Proses pembelajaran yang dirancang dan diatur untuk membantu peserta didik mengembangkan dirinya ke arah yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional itulah yang disebut pembelajaran pendidikan. Slavin menjelaskan sejumlah faktor yang mempengaruhi keberagaman karakteristik individu siswa sebagaimana terangkum pada Gambar 1 di bawah ini.
KURIKULUM
Dalam wacana psikologi, setiap siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran mempunyai potensi psikologis untuk tumbuh dan berkembang. Kemampuan psikologis tersebut harus dikembangkan oleh setiap siswa dalam proses pembelajaran yang diikutinya.
Latihan
Rambu-Rambu Jawaban Soal Latihan
Prinsip Perencanaan Pembelajaran
Pengembangan kurikulum meliputi rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, materi dan strategi pembelajaran yang diterapkan pada setiap satuan pendidikan. Beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam merencanakan pembelajaran pendidikan atau mengembangkan kurikulum di SD/MI (termasuk satuan pendidikan lain pada jenjang pendidikan dasar dan menengah) adalah seperti terlihat pada Gambar 3 di bawah ini.
KURIKULUM
Oleh karena itu, semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar kepada peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Hal ini penting terutama bagi satuan pendidikan kejuruan dan siswa yang melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. f) Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (iptek).
Pertanyaan
Ibu Sri membimbing pembelajaran menurut prinsip tertentu, yaitu (a) membiarkan siswa menyiapkan pekerjaan rumah matematikanya di atas meja, (b) menanyakan siswa mana yang tidak mengerjakan pekerjaan rumah matematikanya, (c) memeriksa satu per satu pekerjaan rumah matematika, dan (d ) menghukum siswa yang mengerjakan PR matematika hanya dua nomor, dan (e) melanjutkan pembelajaran dengan materi baru. Pengelolaan proses pembelajaran yang dilakukan oleh Ibu Sri antara lain (a) tidak mempunyai landasan ilmiah dalam pendidikan dan pembelajaran karena Ibu Sri mengandung muatan emosional sehingga pembelajaran berlangsung tanpa direncanakan dengan baik, (b) tidak relevan karena Ibu Sri hanya menyuruh siswa menyiapkan buku PR matematika di atas meja dan tidak berdiskusi dengan siswa bagaimana hasil pekerjaan siswa, (c) tidak sistematis karena Bu Sri hanya mengecek buku siswa sampai orang kelima, kemudian langsung berhenti belajar terkait pekerjaan rumah matematika dan segera melanjutkan pembelajaran dengan materi baru, (d) tidak konsisten karena siswa yang dihukum karena mengerjakan soal pekerjaan rumah matematika di papan tulis langsung dihukum karena terus berdiri di depan kelas pada satu waktu. kaki sambil memegang kedua telinga.
Rangkuman Unit 2
Tes Formatif Unit 2
Umpan Balik dan Tindak Lanjut
Rambu-Rambu Jawaban Tes Formatif Unit 2
Daftar Pustaka
Glosarium
LANGKAH PERENCANAAN PEMBELAJARAN
Nabisi Lapono
Pendahuluan
Langkah Perencanaan Pembelajaran
- Mengkaji Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
Perencanaan pembelajaran pendidikan harus mengikuti prosedur yang tepat agar rencana tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku dan konsisten dengan teori belajar mengajar. Berdasarkan Gambar 6 mengenai langkah-langkah pengembangan kurikulum, dapat ditentukan langkah-langkah perencanaan pembelajaran pendidikan seperti yang tergambar pada Gambar 6 di bawah ini.
PEMBELAJARAN YANG MENDIDIK
Merancang Pengalaman Belajar
Rumusan kompetensi dasar dari SKL nomor 1 (Mendengarkan) untuk SD/MI bahasa Indonesia di atas menunjukkan pengalaman belajar yang dialami siswa. Pembentukan kompetensi dasar dari SKL nomor 1 (pengamatan fenomena alam dan menghubungkan hasil pengamatan secara lisan dan tertulis) pada mata pelajaran IPA SD/MI tersebut di atas terbukti memberikan pengalaman belajar yang baik.
Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran
Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran mencakup serangkaian kegiatan yang harus dilakukan siswa secara berurutan untuk memperoleh kompetensi dasar. Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran setidaknya mengandung dua unsur ciri yang mencerminkan pengelolaan pengalaman belajar siswa, yaitu aktivitas siswa dan materi pembelajaran.
Merumuskan Indikator Pencapain Kompetensi
Kegiatan pembelajaran dirancang untuk membantu pendidik khususnya guru dalam melaksanakan proses pembelajaran secara profesional.
Penentuan Jenis Penilaian Pembelajaran
Berkelanjutan dalam arti seluruh indikator dikumpulkan kemudian hasilnya dianalisis untuk mengetahui kompetensi dasar mana yang dikuasai dan mana yang tidak, serta untuk mengetahui kesulitan siswa. Kontinuitas berupa perbaikan proses pembelajaran yang akan datang, program remedial bagi siswa yang pencapaian kompetensinya di bawah kriteria ketuntasan, dan program pengayaan bagi siswa yang telah memenuhi kriteria ketuntasan.
Menentukan Alokasi Waktu
Muatan muatan lokal dan pembelajaran holistik ditentukan oleh satuan pendidikan, bukan hanya mata pelajaran keterampilan. Penilaian terhadap kegiatan pengembangan diri dilakukan secara kualitatif, bukan kuantitatif seperti halnya mata pelajaran.
Menentukan Sumber Belajar
Kegiatan merancang pembelajaran pendidikan dilaksanakan secara sistematis menurut langkah-langkah tertentu, yang diawali dengan review SKL dan kompetensi inti. Tiga contoh kata operatif yang dapat digunakan dalam merencanakan kegiatan pembelajaran pendidikan antara lain: (a) menjelaskan, (b) mengamati, dan (c) menganalisis.
Contoh Perencanaan Pembelajaran
- Mengapa Pembelajaran Matematika di SD?
- Bagaimana Cara Mengajarkan Matematika Menurut Teori Belajar Konstruktivisme?
Sesuai dengan pandangan tersebut, Dreeben (dalam Romberg) menyatakan bahwa matematika diajarkan di sekolah dalam rangka memenuhi kebutuhan fungsional jangka panjang bagi siswa dan masyarakat. Dilihat dari teori belajar Skinner, prinsip belajar apa yang diterapkan Bu Sri kepada siswa? siapa yang tidak mengerjakan PR matematika.
Rangkuman Unit 3
LANGKAH PERENCANAAN PEMBELAJARAN YANG MENDIDIK
Tes Formatif Unit 3
Rambu-Rambu Jawaban Tes Formatif
Keterkaitan Antara Tujuan, Materi, Kegiatan, Dan
Pada prinsipnya pembelajaran pedagogik hendaknya berlangsung sebagai suatu proses atau upaya yang dilakukan siswa untuk mencapai perubahan tingkah laku sebagai hasil pengalaman individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Setiap individu yang belajar akan menyadari adanya perubahan perilaku atau setidaknya merasakan telah terjadi perubahan pada dirinya. Hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran pedagogik adalah perubahan tingkah laku yang dilakukan secara sadar, berkesinambungan, fungsional, positif, tetap, terarah dan menyeluruh.
Rangkuman
Jika siswa SD/MI kelas 3 tidak dapat menjawab pertanyaan guru, apakah dapat dikatakan pendidikan lanjutannya tidak mencapai tujuan pembelajaran pendidikan?
Rambu-rambu Jawaban Soal Latihan
Penerapan Prinsip Dan Langkah Perencanaan
- Penerapan Rencana Pembelajaran Menurut Teori Belajar Behaviorisme
Dalam pelaksanaan pembelajaran yang mendidik, guru harus berpegang pada rencana pembelajaran yang telah disusun sebelumnya. Dalam melaksanakan kurikulum pendidikan perlu mengacu pada konsep-konsep yang sejalan dengan teori belajar dan mengajar. Masing-masing teori belajar tersebut mempunyai konsep dasar tentang belajar mengajar yang dapat digunakan guru dalam melaksanakan RPP yang telah disusun sebelumnya.
