• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penelitian Terdahulu

Dalam dokumen Selamat Datang - Digital Library (Halaman 52-66)

Kajian penelitian terdahulu diperlukan sebagai bahan referensi dan penuntun dalam penentuan metode dalam menganalisis data penelitian, sehingga peneliti harus mempelajari penelitian sejenis di masa lalu untuk mendukung penelitian yang dilakukan. Tinjauan penelitian terdahulu memperlihatkan bahwa terdapat persamaan dan perbedaaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya dalam berbagai hal. Kajian-kajian penelitian terdahulu dapat dilihat pada Tabel 5.

34 Tabel 5. Kajian penelitian terdahulu

No Judul/ Peneliti/

Tahun

Tujuan Penelitian Metode Penelitian Metode Analisis Hasil Penelitian 1 Pengaruh

Partisipasi Anggota, Pelayanan, Dan Permodalan Terhadap Keberhasilan Usaha Koperasi Dharma Sesana Desa Lebih Kabupaten Gianyar (Sari, 2016).

Mengetahui

1. Pengaruh partisipasi anggota terhadap keberhasilan usaha Koperasi Dharma Sesana Desa Lebih Kabupaten Gianyar.

2. Pengaruh pelayanan terhadap keberhasilan usaha Koperasi Dharma Sesana Desa Lebih Kabupaten Gianyar.

3. Pengaruh

permodalan terhadap keberhasilan usaha Koperasi Dharma Sesana Desa Lebih Kabupaten Gianyar.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, karena data yang diperoleh disajikan dalam bentuk angka angka dan dianalisis menggunakan analisis statistik.

Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data primer.

Metode

pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner atau angket yang harus diuji tingkat validitas dan reliabilitasnya.

Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda, untuk mengetahui

pengaruh partisipasi anggota, pelayanan dan permodalan terhadap

keberhasilan usaha Koperasi Dharma Sesana Desa Lebih Kabupaten Gianyar.

Partisipasi Anggota berpengaruh

signifikan terhadap Keberhasilan Usaha Koperasi Dharma Sesana Desa Lebih Kabupaten Gianyar.

Pelayanan berpengaruh signifikan terhadap Keberhasilan Usaha Koperasi Dharma Sesana Desa Lebih Kabupaten Gianyar.

Permodalan berpengaruh signifikan terhadap Keberhasilan Usaha Koperasi Dharma Sesana Desa Lebih Kabupaten Gianyar.

Partisipasi Anggota, Pelayanan, dan Permodalan berpengaruh signifikan terhadap Keberhasilan Usaha Koperasi Dharma Sesana Desa Lebih Kabupaten Gianyar.

Besarnya pengaruh dari variabel partisipasi anggota, pelayanan dan permodalan terhadap keberhasilan usaha koperasi sebesar 57,1%

sedangkan sisanya sebesar 42,9%

dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.

35 2 Analisis Manfaat

Ekonomi Dan Non Ekonomi Koperasi Perikanan Ism Mitra Karya Bahari (Wiandhani, Lestari, dan Soelaiman, 2016).

1. Menganalisis

manfaat ekonomi yang diterima anggota Koperasi Perikanan ISM Mitra Karya Bahari.

2. Menganalisis manfaat non ekonomi (kepuasan) yang dirasakan anggota Koperasi Perikanan ISM Mitra Karya Bahari.

Penentuan lokasi penelitian dipilih secara purposive (sengaja). Penentuan perhitungan sampel mengacu pada Sugiarto, et al.

(2001), sehingga didapatkan sampel 50 orang. Jumlah sampel tersebut selanjutnya di alokasi proporsional dengan

menggunakan rumus Propotional Random Sampling (Nasir 1988). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.

Metode analisis yang digunakan untuk menganalisis tujuan pertama adalah analisis deskriptif kuantitatif.

Analisis deskriptif dengan metode Importance Performance Analysis (IPA) digunakan untuk menganalisis tujuan kedua.

Berdasarkan hasil penelitian, koperasi memberikan manfaat ekonomi berupa manfaat ekonomi tunai dan

diperhitungkan. Total manfaat ekonomi yang diterima anggota koperasi per tahun berkisar antara Rp99.000,00 - Rp618.000,00.

