BAB II LANDASAN TEORI
2.8. Penelitian Sebelumnya
Penelitian tentang kinerja efisiensi perbankan dengan menggunakan metode DEA dan kinerja keuangan sudah sering dilakukan oleh beberapa peneliti, Berikut beberapa tabel penelitian sebelumnya:
Tabel 2.1
Tabel Penelitian Sebelumnya
No Peneiti Objek
Penelitian
Variabel Penelitian Hasil dan Kesimpulan Input Output
1 Moch.
Fathony (2012) Estimasi dan Faktor - Faktor Yang Mempengaru hi Efisiensi Bank Domestik di Indonesia
Seluruh Bank Umum di Indonesia yang tercatat di Bank Indonesia selama periode 2008-2009
Total Simpanan (x1)
Biaya Tenaga Kerja (x2)
Aktiva Tetap (x3)
Total Kredit yang Disalurkan (Y1)
Total Pendapatan (y2)
Bank yang dimiliki asing menghasilkan kinerja efisien yang lebih tinggi dibandingkan dengan bank yang dimiliki domestik
2 Zaenal Abidin, Endri, Dyah
Nirmalawati (2008) Kinerja Keuangan dan Efisiensi Perbankan:
Pendekatan CAMEL, DEA, dan SFA
Bank Umum di Indonesia yang tercatat di Bank Indonesia selama periode 2003-2008
Dana Pihak Ketiga (x1)
Biaya Bunga (x2)
Biaya Operasional lainya yang terdiri dari biaya SDM dan biaya ummum dan administras i (x3)
Kredit yang Disalurkan (y1)
Total Pendapatan yang terdiri dari:
Pensapatan Bunga dan Pendapatan Operasional Lainnya (y2)
Bank Persero dan Bank Asing (termasuk bank campuran) lebih bagus kinerja keuangan dan efisiensinya dibandingkan kelompok bank lain
No Peneiti Objek Penelitian
Variabel Penelitian Hasil dan Kesimpulan Input Output
3 Khalad M. S Alrafadi, Badrul Hisham Kamaruddin, dan Mazila Md Yusuf (2014) Efficiency and
Determinants in Libyan Banking
Bank di Libya selama periode 2004-2010
Number of employees (x1)
Fixed Assets (x2)
Deposits (x3)
Loan Income (y1)
Profit After Tax (y2)
Bank-bank khusus telah menunjukkan efisiensi teknis yang lebih tinggi dibandingkan bank umum dan bank swasta.
Selama periode penelitian kami menemukan bahwa
inefisiensi teknis murni memiliki pengaruh lebih besar dalam menentukan inefisiensi teknis bank umum secara keseluruhan, sedangkan inefisiensi skala memiliki pengaruh lebih besar dalam menentukan inefisiensi teknis bank swasta dan khusus.
4 Benites Cava, Patricia Pereira Salgado Junior, Alexandre De Freitas Branco, Adriel Martins (2016) Evaluation of Bank
Efficiency in Brazil: a Dea Approach.
Bank yang beroperasi di Brazil pada tahun 2013
Number of staff
Operating expenses (excluding interest)
Fixed assets
Total
Total deposits Revenue
Revenue not related to interest
Hasilnya menunjukkan bahwa bank- bank besar memiliki nilai rata-rata tertinggi, menunjukkan bahwa bank- bank besar lebih efisien. Salah satu penjelasan yang mungkin adalah skala ekonomi yang dicapai oleh bank-bank besar.
No Peneiti Objek Penelitian
Variabel Penelitian Hasil dan Kesimpulan Input Output
Bank umum federal memiliki nilai efisiensi rata-rata tertinggi, menunjukkan bahwa bank umum federal lebih efisien daripada bank lain. Analisis juga menemukan bahwa bank dengan modal asing dan partisipasi asing memiliki nilai rata-rata yang tinggi. Dengan demikian, ada kemungkinan modal asing berkontribusi untuk
meningkatkan tingkat efisiensi.
