• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penyajian Data dan Analisis Data

Dalam dokumen upaya penyuluh agama dalam meningkatkan (Halaman 87-112)

BAB IV PEMBAHASAN

B. Penyajian Data dan Analisis Data

Menyajikan data dan menganalisis adalah merupakan bagian untuk mengungkapkan hasil penelitian yang telah disesuaikan dengan fokus dan analisis dengan data yang relevan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Kampung Sakinah Dusun Tetelan Desa Seputih Kecamatan Mayang Kabupaten Jember dengan metode observasi, wawancara serta dokumentasi. Secara berurutan peneliti mendeskripsikan secara rinci dan sistematis mengenai subjek yang diteliti mengacu pada fokus penelitian, yaitu bagaimana upaya penyuluh agama dalam meningkatkan keharmonisan keluarga dan bagaimana faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi dalam meningkatkan keharmonisan keluarga di Kampung Sakinah Dusun Tetelan Desa Seputih Kecamatan Mayang Kabupaten Jember.106

106 Dokumentasi, Kampung Sakinah Jember 21 September 2021.

1. Bagaimana upaya penyuluh agama dalam meningkatkan keharmonisan keluarga di kampung sakinah kecamatan Mayang Kabupaten Jember?

Sebagaimana yang telah dijelaskan mengenai penyuluh agama, menurut Keputusan Menteri Agama RI Nomor 79 tahun 1985, penyuluh agama membimbing umat yang memiliki keyakinan dengan tujuan untuk membina sikap, mental dan ketaqwaan terhadap Allah Tuhan Yang Maha Esa, penyuluh agama adalah pembimbing umat beragama dalam rangka pembinaan mental, moral dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, selain itu juga berperan untuk menguraikan segala sudut pandang melalui bahasa yang mudah difahami.107

Upaya penyuluh Agama dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan di lingkungan masyarakat, khususnya di Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember sangat strategis dalam memberikan penyuluhan. Dari upaya penyuluh agama bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, salah satunya bermanfaat untuk meningkatkan keharmonisan keluarga. Tingkat keharmonisan keluarga dan proses menuju keharmonisan keluarga masing-masing mempunyai strategi yang berbeda-beda. Akan tetapi memiliki satu tujuan yang sama, yaitu mencapai keluarga harmonis yang sakinah mawaddah wa rahmah.

Adapun di bawah ini terdapat pemaparan wawancara dari penyuluh Agama mengenai upaya dalam meningkatkan keharmonisan keluarga

107 Ali Hamzah, “Kinerja Penyuluh Agama Non PNS Kementrian Agama”, jurnal Islamika, Vol.

18, No. 02 (Desember 2018), Hal 39.

yang sudah disesuaikan dengan data di lapangan dan dengan teori yang digunakan oleh peneliti melalui fungsi-fungsi penyuluh Agama dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan di kampung sakinah dalam meningkatkan keharmonisan keluarga, maka berikut beberapa hasil wawancara penyuluh Agama Kecamatan Mayang Kabupaten Jember sebagai subyek peneliti, antara lain :

a. Fungsi Penyuluh Agama

1) Fungsi Informatif dan Edukatif.

Informatif artinya bersifat memberikan informasi atau menerangkan,sesuatu sedangkan edukatif artinya bersifat medidik atau yang berkaitan dengan pendidikan.108 Berkaitan dengan fungsi informatif dan edukatif, berikut ini adalah hasil wawancara dengan bapak Rofiq, antara lain :

“o iya, karena saya sering mengisi di acara-acara pernikahan, sebenarnya tidak harus pas ada acara, bahkan di pendidikan formal saat mengajar murid-murid, saat musyawarah bersama maka akan saya sampaikan disana.

sehingga SDM bisa tercapai sesuai harapan”109

Pemaparan Pak Rofiq mengenai fungsi informatife dan edukatif adalah dengan cara menyampaikan informasi mengenai sesuatu yang bermanfaat, misalnya di acara pernikahan dan pendidikan. Sehingga dari upaya tersebut bisa meningkatkan SDM dari masyarakat setempat. Khususnya warga Kampung Sakinah.

