• Tidak ada hasil yang ditemukan

Berdasarkan hasil analisis statistik yang dilakukan, akan dikemukakan penelitian yang didapatkan. Metode pembelajaran PQ4R terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII MTs No. 32 Lamasi Kabupaten Luwu dikatakan baik, karena mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hal ini dapat dilihat pada analisis deskriptif berikut:

a. Metode Pembelajaran PQ4R Kelas VIII MTs No. 32 Lamasi Kabupaten Luwu

Menurut Sapriya yang dikutip oleh Triani Ratnawuri dkk, metode PQ4R adalah suatu metode pembelajaran yang merupakan bagian dari metode kooperatif learning yang bertujuan untuk meningkatkan daya paham dan daya ingat peserta didik tentang materi yang mereka baca dengan cara membaca dan menulis.1 Peserta didik diminta untuk mengeksplorasi kemampuannya membuat struktur berpikir sebelum membaca dengan menyusun pertanyaan-pertanyaan yang menjadi acuan bagi peserta didik untuk menggali informasi yang dibutuhkan dari teks bacaan.

Kemudian peserta didik secara mendiri membaca teks sambil mencari jawaban dari pertanyaan yang telah dibuatnya.2 Jadi, penggunaan metode pembelajaran PQ4R selama proses pembelajaran dapat berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak.

1Triani Ratnawuri, dkk, “Penerapan Metode Pembelajaran PQ4R Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Ekonomi Siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Metro”, Jurnal Pendidikan Ekonomi UM Metro Vol. 6 no. 2 2018, h. 120.

2Trianto, Model Pembelajaran Terpadu (Jakarta: Bumi Aksara, 2010), h. 150.

Metode pembelajaran PQ4R dimaksudkan untuk membantu siswa mengingat, memahami dan membantu proses pembelajaran di kelas yang dilakukan dengan kegiatan membaca buku atau bahan ajar. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempelajari sampai tuntas suatu materi pembelajaran,3 sehingga penggunaan metode pembelajaran PQ4R selama proses pembelajaran dapat berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak.

Sama halnya dengan penelitian yang dilakukan oleh Neneng Afrida, berupa kajian ilmiah yang mencakupi bagaimana “Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran PQ4R Dengan Media Komik terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Kingdom Animalia di SMA Negeri 1 Lhoknga Aceh Besar”.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh analisis data dengan menggunakan uji t yaitu, t hitung db 28 diperoleh t tabel dan H0= 3,029 pada taraf signifikan (α 0,05) dengan = 1,701. Sehingga uji hipotesis t hitung > t tabel sehingga Ho ditolak. Ha diterima yaitu bahwa penerapan strategi pembelajaran PQ4R dengan media komik berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi Filum Platyhelminthes di SMA Negeri 1 Lhoknga Aceh Besar.4 Hal ini merujuk pada bagaimana metode pembelajaran PQ4R dapat berpengaruh baik serta dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan dilakukan peneliti terhadap metode pembelajaran PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review) MTs No. 32 Lamasi Kabupaten Luwu dengan responden berjumlah 47 orang dengan menggunakan instrumen skala metode pembelajaran PQ4R yang

3Devi Wahyu Daniati dkk, 27 Cara Asyik Belajar Matematika (Cet. I; Magelang: Pustaka Rumah C1nta, 2020), h. 217.

4Neneng Afrida, Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran PQ4R Dengan Media Komik Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Kingdom Animalia di SMA Negeri 1 Lhoknga Aceh Besar, Skripsi (Banda Aceh: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Program Studi Pendidikan Biologi), h. 87-88.

terdiri dari 18 pernyataan, maka diperoleh nilai minimum dan maksimum dari analisis deskriptif yaitu 41 dan 66.

Pada analisis kategorisasi dapat digambarkan bahwa terdapat 7 orang responden berada pada kategori rendah dengan persentase 14,89%, 35 orang responden berada pada kategori sedang dengan persentase 74,46% dan 5 orang responden berada pada kategori tinggi dengan persentase 10,63%. Jadi, metode pembelajaran PQ4R kelas VIII MTs No. 32 Lamasi Kabupaten Luwu terletak pada kategori sedang dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 55. Hal ini dilihat dari frekuensi terbanyak jumlah responden yang berada pada rentang nilai 48-62 sebanyak 35 responden dengan persentase 74,46% yang berarti perlu ditingkatkan.

