• Tidak ada hasil yang ditemukan

Subyek Penelitian

Dalam dokumen upaya penyuluh agama dalam meningkatkan (Halaman 64-73)

BAB II KAJIAN PUSTAKA

C. Subyek Penelitian

Menentukan subyek dari penelitian ini dilakukan secara purposive sampling, artinya teknik pengambilan sampel sumber data dengan mempertimbangkan hal tertentu sehingga akan memudahkan peneliti mengamati obyek/situasi sosial. Adapun pertimbangan yang digunakan untuk menentukan subyek dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Warga di kampung sakinah.

2. Selalu menghadiri penyuluhan di kampung sakinah

3. Minimal usia 30 tahun 4. Terbuka

5. Penyuluh Agama KUA Kecamatan Mayang yang berpengalaman dalam memberikan pengetahuan dan informasi mengenai upaya meningkatkan keharmonisan keluarga.

6. Staf KUA Kecamatan Mayang

Berdasarkan pertimbangan di atas maka subyek penelitian ini sebanyak 8 orang, yang terdiri dari 2 penyuluh agama KUA Mayang, 2 staf KUA Kecamatan Mayang serta 4 orang warga yang ikut pembinaan di Kampung Sakinah.

D. Teknik Pengumpulan Data

Melakukan penelitian membutuhkan berbagai cara maupun sumber. Jika dilakukan dengan sumber datanya, maka pengumpulan data bisa menggunakan sumber primer dan sumber sekunder, dimana sumber primer merupakan sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data, sedangkan sumber sekunder merupakan sumber yang tidak langsung memberikan data kepda pengumpul data, misalnya melalui orang lain atau dokumen. Jika pengumpulan data ditinjau dari caranya atau tekhnik pengumpulan data, dilakukan dengan interview (wawancara), kuesioner (angket), observasi (pengamatan) dan menggabungkan ketiganya. 80

80 Sugiyono, Metode Penelitian Kuamtitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung, ALFABETA, hal. 137.

Jenis data dalam penelitian ini merupakan data primer dan data sekunder. Oleh karena itu teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan cara observasi, dokumentasi dan wawancara.

1. Wawancara

Memberikan informasi yang dilakukan dengan cara bertemu melalui Tanya jawab dan ide-ide tertentu sampai merujuk pada suatu tema tertentu merupakan bagian dari kegiatan wawncara. Jenis wawancara yang peneliti gunakan yakni wawancara semi terstruktur, sambil merekamnya dengan alat perekam, lalu mentranskipnya.

Wawancara semi terstruktur adalah dimana pelaksanaannya lebih bebas bila dibandingkan dengan wawancara terstruktur.81

Teknik wawawancara ini peneliti gunakan untuk : a. Mengetahui profil narasumber

b. Mengetahui proses pelaksanaan upaya penyuluh agama dalam meningkatkan keharmonisan keluaraga.

c. Mengetahui proses pengalaman kelompok binaan selama mengikuti penyuluhan di kampung sakinah.

d. Mengetahui informasi terkait faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan keharmonisan keluarga.

2. Observasi

Mengamati segala hal yang terjadi di lapangan secara langsung dengan menggunakan indra penglihatan merupakan bagian dari observasi.

81 Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Bandung : Alfabeta, 2017), 320.

Mengamati hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan, subjek penelitian, tempat penelitian, gestur informan serta hal-hal yang berkaitan dengan data yang dibutuhkan.82

Teknik observasi yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah observasi partisipan aktif, peneliti datang di tempat kegiatan orang yang diamati, serta menikuti kegiatan yang diteliti. Hal ini dilakukan karena untuk mendapatkan data yang valid sehingga membutuhkan pengamatan langsung di lapangan sekaligus membutuhkan orang lain untuk terlibat dalam mengukur relevansi teori. Dalam penelitian ini, peneliti tidak hanya meneliti anggota pembinaan/ penyuluhan di kampung sakinah saja sebagai sumber data, akan tetapi ada dari dua penyuluh yang sangat berpengaruh dalam penggalian data. Teknik observasi partisipan aktif ini guna untuk memperoleh data sebagai berikut:

a. Rangkaian pelaksanaan penyuluhan dalam bentuk pertemuan rutin 1 bulan sekali yang dilakukan oleh penyuluh agama bidang keluarga sakinah di kampung sakinah.

b. Media yang digunakan dalam pelaksanaan penyuluhan meningkatkan keharmonisan keluarga oleh penyuluh agama.

c. Rata-rata usia dari anggota pembinaan/ penyulihan kampung sakinah.

