• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN

G. Pengabsahan Data

Menurut Maleong (2005:320) yang dimaksud pengabsahan data adalah bahwa setiap keadaan harus memenuhi :

1. Mendemostrasikan nilai yang benar

2. Menyediakan dasar agar hal itu dapat diterapkan, dan

3. Memperoleh keputusan luar yang dapat dibuat tentang konsistensi dari prosedurnya dan kenetralan dari temuan dan keputusan-keputusannya.

Keabsahan data yang dipakai dalam penulisan proposal ini adalah trigulasi, trigulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain. Diluar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu. Menurut Densin (Maleong, 2005:330) membedakan empat macam trigulasi yaitu:

1. Trigulasi dengan sumber

Trigulasi dengan sumber yaitu membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam penelitian kualitatif.

2. Trigulasi dengan metode

Trigulasi dengan metode menurut Patton (Maleong, 2005:331) terdapat dua strategi yaitu:

a) Pengecekan derajat kepercayaan penemuan hasil penelitian beberapa teknik pengumpulan data.

b) Pengecekan derajat kepercayaan beberapa sumber data dengan metode yang sama.

3. Trigulasi dengan penyidikan

Trigulasi dengan penyidik ialah dengan jalan memanfaatkan peneliti atau pengamat lainnya untuk keperluan pengecekan kembali derajat kepercayaan data.

4. Trigulasi dengan teori

Trigulasi dengan teori menurut Lincoln dan Guba (Maleong, 2005:331), berdasarkan anggapan bahwa fakta tidak dapat diperiksa derajat kepercayaannya dengan satu lebih teori.

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Obyek Penelitian

1. Gambaran Umum Lokasi Penelitian

Desa Bira adalah satu desa di kecamatan Bontobahari kabupaten Bulukumba. Desa ini terdiri atas empat dusun yaitu, dusun Pungkarese, dusun Birakeke, dusun Tanetang, dan dusun Liukang Loe.

Desa Bira sekarang dipimpin oleh ibu Andi Wahidah S.Ag yang menjabat dari tahun 2012 sampai sekarang. Jumlah penduduk desa Bira 4653 jiwa yang terdiri dari 2123 penduduk laki-laki dan 2530 penduduk perempuan dan terdapat 2679 kepala keluarga. Penduduk desa bira bila dilihat dari tingkat pendidikan pada masa-masa lalu, pada saat sekarang sudah mengalami kemajuan yang berarti karena penduduk yang mengetahui baca tulis sudah tinggi , dan sarana yang ada di desa Bira dapat dilihat sudah ada perkembangan dengan adanya kesadaran masyarakat untuk berkembang serta adanya pelabuhan yang menghubungkan desa Bira ke kabupaten kepulauan Selayar.

Desa Bira juga sangat berpotensi dikunjungi oleh wisatawan asing maupun lokal karena keidahan pantai Bira yang indah sehingga keindahan harus didukung oleh kebersihan pantai yang harus di jaga. Dengan luas wilayah desa Bira sekitar 5.367.216 m2 dan terbagi atas wilayah untuk bangunan, lapangan, tempat ibadah, pelabuhan, pemukiman, perkantoran, dan beberapa sarana umum lainnya, Secara geografis desa Bira mempunyai batas wilayah sebagai berikut: Sebelah Selatan:

Selat Selayar ,Sebelah Utara: Desa Darubiah, Sebelah Timur : Teluk Bone, Sebelah Barat : Laut Flores

2. Struktur Organisasi Desa Bira

Struktur organisasi desa Bira dapat dilihat pada gambar di bawah ini : Gambar Struktur Organisasi

Keterangan :

: Garis Koordinasi : Garis Komando B. Karakteristik Informan

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh dari wawancara informan mengenai tingkat umur, tingkat pendidikan , dan jenis kelamin yang dapat

KEPALA DESA BPD

KEPALA DUSUN PUNGKARESE

KEPALA DUSUN BIRAKEKE

KEPALA DUSUN TANETANG KEPALA DUSUN

LIUKANGLOE

KEPALA SEKSI PEMERINTAHAN

KEPALA SEKSI KESEJAHTERAAN

SOSIAL KEMASYARAKAT

AN

SEKRETARIS

KEPALA URUSAN KEUANGAN

KEPALA URUSAN UMUM

dijadikan masukan dalam penelitian ini. Data informan ini deperoleh dari data primer yang dapat dideskripsikan sebagai berikut.

