• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbaikan Atribut Kecepatan Waktu Respon Terhadap Per- mintaan Pesanan

Dalam dokumen KANSEI ENGINEERING, KANO & EXCELLENCE (Halaman 148-154)

STUDI KASUS LAYANAN LOGISTIK

9.6 PERBAIKAN ATRIBUT LAYANAN DENGAN METODE TRIZ

9.6.5 Perbaikan Atribut Kecepatan Waktu Respon Terhadap Per- mintaan Pesanan

Studi Kasus Layanan Logistik 129

Tabel 9.32 Rumusan solusi atribut kesesuaian kualitas barang

Solusi yang bisa diterapkan saat ini Solusi yang bisa diterapkan 2 tahun ke depan

i. Melakukan proses stuffi ng yang baik ii. Memperhatikan handling symbol iii. Menggunakan reefer container untuk

dairy product

iv. Mengganti barang yang rusak dengan uang tunai atau klaim asuransi

vi. Melakukan pengecekan kualitas secara keseluruhan terlebih dahulu vii. Memastikan kondisi kargo secara

keseluruhan sesuai dengan foto awal pengiriman dan ketika tiba di daerah tujuan

viii. Melakukan inspeksi barang pada box yang terlihat rusak untuk memastikan apakah produk tidak rusak dan layak diterima

v. Menyediakan kolom tampungan feedback pada tracking system untuk memperoleh saran dan tanggapan pelanggan

9.6.5 Perbaikan Atribut Kecepatan Waktu Respon Terhadap Per-

3. Elemen utama dalam system dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 9.33.

Tabel 9.33 Elemen utama sistem untuk atribut kecepatan waktu respon

No. Nama Bagian Fungsi

1 Pelanggan atau pengguna

layanan ekspedisi DFF Menggunakan layanan ekspedisi DFF 2 Customer service Melayani pengguna layanan ekspedisi DFF 3 Sales & Commercial Melakukan cek tarif dan sourcing

4. Deskripsi operasi dalam sistem: Pelanggan melakukan order melalui telepon pada customer service (CS). CS akan memprioritaskan pelanggan yang merupakan pelanggan kontrak atau pelanggan yang telah memberi kontribusi cukup besar dan berlangganan lama terhadap perusahaan sehingga order dapat langsung di proses karena telah memiliki kontrak sesuai dengan penawaran harga yang telah disetujui. Apabila pelanggan adalah pelanggan transaksional yang tidak berlangganan tetap atau merupakan pelanggan baru maka akan dihubungkan ke bagian sales terlebih dahulu untuk mengetahui spesifi kasi order pelanggan yaitu mengenai kode barang, jenis barang, dimensi barang, tujuan pengiriman, dan sebagainya. Informasi ini akan disampaikan ke pihak commercial yang terdiri dari departemen costing untuk mendapatkan update mengenai fl uktuasi tarif dan sourcing yang akan mencari vendor sesuai spesifi kasi pelanggan. Informasi mengenai tarif dan ketentuannya ini akan disalurkan ke pihak customer service dan dikonfi rmasi oleh pelanggan.

Masalah yang sering dijumpai adalah lamanya tanggapan dari pihak komersial untuk memberikan informasi tersebut sehingga pelanggan merasa perusahaan tidak responsif dalam hal pemenuhan kebutuhan mereka.

5. Karakteristik yang ingin ditingkatkan atau dieliminasi: pemberian kabar atau update informasi yang cepat sehingga tidak menyebabkan pelanggan mempertanyakan ketanggapan perusahaan.

Studi Kasus Layanan Logistik 131

b. Analysis of Contradiction

Penjabaran dari formulation of technical contradiction dari masalah keakuratan jumlah produk yang dikirim:

 Karakteristik yang ingin diperbaiki: PT. XYZ mampu memberikan layanan yang cepat terkait dengan waktu respon terhadap permintaan pelanggan (speed)

 Memperbaiki karakteristik tersebut diharapkan dapat mengurangi rasa khawatir yang dirasakan pelanggan

 Untuk memperbaiki karakteristik tersebut, maka terdapat beberapa kontradiksi yaitu meningkatnya tingkat otomatisasi (extent of automation) dan pengenalan setiap karakteristik pelanggan (adaptability)

 Kontradiksi yang terjadi pada perumusan solusi perbaikan atribut layanan ini adalah speed vs. reliability, speed vs. extent of automation.

Tabel 9.34 Hasil formulasi kontradiksi dari atribut kecepatan waktu respon No. Teknik

Kontradiksi Koordinat

Matrix Prinsip yang

Disarankan Nama Prinsip yang Disarankan 1 Speed vs. extent of

automation 9 x 38 10

18 Preliminary action Mechanical vibration 2 Speed vs

adaptability 9 x 35 15

10 26

Dynamics

Preliminary action Copying

c. Resolve the Contradiction 1. Speed vs. Extent of Automation

Solusi untuk mengatasi permasalahan speed vs. adaptability adalah dengan menggunakan prinsip 10 (preliminary action) dan 18 (mechanical vibration).

