37
Sumber Data Kantor Desa Pengembur (data diolah)
Pada diagram di atas bisa dilihat bahwa peserta penerima PKH yang ada di Desa Pengembur dari tahun ketahun mengalami penurunan. Penyebab penurunan angka penerima PKH disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya peserta yang terdaftar sebelumnya sudah dianggap mampu dalam memenuhi kebutuhan pokok atau sejahtera, faktor lain juga karna peserta sudah tidak terdaftar sebagai penerima PKH karna batas periode yang sudah ditetapkan. Ini membuktikan bahwa PKH sangat berdampak positif bagi masyarakat miskin termasuk masyarakat Desa Pengembur.
Untuk mencoret (menghilangkan) data penerima PKH yang dianggap sudah mampu/sejahtera tidak bisa dihilangkan secara sepihak harus melalui beberapa prosedur. Pertama dengan cara pendekatan persuasif agar mau mundur dan peserta PKH. Kedua, melalui musyawarah Desa dengan cara bedah data penerima bantuan dan kemudian diberikan surat keterangan dari Desa kalau memang penerima bantuan sudah mampu/sejahtera.
B. Pengalokasian dana bantuan penerima program keluarga
38
yang telah di tetapka sebagai penerima program keluarga harapan.Bantuan dan tunai PKH ini diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai wujud peran dan upaya pemerintah dalam membantu masyarakat mengakses kebutuhan- kebutuhan dasarnya seperti pendidikan, kesehatan, dan lainnya.
Berdasakan hasil wawancara dengan Bapak Syarif selaku pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Pengembur, dia mengatakan:
“Pada tahun 2011 PKH di Lombok Tengah pertama kali diluncurkan dan itu di ambil dari data BPS tahun 2008.Kemudian sasarannya RTSM (Rumah Tangga Sangat Miskin). Tahun 2016 berubah nama dan kategori yaitu Rumah Tangga Miskin. Namun terjadi perubahan kategori lagi yaitu Keluarga Penerima Manfaat (KPM).”49
Berdasarkan hasil wawancara dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Pengembur tersebut dapat dikatahui bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Lombok Tengah di mulai sejak tahun 2011. Pendataan Rumah Tangga Miskin (RTM) yang digunakan pada saat pertama kali Program Keluarga Harapan (PKH) diluncurkan di Lombok Tengah pada tahun 2011 adalah data yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2008. Data peserta penerima PKH kemudian di tinjau kembali oleh pendamping PKH yang ada di Desa Pengembur untuk memastikan penerima PKH yang ada di Desa Pengembur tepat sasaran sesuai dengan keterangan yang di berikan oleh salah satu pendamping PKH Inak Azim.
“peserta penerima PKH setelah datanya keluar, kemuadin kami melakukan observasi langsung untuk melihat mereka benar-benar masuk dalam komponen yang berhak menerima PKH. Jika mereka tidak pantas menerima bantuan tersebut kami melakukan pendataan ulangsehingga
49 Syarif (Pendamping PKH), Wawancar, Sinah, 2 Juni 2022
39
di pastikan yang menrima bantuan PKH ini sudah tepat sasaran.”50
Penyaluran bantuan diberikan kepada peserta Program Keluarga Harapan (PKH) berdasarkan komponen kepesertaan PKH.Penyaluran bantuan bagi peserta yang telah ditetapkan pada tahun anggaran sebelumnya dilaksanakan empat tahap dalam satu tahun.Jadwal dan pelaksanaan penyaluran bantuan disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada pada tahun berjalan sesuai dengan kebijakan yang dibuat untuk memperlancar pelaksanaan penyaluran bantuan.51
Pencairan bantuan sosial di Desa Pengembur diberikan setiap tiga bulan sekali kepada masing-masing peseta PKH.Besaran bantuan yang diterima oleh Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM)/ Rumah Tangga Miskin (RTM) bervariasi sesuai dengan komponen anggota keluarga.Sebagaimana yang dikatakan oleh pendamping PKH.
“Pencairan dana bantuan sosial Program Kelurga Harapan (PKH) dilakukan pertriwulan sesuai dengan (SP2D) dari pusat. Namun pencairan tetap dillakukan pengkawalan oleh setiap pendamping Program Keluarga Harapan (PKH)”.52
Berdasarkan hasil wawancara tersebut, dapat diketahui bahwa proses pencairan bantuan sosial dilakukan per triwulan setiap tahunnya yang memiliki 4 tahap. Jadwal pencairan dana bantuan tidak ditentukan hari maupun tanggalnya. Pencairan dilakukan apabila dari pusat sudah mengeluarkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Proses pencairan dana tersebut dilakukan oleh pendamping PKH untuk melakukan pengkawalan kepada peserta agar tepat dana yang diterima, tepat jumlah dan tepat sasaran.
