• Tidak ada hasil yang ditemukan

Persyaratan Pemasangan

BAB 3 PEKERJAAN PLAMBING

3.5. Pipa

3.5.4. Persyaratan Pemasangan

a. U m u m

1)Perpipaan harus dikerjakan dengan cara yang benar untuk menjamin kebersihan, kerapihan, ketinggian yang benar, serta memperkecil banyaknya penyilangan.

2)Pekerjaan harus ditunjang dengan suatu ruang yang longgar, tidak kurang dari 50 mm diantara pipa-pipa atau dengan bangunan dan peralatan.

3)Semua pipa dan fitting harus dibersihkan dengan cermat dan teliti sebelum dipasang, membersihkan semua kotoran, benda-benda tajam / runcing serta penghalang lainnya.

4)Pekerjaan perpipaan harus dilengkapi dengan semua katup-katup yang diperlukan, antara lain katup penutup, pengatur, katup balik dan sebagainya sesuai dengan fungsi sistem dan yang diperlihatkan pada gambar.

5)Semua perpipaan yang akan disambung dengan peralatan, harus dilengkapi dengan union atau flange.

6)Sambungan lengkung, reducer dan sambungan-sambungan cabang pada pekerjaan perpipaan harus mempergunakan fitting buatan pabrik.

7)Kemiringan menurun dari pekerjaan perpipaan air limbah harus seperti berikut, kecuali seperti diperlihatkan pada gambar.

a) Dibagian dalam bangunan :

b) Garis tengah 150 mm atau lebih kecil : 0,5 % - 1%.

c) Dibagian luar bangunan :

d) Garis tengah 150 mm atau lebih kecil : 1%.

8)Semua pekerjaan perpipaan harus dipasang secara menurun kearah titik buangan. Drains dan vents harus disediakan guna mempermudah pengisian maupun pengurasan.

9)Katup (valves) dan saringan (strainers) harus mudah dicapai untuk pemeliharaan dan penggantian. Pegangan katup (valve handle) tidak boleh menukik.

10) Sambungan-sambungan flexible harus dipasang sedemikian rupa dan angkur pipa secukupnya harus disediakan guna mencegah tegangan pada pipa atau alat-alat yang dihubungkan oleh gaya yang bekerja kearah memanjang.

11) Pekerjaan perpipaan ukuran jalur penuh harus diambil lurus tepat ke arah pompa dengan proporsi yang tepat pada bagian-bagian penyempitan. Katup-katup dan fittings pada pemipaan demikian harus ukuran jalur penuh.

b. Penggantung dan Penunjang Pipa

1) Perpipaan harus ditunjang atau digantung dengan hanger, brackets atau sadel dengan tepat dan sempurna agar memungkinkan gerakan- gerakan pemuaian atau peregangan pada jarak yang cukup, khusus penunjang pipa (support) diarea terbuka menggunakan pedestal.

2)Penunjang atau penggantung tambahan harus disediakan pada pipa berikut ini :

a) Perubahan-perubahan arah b) Titik percabangan

c) Beban-beban terpusat karena katup, saringan dan hal-hal lain yang sejenis.

3) Ukuran baja bulat untuk penggantung pipa datar adalah sebagai berikut:

Klasifikasi Keterangan Jarak Tumpuan

Pipa Tegak Pipa PVC, Pipa PPR 1,2 m atau lebih dekat

Pipa Mendatar

Pipa PVC, Pipa PPR Diameter

< 16 mm 0.75 m atau kurang 20 - 40 mm 1.0 m atau kurang

50 mm 1.2 m atau kurang

65 - 125 mm 1.5 m atau kurang 150 mm & lebih 2.0 m atau kurang Gantungan ganda 1 (satu) ukuran lebih kecil dari tabel diatas penunjang pipa lebih dihitung dengan faktor dari keamanan dan kekuatan puncak. Bentuk gantungan :

a) Split ring type atau b) Clevis type atau

c) Mengacu pada gambar perencanaan

4)Semua gantungan dan penumpu harus dicat dengan cat dasar zinchromat sebelum dipasang, dan dicat (finishing coating) sesuai peruntukan pipa.

5)Khusus untuk semua gantungan dan penumpu di ruang pompa dan STP harus menggunakan hot dip galvanized.

c. Cara Pemasangan Pipa Air Limbah Dalam Tanah

1)Penggalian untuk mendapatkan lebar dan kedalaman yang cukup.

2)Pemadatan dasar galian sekaligus membuang benda-benda keras / tajam.

3)Membuat tanda letak dasar pipa setiap interval 2 meter pada dasar galian dengan adukan semen.

4)Urugan pasir setinggi dasar pipa dan dipadatkan.

5)Pipa yang telah tersambung diletakkan diatas dasar pipa.

6)Dibuat blok beton setiap interval 2 meter.

7)Pengurugan bertahap dengan pasir 10 cm, tanah halus, kemudian tanah kasar.

d. Pemasangan Katup-katup

Katup-katup harus disediakan sesuai yang diminta dalam gambar, spesifikasi dan untuk bagian-bagian berikut ini :

1)Sambungan masuk dan keluar peralatan.

2)Sambungan kesaluran pembuangan pada titik-titik rendah.

Ukuran Pipa Ukuran Katup

Sampai 75 mm 20 mm

100 mm s/d 200 mm 40 mm 200 mm atau lebih besar 50 mm

3)Katup kontrol aliran keatas dan kebawah.

4)Katup pengurang tekanan (pressure reducing valves) untuk aliran keatas dan kebawah.

5)Katup by-pass.

e. Pemasangan Strainer

Strainer harus disediakan sesuai gambar, spesifikasi dan untuk alat-alat berikut ini :

1)Katup-katup pengontrol.