Manfaat non ekonomi berupa kepuasan yang dirasakan anggota dalam menjadi anggota koperasi, terhadap pelayanan dalam RAT dan pemanfaatan unit usaha sudah sesuai harapan, yaitu berada pada kategori tinggi (puas), namun kepuasan dalam pembayaran simpanan wajib berada pada kategori rendah (kurang puas).

Aspek-aspek yang harus diprioritaskan dan diperbaiki oleh koperasi adalah peningkatan hubungan dengan sesama anggota koperasi, peningkatan

pengetahuan anggota koperasi dan peningkatan rasa percaya diri anggota koperasi serta kondisi prasarana dan sarana kantor koperasi untuk pelayanan dalam RAT.

36 3 Pengaruh

Partisipasi Anggota Dan Lingkungan Usaha Terhadap

Keberhasilan Koperasi Pegawai Republik

Indonesia (KPRI) Kapas Kecamatan Susukan

Kabupaten Banjarnegara (Setiaji, 2009).

1. Untuk mengetahui pengaruh antara partisipasi anggota terhadap keberhasilan KPRI Kapas

2. Untuk mengetahui besarnya pengaruh yang diberikan

partisipasi anggota dan lingkungan usaha terhadap keberhasilan KPRI Kapas.

Penelitian ini merupakan

penelitian korelasi dengan populasi adalah seluruh anggota Koperasi.

Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variabel bebas partisipasi anggota dan lingkungan usaha. variabel terikatnya adalah keberhasilan koperasi.

Keberhasilan koperasi dilihat dari melalui efisiensi pengelolaan usaha, efisiensi

pembangunan, dan manfaat yang diperoleh anggota.

Data dianalisis menggunakan analisis deskripsi persentase untuk mengetahui

gambaran keadaan partisipasi anggota, lingkungan usaha, keberhasilan

koperasi dan analisis regresi berganda sederhana untuk mengetahui apakah partisipasi anggota dan lingkungan usaha secara signifikan berpengaruh terhadap keberhasilan koperasi.

Ada pengaruh signifikan antara partisipasi anggota terhadap keberhasilan KPRI Kapas dan ada pengaruh signifikan antara lingkungan usaha terhadap keberhasilan KPRI Kapas serta ada pengaruh signifikan antara partisipasi anggota dan

lingkungan usaha terhadap keberhasilan KPRI Kapas Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara.

Besarnya pengaruh yang diberikan partisipasi anggota dan lingkungan usaha terhadap keberhasilan KPRI Kapas Kabupaten Banjarnegara secara bersama-sama 58,5%.

Faktor lain sebesar 41,5% yang mempengaruhi keberhasilan KPRI Kapas kabupaten Banjarnegara yang masih perlu dikaji lagi.

37 4 Analisis Leverage

Dan Risiko Dalam Kaitannya Dengan Manfaat Ekonomi Anggota (Studi Kasus pada

Koperasi Keluarga Besar PT

Dirgantara

Indonesia Wahana Raharja)

(Sugiyanto, 2019).

Untuk menganalisis resiko keuangan menggunakan rasio leverage risiko dalam kaitannya dengan manfaat ekonomi anggota

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dengan teknik pengamatan secara langsung terhadap objek yang akan diteliti sehingga dapat melihat hubungan yang terjadi antara variabel-variabel tersebut.

Uji normalitas merupakan alat diagnostik yang digunakan untuk menjelaskan

normalitas data. Uji ini dilakukan dengan menggunakan teknik Kolmogorov-

Smirnov. Suatu data dapat dikatakan normal jika nilai signifikansi lebih besar dari (>) 0,05 dan hipotesis penelitian yang diterima adalah H0.

Tingkat Leverage Ratio (DER) selama enam tahun berada di atas 500% yang berarti bahwa selama enam tahun Debt to Equity Ratio berada dalam kondisi tidak baik karena menurut Peraturan Pemerintah debt to equity ratio di atas 200% berada dalam kriteria tidak baik.