82 Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Bandung : Alfabeta, 2017), 312..

3. Dokumentasi

Mengumpulkan data yang berbentuk tulisan, gambar, atau karya- karya dari orang lain merupakan tekhnik dokumentasi. Dokumen merupakan pelengkap dari metode wawancara dan observasi.83

Adapun dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik dokumentasi sebagai memperoleh data tentang :

a. Struktur organisasi atau kepengurusan di Kampung Sakinah KUA Kecamatan Mayang Kabupaten Jember.

b. Jumlah pengurus di Kampung Sakinah KUA Kecamatan Mayang Kabupaten Jember.

c. Jumlah peserta kelompok di Kampung Sakinah KUA Kecamatan Mayang Kabupaten Jember.

d. Foto-foto dari program kerja pegawai atau kegiatan yang dilaksanakan oleh penyuluh agama di Kampung Sakinah KUA Kecamatan Mayang Kabupaten Jember.

e. Absensi kegiatan penyuluhan dan seminar peserta di Kampung Sakinah KUA Kecamatan Mayang Kabupaten Jember.

E. Analisis Data

Melakukan penyelidikan pendataan dalam sebuah penelitian kualitatif bisa dijalankan meskipun belum mulai terjun di lokasi penelitian, sampai di lokasi penelitian, dan setelah selesai di lokasi penelitian. 84 Dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik analisis model Miles dan Humberman, yaitu

83 Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Bandung : Alfabeta, 2017), 329.

84 Sugiyono, hal 245.

kegiatan penyelidikan data kualitatif dikerjakan saling berhubungan dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas, sehingga datanya sudah jenuh. Adapun aktivitas tersebut terdiri dari data reduction (reduksi data), data display (penyajian data) dan conclusion drawing/verivication (verivikasi data).

85

1. Reduksi Data

Data yang didapatkan dari lapangan jumlahnya cukup banyak, sehingga membutuhkan untuk dicatat secara teliti dan rinci.

Mereduksi data artinya merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya.

Dengan demikian data yang telah direduksi bisa memberikan gambaran yang lebih jelas dan bisa memudahkan peneliti dalam melakukan pengumpulan data selanjutnya dan mencarinya bila dibutuhkan.

2. Penyajian Data

Penyajian data dalam penelitian kualitatif bisa dilakukan dalam uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori dan sebagainya. Penyajian data merupakan sebuah pengorganisasian, penyatuan dari informasi yang memungkinkan untuk penyimpulan data dari sebuah penelitian.

Penyajian data akan memudahkan untuk memahami apa yang terjadi, merencanakan kerja selanjutnya berdasarkan apa yang telah difahami.

85 Sugiyono, hal 252.

3. Penarikan Kesimpulan (Conclusions Draving)

Langkah yang ketiga yaitu penarikan kesimpulan dan verivikasi, kesimpulan awal yang ditemukan masih bersifat sementara dan dapat berubah apabila ditemukan bukti-bukti yang kuat untuk mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya. Kesimpulan tidak akan muncul sampai pengumpulan data selesai, tergantung pada banyaknya kumpulan catatan yang dilakukan di lapangan. Maka kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel.

F. Keabsahan Data

Keabsahan data merupakan konsep penting yang di perbarui dari konsep kesahihan (Validitas) dan Reliabilitas data dalam suatu penelitian.

Untuk menguji keabsahan data peneliti menggunakan Triangulasi.

Triangulasi adalah suatu tekhnik pengujian keabsahan dengan mengecek kembali sumber, pengumpulan data dan waktu. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian Triangulasi sumber dan Triangulasi teknik (pengumpulan data).