108 Ma’luf Fadli, Sripsi : “Metode Penyuluh Agama Dalam Pembinaan Akhlak Narapidana Di LP Wanita Kelas II A Semarang” (Semarang: IAIN Walisongo, 2015) hal. 31.

file:///D:/BUNDA%20NITIP/skripsi_lengkap%20penyuluh%20agama.pdf, diakses pada hari Jum’at tanggal 18 Maret 2021 jam 20.55.

109 Abdur Rofiq, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 21 September 2021.

Sedangkan menurut Pak Ari fungsi informatif dan edukatif antara lain:

“Adanya pembinaan rutin oleh penyuluh agama islam setiap bulan sekali, dan dilakukan secara anjang sana antar anggota binaan. Acaranya berisi pembacaan yasin, tahlil dan mauizoh dari penyuluh agama islam”110

Sebagaimana fungsi informasi dan edukatif adalah memberi informasi dan mendidik, menurut pak Ari upaya yang dilakukan untuk anggota binaan di Kampung Sakinah adalah melakukan penyuluhan setiap satu bulan sekali yang dilakukan dengan anjangsana dengan acara yang sudah ditentukan. Salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan keharmonisan keluarga.

Adapun pemaparan yang sudah dipaparkan oleh penyuluh Agama Kecamatan Mayang Kabupaten Jember, sudah terlihat jelas bahwa fungsi dari penyuluh agama adalah memberikan informasi dan edukatif untuk masyarakat, sehingga bisa meningkatkan Sumber Daya Manusia pada umumnya, dan anggota binaan di Kampung Sakinah Kecamatan Mayang pada khususnya.

Dari pemaparan tersebut mengenai fungsi penyuluh Agama informatife, memberikan dampak yang positif dan sangat bermanfaat bagi anggota pembinaan/penyuluhan, dari yang awalnya tidak memahami sesuatu menjadi memahami sesuatu.

110 Suji Ashari, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 21 September 2021.

Sebagaimana yang diungkapkan dari Ibu Zulfah pada saat melakukan wawancara. Menurut ibu Zulfa adalah :

“saya senang dan bahagia bisa ada penyuluhan seperti itu, misalnya untuk makanan tentang halal haram, tentang kerukunan umat beragama. Selain itu juga banyak manfaatnya, misalnya dari yang materinya lupa, karena ada penyuluhan jadi ingat. Terutama tentang ibadah, faham sempalan. Dari kami ya orang awam kurang begitu tau tentang apakah ini bid’ah atau bukan, pokoknya banyak buk manfaatnya”111

Sebagaimana yang dipaparkan di atas, bahwa Ibu Zulfah mengatakan banyak manfaatnya dari upaya penyuluh dalam melaksanakan fungsinya sebagai fungsi informatif. Hal yang sama juga disampaikan dari Ibu Siti, beliau mengatakan :

“saya sangat senang mbak mengikuti kegiatan ini, karena sangat bermanfaat, beliau-beliau menyampaikan dengan bahasa yang mudah difahami, sehingga mempermudah kami sebagai pendengar. Saya sering bertanya mbak, bahkan sebelum acara mulai saya sudah mempersiapkan pertanyaan”112

Berdasarkan pernyataan dari Ibu Siti, mengenai uapaya dari penyuluh Agama dalam melaksanakan fungsinya sesuai dengan kebutuhan anggota pembinaan/penyuluhan. Sebagaimana yang diungkapkan Ibu Zulfa dan Ibu Siti bahwa fungsi penyuluh dalam hal fungsi informatife sangat bermannfaat.

111 Zulfah, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 2 November 2021.

112 Siti, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 9 November 2021.

2) Fungsi Konsultatif

Konsultatif artinya bersifat konsultasi, yang bermakna bahwa penyuluh agama menyediakan dirinya untuk turut memikirkan dan memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat.113Adapun mengenai fungsi penyuluh agama dalam hal konsultatif, berikut adalah pemaparan dari Pak Rofiq, antara lain :

“untuk keseluruhan banyak yang tertarik, terbukti saat acara berlangsung sampai pada sesi tanya jawab/ diskusi ”114 Menurut Pak Rofiq upaya penyuluh yang berfungsi sebagai konsultasi adalah memberikan ruang diskusi saat acara penyuluhan/pembinaan berlangsung, sehingga untuk anggota ibu- ibu bisa bertanya mengenai sesuatu hal yang belum difahami.