50 Inak Azim, (Pendamping PKH), Wawancar, 2 Juni 2022
51Kementerian Sosial Republik Indonesia, Pedoman…, hlm. 56.
52 Syarif (Pendamping PKH), Wawancar, Sinah, 2 Juni 2022
40
Dana bantuan yang diberikan kepada peserta Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar dalam bidang pendidikan dan kesehatan. 53Dana bantuan yang diterima oleh peserta PKH diberikan sesuai dengan komponen yang telah di tentukan yaitu dalam bidang pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial bagi lansia dan disabilitas berat. Beberapa masyarakat menggunakan bantuan untuk kebutuhan seharihari yaitu membeli beras, gas.
Berdasarkan wawancara dengan salah satu peserta penerima manfaat dana bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), inak Nurjanah mengatakan:
“bantuan yang diberikan pemerintah saya gunakan untuk keperluan pendidikan anak saya seperti untuk membeli sepatu, buku tas dan lainnya, untuk biaya kebutuhan sehari-hari biasanya saya mencari upah buruh tani bisa membantu sehari-hari”.54
Berdasarkan hasil wawancara tersebut, dapat diketahui bahwa penggunaan dana bantuan yang diberikan kepada peserta penerima manfaat dana bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) sesuai dengan komponen yang telah ditetapkan yaitu komponen dalam bidang pendidikan. Dengan adanya bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dapat membantu peserta PKH untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anaknya.
Selain inak Nurjanah terdapat juga inak Saenim yang merasakan keringanan untuk pembiayaan sekolah dengan adanya bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).Dimana Ibu Saenim mempunyai dua komponen yakni 1 anak SD dan 1 anak SMA.Dengan adanya bantuan PKH ini dapat membantu kebutuhan sekolah anaknya terutama anak SMA. Sebagaimana yang disampaikan Inak Saenim:
“nah Alhamdulillah saya mendapat bantuan PKH pas anak saya masuk SMA. Baru masuk sekolah kan kebutuhanya lumayan banyak jadi bantuan PKH ini sangat membantu.
Bantuan itu juga saya gunakan untuk membeli kebutuhan
53Kementerian Sosial Republik Indonesia, Pedoman…, hlm. 61
54 Inak Nurjanah, (Peserta PKH), Wawancara, 3 Juni 2022
41
lainya seperti beras dan gas kalok di hitung 20% dari dana tersebutlah untuk kebutuhan sehari-hari”.55
Tidak bisa di pungkiri dengan desakan kebutuhan sehari- hari, terkadang dana bantuan program keluarga harapan (PKH) ini selain di gunakan untuk mencukupi kebutuhan anak, juga di gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti yang di katakana oleh inak Mulianah:
“karna tidak adanya pemasukan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari seperti membeli beras, gas dll terkadang saya menggunakan dana PKH untuk membeli baran-barang tersebut. Kadang saya ngutang dulu di warung nah baru setelah pencairan dana pkh itu saya pake bayar utang”.56
Berdasarkan hasil wawancara tersebut dapat dikatahui bahwa beberapa masyarakat yang mendapatkan bantuan PKH menggunakan bantuan untuk kebutuhan sehari-hari misalnya untuk membeli beras, gas dan lainnya.walaupun menggunakan dana bantuan tersebut untuk kebutuhan lainnya, namun kebutuhan untuk pendidikan anak meraka seperti pembayaran SPP untuk anak SMA dan SMK, baju sekolah, sepatu, buku, tas dan lainnya sudah terpenuhi. Karena dana untuk kebutuhan sekolah seperti baju, tas, buku dan sepatu dibutuhakan per semester yaitu sekali enam bulan atau pertahunnya sesuai dengan kebutuhan anak tersebut. Sebagaimana yang disampaikan oleh Inak Hasanah, dia mengatakan:
“kebutuhan untuk anak sekolah kan kita belikan pas kenaikan kelas atau satu kali semester tergantung kebutuhan anak kita jadi biaya itu sudah kita tabung untuk biaya Pendidikan pas di butuhkan.”57
Dengan adanya bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah dapat membantu meringankan beban masyarakat penerima manfaat dalam masalah biaya pendidikan.Karena alasan
55 Inak Saenim, (Peserta PKH), Wawancara, 3 Juni 2022
56 Inak Mulianah, (Peserta PKH), Wawancar, 3 Juni 2022
57 Inak Hasanah, (Peserta PKH), Wawancara, 3 Juni 2022
42
terbesar para Rumah Tangga Miskin (RTM) tidak melanjutkan sekolah karena tidak adanya biaya. RTM lebih memilih untuk bekerja untuk mencari nafkah dan mereka juga merasa pendidikannya sudah cukup. Selain di bidang pendidikan, Program Keluarga Harapan (PKH) juga menggunakan pada bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial bagi lansia.Kewajiban peserta PKH di bidang kesehatan meliputi pemeriksaan kandungan bagi ibu hamil, imunisasi dan timbang badan, serta pemberian asupan gizi kepada anak balita.
