BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN
A. Kajian Pustaka
2. Pengertian model pembelajaran inkuiri terbimbing…………………...γγ
inkuiri berasal dari bahasa inggris “inquiry” yang secara harafiah berarti peneyelidikan. Inkuiri merupakan pembelajaran yang dimana siswa di berikan masalah lalu siswa tersebut menyelesaikan masalah itu sendiri.Berikut ini pengertian inkuiri menurut para ahli :
1) Suchman, seorang penggagas pembelajaran inkuiri di amerika serikat menyatakan bahwa inkuiri adalah cara orang-orang belajar ketika mereka
ditinggal sendiri. Kemudian suchman melanjutkan bahwa inkuiri adalah suatu cara alami yang manusia lakukan untuk mempelajari sekitar lingkungan mereka.
2) Trowbridge mengatakan bahwa model inkuiri sebagai proses mendefinisikan dan menyelidiki masalah-masalah, merumuskan hipotesis, merancang eksperimen menentukan data, dan menggambarkan kesimpulan masalah-masalah tersbut. Kemudian dia melanjutkan bahwa esensi dari pengajaran inkuiri adalah menata lingkungan atau suasana belajar yang berfokus pada siswa dengan memberikan bimbingan secukupnya dalam menentukan konsep-konsep dan prinsip-prinsip ilmiah.
3) Dewey menegaskan inkuiri itu adalah sesuatu yang aktif, gigih dan perimbangan seksama dalam kepercayaan terhadap pengetahuan yang di pandang dari bernagai sudut alasan dan kesimpulan lebih lanjut. Proses inkuiri itu menyediakan beraneka ragam siswa beraneka ragam pengalaman konkrit dan pembelajaran aktif yang mendorong dan memberikan ruang dan peluang kepada siswa untuk mengambil inisiatif dalam mengembang keterampilan pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan penelitian sehingga memungkinkan mereka menjadi pembelajar hayat.
4) Gulo mengatakan bahwa inkuiri adalah kegiatan belajar yang sangat memperhatikan keterlibatan siswa untuk menggunakan kemampuannya
secara maksimal dalam menyelesaikan masalah secara sistematis, kritis, logis, analitis, sehingga mereka dapat merumuskan sendiri penemuannya dengan percaya diri. 33
Trianto mengatakan inkuiri merupakan bagian inti dari kegiatan pembelajaran berbasis kontekstual.Adapun langkah-langkah kegiatan inkuiri adalah observasi (observation), bertanya (questioning), mengajukan dugaan (hyphotesis), pengumpulan data (data gathering), penyimpulan (conclussion). Pembelajaran dengan mengimplementasikan guided inquiry, pada prinsipnya sama dengan prinsip-prinsip pengimplementasian metode inquiry, namun menuntut peran pembimbingan yang terstruktur. 34Inkuiri juga merupakan salahh satu metode yang lebih mengedepankan siswa untuk menyelesaikan masalah yang ada.
NRC mengatakan bahwa Inkuiri merupakan kegiatan belajar yang menuntun siswa untuk memahami dan mengembangkan pengetahuan ilmiah serta memberikan pemahaman mengenai bagaimana seorang ilmuan mempelajari alam.Sedangkan menurut
33 Erli a sofia i, pe garuh odel i kuiri ter imbing (guided inquiry) terhadap hasil belajar fisika sis a pada ko sep listrik di a is skripsi, FTK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2011) hal 5-6.
34Pe dri e, dkk, Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa dala Pe elajara Biologi , jurnal pendidikan biologi, vol 8. No 1. Tahun 2018, hal. 20.
