• Tidak ada hasil yang ditemukan

Saran

Dalam dokumen Moto dan Persembahan (Halaman 65-111)

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

1. Bagi guru terutama di SD Inpres Bontobila kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa dapat mencoba menggunakan media poster terutama dalam menulis karanga narasi sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa.

2. Kepada peneliti lain agar penelitan ini menjadi khazanah ilmu untuk perkembangan penelitian selanjutnya dan dapat meneliti lebih mendalam lagi mengenai penggunaan media media poster terhadap kemampuan menulis karangan narasi.

DAFTAR PUSTAKA

Anitah, Sri. 2008. Media Pembelajaran. Surakarta: LPP. UNS dan UNS Pres.

Anitah, Sri. 2011. Strategi Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Universitas Terbuka.

Anitah, Sri. 2014. Strategi Pembelajaran di Sekolah Dasar. Tanggerang selatan:

Universitas Terbuka

Dalman. 2014. Keterampilan Menulis. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Daryanto. 2012. Media Pembelajaran. Bandung: Satu Nusa.

Febriyanti. 2017. Pengaruh Media Poster Terhadap Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas V SD Muhammadiyah Jongaya. Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar.

Hambali. 2017. Materi dan Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas Awal.

Makassar: Unismuh Makassar.

Hambali. 2018. Materi dan Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Kelas Tinggi. Makassar: Unismuh Makassar.

Hikmawati Lia. 2015. Pengaruh Penggunaan Media Poster Dalam Menulis Karangan Narasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Negeri 04

Jember kidul Kaliwates Jember.

http://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/66858/Lia%20Hik mawati%20-%20110210204002.pdf?sequence=1&isAllowed=y. Diakses 05 Februari 2020.

Kurniawan, Deni. 2014. Pembelajaran Terpadu Tematik (Teori, Praktik, dan Penilaian). Bandung: ALFABETA.

Musfiqon. 2012. Pengembangan Media dan Sumber Pembelajaran. Jakarta:

PT.Prestasi Pustakarya.

Mustika, Rahajeng. 2017. Efektivitas Penggunaan Media Amplop Misteri dalam Pembelajaran Keterampilan Menulis Narasi Siswa Kelas IV SDN Cerme Lor Gresik. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal- penelitian-pgsd/article/view/20128. 05 Februari 2020

Rahayu Minto. 2017. Bahasa Indonesiadi Perguruan Tinggi. Grafindo.

Samad, Muliati & Z, Maryati. 2017. Media Pembelajaran. Makassar: Unismuh Makassar.

Sadiman, S Arief. 2008. Media Pendidikan. Jakarta: CV Rajawali dan Pustekkom Dikbud.

Semi M. Atar. 2007. Dasar-dasar Keterampilan Menulis. Bandung: Angkasa.

Sisdiknas. 2006. Himpunan Peraturan Perundang-Undangan UU No. 20 Tahun 2003. Jakarta: Fokus Media.

Slamet. 2008. Dasar-dasar Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Sekolah Dasar. Surakarta: UNS Pres.

Solcha. T.W, dkk. 2008. Pendidikan Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar.

Tangerang selatan: Universitas Terbuka

Solcha. T.W, dkk. 2017. Pendidikan Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar.

Tangerang selatan: Universitas Terbuka

Sudjana, Nana. 2012. Penelitian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung:

Remaja Rosda karya.

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susanto, Ahmad. 2014. Pengembangan Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar.

Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Syarif Elina, Zulkarnain & Sumarno. 2009. Pembelajaran Menulis. Jakarta:

Departemen Pendidikan Nasional.

LAMPIRAN

1. RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) 2. Poster

3. Lembar Penilaian Kemampuan Menulis Karangan Narasi 4. Lembar Observasi Aktivitas Siswa

5. Hasil Analisis Data menggunakan SPSS Versi 25 6. T tabel

7. Daftar Hadir Siswa 8. Dokumentasi 9. Surat-Surat

Lampiran 1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SD Inpres Bontobila Kelas /Semester : V/2 (dua )

Tema 7 : Peristiwa dalam Kehidupan

Subtema 1 : Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan Fokus Pembelajaran : Bahasa Indonesia

Alokasi Waktu : 2 x 35 menit

A. KOMPETENSI INTI (KI)

1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.

2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman,guru, dan tetangga.

3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah.

