• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh pendapatan dan pengetahuan terhadap

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "pengaruh pendapatan dan pengetahuan terhadap"

Copied!
154
0
0

Teks penuh

(1)

BASUKI RAHMAT BANYUWANGI

SKRIPSI

Oleh:

Alfara Prantasi Dewi NIM : E20191160

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

PROGRAM STUDI PERBANKAN SYARIAH

JUNI 2023

(2)

PENGARUH PENDAPATAN DAN PENGETAHUAN TERHADAP MINAT NASABAH DALAM BERINVESTASI EMAS DIGITAL

MENGGUNAKAN ELECTRONIC EMAS (E-MAS) BANK SYARIAH INDONESIA KANTOR CABANG

BASUKI RAHMAT BANYUWANGI SKRIPSI

diajukan kepada Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh

gelar Sarjana Ekonomi (S.E) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Program Studi Perbankan Syariah

Oleh:

Alfara Prantasi Dewi NIM : E20191160

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

PROGRAM STUDI PERBANKAN SYARIAH

JUNI 2023

(3)

PENGARUH PENDAPATAN DAN PENGETAHUAN TERHADAP MINAT NASABAH DALAM BERINVESTASI EMAS DIGITAL

MENGGUNAKAN ELECTRONIC EMAS (E-MAS) BANK SYARIAH INDONESIA KANTOR CABANG

BASUKI RAHMAT BANYUWANGI

SKRIPSI

diajukan kepada Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh

gelar Sarjana Ekonomi (S.E) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Program Studi Perbankan Syariah

Oleh:

Alfara Prantasi Dewi NIM : E20191160

Disetujui Pembimbing

Prof. Dr. Moch. Chotib, S.Ag, M.M NIP. 197107272002121003

(4)

PENGARUH PENDAPATAN DAN PENGETAHUAN TERHADAP MINAT NASABAH DALAM BERINVESTASI EMAS DIGITAL

MENGGUNAKAN ELECTRONIC EMAS (E-MAS) BANK SYARIAH INDONESIA KANTOR CABANG

BASUKI RAHMAT BANYUWANGI

SKRIPSI

telah diuji dan diterima untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Perbankan Syariah

Hari : Jumat Tanggal : 09 Juni 2023

Tim Penguji

Ketua Sekretaris

Muhammad Saiful Anam, M.Ag Mohammad Mirza Pratama, S.ST.,M.M NIP. 197111142003121002 NUP. 201907180

Anggota :

1. Dr. Nurul Widyawati IR. S.Sos., M.Si. ( ) 2. Prof. Dr. Moch. Chotib, S.Ag., M.M. ( )

Menyetujui

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Dr. Khamdan Rifa’i, S.E., M.M.Si NIP. 196808072000031001

(5)

MOTTO

































Artinya : “Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.” „. (QS. An-Nisa: 9).1

1 Al-Qur‟an, 4:9

(6)

PERSEMBAHAN

Dengan mengucapkan rasa syukur tiada henti karena telah diberi kesehatan, rahmat serta nikmat kehadirat Allah SWT, dhingga penulis mampu menuntaskan tugas akhir ini. Skripsi ini pnulis persembahkan kepada:

1. Kedua orang tua tercinta Bapak Imam Hambali dan Ibu Ririn Yari Yanti yang sudah mendidik, membesarkan, merawat, memberikan semangat tiada hentinya serta mendoakan sehingga penulis bisa menyelesaikan skripsi ini.

2. Kakak dan adik saya tersayang Rizky Wahyu Pratama, Robbi Trinanda Hambali, dan Alfarabi Daffa Hambali yang selalu mendukung, menghibur, menyemangati dan mendoakan saya selama ini.

3. Seluruh dosen yang telah memberikan ilmunya, semoga kelak ilmu yang diberikan menjadi ilmu yang barokah. Aamiin.

4. Almamater Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember yang selalu kubanggakan.

5. Sahabatku Arini Noor Haqiqi, Framita Sari, Mamluk Atun Hasanah, Windha Julietha, dan Adi Ramadhani yang selalu ada dibelakang layar, terima kasih telah memberikan masukkan dan semangat yang luar biasa, kalian sangat berkontribusi dalam penyelesaian skripsi ini.

6. Semua pihak yang banyak memberikan bantuan dan arahan dalam menyusun skripsi dari awal sampai akhir.

(7)

KATA PENGANTAR

ِمْيِحَّرلا ِنَمْحَّرلا ِهّللا ِمْسِب

Segala puji syukur penulis sampaikan kepada Allah SWT, yang telah memberikan rahmat berupa kesehatan dan rezeki kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan Skripsi dengan judul “Pengaruh Pendapatan Dan Pengetahuan Terhadap Minat Nasabah Dalam Berinvestasi Emas Digital Menggunakan Electronic Emas (E-mas) Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi” sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E) dengan lancar.

Dalam menyelesaikan skripsi ini, penulis mendapatkan dukungan dan juga menerima segala bantuan dari berbagai pihak yang telah memberikan uluran tangan dan kemurahan hati kepada penulis. Oleh sebab itu, penulis menyampaikan terima kasih sedalam-dalamnya kepada:

1. Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., M.M selaku Rektor Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

2. Dr. Khamdan Rifa‟i, S.E., M.M selaku Dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

3. Nikmatul Masruroh, S.H.I., M.E.I selaku Ketua Jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

4. Dr. Hj. Nurul Setianingrum, S.E., M.M selaku Koordinator Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

(8)

5. Muhammad Saiful Anam, M.Ag selaku DPA semester I hingga V yang banyak memberikan motivasi.

6. Dr. H. Abdul Wadud Nafis, Lc., M.E.I selaku DPA semester VI hingga saat ini yang selalu memberi arahan dan doa.

7. Prof. Dr. Moch. Chotib, S.Ag., M.M. selaku Dosen Pembimbing yang telah memberikan bimbingan, nasehat, semangat serta bersedia meluangkan waktu dan fikirannya untuk pembuatan skripsi saya.

8. Seluruh dosen dan staff khususnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam yang telah membagi ilmu pengetahuan serta wawasannya kepada saya.

9. Atika Aulia selaku Branch Operational and Service Manager Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi yang telah mengizinkan penulis melakukan penelitian dan mendapatkan data yang diperlukan untuk penyelesaian skripsi ini.

10. Semua pihak yang terlibat dan telah berjasa dalam penulisan skripsi ini yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.

Semoga segala amal baik yang sudah Bapak/Ibu berikan pada saya mendapatkan balasan yang baik dari Allah SWT. Peneliti berharap skripsi ini dapat memberikan manfaat dengan harapan dapat disempurnakan oleh penelitipeneliti selanjutnya.

Jember, 30 Januari 2023 Penulis

Alfara Prantasi Dewi

(9)

ABSTRAK

Alfara Prantasi Dewi, 2023: Pengaruh Pendapatan Dan Pengetahuan Terhadap Minat Nasabah Dalam Berinvestasi Emas Digital Menggunakan Electronic Emas (E-mas) Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi. Kata Kunci: investasi emas digital, E-mas, Bank Syariah Indonesia

Investasi emas adalah salah satu bentuk investasi yang banyak diminati oleh masyarakat karena memiliki nilai yang cenderung stabil dan cenderung naik dari waktu ke waktu. Selain itu, emas dapat dijual dengan mudah di pasar global dan diakui secara internasional sebagai bentuk pembayaran. Hal ini membuat emas menjadi aset yang mudah dicairkan jika membutuhkan dana darurat atau ingin mengambil keuntungan dari investasi emas tersebut.

