DAN MAHASISWA PROGRAM STUDI MAGISTER ADMINISTRASI PUBLIK
D. Praktik Baik Penerapan Spirit Sapta Bayu v
Universitas Warmadewa semenjak kelahirannya pada tanggal 17 September 1984 sampai sekarang sudah mengalami berbagai situasi dan kondisi dalam upaya menjaga eksistensinya sebagai sebuah lembaga pendidikan di tengah ketatnya persaingan usaha yang mulia yakni mengemban amanat konstitusi untuk mencerdaskan bangsa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusianya. Universitas Warmadewa yang berada di bawah naungan Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, sangat menyadari bahwa sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang sangat penting dan mempunyai peranan yang sangat strategis sebagai penentu berhasil tidaknya pencapaian kinerja suatu organisasi.
Untuk menjaga dan semakin meningkatkan semangat untuk berprestasi bagi dosen, pegawai dan mahasiswa Universitas Warmadewa telah menetapkan Spirit Nilai-nilai Sapta Bayu sebagai pedoman dalam menjalankan visi, misi untuk mencai tujuan yang telah ditetapkan. Sapta Bayu berasal dari dua kata, yaitu Sapta dan Bayu. Sapta berarti tujuh, dan Bayu berarti tenaga, daya hidup yang membawa semangat, menjadi panduan dalam berbagai aspek kehidupan bagi sivitas akademika Universitas Warmadewavi.
Sapta Bayu berasal dari dua kata, yaitu Sapta dan Bayu. Sapta berarti tujuh, dan Bayu berarti tenaga, daya hidup yang membawa semangat, menjadi panduan dalam berbagai aspek kehidupan bagi sivitas akademika Universitas Warmadewa. Unsur-unsur Spirit Sapta Bayu (Raka, 2018: 2) adalah sebagai berikut:
1. Berketuhanan Yang Maha Esa;
2. Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Asta Brata;
3. Mengabdi Kepada Almamater, Masyarakat, Bangsa, dan Negara Berdasarkan Pancasila
4. Unggul dalam Berkarya;
5. Menjunjung Kejujuran dan Integritas Diri dalam Berpikir, Berkata, dan Bertindak;
6. Menjaga dan Menghormati Keberagaman untuk Memperkuat Persatuan dan Kesatuan;
7. Berwawasan Lingkungan, berlandaskan Tri Hita Karana.
Penerapan Nilai-nilai Sapta Bayu tersebut dapat dilihat dalam praktik keseharain dosen dan mahasiswa pada Program Studi Magister Administrasi Publik sebagai berikut:
1. Berketuhanan Yang Maha Esa.
Dosen dan mahasiswa Prodi MAP Program Pascasarjana Universitas Warmadewa menjunjung tinggi nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, sebagai insan yang religius. Dalam hubungan ini setiap mereka menganut agama dan/atau kepercayaan berdasarkan keyakinannya masing-masing sesuai sila pertama dari falsafah negara Pancasila. Dalam praktiknya dosen dan mahasiswa Prodi MAP senantiasa matur piuning sebelum melakukan kegiatan-kegiatan penting Tri Dharma Perguruan Tinggi baik yang dilakukan di lingkungan kampus maupun di luar kampus. Begitu juga sebagai bagian masyarakat kultural relegius di Bali selalu terlibat dalam setiap perayaan hari-hari besar keagamaan.
2. Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Asta Brata.
