mempermudah saat proses pembelajaran berlangsung.

Sesuai dengan hasil wawancara dengan bunda romdiyati selaku kepala sekolah TK Dharma Wanita Ajung.

"Sebagai seorang guru selain berperan sebagai pendidik seorang guru juga berperan sebagai fasilitator. Seperti yang telah dilakukan oleh guru kelas A1 yang ikut serta dalam proses berlangsungnya kegiatan pembelajaran menggunakan media dadu angka bersama anak anak hal ini bertujuan untuk memudahkan anak anak untuk menanyakan hal hal baru yang mereka temukan dalam kegiatan tersebut. Misalnya ketika anak mengalami kesulitan dalam memainkannya jadi beliau sedikit memberitahu dan mengarahkan cara memainkan dadu angka tersebut".96

Gambar 4.1

Guru Sedang Menyiapkan Peralatan Dadu Angka

Pernyataan tersebut juga diperkuat oleh bunda azizatur Rohma selaku guru A1 TK Dharma Wanita Ajung Jember

."Peran saya untuk memfasilitasi anak dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui dadu angka yakni dengan menciptakan suasana kelas yang nyaman dan menyenangkan, menyiapkan media penunjang berupa dadu angka, kartu bergambar dll".97

96 Romdiyati, diwawancarai oleh penulis, jember, 25 Januari 2022.

97 Azizatur Rohma, diwawancarai oleh penulis, Jember, 29 Januari 2022.

Gambar 4.2

kegiatan anak sedang melakukan permainan dadu angka

Dari penelitian yang peneliti lakukan terlihat salah anak secara bergantian mempraktekkan dadu angka. Guru sebagai fasilitator mendampingi anak agar anak dapat memainkan dadu angka dengan baik dan benar. Setelah anak mempraktekkan dadu angka anak diberi kesempatan untuk menyebutkan warna, angka yang muncul pada dadu lalu mencari jumlah transportasi pada kartu bergambar sesuai angka yang muncul pada dadu angka.

Dari observasi yang telah peneliti lakukan dapat dilihat dalam gambar terlihat guru guru menyiapkan bahan ajar yakni RPPH, kemudian guru menyiapkan media penunjang yakni dadu angka, kartu bergambar, dll. Guru memberi contoh terlebih dahulu cara memainkan dadu angka tersebut lalu anak diberi kesempatan satu persatu untuk mempraktekkan memainkan dadu angka sesuai yang dicontohkan oleh guru

Susuai dengan hasil wawancara dengan ibu Romdiyati selaku kepala sekolah TK Dharma Wanita Ajung Jember.

"Peran guru sebagai fasilitator dalam meningkatkan kemampuan kognitif melalui dadu angka hal pertama yang di lakukan yakni menyiapkan bahan ajar berupa RPPH dan penilaian, menciptakan suasana kelas sedemikian rupa supaya nyaman dalam proses

belajar mengajar berlangsung, menyiapkan media penunjang berupa dadu angka, kartu bergambar dll, guru memberikan contoh cara memainkan dadu angka lalu anak mempraktekkan permainan dadu angka satu persatu sesuai dengan yang sudah di contohkan oleh guru". 98

Gambar 4.3

RPPH Tk Dharma Wanita

2. Peran guru sebagai motivator untuk meningkatkan kemampuan kognitif melalui dadu angka pada kelompok A1 di TK Dharma Wanita Ajung Jember.

Guru sebagai motivator. Sebagai motivator guru harus mampu membangkitkan semangat anak didiknya. Guru dalam proses pembelajaran tidak terbatas sebagai penyampai ilmu saja tetapi jugak harus bisa memotivasi siswa dalam proses pembelajaran bagaimana anak bisa senang, berminat dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran. Oleh karena itu peran guru tidak hanya sebagai pendidik, fasilitator, saja tetapi jugak sebagai motivator.

Sesuai dengan hasil wawancara dengan ibu romdiyati selaku kepala sekolah TK Dharma Wanita Ajung Jember.

98 Romdiyati, diwawancarai oleh penulis, Jember, 25 Januari 2022.

“Dunia anak adalah dunia bermain jadi disini seorang guru di tuntut untuk sekreatif mungkin dalam menciptakan alat peraga atau media penunjang dalam pembelajaran untuk meningkatkan motivasi anak.