Trianto Inkuiri berarti pertanyaan, pemeriksaan, penyelidikan.Penelitian (inquiry) merupakan sebuah metode untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan serta memecahkan masalah dengan logis dan sesuai dengan fakta-fakta serta penelitian dan observasi. Hal ini selaras dengan diungkapkan oleh Hanafiah bahwa inkuiri merupakan suatu rangkaian kegiatan pembelajaran yang melibatkan secara maksimal seluruh kemampuan peserta didik untuk mencari dan menyelidiki secara sistematis, kritis, dan logis sehingga mereka dapat menemukan sendiri pengetahuan, sikap dan keterampilan sebagai wujud adanya perubahan perilaku.35Inti dari inkuiri adalah upaya membimbing siswa untuk menyelesaikan masalah secara logis dan sesuai dengan data hasil observasi serta melibatkan siswa secara langsung dalam pembelajaran.
Secara bahasa , inkuiri berasal dari kata inquiry yang merupakan kata dalam bahasa inggris yang berarti, peneyelidikan/meminta keterangan. Dalam konsep ini siswa diminta untuk mencari dan menemukan sendiri, dalam penggunaan metode atau model siswa di tempatkan subjek pembelajaran, yang berarti bahwa siswa memilki andil besar dalam menentukan suasana dan
35Petri resi sas ita, penerapan metode inkuiri terbimbing menggunakan media kit fisika:
upaya meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika siswa ,jurnal ilmiah pendidikan fisika Al-biruni, vol 6. No 1. Tahun april 2017, hal 96.
model pembelajara. Dalam model pembelajaran inkuiri ini siswa di dorong untuk aktif dengan cara mengajukan pertanyaan yang baik dan benar pada setiap materi namun yang menjawab disini bukan hanya guru melainkan siswa lainnya juga di berikan kesempatan untuk menjawab. Kategori pertanuyaan yang baik dan benar yang di maksud adalahpertanyaan yang sesuai dengan materi yang sedang di bahas pada saat pembelajaran berlangsung.36
Inquiry is a process that students can learn and experience as they solve problem through reflective thinkinh. Artinya inkuiri merupakan suaru proses siswa dapat belajar dan mengalami ketika mereka memecahkan masalah melalui berpikir reflektif. Inkuiri merupakan metode yang digunkan dalam pembelajaran fisika dan mengacu pada suatu cara untuk mempertanyakan, mencari pengetahuan, informasi atau mepelajari suatu gejala .37
Gormally dkk mengatakan bahwa pembelajaran inkuiri dalam materi fisika yang membutuhkan praktek maka siswa akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu untuk melakukan penelitian laboratoruim dengan demikian siswa dapat berinteraksi dengan temannya serta dapat menumbuhkan rasa percaya diri pada siswa tersebut. Syafura
36Khoirul a a , pe elajara er asis i kuiri etode da aplikasi”, (Yogyakarta:pustaka pelajar, 2015), hlm 7.
37 Bahtiar, strategi elajar e gajar sai s ipa ”, (mataram: IAIN) Mataram, 2015) hlm 153.
mengatakan bahwa Pembelajaran inkuiri banyak memberikan siswa kemudahan dan manfaat dalam pembelajaran namun tidak bisa di pungkiri dalam pembelajaran banyak kendalanya dan salah satunya siswa cenderung pasif dalam pemeblajaran untuk itu di butuhkan media visual agar dapat menarik perhatian siswa serta membuat materi pelajaran mudah untuk di pahami.38Lawson mengemukakan bahwa kegiatan inkuiri dapat melatih kecakapan berpikir siswa dan meningkatkan kererampilannya dalam memecahkan masalah.39
b. Model inkuiri terbimbing
1. Pengertian model inkuiri terimbing
Pembelajaran sains berbasis inkuiri mengajak peserta didik untuk membangun pengetahuaan mengenai alam secara aktif.40Menurut Herdian, inkuiri terbimbing merupakan model pembelajaran dimana guru membimbing siswa melakukan kegiatan dengan memberi pertanyaan awal dan mengarahkan pada suatu diskusi. Guru mempunyai peran aktif dalam menentukan permasalahan dan tahaptahap pemecahannya. Dengan model pembelajaran ini siswa
38 Magfira fe ria a, dkk, Penerapan model pembelajaran Inquiry Pictorial Riddle untuk meningkatkan keaktifan siswa , Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK), vol 4. No 2, tahun 2018, hal. 8.