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui apakah pendapatan secara parsial berpengaruh terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas digital menggunakan Electronic Emas (E-mas) di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi. 2) Untuk mengetahui apakah pengetahuan secara parsial berpengaruh terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas digital menggunakan Electronic Emas (E-mas) di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi. 3) Untuk mengetahui apakah pendapatan dan pengetahuan secara simultan berpengaruh terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas digital menggunakan Electronic Emas (E-mas) di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif karena data yang digunakan berupa angka dan dianalisis menggunakan statistik. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Adapun teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan melalui teknik simple random sampling sebanyak 98 nasabah dengan populasi nasabah Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Secara parsial, pendapatan memiliki pengaruh signifikan terhadap minat nasabah, ditunjukkan oleh nilai t hitung 5,160 > t tabel 1,988 dan angka sig 0,000  0,05. Artinya, apabila pendapatan nasabah BSI Basuki Ramat Banyuwangi semakin tinggi maka minat untuk berinvestasi emas semakin meningkat. 2) Secara parsial, pengetahuan memiliki pengaruh signifikan terhadap minat nasabah, ditunjukkan oleh nilai t hitung 10,096 > t tabel 1,988 dan angka sig 0,000  0,05. Artinya, apabila pengetahuan nasabah BSI Basuki Ramat Banyuwangi tentang investasi emas semakin luas, maka minat untuk berinvestasi emas semakin meningkat. 3) Secara simultan, pendapatan dan pengetahuan memiliki pengaruh signifikan terhadap minat nasabah, ditunjukkan oleh nilai F hitung 57,121 > F tabel 3,09 dan angka sig 0.000 < 0,05. Variabel pendapatan dan pengetahuan memiliki pengaruh sebesar 54,6% terhadap minat nasabah BSI Basuki Ramat Banyuwangi.

(10)

DAFTAR ISI

Hal

Halaman Judul ... i

Persetujuan Pembimbing ... ii

Pengesahan Tim Penguji ... iii

Motto ... iv

Persembahan ... v

Kata Pengantar ... vi

Abstrak ... viii

Daftar isi ... ix

Daftar Tabel ... xii

Daftar Gambar... xiii

BAB 1 PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang Masalah... 1

B. Rumusan Masalah ... 9

C. Tujuan Penelitian... 9

D. Manfaat Penelitian ... 10

E. Ruang Lingkup Penelitian ... 12

1. Variabel Penelitian ... 11

2. Indikator Penelitian ... 12

F. Definisi Operasional ... 13

G. Asumsi Penelitian ... 16

H. Hipotesis... 16

I. Sistematika Pembahasan... 19

(11)

BAB II KAJIAN KEPUSTAKAAN ... 21

A. Penelitian Terdahulu ... 21

B. Kajian Teori... 32

BAB III METODE PENELITIAN ... 53

A. Pendekatan dan Jenis Penelitian ... 53

B. Populasi dan Sampel ... 54

C. Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data ... 55

D. Analisis Data ... 57

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS ... 67

A. Gambaran Objek Penelitian ... 67

B. Penyajian Data... 72

C. Analisis dan Pengujian Hipotesis ... 86

D. Pembahasan ... 98

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 100

A. Kesimpulan ... 100

B. Saran ... 101

DAFTAR PUSTAKA ... 102 LAMPIRAN-LAMPIRAN

1. Matrik Penelitian 2. Jurnal Penelitian 3. Kuesioner Penelitian 4. Data Hasil Angket 5. Data Hasil SPSS 6. Surat Izin Penelitian 7. Surat Selesai Penelitian

(12)

8. Surat Keterangan Selesai Bimbingan 9. Pernyataan Keaslian Tulisan

10. Biodata Penulis

(13)

DAFTAR TABEL

No Uraian Hal.

2.1 Penelitian Terdahulu ... 30

3.1 Skala Likert ... 57

4.1 Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ... 73

4.2 Responden Berdasarkan Usia ... 74

4.3 Responden Berdasarkan Pendapatan... 74

4.4 Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir ... 75

4.5 Responden Berdasarkan Pekerjaan ... 76

4.6 Responden Berdasarkan Kepemilikan Produk ... 77

4.7 Uji Validitas Pendapatan ... 78

4.8 Uji Validitas Pengetahuan ... 78

4.9 Uji Validitas Minat ... 79

4.10 Uji Reliabilitas Pendapatan ... 80

4.11 Uji Reliabilitas Pengetahuan ... 81

4.12 Uji Reliabilitas Minat ... 81

4.13 Hasil deskriptif jawaban responden terhadap variabel... 82

4.14 Hasil deskriptif jawaban responden terhadap variabel... 83

4.15 Hasil deskriptif jawaban responden terhadap variabel... 84

4.16 Hasil uji one sample Kolmogorov-Smirnov ... 85

4.17 Hasil Uji Multikolinieritas ... 87

4.18 Hasil Analisi Regresi Linier Berganda ... 89

4.19 Hasil Uji Signifikan Parsial (Uji t) Pendapatan ... 91

4.20 Hasil Uji Signifikan Parsial (Uji t) Pengetahuan ... 92

4.21 Hasil Uji Signifikan Silmutan (Uji F) ... 93

4.22 Hasil Koefisien Determinasi ... 95

(14)

DAFTAR GAMBAR

No Uraian Hal.

1.1 Grafik Perkembangan Harga Emas dari 1 Januari 2016 - 2021 ... 3 4.1 Stuktur Organisasi BSI KC Basuki Rahmat Banyuwangi ... 71 4.2 Hasil Uji Heteroskedastisitas ... 87

(15)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Perkembangan teknologi dan informasi yang pesat memungkinkan masyarakat untuk semakin cerdas dalam mengelola keuangannya. Mereka mulai menyadari pentingnya menabung sebagian pendapatannya untuk kebutuhan dimasa yang akan datang.2 Namun, kebutuhan dan persaingan yang semakin ketat dapat menjadi hambatan bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha atau membuka lapangan pekerjaan baru. Oleh karena itu, masyarakat perlu memiliki kemampuan dan pengetahuan yang cukup dalam mengelola usaha dan menjalankan strategi bisnis yang efektif untuk dapat bersaing.3

Dalam mempersiapkan masa depan yang lebih baik, masyarakat mulai berinvestasi untuk meningkatkan kesejahteraan dan mempersiapkan kehidupan di masa depan. Namun, kurangnya pengetahuan dan pemahaman mengenai analisis peluang investasi dan instrumen investasi dapat menjadi kendala bagi masyarakat dalam memilih investasi yang tepat.4 Tingkat literasi keuangan sangat berpengaruh terhadap kesiapan dan keinginan seseorang untuk berinvestasi. Masyarakat yang memiliki pemahaman yang baik tentang

2 Gunawan, A. I., & Wirawati, N. G. P, “Perbandingan Berinvestasi Antara Logam Mulia Emas Dengan Saham Perusahaan Pertambangan Emas,” Akuntansi Universitas Udayana 4, no. 2 (2013): 87-110.

3 Rivai Veitzhal, Sistem Bank Islam Bukan Hanya Solusi Menghadapi Krisis Namun Solusi dalam Menghadapi Berbagai Persoalan Perbankan dan Ekonomi Global (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2010), 29.

4 Medcom.id. “Waduh! Minat Tinggi, Tapi Keputusan Investasi Masyarakat RI Rendah,”

2 Januari, 2023, https://m.medcom.id/amp/Gbmqya4b-waduhminat-tinggi-tapi-keputusan- investasi-masyarakat-ri-rendah.

(16)

keuangan akan lebih mampu memahami risiko dan keuntungan dari investasi, sehingga dapat membuat keputusan investasi yang lebih tepat dan efektif.

Investasi adalah pengalokasikan sejumlah aset dengan harapan memperoleh keuntungan di masa depan.5 Para investor perlu menyadari bahwa setiap jenis investasi memiliki risiko yang harus dihadapi. Oleh karena itu, investor bisa mengalami kerugian yang signifikan atau bahkan kehilangan seluruh modalnya. Untuk itu pentingnya melakukan analisis yang matang terhadap kondisi pasar dan risiko investasi yang harus dihadapi. Oleh karena itu, investor dapat mengoptimalkan keuntungan dari investasi emas yang dipilih.

Emas adalah aset tradisional yang telah diperdagangkan sejak lama.

Investasi emas atau logam mulia ini menarik banyak peminat karena nilai emas cenderung meningkat seiring berjalannya waktu. Meskipun nilai emas terhadap rupiah dan mata uang lainnya selalu mengalami fluktuasi, namun dalam jangka panjang nilai emas terhadap rupiah cenderung meningkat.

Misalnya pada tahun 2010 harga emas Antam sekitar Rp350.000/gram, namun saat ini harga emas Antam per gram pada tahun 2015 mencapai Rp545.000. Harga emas Antam per gram pada tahun 2016 Rp584.000, sedangkan pada tahun 2021 harga emas Antam per gram Rp912.000. Dapat dikatakan bahwa harga emas hampir dua kali lipat dalam lima tahun.