2)Pipa hisap pompa.

f. Pemasangan Katup-katup Pelepasan Tekanan

Katup-katup pelepasan tekanan harus disediakan ditempat-tempat yang mungkin timbul kelebihan tekanan.

g. Pemasangan Katup-katup Pengaman

Katup-katup pengaman harus disediakan di tempat-tempat yang dekat dengan sumber tekanan.

h. Pemasangan Ven Udara Otomatis

Ven udara otomatis harus disediakan ditempat-tempat tertinggi dan kantong udara.

i. Floating Valve

Body material yang dipakai adalah bronze grade CAC 430 dengan Pressure Balanced type Float Valve.

j. Pemasangan Sambungan Flexible

Sambungan flexible harus disediakan untuk menghilangkan getaran dari sumber getaran.

k. Pemasangan Pengukur Tekanan

Pengukur tekanan harus disediakan ditempatkan yang perlu untuk mengukur, antara lain :

1)Titik tertinggi dan terjauh dari sumber tekanan.

2)Katup-katup pengontrol.

3)Setiap pompa.

4)Setiap bejana tekan.

l. Sambungan Ulir

1)Penyambungan antara pipa dan fitting mempergunakan sambungan ulir berlaku untuk ukuran sampai dengan 40 mm.

2)Kedalaman ulir pada pipa harus dibuat sehingga fitting dapat masuk pada pipa dengan diputar tangan sebanyak 3 ulir.

3)Semua sambungan ulir harus menggunakan perapat henep dan zinkwite dengan campuran minyak.

4)Semua pemotongan pipa harus memakai pipe cutter dengan pisau roda.

5)Tiap ujung pipa bagian dalam harus dibersihkan dari bekas cutter dengan reamer.

6)Semua pipa harus bersih dari bekas bahan perapat sambungan.

m. Sambungan Lem

1)Penyambungan antara pipa dan fitting PVC, mempergunakan lem yang sesuai dengan jenis pipa, sesuai rekomendasi dari pabrik pipa.

2)Pipa harus masuk sepenuhnya pada fitting, maka untuk ini harus dipergunakan alat press khusus. Selain itu pemotongan pipa harus menggunakan alat pemotong khusus agar pemotongan pipa dapat tegak lurus terhadap batang pipa.

3)Cara penyambungan lebih lanjut dan terinci harus mengikuti spesifikasi dari pabrik pipa.

n. Sambung Heat Fusion

Menggunakan prinsip melelehkan permukaan pipa dengan menggunakan pemanas elektrik dan alat pengontrol temperatur. Setelah Pemanasan mencapai titik leleh, maka kedua permukaan pipa ditemukan dan terjadilah penyambungan. Penyambungan Butt Fusion melibatkan pemanasan secara bersama di kedua ujung pipa yang akan disambung sampai kondisi leleh.

o. Sambungan Yang Mudah Dibuka

Sambungan ini dipergunakan pada alat-alat saniter sbb :

1)Antara lavatory faucet dan supply valve.

2)Pada waste fitting dan siphon.

Pada sambungan ini kerapatan diperoleh oleh adanya paking dan bukan seal threat.

p. Sleeves

1)Sleeves untuk pipa-pipa harus dipasang dengan baik setiap kali pipa tersebut menembus konstruksi beton.

2)Sleeves harus mempunyai ukuran yang cukup untuk memberikan kelonggaran diluar pipa ataupun isolasi.

3)Sleeves untuk dinding dibuat dari pipa besi tuang ataupun baja. Untuk yang mempunyai kedap air harus digunakan sayap.

4)Untuk pipa-pipa yang akan menembus konstruksi bangunan yang mempunyai lapisan kedap air (water proofing) harus dari jenis "flushing sleeves".

5)Rongga antara pipa dan sleeve harus dibuat kedap air dengan rubber sealed atau "caulk".

q. Floor Drain

1)Floor drain yang digunakan di sini harus jenis Bucket Trap, Water Proovedtype dengan 50 mm Water Seal dan dilengkapi dengan U trap.

2)Floor Drain terdiri dari:

3)Chromium plated bronze cover and ring

4)PVC neck

5)Bitumencoatedcastiron bodyscrewoutlet connection and with flange for water prooving

6)Floor Drain harus mempunyai ukuran utama sbb.:

Outlet diameter Cover diameter

2” 4”

3” 6”

4” 8”

r. Floor Clean Out

Floor Clean Out yang digunakan di sini adalah Surface Opening Waterprooved Type. Floor Clean Out terdiri dari:

1)Chromiumplated bronzecoverand ringheavy duty type

2)PVC neck

3)Bitumen coated cast iron body, screw outlet connection with flange for waterprooving

Cover and ring harus dengan sambungan ulir dilengkapi perapat karet sehingga mudah dibuka dan ditutup.

s. P" Trap

P" TRAP yang digunakan di sini harus jenis single inlet. Tinggi Air minimum pada Trap 8 cm. Material P"TRAP yang digunakan harus mengacu pada pipa air kotor/ bekas yang digunakan. Pemasangan P”TRAP pada setiap FD kamar mandi dan pada jalur utama pipa buangan air limbah yang menuju bak sewage.

t. Grease Trap

1)Grease Trap terbuat dari bahan stainless steel.

2)Type grease trap adalah portable.

3)Kapasitas sesuai dengan gambar perencanaan.

u. Pembersihan

Setelah pemasangan dan sebelum uji coba pengoperasian dilaksanakan, pemipaan disetiap service harus dibersihkan dengan seksama, menggunakan cara-cara / metoda-metoda yang disetujui sampai semua benda-benda asing disingkirkan.