• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penelitian Terdahulu

KAJIAN KEPUSTAKAAN

A. Penelitian Terdahulu

BAB II

Hasil penelitian ini memberikan pengetahuan bahwa secara parsial variabel pengetahuan berpengaruh negatif dan sighnifikan terhadap minat. Sedangkan variabel ketertarikan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat. Dan berdasarkan pengujian secara simultan variabel pengetahuan dan ketertarikan berpengaruh positif terhadap minat.

2. Moh Khoirul Anam dan Nadia Kulsum (2022), dengan judul

“Pengaruh Pengetahuan Dan Pemasaran Terhadap Minat Nasabah Pada Produk Gadai Emas”, Universitas Muhammadiyah Jakarta.32

Dalam penelitian ini, metode yang digunakan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 23 digunakan dalam penelitian ini. Sampel diambil dengan menggunakan metode Solvin sebanyak 93 nasabah dan data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara insidental. Persamaan antara penelitian ini dan penelitian yang dilakukan oleh peneliti sebelumnya adalah sama-sama menggunakan variabel independen pengetahuan dan variabel dependen minat, menggunakan metode kuantitatif, serta memperoleh data melalui penyebaran kuesioner. Namun, perbedaan penelitian ini adalah penggunaan variabel independen tambahan yaitu pemasaran.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tidak memiliki pengaruh terhadap minat nasabah, sementara pemasaran

32 Moh Khoirul Anam dan Nadia Kulsum, dengan judul “Pengaruh Pengetahuan Dan Pemasaran Terhadap Minat Nasabah Pada Produk Gadai Emas,” Perbankan Syariah 3, No. 2 (Oktober 2022): 129-141.

memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat nasabah.

Secara simultan, pengetahuan dan pemasaran memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat nasabah.

3. Fandella Cahyani (2022), dengan judul “Pengaruh Herding, Pendapatan dan Pengalaman Investasi Terhadap Keputusan Investasi Tabungan Emas (Studi Pada Nasabah Unit Pegadaian Syariah IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi)”, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.33

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linear berganda dan melibatkan 78 responden sebagai sampel. Persamaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya sama-sama menggunakan variabel independen pendapatan, namun berbeda dalam hal variabel independen herding dan pengalaman serta variabel dependennya yang adalah keputusan investasi.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa secara bersama-sama, variabel herding, pendapatan, dan pengalaman investasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan investasi tabungan emas, seperti yang terbukti dari hasil uji-F. Secara spesifik, hasil uji-t menunjukkan bahwa variabel herding memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi tabungan

33 Fandella Cahyani, “Pengaruh Herding, Pendapatan dan Pengalaman Investasi Terhadap Keputusan Investasi Tabungan Emas (Studi Pada Nasabah Unit Pegadaian Syariah IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi)” (Skripsi, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, 2022), 6.

emas, sementara pendapatan juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi tabungan emas. Selain itu, pengalaman investasi juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan investasi tabungan emas.

4. Muhammad Deni, Gusti Rahayu, dan Frida Amelia (2021), dengan judul “Analisis Minat Masyarakat Menabung Emas Pada Pegadaian Syariah Selayo Solok”, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar.34

Penelitian ini memakai metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan field research (penelitian lapangan), peneliti sendiri sebagai pengumpul data (instrument) dengan cara mengumpulan data berupa wawancara. Persamaan penelitian ini adalah sama-sama menggunakan variabel dependen minat dengan tujuan untuk mengetahui analisis minat masyarakat dalam menabung emas.

Sedangkan perbedaannya adalah pada penelitian peneliti menggunakan variabel independen pendapatan dan pengetahuan, pada penelitian ini tidak mencari variabel tersebut.

