• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

Dari kesimpulan yang telah diuraikan sebelumnya, penulis mencoba untuk memberikan beberapa saran yang mungkin berguna dalam perkembangan perusahaan, akan tetapi sebelumnya peneliti akan menguraikan kekurangan yang terdapat pada Auto 2000 yaitu

Andrew Budi Isnaini : Pengawasan Internal Persediaan Suku Cadang Pada Auto 2000 Sm Raja PT. Astra Internasional Medan, 2010.

1. Prosedur pengawasan internal di Auto 2000 masih 80% menggunakan sistem akuntansi komputerisasi, akan tetapi informasi yang disampaikan masih mengalami kendala berupa keakuratan data yang kurang memadai yang dikarenakan adanya terjadi error pada program bagian gudang suku cadang sehingga staff gudang harus menggunakan sistem manual yang akan memperlambat pengimputan data. Prosedur ini memberikan kelemahan dalam menyusun, menganalisa, menggolongkan, melaporkan transaksi serta untuk mempertahankan akuntabilitas keakuratan data dan kecapaan informasi, walaupun pada dasarnya pengawasan internal terhadap suku cadang telah memenuhi unsur-unsur dalam pengawasan internal.

Dari hasil penelitian, saran yang dapat diberikan kepada Auto 2000 PT.Astra Internasional, Tbk Cabang Sisingamangaraja adalah:

1. Auto 2000 perlu membentuk bagian pengendalian yang bertugas untuk mengontrol dan mengatur sistem pengawasan internal semua bagian agar semua transaksi yang ada dapat teridentifkasi dan diinformasikan secara akurat.

2. Auto 2000 perlu memperbaiki sistem dan mempergunakan program akuntansi komputerisasi yang lebih memadai dan program tersebut dapat di linkan ke bagian servic dan bagian accounting perusahaan hal ini bertujuan untuk pengolahan data yang dilakukan dapat berjalan efektif dan menghasilkan laporan yang akurat.

3. Perusahaan disarankan bekerja sama dengan pihak ketiga berupa perusahaan asuransi, bengkel umum atau perusahaan penjual suku cadang. hal ini untuk mensosialisasikan genuine parts Toyota selain itu juga untuk meningkatkan jumlah penjualan suku cadang di Auto 2000 SM Raja.

Andrew Budi Isnaini : Pengawasan Internal Persediaan Suku Cadang Pada Auto 2000 Sm Raja PT. Astra Internasional Medan, 2010.

Adapun saran yang dapat diberikan penulis bagi peneliti bagi peneliti berikutnya yang mengangkat masalah yang sama hendaknya:

1. Menggunakan atau menambah variable-variabel lain selain prosedur pengawasan suku cadang sehinggga diperoleh hasil yang lebih tepat dan memiliki cakupan yang lebih luas

2. Membuat perincian tingkat pengawasan internal suku cadang secara keseluruhan sehingga jelas bagaimana keadaan pengawasan suku cadang lebih spesifik.

3. Menambah periode objek penelitian yang akan diuji sehingga akan diperoleh hasil yang lebih akurat.

Andrew Budi Isnaini : Pengawasan Internal Persediaan Suku Cadang Pada Auto 2000 Sm Raja PT. Astra Internasional Medan, 2010.

DAFTAR PUSTAKA

Al Rasyid Harun, 1997, Statistik Sosial, Pascasarjana UNPAD, Bandung.

Alvin. A. Arens, James. K. Loebbecke, 1997. Auditing Pendekatan Terbaru, terjemahan oleh amir Abadi Yusuf, Salemba Empat.

Baridwan Zaki, 2000. Sistem Informasi Akuntasi, Edisi Kedua, BPFE, Yogyakarta.

Bambang Hartadi Drs, MM, Sistem Pengendalial Intern dalam Hubungannya dengan Manajemen dan Audit, BPFE, 1999, Yogyakarta.

Graham. W. Cosserat, 2002. Modern Auditing, Edisi 2, Jhon Wiley & Sons, Ltd, Autralia.

Lawrence. B. Sawyer, Mortimer. A. Dittenhofer, James. H. Scheiner, 2006. Audit Internal, Buku 1, Edisi 5. Salemba Empat, Jakarta.

M. Guy, Dan, C. Wayne Alderman, Alan. J. Winters, 2002. Auditing, Edisi Kelima, Jilid Satu, Erlangga, Jakarta.

Mulyadi, 2001. Sistem Akuntansi, Bagian Penerbitan Sekolah Tinggi Ekonomi YKPN, Yogyakarta.

Mulyadi, 2002, Auditing, Buku 1, Edisi 6, Salemba Empat, Jakarta.

Niswonger, Collin C, Carl S. Warren, James M. Reeve, 1999. Prinsip – Prinsip Akuntansi, Edisi Kesembilan Belas. Erlangga, Jakarta.

S. R. Soemarso, 2002. Akuntansi Suatu Pengantar, Buku 1, Edisi 5, Revisi, Salemba Empat, Jakarta.

Skousen, K. Fred, Earl K. Stice, James D. Stice, 2001. Akuntansi Keuangan, Salemba Empat.

Ikatan Akuntan Indonesia, 2002. Standar Akuntansi Keuangan, Salemba Empat, Jakarta.

Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Sumatera Utara, Buku Petunjuk Teknis Penulisan Proposal Penelitian dan Penulisan Skripsi, 2004. Medan.

