PENILAIAN PEMBELAJARAN
Subunit 6.1 Prinsip Pelaksanaan Penilaian Proses Serta Hasil
Belajar Dan Pembelajaran
elaksanaan penilaian proses serta hasil belajar dan pembelajaran didasarkan pada prinsip bahwa penilaian merupakan prosedur yang digunakan untuk mendapatkan informasi tentang proses dan hasil kegiatan pembelajaran.
Penilaian proses serta hasil belajar dan pembelajaran dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran berlangsung dan seberapa jauh pencapaian kompetensi dasar oleh peserta didik. Di dalam melaksanakan penilaian proses serta hasil belajar dan pembelajaran, guru perlu memahami bahwa pada prinsipnya hasil penilaian hendaknya difungsikan sebagai:
1. Gambaran sejauh mana seorang peserta didik telah menguasai suatu kompetensi.
2. Evaluasi hasil belajar peserta didik dalam rangka membantu peserta didik memahami dirinya, membuat keputusan tentang langkah berikutnya, baik untuk pemilihan program, pengembangan kepribadian maupun untuk penjurusan (sebagai bimbingan).
3. Gambaran kesulitan belajar dan kemungkinan prestasi yang bisa dikembangkan peserta didik dan sebagai alat diagnosis yang membantu guru menentukan apakah seseorang perlu mengikuti remedial atau pengayaan.
4. Gambaran kelemahan dan kekurangan proses pembelajaran yang sedang berlangsung guna perbaikan proses pembelajaran berikutnya.
5. Kontrol bagi guru dan sekolah tentang kemajuan perkembangan peserta didik.
P
Prinsip pertama yang harus dipahami guru dalam pelaksanaan
penilaian proses serta hasil belajar dan pembelajaran adalah
penetapan atau perumusan indikator pencapaian kompetensi
yang didasarkan pada hasil kajian standar kompetensi dan
kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar
Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan
Menengah
Indikator merupakan ukuran, karakteristik, ciri-ciri, pembuatan atau proses yang berkontribusi atau menunjukkan ketercapaian suatu kompetensi dasar. Indikator harus dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur, seperti: mengidentifikasi, menghitung, membedakan, menyimpulkan, menceritakan kembali, mempraktekkan, mendemonstrasikan, dan mendeskripsikan. Indikator pencapaian hasil belajar dikembangkan oleh guru dengan memperhatikan perkembangan dan kemampuan setiap peserta didik. Setiap kompetensi dasar dapat dikembangkan menjadi dua atau lebih indikator pencapaian hasil belajar, hal ini sesuai dengan keluasan dan kedalaman kompetensi dasar tersebut. Indikator- indikator pencapaian hasil belajar dari setiap kompetensi dasar merupakan acuan yang digunakan untuk melakukan penilaian.
Contoh penetapan SK dan KD dan Indikator.
1.Mata pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan Kelas/Semester : IV/1.
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar Indikator*
Mempraktekkan gerak dasar ke dalam permainan sederhana dan olahraga serta nilai- nilai yang
terkandung didalamnya
Mempraktekkan gerak dasar dalam permainan bola kecil sederhana dengan peraturan yang dimodifikasi, serta nilai kerjasama tim, sportivitas, dan kejujuran**)
Melakukan berbagai teknik dasar permainan kasti.
Menerapkan kerjasama team dalam permainan kasti.
Menyebutkan manfaat permainan kasti terahadap kesehatan tubuh.
Indikator*: Dikembangkan oleh guru sekolah sesuai dengan kondisi daerah dan sekolah masing-masing.
Satu KD dapat dikembangkan menjadi satu atau lebih indikator.
2. Mata pelajaran : IPS Kelas / Semester : I / 1
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator*
Memahami identitas diri dan keluarga, serta sikap
Saling menghormati dalam kemajemukan keluarga.
1.1. Mengidentifikasi identitas diri, keluarga, dan kerabat.
1.2. Menceriterakan pengalaman diri.
Siswa dapat menyebutkan
identitas diri secara lisan di depan teman-temannya.
Siswa dapat menceriterakan pengalamannya dalam bentuk karangan sederhana.