Penelitian ini menunjukkan bahwa minat masyarakat di kabupaten Solok untuk menabung emas di Unit Pegadaian Syariah Selayo Solok masih rendah. Umumnya, kurangnya minat tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya adalah kurangnya pengetahuan tentang produk Tabungan Emas Pegadaian Syariah, minimnya sosialisasi dari Pegadaian Syariah kepada masyarakat,

34 Muhammad Deni, Gusti Rahayu, dan Frida Amelia, “Analisis Minat Masyarakat Menabung Emas Pada Pegadaian Syariah Selayo Solok”, Journal Islamic Banking and Finance 1, No.1 (Januari-Juni 2021): 41-48.

kondisi ekonomi yang belum memadai, lokasi tempat tinggal masyarakat yang jauh dari Pegadaian Syariah Selayo Solok sehingga sulit untuk pergi menabung, serta tidak adanya sistem antar jemput tabungan di Pegadaian Syariah Selayo Solok.

5. Yuliatul Muzammil (2021), dengan judul “Pengaruh Pengetahuan dan Religiusitas Terhadap Minat Menggunakan Produk Tabungan Haji di BRI Syariah KC Madiun Dengan Kepercayaan Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada Masyarkat Desa Pucanganom)”, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo.35

Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan sumber data dari penyebaran kuesioner terhadap 98 responden. Uji asumsi klasik, analisis regresi linier sederhana dan berganda, uji ketepatan model, uji hipotesis, dan analisis jalur (path analysis) digunakan sebagai alat analisis. Penelitian ini mirip dengan penelitian sebelumnya yang mengambil variabel independen pengetahuan dan variabel dependen minat, tetapi bedanya penelitian ini memasukkan variabel intervening yaitu religiusitas dan kepercayaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel pengetahuan berpengaruh terhadap kepercayaan, sedangkan religiusitas tidak memiliki pengaruh terhadap kepercayaan. Selain itu,

35 Yuliatul Muzammil, “Pengaruh Pengetahuan dan Religiusitas Terhadap Minat Menggunakan Produk Tabungan Haji di BRI Syariah KC Madiun Dengan Kepercayaan Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada Masyarkat Desa Pucanganom)” (Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo 2021), xvi.

secara parsial, pengetahuan, religiusitas, dan kepercayaan berpengaruh terhadap minat. Hasil ini juga menunjukkan bahwa variabel pengetahuan dan religiusitas secara simultan berpengaruh terhadap kepercayaan, dan pengetahuan, religiusitas, dan kepercayaan secara simultan berpengaruh terhadap minat. Namun, kepercayaan tidak mampu memediasi hubungan antara pengetahuan dan religiusitas terhadap minat karena hubungan langsung lebih besar daripada hubungan tidak langsung.

6. Juli Dwina dan Sayyidah Azzafira (2021), dengan judul “Analisis Pengaruh Pendapatan dan Pengetahuan Terhadap Minat Nasabah Berinvestasi Emas di Pegadaian Syariah”, Institut Agama Islam Negeri Langsa.36

Peneliti menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan sumber data yang diperoleh dari 99 nasabah yang dipilih secara acak melalui teknik probability sampling dengan simple random sampling. Metode yang digunakan adalah analisis regresi berganda dan uji hipotesis menggunakan t-statistik, serta dilakukan uji asumsi klasik, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, dan uji autokorelasi. Penelitian ini memiliki kesamaan dengan penelitian sebelumnya dalam hal variabel independen (pengetahuan dan pendapatan) dan variabel dependen

36 Juli Dwina dan Sayyidah Azzafira, “Analisis Pengaruh Pendapatan dan Pengetahuan Terhadap Minat Nasabah Berinvestasi Emas di Pegadaian Syariah,” Investasi Islam 6, no.2 (2021):

95-117.

(minat), tetapi berbeda dalam subjek penelitian yang difokuskan pada Pegadaian Syariah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari asumsi klasik data penelitian berdistribusi normal, secara parsial variabel pendapatan, pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat.

Sedangkan secara simultan variabel pendapatan dan pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat.

7. Syukron Amrullah (2021), dengan judul “Pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan Dan Risiko Terhadap Minat Nasabah Menggunakan BSI Mobile”, Institut Agama Islam Negeri Madura.37

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik uji regresi linear berganda. Data yang digunakan dari data primer dengan menyebar kuesioner pada sampel 77 responden.

Persamaan penelitian ini adalah sama-sama memakai variabel dependen minat, subjek yang diteliti pada Bank Syariah Indonesia.

