METODE PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
B. Prosedur Penelitian dan Pengembangan
Prosedur merupakan cara yang diterapkan dalam menciptakan suatu produk. Prosedur yang terdapat dalam model 4-D mencakup empat tahapan.
Akan tetapi, dalam penelitian ini sekedar berfokus hingga tahap development saja. Tahapan yang akan diterapkan, yaitu60:
1. Tahap Define (Pendefinisian)
Tahap define ialah tahapan penentuan serta pendefinisian syarat pengembangan. Tahap ini juga bisa dikatakan dengan analisis kebutuhan.
Di samping itu juga berfungsi untuk memastikan produk apa yang akan dihasilkan serta spesifikasinya. Ada lima tahapan yang dilaksanakan, sebagaimana diuraikan berikut ini:
a. Analisis Ujung Depan (front end analysis)
Analisis ujung depan dilaksanakan guna memahami masalah pokok terkait pembelajaran IPA. Peneliti melakukan wawancara kepada guru IPA SMP Negeri 1 Tempeh Kabupaten Lumajang guna mendapatkan masalah yang terdapat dalam pembelajaran IPA. Dari informasi permasalahan tersebut, peneliti berniat untuk mengangkat permasalahan tersebut sebagai topik penelitian yang akan dilaksanakan.
b. Analisis Siswa (learner analysis)
Analisis siswa dilaksanakan dengan maksud memperoleh gambaran terkait karakteristik siswa. Pada tahap ini, peneliti
60 Thiagarajan, “Instructional Development for Training Teachers of Exceptional Children: A Sourcebook”, 1974.
melaksanakan wawancara kepada siswa untuk memahami permasalahan dalam belajar IPA. Di samping itu, juga menyebar angket kepada siswa kelas VIII-I untuk mengetahui kebutuhan belajarnya, sehingga peneliti terdorong untuk mengembangkan e-book mobile learning sebagai media penunjang siswa dalam belajar.
c. Analisis Tugas (task analysis)
Analisis tugas berfungsi menelaah tugas utama yang diutarakan ke siswa agar bisa menggapai kompetensi minimal. Dalam hal ini, meliputi telaah kompetensi inti serta kompetensi dasar terkait topik yang hendak dihasilkan dalam e-book mobile learning.
d. Analisis Konsep (concept analysis)
Analisis konsep dilaksanakan guna memilih isi topik yang dimuat dalam e-book mobile learning relevan pada KI dan KD yang sudah ditetapkan, yaitu:
3.7 Menganalisis sistem peredaran darah pada manusia dan memahami gangguan pada sistem peredaran darah, serta upaya menjaga kesehatan sistem peredaran darah.
4.7 Menyajikan hasil percobaan pengaruh aktivitas (jenis, intensitas, atau durasi) pada frekuensi denyut jantung.
e. Menentukan Tujuan Instruksional (specifying instructional objectives) Tahap ini dimaknai sebagai ringkasan dari telaah tugas dan telaah konsep. Menentukan tujuan instruksional ini diselaraskan dengan
indikator yang dibuat berdasarkan kajian KI dan KD kurikulum 2013 materi sistem peredaran darah manusia.
2. Tahap Design (Perancangan)
Tahapan ini berfungsi guna membuat prototype dan menetapkan format yang akan dihasilkan dalam e-book mobile learning. Adapun tahapannya, yakni:
a. Penyusunan Materi Pembelajaran
Pada tahap ini, peneliti menelaah materi sistem peredaran darah manusia yang relevan pada kompetensi inti dan kompetensi dasar yang tercantum pada kurikulum 2013. Materi tersebut akan dimuat pada e- book mobile learning.