Sedangkan menurut Pak Ari memaparkan menngenai fungsi penyuluh dalm hal konsultatif adalah sebagai berikut :

“Latar belakang para anggota binaan adalah ibu-ibu dari desa setempat, banyak dari mereka yg hanya lulusan SD.

Bahkan lebih tinggi sedikit hanya tingkat SMP. Dari minimnya lulusan sekolah tinggi maka banyak masyarakat yang nikah dini. Sehingga dengan nikah dini tersebut, belum dewasanya menghadapi bahtera rumah tangga sehingga banyak yang menjanda. Oleh karena itu, untuk menekan angka pernikahan dini dan penceraian. Kami penyuluh berkomitmen untuk membentuk kampung sakinah. Dengan harapan nanti masyakatnya sadar akan pentingnya pendidikan, dan komitmen untuk mencegah penceraian dan pernikahan dini”115

113 Ilham, “Peranan Penyuluh Agama Islam Dalam Dakwah”, Jurnal Alhadharah, Vol. 17 No. 33 ( Januari – Juni 2018). Hal 67.

114 Abdur Rofiq, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 21 September 2021.

115 Suji Ashari, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 21 September 2021.

Menurut Pak Ari upaya penyuluh agama dalam menjalankan fungsi konsultatif adalah berkomitmen untuk membentuk kampung sakinah dengan harapan masyarakat menyadari pentingnya pendidikan dan berkomitmen untuk mencegah perceraian dan pernikahan dini, mengingat salah satu latar belakang berdirinya kampung sakinah adalah banyaknya warga yang menikah dini.

Berdasarkan pemaparan tersebut, fungsi penyuluh dalam hal konsultatif memberikan manfaat sekaligus kebahagiaan bagi anggota pembinaan/penyuluhan, sebagaimana yang diungkapkan oleh Ibu Heni, beliau mengatakan :

“Saya sangat senang mbak, karena kegiatan ini memberikan manfaat bagi kami yang belum memahami banyak hal, apalagi bisa melakukan Tanya jawab setiap ada pembinaan/penyuluhan, jadi kalau tidak tau bisa bertanya langsung”116

Selain diungkapkan dari Ibu Heni, dalam menjalankan fungsinya sebagai penyuluh, salah satu staf KUA bapak Amin, beliau mengatakan :

“sejauh ini semua penyuluh memberikan pelayanan bagi masyarakat, khususnya dalam menjalankan fungsi informatife, konsultatif dan advokatif. Sehingga dengan adanya kegiatan di kampung sakinah sangat membantu warga sekitar.”117

116 Heni, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 9 November 2021.

117 Amin, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 8 Desember 2021.

Berdasarkan uraian dari penyuluh dan konfirmasi dari perwakilan anggota pembinaan/penyuluhan dan staf KUA Kecamatan Mayang tersebut di atas bahwa dalam menjalankan fungsi konsultatif, penyuluh agama berupaya untuk memberikan fasilitas dengan adanya kegiatan kampung sakinah, yang dilakukan di desa Seputih Kecamatan Mayang Kabupaten Jember, dalam pelaksanaannya dilakukan pembinaan dan diadakan diskusi tanya jawab antara penyuluh dan peserta, dalam hal ini adalah ibu- ibu dari anggota kampung sakinah. Sehingga dari kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keharmonisan keluarga.