39 Puji Ayurachmawati1 dan Ari Widodo, analisis kemampuan inkuiri siswa di sekolah dasar , Jurnal Pendidikan Dasar, vol 8. No 2, tahun juli 2016, hal. 218.
40Nur yas i , dkk, pe garuh etode inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa biologi siswa kelas VIII di “MPN gu u gsari tahu ajara / , pijar MIPA, vol X. no 1, tahun maret 2015, hal 70.
belajar lebih beorientasi pada bimbingan dan petunjuk dari guru hingga siswa dapat memahami konsep-konsep pelajaran, siswa akan dihadapkan pada tugas-tugas yang relevan untuk diselesaikan baik melalui diskusi kelompok maupun secara individual agar mampu menyelesaikan masalah dan menarik suatu kesimpulan secara mandiri.41
Bilgin menggambarkan guided inquiry sebagai pendekatan yang berpusat pada siswa. Pendekatan ini memiliki pengaruh positif terhadap keberhasilan akademik siswa dan sikap ilmiah. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Bilgin menunjukkan hasil yang signifikan setelah menggunakan model guided inquiry. 42Guided Inquiry merupakan satu pendekatan mengajar dimana guru memberi siswa contoh-contoh topik spesifik dan memandu siswa untuk memahami topik tersebut.
Yuniastuti mengatan bahwa Selain itu, pembelajaran guided inquiry menciptakan efektivitas dan efisiensi waktu yang tinggi dalam mengajar karena pembelajaran berpusat pada siswa dan peran guru hanya sebatas fasilitator dan pengarah atau pembimbing siswa.
41 Putri ayu i gtyas, dkk, pengembangan perangkat pembelajaran fisika dengan model inkuiri terbimbing untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa sma pada materi fluida statis , jurnal Pendidikan Sains Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya, vol 4. No 2, tahun mei 2015, hal 638.
42L. prati i, dkk, efektifitas odel pe elajara eksperi e i kuiri ter i i g er a tua my own dictionary untuk meningkatkan pe guasaa ko sep u juk kerja sis a “MP R“BI ,unnes s ie e edu atio jour al’ vol 1. No 2, tahun 2012, hal 87.
Eggen & Kauchak mengatakan bahwa Model pembelajaran inkuiri terbimbing merupakan salah satu pendekatan mengajar yang bisa digunakan oleh guru dalam pembelajaran dengan cara guru memberikan topik-topik spesifik kemudian membimbing siswa untuk memahami topik-topik tersebut. Pada tahap ini dalam proses pembelajaran siswa mendapatkan bimbingan dari guru untukmendapatkan jawaban dari permasalahan yang topiknya sudah ditentukan terlebih dahulu oleh guru.43
Anam menyatakan bahwa Model inkuiri terbimbing merupakan suatu model pembelajaran yang dalam pelaksanaanya guru dang ke kelas dengan membawa masalah untuk dipecahkan oleh siswa, kemudian mereka dibimbing untuk menemukan cara terbaik dalam memecahkan masalah yang diberikan. Seorang guru di tuntut untuk memberikan bimbingan kepada siswa dalam kegiatan-kegiatan berlangsung di dalam kelas agar siswa mampu mengikuti kegiatan yang sedang dilaksanakan.Pada tahap awal dari model ini guru memberikan bimbingan berupa pertanyaan-pertanyaan yang mengarah ke materi
43I. is atu , dkk, Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan KPS dan Hasil Belajar Siswa SMP Kelas VIII , Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, vol 3. No 2, tahun 2017, hal 151.
agar siswa mampu menemukan sendiri arah dan tindakan-tindakan yang harus dilakukan untuk memecahkan permasalahan yang ada.44
Bilgin menggambarkan bahwa inkuiri terbimbing adalah pendekatan yang berpusat pada siswa. Pendekatan ini memilki pengaruh positif terhadap keberhasilan akademik siswa dan mengembangkan keterampilan proses ilmiah serta sikap ilmiah mereka.