Andrew Budi Isnaini : Pengawasan Internal Persediaan Suku Cadang Pada Auto 2000 Sm Raja PT. Astra Internasional Medan, 2010.

DAFTAR LAMPIRAN

No. Lampiran Judul

Lampiran 1 Struktur organisasi perusahaan PT. Astra Internasional AUTO 2000 Cabang Sisingamangaraja Medan

Lampiran 2 Tabel Koresponden

Lampiran 3 Pendistribusian suku cadang Lampiran 4 Penerimaan suku cadang

Lampiran 5 Prosedur pembayaran suku cadang Lampiran 6 Laporan bulanan suku cadang

Lampiran 7 Surat persetujuan riset di PT. Astra Internasional AUTO 2000 Cabang Sisingamangaraja

Andrew Budi Isnaini : Pengawasan Internal Persediaan Suku Cadang Pada Auto 2000 Sm Raja PT. Astra Internasional Medan, 2010.

Lampiran 2 Tabel Koresponden

Pengawasan (X)

Nama/Soal 1 2 3 4 5 9 13 total A 4 4 2 4 4 3 4 25 B 4 3 3 3 4 3 3 23 C 5 4 2 3 3 4 4 25 D 4 4 2 4 4 3 4 25 E 4 4 2 4 3 3 3 23

Persediaan (Y)

Nama/Soal 5 6 7 10 11 12 14 total A 3 3 3 4 4 4 3 24 B 3 4 3 3 3 3 3 22 C 4 3 3 3 3 4 4 24 D 4 4 3 4 3 4 3 25 E 3 3 3 3 3 3 3 21

Andrew Budi Isnaini : Pengawasan Internal Persediaan Suku Cadang Pada Auto 2000 Sm Raja PT. Astra Internasional Medan, 2010.

Memeriksa Ketersediaan Suku Cadang Memberikan WO/

Contoh Suku Cadang

Menggunakan EPC/

Parts Catalogue Unuk Mengubah Informasi Suku Cadang Menjadi

Nomor Suku Cadang

Mencatat Nomor Suku Cadang di

W/O atau Bon Pengambian

Barang

Mencatat Nomor Lokasi Suku Cadang di W/O

Mengambil Suku Cadang Sesuai

W/O

Mencatat Pengambilan Suku Cadang Dalam Bin

Card

Memeriksa Ketersediaan Suku Cadang

Mengembalikan Bin Card ke

Tempatnya Tidak Minimum Menginformasikan

Tidak Adanya Suku Cadang Tidak Ada Menentukan Tipe

Pesanan Suku Cadang Sesuai Dengan Kondisi

Pelanggan Mencatat

Pesanan Suku Cadang dan Data

Pelanggan

Meletakkan Bin Card Dalam

Kotak Akan Dipesan

Minuman

Membuat Daftar Suku Cadang Untuk Dipesan Menyerahkan

Suku Cadang ke Mekanik

Order Normal

Order Normal Order

Normal Menginformasikan

Perkiraan Kedatangan Suku

Cadang Ke SA Menginformasikan

perkiraan Kedatangan Suku Cadang ke

Pelanggan

Menerima Suku Cadang

Lampiran 3

1. Penenerimaan Suku Cadang

Receiving & Binning

Drive Parts Dealer

Parts Division

Andrew Budi Isnaini : Pengawasan Internal Persediaan Suku Cadang Pada Auto 2000 Sm Raja PT. Astra Internasional Medan, 2010.

Orde Normal

Suku Cadang dan Dokumen

Suku Cadang dan Dokumen

Periksa Kondisi dan Kelengkapan

Suku Cadang

Sesuai

Tidak Lengkap / Rusak

Claim Lengkap dan Tidak Rusak

Ambil Bin Card Dari kotak “Sudah

Dipesan”

Isi Data Jumlah Suku Cadang Yang

Diterima

Letakkan Suku Cadang dan Bin Cardnya Ke Lokasi

Periksa Suku Cadang

Di Lokasi

Letakkan Suku Cadang dan Bin Cardnya Ke Lokasi Input Data

Penerimaan Suku Cadang & Dokumen

Ke Program Partaal

Tidak Sesuai

Pindahkan Suku Cadang yang

Salah Lampiran 4

2. Penenerimaan Suku Cadang

Receiving & Binning

Drive Parts Dealer

Parts Division

Andrew Budi Isnaini : Pengawasan Internal Persediaan Suku Cadang Pada Auto 2000 Sm Raja PT. Astra Internasional Medan, 2010.

Suku Cadang Suku Cadang

Dokumen Dokumen Dokumen Dokumen Dokumen

Pembayaran Dokumen

Suku Cadang

Uang / Tranfer

Bukt i Kwitansi Bukt i Kwitansi Lampiran 5

3. Prosedur / Alat Pembayaran Suku Cadang

Parts Division

NPM Driver Port Dealer Adm Finance Accounting

Difax

Difax ulang

Andrew Budi Isnaini : Pengawasan Internal Persediaan Suku Cadang Pada Auto 2000 Sm Raja PT. Astra Internasional Medan, 2010.

Lampiran 6

Andrew Budi Isnaini : Pengawasan Internal Persediaan Suku Cadang Pada Auto 2000 Sm Raja PT. Astra Internasional Medan, 2010.

Dokumen terkait