• Tidak ada hasil yang ditemukan

standar ini dibuat untuk Sub KT 91-01-S4 Bahan,Sain,Struktur & Konstruksi Bangunan, dan tidak untuk dikomersialkan” Tabel 24 – Koefisien dan faktor desain untuk sistem pemikul gaya seismik untuk

prosedur desain penyederhanaan (lanjutan)

Sistem pemikul gaya seismik

Koefisien modifikasi

respons,

Batasanb Kategori desain seismik

B C D, E

18. Dinding geser batu bata bertulang biasa 2 I TI TI

19. Dinding geser batu bata polos didetail 2 I TI TI

20. Dinding geser batu bata polos biasa I TI TI

21. Dinding geser batu bata prategang I TI TI

22. Dinding rangka ringan (kayu) dilapisi dengan panel struktur kayu yang ditujukan untuk tahanan geser atau lembaran baja

7 I I I

23. Dinding rangka ringan (baja canai dingin) dilapisi dengan panel struktur kayu yang ditujukan untuk tahanan geser atau lembaran baja

7 I I I

24. Dinding rangka ringan dengan panel geser dari semua material lainnya

I I TId

25. Rangka baja dengan bresing terkekang terhadap tekuk 8 I I I

26. Dinding geser pelat baja khusus 7 I I I

CATATAN

Koefisien modifikasi respons, , untuk penggunaan di seluruh isi tata cara ini I = diizinkan; TI = tidak diizinkan.

Dinding rangka ringan dengan panel geser dari semua material lainnya tidak diizinkan dalam kategori desain seismik E.

Dinding rangka ringan dengan panel geser dari semua material lainnya diizinkan sampai dengan ketinggian 10 m dalam kategori desain seismik D dan tidak diizinkan dalam kategori desain seismik E.

standar ini dibuat untuk Sub KT 91-01-S4 Bahan,Sain,Struktur & Konstruksi Bangunan, dan tidak untuk dikomersialkan” 8.3.1 Pengaruh beban seismik

Pengaruh beban seismik (E) harus ditentukan sesuai dengan ketentuan berikut ini:

1. Untuk penggunaan dalam kombinasi beban 6 dalam 4.2.2. atau kombinasi beban 8 dan 9 dalam 4.2.3, E harus ditentukan sesuai dengan Persamaan (72) sebagai berikut:

𝐸 = 𝐸+ 𝐸𝑣 (72)

2. Untuk penggunaan dalam kombinasi beban 7 dalam 4.2.2 atau kombinasi beban 10 dalam 4.2.3, E harus ditentukan sesuai dengan Persamaan (73) sebagai berikut:

𝐸 = 𝐸− 𝐸𝑣 (73)

Keterangan :

E = pengaruh beban seismik

Eh = pengaruh gaya seismik horizontal seperti didefinisikan dalam 8.3.1.1 Ev = pengaruh gaya seismik vertikal seperti didefinisikan dalam 8.3.1.2 8.3.1.1 Pengaruh beban seismik horizontal

Pengaruh beban seismik horizontal (Eh) harus ditentukan sesuai dengan Persamaan (74) sebagai berikut:

𝐸= 𝑄𝐸 (74)

Keterangan:

Qe = pengaruh gaya seismik horizontal dari V atau Vp, seperti ditetapkan dalam 8.7.5, 8.8.1, dan 9.2.1

8.3.1.2 Pengaruh beban seismik vertikal

Pengaruh beban seismik vertikal (Ev), harus ditentukan sesuai dengan Persamaan (75) sebagai berikut:

𝐸𝑣= 0,2𝑆𝐷𝑆𝐷 (75)

Keterangan:

SDS = parameter percepatan spektrum respons desain pada periode pendek yang diperoleh dari 6.3

D = pengaruh beban mati

PENGECUALIAN Pengaruh beban seismik vertikal (Ev), diizinkan diambil sebesar nol untuk salah satu kondisi berikut ini:

1. Dalam Persamaan (72), (73), (76) dan (77) di mana SDSadalah sama dengan atau kurang dari 0,125;

2. Dalam Persamaan (73) untuk menentukan kebutuhan antar-muka tanah-struktur pada fondasi.

8.3.2 Pengaruh beban seismik termasuk faktor kuat lebih

Jika disyaratkan secara spesifik, efek beban seismik, termasuk faktor kuat lebih, ditentukan sesuai dengan aturan sebagai berikut:

1. Untuk penggunaan dalam kombinasi beban 6 dalam 4.2.2 atau kombinasi beban 8 dan 9 dalam 4.2.3, Eharus diambil sama dengan Em seperti ditentukan sesuai dengan Persamaan (76) sebagai berikut:

𝐸𝑚 = 𝐸𝑚ℎ+ 𝐸𝑣 (76)

standar ini dibuat untuk Sub KT 91-01-S4 Bahan,Sain,Struktur & Konstruksi Bangunan, dan tidak untuk dikomersialkan” 2. Untuk penggunaan dalam kombinasi beban 7 dalam 4.2.2 atau kombinasi beban 10 dalam