Jumlah total modal di Koperasi meningkat selama enam tahun, dari tahun ke tahun modal tersebut

didominasi oleh modal pinjaman yang menyebabkan risiko yang akan diterima meningkat.

Pengaruh slimutan leverage dan risiko dengan manfaat ekonomi anggota dengan tingkat ɑ=5% memiliki pengaruh sebesar 99,20%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa leverage ratio dan risiko mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap manfaat ekonomi anggota. Manfaat ekonomi anggota yang akan diperoleh dipengaruhi oleh tingkat debt to equity ratio dan risiko dari biaya modal, sehingga semakin tinggi tingkat leverage rasio DER dan modal pinjaman maka risiko yang akan diterima semakin besar.

38 5 Analisis Faktor

Yang

Mempengaruhi Tingkat Partisipasi Anggota Koperasi (Studi Kasus : KPRI- SEDAR).

(Kartika, Lubis, dan Saragih, 2020).

Untuk mengetahui adakah adakah pengaruh Kepuasan Anggota, Tingkat Kepercayaan, lingkungan Kerja, Kualitas Pelayanan, dan Motivasi Anggota terhadap partisipasi anggota pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia Sekolah Dasar (KPRI- SEDAR)

Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus.

Penelitian ini dilaksanakan di Koperasi Pegawai Republik Indonesia Sekolah Dasar (KPRI-SEDAR) Berdasarkan Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan secara Purposive (sengaja).

Ukuran sampel dalam penelitian ini menggunakan Metode Sampel Acak Sederhana (Simple Random Sampling) dengan menarik 10% dari jumlah populasi, sehingga diperoleh 40 sampel peneliti dari 400 populasi yang tersedia.

Analisis Regresi Linear Berganda

1) Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi anggota Koperasi Republik Indonesia Sekolah Dasar (KPRI SEDAR) secara signifikan adalah variabel tingkat kepuasan sebesar 0,04.

2) Variabel lingkungan usaha, kualitas pelayanan dan motivasi tidak mempengaruhi tingkat partisipasi secara signifikan.

3) Terdapat signifikan dari variabel tingkat kepuasan, tingkat

kepercayaan, lingkungan usaha, kualitas pelayanan dan motivasi koperasi terhadap variabel tingkat partisipasi anggota KPRI SEDAR dengan Nilai R² sebesar 0,454 menunjukkan bahwa variansi dalam variabel kepuasan anggota KPRI SEDAR dapat dijelaskan oleh variabel tingkat kepuasan, tingkat kepercayaan, lingkungan usaha, kualitas pelayanan, dan motivasi.

39 6 Analisis

Hubungan Kinerja Partisipasi Dan Manfaat Bagi Anggota Koperasi (Studi Kasus:

KUD Puspa Mekar, Kabupaten Bandung Barat) (Fatmala dan Muflikh, 2013).

1. Mengidentifikasi keragaan KUD Puspa Mekar.

2. Mengidentifikasi faktor – faktor yang mempengaruhi kinerja koperasi, partisipasi anggota, dan manfaat bagi anggota KUD Puspa Mekar.

3. Menganalisis hubungan kinerja koperasi, partisipasi anggota, dan manfaat bagi anggota KUD Puspa Mekar.

Pemilihan lokasi ini dilakukan secara purposive (sengaja).

Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi di lapangan,

melakukan

wawancara dengan narasumber

(responden) dengan menggunakan daftar pertanyaan

(kuesioner).

Penentuan responden dari anggota KUD pada penelitian ini dilakukan dengan metode purposive.

Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif melalui tahap pengolahan, deskripsi dan interpretasi data secara deskriptif.

Keragaan KUD Puspa Mekar dilihat dari keanggotaan dari tahun 2008 – 2011 selalu mengalami peningkatan.

Peningkatan lainnya di KUD Puspa Mekar yaitu jumlah simpanan, volume usaha dan Sisa Hasil Usaha (SHU).

Faktor yang mempengaruhi kinerja koperasi adalah visi, kapasitas, jaringan kerja, sumberdaya, dan partisipasi anggota. Faktor yang mempengaruhi partisipasi adalah manfaat sosial dan ekonomi. Faktor yang mempengaruhi manfaat sosial dan ekonomi adalah kinerja koperasi.