Pada penelitian yang dilakukannya menunjukkan bahwa dengan menggunakan model ini kinerja yang lebih baik dari siswa yang berada di kelas kontrol.Penelitian yang dilakukan oleh brickan dengan metode laboratorium tetapi menggunakan model inkuiri terbimbing meninjukkan hal yang searah yaitu terjad peningkatan pada kemampuan berpikir ilmiah siswa begitu juga dengan penelitian yang dilakukan oleh andriani dan khan.45
Pada model inkuiri terbimbing guru yang lebih dominan membimbing siswa46 untuk menemukan jawaban dari pertanyaan- pertanyaan yang sudah di berikan sebelumnya, bimbingan yang dilakukan oleh guru yaitu mengarahkan siswa gar menemukan
44 Ir a “, dkk, pe garuh odel pe elajara i kuiri ter i i g u tuk e i gkatka hasil elajar da kreati itas elajar sis a , jurnal pendidikan fisika, vol 7. No 1, tahun juni 2018, hal 32.
45L. prapti i, dkk, efekti itas odel pe elajara eksperi e i kuiri ter i i g berbantuan my own dictionary untuk meningkatkan penguasaan konsep dan unjuk kerja siswa SMP R“BI , u es s ie e edu atio jour al” vol 1. No 2, tahun 2012, hal 87-88.
46 Sutipo, dkk, pembelajaran fisika dengan model inkuiri terbimbing dan inkuiri bebas termodifikasi ditinjau dari kreativitas dan sikap ilmiah siswa ,jurnal inkuiri, vol 5. No 1, tahun 2016, hal 124.
caraterbaik untuk menyelesaikanmasalah dengan benar dan tepat sehingga dengan begitu siswa dapat menarik kesimpulan terkait permasalahan yang di selesaikan.
Model pembelajaran inkuiri terbimbing merupakan salah satu model pembelajaran yang tepat diterapkan pada kondisi kelas yang kemampuan peserta didiknya bervariasi.Model pembelajaran inkuiri terbimbing (guided inquiry) merupakan model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, peserta didik juga dilatih mengembangkan kemampuan berpikir, peserta didik dilatih berpikir kritis.Selain itu, dapat membangkitkan gairah belajar pada peserta didik.Pembelajaran inkuiri terbimbing diterapkan agar para peserta didik bebas mengembangkan konsep yang mereka pelajari.Peserta didik diberi kesempatan untuk memecahkan masalah yang mereka hadapi secara individu atau berkelompok, di dalam kelas peserta didik dilatih untuk berinteraksi dengan kawan sebayanya untuk saling bertukar informasi.47Sehingga ketika pembelajaran berlangsung siswa juga dapat belajar dari jawaban teman-teman sebayanya dengan begitu mereka bisa menarik kesimpulan akhir terkait materi yang dibahass dan di diskusikan.
47“u ar i, dkk, pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar kognitif peserta didik di sma negeri 01 manokwari (studi pada pokok bahasan kelarutan dan hasil kali kelarutan) ,Jurnal Nalar Pendidikan, vol 5. No 1, tahun januari-juni 2017, hal 22
Inkuiri terbimbing (guided inquiry) merupakan salah satu model pemelajaran yang dirancang untuk mengajarkan konsep-konsep dan hubungan antara konsep. Ketika menggunakan model pembelajaran ini, guru menyajikan contoh-contoh pada siswa, membimbing mereka untuk berusaha menemukan pola-pola dalam contoh-contoh yang sudah di sajikan oleh guru, dan siswa bisa menarik kesimpulan ketika mampu mendeskripsikan gagasan yang di ajarkan oleh guru.