b. Pemilihan Media
Pemilihan media yang akan dihasilkan bersumber dari analisis kebutuhan siswa. Media pembelajaran yang akan dibuat yaitu e-book mobile learning yang disisipkan ayat Al-Qur’an atau hadits yang sepadan dengan topik bahasan. Pembuatan e-book mobile learning memanfaatkan software Flip PDF Professional. Melalui e-book mobile learning ini dapat membantu dalam mengatasi permasalahan pembelajaran IPA dan memudahkan siswa dalam belajar.
c. Perancangan Awal
Pada tahap perancangan awal, peneliti menyiapkan format dan rancangan instrumen untuk membuat e-book mobile learning yang
dikembangkan sebelum divalidasi dan diuji respons. Adapun langkah- langkahnya yaitu:
1) Pemilihan format
Peneliti menentukan format dalam pengembangan e-book mobile learning yang mencakup tampilan awal, isi, dan akhir.
Tabel 3.1 Storyboard E-Book Mobile Learning
Halaman Keterangan
Tampilan Awal Cover
Tampilan Isi Terdiri atas beberapa menu:
a. Home
b. Menu mobile learning c. Deskripsi e-book d. Pendahuluan
e. Materi sekaligus korelasi Al-Qur’an atau hadits f. Tanya guru
g. Quiz
Tampilan Akhir a. Rangkuman b. Glosarium c. Pustaka
d. Kunci jawaban e. Profil pengembang
2) Rancangan instrumen
Rancangan instrumen dalam penelitian dan pengembangan yang dilaksanakan yakni instrumen validasi ahli dan respons siswa.
3. Tahap Development (Pengembangan)
Pada tahap ini, media yang dihasilkan akan divalidasi oleh ahli materi, ahli media, ahli ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, pengguna dan uji respons oleh siswa. Pada tahap pengembangan bertujuan untuk menciptakan produk e-book mobile learning yang lebih baik setelah direvisi dengan berpedoman
pada masukan dan komentar dari tim validator. Adapun tahapan yang diterapkan yaitu:
a. Validasi Ahli
Pada tahap ini, pengembangan e-book mobile learning akan dinilai oleh empat validator, di antaranya: 1) satu orang dosen IPA menjadi ahli media bermaksud untuk menilai kejelasan visual, ketepatan pemilihan gambar, estetika, dan lainnya, 2) satu orang dosen IPA menjadi ahli materi bermaksud untuk meninjau isi materi yang meliputi kesesuaian dan ketepatan materi yang dikembangkan, 3) satu orang dosen pendidikan agama islam (PAI) menjadi ahli ilmu Al-Qur’an dan Tafsir bermaksud untuk meninjau ketepatan ayat Al-Qur’an dan Tafsir terhadap materi yang dikembangkan, dan 4) satu orang guru IPA di SMP Negeri 1 Tempeh Kabupaten Lumajang bermaksud untuk melihat kesalahan kecil yang terlepas dari ahli media, ahli materi, dan ahli ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Penilaian tersebut bermaksud untuk memahami validitas dari e-book mobile learning yang sudah dikembangkan, sehingga dapat menghasilkan e-book yang lebih baik dengan memperhatikan saran dan komentar dari tim validator.
b. Uji Coba Pengembangan
Pada tahap ini, e-book mobile learning akan diuji coba kepada siswa SMP Negeri 1 Tempeh Kabupaten Lumajang kelas VIII-C. Uji coba akan diterapkan melalui 2 tahap, yakni uji coba skala kecil dan skala besar. Uji coba skala kecil diterapkan pada 10 siswa dengan tujuan
mengetahui keterbacaan e-book mobile learning yang dihasilkan.
Sedangkan uji coba skala besar diterapkan pada 30 siswa dengan tujuan mengetahui respons siswa terhadap kemenarikan e-book mobile learning yang dihasilkan.
c. Produk Akhir
Tahapan ini termasuk tahap paling akhir dari berbagai tahapan yang dilaksanakan lebih dahulu, sehingga tahap ini diperoleh e-book mobile learning yang selesai direvisi berlandaskan catatan dari validasi ahli dan respons siswa.