1. Tingkat Umur

Data yang dihimpun dari informan diperoleh tingkat umur seperti tampak berdasarkan data yang dihimpun dari informan menunjukkan terdapat tingkat umur dibawah 31 tahun sebanyak 3 orang, tingkat umur 31 sampai 55 tahun sebanyak 5 orang. Kondisi ini menunjukkan tingkat umur informan didominasi oleh tingkat umur 31 – 55 tahun yaitu sebanyak 5 orang.

2. Tingkat Pendidikan

Data yang dihimpun dari informan diperoleh tingkat pendidikan berdasarkan data yang dihimpun dari hasil wawancara informan menunjukkan terdapat tingkat pendidikan SMP 1 orang, tingkat pendidikan SMA sebanyak 4 orang, dan tingkat pendidikan S1 2 orang, kemudian tingkat pendidikan S2 1 orang.

3. Jenis Kelamin

Data yang dihimpun dari informan melalui hasil wawancara diperoleh jenis kelamin seperti berdasarkan data yang dihimpun dari informan menunjukkan jenis kelamin laki-laki 5 orang, dan terdapat jenis kelamin perempuan sebanyak 3 orang. Kondisi ini menunjukkan jenis kelamin informan didominasi laki-laki sebanyak 5 orang.

4. Data Informan

No Pendidikan Umur Jenis Kelamin

1 S2 54 Laki-Laki

2 S1 45 Laki-Laki

3 S1 52 Perempuan

4 SMA 38 Perempuan

5 SMA 29 Perempuan

6 SMA 30 Laki-Laki

7 SMA 27 Laki-Laki

8 SMP 50 Laki-Laki

C. Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah

Partisipasi masyarakat merupakan suatu alat guna memperoleh informasi mengenai kondisi, kebutuhan, dan sikap masyarakat setempat, yang tanpa kehadirannya program pengelolaan dan perencanaanya dilibatkan dalam pengelolaan masyarakat sendiri tentang apa yang menjadi kebutuhan masyarakat agar memiliki rasa sadar dalam melakukan pengelolaan yang baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan.

1. Kemauan

Kemauan harus timbul dari dalam hati yang sadar, berdasarkan pertimbangan pemikiran dan perasaan, serta seluruh pribadi seseorang yang menimbulkan kegiatan yang terarah pada tercapainya tujuan tertentu yang berhubungan dengan kebutuhan hidup pribadinya. Dorongan kehendak yang

terarah pada tujuan tertentu yang bertujuan menyelesaikan masalah sehingga kemauan muncul dari dalam diri masyarakat untuk ikut berpartisipasi kemeuan juga sebagai inisiatif dari individu sehingga inisiatif atau kemauan bisa muncul untuk ikut ambil bagian dalam suatu pengelolaan yang ada dilingkungan sekitar sehingga masalah yang kita hadapi bisa terselesaikan dengan adanya kemauan masyarakat sekitar untuk ikut berpartisipasi dalam pengelolaan yang kita harapkan bersama.

Sebagaimana yang dikatakan oleh bapak D. A Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bulukumba, beliau mengatakan :

“Kalau masalah pengelolaan kemauan masyarakat untuk berpartisipasi masih bagus dalam ikut serta menjaga kebersihan pantai, sehingga kebersihan pantai masih tetap terjaga dan kita selalu berharap agar masyarakat tetap menjaga keindahan pantai”.

(wawancara hari selasa 16-06-2015).

Hasil wawancara saya kepada kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bulukumba adalah partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah masih cukup baik dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar pantai Bira. Dan perlunya kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat sehingga apa yang kita inginkan bersama bisa tercapai dengan baik maka dari itu perlunya kerjasama sehingga semua masalah yang muncul bisa diatasi secara bersama dan mengurangi resiko terjadinya masalah penanganan sampah yang kurang baik dan pengelolaan sampah harus ditata dengan baik agar pengelolaan bisa berjalan sebagai mana mestinya.

Selanjutnya komentar dari ibu A. W selaku Kepala Desa Bira kecamatan Bontobahari kabupaten Bulukumba, beliau mengatakan :

“Sebenarnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, cukup baik karena setiap masyarakat dan pengusaha warung serta tempat penginapan, dianjurkan agar menyediakan tempat sampah sehingga sampah tidak berserakan dimana-mana dan menggangu kebersihan lingkungan yang ada.