3) Fungsi Advokatif

Sebagai bentuk upaya persuasi yang mencakup kegiatan penyadaran, rasionalisasi, argumentasi, serta rekomendasi tindak lanjut mengenai suatu hal atau kejadian.118 Adapun mengenai fungsi advokatif upaya yang dilakukan untuk anggota binaan menurut Pak Rofiq adalah :

“Untuk sementara ini dengan pihak KUA Mayang, bagi keluarga yang belum punya akte nikah dibantu, isbat nikah, pembinaan dan penyuluhan seperti yang sudah dilakukan, selain itu juga memberikan akses agar anak-anak yatim dan lansua mendapatkan bantuan, atas usaha tersebut Alhamdulillah ada dari yatim Mandiri, Lazizmu yang ikut berpartisipasi dalam membantu warga di kampung sakinah, khusunya pada saat acara peresmian Kampung Sakinah,

118 Ma’luf Fadli, Sripsi : “Metode Penyuluh Agama Dalam Pembinaan Akhlak Narapidana Di LP Wanita Kelas II A Semarang” (Semarang: IAIN Walisongo, 2015) hal. 31.

file:///D:/BUNDA%20NITIP/skripsi_lengkap%20penyuluh%20agama.pdf, diakses pada hari Jum’at tanggal 18 Maret 2021 jam 20.55.

banyak warga dan anggota pembinaan/penyuluhan mendapatkan sembako.”119.

Pemaparan upaya penyuluh dari Pak Rofiq dalam melaksanakan fungsi advokatif adalah dengan memberikan fasilitas pembinaan / penyuluhan yang ada kaitannya dengan tidak adanya surat nikah dari anggota binaan, ataupun untuk mengikuti isbat nikah, selain hal tersebut juga kerjasama dengan Yatim mandiri, Lazizmu dalam membantu warga sekitar khususnya untuk anggota di Kampung Sakinah. Sehingga dalam hal ini penyuluh bisa memberikan kontribusi yang bisa meningkatkan keharmonisan keluarga.

Berdasarkan hal tersebut, dibenarkan oleh salah satu staf KUA Kecamatan Mayang Pak Amin, beliau mengatakan :

“Iya memang, dan hal itu berjalan sampai sekarang. Jika hal itu terus aktif dilakukan, maka akan terus ada yang selalu berkontribusi. Pesan dari Pak Kusno selaku kepala KUA Kecamatan Mayang senantiasa menyampaikan kepada semua penyuluh, “jika ada kegiatan di Kampung Sakinah silahkan di up load di web Kampung Sakinah, sehingga orang lain mudah untuk mengakses, dengan begitu orang lain bisa ikut berkontribusi untuk kemajuan kampung sakinah”, hal itu beliau sampaikan agar menjadi catatan untuk selalu up date status kegiatan di kampung sakinah”120.

Dari uraian di atas mengenai fungsi advokatif, penyuluh Agama memberikan kontribusi dalam hal akses jaringan untuk beberapa lembaga yang berkeinginan untuk ikut mengembangkan

119 Abdur Rofiq, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 21 September 2021.

120 Amin, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 8 Desember 2021.

kampung sakinah. Sebagaimana yang dipaparkan pak Amin, bahwa sejauh ini sampai sekarang masih berlaku adanya kontribusi dari yatim Mandiri, Lazizmu dan lembaga lainnya untuk kemajuan Kampung Sakinah.

Berdasarkan teori dan data wawancara di lapangan di dapatkan oleh peneliti dapat disimpulkan, semua sesuai dengan fungsi penyuluh Agama dan kegiatan yang sudah di lakukan di Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember. Seperti halnya dengan upaya yang dilakukan Pak Rofiq dalam memberikan kesempatan anggota binaan untuk berdiskusi pada saat kegiatan pembinaan/penyuluhan, pemberian informasi dalam dunia pendidikan formal maupun informal dengan tujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia, selain hal tersebut yang dilakukan Pak Ari dalam mengupayakan untuk mengadakan penyuluhan / pembinaan yang dilakukan sebulan sekali dengan kegiatan yang sudah ditentukan. Jelas semua sudah terlihat, dengan upaya yang dilakukan penyuluh berbeda menyesuaikan fungsinya masing-masing yang bisa memberikan manfaat untuk masyarakat, khususunya untuk anggota binaan Kampung Sakinah di Kecamatan Mayang Kabupaten Jember, akan tetapi memiliki tujuan yang sama yaitu bisa meningkatkan keharmonisan keluarga di Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember.

Sebagaimana upaya yang telah dilakukan penyuluh agama dalam

melakukan penyuluhan atau pembinaan untuk anggota binaan yang dilakukan satu bulan sekali, yang dilakukan dengan anjangsana di Kampung Sakinah dapat meningkatkan Keharmonisan keluarga.