Triangulasi sumber dilakukan dengan cara mengecek kembali data dengan narasumber (warga kampung sakinah) dengan beberapa cara pengumpulan data yakni dengan informan situasi lapangan, dan data dokumentasi.86 Sedangkan Triangulasi teknik yaitu membandingkan dan

86Suharsimi Artikunto, PROSEDUR PENELITIAN suatu pendekatan praktek,(Jakarta, 2002, Rineka Cipta).

mengecek kembali data dengan sumber yang sama namun dengan teknik yang berbeda diantaranya observasi, wawancara dan dokumentasi.87. 1. Adapun poin yang dicapai dalam Triangulasi Sumber, antara lain :

a. Membandingkan data hasil wawancara dengan narasumber (warga di kampung sakinah) dan hasil wawancara dengan informan.

b. Membandingkan orang apa yang dilakukan orang didepan umum dengan apa yang dilakukan secara pribadi.

2. Adapun poin yang dicapai dalam Triangulasi Tekhnik, antara lain : a. Membandingkan data hasil observasi dengan data hasil wawancara b. Membandingkan data hasil dokumen dengan data hasil wawancara

yang berkaitan.

G. Tahap – Tahap Penelitian

Sampai pada bagian tahap penelitian, akan melakukan beberapa hal mulai dari menguraikan penelitian yang sudah pernah dilakukan, mengembangkan rancangan, penelitian yang sebenarnya sampai pada akhirnya menuliskan laporan penelitian. Tahap penelitian yang dilalui oleh peneliti dalam proses penelitian adalah sebagai berikut:

1. Tahap Persiapan

a. Peneliti melakukan beberapa hal, yakni menetapkan judul penelitian, latar belakang, fokus penelitian, tujuan, manfaat,serta metode penelitian yang akan dilakukan

87Suharsimi Artikunto, PROSEDUR PENELITIAN suatu pendekatan praktek,(Jakarta, 2002, Rineka Cipta).

b. Sudah menentukan subyek penelitian c. Mengurus perizinan

d. Melihat lokasi atau keadaan tempat penelitian e. Menentukan objek atau informan penelitian.

f. Mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan dalam penelitian..

2. Tahap Pelaksanaan

Pada tahap ini mulai melakukan kunjungan langsung ke lokasi penelitian.

Kegiatan yang harus dilakukan adalah : a. Sampai di lokasi penelitian

b. Membangun komunikasi dengan yang terlibat dalam penelitian c. Selalu up date dengan kegiatan dan mengumpulkan data-data.

d. Menganalisis data.

3. Tahap Analisis Data

Setelah mendapatkan data-data dari hasil pengamatan di lapangan.

Peneliti melanjutkan pada tahap terakhir yaitu menganalisis data. Pada ini peneliti mengorganisasikan data-data yang diperlukan. Menyusun hasil penelitian yang telah didapatkan dari lapangan.

Sampai pada penulisan dengan menganalisi data yang telah dikonsultasikan kepada dosen pempembimbing karena kemungkinan masih ada yang perlu dibenahi. Laporan yang sudah selesai siap dipertanggung jawabkan di depan penguji yang kemudian digandakan untuk diserahkan kepada pihak terkait.

63 BAB IV

PAPARAN DATA DAN TEMUAN HASIL A. Gambaran Obyek Penelitian

1. Gambaran Umum Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember.

Kampung Sakinah merupakan salah satu program yang ada di masyarakat, khususnya terletak di Kecamatan Mayang Kabupaten Jember.