Indikator*: Dikembangkan oleh guru sekolah sesuai dengan kondisi daerah dan sekolah masing-masing.
Satu KD dapat dikembangkan menjadi satu atau lebih indikator.
3. Mata pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas / Semester : III / 2
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar Indikator*
Menulis:
Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam karangan sederhana dan puisi.
Menulis puisi ber- dasarkan gambar dengan pilihan kata yang menarik.
Siswa dapat menyebutkan ciri – ciri kalimat dalam puisi.
Siswa dapat menulis puisi dengan benar.
Indikator*: Dikembangkan oleh guru sekolah sesuai dengan kondisi daerah dan sekolah masing-masing.
Satu KD dapat dikembangkan menjadi satu atau lebih indikator.
Contoh pemetaan SK , KD dan Indikator dengan Teknik Penilaian . 1. Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas / Semester : IV/1.
Standar Kompeten
si
Kompetensi
Dasar Indikator Aspek
Teknik Penilaian*)
1 2 3
4 5 6 7
1. Memprak- tekkan gerak dasar ke dalam permainan sederhana dan olahraga serta nilai- nilai yang terkandung didalamnya
1.1 Memprak- tekkan gerak dasar dalam permainan bola kecil sederhana dengan peraturan yang dimodi- fikasi, serta nilai kerjasama tim, sportivitas, dan kejujuran
Melempar bola dengan kontrol yang meningkat.
Per- main- an dan Olah- raga
- - -
Menangkap bola dengan kontrol yang meningkat.
- - -
Memukul bola
dengan tongkat - - -
Memintas dan menangkap bola dengan konsisten
- - -
Mengembalikan bola dengan cepat dan akurat
- - -
Memilih jenis lemparan dan pukulan untuk menyulitkan lawan
- - -
Memperkirakan kemampuan berlari untuk mencetak angka
- - -
Memilih tempat berdiri saat menjadi regu penjaga untuk menyulitkan regu pemukul
- - -
Bermain kasti dengan menerapkan kerjasama team
- - -
Sebelum melaksanakan penilaian pembelajaran, guru berdasarkan penetapan SKL, KD, dan IPK perlu melakukan pemetaan:
Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Kompetensi Dasar (KD)
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
Teknik Penilaian (TP)
Standar Kompeten
si
Kompetensi
Dasar Indikator Aspek
Teknik Penilaian*)
1 2 3
4 5 6 7
Menerapkan peraturan permainan
- - -
Mengetahui manfaat setiap aktivitas terhadap tubuh
Keterangan:
*)1. Teknik Penilaian Unjuk Kerja 2. Teknik Penilaian Sikap 3. Teknik Penilaian Tertulis 4. Teknik Penilaian Proyek 5. Teknik Penilaian Produk 6. Teknik Penilaian Portofolio 7. Teknik Penilaian Diri.
2. Mata Pelajaran : I P S Kelas / Semester : I/1
Standar Kompeten
si
Kompetensi
Dasar Indikator Aspek
Teknik Penilaian*)
1 2 3
4 5 6 7
Memahami identitas diri dan keluarga, serta sikap saling meng- hormati dalam kemaje- mukan keluarga.
1.1.Mengiden- tifikasi identitas diri, keluar- ga, dan kerabat
Siswa dapat menyebutkan identitas diri secara lisan di depan teman- temannya.
Pegua- saan konsep
- - -
1.2.Mencerite- rakan pengalam- an diri.
Menceriterakan pengalaman diri.
Pene- rapan
- - - -
1.3 Menunjuk- kan sikap hidup rukun dalam ke- majemukan keluarga.
Siswa
mempraktekkan hidup rukun dengan sesama anggota keluarga.
Pene- rapan
- - - - -
Keterangan:
*)1. Teknik Penilaian Unjuk Kerja 2. Teknik Penilaian Sikap 3. Teknik Penilaian Tertulis
4. Teknik Penilaian Proyek 5. Teknik Penilaian Produk 6. Teknik Penilaian Portofolio
7. Teknik Penilaian Diri.
Prinsip umum pemilihan teknik penilaian:
Apabila tuntutan indikator melakukan sesuatu, maka teknik penilaiannya adalah penilaian unjuk kerja.