Jika dari sisi Bimbingan Konseling Islam, fungsi dari penyuluh Agama tersebut sudah memberikan kontribusi dalam melaksanakan Bimbingan Konseling. Dari fungsi informatife, edukatife, konsultatife dan advokatife bisa bersinergi untuk memberikan kontribusi dalam kebermanfaatan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan keharmonisan keluarga.

Sebagaimana teori keharmonisan keluarga yang merupakan idaman setiap keluaga, salah satunya dikemukakan oleh Gunarsa, yaitu bilamana seluruh ananggota keluarga merasa bahagia yang ditandai oleh berkurangnya ketegangan, kekecewaan dan menerima seluruh keadaan dan keberadaan dirinya (eksistensi, aktualisasi diri) yang meliputi aspek fisik, mental dan sosial. Dari sudut pandang agama islam, pada dasarnya keluarga sakinah adalah keluarga yang tenang, tentram, bahagia, dan sejahtera lahir batin. sebagaimana sesuai dengan firman Allah dalam surat Ar- Rum ayat 21.

Adapun di bawah ini terdapat pemaparan wawancara dari anggota binaan/ penyuluhan mengenai hasil dari upaya penyuluh Agama dalam meningkatkan keharmonisan keluarga yang sudah

disesuaikan dengan data di lapangan dan dengan teori yang digunakan oleh peneliti melalui aspek-aspek dalam meningkatkan keharmonisan keluarga, maka berikut beberapa hasil wawancara anggota binaan/penyuluhan sebagai subyek peneliti, antara lain : a) Apek-Aspek Dalam Meningkatkan Keharmonisan

Keluarga

(1) Kasih sayang antara keluarga

Kasih sayang merupakan kebutuhan manusia yang hakiki, karena sejak lahir manusia sudah membutuhkan kasih sayang dari sesama. 121Maslow mengatakan bahwa manusia akan selalu termotivasi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan kebutuhan – kebutuhan ini memiliki tingkatan (hirarki), yang terdiri dari lima jenis kebutuhan, antara lain kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan akan rasa dan memiliki kasih sayang, kebutuhan akan harga diri dan kebutuhan akan aktualisasi diri.122 Berkaitan dengan kasih sayang antara keluarga, berikut hasil wawancara menurut Ibu Zulfah, antara lain :

“Keluarga yang harmonis adalah ketika semua anggota keluarga itu mendapatkan pertolongan Allah SWT di dalam melaksanakan semua perintah- perintahnya dan menjauhi segala larangannya, dan melaksanakan sunnah Rasulullah SAW

121 Arif Rahman, Skripsi : “Implikasi Kafaah Dalam Mencapai Keluarga Sakinah (Persepsi Keluarga Sakinah Teladan Di Kota Palangkaraya)” (Palangkaraya : IAIN Palangkaraya, 2018), hal 48.

122 Tengku Erwinsyahbana, “Sistem Hukum Perkawinan Pada Negara Hukum Berdasarkan Pancaasila”, Jurnal Ilmu Hukum, Volume 3 No.1, Medan 2012, hal 2.

semampunya serta bersabar dan bisa saling menerima dan menyayangi, terutama antara suami istri, saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing”123

Pemaparan menurut Ibu Zulfah, aspek dalam meningkatkan keharmonisan keluarga dalam aspek kasih sayang keluarga adalah bisa dilakukan dengan saling menerima dan menyanyangi satu sama lain, saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing, semua itu didasarkan atas perintah Allah SWT dan melakukan sunnah Rasulullah semampunya. Sedangkan menurut Ibu Heni kasih sayang antara keluarga adalah :

“Bapak itu sangat sibuk mbak, karena sebagai petugas perhutani, anak-anak juga. Satu sudah berkeluarga, satunya masih kuliah, untuk itu kami selalu meluangkan waktu satu minggu sekali untuk keluarga, yang kami lakukan makan bersama, anak- anak pada pulang ke rumah. Agar tetap terjalin kebersamaan diantara kita. Bisa bersama-sama dan selalu saling menyayangi”124

Untuk saling memberikan kasih sayang antara keluarga dari ibu Heni menyatakan bahwa senantiasa meluangkan waktu seminggu sekali untuk keluarga dalam acara makan bersama, agar kasih sayang antara keluarga bisa terjalin. Aspek kasih sayang antar anggota keluarga yang dialami adalah saling meluangkan waktu satu sama

123 Zulfah, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 2 November 2021.

124 Heni, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 9 November 2021.

lain, meskipun masing-masing memiliki kesibukan dengan aktivitasnya.