Kampung Sakinah terletak kurang lebih 8 km dari Kecamatan Mayang, dan kurang lebih 23 km dari kantor Kabupaten Jember . Lokasi Kampung Sakinah terletak cukup jauh dari pusat kota, sehingga untuk sampai di lokasi tersebut membutuhkan petunjuk arah, terlebih lokasinya kurang lebih 3 km dari balai desa atau jauh dari jalan raya, bahkan untuk menuju ke Kampung Sakinah harus melalui jalan yang terjal. Meskipun demikian untuk ke lokasi Kampung Sakinah bisa dijangkau roda empat, sehingga mempermudah warga sekitar untuk ke lokasi Kampung Sakinah.88

Lokasi Kampung Sakinah berada di Jln. Pdp Sumber Wadung tepatnya di Dusun Tetelan RT/RT 001/018, Desa Seputih Kecamatan Mayang Kabupaten Jember. Karena jarak lokasi Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember jauh dari akses perkotaan, masyarakat yang tinggal di area Kampung Sakinah mengalami kesulitan jaringan. Dengan adanya penawaran akses WI-FI, masyarakat sudah banyak menggunakan fasilitas tersebut, dengan cara membayar satu bulan

88 Dokumentasi, Kampung Sakinah Mayang Jember 12 September 2021

sekali. Hal tersebut sangat membantu, sehingga bisa melancarkan komunikasi dengan sanak saudara jauh. Kondisi di Kampung Sakinah masih tergolong subur, hal tersebut ditunjukkan dengan suasana sejuk saat menuju ke lokasi Kampung Sakinah, banyak pepohonan yang subur di penggir jalan. Selain itu, masih terawat rapi. 89

2. Sejarah Singkat Berdirinya Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember

Desa Binaan Keluarga Sakinah (DBKS) atau lebih dikenal sebagai Kampung Sakinah merupakan binaan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Mayang Kabupaten Jember. Atas inisiatif dari Kepala KUA Kecamatnan Mayang, bapak Kusno bersama stakeholder KUA Kecamatan Mayang Kabupaten Jember mempunyai ide untuk membentuk kampung binaan yaitu Kampung Sakinah, dengan pemilihan tempat yang terletak di dusun Tetelan Desa Seputih. 90 Program Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember berada dibawah kementrian agama Kabupaten Jember.

Sebagaimana yang telah ditentukan mengenai lokasi Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember di dusun Tetelan Desa Seputih, ada beberapa faktor yang mempengaruhi, antara lain dikarenakan melihat dan mempertimbangkan berbagai fenomena- fenomena yang terjadi di masyarakat setempat, khususnya di dusun

89 Observasi, Kampung Sakinah Mayang Jember 22 Februari 2021

90 Andi Saputra, “Kusno:Gagas Kampung Sakinah, Merasa Beruntung Pernah Hidup dalam Keterbatasan”, diakses dari https://www.tadatodays.com/detail/kusno-gagas-kampung-sakinah- merasa-beruntung-pernah-hidup-dalam-keterbatasan, pada tanggal 30 November 2021 pukul 10.51

Tetelan Desa Seputih Kecamatan Mayang Kabupaten Jember. Adapun beberapa hal tersebut adalah : tumbuhnya sikap hedonisme, maraknya nikah usia dini, minimnya pengetahuan agama, hamil di luar nikah, perceraian, nikah siri.91 Dari beberapa factor tersebut, lokasi Kampung Sakinah terbentuk dan berada di lokasi Dusun Tetelan Kecamatan Mayang Kabupaten Jember.

Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember diresmikan oleh Kepala Kemenag Kabupaten Jember Bapak H.

Muhammad, S.Sos., M.Pd.I pada hari Sabtu, 22 Februari 2020. Dengan harapan kedepannya kampung sakinah menjadi kampung yang maju, berwawasan tinggi, berpendidikan, dan masyarakatnya menjadi sakinah mawaddah warahmah.92 Saat ini Kampung Sakinah dipimpin oleh bapak Abdur Rofiq, S.Th.I selaku penyuluh Agama KUA Kecamatan Mayang Kabupaten Jember tugas fungsinya sebagai penyuluh keluarga sakinah.

Pembinaan untuk warga di kampung sakinah dilakukan sebulan sekali.

Untuk tempat pertemuannya ditentukan berdasarkan pemilihan yang dilakukan dengan undian nama peserta.