Keuntungan dari investasi emas menjadi daya tarik bagi para investor.

Masyarakat Indonesia sangat tertarik untuk berinvestasi emas karena

5 Huda Nurul, Investasi Pada Pasar Modal Syariah (Jakarta: Kencana, 2008), 7.

(17)

dianggap memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan dengan investasi lainnya. Namun, karena minat investasi emas yang tinggi, banyak pihak yang tidak bertanggung jawab mencoba memanfaatkan situasi ini dengan menawarkan investasi emas palsu atau bodong.6

Sumber: CNBC Indonesia (2020) dan Personal Finance (2021) Gambar 1.1

Grafik Perkembangan Harga Emas dari 1 Januari 2016 - 2021 Permasalahan investasi emas palsu yang sering terjadi di masyarakat dapat menimbulkan kerugian besar bagi para investor. Fenomena ini membuat masyarakat merasa ragu untuk berinvestasi dalam emas karena takut mengalami kerugian yang sama. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk melakukan pengecekan yang teliti sebelum memutuskan untuk berinvestasi emas. Masyarakat harus membeli emas asli dengan sertifikat resmi dari sumber yang terpercaya dan memiliki izin dari regulator yang berwenang seperti OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau Bank Indonesia.

Selain itu, masyarakat juga harus memiliki pemahaman yang baik tentang

6 Kurniawan, I, “Analisis Keuntungan Investasi Emas Dengan IHSG,” Manajemen bisnis dan kewirausahaan 3, No. 2 (2019): 16-23.

0 200000 400000 600000 800000 1000000 1200000

2016 2017 2018 2019 2020 2021

Harga Emas

(18)

risiko investasi dan mengetahui cara mengelola investasi mereka dengan baik agar dapat menghindari kerugian yang tidak perlu.

Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi merupakan eks bank mandiri dimana bank ini sebagai kantor cabang pusat di Kabupaten Banyuwangi karena menggabungkan kantor Branch Financing Operation (BFO) sebagai tempat pencairan pembiayaan, penyimpanan, dan pengumpulan data-data dari seluruh kantor cabang lainnya yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Hal ini menjadi menarik peneliti untuk meneliti lebih lanjut, sebagaimana potensi dari nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi yang jumlahnya mencapai 6.093 nasabah per tanggal 25 Januari 2023. Sedangkan pada kantor cabang lainnya jumlah nasabahnya tidak lebih dari jumlah nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwang seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Kertosari Banyuwangi nasabahnya berjumlah 350 per tanggal 18 Agustus 2022, Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Rogojampi 1 Banyuwangi nasabahnya berjumlah 654 per tanggal 1 Oktober 2022, Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Rogojampi 2 Banyuwangi nasabahnya berjumlah 469 per tanggal 1 Desember 2022, dan lain-lain.

Berinvestasi emas melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) dapat menjadi solusi untuk menghindari kasus investasi emas palsu atau bodong.

BSI merupakan lembaga yang memiliki legalitas yang terjamin, sehingga masyarakat dapat berinvestasi dengan aman dan terpercaya. Layanan E-mas

(19)

pada aplikasi BSI Mobile ini memungkinkan nasabah untuk melakukan investasi secara digital dalam jangka panjang dengan mudah, aman, terpercaya, dan bisa dilakukan mulai dari 0,1 gram dengan harga Rp.99.564.

Dengan fitur E-mas, nasabah dapat membeli emas dalam bentuk gram ataupun rupiah yang akan disimpan dengan aman di tempat penyimpanan yang disediakan oleh Bank.7 Nasabah dapat melakukan berbagai aktivitas terkait investasi emas. Nasabah dapat membuka rekening emas melalui aplikasi BSI Mobile dan melakukan transaksi pembelian, penjualan, serta transfer kepada nasabah lain yang memiliki rekening emas. Selain itu, nasabah juga dapat menarik fisik emas, melakukan gadai, dan menutup rekening emas jika dibutuhkan. Untuk memantau aktivitas rekening emas, nasabah dapat melihat riwayat transaksi pada menu history transaksi.8

Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu karyawan BSI Basuki Rahmat Banyuwangi pada tanggal 11 Januari 2023, bahwasanya tingkat berinvestasi masyarakat Banyuwangi masih sangat rendah, terutama pada investasi E-mas di BSI. Beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat investasi masyarakat Banyuwangi seperti: kurangnya efisiensi ekonomi dan kurangnya pengetahuan menjadi kendala bagi masyarakat Banyuwangi dalam berinvestasi. Banyak dari masyarakat lebih memilih untuk berinvestasi dalam aset nyata seperti tanah, bangunan, dan lainnya. Investasi dalam E-mas masih dianggap ragu karena tidak memberikan hasil yang

7 Febrianti, D., Hidayah, S. A. L., Abdullah, A., & Lawita. N. F, “Penerapan Basis Data Pada Perusahaan Perbankan (Studi Kasus Penerapan Mobile Banking Pada Bank Syariah Indonesia),” Pendidikan Tambusai 5, no.2 (2021): 3686-3693.

8 Bank Syariah Indonesia, “Tabungan e-mas & Gadai emas,” diakses 10 Oktober 2022, www.bankbsi.co.id/produk&layanan/produk/1618199299solusi-emas.

(20)

langsung dapat dirasakan, meskipun sebenarnya investasi ini aman dan terpercaya. Namun, dengan pengetahuan yang cukup dan pemahaman yang positif, tidak menutup kemungkinan bagi masyarakat Banyuwangi untuk berinvestasi dalam E-mas di BSI. Dengan pemahaman dan pengetahuan yang baik, masyarakat Banyuwangi dapat mengatasi keraguan mereka terhadap investasi E-mas dan mulai mempertimbangkan untuk berinvestasi dalam E- mas di BSI.9

Ketika seseorang memulai berinvestasi, tentunya mereka akan memiliki minat dalam melakukan apa yang diinginkan. Minat dapat diartikan sebagai perhatian, kasih sayang, dan keinginan yang mendorong seseorang dalam membuat keputusan tertentu.10 Crow dan Crow dalam yuwono dkk (2008) menyatakan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi minat, seperti faktor emosional, motivasi sosial, dan individu. Dalam konteks investasi emas, faktor-faktor tersebut juga dapat mempengaruhi minat seseorang untuk berinvestasi. Misalnya, seseorang yang memiliki pengetahuan yang baik tentang investasi emas, memiliki teman atau keluarga yang sukses berinvestasi emas, dan memiliki kepribadian yang berani mengambil risiko akan cenderung memiliki minat yang tinggi untuk berinvestasi emas.

Pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam mendorong minat untuk berinvestasi dalam bentuk tabungan emas. Faktor pengetahuan akan menjadi pertimbangan utama dalam

9 Nova, diwawancarai oleh Alfara Prantasi Dewi, Banyuwangi, 11 Januari 2023.

10 Winkel, Psikologi Pedidikan dan Evaluasi Belajar (Jakarta: PT Gramedia, 1986), 30.

(21)

memilih produk tabungan emas yang ditawarkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI). Oleh karena itu, Bank Syariah Indonesia (BSI) menyediakan informasi yang lengkap melalui berbagai media seperti brosur, sosialisasi, media sosial, dan juga melalui pengalaman pribadi dari nasabah yang telah berinvestasi di BSI. Tujuannya adalah untuk menarik minat nasabah untuk berinvestasi emas di Bank Syariah Indonesia (BSI) dan memastikan bahwa nasabah memiliki pengetahuan yang cukup sebelum memutuskan untuk berinvestasi.11

Perilaku konsumen adalah tindakan yang dilakukan oleh konsumen dalam memilih dan menggunakan produk atau jasa, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kejiwaan dan faktor lainnya.12 Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perilaku konsumen antara lain tingkat religiusitas, pendidikan, dan pendapatan yang juga berperan sebagai faktor pembentuk perilaku konsumen terhadap suatu produk.

Pendapatan memiliki peran yang sangat penting dalam menarik minat nasabah untuk berinvestasi emas. Semakin tinggi pendapatan seseorang, maka semakin besar kemampuannya untuk berinvestasi dalam bentuk apapun, termasuk emas. Sebaliknya, jika pendapatan rendah maka minat untuk berinvestasi emas juga akan terbatas. Oleh karena itu, Bank Syariah Indonesia (BSI) memahami pentingnya pendapatan dalam investasi emas dan menyediakan produk investasi emas dalam bentuk E-mas yang sesuai dengan berbagai tingkat pendapatan nasabah. Dengan demikian, produk ini dapat

11 Arus Syaikhi, “Analisis Startegi Pemasaran BSI OTO pada Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Jambi” (Skripsi, UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, 2022), 7.