Berdasarkan wawancara dengan salah satu peserta Program Keluarga Harapan (PKH) yaitu Inak Aisah, dia mengatakan:
“saya sebelum dapat PKH memang sudah bisa makan 3 kali sehari namun dengan lauk seadaanya, namun dengan bantuan ini saya bisa makan makanan yang lebih bergizi seperti telur, ayam, buah-buahan.”58
Berdasarkan hasil wawancara dengan Inak Aisah tersebut dapat diketahui bahwa dengan adanya bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sangat membantu masyarakat untuk mencukupi kebutuhan gizi mereka.
Disamping itu dengan adanya bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) ini dapat mengubah keadaan perekonomian masyarakat yang menjadi peserta PKH.Sesuai dengan salah satu tujuan khusus Program Keluarga Harapan (PKH) yaitu meningkatkan kondisi sosial ekonomi para Peserta PKH.59
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti bahwa beberapa masyarakat yang menjadi penerima manfaat bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Pengembur setelah mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dapat merubah kondisi rumah mereka sedikit demi sedikit. Kondisi rumah menjadi layak untuk digunakan sebagai tempat tinggal. Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu peserta penerima manfaat bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) inak Ruinah, dia mengatakan:
58 Inak Aisah, (Peseta PKH), Wawancara, 4 Juni 2022
59Kementerian Sosial Republik Indonesia, Pedoman…, hlm. 25
43
“iya, dulu rumah saya pakai bambu yang dianyam, nah alhamdulillah sekarang bisa pakai tembok walaupun setengahnya dan Alhamdulillah lantainya sudah kayak gini (plur)”.60
Berdasarkan hasil wawancara dengan peserta Program keluarga Harapan (PKH) tersebut dapat diketahui bahwa adanya perubahan kondisi rumah dikarenakan adanya bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).Perubahan kondisi rumah peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dikarenakan mereka dapat menyisihkan penghasilan mereka sedikit demi sedikit untuk membeli bahan bangunan.
Selain dapat mengubah kondisi rumah para peserta, Program Keluarga Harapan (PKH) juga dapat memperbaiki perekonomian masyarakat yaitu masyarakat dapat mengalokasikan diri dan meningkatkan produktivitas.
Sebagaimana wawancara dengan salah satu peserta PKH yaitu Inak Asiah dia mengatakan:
“saya bisa buat usaha kecil-kecilan seperti jual gorengan, es dan snack. Dengan untung yang saya dapatkan dari usaha ini bisa membantu keuangan keluarga kami untuk mencukupi kebutuhan sehari hari”61
Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan Inak Asiah dapat diketahui bahwa dengan adanya Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Pengembur dapat memperbaiki perekonomian Keluarga pemerima manfaat dana bantuan sosial.
Masyarakat dapat mengelola keuangannya sehingga bisa membuat usaha kecil-kecilan untuk membantu perekonomia keluarga.
Hal ini juga di buktikan dengan penurunan angka peserta penerima bantuan PKH dari tahun ke tahun, sesuai dengan hasil wawancara bersama pak Syarif selaku pendamping PKH yang ada di Desa Pengembur.
60 Inak Ruinah, (Peserta PKH), Wawancara, 4 Juni 2022
61Inak Asiah, (Peserta PKH), Wawancara, 4 Juni 2022
44
“penerima dana bantuan PKH yang ada di Desa Pengembur dari tahun-ketahun mengalami penurun bisa di hitung 15%, ini di sebabkan karna batas penerimaan mereka suda habis misalkan anak mereka sudah lulus maka dengan otomatis mereka sudah tidak terdaftar lagi. Selain hal itu juga masyarakat yang dulunya tergolong tidak mampu sekarang sudah di katakana mampu karna mereka bisa memnuhi kebutuhan sehari-hari mereka dengan berjualan kecil- kecilan misalnya”.62
Sesuai dengan tujuan Program Keluarga dalam bidang ekonomi bahwa masyarakat penerima bantuan di Desa Pengembur sudah mampu meningkatkan keterampilan dalam bidang pengelolaan keuangan keluarga.
C. Dampak program keluarga harapan (PKH) dalam