Materi yang diberikan untuk kegiatan pembinaan menyesuaikan tugas fungsi penyuluh agama KUA Mayang serta membuka kesempatan untuk diskusi antara peserta dan pemateri. Sejak berdirinya kampung sakinah, banyak lembaga yang memberikan sumbangsih untuk kemajuan

91 Dokumentasi, Dokumentasi, Kampung Sakinah Mayang Jember 12 September 2021

92 Adminwh, “Kepala Kemenag Jember Resmikan Kampung Sakinah Dan Juga Menyerahkan Bnatuan Kepada Warga”, diakses dari https://wartahukum.net/2020/02/27/kepala-kemenag- jember-resmikan-kampung-sakinah-dan-juga-menyerahkan-bantuan-kepada-warga/, pada tanggal 30 November 2021, pukul 11.44

kampung sakinah. Beberapa lembaga tersebut adalah Pimpinan Aisyah Karimata, UNMUH Jember, LazizNU, Rizqi, Yatim Mandiri, Kemenag Jember dan beberapa donator lainnya.93 Banyak cara yang digunakan dalam menyampaikan penyuluhan/pembinaan untuk anggota kelompok.

Dalam hal ini, kegiatan penyuluhan/pembinaan di Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember menggunakan pendekatan kebersamaan atau kelompok, sedangkan dalam penyampaiannya dengan metode ceramah. Selain menggunakan metode ceramah, setelah sesi ceramah atau pidato ada kesempatan untuk diskusi, sehingga anggota binaan bisa bertanya apabila ada persoalan yang akan disampaikan. 94 Kegiatan penyuluhan/pembinaan masih berlangsung sampai sekarang sejak diresmikan oleh Kemenag Jember, yaitu Bapak Muhammad, S.Sos., M.Pd.I.

3. Visi, Misi, Tujuan Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember

Visi ialah kumpulan kata menjadi kalimat yang di dalamnya mengandung harapan, cita-cita ataupun nilai utama/pokok dari suatu lembaga. Dengan adanya visi, akan mempengaruhi kesuksesan suatu lembaga untuk mencapai tujuan. Sedangkan misi ialah suatu langkah ataupun tahapan yang harus dilakukan oleh lembaga tersebut untuk bisa mewujudkan visi yang telah ditentukan. 95 Kampung Sakinah merupakan

93 Dokumentasi, Kampung Sakinah Mayang Jember 12 September 2021

94 Observasi, Kampung Sakinah Mayang Jember 21 Februari 2021

95 Aufa Atila, Pengertian Visi dan Misi, Syarat, Manfaat, Perbedaan dan Contoh, https://www.jojonomic.com/blog/visi-dan-misi/, 30 November 2021, 12.23

salah satu program yang telah diresmikan dan menjadi sebuah organisasi yang berdiri di Kecamatan Mayang Kabupaten Jember di bawah naungan KUA Kecamatan Mayang. Oleh karena itu, untuk kemajuan dan kesuksesan organisasi, kampung sakinah memiliki visi dan misi. Sehingga dengan adanya visi misi tersebut akan mendukung kesuksesan program Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember. Adapun Visi misi kampung sakinah kecamatan Mayang kabupaten Jember adalah : 96 a. Visi

Mewujudkan Kampung Sakinah yang religius, beriman, berilmu, bertaqwa, dan berintegritas dengan penuh tanggung jawab dan keteladanan.

b. Misi

1) Menyiapkan Sumber daya Manusia (SDM) yang religius, beriman berilmu, bertaqwa dan berintegritas dengan penuh tanggung jawab dan keteladanan.

2) Melaksanakan pemberdayaan masyarakat dengan tulus ikhlas.

3) Meningkatkan SDM serta memanfaatkan SDA untuk kesejahteraan masyarakat berkelanjutan.

4) Menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai serta meningkatkan kualitas pendidikan, keagamaan dan peribadatan.

5) Mewujudkan masyarakat sadar akan pentingnya pendidikan.

96 Dokumentasi, Kampung Sakinah Mayang Jember 12 September 2021

6) Melaksanakan koordinasi antar mitra kerja.

7) Menciptakan rasa aman, tentram dan damai serta memelihara dan membina kerukunan hidup beragama antar umat beragama.