12 Nurul Qomariah, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Menabung di Bank Syariah Studi Kasus Pada Bank Syariah Mandiri Cabang Jember,” Pemasaran X, No. 1 (2011): 1-92.

(22)

menarik minat nasabah dengan berbagai latar belakang finansial dan memungkinkan mereka untuk berinvestasi sesuai dengan kemampuan keuangan masing-masing.

Melihat fenomena di atas, pendapatan dan pengetahuan investasi menjadi sangat penting karena berinvestasi memungkinkan seseorang dapat mempersiapkan kebutuhannya di masa depan. Pada penelitian Moena Azizah yang berjudul Pengaruh Pendidikan dan Pendapatan Terhadap Minat Nasabah Investasi Emas Di Bank Syariah Mandiri KC Warung Buncit yang menyatakan bahwa pendapatan dan pendidikan berpengaruh positif terhadap minat nasabah investasi emas di Bank Syariah Mandiri warung Buncit.13 Pada penelitian Guspia Ningsih, Muhammad Dayyan, dan Nurjanah yang berjudul pengaruh promosi, kualitas layanan, dan pengetahuan terhadap minat masyarakat berinvestasi logam mulia di pegadaian syariah Langsa Barat, dimana hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat nasabah berinvestasi.14

Berdasarkan pembahasan di atas, maka penulis memilih judul penelitian “Pengaruh Pendapatan Dan Pengetahuan Terhadap Minat Nasabah Dalam Berinvestasi Emas Digital Menggunakan Electronic Emas (E-mas) Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi”.

13 Moena Azizah, “Pengaruh Pendidikan dan Pendapatan Terhadap Minat Nasabah Investasi Emas Di Bank Syariah Mandiri KC Warung Buncit”, (Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2018), 10.

14 Guspia Ningsih, Muhammad Dayyan, dan Nurjanah, “Pengaruh Promosi, Kualitas Layanan, Dan Pengetahuan Terhadap Minat Masyarakat Berinvestasi Logam Mulia Di Pegadaian Syariah Langsa Barat,” Manajemen Keuangan Syariah 3, No.2 (September 2019): 87-110.

(23)

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan sebelumnya, maka dapat dirumuskan masalah penelitian sebagai berikut:

1. Apakah pendapatan secara parsial berpengaruh terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas digital menggunakan Electronic Emas (E-mas) di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi?

2. Apakah pengetahuan secara parsial berpengaruh terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas digital menggunakan Electronic Emas (E-mas) di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi?

3. Apakah pendapatan dan pengetahuan secara simultan berpengaruh terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas digital menggunakan Electronic Emas (E-mas) di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi?

C. Tujuan Penelitian

1. Untuk mengetahui apakah pendapatan secara parsial berpengaruh terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas digital menggunakan Electronic Emas (E-mas) di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi.

2. Untuk mengetahui apakah pengetahuan secara parsial berpengaruh terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas digital menggunakan Electronic Emas (E-mas) di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi.

(24)

3. Untuk mengetahui apakah pendapatan dan pengetahuan secara simultan berpengaruh terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas digital menggunakan Electronic Emas (E-mas) di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi.

D. Manfaat Penelitian

Dalam manfaat penelitian, dijelaskan tentang bagaimana kontribusi yang akan diberikan setelah penelitian selesai dilakukan. Ada dua jenis kegunaan yang dapat dihasilkan, yaitu kegunaan teoritis dan praktis, serta berpotensi memberikan manfaat bagi penulis, instansi, dan masyarakat secara keseluruhan. Namun, manfaat yang diharapkan harus realistis.15 Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan memberikan manfaat, seperti yang dijelaskan berikut ini:

1. Manfaat Teoritis

a. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pemikiran dan pemahaman mengenai pengaruh pendapatan dan pengetahuan terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas secara digital.

b. Bagi peneliti selanjutnya, penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai referensi untuk mengembangkan teori tentang pengaruh pendapatan dan pengetahuan terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas secara digital.

15 Tim Penyusun Buku Pedoman Penulisan Karya Ilmiah IAIN Jember, Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (Jember: IAIN Jember Press, 2019), 79.

(25)

2. Manfaat Praktis a. Bagi Akademisi

Penelitian ini memiliki potensi untuk berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman dan pengetahuan bagi orang-orang yang membutuhkannya, serta dapat digunakan sebagai acuan dalam penelitian lain. Terlebih lagi, penelitian ini dapat menjadi referensi khusus bagi yang berfokus pada studi Perbankan Syariah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

b. Bagi Praktisi

Diharapkan hasil kesimpulan penelitian ini dapat memberikan masukan bagi praktisi perbankan syariah dalam merancang kebijakan yang tepat untuk nasabah dan masyarakat.

c. Bagi Peneliti

Penelitian ini merupakan salah satu karya tulis ilmiah yang menjadi syarat untuk memperoleh gelar sarjana. Penelitian ini dapat menjadi referensi dan perbandingan untuk peneliti selanjutnya dalam mengembangkan teori dan mengeksplorasi fenomena di lapangan.

Selain itu, penelitian ini juga memberikan kesempatan untuk memperoleh wawasan baru dan pengalaman dalam melakukan penelitian.

(26)

E. Ruang Lingkup Penelitian 1. Variabel Penelitian

Dalam bagian ini, peneliti harus memberikan penjelasan yang jelas dan tegas mengenai variabel penelitian yang akan diteliti. Variabel penelitian adalah atribut atau nilai yang dimiliki oleh objek, individu, atau kegiatan yang memiliki variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari, dengan tujuan untuk memperoleh informasi dan kesimpulan yang diinginkan.16

a. Variabel Independen (X)

Variabel independen atau variabel bebas merujuk pada faktor-faktor yang diduga memiliki pengaruh atau menjadi penyebab dari perubahan pada variabel dependen (terikat).17 Dalam penelitian ini, variabel independen sebagai berikut:

1) Pendapatan (X1) 2) Pengetahuan (X2) b. Variabel Dependen (Y)

Variabel dependen atau variabel terikat adalah variabel yang nilainya dipengaruhi oleh variabel independen.18 Dalam penelitian ini, variabel dependennya adalah Minat (Y).

16 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Bandung: Alfabeta, 2016), 38.

17 Sugiyono, 39.

18 Sugiyono, 39.

(27)

2. Indikator Penelitian

Indikator variabel dalam penelitian ini yakni : a. Indikator dari variabel X1 (Pendapatan):

1) Pendapatan tetap.

2) Pendapatan dari usaha lain.

3) Daya berinvestasi.19

b. Indikator dari variabel X2 (Pengetahuan):

1) Pengetahuan tentang tabungan E-mas BSI 2) Kemudahan dalam akses/transaksi.

3) Pengetahuan investasi emas.

4) Pengetahuan tentang manfaat dan resiko produk.20 c. Indikator dari variabel Y (Minat):

1) Perhatian terhadap produk.

2) Ketertarikan terhadap produk.

3) Pembelian terhadap produk yang ditawarkan.

4) Merekomendasikan produk pada orang lain.21

F. Definisi Operasional

Untuk menghindari adanya penafsiran yang berbeda-beda dan memudahkan pembaca dalam memahami hasil penelitian serta mencapai

19 Moena Azizah, “Pengaruh Pendapatan dan Pendidikan Nasabah Terhadap Minat Nasabah Investasi Emas Di BSM Warung Buncit,” (Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2018), 10.

20 Feti Rukmanasari, “Pengaruh Pengetahuan, Promosi dan Kualitas Pelayanan Terhadap Minat Nasabah Menggunakan Jasa Pegadaian Syariah (Sudi Kasus Pada Pegadaian Syariah Majapahit Semarang),” (Skripsi, IAIN Salatiga, 2017), 98.

21 Andi Kusuma Negara Dan Hendra Galuh Febrianto, “Pengaruh Kemajuan Teknologi Informasi Dan Pengetahuan Investasi Terhadap Minat Investasi Generasi Milenial Di Pasar Modal,” Business Management Journal 16, no. 2 (2020): 81-95.