Tuntutan seorang guru dalam berperan itu banyak salah satunya yaitu sebagai motivator untuk peserta didiknya. Jika seorang guru sudah mampu menjadi motivator bagi peserta didiknya maka anak akan mudah menghafal, mengingat, senang, dan gembira dalam mengikuti pembelajaran.” 99

Pernyataan tersebut juga diperkuat oleh bunda azizatur rohma selaku guru kelas A1 TK Dharma Wanita Ajung Jember

"Peran saya untuk memotivasi anak untuk meningkatkan kemampuan kognitif melalui dadu angka intinya memotivasi anak itu bagaimana cara guru untuk bisa membuat anak itu termotivasi untuk menghafal, atau tertantang untuk memainkan permainan tersebut dengan menyenangkan dan gembira dengan cara yang sekreatif mungkin. Dengan cara yang kreatif anak akan lebih mudah memahami dan mengingat dan dengan mudah mempraktekkannya.”100

Gambar 4.4

Peran guru sebagai motivator

Jadi dokumentasi guru mengkreasikan media dadu angka denga alat lain misal dengan kartu bergambar dll. Dari penelitian yang peneliti lakukan terlihat guru menjelaskan tata cara bermain dadu angka Kemudian anak memainkan satu persatu lalu diberi kesempatan untuk menyebutkan

99 Romdiyati, diwawancarai oleh penulis, Jember, 25 Januari 2022.

100 Azizatur Rohma, diwawancarai oleh penulis, Jember, 29 Januari 2022.

warna dan angka yang muncul pada dadu bila benar guru memberikan reward bintang kepada anak.

Dari observasi yang telah peneliti lakukan dapat dilihat pada gambar tersebut terlihat guru sedang mengkreasikan media dadu angka, dengan kartu bergambar, pohon angka, dll, guru menjelaskan tata cara bermain dadu angka, lalu guru memberikan pujian dan reward untuk anak yang sudah bisa memainkan dadu angka bisa menyebutkan warna angka dan lambang bilangan dengan benar.

Dan hal senada juga dipaparkan oleh bunda oot selaku Waka kesiswaan TK Dharma Wanita Ajung Jember.

"Peran guru untuk memotivasi anak bagaimana guru membuat anak merasa tertantang dan penasaran untuk memainkan dadu angka jadi disini media dadu angka bisa di padu dengan kartu bergambar, kacang kulit, biji kuaci dll. Dengan bervariasi nya media yang di gunakan maka rasa penasaran anak pun akan tinggi dan tertantang untuk memainkan permainan dadu angka dengan gembira".101

Gambar 4.5

Guru mengkreasikan media dadu angka dengan alat lain

101 Oot, diwawancarai oleh penulis, Jember, 31 Januari 2022.

3. Peran guru sebagai pendidik untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui dadu angka pada kelompok A1 di TK Dharma Wanita Ajung Jember Tahun Pelajaran 2021/2022.

Peran guru dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak sangat berfariasi, tergantung pada individu guru masing-masing peran apa yang akan guru lakukan dalam proses pembelajaran. Berbagai peran yang diperankan oleh guru agar kecerdasan peserta didiknya dapat berkembang sesuai harapan guru dan orang tua. Ada kalanya guru berperan sebagi pendidik, sebagai fasilitator untuk anak didiknya, dan bisa juga berperan sebagai motivator bagi peserta didiknya.

Gambar 4.6

Kegiatan stimulasi materi tentang dadu angka

Dari penelitian yang peneliti lakukan seperti yang terlihat pada gambar guru sedang memberikan stimulasi kepada peserta didik dengan memberikan berbagai pemahaman materi tentang macam macam warna, konsep bilangan dari 1-6 dan mengenalkan lambang bilangan. Dengan stimulasi tentang macam warna , lambang bilangan, dan konsep bilangan maka anak akan lebih memahami dan mengerti mengenai macam warna, lambang bilangan, dan konsep bilangan.