Model pembelajaran inkuiri terbimbing melibatkan siswa untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh guru.Kemudian guru membimbing mereka ke arah yang benar dan tepat untuk menemukan jawaban yang di inginkan.Dalam model ini di perlukan guru yang memilki kemampuan dalam hal membimbing siswa, yakni mendiagnosis kesulitan siswa dan memberikan bantuan dalam memecahkan masalah yang mereka hadapi.
Kegiatan belajar menggunakan inkuiri terbimbingmodel menekankan pelajar untuk mendapatkanpengetahuan dengan menerapkan langkah-langkah ilmiahproses metode, yaitu merumuskan masalah,mengusulkan hipotesis, mengumpulkan data,hasil verifikasi, dan
generalisasi lalu siswa Menarik kesimpulan untuk mendapatkan hasil akhir dari permasalahan yang sudah diselesaikan.48
Model inkuiri terbimbing masih memegang peranan guru dalam memilih topic/bahasan, pertanyaan dan menyediakan materi siswa di haruskan untuk mendesain atau merancang penyelidikan, menganalisis hasil, dan sampai kepada kesimpulan akhir.
Ibrahim mengatakan bahwa Model pembelajaran inkuiriterbimbingmemberikan kesempatan bagi siswa untukbelajar bagaimana menemukan fakta, konsep danprinsip melalui pengalaman mereka secara langsung.Dengan demikian, siswa tidak hanya akan belajarmembaca dan menghafal subjek, tetapijuga mendapat kesempatan untuk berlatihmengembangkan keterampilan berpikir dan keberadaan merekailmiah, dan itu mungkin untuk dimilikiproses konstruksi pengetahuan dengan baik, jadibahwa siswa akan dapat meningkatkan kemampuan merekamemahami materi yang ada dipelajari.49
Model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa, hal ini dikarenakan dalam proses belajar
48“ry ulya a, dkk, pengaruh model pembelajaran inquiry guided and scientifickinerja hasil elajar sis a , jurnal sains dan pendidikan Indonesia, vol 2. No 1, tahun april 2018. Hal 103.
49Muha ad zai i, Guided Inquiry Based Learning on the Concept of Ecosystem Toward Learning Outcomes and Critical Thinking Skills of High School Students ,IOSR Journal of Research &
Method in Education (IOSR-JRME), vol 6. No 6, tahun November-desember 2016. Hal 51.
mengajar inkuiri terdapat langkah-langkah yang dapat menumbuhkan keterampilan proses sains siswa.50
2. Karakteristik model inkuiri terbimbing
Menurut carolC. Kulthau dan ross J. todd ada enam karakteristik inkuiri terbimbing (guided inquiry), yaitu:
a. Siswa belajar aktif dan terefleksikan pada pengalaman
Jhon dewey menggmbarkan bahwa pembelajaran merupakan proses aktif yang dilakukan oleh individu, bukan sesuatu yang dilakukan oleh seseorang tetapi lebih kepada sesuatu itu dilakukan oleh seseorang. Pembelajaran merupakan sebuah kombinasi dari tindakan dan refleksi pada pengalaman.Dewey sangat menekankan pembelajaran honds on (berdasar pengalaman) sebagai penentang metode otoriter dan mengamnggap pengalamn inkuiri (penemuan) sangat penting dalam pembelajaran bermakna.
b. Siswa belajar berdasarkan pengetahuan awal mereka
Pengalaman masa lalu dan pengertian sebelumnya merupakan benntuk dasar untuk membangun pengetahuan baru.
Menurut ausubel factor terpenting yang mempengaruhi pembelajaran adalah melalui apa yang mereka tahu.
50Sari Wahyuni Rozi Nasution, dkk, pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kreativitas terhadap kognitif tinggi ,jurnal pendidikan fisika, vol 5. No 2, tahun desember 2016, hal 102.
c. Siswa mengembangkan rangkaian berpikir dalam proses pembelajaran melalui bimbingan.
d. Rangkaian berpikir kearah yang lebih tinggi memerlukan proses yang mendalam sehinnga membawa pada sebuah pemahaman.