Kepemimpinan Asta Brata merupakan delapan sifat kepemimpinan yang harus dimiliki oleh setiap Sivitas Akademika Universitas Warmadewa. Delapan sifat kepemimpinan sebagai personifikasi karakteristik dewa yang bersifat universal, meliputi:
(1) Memiliki sifat hujan, memberi perlindungan untuk kesuburan lingkungan, melindungi dari marabahaya, dan memberikan kesejahteraan (Dewa Indra);
(2) Memiliki sifat angin, memberikan kesejukan, rasa aman, nyaman, jauh dari percekcokan, permusuhan (Dewa Bayu);
(3) Memiliki sifat adil, menjalankan aturan, memberikan penghargaan bagi yang berprestasi dan sanksi bagi yang bersalah (Dewa Yama);
(4) Memiliki sifat matahari, memberi sumber kehidupan, disiplin, dan konsisten (Dewa Surya);
(5) Memiliki sifat api, mampu menguasai ilmu pengetahuan dan kerohanian, berbudi luhur, memberikan motivasi, dan mampu memecahkan masalah (Dewa Agni);
(6) Memiliki sifat samudra, memiliki wawasan yang luas, mampu menjaga keseimbangnan dalam dinamika kehidupan, waspada, dan melindungi serta mengayomi (Dewa Baruna);
(7) Memiliki sifat bulan, memberikan sinar dalam kegelapan, lemah lembut, ramah tamah, murah senyum, dan memberikan suasana tenang (Dewa Candra);
(8) Memiliki sifat sejahtera, memberi kesejahteraan, melaksanakan tata kelola yang baik, memberikan perhatian kepada masyarakat miskin, render hati, dan suka menolong (Dewa Kuwera).
Semua sifat-sifat itu secara bertahap, konsisten dan berkelanjutan telah juga dipraktikkan pada Unit Pengelola Program Studi Magister Administrasi Publik dalam rangka peningkatan tata kelola Program Studi Magister Administrasi Publik.
3. Dosen dan mahasiswa Prodi Magister Administrasi Publik mengabdi kepada Almamater, Masyarakat, Bangsa dan Negara Berdasarkan Pancasila.
Mereka menjunjung tinggi nilai pengabdian kepada Almamater, Masyarakat, Bangsa dan Negara.
Mengabdi kepada Almamater yaitu mengabdi kepada Universitas Warmadewa, Fakultas, Program Studi sebagai tempat menuntuni ilmu.
Kepada masyarakat yaitu mengabdikan diri di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni sesuai dengan bidangnya masing- masing untuk kesejahteraan.
Kepada Bangsa dan Negara yaitu, mengabdikan diri di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni sesuai dengan bidangnya masing- masing untuk kemajuan bangsa dan Negara, cinta tanah air sesuai dengan motto Universitas Warmadewa “Guna Widya Sewaka Nagara”
yang artinya “Ilmu Pengetahuan diabdikan untuk kepentingan Bangsa dan Negara”.
4. Dosen dan mahasiswa Prodi Magister Administasi Publik berupaya bisa Unggul dalam Berkarya dengan meningkatkan kualitas dan kompetensi menuju kemajuan, untuk menjadi insan yang unggul dalam berbuat dan berkarya.
5. Dosen dan mahasiswa Prodi Magister Administrasi Publik berusaha Menjunjung Kejujuran dan Integritas Diri dalam Berpikir, Berkata, dan Bertindak.
Menjunjung nilai kejujuran dan integritas diri, dipercaya, jujur, loyal dan bertanggungjawab dalam berpikir, berkata, dan bertindak.
6. Dosen dan mahasiswa Prodi Magister Administrasi Publik telah Menjaga dan Menghormati Keberagaman untuk Memperkuat Persatuan dan Kesatuan.
Mereka diwajibkan menjaga, menjunjung tinggi, menghormati keanekaragaman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, sesuai dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Berwawasan Lingkungan, berlandaskan Tri Hita Karana.
7. Dosen dan mahasiswa Prodi Magister Administrasi Publik sudah menjaga harmonisasi hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan lingkungan. Harmonisasi hubungan manusia dengan Tuhan bahwa setiap insan meningkatkan kesadaran spiritualitas sehingga memiliki kecerdasan spiritual. Harmonisasi hubungan manusia dengan manusia bahwa setiap insan Universitas Warmadewa meningkatkan kerjasama, kepedulian, dan solidaritas antar sesama sehingga memiliki kecerdasan sosial. Harmonisasi hubungan manusia dengan lingkungan bahwa setiap insan Universitas Warmadewa memiliki kepedulian terhadap lingkungan dengan menjaga dan melestarikan lingkungan hidup baik fisik (physical environments), sosial (social environments), dan budaya (cultural environments).
E. Praktik Baik dalam Kepuasan Dosenvii