Berdasarkan data di atas, dapat dikatakan bahwa metode pembelajaran PQ4R cocok dan baik dalam penerapannya di dalam proses pembelajaran dan dalam hal ini khususnya mata pelajaran Akidah Akhlak, tetapi tidak berarti metode pembelajaran PQ4R ini sudah berjalan sempurna. Dalam pelaksanaannya masih banyak ditemukan kendala-kendala yang dihadapi diantaranya, pada saat peserta didik membacakan hasil bacaannya di hadapan peserta didik lainnya, ada yang bersuara pelan serta ada yang masih berbicara ketika temannya membacakan hasil bacaannya di depan. Walaupun kendala tersebut sudah berusaha pendidik kurangi dengan memberikan nasihat untuk mengeraskan bacaannya dan meminta peserta didik lainnya untuk tidak berbicara ketika peserta didik lainnya berbicara di depan kelas.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan berbagai macam temuan yang dalam pelaksanaan pembelajaran diantaranya peserta didik lebih aktif dalam pembelajaran, peserta didik mampu mencari pertanyaan yang nantinya mereka juga akan jawab dari bahan bacaannya, dan peserta didik memberikan

kesimpulan dari pembelajaran tersebut sesuai apa yang mereka pahami dari bacaan dan penjelasan temannya di depan kelas.

Sehingga dari analisis di atas dapat disimpulkan bahwa yang paling sesuai dari indikator metode pembelajaran PQ4R dengan kenyataan yang ada di sekolah yaitu pada indikator peserta didik mampu bertanya untuk diri sendiri, karena pertanyaan tersebut sesuai dengan apa yang dia pahami sepintas dari materi tersebut. Indikator kedua, peserta didik mampu menemukan jawaban dari pertanyaannya, karena mereka menyesuaikan pertanyan dengan kemampuannya.

Indikator peserta didik dapat menghubungkan informasi yang telah diketahui dengan bahan bacaan, karena mereka pernah mengalami dalam kesehariannya.

b. Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VIII MTs No. 32 Lamasi Kabupaten Luwu

Menurut Suprijo yang dikutip oleh Widodo, hasil belajar merupakan contoh aktivitas, nilai, pemahaman, cara pandang, penghayatan dan kemampuan.5 Selain itu, hasil belajar yang menjadi objek penilaian kelas merupakan kapasitas baru yang diperoleh peserta didik setelah mengikuti pengalaman pendidikan pada mata pelajaran tertentu.6

Jadi, hasil belajar merupakan suatu aktivitas yang dilakukan seseorang dengan sengaja dalam keadaan sadar untuk memperoleh hasil yang dicapai oleh peserta didik berupa angka atau skor setelah menyelesaikan tes yang diberikan.

Serta untuk memperoleh suatu pengetahuan baru sehingga memungkinkan seseorang terjadinya perubahan perilaku yang relatif tetap baik dalam berfikir, merasa, maupun dalam bertindak.

5Widodo, “Peningkatan Aktivitas Belajar dan Hasil Belajar Siswa dengan Metode Problem Based Learning Pada Siswa Kelas VII A Mts Negeri Donomulyo Kulon Progo Tahun Pelajaran 2012/2013”, Jurnal Fisika Indonesia Vol. XVII no. 49 2013, h. 34.

6A. Supratiknya, Penilaian Hasil Belajar dengan Teknik Nontes (Yogyakarta: Universitas Sanata Darma, 2012), h. 5.

Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan peneliti terhadap hasil belajar peserta didik dalam pokok bahasan qona’ah, sabar, tawakkal, ikhtiar, dan syukur pada mata pelajaran Akidah Akhlak khususnya pada kelas VIII MTs No. 32 Lamasi Kabupaten Luwu dengan responden 47 orang dengan melihat hasil belajar peserta didik kelas VIII, maka diperoleh nilai minimum dan maksimum dari analisis deskriptif yaitu 75 dan 88.