Proses yang mendalam memerlukan waktu dan motivasi yang dikembangkan oleh pertanyaan-pertanyaan yang otentik mengenai obyek yang telah digambarkan dari pengalaman dan keingitahuan siswa.
Proses yang mendalam memerlukan perkembangan kemapuan intelektual yang melebihi dari penemuan dan pengumpulan fakta. Menurut bloom, kemampuan intelektual seperti pengetahuan, pemahaman, aplikasi, analisi, sintesis dan evaluasi membantu merangsang untuk berinkuiri yang membawa kepada pengetahuan dan pendalam yang mendalam.
e. Perkembangan siswa terjadi secara bertahap
Siswa berkembang melalui tahap perkembangan kognitif, kapasitas mereka untuk berpikir abstrak ditingkatkan oleh umur.perkembangan ini meruakan proses kompleks yang meliputi egiatan berpikir, tindakan, refleksi, menemukan dan menghubngkan ide, membuat hubungan, mengembangkan, dan mengubah pengetahuan sebelumnya, kemampuan serta sikap dan nilai.
f. Siswa mempunyai cara yang berbeda dalam pembelajaran
Siswa belajar melalui semua pengertiannya. Mereka menggunakan seluruh kemampuan fisik, mental dan sosial untuk membangun pemahaman yang mendalam mengenai alam dan apa yang hidup di dalamnya.
g. Siswa belajar melalui interaksi sosial dengan orang lain
Siswa hidup dilingkungan sosial dimana mereka terus menerus belajar melalui interaksi dengan orang lain di sekitar merekaorang tua, teman, saudara, guru, kenalan dan orang asing merupakan bagian dari lingkungan sosial yang membentuk pembelajaran lingkungan pergaulan dimana mereka membangun pemahaman mengenai dunia dan membuat makna untuk mereka vogotsky berpendapat bahwa perkembangan proses hidup bergantung pada interaksi sosial dan pembelajaran sosial berperan penting untuk perkembangan kognitif.
Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing merupakan metode pembelajaran yang lebih baik dari pada model pembelajaran konvesional, serta mampu meningkatkan prestasi pada kemampuan kognitif siswa.51
51 Desi kur ia ati, dkk, pe erapa odel pe elajara i kuiri ter i i g dile gkapi LK“ u tuk meningkatkan keterampilan proses sains dan prestasi belajar pada materi pokok hukum dasar kimia sis a kelas X MIA “MA N kara g gayar tahu pelajar / , jurnal pendidikan kimia, vol 5. No 1, tahun 2016, hal 90.
3. Tahap pelaksanaan pembelajaran inkuiri
Tahap pelaksanaan pembelajaran inkuiri terbimbing (guided inquiry) menurut daavid M. hanson terdiri dari lima (5) tahapan yaitu:
a. Orientasi
Orientasi merupakan langkah awal dari tahap pelaksanaan pembelajaran inkuiri, pada tahap ini guru harus menyiapkan siswa untuk belajar, memberikan motivasi untuk bekreatifitas, menciptakan minat pengetahuan sebelumnya.Pengenalan terhadap tujuan dari pembelajaran dan kriteria keberhasilan mengfokuskan siswa untuk menghadapi persoalan penting dan menentukan tingkat penguasaan yang di harapkan.
b. Eksplorasi
Pada tahap ini, siswa memilki kemampaun untuk mengadakan observasi, mendesain eksperimen, menguji dan menganalisa data, menyelidiki hubungan serta mengemukakan pertanyaan dan menguji hipotesis.
c. Pembentukan konsep
Sebagai hasil eksplorasi, konsep di temukan, dikenalkan, dan di bentuk pemahaman bukan penyampaian informasi melalui naskah atau ceramah.