8) Pengarustamaan Moderasi beragama.

c. Tujuan

Tujuan merupakan yang dituju, maksud, tuntutan (yang dituntut).97 Sebagiamana yang telah dimaksud tersebut, bahwa adanya tujuan dalam suatu program akan memberikan pengaruh positif, salah satunya tercapainya keberhasilan program. Dengan adanya kegiatan di Kampung Sakinah di Kecamatan Mayang Kabupaten Jember memiliki tujuan yang menjadi prioritas utama. Adapun tujuan yang akan dicapai, antara lain : 98

1) Terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

2) Terwujudnya kehidupan beragama dan ibadah dalam keluarga.

3) Terciptanya kampung sakinah yang religius, beriman dan bertaqwa.

4) Pendidikan intelektual yang maju dan tuntas.

5) Ekonomi keluarga yang stabil dan mandiri.

6) Antara keluarga dan lingkungan memiliki hubungan yang kompak / serasi.

7) Terwujudnya kerukunan antar umat beragama.

97 Tujuan, (Def. 2). Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) online. Diakses 30 November 2021, melalui https://kbbi.web.id/tuju.

98 Dokumentasi, Kampung Sakinah Mayang Jember 12 September 2021

8) Peningkatan pengamalan, penghayatan serta pengetahuan agama yang ditunjukkan dengan pelaksanaan ibadah dengan baik dan benar.

9) Masyarakat mampu memahami persoalan yang dihadapi..

10) Adanya peningkatan keharmonisan keluarga.

4. Program Unggulan Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember.

Usaha dalam menjalankan desain mengenai sesuatu hal dalam bidang sosial, ekomoni dan lain-lain yang akan dilaksanakan merupakan bagian dari program.99 Program yang telah disepakati akan memberikan kontribusi, baik untuk perencana program maupun untuk penerima program. Sebagaimana yang telah diungkapkan tersebut, Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember memiliki program unggulan yang telah dilakukan, sehingga dari program-program yang telah disusun bisa memberikan kontribusi untuk masyarakat, khususnya dalam meningkatkan keharmonisan keluarga. Adapun beberapa program unggulan di Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember antara lain :100

a. BTQ dan ibadah mu’amalah islamiyah. Hal ini dilakukan setiap hari kecuali hari Jum’at.

99 Program, (Def. 1). Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) online. Diakses 30 November 2021, melalui https://kbbi.web.id/tuju.

100 Dokumentasi, Kampung Sakinah Mayang Jember 12 September 2021

b. Memberi bimbingan pada masyarakat dan calon pengantin. Salah satu yang sudah dilakukan adalah kegiatan penyuluhan/pembinaan untuk kelompok ibu-ibu. Sedangkan untuk bapak-bapak banyak dilakukan pada saat kegiatan non formal, yaitu pada saat acara walimahan dalam acara pernikahan.

c. Pembangunan tempat ibadah. Program ini dilakukan untuk meningkatkan tempat ibadah bagi masyarakat, sehingga bisa beribadah dengan aman dan tentram.

d. Bakti sosial kepada fakir miskin. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan sumbangsih dalam meningkatkan kesejahteraan khususnya di Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember.

e. Pembagian takjil setiap bulan Ramadhan. Dilakukan pada saat bulan Ramadhan bekerjasama dengan masyarakat setempat.

f. Sosialisasi kampung sakinah. Hal ini dilakukan untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan pemahaman beragama, khususnya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia.

g. Senergisitas dengan instansi pendukung dalam bedah musholla dan rumah.

h. Santunan anak yatim.

i. Anjangsana penyuluh dan keluarga besar KUA Mayang.