(wawancara hari rabu 17-06-2015)

Berdasarkan wawancara saya dengan ibu Kepala Desa Bira kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba pada hari rabu jam 1 siang partisipasi masyarakat sekitar area pantai Bira cukup baik karena masyarakat, pengusaha warung, dan penginapan masih ikut serta menjaga kebersihan lingkungan.

Sehingga apa yang kita harapkan bersama bisa tercapai dengan baik dengan adanya kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat sekitar yang dapat menyelesaikan masalah secara tepat karena didukung oleh adanya partisipasi masyarakat yang sangat mendukung.

Kemudian komentar dari S. A selaku informan masyarakat pantai Bira kecamatan Bontobahari kabupaten Bulukumba, mengatakan :

“yang pastinya kami masyarakat selalu menginginkan yang terbaik, yaitu menjaga kebersihan dengan melakukan kerja bakti setiap minggu agar masyarakat tetap mau menjaga kebersihan dan tetap bersih dan terhindar dari penyakit” .

(wawancara hari rabu 17-06-2015)

Hasil wawancara saya dengan salah satu masyarakat di pantai Bira kecamatan Bontobahari kabupaten Bulukumba mengenai partisipasi masyarakat, cukup baik dan masyarakat selalu melakukan kerja bakti setiap minggu dan tetap menjaga kebersihan lingkungan. pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar sangat dibutuhkan karena tanpa partisipasi masyarakat semua

tujuan yang ingin dicapai tidak akan berhasil sehingga semua masyarakat sangat dibutuhkan partisipasinya dalam pengelolaan ini dan penyelesaian masalah.

Selanjutnya komentar dari M. F selaku informan masyarakat pantai Bira kecamatan Bontobahari kabupaten Bulukumba, mengatakan :

“kalau menurut saya kemauan masyarakat untuk berpartisipasi cukup baik karena masyarakat masih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan masyarakat sekitar pantai tetap menjaga kebersihan dan keindahan pantai sehingga pantai tetap bersih dan masyarakat sekitar nyaman dengan keadaan seperti ini”.

(wawancara hari rabu 17-06-2015).

Wawancara saya dengan salah satu masyarakat dapat disimpulkan bahwa salah satu masyarakat pantai bira masyarakat masih peduli dengan menjaga kebersihan lingkungan pantai agar pantai tetap bersih dan keindahan tetap terjaga.

Masyarakat sekitar sangat aktif dalam berpartisipasi sehingga apa yang kita harapkan bersama bisa sangat mudah dalam menyelesaikan masalah karena kerjasama antar masyarakat sangat dibutuhkan dalam setiap masalah atau tujuan tertentu yang ingin dicapai dalam penanganan sampah yang baik dan benar agar masalah ini tidak semakin meluas dan mengotori lingkungan masyarakat.

Selanjutnya komentar dari M. B selaku masyarakat pantai Bira kecamatan Bontobahari kabupaten Bulukumba, mengatakan :

“saya rasa partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah masih baik, karena masih adanya rasa sadar dari masyarakat sekitar dalam menjaga kebersihan lingkungan dan tetap membuang sampah pada tempat yang disediakan sehingga kebersihan pantai masih terjaga dan tetap menarik”.

(Wawancara hari kamis 18-06-2015).

Berdasarkan hasil wawancara saya dengan bapak M. B selaku masyarakat sekitar pantai Bira, masih adanya rasa sadar dari masyarakat dalam menjaga

kebersihan lingkungan sehingga ligkungan pantai tetap bersih dari sampah.

Perlunya kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan agar tidak membuang sampah sembarang tempat sehingga masalah yang kita hadapi bisa terselesaikan dengan baik sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama dan apa yang menjadi tujuan pemerintah dan masyarakat agar sekiranya bisa saling bekerjasama dalam menyelesaikan masalah yang ada, serta semua masyarakat diharapkan agar ikut serta dalam partisipasi ini yang mempunyai tujuan atau arah tertentu.

Selanjutnya komentar dari A. S selaku masyarakat sekitar area pantai Bira beliau mengatakan :

“kalau dari penilaian saya kemauan masyarakat untukberpartisipasi masih baik, karena masyarakat masih peduli dengan kebersihan yang harus tetap dijaga agar pantai tetap bersih dan kita masyarakat sekitar terhindar dari berbagai penyakit yang ditimbulkan sampah”.