Dari pemaparan tersebut di atas oleh kedua subyek, sudah jelas terlihat mengenai kasih sayang antara keluarga masing-masing keluarga memiliki cara-cara tersendiri.

Dengan saling memberikan kasih sayang antara anggota keluarga bisa meningkatkan keharmonisan keluarga.

(2) Saling pengertian sesama anggota keluarga

Di dalam keluarga yang memiliki anggota remaja, dalam hal ini anak. Pada umumnya anak-anak remaja di dalam keluarga sangat mengharapkan saling pengertian dan pemahaman. Sehingga bisa mereduksi konflik.125 Adapun mengenai saling pengertian, berikut saat wawancara dengan ibu Siti adalah :

“kalau untuk anak-anak yang kami disiplinkan adalah waktu shalat, ngaji dan bermain mbak, jadi kami tidak memaksakan “harus sekarang juga”, selain itu kami tidak memaksakan anak-anak untuk bisa ini itu, yang penting mereka tidak melanggar norma-norma Agama, intinya selalu kita pantau tanpa memaksakan kehendak”126

Berdasarkan pendapat Ibu Siti, saling pengertian sesame anggota keluarga untuk anak-anak bisa dilakukan dengan tidak memaksakan kehendak. Sedangkan menurut

125 Arif Rahman, hal. 48.

126 Siti, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 9 November 2021.

Ibu Zulfah mengenai pengertian sesama anggota keluarga adalah sebagai berikut : .

“kalau untuk anak, saya juga memberikan kebebasan. Bukan kebebasan bergaul, tapi kemauan anak itu tidak harus sesuai dengan apa yang saya inginkan, misalnya dalam pendidikannya saya senang ini, tapi anak saya tidak. Maka saya memberikan hak anak untuk memilih, yang penting dia bahagia.”127

Menurut Ibu Zulfa, dalam memberikan pengertian anak adalah memberikan kebebasan terhadap anak, misalnya dalam hal pendidikan, anak berhak bebas memilih sesuai dengan kemampuan dan kemauannya yang terpenting anak bahagia.

Berdasarkan ungkapan dari kedua anggota pembinaan/penyuluhan di kampung sakinah berbeda akan tetapi memiliki tujuan yang sama, yaitu agar bisa pengertian antar anggota keluarga. Adapun perbedaannya terletak dengan cara antara keduanya, pertama dengan cara tidak memaksakan kehendak, yang kedua dengan cara memberikan kebebasan untuk memilih sesuatu agar bahagia. Dengan adanya saling pengertian, khususnya untuk remaja, akan meningkatkan keharmonisan keluarga.

127 Zulfah, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 2 November 2021.

(3) Dialog atau komunikasi efektif

Setiap keluarga mempunyai keterampilan berkomunikasi dan memiliki banyak waktu yang digunakan untuk hal tersebut. Keluarga yang harmonis memiliki kaidah berkomunikasi yang baik, antara lain : menyediakan cukup waktu, mendengarkan dan mempertahankan kejujuran.128 Berikut ini pemaparan dari Ibu Siti mengenai dialog atau komunikasi efektif yang dilakukan dengan suami, adalah sebagai berikut :

“ketika ada masalah, saya dan suami bicaranya menunggu anak-anak tidur mabak. Kalau anak-anak sudah tidur, baru kami berbicara soal masalahnya, biar anak-anak tidak mendengarkan pembicaraan masalah yang kita hadapi, kami lakukan itu saat malam hari sebelum tidur mbak.”129

Dari pemaparan tersebut di atas, menurut Ibu Siti menyatakan bahwa dialog atau komunikasi efektif dilakukan dengan suami saat anak-anak tidur, agar anak tidak mendengarkan perdebatan jika ada pertengkaran.