Sedangkan perbedaannya adalah penelitian ini mencari variabel independen persepsi kemudahan penggunaan dan resiko.

Hasil dari penelitian ini adalah persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh terhadap minat nasabah, persepsi risiko tidak berpengaruh terhadap minat nasabah, dan persepsi kemudahan penggunaan dan persepsi risiko memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan.

37 Syukron Amrullah, “Pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan Dan Risiko Terhadap Minat Nasabah Menggunakan BSI Mobile,” (Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Madura, 2021), 3.

8. Ratna Fitri Astuti dan Vitria Puri (2020), dengan judul “Pengaruh Pola Konsumsi Dan Pengetahuan Ekonomi Terhadap Minat Investasi Generasi Milenial Kota Samarinda”, Universitas Mulawarman.38

Dalam penelitian ini, pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode analisis regresi linier berganda pada populasi generasi milenial dengan rentang usia antara 20 hingga 30 tahun. Sampel penelitian sebanyak 120 orang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Persamaan penelitian ini mirip dengan penelitian sebelumnya yang menggunakan variabel independen pengetahuan dan variabel dependen minat, namun dengan perbedaan penggunaan variabel independen konsumsi pada penelitian ini.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara pola konsumsi dan minat investasi, sementara pengetahuan ekonomi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap minat investasi. Selain itu, pola konsumsi dan pengetahuan ekonomi secara simultan berpengaruh terhadap minat investasi.

9. Guspia Ningsih, Muhammad Dayyan, dan Nurjanah (2019), dengan judul “Pengaruh Promosi, Kualitas Layanan, Dan Pengetahuan Terhadap Minat Masyarakat Berinvestasi Logam Mulia Di Pegadaian Syariah Langsa Barat”, Institut Agama Islam Negeri Langsa.39

38 Ratna Fitri Astuti dan Vitria Puri, “Pengaruh Pola Konsumsi Dan Pengetahuan Ekonomi Terhadap Minat Investasi Generasi Milenial Kota Samarinda,” Edueco 3, No. 1 (Juni 2020): 24-32.

39 Guspia Ningsih, Muhammad Dayyan, dan Nurjanah, “Pengaruh Promosi, Kualitas Layanan, Dan Pengetahuan Terhadap Minat Masyarakat Berinvestasi Logam Mulia Di Pegadaian Syariah Langsa Barat,” Manajemen Keuangan Syariah 3, No.2 (September 2019): 87-110.

Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan sampel sebanyak 85 responden.

Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang terdiri dari 16 pernyataan. Persamaan pada penelitian ini sama-sama menggunakan variabel independen pengetahuan dan variabel dependen minat, namun perbedaannya terletak pada penambahan variabel independen yaitu promosi dan kualitas pelayanan.

Dari hasil penelitian ini, secara parsial ditemukan bahwa promosi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat, kualitas pelayanan juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat, dan pengetahuan juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat. Secara simultan, ketiga variabel independen yaitu promosi, kualitas pelayanan, dan pengetahuan, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat.

10. Moena Azizah (2018), dengan judul “Pengaruh Pendidikan dan Pendapatan Terhadap Minat Nasabah Investasi Emas Di Bank Syariah Mandiri KC Warung Buncit”, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.40

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskripstif, sumber data yang diambil dengan menyebar kuesioner, dan uji statistic yang digunakan adalah uji regresi linear berganda dan uji t. persamaan penelitian ini dengan penelitian yang diteliti oleh

40 Moena Azizah, “Pengaruh Pendidikan dan Pendapatan Terhadap Minat Nasabah Investasi Emas Di Bank Syariah Mandiri KC Warung Buncit”, (Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2018), 10.

peneliti adalah sama-sama menggunakan variabel indepeneden pendapatan dan variabel dependen minat. Perbedaannya adalah penelitian ini menggunakan variabel independen pendidikan.

Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel pendapatan berpengaruh signifikan terhadap minat, variabel pendidikan berpengaruh signifikan terhadap minat. Variabel pendapatan dan variabel pendidikan secara bersama-sama (simultan) berpengaruh terhadap minat.

Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu

No Nama Persamaan Perbedaan

1 Riska Afriza (2022)

Menggunakan

variabel pengetahuan dan minat. Data yang diambil sama-sama dari penyebaran kuesioner dengan menggunakan metode random simple

samping.

Memiliki variabel berbeda dimana peneliti terdahulu menggunakan variabel indpenden ketertarikan, sedangkan peneliti menggunakan varibel independen pendapatan.

2 Moh Khoirul Anam dan Nadia Kulsum (2022)

Menggunakan variabel independen pengetahuan dan variabel dependen minat. Data yang diambil dari penyebaran kuesioner.

Peneliti terdahulu mencari variabel independen pemasaran,

sedangkan peneliti mencari variabel independen pendapatan.

3 Fandella Cahyani (2022)

Menggunakan variabel independen pendapatan. Metode yang digunakan yakni metode kuantitatif dengan mengumpulkan data penyebaran

Menggunakan variabel independen herding,

pengalaman, dan variabel

dependennya keputusan.

No Nama Persamaan Perbedaan kuesioner.

4 Muhammad Deni, Gusti Rahayu, dan Farida Amelia (2021)

Menggunakan variabel dependen minat. Topik yang diteliti tentang tabungan emas.

Menggunakan metode kualitatif, objek yang diteliti pada Pegadaian Syariah.

5 Yuliatul Muzammil (2021)

Menggunakan

variabel pengetahuan dan minat. Data yang diambil sama-sama dari penyebaran kuesioner.

Menggunakan variabel independen religiusitas dan kepercayaan sebagai variabel intervening.

6 Juli Dwina dan (2021)

Menggunakan variabel pendapatan, pengetahuan, dan minat. Data yang diambil sama-sama dari penyebaran kuesioner dengan menggunakan metode random simple

samping.

Memiliki perbedaan dimana peneliti terdahulu menggunakan subjek pada pegadaian syariah.

7 Syukron Amrullah (2021)

Menggunakan variabel dependen minat nasabah Bank Syariah Indonesia.

Menggunakan metode kuantitatif dengan menyebar kuesioner.

Topik yang diteliti mengenai BSI Mobile.

Menggunakan variabel independen prespsi kemudahan penggunaan dan resiko.

8 Ratna Fitri Astuti dan Vitria Puri (2020)

Menggunakan variabel independen pengetahuan dan variabel dependen minat. Sama-sama menggunakan pendekatan

kuantittatif dengan metode analisis regresi linier berganda.

Menambahkan variabel independen konsumsi,

sedangkan peneliti menambahkan variabel independen pendapatan.

9 Guspia Ningsih, Muhammad Dayyan, dan

Menggunakan variabel independen pengetahuan dan variabel dependen

Menggunakan variabel independen promosi dan kualitas layanan.

No Nama Persamaan Perbedaan Nurjanah

(2019)

minat. Sama-sama menggnakan pendekatan kuantitatif dan mengumpulkan data dengan cara

menyebar kuesioner 10 Moena Azizah

(2018)

Menggunakan variabel independen pendapatan dan variabel dependen minat. Dimana sumber data yang diambil sama-sama dari penyebaran kuesioner.

Menggunakan variabel independen pendidikan,

sedangkan peneliti tidak mencari variabel pendidikan melainkan variabel pendapatan.

Sumber : Data diolah 2023

Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya penelitian ini meneliti variabel pendapatan dan pengetahuan terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas digital menggunakan electronic emas (E-mas) BSI maka acuan dalam penelitian ini merujuk pada penelitian Juli Dwina dan Sayyidah Azzafira, Riska Afriza, Moh Khoirul Anam dan Nadia Kulsum, Fandella Cahyani, Moena Azizah. Adapun perbedaan penelitian ini dengan penelitian-penelitian sbelumnya adalah variabel independen yang digunakan variabel X1 yaitu pendapatan dan X2 pengetahuan serta objek penelitian yaitu nasabah Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi dengan periode penelitian pada tahun 2023.

Dokumen terkait