IMPLIKASI PEDAGOGIK TEORI BELAJAR BEHAVIORISME
Penerapan Rencana Pembelajaran Menurut Teori Belajar Kognitivisme
Struktur mental ini memuat segala informasi atau pengetahuan yang diperoleh seseorang sejak lahir melalui berbagai pengalaman belajar. Keberhasilan belajar seseorang sangat ditentukan oleh keberhasilannya dalam menampung atau mengasimilasi informasi atau pengetahuan baru yang diterimanya. Oleh karena itu, suatu proses pembelajaran yang mendidik hendaknya membantu siswa untuk membiasakan diri menampung atau mengasimilasi informasi atau pengetahuan baru ke dalam struktur mentalnya.
IMPLIKASI PEDAGOGIK TEORI BELAJAR KOGNITIVISME
Penerapan Rencana Pembelajaran Menurut Teori Belajar Kontruktivisme
IMPLIKASI PEDAGOGIK
TEORI BELAJAR KONSTRUKTIVISME
Penerapan Rencana Pembelajaran Menurut Teori Belajar Humanisme
IMPLIKASI PEDAGOGIK TEORI BELAJAR HUMANISME
Untuk itu dalam suatu proses pembelajaran yang mendidik harus diciptakan kondisi pembelajaran yang memungkinkan peserta didik aktif memperbaharui dirinya. Keempat jenis teori belajar tersebut dikembangkan berdasarkan kenyataan bahwa aktivitas dan minat siswa sendirilah yang menentukan keberhasilan belajarnya. Pembelajaran edukatif merupakan pembelajaran yang berpusat pada siswa karena didasarkan pada pemikiran bahwa proses belajar terjadi di dalam diri siswa, bukan di dalam diri guru.
Rangkuman Unit 4
Tes Formatif Unit 4
Setelah mengikuti Tes Formatif Unit 4, bandingkan jawaban Anda dengan kunci jawaban di akhir unit ini. Jika Anda dapat menjawab minimal 80% soal tes formatif dengan benar, maka Anda telah mengerjakannya dengan baik. Sebaliknya jika jawaban yang benar kurang dari 80%, harap meninjau kembali uraian pada unit sebelumnya.
Rambu-Rambu Jawaban Tes Formatif Unit 4
Kognisi= kata bahasa Inggris yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai “pemahaman”; Dari kata “kognisi” terbentuk kata sifat “kognitif”, yang diartikan sebagai “pemahaman”, yang meliputi berfungsinya pikiran. Konstruktif = sebuah kata dalam bahasa Inggris yang berasal dari kata “construct” yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi “ide” atau “konsepsi”. Humanisme = sebuah kata dalam bahasa Inggris yang berasal dari kata “man” yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai “manusia”, dan.
PRINSIP PENILAIAN PROSES DAN HASIL PEMBELAJARAN
Unit 5
Kami sangat berharap setelah menyelesaikan soal-soal latihan anda dapat menggunakan tanda jawaban yang tersedia pada akhir setiap sub unit bahan belajar cetak ini agar pemahaman yang diperoleh sesuai dengan yang diharapkan. Anda diminta mengerjakan soal latihan secara individu, kemudian menilai sendiri hasil belajar Anda berdasarkan nilai jawaban tes formatif yang telah disediakan. Kami sangat berharap setelah menyelesaikan soal-soal tes formatif anda dapat menggunakan tanda jawaban yang telah disediakan pada akhir setiap unit materi pembelajaran yang dicetak agar pemahaman yang diperoleh sesuai dengan yang diharapkan.
Prinsip Perencanaan Penilaian Proses serta Hasil
Perencanaan penilaian pembelajaran kependidikan diawali dengan kegiatan peninjauan standar kompetensi lulusan dan mengidentifikasi indikator pencapaian kompetensi yang bersangkutan. Kegiatan pertama yang harus dilakukan guru dalam merencanakan penilaian pembelajaran adalah melakukan peninjauan terhadap standar kompetensi lulusan. Uraian tentang indikator kinerja kompetensi inilah yang menjadi tolak ukur bagi guru dalam melaksanakan bentuk dan item penilaian pembelajaran yang akan dilaksanakannya.