(wawancara hari kamis 18-06-2015).

Hasil wawancara saya dengan A. S selaku masyarakat pantai Bira masih adanya rasa peduli dari masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan sehingga dapat terhindar dari penyakit yang ditimbulkan sampah. Perlunya kepudulian masyarakat agar bisa menjaga lingkungan dengan baik agar semua masalah bisa terpecahkan dengan baik sehingga apa yang kita ingin capai bisa terwujud seperti apa yang kita harapkan bersama dan perlunya dukungan dari pemerintah terkait dengan masalah ini.

Selanjutnya komentar dari A. R selaku masyarakat sekitar pantai Bira beliau mengatakan :

“bagi saya partisipasi masyarakat masih perlu ditingkatkan agar kebersihan pantai tetap terjaga dan kesadaran harus ada dalam menjaga

lingkungan sehingga lingkungan tetap bersih dan keindahan harus tetap dijaga agar kebersihan tetap tertata rapi”.

(wawancara hari kamis 18-06-2015).

Kesimpulan dari hasil wawancara dengan A. R adalah masih perlunya ditingkatkan partisipasi masyarakat agar kebersihan lingkungan tetap terjaga dan keindahan harus teap dijaga. Masih perlunya peningkatan atau kesadaran masyarakat untuk ikut berpartisipasi sehingga bisa memudahkan dalam penyelesaian masalah sampah yang harus kita tangani baik masyarakat maupun pemerintah setempat yang berkaitan dalam partisipasi masyarakat yang harus ikut serta dalam penanganan masalah ini, sehingga semua aspek bisa kita selesaikan dengan adanya faktor pendukung yang baik.

Selanjutnya komentar dari I. D selaku masyarakat sekitar pantai Bira beliau mengatakan :

“menurut saya partisipasi masyarakat masih lumayan, karena masih adanya rasa kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan agar kebersihan tetap terjaga dan lingkungan tetap terjaga kebersihan dari sampah yang dapat mengganggu pengunjung pantai”.

(wawncara hari kamis 18-06-2015).

Hasil wawancara dengan salah satu masyarakat dapat disimpulkan bahawa partisipasi masyarakat masih lumayan dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan pengunjung tetap merasah nyaman dalam lingkungan pantai.

Kebersihan harus dijaga dan perluynya menjaga lingkunga agar setiap masalah sampah bisa ditangani dengan baik sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama dalam pemecahan masalah tersebut dan masih perlunya peningkatan kesadaran masyarakat agar pentingnya menjaga lingkungan sekitar dalam setiap masalah

yang timbul di lingkungan sekitar yang mengganggu kesehatan masyarakat sekitar area lingkungan pantai.

2. Kemampuan

Kemampuan adalah merupakan salah satu aspek untuk berpartisipasi dalam suatu hal yang bertujuan ikut serta berpartisipasi untuk mencapai hasil yang maksimal atau tujuan yang diinginkan oleh masyarakat, dan perlunya seseorang individu untuk melakukan beragam tugas dalam suatu pekerjaan atas apa yang akan dilakukan seseorang dalam mencapai suatu tujuan pengelolaan sampah yang baik dan adanya dorongan dari dalam diri atau kemampuan dalam ikut aktif dalam kemasyarakatan baik pengelolaan sampah serta keadaan sosial lainnya yang harus di dasari oleh kemampuan tiap individu untuk menyelesaikan masalah karena kemampuan seseorang sangat dibutuhkan dalam suatu tujuan tertentu peran masyarakat sangat penting sehingga diperlukan kemampuan yang baik dan dukungan dari masyarakat agar pemecahan masalh bisa mudah tercapai dalam partisipasi masyarakat yang baik.

Sebagaimana yang dikatakan oleh bapak D. A selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bulukumba :

“kemampuan masyarakat saya liat baik , karena masih peduli dengan lingkungan terutama tidak membuang sampah di area pantai karena bisa mengganggu kenyamanan pengunjung terutama pada hari liburan dan dari pihak kami pariwisata selalu menghimbau masyarakat sekitar pantai agar peduli dengan kebersihan”

(wawancara hari selasa 16-06-2015).

Berdasarkan hasil wawancara saya dengan bapak Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Bulukumba adalah selalu menghimbau

masyarakat sekitar area pantai agar tidak membuang sampah sembarang tempat dan diharapkan peduli terhadap kebersihan patai.