(28)

pemahaman yang sama antara pembaca dan peneliti, maka diperlukan definisi istilah pada penelitian ini, antara lain:

1. Pendapatan

Pendapatan adalah jumlah uang atau penghasilan yang didapatkan seseorang, perusahaan, atau lembaga dalam periode waktu tertentu.

Pendapatan dapat berasal dari berbagai sumber seperti gaji, laba, bunga, atau dividen. Pendapatan memiliki peran yang krusial bagi perusahaan karena dapat mencerminkan kemampuan perusahaan dalam memperoleh penghasilan dari kegiatan bisnisnya. Semakin tinggi pendapatan perusahaan, maka semakin besar kemampuan perusahaan untuk memenuhi berbagai kebutuhan operasionalnya, seperti membayar gaji karyawan, membeli bahan baku, melakukan investasi, dan memperluas jangkauan bisnisnya.22

2. Pengetahuan

Pengetahuan merupakan keseluruhan informasi dan pemahaman yang dimiliki seseorang tentang suatu topik atau subjek tertentu.

Pengetahuan dapat diperoleh melalui berbagai sumber, seperti pengalaman pribadi, pendidikan formal, pelatihan, dan pembelajaran mandiri. Dalam konteks pemasaran, pengetahuan dapat berpengaruh terhadap perilaku pembelian konsumen karena dapat mempengaruhi persepsi, preferensi, dan keputusan pembelian mereka. Seorang konsumen yang memiliki pengetahuan yang lebih banyak tentang suatu

22 Baiq Fitri Arianti, “Pengaruh Pendapatan Dan Perilaku Keuangan Terhadap Literasi Keuangan Melalui Keputusan Berinvestasi Sebagai Variabel Intervening,” Akuntansi 10, No. 1 (Februari 2020): 16-17.

(29)

produk cenderung lebih mungkin untuk membeli produk tersebut karena mereka dapat memahami keunggulan dan manfaat yang ditawarkan oleh produk tersebut.23

3. Minat

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, minat didefinisikan sebagai kecenderungan hati yang kuat terhadap suatu keinginan atau gairah. Secara etimologi, minat mengacu pada perhatian atau kecenderungan hati terhadap suatu keinginan. Dalam istilah, minat merujuk pada kombinasi dari perasaan, harapan, pendirian, prasangka, atau kecenderungan lain yang mengarahkan individu pada suatu pilihan tertentu.24 Menurut Assauri, minat adalah keinginan atau hasrat yang berasal dari diri sendiri tanpa ada paksaan dari orang lain untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Minat berkaitan dengan perasaan suka atau senang dan rasa tertarik terhadap suatu objek atau aktivitas tanpa adanya tekanan atau paksaan dari orang lain.25 Minat juga dapat diartikan sebagai kecenderungan yang tinggi terhadap sesuatu, yang membuat seseorang tertarik, termotivasi, dan merasa gairah. Seseorang yang memiliki minat dalam suatu hal akan merasa tertarik dan terfokus pada hal tersebut, dan cenderung merasa lebih puas dan bahagia ketika melakukan atau mempelajari yang diminati. Selain itu, minat juga merupakan kesadaran

23 Inayah, N., & Sudiarti, S, “Analisis Keputusan Nasabah Menabung di Bank Syariah (Studi Kasus di PT. BPRS Puduarta Insani,” At-Tawassuth 2, no.1 (2017): 191-214.

24 Anton M. Moeliono, Kamus Besar Bahasa Indonesia (Jakarta: Balai Pustaka, 1999), 225.

25 Iin Emy Prastiwi dan Muhammad Naufal Zuhdi, “Analysis Of Factors Affecting Interest In Saving In Islamic Bank : Knowledge, Social Environment And Psychological Faktors,”

International Journal Of Economics, Business and Accounting Research 6, no. 2 (2022): 770-785.

(30)

seseorang terhadap adanya hubungan atau keterkaitan antara dirinya dengan suatu objek, seseorang, suatu hal maupun situasi yang berkaitan dengan dirinya.26

G. Asumsi Penelitian

Asumsi dalam sebuah penelitian merupakan pemahaman dasar yang digunakan untuk menjelaskan apa yang akan diteliti. Asumsi ini berfungsi sebagai dasar dalam sebuah penelitian, karena asumsi harus secara jelas menentukan variabel yang akan diteliti sebelum melakukan pengumpulan data dan menyusun hipotesis. Asumsi dalam penelitian ini adalah pendapatan dan pengetahuan memiliki pengaruh terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas digital menggunakan Electronic Emas (E-mas) Bank Syariah Indonesia.

H. Hipotesis

Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, yang telah dirumuskan dalam bentuk pernyataan. Namun, jawaban tersebut masih bersifat sementara karena hanya didasarkan pada teori yang relevan dan belum ditunjang oleh fakta empiris yang diperoleh melalui pengumpulan data.27 Hipotesis ini dirancang sesuai hasil dari penelitian terdahulu dengan tujuan untuk menguji kembali hipotesis tersebut.

26 Ilham Suryani, Pengaruh Pelayanan Terhadap Minat Nasabah Untuk Menabung Emas Pada PT Pegadaian Syariah Cabang Budi Medan” (Skripsi, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, 2018), 20.

27 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Bandung: Alfabeta, 2016), 64.

(31)

1. Pengaruh pendapatan terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas digital

Pendapatan seseorang dapat memengaruhi kemampuannya untuk menabung emas. Semakin tinggi pendapatannya, semakin besar kemampuannya untuk menabung emas. Oleh karena itu, semakin besar peluang bagi seseorang untuk memutuskan berinvestasi emas di bank syariah.

Hal ini didukung dalam penelitian yang dilakukan oleh Moena Azizah yang berjudul Pengaruh Pendidikan dan Pendapatan Terhadap Minat Nasabah Investasi Emas Di Bank Syariah Mandiri KC Warung Buncit yang menyatakan bahwa pendapatan berpengaruh positif terhadap minat nasabah investasi emas di Bank Syariah Mandiri warung Buncit.28 H1: Pendapatan nasabah berpengaruh terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas digital.

2. Pengaruh pengetahuan terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas digital

Pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat memiliki peran yang signifikan dalam mempengaruhi minat mereka untuk berinvestasi dalam bentuk investasi emas. Pengetahuan ini menjadi sangat penting karena membantu masyarakat dalam mempertimbangkan pilihan produk investasi emas yang ditawarkan.

28 Moena Azizah, “Pengaruh Pendidikan dan Pendapatan Terhadap Minat Nasabah Investasi Emas Di Bank Syariah Mandiri KC Warung Buncit”, (Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2018), 10.

(32)

Hasil penelitian Guspia Ningsih, Muhammad Dayyan, dan Nurjanah yang berjudul Pengaruh Promosi, Kualitas Layanan, Dan Pengetahuan Terhadap Minat Masyarakat Berinvestasi Logam Mulia Di Pegadaian Syariah Langsa Barat, mendukung sebagaimana hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat masyarakat berinvestasi.29

H2: Pengetahuan nasabah berpengaruh terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas digital.

3. Pengaruh pendapatan dan pengetahuan teradap minat nasabah dalam berinvestasi emas digital menggunakan electronic emas (E-mas) Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi

Pendapatan dan pengetahuan memiliki keterkaitan dan pengaruh yang saling mempengaruhi dalam meningkatkan minat nasabah untuk berinvestasi. Semakin tinggi pendapatan yang dimiliki seseorang dan semakin luas pengetahuannya, maka cenderung lebih tertarik dan berminat untuk melakukan investasi emas.

Hasil penelitian Juli dan Sayyidah mendukung sebagaimana hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan dan pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat nasabah berinvestasi.30

29 Guspia Ningsih, Muhammad Dayyan, dan Nurjanah, “Pengaruh Promosi, Kualitas Layanan, Dan Pengetahuan Terhadap Minat Masyarakat Berinvestasi Logam Mulia Di Pegadaian Syariah Langsa Barat,” Manajemen Keuangan Syariah 3, No.2 (September 2019): 87-110.