Faktor yang mempengaruhi kinerja koperasi secara berurutan adalah visi koperasi, sumberdaya, partisipasi, jaringan kerja dan kapasitas. Faktor yang mempengaruhi partisipasi adalah manfaat sosial. Manfaat ekonomi kurang memberikan pengaruh terhadap partisipasi anggota. Kinerja koperasi lebih memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar daripada manfaat sosial.

40 7. Pengukuran

Tingkat Partisipasi Anggota dan Pengaruhnya Terhadap Keberhasila n Koperasi (Nurranto dan Saputro, 2015).

1. Untuk mengetahui faktor-faktor yang

mempengaruhi kualitas

partisipasi anggota untuk mencapai keberhasilan koperasi

Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota Koperasi Karyawan dan Dosen

Universitas Indraprasta PGRI yang berjumlah 542.

Besarnya sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 20

% dari jumlah populasi, yaitu 108 sampel.

1. Analisis Partial Least Square (PLS)

1. Aspek anggota, manajemen koperasi, dan program

partisipasi berpengaruh positif terhadap Kualitas Partisipasi Anggota.

2. Aspek anggota, manajemen koperasi dan program partisipasi mampu menjelaskan kualitas partisipasi anggota sebesar 48,79% sedangkan 51,21%

sisanya diterangkan oleh konstruk lainnya yang tidak dihipotesiskan dalam penelitian ini.

3. Keterkaitan antara kualitas partisipasi anggota dengan keberhasilan koperasi,

menunjukkan bahwa konstruk kualitas partisipasi anggota mampu menjelaskan konstruk keberhasilan koperasi sebesar 24,34% dan 75,66 % sisanya dijelaskan oleh konstruk lain yang tidak dihipotesiskan dalam penelitian ini.

41 8 Faktor-Faktor

Yang

Mempengaruhi Partisipasi Anggota Pada Koperasi Pegawai Negeri Politeknik Pontianak (Utami, Asriati, dan Syahrudin, 2014).

Mengetahui seberapa besar pengaruh pengetahuan anggota, motivasi anggota, kepuasan anggota, kualitas pelayanan, dan manfaat koperasi terhadap partisipasi anggota pada Koperasi Pegawai Negeri Politeknik Pontianak.

Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif, bentuk penelitian ini yaitu studi

hubungan. Subjek dalam penelitian ini adalah anggota Koperasi Pegawai Negeri Politeknik Pontianak.

Berdasarkan karakteristik, maka sampel yang diperoleh sebanyak 55 responden.

Pengolahan data dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan program SPSS (Statistical Product and Service

Solutions) versi 17.

Teknik pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini adalah analisis faktor dan regresi linier sederhana yang menggunakan bantuan aplikasi software statistik SPSS versi 17.

pengaruh pengetahuan anggota tentang koperasi terhadap partisipasi anggota sebesar 63,3%. Pengaruh motivasi anggota terhadap partisipasi anggota sebesar 49,4%. Pengaruh kepuasan anggota terhadap partisipasi anggota sebesar 52,4%. Pengaruh kualitas pelayanan terhadap partisipasi anggota sebesar 39,4%. Pengaruh manfaat koperasi terhadap partisipasi anggota sebesar 55,7%. Dari hasil penelitian tersebut, pengetahuan anggota

merupakan faktor yang lebih dominan dalam mempengaruhi partisipasi anggota pada Koperasi Pegawai Negeri Politeknik Pontianak.

42 9 Pengaruh

Partisipasi

Anggota Terhadap Keberhasilan Koperasi Serba Usaha Di Kota Denpasar.

(Sugiastini dan Yuliarmi, 2014).

1. Untuk mengetahui pengaruh demokrasi anggota, permodalan, dan pemanfaatan pelayanan baik secara simultan maupun secara parsial terhadap keberhasilan koperasi serba usaha di Kota Denpasar.

2. Untuk mengetahui pengaruh secara parsial demokrasi anggota, permodalan, dan pemanfaatan pelayanan terhadap keberhasilan koperasi serba usaha di Kota Denpasar.