Kemudian komentar dari ibu A. W selaku Kepala Desa Bira Kecamatan Bontobahari kabupaten Bulukumba, beliau mengatakan :

“partisipasi masyarakat saya rasa cukup baik, karena kami dari pemerintah desa selalu mensosialisasikan kepada masyarakat agar kiranya menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarang tempat, apalagi dari pihak kami selalu menghimbau pemilik warung dan pedagang lainnya agar menyiapkan tempat sampah kepada pengunjung”.

(wawancara hari rabu 17-06-2015).

Analisis wawancara yang saya bisa ambil dengan ibu Kepala Desa Bira kecamatan Bontobahari kabupaten Bulukumba adalah dari pihak pemerintah desa selalu mensosialisasikan kepada masyarakat agar kiranya menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarang tempat dan menyarankan agar menyediakan tempat sampah.

Selanjutnya komentar dari S. A selaku masyarakat desa Bira kecamatan Bontobahari kabupaten Bulukumba, beliau mengatakan :

“menurut saya , kebersihan pantai harus dijaga kebersihannya sehingga masyarakat memang harus berpartisipasi agar bisa menjaga kebersihan pantai dari sampah dan perlu di tingkatkan lagi agar kebersihan tetap terjaga”.

(wawancara hari rabu 17-06-2015).

Kesimpulan dari hasil wawncara saya dengan S. A selaku masyarakat desa Bira kecamatan Bontobahari kabupaten Bulukumba adalah kebersihan pantai memang harus dijaga dan masyarakat memang harus berpartisipasi sgst bisa menjaga kebersihan pantai dari sampah, kemampuan masyarakat untuk berpartisipasi sangat dibutuhkan karena tanpa adanya bantuan yang efektif dari

masyarakat semua tujuan yang ingin dicapai tidak akan berjalan sesuai rencana, jadi peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam permasalahan ini agar semua berjalan sesuai rencana yang diharapkan bersama.

Kemudian komentar dari M. F selaku masyarakat Desa Bira kecamatan Bontobahari kabupaten Bulukumba, beliau mengatakan :

“kalau masalah partisipasi, saya rasa baik karena kebersihan pantai tetap terjaga dan kami juga sering melakukan kerja bakti apabila kita liat ada sampah yang berserakan di area pantai sehingga kita berharap kebersihan pantai tetap terjaga dan tidak mengganggu wisatawan yang berkunjung”.

(wawancara hari rabu 17-06-2015).

Analisis yang saya ambil dari wawancara saya dengan M. F selaku masyarakat Desa Bira kecamatan Bontobahari kabupaten Bulukumba adalah masalah partisipasi saya rasa baik karena masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan melakukan kerja bakti apabila melihat sampah berserakan di area pantai sehingga semua tujuan yang kita harapkan baik masyarakat maupun pemerintah harus bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih dan tetap mengutamakan kerjasama yang baik antara kedua belah pihak.

Selanjutnya komentar dari M. B selaku masyarakat Desa Bira Kecamatan Bontobahari kabupaten Bulukumba, beliau mengatakan :

“yang pastinya kami masyarakat selalu berharap agar kebersihan tetap terjaga dan lingkungan tetap bersih sehingga tidak mengganggu keindahan pantai dan masyarakat terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh sampah dan wisatawan tetap merasa nyaman karena area pantai yang bersih”.(wawancara hari kamis 18-06-2015)

Kesimpulan yang saya ambil dari wawancara saya dengan M. B selaku masyarakat desa Bira kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba adalah

masyarakat selalu berharap agar kebersihan pantai tetap terjaga dan lingkungan bersih sehingga tidak mengganggu wisatawan yang berkunjung ke pantai, harus adanya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan perlunya kerjasama yang baik antara pemerintah setempat dan masyarakat yang berperan penting dalam penenganan masalah ini.

3. Kesempatan

Kesempatan masyarakat untuk berpartisipasi, bahwa untuk meningkatkan partisipasi dari masyarakat dalam kegiatan pengelolaan sampah masih diperlukannya kesadaran dari warga masyarakat untuk memiliki minat dan tujuan yang sama, hal dapat diwujudkan dengan kesempatan berpartisipasi, kesempatan harus mendukung dalam penyelesaian masalah dalam partisipasi masyarakat karena tanpa kesempatan tujuan tidak akan dicapai secara maksimal sehingga apa yang kita harapkan bersama bisa tercapai dengan adanya kesempatan yang baik dari masyarakat atau individu dan kelompok yang ada dalam lingkungan sekitar sehingga semua masalah dapat terselesaikan dengan baik dengan adanya kesempatan yang baik pula dan kerjasama yang terjaling dengan antar masyarakat sekitar yang di ikut sertakan dalam partisipasi.