5 Zuzana Svitalkova (2014) Comparison and
Evaluation of Bank
Efficiency in Selected Countries in EU
Commercia l Bank di EU (Czech Republic, Slovakia, Austria, Poland, Hungary, Slovenia) periode 2004-2011
personnel costs
fixed assets
deposits
Loans
net interest revenue
Penelitian ini menggunakan 2 model CCR dan VRS. Menurut kedua model itu yang terbaik Kinerjanya dimiliki sektor perbankan Austria dan Ceko. Ini juga membuktikan jumlah unit efisien dan Antara batas efisiensi dan unit terukur. Sistem di Slovenia dan Slovakia memiliki performa terburuk
No Peneiti Objek Penelitian
Variabel Penelitian Hasil dan Kesimpulan Input Output
Dari wilayah terukur. Polandia menurut model CCR juga salah satu negara yang paling tidak efisien tapi Menurut model VRS mencapai nilai efisiensi rata-rata.
6 Majid Karimzadeh (2012) Efficiency Analysis by using Data Envelop Analysis Model:
Evidence from Indian Banks
8 major Commercia l Banks of India, public bank : State Bank of India (SBI), Bank of India (BOI), and Central Bank of India (CBI), Panjab National Bank (PNB), and Union Bank of India (UBI) Private bank : ICICI Bank, HDFC Bank, and Axis Bank
number of employees
fixed assets
deposits
Loans
investments
Nilai efisiensi bervariasi, Bank berdasarkan ukuran relatif Lokasi geografis mereka
Berdasarkan ukurannya, Bank terbesar ditemukan relatif paling
efisien.
7 Annindya Noor Pratiwi (2014)
Komersial bank yang terdaftar di Indonesia Stock
Simpanan
beban bunga
kredit/
pendapatan bunga
Bank yang termasuk dalam kelompok BUKU 3
memiliki tingkat
No Peneiti Objek Penelitian
Variabel Penelitian Hasil dan Kesimpulan Input Output
Pengukuran Efisiensi Bank
Menggunakan Data
Envelopment Analysis (DEA) (Studi Pada Bank Umum Konvensional yang
Terdaftar di BEI Periode 2009-2013)
Exchange periode 2009-2013
beban gaji efisiensi paling rendah
dibandingkan dengan bank kelompok BUKU 1 dan kelompok BUKU 2. Hal tersebut
mengindikasikan bahwa bank yang memilki modal inti yang lebih besar belum tentu lebih efisien dalam mengelola sumber
dayanya.Selama periode
penelitian, bank yang termasuk dalam kelompok BUKU 4
mencapai tingkat efisiensi 100%
baik pengukuran efisiensi
menggunakan kredit atau pendapatan bunga sebagai output.
Pada penelitian Fathony (2012) dalam penelitiannya yang berjudul “Estimasi dan Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Efisiensi Bank Domestik di Indonesia”
menunjukan hasil Bank yang dimiliki asing menghasilkan kinerja efisien yang lebih tinggi dibandingkan dengan bank yang dimiliki domestik, hasil penelitian Abidin et al. (2008) dalam “Kinerja Keuangan dan Efisiensi Perbankan: Pendekatan CAMEL, DEA, dan SFA” menunjukan hasil bahwa Bank Persero dan Bank Asing
Sumber : Diolah Penulis
(termasuk bank campuran) lebih bagus kinerja keuangan dan efisiensinya dibandingkan kelompok bank lain. Menurut Alrafadi, Kamaruddin, & Yusuf (2014) dalam penelitiannya Efficiency and Determinants in Libyan Banking menunjukan hasil Bank-bank khusus telah menunjukkan efisiensi teknis yang lebih tinggi dibandingkan bank umum dan bank swasta. Benites Cava, Pereira Salgado Junior,
& Branco (2016) dalam penelitiannya yang berjudul “Evaluation of Bank Efficiency in Brazil: a Dea Approach” Hasilnya menunjukkan bahwa bank-bank besar memiliki nilai rata-rata tertinggi, menunjukkan bahwa bank-bank besar lebih efisien. Karimzadeh (2012) dalam penelitiannya “Efficiency Analysis by using Data Envelopment Analysis Model: Evidence from Indian Banks” menunjukan hasil berdasarkan ukurannya, Bank terbesar ditemukan relatif paling efisien. Pratiwi (2014) dalam penelitian yang berjudul “Pengukuran Efisiensi Bank Menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA) (Studi Pada Bank Umum Konvensional yang Terdaftar di BEI Periode 2009-2013)” menunjukkan hasil bank yang memilki modal inti yang lebih besar belum tentu lebih efisien dalam mengelola sumber dayanya.Selama periode penelitian, bank yang termasuk dalam kelompok BUKU 4 mencapai tingkat efisiensi 100% baik pengukuran efisiensi menggunakan kredit atau pendapatan bunga sebagai output.