d. Aplikasi
Aplikasi melibatkan penggunaaan pengethuan baru dalam latihan, masalah dan situasi penelitian lain. Latihan memberikan kesempatan kepada siswa untuk membentuk kepercayaaan diri pada situasi yang sederhana dan konteks yang akrab, pemahaman dan pembelajaran yang sebenarnya diperhatikan pada permasalahan yang mengharuskan siswa untuk mentransfer pengetahuan baru kedalam konteks yang tidak akrab, memadukannya dengan pengetahuan lain, dan menggunakannya pada cara yang baru dan berbeda untuk memecahkan masalah-masalah nyata di dunia.
e. Penutupan
Setiap kegiatan diakhiri dengan membuat validasi terhadap hasil yang mereka dapatkan, refleksi terhadap apa yang telah mereka pelajari dan menilai penampilan mereka. Validasi bisa diperoleh dengan melaporkan hasil kepada teman atau guru untuk mendapatkan pandangan mereka mengenai isi dan kaitan hasil.52
4. Kelebihan pembelajaran inkuiri terbimbing (guided inquiry)
Eggen & Kauchak mengatakan bahwa Keunggulan model pembelajaran inkuiri terbimbing adalah efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini karena siswa mempunyai tingkat
52 Erli a sofia i, pe garuh odel i kuiri ter i i g guided inquiry) terhadap hasil belajar fisika sis a pada ko sep listrik di a is skripsi, FTK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2011) hal 15-18.
keterlibatan yang tinggi dalam proses pembelajaran, proses ini melibatkan siswa untuk berusaha menemukan konsep atau pemahaman pada topik yang diberikan guru. Selain itu, rasa ingin tahu siswa yang tinggi dari proses pembelajaran tersebut. Pembelajaran inkuiri terbimbing juga menuntut siswa untuk menyelesaikan masalah dengan cara merumuskan terlebih dahulu apa yangakan dilakukan, dengan begitu siswa bisa percaya diri untuk membuat suatu kesimpulan terkait permasalahan yang di teliti atau yang di selsaikan.53
Adapun kelebihan-kelebihan dari metode inkuiri yang dikemukakan oleh roestiyah adalah sebagai berikut:
a) Dapat membentuk dan mengembangkan “self concept” pada siswa, sehingga siswa dapat mengerti tentang konsep dasar dan ide-ide yang lebih baik.
b) Membantu dan menggunakan ingatan dan transfer pada situasi proses belajar yang baru.
c) Mendorong siswa untuk berpikir dan bekerja atas inisitifnya sendiri, bersifat obyektif, jujur dan terbuka.
d) Mendorong siswa untuk berpikir intuitif dan merumuskan hipotesanya sendiri.
53 I. is atu , dkk, Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan KPS dan Hasil Belajar Siswa SMP Kelas VIII , Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, vol 3. No 2, tahun 2017, hal 151.
e) Memberikan kepuasaan yang bersifat intrinsik.
f) Situasi proses belajar menjadi lebih merangsang.
g) Dapat mengembangkan bakat atau kecakapan individu.
h) Memberi kebebasan siswa untuk belajar sendiri.
i) Dapat menghindari siswa dari cara-cara belajar yang tradisional.
j) Dapat memberikan waktu pada siswa secukupnya sehingga mereka dapat mengasimilasi dan mengakomodasi informasih.
Sedangkan menurut sudirman, dkk menyatakan kelebihan model pembelajaran inkuiri adalah:
a) Model pembelajar menjadi berubah dari yang bersifat penyajian informasi oleh guru kepada siswa sebagai penerima informasi yang baik tetapi proses mentalnya berkadar rendah, menjadi pengajaran yang menekankan kepada proses pengolahan informasi dimana siswa yang aktif mencari dan mengolah sendiri informasi dengan kadar proses mental yang lebih tinggi atau lebih banyak.
b) Pengajaran berubah dan teacher centered menjadi student centered. Guru tidak lagi mendominasi sepenuhnya kegiatan belajar siswa, tetapi lebih banyak membimbing dan memberikan keberhasilan kepada siswa.
c) Proses belajar meliputi semua aspek yang menunjang siswa menuju kepada pembentukan manusia seutuhnya.