30 Juli Dwina dan Sayyidah Azzafira, “Analisis Pengaruh Pendapatan dan Pengetahuan Terhadap Minat Nasabah Berinvestasi Emas di Pegadaian Syariah,” Investasi Islam 6, no.2 (2021):

95-117.

(33)

H3: Pendapatan dan pengetahuan nasabah berpengaruh terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas digital.

I. Sistematika Pembahasan

Penelitian skripsi ini terdiri dari 5 (lima) bab yang akan membahas permasalahan dari gambaran penelitian yang telah dipaparkan. Setiap bab akan membahas masalah yang telah diuraikan ke dalam beberapa sub bab.

Sistematika pembahasan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Bab I Pendahuluan. Bab ini membahas latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, ruang lingkup penelitian, definisi operasional, asumsi penelitian, hipotesis, dan sistematika pembahasan.

Bab II Kajian Kepustakaan. Bab ini akan berisi tentang ringkasan kajian terdahulu yang digunakan sebagai acuan dan penguat dalam penelitian ini, serta kajian teori yang membahas tentang pendapatan, pengetahuan, dan minat.

Bab III Metode Penelitian. Bab ini akan membahas tentang pendekatan dan jenis penelitian, populasi dan sampel, teknik dan instrumen pengumpulan data, serta analisis data.

Bab IV Penyajian Data dan Analisis. Bab ini membahas gambaran objek penelitian, penyajian data, analisis dan pengujian hipotesis, serta pembahasan.

(34)

Bab V Penutup dan Saran. Bab terakhir berisi kesimpulan yang menjadi jawaban dari rumusan masalah yang telah dibahas sebelumnya, serta saran untuk penelitian selanjutnya dan lembaga yang terkait dengan permasalahan yang diteliti.

(35)

BAB II

KAJIAN KEPUSTAKAAN

A. Penelitian Terdahulu

Penelitian ini merujuk pada beberapa penelitian terdahulu yang dianggap relevan sebagai referensi. Penelitian-penelitian terdahulu tersebut dijadikan sebagai acuan dan perbandingan bagi penulis terhadap pengaruh pendapatan dan pengetahuan terhadap minat nasabah dalam berivestasi emas secara digital menggunakan Electronic Emas (E-mas) Bank Syariah Indonesia. Berikut ialah beberapa penelitian terdahulu:

1. Riska Afriza (2022), dengan judul “Analisis Pengetahuan dan Ketertarikan Mempengaruhi Minat Nasabah Menggunakan Investasi E-mas Digital Di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Blang Pidie”, Universitas Islam Negeri Ar-raniry Banda Aceh.31

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan 98 sampel dan menerapkan metode analisis regresi berganda.

Persamaan dalam penelitian ini dengan penelitian yang diteliti oleh peneliti adalah sama-sama menggunakan variabel independen pengetahuan dan variabel dependen minat, serta metode pengambilan sampel yang sama yaitu dengan menggunakan teknik random simple sampling dan menyebarkan kuesioner. Sedangkan perbedaannya adalah penelitian ini menggunakan independen ketertarikan.

31 Riska Afriza, “Analisis Pengetahuan dan Ketertarikan Mempengaruhi Minat Nasabah Menggunakan Investasi E-mas Digital Di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Blang Pidie” (Skripsi, Universitas Islam Negeri Ar-raniry Banda Aceh 2022), iv.

(36)

Hasil penelitian ini memberikan pengetahuan bahwa secara parsial variabel pengetahuan berpengaruh negatif dan sighnifikan terhadap minat. Sedangkan variabel ketertarikan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat. Dan berdasarkan pengujian secara simultan variabel pengetahuan dan ketertarikan berpengaruh positif terhadap minat.

2. Moh Khoirul Anam dan Nadia Kulsum (2022), dengan judul

“Pengaruh Pengetahuan Dan Pemasaran Terhadap Minat Nasabah Pada Produk Gadai Emas”, Universitas Muhammadiyah Jakarta.32

Dalam penelitian ini, metode yang digunakan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 23 digunakan dalam penelitian ini. Sampel diambil dengan menggunakan metode Solvin sebanyak 93 nasabah dan data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara insidental. Persamaan antara penelitian ini dan penelitian yang dilakukan oleh peneliti sebelumnya adalah sama-sama menggunakan variabel independen pengetahuan dan variabel dependen minat, menggunakan metode kuantitatif, serta memperoleh data melalui penyebaran kuesioner. Namun, perbedaan penelitian ini adalah penggunaan variabel independen tambahan yaitu pemasaran.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tidak memiliki pengaruh terhadap minat nasabah, sementara pemasaran

32 Moh Khoirul Anam dan Nadia Kulsum, dengan judul “Pengaruh Pengetahuan Dan Pemasaran Terhadap Minat Nasabah Pada Produk Gadai Emas,” Perbankan Syariah 3, No. 2 (Oktober 2022): 129-141.

(37)

memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat nasabah.

Secara simultan, pengetahuan dan pemasaran memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat nasabah.

3. Fandella Cahyani (2022), dengan judul “Pengaruh Herding, Pendapatan dan Pengalaman Investasi Terhadap Keputusan Investasi Tabungan Emas (Studi Pada Nasabah Unit Pegadaian Syariah IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi)”, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.33

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linear berganda dan melibatkan 78 responden sebagai sampel. Persamaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya sama-sama menggunakan variabel independen pendapatan, namun berbeda dalam hal variabel independen herding dan pengalaman serta variabel dependennya yang adalah keputusan investasi.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa secara bersama-sama, variabel herding, pendapatan, dan pengalaman investasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan investasi tabungan emas, seperti yang terbukti dari hasil uji-F. Secara spesifik, hasil uji-t menunjukkan bahwa variabel herding memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi tabungan

33 Fandella Cahyani, “Pengaruh Herding, Pendapatan dan Pengalaman Investasi Terhadap Keputusan Investasi Tabungan Emas (Studi Pada Nasabah Unit Pegadaian Syariah IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi)” (Skripsi, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, 2022), 6.

(38)

emas, sementara pendapatan juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi tabungan emas. Selain itu, pengalaman investasi juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan investasi tabungan emas.

4. Muhammad Deni, Gusti Rahayu, dan Frida Amelia (2021), dengan judul “Analisis Minat Masyarakat Menabung Emas Pada Pegadaian Syariah Selayo Solok”, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar.34

Penelitian ini memakai metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan field research (penelitian lapangan), peneliti sendiri sebagai pengumpul data (instrument) dengan cara mengumpulan data berupa wawancara. Persamaan penelitian ini adalah sama-sama menggunakan variabel dependen minat dengan tujuan untuk mengetahui analisis minat masyarakat dalam menabung emas.

Sedangkan perbedaannya adalah pada penelitian peneliti menggunakan variabel independen pendapatan dan pengetahuan, pada penelitian ini tidak mencari variabel tersebut.

Penelitian ini menunjukkan bahwa minat masyarakat di kabupaten Solok untuk menabung emas di Unit Pegadaian Syariah Selayo Solok masih rendah. Umumnya, kurangnya minat tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya adalah kurangnya pengetahuan tentang produk Tabungan Emas Pegadaian Syariah, minimnya sosialisasi dari Pegadaian Syariah kepada masyarakat,

34 Muhammad Deni, Gusti Rahayu, dan Frida Amelia, “Analisis Minat Masyarakat Menabung Emas Pada Pegadaian Syariah Selayo Solok”, Journal Islamic Banking and Finance 1, No.1 (Januari-Juni 2021): 41-48.

(39)

kondisi ekonomi yang belum memadai, lokasi tempat tinggal masyarakat yang jauh dari Pegadaian Syariah Selayo Solok sehingga sulit untuk pergi menabung, serta tidak adanya sistem antar jemput tabungan di Pegadaian Syariah Selayo Solok.