Apabila tuntutan indikator berkaitan dengan perubahan perilaku, maka teknik penilaiannya adalah penilaian sikap.
Apabila tuntutan indikator berkaitan dengan pemahaman konsep, maka teknik penilaiannya adalah penilaian tertulis.
Apabila tuntutan indikator berkaitan dengan perencanaan, pengumpulan data, pengolahan, penganalisaan, dan penyajian data maka teknik penilaiannya adalah penilaian proyek.
Apabila tuntutan indikator berkaitan dengan kegiatan memproduk sesuatu, maka teknik penilaiannya adalah penilaian produk.
Apabila tuntutan indikator berkaitan dengan kumpulan informasi dalam kurun waktu tertentu, maka teknik penilaiannya adalah penialaian portofolio.
Apabila tuntutan indikator berkaitan dengan status pencapaian kompetensi oleh peserta didik sendiri, maka teknik penilaiannya adalah penilaian diri.Rangkuman
Latihan
Setelah mempelajari secara intensif materi subunit 6.1 di atas, kerjakanlah soal-soal berikut ini pada lembaran kertas tersendiri.
1. Sebelum melaksanakan penilaian pembelajaran, prinsip apakah yang perlu dipahami guru? Jelaskan jawaban Anda secara singkat!
2. Apa alasannya penilaian pembelajaran harus didasarkan pada indikator pencapaian kompetensi oleh peserta didik? Jelaskan jawaban Anda secara singkat!
3. Apa yang menjadi dasar penetapan teknik penilaian pembelajaran yang akan digunakan oleh guru? Jelaskan jawaban Anda secara singkat!
Penilaian proses serta hasil belajar dan pembelajaran yang telah direncanakan perlu dilakukan oleh guru dengan memperhatikan prinsip-prinsip pelaksanaannya. Prinsip umum yang harus diingat bahwa penilaian belajar dan pembelajaran bertujuan untuk memantau proses, kemajuan, perkembangan hasil belajar peserta didik sesuai dengan potensi yang dimiliki dan kemampuan yang diharapkan secara berkesinambungan. Penilaian juga dapat memberikan umpan balik kepada guru agar dapat menyempurnakan perencanaan dan proses pembelajaran.
Perencanaan dan pelaksanaan penilaian pembelajaran merupakan rangkaian program pendidikan yang utuh, dan merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya. Pelaksanaan penilaian pembelajaran yang mendidik diawali dengan memahami prinsip penilaian itu sendiri, yang diawali dengan kegiatan menetapkan dan mengkaji standar kompetensi lulusan (SKL) dan kompetensi dasar (KD) serta mengidentifikasi indikator pencapaian kompetensi guna penetapan teknik penilaian yang sesuai. Berdasarkan indikator pencapaian kompetensi dan pilihan teknik penilaian, guru melakukan penilaian sesuai dengan langkah-langkah pelaksanaan yang telah ditetapkan.
Rambu-rambu Jawaban Soal Latihan
1. Prinsip yang perlu dipahami guru sebelum melaksanakan penilaian pembelajaran adalah bahwa penilaian pembelajaran merupakan bagian utuh dari keseluruhan proses pembelajaran yang mendidik, dan penilaian pembelajaran hendaknya berpusat pada kepentingan peserta didik.
2. Penilaian pembelajaran harus didasarkan pada indikator pencapaian kompetensi oleh peserta didik, karena penilaian pembelajaran berfungsi sebagai kegiatan pembelajaran untuk mengetahui sejauh mana seorang peserta didik menguasai suatu kompetensi. Penilaian pembelajaran juga berfungsi untuk menemukan kesulitan, hambatan, atau kelemahan peserta didik dalam penguasaan kompetensi yang diharapkan.
3. Dasar penetapan teknik penilaian pembelajaran yang akan digunakan oleh guru adalah kata-kata operasional yang digunakan dalam penetapan indikator pencapaian kompetensi. Misalnya, apabila indikator pencapaian kompetensi berkaitan dengan perubahan perilaku peserta didik maka teknik penilaian yang dipilih adalah penilaian sikap.