Pada analisis kategorisasi dapat digambarkan bahwa terdapat 3 orang responden berada pada kategori rendah dengan persentase sebanyak 6,38%, 37 responden berada pada kategori sedang dengan persentase 78,72% dan 7 orang responden berada pada kategori tinggi dengan persentase 14,89%. Jadi, hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VIII MTs No. 32 Lamasi Kabupaten Luwu terletak pada kategori sedang dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 80. Hal ini dapat dilihat dari frekuensi terbanyak jumlah responden yang berada pada rentang nilai 77-83 sebanyak 37 responden dengan persentase 78,72%

yang berarti perlu ditingkatkan.

c. Pengaruh Metode Pembelajaran PQ4R terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VIII MTs No. 32 Lamasi Kabupaten Luwu

Metode pembelajaran PQ4R berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VIII MTs No. 32 Lamasi Kabupaten Luwu yakni sebesar 32,9% yang termasuk kategori rendah.

Setelah dilakukan analisis deskriptif tentang etode pembelajaran PQ4R terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VIII MTs No. 32 Lamasi Kabupaten Luwu, maka dilakukan analisis statistik inferensial dengan melakukan uji regresi linear sederhana. Hasil analisis SPSS versi 23 for Windows diperoleh uji linearitas persamaan garis regresi dari baris deviation from

linearity, yaitu Fhit (Tc) = 1,297 dengan nilai signifikansi sebesar 0,266 dan menggunakan taraf 0,05. Nilai signifikansi yang diperoleh tersebut lebih besar dari α (0,266 > 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang linear antara metode pembelajaran PQ4R terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VIII MTs No. 32 Lamasi Kabupaten Luwu.

Adapun pengaruh pengaruh metode pembelajaran PQ4R terhadap hasil belajar peserta didik adalah sebesar 32,9%. Membuktikan bahwa konstribusi pengaruh metode pembelajaran PQ4R terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VIII MTs No. 32 Lamasi KAbupaten Luwu yakni sebesar 32,9% dengan interval koefisien 0,20-0,399 yang termasuk dalam kategori rendah, sedangkan sisanya 67,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar dari variabel.

66

Berdasarkan hasil analisis data pada pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka penelitian ini diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

1. Penerapan metode pembelajaran PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review) kelas VIII MTs No. 32 Lamasi Kabupaten Luwu, berdasarkan hasil penelitian dengan 47 peserta didik sebagai sampel, didapatkan analisis kategorisasi yaitu: 7 orang responden berada pada kategori rendah dengan persentase sebanyak 14,89%, 35 orang responden berada pada kategori sedang dengan persentase 74,46% dan 5 orang responden berada pada kategori tinggi dengan persentase 10,63%. Berdasarkan nilai rata-rata metode pembelajaran PQ4R kelas VIII MTs No. 32 Lamasi Kabupaten Luwu sebesar 74,46% berada pada kategori sedang.

2. Hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VIII MTs No. 32 Lamasi Kabupaten Luwu, berdasarkan nilai ulangan harian peserta didik pada materi Qona’ah, Sabar, Tawakkal, Ikhtiar dan Syukur, didapatkan anal isis kat egoris asi yaitu : 3 orang responden berada pada kategori rendah dengan persentase sebanyak 6,38%, 37 orang responden berada pada kategori sedang dengan persentase 78,72% dan 7 orang responden berada pada kategori tinggi dengan persentase 14,89%.

Berdasarkan nilai rata-rata hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VIII MTs No. 32 Lamasi Kabupaten Luwu sebesar 78,72% berada pada kategori sedang.

3. Metode pembelajaran PQ4R berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak MTs No. 32 Lamasi Kabupaten Luwu,

berdasarkan hasil perhitungan koefisisen determi nasi d i p e r o l e h n i l a i r square sebesar 0,329 atau 32,9%. Hal ini terlihat pada interval koefisien 0,20-0,399 yang termasuk dalam kategori rendah, sedangkan sisanya sebesar 67,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar dari variabel.

Dokumen terkait