4.2.3, Eharus diambil sama dengan Em seperti ditentukan sesuai dengan Persamaan (77) sebagai berikut:

𝐸𝑚 = 𝐸𝑚ℎ− 𝐸𝑣 (77)

Keterangan:

Em adalah pengaruh beban seismik termasuk faktor kuat lebih

Emh adalah pengaruh beban seismik horizontal termasuk kuat lebih struktur seperti didefinisikan dalam 8.3.2.1 atau 8.3.2.2

Ev adalah pengaruh beban seismik vertikal seperti didefinisikan dalam 8.3.1.2 8.3.2.1 Pengaruh beban seismik horizontal dengan faktor kuat lebih 2,5

Pengaruh beban seismik horizontal dengan faktor kuat lebih, Emh, harus ditentukan sesuai dengan Persamaan (78) sebagai berikut:

𝐸𝑚ℎ= 2,5𝑄𝐸 (78)

Keterangan:

Qe adalah pengaruh gaya seismik horizontal dari V atau Fp, seperti didefinisikan dalam 8.8.1, 8.7.5 dan 9.2.1

Emh tidak perlu diambil lebih besar dari Ecl ,dimana Ecl ialah pengaruh beban seismik horizontal yang dibatasi kapasitas, yang didefinisikan pada 7.3.

8.3.2.2 Pengaruh beban seismik horizontal yang dibatasi kapasitas

Apabila desain dengan batas kapasitas disyaratkan oleh dokumen referensi, maka pengaruh beban seismik termasuk kuat lebih harus dihitung dengan pengaruh beban seismik horizontal dengan batas kapasitas, Ecl , yang menggantikan Emh dalam kombinasi beban pada 8.3.2.3.

8.3.2.3 Kombinasi beban dengan faktor kuat lebih

Jika pengaruh beban seismik dengan kuat lebih, Em, yang didefinisikan dalam 8.3.2 dikombinasikan dengan pengaruh beban lainnya yang ditetapkan dalam Pasal 4, kombinasi beban seismik berikut untuk struktur yang tidak dikenai beban banjir harus digunakan sebagai pengganti dari kombinasi beban seismik dalam 4.2.2 atau 4.2.3.

Kombinasi dasar untuk desain kekuatan dengan faktor kuat lebih (lihat 4.2.2 dan Pasal 3 untuk notasi):

6. (1,2 + 0,2𝑆𝐷𝑆)𝐷 + 𝐸𝑚ℎ+ 𝐿 7. (0,9 − 0,2𝑆𝐷𝑆)𝐷 + 𝐸𝑚ℎ CATATAN:

1. Faktor beban untuk Ldalam kombinasi 6 diizinkan sama dengan 0,5 untuk semua hunian di mana besarnya beban hidup merata kurang dari atau sama dengan 4,79 kN/m2, dengan pengecualian garasi atau ruang pertemuan.

2. Faktor beban untuk beban fluida, F (jika ada) adalah sama dengan faktor beban untuk 𝐷 dalam kombinasi beban 1 hingga 6 dan 7. Faktor beban untuk 𝐻 (jika ada):

a. Jika beban 𝐻 menambah pengaruh beban-beban utama, faktor beban 𝐻 adalah 1,6;

b. Jika beban 𝐻 mengurangi pengaruh beban-beban utama, faktor beban 𝐻 adalah 0,9 jika beban tersebut permanen atau 0 untuk kondisi lainnya.

standar ini dibuat untuk Sub KT 91-01-S4 Bahan,Sain,Struktur & Konstruksi Bangunan, dan tidak untuk dikomersialkan” 3. Jika tekanan lateral tanah memberikan tahanan pada struktur yang dibebani oleh beban-beban

lainnya, maka tekanan lateral tanah tidak diperhitungkan dalam 𝐻, tapi diperhitungkan sebagai desain tahanan.

Kombinasi dasar untuk desain tegangan izin dengan faktor kuat lebih (lihat Pasal 4.2.3.1 untuk notasi).

8. (1,0 + 0,14𝑆𝐷𝑆)𝐷 + 0,7𝐸𝑚ℎ

9. (1,0 + 0,105𝑆𝐷𝑆) + 0,525𝐸𝑚ℎ+ 0,75𝐿 10. (0,6 − 0,14𝑆𝐷𝑆)𝐷 + 0,7𝐸𝑚ℎ

CATATAN:

1. Faktor beban untuk beban fluida 𝐹 (jika ada) adalah sama dengan faktor beban untuk 𝐷 dalam kombinasi beban 1 hingga 9 dan 10.

2. Faktor beban 𝐻 (jika ada):

a. Jika beban 𝐻 menambah pengaruh beban-beban utama, faktor beban 𝐻 adalah 1.0;

b. Jika beban 𝐻 mengurangi pengaruh beban-beban utama, faktor beban 𝐻 adalah 0.6 jika beban tersebut permanen atau 0 untuk kondisi lainnya.1.