Langkah Perencanaan Penilaian Proses serta Hasil
- Penilaian Unjuk Kerja
- Penilaian Sikap
- Penilaian Tertulis
- Penilaian Proyek
- Penilaian Produk
- Penilaian Portofolio
- Penilaian Diri (self assessment)
Penilaian kinerja merupakan penilaian yang dilakukan dengan cara mengamati keaktifan siswa dalam suatu hal. Siswa dapat menggunakan alat ukur yang tidak baku (bentang, biji, pecak, langkah, dan lain-lain). Siswa dapat menggunakan alat ukur yang tidak standar (inci, depa, panjang kaki, langkah).
Rangkuman Unit 5
Tes Formatif Unit 5
Setelah menyelesaikan tes formatif Unit 5, bandingkan jawaban Anda dengan kunci jawaban di akhir unit ini. Namun jika jawaban yang benar kurang dari 80%, pelajari kembali uraian pada unit sebelumnya, terutama bagian yang belum Anda kuasai dengan baik.
Rambu-Rambu Jawaban Tes Formatif Unit 5
Kompetensi = seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, diinternalisasikan, dan dikuasai oleh guru atau dosen dalam melaksanakan tugas profesionalnya. Namun pada prinsipnya penilaian dalam proses pembelajaran berarti mengukur aspek masukan, proses dan hasil pembelajaran.
PELAKSANAAN PENILAIAN PROSES DAN HASIL BELAJAR DAN PEMBELAJARAN
PENILAIAN PEMBELAJARAN
Prinsip Pelaksanaan Penilaian Proses Serta Hasil
Dengan mengevaluasi proses dan hasil belajar dan belajar, kita dapat mengetahui bagaimana proses pembelajaran berlangsung dan sejauh mana pencapaian kompetensi dasar siswa. Apabila persyaratan indikator dikaitkan dengan keadaan pencapaian kompetensi peserta didik itu sendiri, maka teknik penilaiannya adalah penilaian diri. Misalnya jika indikator pencapaian kompetensi dikaitkan dengan perubahan perilaku siswa, maka teknik penilaian yang dipilih adalah penilaian sikap.
Langkah Pelaksanaan Penilaian Proses serta Hasil
- Pengelolaan Data Penilaian Unjuk Kerja
- Pengelolaan Data Penilaian Sikap
- Pengelolaan Data Penilaian Tertulis
- Pengelolaan Data Penilaian Proyek
- Pengelolaan Data Penilaian Produk
- Pengelolaan Data penilaian Portofolio
- Data Penilaian Diri
- Mengumpulkan informasi yang dibutuhkan sesuai dengan teknik penilaian yang digunakan
- Mengelola informasi atau data penilaian sesuai dengan teknik penilaian yang digunakan
- Menginterpretasi hasil penilaian untuk menentukan ketuntasan belajar peserta didik
Data yang dikumpulkan untuk tes pembelajaran edukatif berupa tes pengetahuan tertulis adalah jawaban yang diterima siswa dalam bentuk tertulis. Komponen penilaian portofolio meliputi: (1) catatan guru, (2) kinerja siswa, dan (3) profil perkembangan siswa. Mereka mampu menilai hasil pekerjaan siswa berdasarkan kriteria (1) ringkasan isi folder, (2) dokumentasi/data dalam folder, (3) pengembangan dokumen, (4) ringkasan dokumen individual, (5 ) ) presentasi dan (6) penampilan.
Rangkuman Unit 6
Tes Formatif Unit 6
Setelah mengikuti Tes Formatif Unit 6, bandingkan jawaban Anda dengan kunci jawaban di akhir unit ini.
Rambu-Rambu Jawaban Tes Formatif Unit 6
Informasi yang valid dan dapat diandalkan biasanya sesuai dengan kebutuhan, kegunaan, keakuratan, kebenaran dan kebenarannya.