5. Yuliatul Muzammil (2021), dengan judul “Pengaruh Pengetahuan dan Religiusitas Terhadap Minat Menggunakan Produk Tabungan Haji di BRI Syariah KC Madiun Dengan Kepercayaan Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada Masyarkat Desa Pucanganom)”, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo.35

Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan sumber data dari penyebaran kuesioner terhadap 98 responden. Uji asumsi klasik, analisis regresi linier sederhana dan berganda, uji ketepatan model, uji hipotesis, dan analisis jalur (path analysis) digunakan sebagai alat analisis. Penelitian ini mirip dengan penelitian sebelumnya yang mengambil variabel independen pengetahuan dan variabel dependen minat, tetapi bedanya penelitian ini memasukkan variabel intervening yaitu religiusitas dan kepercayaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel pengetahuan berpengaruh terhadap kepercayaan, sedangkan religiusitas tidak memiliki pengaruh terhadap kepercayaan. Selain itu,

35 Yuliatul Muzammil, “Pengaruh Pengetahuan dan Religiusitas Terhadap Minat Menggunakan Produk Tabungan Haji di BRI Syariah KC Madiun Dengan Kepercayaan Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada Masyarkat Desa Pucanganom)” (Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo 2021), xvi.

(40)

secara parsial, pengetahuan, religiusitas, dan kepercayaan berpengaruh terhadap minat. Hasil ini juga menunjukkan bahwa variabel pengetahuan dan religiusitas secara simultan berpengaruh terhadap kepercayaan, dan pengetahuan, religiusitas, dan kepercayaan secara simultan berpengaruh terhadap minat. Namun, kepercayaan tidak mampu memediasi hubungan antara pengetahuan dan religiusitas terhadap minat karena hubungan langsung lebih besar daripada hubungan tidak langsung.

6. Juli Dwina dan Sayyidah Azzafira (2021), dengan judul “Analisis Pengaruh Pendapatan dan Pengetahuan Terhadap Minat Nasabah Berinvestasi Emas di Pegadaian Syariah”, Institut Agama Islam Negeri Langsa.36

Peneliti menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan sumber data yang diperoleh dari 99 nasabah yang dipilih secara acak melalui teknik probability sampling dengan simple random sampling. Metode yang digunakan adalah analisis regresi berganda dan uji hipotesis menggunakan t-statistik, serta dilakukan uji asumsi klasik, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, dan uji autokorelasi. Penelitian ini memiliki kesamaan dengan penelitian sebelumnya dalam hal variabel independen (pengetahuan dan pendapatan) dan variabel dependen

36 Juli Dwina dan Sayyidah Azzafira, “Analisis Pengaruh Pendapatan dan Pengetahuan Terhadap Minat Nasabah Berinvestasi Emas di Pegadaian Syariah,” Investasi Islam 6, no.2 (2021):

95-117.

(41)

(minat), tetapi berbeda dalam subjek penelitian yang difokuskan pada Pegadaian Syariah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari asumsi klasik data penelitian berdistribusi normal, secara parsial variabel pendapatan, pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat.

Sedangkan secara simultan variabel pendapatan dan pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat.

7. Syukron Amrullah (2021), dengan judul “Pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan Dan Risiko Terhadap Minat Nasabah Menggunakan BSI Mobile”, Institut Agama Islam Negeri Madura.37

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik uji regresi linear berganda. Data yang digunakan dari data primer dengan menyebar kuesioner pada sampel 77 responden.

Persamaan penelitian ini adalah sama-sama memakai variabel dependen minat, subjek yang diteliti pada Bank Syariah Indonesia.

Sedangkan perbedaannya adalah penelitian ini mencari variabel independen persepsi kemudahan penggunaan dan resiko.

Hasil dari penelitian ini adalah persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh terhadap minat nasabah, persepsi risiko tidak berpengaruh terhadap minat nasabah, dan persepsi kemudahan penggunaan dan persepsi risiko memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan.

37 Syukron Amrullah, “Pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan Dan Risiko Terhadap Minat Nasabah Menggunakan BSI Mobile,” (Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Madura, 2021), 3.

(42)

8. Ratna Fitri Astuti dan Vitria Puri (2020), dengan judul “Pengaruh Pola Konsumsi Dan Pengetahuan Ekonomi Terhadap Minat Investasi Generasi Milenial Kota Samarinda”, Universitas Mulawarman.38

Dalam penelitian ini, pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode analisis regresi linier berganda pada populasi generasi milenial dengan rentang usia antara 20 hingga 30 tahun. Sampel penelitian sebanyak 120 orang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Persamaan penelitian ini mirip dengan penelitian sebelumnya yang menggunakan variabel independen pengetahuan dan variabel dependen minat, namun dengan perbedaan penggunaan variabel independen konsumsi pada penelitian ini.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara pola konsumsi dan minat investasi, sementara pengetahuan ekonomi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap minat investasi. Selain itu, pola konsumsi dan pengetahuan ekonomi secara simultan berpengaruh terhadap minat investasi.

9. Guspia Ningsih, Muhammad Dayyan, dan Nurjanah (2019), dengan judul “Pengaruh Promosi, Kualitas Layanan, Dan Pengetahuan Terhadap Minat Masyarakat Berinvestasi Logam Mulia Di Pegadaian Syariah Langsa Barat”, Institut Agama Islam Negeri Langsa.39

38 Ratna Fitri Astuti dan Vitria Puri, “Pengaruh Pola Konsumsi Dan Pengetahuan Ekonomi Terhadap Minat Investasi Generasi Milenial Kota Samarinda,” Edueco 3, No. 1 (Juni 2020): 24-32.

39 Guspia Ningsih, Muhammad Dayyan, dan Nurjanah, “Pengaruh Promosi, Kualitas Layanan, Dan Pengetahuan Terhadap Minat Masyarakat Berinvestasi Logam Mulia Di Pegadaian Syariah Langsa Barat,” Manajemen Keuangan Syariah 3, No.2 (September 2019): 87-110.

(43)

Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan sampel sebanyak 85 responden.

Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang terdiri dari 16 pernyataan. Persamaan pada penelitian ini sama-sama menggunakan variabel independen pengetahuan dan variabel dependen minat, namun perbedaannya terletak pada penambahan variabel independen yaitu promosi dan kualitas pelayanan.

Dari hasil penelitian ini, secara parsial ditemukan bahwa promosi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat, kualitas pelayanan juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat, dan pengetahuan juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat. Secara simultan, ketiga variabel independen yaitu promosi, kualitas pelayanan, dan pengetahuan, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat.

10. Moena Azizah (2018), dengan judul “Pengaruh Pendidikan dan Pendapatan Terhadap Minat Nasabah Investasi Emas Di Bank Syariah Mandiri KC Warung Buncit”, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.40

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskripstif, sumber data yang diambil dengan menyebar kuesioner, dan uji statistic yang digunakan adalah uji regresi linear berganda dan uji t. persamaan penelitian ini dengan penelitian yang diteliti oleh

40 Moena Azizah, “Pengaruh Pendidikan dan Pendapatan Terhadap Minat Nasabah Investasi Emas Di Bank Syariah Mandiri KC Warung Buncit”, (Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2018), 10.

(44)

peneliti adalah sama-sama menggunakan variabel indepeneden pendapatan dan variabel dependen minat. Perbedaannya adalah penelitian ini menggunakan variabel independen pendidikan.

Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel pendapatan berpengaruh signifikan terhadap minat, variabel pendidikan berpengaruh signifikan terhadap minat. Variabel pendapatan dan variabel pendidikan secara bersama-sama (simultan) berpengaruh terhadap minat.

Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu

No Nama Persamaan Perbedaan

1 Riska Afriza (2022)

Menggunakan

variabel pengetahuan dan minat. Data yang diambil sama-sama dari penyebaran kuesioner dengan menggunakan metode random simple

samping.

Memiliki variabel berbeda dimana peneliti terdahulu menggunakan variabel indpenden ketertarikan, sedangkan peneliti menggunakan varibel independen pendapatan.

2 Moh Khoirul Anam dan Nadia Kulsum (2022)

Menggunakan variabel independen pengetahuan dan variabel dependen minat. Data yang diambil dari penyebaran kuesioner.

Peneliti terdahulu mencari variabel independen pemasaran,

sedangkan peneliti mencari variabel independen pendapatan.

3 Fandella Cahyani (2022)

Menggunakan variabel independen pendapatan. Metode yang digunakan yakni metode kuantitatif dengan mengumpulkan data penyebaran

Menggunakan variabel independen herding,

pengalaman, dan variabel

dependennya keputusan.

(45)

No Nama Persamaan Perbedaan kuesioner.

4 Muhammad Deni, Gusti Rahayu, dan Farida Amelia (2021)

Menggunakan variabel dependen minat. Topik yang diteliti tentang tabungan emas.