5. Struktur Organisasi Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember.

Organisasi merupakan kesatuan (susunan dan dalam perkumpulan) yang terdapat dari bagian tertentu dan bertujuan untuk sesuatu hal.101 Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya mengenai sejarah Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember, bahwasannya personil dari struktur organisasinya tidak lepas dari seluruh pihak KUA Kecamatan Mayang beserta seluruh penyuluh KUA Kecamatan Mayang Kabupaten Jember. Akan tetapi, karena peneliti melakukan penelitian di Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember, tepatnya di dusun Tetelan Desa Seputih, sehingga struktur organisasi menggunakan struktur organisasi di Kampung Sakinah. Adapun struktur organisasi di Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember adalah sebagai berikut : 102

101 Organisasi, (Def. 1). Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) online. Diakses 30 November 2021, melalui https://kbbi.web.id/tuju.

102 Dokumentasi, Kampung Sakinah Mayang Jember 12 September 2021

Tabel 4.1

Struktur Organisasi Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember

f. Prosedur Pelaksanaan Penyuluhan/Pembinaan dalam Meningkatkan Keharmonisan Keluarga di Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember

a. Time Line Kegiatan Penyululuh Agama di Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember 2020-2021

Penanggung Jawab Kusno, S.Ag., M.pd.I

Sekretaris 1. Suji Ashar 2. Zulfa Zain

Ketua

1. Abdur Rofiq, S.THI.

2. Mutmainnah

Bendahara 1. Mahfud 2. Busriati

Anggota Moh. Mahfud

Rahmatullah Muhammad Nurus S.

La Ghani S.

Muhammad Ghufron Sirajul Bayaniddin

Tabel 4.2

Tabel Time Line Kegiatan Penyuluh Agama di Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember 2020-2021 No Keterangan Waktu Keterangan Kegiatan

1 22 Februari 2020 Peresmian Kampung Sakinah 2 12 April 2020

Berbagi sembako dengan masyarakat bekerjasama dengan beberapa donator (Pimpinan Aisyah Karimata,

UNMUH Jember, Rizqi) 3 15 Oktober 2020 Anjangsana KUA, Penyuluh dan

mudin.

4 21 Oktober 2020 Pembangunan Tempat Ibadah (Mushola)

5 22 Oktober 2020 Istigosah dan zikir bersama dengan anak yatim.

6 7 September 2020 Peringatan Haflatul Imtihan dan Maulid Nabi Muhammad SAW.

7 21 Februari 2021 Penyuluhan/pembinaan kelompok binaan ibu-ibu.

8 17 Maret 2021 Bedah Rumah Ibu Yasmi bersinergi dengan Baznaz Kabupaten Jember 9 3 April 2021 Penyuluhan/pembinaan kelompok

binaan ibu-ibu.

10 29 April 2021 Berbagi dengan anak yatim bersinergi dengan Yatim Mandiri 11 4 Mei 2021

Berbagi dengan anak yatim bersinergi dengan Lazizmu Peduli

Yatim Dhuafa 2021 12 18 Agustus 2021 Sosialisasi kesehatan berkaitan

dengan pencegahan Covid-19.

b. Peta Konsep Teknik Penyuluh Agama

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia peta merupakan gerak-gerik (tangan dan sebagainya) untuk isyarat dan sebagainya. 103. Sebagaimana pengertian tersebut, dalam melaksanakan tugas dan fungsinya penyuluh Agama memiliki peta konsep untuk dilakukan.

103 KBBI

Adapun peta konsep dari penyuluh Agama adalah sebagai berikut :104.

Tabel 4.3

Peta Konsep Penyuluh Agama di Kampung Sakinah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember

e

104 Dokumentasi, Kampung Sakinah Mayang Jember 21 Februari 2021 DASAR-DASAR PENYULUH

AGAMA

LANDASAN

KEILMUAN TUGAS

KOMPETENSI

MEMILIKI KEPRIBADIAN BAIK

MENGUASAI MATERI

MEMAHAMI METODE

TERAMPIL SUSUN LAPORAN TERAMPIL

EVALUASI

MEMAHAMI LAPORAN

TERAMPIL MELAKUKAN STRATEGI KEBAIKAN MASYARAKAT DAN MENCAPAI TUJUAN

PENYULUH AGAMA PROFESIONAL

Dalam dokumen upaya penyuluh agama dalam meningkatkan (Halaman 64-73)

Dokumen terkait