3. Untuk mengetahui variabel yang

berpengaruh dominan terhadap keberhasilan koperasi serba usaha di Kota Denpasar.

Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi di lapangan,

melakukan

wawancara dengan narasumber dan kuesioner.

Penelitian ini menggunakan metode analisis yang mengkombinasikan antara analisis faktor dengan analisis regresi. Analisis faktor dilakukan untuk memperoleh skor faktor

berdasarkan variabel laten yang dibentuk oleh variabel

indikator, sedangkan analisis regresi dilakukan untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat.

Demokrasi anggota, permodalan, dan pemanfaatan pelayanan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap

keberhasilan koperasi serba usaha di kota Denpasar.

Demokrasi anggota, permodalan, dan pemanfaatan pelayanan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan koperasi serba usaha di kota Denpasar.

Berdasarkan beberapa faktor yang dianalisis, variabel yang berpengaruh dominan mempengaruhi keberhasilan koperasi serba usaha di Kota Denpasar adalah variabel pemanfaatan pelayanan

43 10 Pengaruh

Partisipasi Anggota Dan Permodalan Terhadap Keberhasilan Koperasi Di Kpri Hidup Kabupaten Tulungagung (Amilia, 2015).

1. Untuk menganalisis pengaruh partisipasi anggota terhadap keberhasilan koperasi di KPRI Hidup Kabupaten Tulungagung.

1. untuk menganalisis pengaruh permodalan terhadap keberhasilan koperasi di KPRI Hidup Kabupaten Tulungagung.

3. Untuk menganalisis pengaruh partisipasi anggota dan

permodalan terhadap keberhasilan koperasi secara bersama-sama di KPRI Hidup Kabupaten Tulungagung.

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan

kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah partisipasi anggota dan permodalan (variabel bebas) terhadap

keberhasilan koperasi (variabel terikat). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.

Teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi linier berganda, uji t dan uji F. Uji asumsi klasik meliputi uji multikolinearitas, heteroskedasitas, autokorelasi, normalitas dan linieritas.

Ada pengaruh yang signifikan antara partisipasi anggota dengan keberhasilan koperasi. Semakin baik atau tinggi tingkat partisipasi anggota semakin baik pula keberhasilan koperasi.

Berdasarkan hasil uji t nilai t hitung permodalan sebesar 11,756 dengan nilai probabilitas signifikansinya sebesar 0,000 < 0,05 maka dalam penelitian ini menunjukkan bahwa permodalan berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan koperasi di KPRI Hidup Kabupaten Tulungagung. Semakin banyak simpanan-simpanan anggota maka permodalan sendiri akan meningkat.

Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan nilai koefisien

determinasi berganda sebesar 0,354 hal ini berarti 35,4% variabel keberhasilan koperasi di KPRI Hidup Kabupaten Tulungagung dipengaruhi oleh partisipasi anggota dan permodalan secara bersama-sama.

44 11 Pengaruh

Partisipasi

Anggota Terhadap Keberhasilan Koperasi (Khoiriyah,

Asriati, dan Parijo, 2016).

1. Partisipasi anggota Koperasi Karyawan Tirta Dharma

Khatulistiwa PDAM Kota Pontianak.

2. Keberhasilan usaha koperasi yang ada di Koperasi Karyawan Tirta Dharma

Khatulistiwa PDAM Kota Pontianak.

3. Untuk mengetahui pengaruh partisipasi anggota terhadap keberhasilan koperasi koperasi Karyawan Tirta Dharma

Khatulistiwa PDAM kota Pontianak.

4. Untuk mengetahui besar pengaruh partisipasi anggota terhadap keberhasilan Koperasi Karyawan Tirta Dharma

Khatulistiwa PDAM Kota Pontianak.

Penelitian ini termasuk jenis ex post facto, dimana penelitian yang dilakukan untuk meneliti peristiwa yang telah terjadi dan kemudian merunut ke belakang untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya kejadian tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.

Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk angka-angka dan dianalisis menggunakan analisis statistik.