Sesuai dengan komentar dari Bapak D. A selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bulukumba, mengatakan :

“kami dari instansi terkait, selalu memberikan ruang bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dan menangani sampah agar keindahan area pantai bisa tetap terjaga dan kami mengharapkan bagi masyarakat sekitar agar aktif dalam menjaga kebersihan dan meningkatkan partisipasi agar kebersihan tetap terjaga”.

(wawancara hari selasa 16-06-2015).

Hasil dari wawancara saya dengan bapak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bulukumba adalah instansi terkait selalu memberikan ruang pada masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan pantai dan tetap menjaga kebersihan serta meningkatkan partisipasi agar kebersihan tetap terjaga.

Selanjutnya komentar dari ibu A. W selaku kepala Desa Bira kecamatan Bontobahari kabupaten Bulukumba, mengatakan :

“iya saya rasa kalau masalah kesempatan masyarakat untuk berpartrisipasi, masih baik karena masyarakat sering melakukan kerja bakti apa bila ada sampah yang berserakan di area pantai sehingga kebersihan tetap bisa terjaga dan saya harapkan semoga masyarakat tetap mau berpartisipasi dalam menjaga kebersihan area lingkungan pantai seperti apa yang kita harapkan bersama”.

(wawancara hari rabu 17-06-2015).

Berdasarkan wawancara tersebut dapat disimpulkan bahwa kesempatan masyarakat untuk berpartisipasi masih baik dan kami selalu berharap masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan pantai dan masyarakat sering dapat di atasi dengan mudah karena terjalin kerjasama yang baik antara masyarakat dan pemerintah sehingga semua aspek berperan penting dalam pengelolaan tersebut.

Selanjutnya komentar dari S. A selaku masyarakat Desa Bira Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba, mengatakan :

“saya liat partisipasi masyarakat sekitar pantai cukup baik karena masih peduli dengan lingkungan yang bersih dan tidak membuang sampah sembarang tempat sehingga kebersihan pantai tetap dapat terjaga dan pantai tetap bersih seperti apa yang kita harapkan bersama”.

(wawancara hari rabu 17-06-2015).

Wawancara saya dengan S. A selaku masyarakat desa Bira dapat disimpulkan bahwa partisipasi masyarakat sekitar pantai cukup baik karena masih peduli dengan lingkungan yang bersih dan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga apa yang menjadi tujuan bisa tercapai dengan adanya kerjasama yang baik antara masyarakat dan pemerintah setempat, dengan adanya kesadaran yang baik dari masyarakat untuk saling menjaga lingkungan maka kebersihan pantai pasti akan tetap terjaga sebagaimana yang di iginka kedua belah pihak baik pemerintah setempat maupun masyarakat.

Selanjutnya komentar dari M. F selaku masyarakat Desa Bira Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba, mengatakan :

“Menurut saya, kesempatan masyarakat untuk berpartisipasi baik karena masyarakat sering di beri kesempatan untuk berpartisipasi dan melakukan kerja bakti apabila kesempatan ada sehingga kami sering membantu petugas kebersihan pantai untuk melakukan pembersihan pantai apabila ada banyak sampah yang berserakan”.

(wawancara hari rabu 17-06-2015).

Kesimpulan yang saya bisa ambil dari wawancara saya dengan M. F selaku masyarakat desa Bira adalah kesempatan masyarakat untuk berpartisipasi baik, karena masyarakat sering diberi kesempatan untuk berpartisipasi dan masyarakat sering membantu petugas kebersihan apabila banyak sampah yang berserakan di area pantai, dengan diberikannya keleluasaan kepada masyarakat untuk berpartisipasi maka kesempatan terbuka lebar agar pentingnnya menjaga lingkungan agar tidak terjadi permasalahan yang rumit yang dibebankan kepada pemerintah baik pemerintah desa maupun dinas atau instansi terkain masalah ini yang bisa di atasi dengan baik.

Dokumen terkait