Tabel 9.35 Pembahasan solusi dan kelayakan kontradiksi speed vs extent of automation untuk atribut kecepatan waktu respon

Prinsip Preliminary action

Sub-prinsip Solusi Kelayakan Alasan

Perform before it is needed

Sebelum pelanggan menanyakan konfi rmasi order sesegera mungkin hubungi pelanggan terlebih dahulu sehingga pelanggan tidak perlu terkesan mengejar customer service

Layak

Agar pelanggan tidak merasa terombang- ambing dalam menunggu informasi dari PT.

XYZ

Prinsip Mechanical vibration

Sub-prinsip Solusi Kelayakan Alasan

Cause a system to vibrate

Menggunakan tracking system untuk update informasi dengan notifi kasi apabila telah mendekati deadline dari standar update informasi yang ditentukan.

Layak

Agar pelanggan tidak merasa terombang- ambing dalam menunggu informasi dari PT.

XYZ

2. Speed vs. Adaptability

Solusi untuk mengatasi permasalahan speed vs. adaptability adalah dengan menggunakan prinsip 15 (dynamics), 10 (preliminary action) dan 26 (copying). Perumusan solusi untuk prinsip nomor 10 telah dibahas di kontradiksi sebelumnya sehingga tidak akan dibahas lagi untuk kontradiksi ini.

Studi Kasus Layanan Logistik 133

Tabel 9.36 Pembahasan solusi dan kelayakan kontradiksi speed vs adaptability untuk atribut kecepatan waktu respon

Prinsip Dynamics

Sub-prinsip Solusi Kelayakan Alasan

Allow the characteristics of an object to change to be optimal to fi nd an optimal operating condition

Menetapkan standar informasi update maksimal H+24 jam kerja.

Layak

Agar pelanggan tidak merasa terombang- ambing dalam menunggu informasi dari PT. XYZ

Prinsip Copying

Sub-prinsip Solusi Kelayakan Alasan

Replace an object or system with optical copies

Menyediakan jadwal keberangkatan kapal shipment statistics, tracking report, cargo tracking, event notifi cation pada system tracking

Layak

Memudahkan pelanggan dalam mengakses informasi

d. Usulan Solusi Perbaikan

i. Sebelum pelanggan menanyakan konfi rmasi order, sesegera mungkin perusahaan menghubungi pelanggan terlebih dahulu sehingga pelanggan tidak perlu terkesan mengejar customer service offi cer. Hal ini dilakukan agar pelanggan tidak merasa terombang- ambing dalam menunggu informasi dari PT. XYZ

ii. Menggunakan tracking system untuk update informasi dengan reminder notifi kasi apabila telah mendekati deadline dari standar update informasi yang ditentukan, maksimal H+24 jam kerja.

iii. Menetapkan standar informasi update maksimal yaitu H+24 jam kerja.

Perusahaan menetapkan ketentuan dalam memberikan informasi berdasarkan pelanggan sebagai berikut.

 Apabila pelanggan merupakan pelanggan baru dan menghubungi CS kurang dari pukul 12.00 WIB, maka informasi akan diberikan kepada pelanggan pada hari yang sama ketika mereka bertanya atau menghubungi petugas.

 Apabila pelanggan merupakan pelanggan baru dan menghubungi CS lebih dari pukul 12.00 WIB, maka informasi akan diberikan kepada pelanggan selambat-lambatnya H+24 jam dari hari pelanggan bertanya.

 Apabila pelanggan bukan merupakan pelanggan baru, maka informasi dapat langsung diberikan atau selambat-lambatnya pada hari yang sama ketika mereka bertanya. Hal ini dilakukan karena pertimbangan data history yang telah dimiliki oleh perusahaan terhadap pelanggan.

iv. Menyediakan jadwal keberangkatan kapal (sailing schedule), report tracking, cargo tracking, event notifi cation pada tracking system agar memudahkan pelanggan dalam mengakses informasi sehingga informasi yang didapat lebih cepat.

Gambar 9.12 Ilustrasi sailing schedule pada tracking system

Dari keempat solusi diatas, akan dilakukan pengelompokan solusi yang dapat diterapkan pada kondisi saat ini dan solusi yang diterapkan pada 2 tahun ke depan.

Studi Kasus Layanan Logistik 135

Tabel 9.37 Rumusan solusi atribut kecepatan waktu respon

Solusi yang bisa diterapkan saat ini Solusi yang bisa diterapkan 2 tahun ke depan

i. Customer service berinisiatif menghubungi pelanggan dengan lebih cepat

iii. Menetapkan standar waktu dalam pemberian informasi kepada pelanggan

ii. Menggunakan sistem Track untuk update informasi

iv. Menyediakan jadwal

keberangkatan kapal pada tracking system

9.6.6 Perbaikan Atribut Konsistensi Kerja dalam Mengantarkan

Dalam dokumen KANSEI ENGINEERING, KANO & EXCELLENCE (Halaman 148-154)