Sedangkan menurut Ibu Zulfah mengenai komunikasi efektif adalah :

“yang membuat keluarga tidak bahagia itu ya kadang disebabkan oleh banyak hal. Misalnya kalau kita berkumpul sama orang tua tinggal satu rumah, jadi gimana caranya kita tidak terpengaruh terhadap itu semua. Saling jujur satu sama lain. Misal ada yang mempengaruhi agar tidak baik dengan suami.

128 Arif Rahman, hal 48.

129 Siti, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 9 November 2021.

Menuntut suami untuk memberikan keinginan diri sendiri, misalnya beli baju. Begitu buk.130

Dialog atau komunikasi efektif yang dilakukan oleh Ibu Zulfa adalah dengan menjaga kejujuran dan tidak mudah terpengaruh dengan orang lain, terlebih jika tinggal bersama dengan orang tua.

Dari narasumber tersebut di atas, mengenai komunikasi efektif, masing – masing memiliki cara yang berbeda, yang bertujuan untuk meningkatkan keharmonisan keluarga.

(4) Mempunyai waktu bersama dan kerjasama dalam keluarga

Kebersamaan dalam sebuah keluarga sangat penting.

Selain hal tersebut, dibutuhkan kerjasama yang baik antara sesama anggota keluarga. Saling membantu dan gotong royong akan mendorong anak-anak bersifat toleransi jika suatu saat berkecimpung di lingkungan masyarakat.131 Menurut Ibu Siti, mempunyai waktu bersama dan kerjasama dalam keluarga adalah :

“kalau untuk kerjasama dengan keluarga, khususnya dengan suami, saya tidak pernah merepotkan suami, kalau dia mau membantu saya silahkan, tapi jika tidak maka saya tidak akan memaksa suami utnuk membantu saya, karean sudah ada bagian tugasnya sendiri-sendiri mbak”132

130 Zulfah, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 2 November 2021.

131 Arif Rahman, hal 48.

132 Siti, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 9 November 2021.

Ibu Siti memaparkan jika untuk kerjasama dalam keluarga bisa dilakukan menyesuaikan pembagian tugas yang sudah ditentukan. Sedangkan menurut Ibu Heni mengatakan :

“Kalau saya sama suami diajak untuk acara dari dinas perhutani saya ikut mbak, jadi saya izin untuk tidak ikut pembinaan/ penyuluhan di kampung sakinah, saya harus bisa bagi waktu untuk ini mbak, antara kegiatan pribadi dan menemani suami”133 Menurut Ibu Heni, meluangkan waktu bersama dan kerjasama dalam keluarga bisa dilakukan dengan ikut suami jika diajak untuk bepergian bersama. Sedangkan menurut Ibu Zulfah mengenai mempunyai waktu bersama dan kerjasama dalam keluarga adalah :

“karena saya tidak punya kegiatan di luar buk, paling bantu-bantu di MTs, kalau dulu di PAUD, sekarang sudah berhenti. Kalau saya memang fokus di keluarga memang buk, tidak ada kegiatan di luar, jadi dengan keluarga sudah sehari full. Meskipun ada wanita karir gt ya, tetap harus bisa membagi waktu, terutama untuk anak kecil. Tetapi kalau untuk saya fokus untuk keluarga buk, terutama untuk anak, kalau anak untuk saya harus diutamakan. Dan kerjasama dengan keluarga, karena pada dasarnya dalam berkeluarga itu kan yang saling dibutuhkan saling pengertian ya buk, kalau pembagian tugas dalam keluarga itu sangat penting, karena kita saling memberi juga harus saling menerima. Misalnya, kalau saya kan kondisi ekonomi kan bisa dianggap bukan kurang ya buk, dan bukan yang lebih saya harus bisa mengerti, suami saya kan sudah membiayai anak di pondok”134

133 Siti, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 9 November 2021.

134 Zulfah, Wawancara Sumber, Kampung Sakinah Jember 2 November 2021.

Dalam dokumen upaya penyuluh agama dalam meningkatkan (Halaman 87-112)

Dokumen terkait