Gambar 4.7

Proses pemberian arahan dan pemahaman tentang kegiatan dadu angka

Dari observasi yang peneliti lakukan dan terlihat dalam gambar terlihat seorang guru memberikan penjelasan kepada peserta didiknya bagaimana cara bermain dadu angka, Dalam hal ini kegiatan dadu angka akan dilakukan didalam kelas adalah anak secara bergantian akan diberi kesempatan untuk melempar dadu angka, kemudian guru memberikan pertanyaan mengenai macam warna, lambang bilangan, Konsep bilangan kepada anak yang sudah memainkan dadu angka lalu anak akan menjawab pertanyaan dari guru warna yang muncul pada dadu angka angka berapa yang muncul pada dadu angka , lalu guru menyempurnakan pemahaman anak.

Tujuan dari permainan tersebut yaitu agar anak dengan mudah dan mengerti dalam mengenal konsep bilangan 1-6, mengenal macam macam warna, dan mengenal lambang bilangan.

Seorang guru biasanya hanya melaksanakan tugasnya sebagai penyampai materi pembelajaran. Namun untuk guru Taman Kanak Kanak memiliki beberapa peran yang paling penting bagi proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu peran tersebut ialah sebagai pendidik.

Sebagai seorang pendidik anak usia dini diharuskan mencurahkan kemampuannya untuk memberikan pemahaman dan jugak pembelajaran yang berarti dan bermakna dalam rangka merangsang tumbuh kembang anak.

Hal ini sesuai dengan hasil wawancara peneliti dengan bunda Romdiyati selaku guru kepala sekolah TK Dharma Wanita Ajung Jember.

"Peran seorang guru ini ada banyak sekali, apalagi untuk meningkatkan kemampuan kognitif. Untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak, tenaga pendidik dilembaga ini melakukan kegiatan menggunakan media dadu angka. Dimana kegiatan ini bertujuan untuk merangsang kemampuan kognitif anak dengan menggunakan media dadu angka, anak lebih mudah dalam mengenal angka, warna dan lambang bilangan. Melalui kegiatan ini anak dapat secara langsung mempraktikkan apa yang sebelumnya sudah di jelaskan dan juga di berikan pemahaman oleh guru".102 Sesuai dengan apa dijumpai peneliti ketika berada ditempat penelitian untuk melihat kegiatan pembelajaran secara langsung. Setiap hari setelah proses pembukaan pembelajaran usai, guru bertanya kepada peserta didiknya tentang macam-macam warna, menyebutkan angka mulai 1-10 dan lain sebagainya. Pertanyaan tersebut dilakukan guru dalam rangka merangsang kemampuan kognitif anak. Sehingga para peserta didik akan terangsang dengan setiap pertanyaan yang setiap harinya di lontarkan guru mereka dan ahirnya secara tidak langsung mereka akan mengerti macam macam warna dan mengenal angka.

102 Romdiyati, diwawancarai oleh penulis, Jember, 25 Januari 2022.

Hal tersebut senada dengan pernyataan yang diungkapkan oleh bunda azizatur rohma selaku guru kelas A1 TK Dharma Wanita Ajung Jember bahwa:

"Ada berbagai macam peran yang saya perankan dalam meningkatkan kemampuan kognitif melalui dadu angka salah satunya yaitu sebagai pendidik dimana anak diberikan pemahaman dulu sebelum melaksanakan kegiatan dadu angka misalnya cara memainkan dadu angka, macam macam warna, mengenalkan angka 1-6, dan mengenalkan lambang bilangan dan lain sebagainya".103

Gambar 4.8

Bunda azizatur Rohma saat berperan sebagai pendidik Pernyataan tersebut juga diperkuat oleh bunda oot selaku Waka kesiswaan TK Dharma Wanita Ajung Jember.

"Kita sebagai pendidik memang wajib meningkatkan kemampuan kognitif khususnya kemampuan mengenal Warna, konsep bilangan, 1-6, dan mengenal lambang bilangan dengan memberi pemahaman tentang warna, konsep bilangan 1-6, dan lambang bilangan. Proses pemberian rangsangan tersebut kami realisasikan melalui kegiatan menggunakan media dadu angka dengan tujuan agar anak dengan mudah mengenal macam warna, konsep bilangan 1-6, dan mengenal lambang bilangan".104

103 azizatur rohma, diwawancarai oleh penulis, Jember, 29 Januari 2022.

104 Oot, diwawancarai oleh penulis, Jember, 31 Januari 2022.

Dalam dokumen peran guru dalam meningkatkan (Halaman 85-95)

Dokumen terkait