Menggunakan metode kualitatif, objek yang diteliti pada Pegadaian Syariah.

5 Yuliatul Muzammil (2021)

Menggunakan

variabel pengetahuan dan minat. Data yang diambil sama-sama dari penyebaran kuesioner.

Menggunakan variabel independen religiusitas dan kepercayaan sebagai variabel intervening.

6 Juli Dwina dan (2021)

Menggunakan variabel pendapatan, pengetahuan, dan minat. Data yang diambil sama-sama dari penyebaran kuesioner dengan menggunakan metode random simple

samping.

Memiliki perbedaan dimana peneliti terdahulu menggunakan subjek pada pegadaian syariah.

7 Syukron Amrullah (2021)

Menggunakan variabel dependen minat nasabah Bank Syariah Indonesia.

Menggunakan metode kuantitatif dengan menyebar kuesioner.

Topik yang diteliti mengenai BSI Mobile.

Menggunakan variabel independen prespsi kemudahan penggunaan dan resiko.

8 Ratna Fitri Astuti dan Vitria Puri (2020)

Menggunakan variabel independen pengetahuan dan variabel dependen minat. Sama-sama menggunakan pendekatan

kuantittatif dengan metode analisis regresi linier berganda.

Menambahkan variabel independen konsumsi,

sedangkan peneliti menambahkan variabel independen pendapatan.

9 Guspia Ningsih, Muhammad Dayyan, dan

Menggunakan variabel independen pengetahuan dan variabel dependen

Menggunakan variabel independen promosi dan kualitas layanan.

(46)

No Nama Persamaan Perbedaan Nurjanah

(2019)

minat. Sama-sama menggnakan pendekatan kuantitatif dan mengumpulkan data dengan cara

menyebar kuesioner 10 Moena Azizah

(2018)

Menggunakan variabel independen pendapatan dan variabel dependen minat. Dimana sumber data yang diambil sama-sama dari penyebaran kuesioner.

Menggunakan variabel independen pendidikan,

sedangkan peneliti tidak mencari variabel pendidikan melainkan variabel pendapatan.

Sumber : Data diolah 2023

Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya penelitian ini meneliti variabel pendapatan dan pengetahuan terhadap minat nasabah dalam berinvestasi emas digital menggunakan electronic emas (E-mas) BSI maka acuan dalam penelitian ini merujuk pada penelitian Juli Dwina dan Sayyidah Azzafira, Riska Afriza, Moh Khoirul Anam dan Nadia Kulsum, Fandella Cahyani, Moena Azizah. Adapun perbedaan penelitian ini dengan penelitian-penelitian sbelumnya adalah variabel independen yang digunakan variabel X1 yaitu pendapatan dan X2 pengetahuan serta objek penelitian yaitu nasabah Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Basuki Rahmat Banyuwangi dengan periode penelitian pada tahun 2023.

B. Kajian Teori

1. Perilaku Konsumen

Menurut Kloter (2005), perilaku konsumen mencakup aktivitas seseorang dalam mencari, mengevaluasi, memperoleh, menggunakan,

(47)

dan menghentikan penggunaan barang dan jasa. Engel et.al (1995) menyatakan bahwa perilaku konsumen melibatkan tindakan langsung dalam memperoleh, mengkonsumsi, dan menggunakan produk dan jasa, serta proses keputusan yang terjadi sebelum dan sesudah tindakan tersebut. Menurut Mowen dan Minor (2001) menggambarkan perilaku konsumen sebagai studi tentang unit pembelian dan proses pertukaran yang melibatkan perolehan, konsumsi, dan pembuangan barang, jasa, pengalaman, dan ide.

Dari beberapa definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa perilaku konsumen adalah sebuah bidang ilmu yang mempelajari cara individu, kelompok, dan organisasi memilih, membeli, menggunakan, dan memanfaatkan barang, jasa, gagasan, dan pengalaman untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka, sesuai dengan pengalaman dan ide yang dimilikinya.41

Menurut Kotler (2001) ada beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen:

a) Faktor kebudayaan adalah penentu perilaku dan keinginan yang paling mendasar dari konsumen dalam mencari nilai, persepsi, preferensi, dan perilaku dari lembaga penting lainnya. Faktor kebudayaan memiliki pengaruh yang paling luas dan dalam terhadap perilaku konsumen, terdiri dari budaya, sub-budaya, dan kelas sosial.

41 Mashur Razak, Perilaku Konsumen Cetakan 1 (Makassar: Alauddin University Press, 2016), 4.

(48)

b) Kelas sosial adalah pembagian masyarakat yang relatif homogen dan permanen, terdiri dari anggota yang menganut nilai, minat, dan perilaku yang serupa dan tersusun secara hierarkis. Faktor sosial terdiri dari kelompok, keluarga, peran, dan status.

c) Faktor pribadi adalah karakteristik psikologis seseorang yang berbeda dari orang lain, yang menyebabkan respon yang relatif konsisten dan bertahan lama terhadap lingkungan. Faktor pribadi terdiri dari umur dan tahap daur hidup, pekerjaan, situasi ekonomi, gaya hidup, kepribadian, dan konsep diri.

Faktor psikologis merupakan pengaruh lingkungan tempat konsumen tinggal dan hidup pada saat ini, dengan mempertimbangkan pengaruh masa lalu atau masa depan. Faktor psikologis terdiri dari motivasi, persepsi, pengetahuan, keyakinan, dan sikap.42

2. Pendapatan

Pendapatan merupakan jumlah uang yang diterima seseorang dari hasil pekerjaan, keuntungan dari bisnis atau usaha, investasi, atau pendapatan pasif dari aset seperti properti atau investasi keuangan. Pendapatan dapat digunakan sebagai indikator untuk mengukur kesejahteraan ekonomi seseorang atau masyarakat.

Pendapatan merujuk pada jumlah penghasilan yang diperoleh

42 Kottler, Philip., dan Gary Amstrong, Prinsip-prinsip pemasaran, Edisi keduabelas, Jilid 1 (Jakarta: Erlangga, 2001), 144.

(49)

seseorang dalam periode waktu tertentu, dan dapat bergantung pada jenis pekerjaan, pre

Gambar

Grafik Perkembangan Harga Emas dari 1 Januari 2016 - 2021  Permasalahan  investasi  emas  palsu  yang  sering  terjadi  di masyarakat  dapat  menimbulkan  kerugian  besar  bagi  para  investor
Tabel 2.1  Penelitian Terdahulu
Tabel 3.1   Skala Likert
Tabel diatas menunjukkan bahwa, ada tidaknya pengaruh variabel  pendapatan  dan  pengetahuan  secara  parsial  (sendiri-sendiri)  terhadap  minat nasabah

Referensi

Dokumen terkait

Menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “ Pengaruh Reputasi Perusahaan dan Kepercayaan Terhadap Loyalitas Nasabah Pengguna E-banking (Studi pada Nasabah BNI Syariah KC

Skripsi yang berjudul “Pengaruh Pengetahuan dan Perilaku Konsumen terhadap Keputusan Nasabah Open Account Produk Tabungan Simpanan Pelajar iB di Bank Syariah Bukopin KC

Perbandingan Nilai Taksir Gadai Emas Syariah pada Bank Syariah Mandiri KC Denpasar dengan Pegadaian Syariah Cabang Denpasar.. Perbandingan nilai taksir gadai emas syariah pada

Berdasarkan grafik tersebut dapat menunjukkan bahwa pendapatan baik itu Jumlah Pendapatan Asuransi maupun Pendapatan Investasi Asuransi Sinarmas syariah setiap

berjudul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Nasabah Dalam Memilih Jasa Perbankan Syariah (Studi Kasus Pada Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Malang)

Variabel Jumlah Pendapatan, Harga Emas, Jumlah Nasabah dan Tingkat Inflasi memiliki pengaruh secara simultan terhadap Penyaluran Kredit PT.Pegadaian Syariah Cabang

Penelitian ini dilakukan pada PT Pegadaian Syariah di Indonesia periode 2014 - 2018 yang berjudul Pengaruh Pendapatan Operasional, Jumlah Nasabah, Harga Emas, dan Tingkat Inflasi

Alhamdulillah Atas ridho-Nya, peneliti dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Pengaruh Tingkat Religiusitas, Pengetahuan dan Pendapatan Terhadap Minat Menabung di Bank Syariah