Partisipasi anggota terhadap

keberhasilan Koperasi dapat dilihat dari partisipasi anggota dalam mengikuti kegiatan-kegiatan serta usaha-usaha yang ada di koperasi.

Keberhasilan usaha koperasi yang ada di Koperasi Karyawan Dharma Khatulistiwa PDAM Kota Pontianak, tidak terlepas dari aktifnya partisipasi anggota dalam memanfaatkan usaha yang ada di koperasi.

Semakin tinggi partisipasi anggota yang ditunjukkan dari indikator-indikator partisipasi anggota, antara lain:

Partisipasi dalam pengambilan keputusan rapat anggota, Partisipasi dalam kontribusi modal, Partisipasi dalam pemanfaatan pelayanan,

Partisipasi dalam pengawasan koperasi, maka semakin tinggi keberhasilan Koperasi Karyawan Dharma

Khatulistiwa PDAM Kota Pontianak.

Partisipasi anggota memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan Koperasi

Karyawan Dharma Khatulistiwa PDAM Kota Pontianak.

45 12 Faktor-Faktor

Yang

Mempengaruhi Partisipasi

Anggota Koperasi Dan Kesejahteraan Anggota Pada Koperasi Unit Desa (KUD) di Kabupaten Jembrana (Catur dan Setiawina, 2018).

Untuk menganalisis pengaruh pengetahuan perkoperasian,

kemampuan pengurus, pelayanan koperasi, minat berkoperasi dan partisipasi anggota koperasi pada KUD terhadap kesejahteraan anggota di Kabupaten Jembrana, dianalisis dengan partial least square (PLS).

Penelitian dilakukan pada KUD di

Kabupaten

Jembrana, dengan pertimbangan bahwa KUD merupakan bentuk koperasi yang paling lambat perkembangannya di Kabupaten

Jembrana. Ditandai dengan jumlahnya yang paling sedikit, apalagi sejak tahun 2014 jumlahnya tidak mengalami perubahan

Metode analisis yang digunakan adalah analisis PLS.

Analisis ini digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.

Analisis persamaan struktural SEM (Structural Equation Modelling) yang berbasis komponen dengan

menggunakan

Partial Least Squares (PLS) dipilih

sebagai alat analisis.

1) Pengetahuan perkoperasian berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi anggota KUD di Kabupaten Jembrana.

2) Kemampuan pengurus berpengaruh positif dan signifikan terhadap

partisipasi anggota KUD di Kabupaten Jembrana.

3) Kualitas pelayanan koperasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi anggota KUD di Kabupaten Jembrana.

4) Minat berkoperasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap

partisipasi anggota KUD di Kabupaten Jembrana.

5) Pengetahuan perkoperasian

berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kesejahteraan anggota KUD di Kabupaten Jembrana

6) Kemampuan pengurus berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kesejahteraan anggota KUD di Kabupaten Jembrana

7) Pelayanan koperasi berpengaruh tidak signifikan terhadap kesejahteraan anggota KUD di Kabupaten Jembrana.

8) Minat berkoperasi berpengaruh

46 positif dan signifikan terhadap

kesejahteraan anggota KUD di Kabupaten Jembrana.

9) Partisipasi anggota koperasi pada KUD berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan anggota KUD di Kabupaten Jembrana.

10) Partisipasi anggota koperasi pada KUD memediasi secara tidak signifikan pengaruh pengetahuan perkoperasian terhadap kesejahteraan anggota KUD di Kabupaten Jembrana.

11) Partisipasi anggota koperasi pada KUD memediasi secara signifikan pengaruh kemampuan pengurus

terhadap kesejahteraan anggota KUD di Kabupaten Jembrana.

12) Partisipasi anggota koperasi pada KUD memediasi secara signifikan pengaruh pelayanan koperasi terhadap kesejahteraan anggota KUD di

Kabupaten Jembrana.

13) Partisipasi anggota koperasi pada KUD memediasi secara signifikan pengaruh minat berkoperasi terhadap kesejahteraan anggota KUD di Kabupaten Jembrana.

Dalam dokumen Selamat Datang - Digital Library (Halaman 52-66)

Dokumen terkait