4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Bahasa Indonesia

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.5 Menggali informasi penting

dari teks narasi sejarah yang

3.5.1 Menggali informasi penting dari teks narasi sejarah yang disajikan

disajikan secara lisan dan tulis menggunakan aspek: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa,dan bagaimana.

secara lisan dan tulis menggunakan aspek: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana;.

4.5 Memaparkan informasi penting dari teks narasi sejarah menggunakan aspek: apa, di mana, kapan,siapa, mengapa, dan bagaimana serta kosakata baku dan kalimat efektif

4.5.1 Memaparkan informasi penting dari teks narasi sejarah menggunakan aspek: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana serta kosakata baku dan kalimat efektif;

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Dengan membaca teks tentang Tuanku Imam Bonjol, siswa dapat mengidentifikasi sejarah perjuangan Tuanku Imam Bonjol dengan benar.

2. Dengan menulis karangan narasi siswa dapat menjelaskan kembali peristiwa sejarah perjuangan Tuanku Imam Bonjol dengan benar.

D. MATERI PEMBELAJARAN 1. Teks tentang Tuanku Imam Bonjol

E. METODE PEMBELAJARAN Pendekatan Pembelajaran : Saintifik.

Metode Pembelajaran : tanya jawab, penugasan, dan ceramah.

F. MEDIA/ALAT, BAHAN, DAN SUMBER BELAJAR Media/Alat : 1. Teks bacaan.

Bahan : -

Sumber Belajar : 1. Buku Guru dan Buku Siswa Kelas V, Tema 7: Peristiwa dalam Kehidupan. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 (Revisi 2017). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

2 Kisah Heroik Pahlawan Nasional Terpopuler, 2009.

Yogyakarta: GALANGPRESS Group.

G. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Alokasi

Waktu Pendahuluan 1. Kelas dibuka dengan salam, menanyakan

kabar, dan mengecek kehadiran siswa.

2. Siswa diminta memeriksa kerapian diri dan kebersihan kelas.

3. Kelas dilanjutkan dengan doa dipimpin oleh salah seorang siswa.

4. Siswa difasilitasi untuk bertanya jawab pentingnya mengawali setiap kegiatan dengan doa. Selain berdoa, guru dapat memberikan penguatan tentang sikap syukur.

5. Siswa diajak menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menanamkan semangat kebangsaan.

6. Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang tujuan, manfaat, dan aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan.

7. Siswa menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap disiplin yang akan dikembangkan dalam pembelajaran.

10 menit

Kegiatan inti  Ayo Membaca:

 • Guru meminta siswa menganalisis bacaan

“sejarah perjuangan Tuanku Imam Bonjol”.

 Alternatif kegiatan membaca:

55 menit

 1. Siswa membaca dalam hati selama 15 menit.

 2. Guru menunjuk satu siswa untuk membacakan bacaan tersebut dan meminta siswa lain menyimak.

 3. Bacaan tersebut dibaca secara bergantian dan bersambung oleh semua siswa.

 Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari.

 Guru melakukan tanya jawab dengan peserta didik.

Ayo Berlatih

Pada kegiatan Ayo Berlatih:

 • Siswa secara mandiri membuat karangan narasi yang berkaitan dengan Tuanku Imam Bonjol

 • Siswa mengerjakan sesuai dengan pemahaman, pemikiran, dan sikapnya sendiri.

 • Pada akhir kegiatan ini, guru mempersilakan beberapa siswa secara suka rela menceritakan hasil kerjanya.

Penutup 1. Siswa bersama guru melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung:

 Apa saja yang telah dipelajari dari kegiatan hari ini?

 Apa yang akan dilakukan untuk menghargai perbedaan di sekitar?

2. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada hari ini.

5 menit

3. Siswa menyimak penjelasan guru tentang aktivitas pembelajaran pada pertemuan selanjutnya. Termasuk menyampaikan kegiatan bersama orangtua yaitu: meminta orang tua untuk menceritakan pengalamannya menghargai perbedaan di lingkungan sekitar rumah lalu menceritakan hasilnya kepada guru.

4. Kelas ditutup dengan doa bersama dipimpin salah seorang siswa.

H. PENILAIAN 1. Teknik Penilaian

a. Penilaian Sikap Sikap : Observasi

Rubrik Penilaian Sikap

Disiplin

Kriteria Skor Indikator

Sangat Baik (SB) 4 Selalu disiplin dalam mengikuti proses pembelajaran Baik (B) 3 Sering disiplin dalam mengikuti proses pembelajaran Cukup (C) 2 Kadang-kadang disiplin dalam mengikuti proses

pembelajan

Kurang (K) 1 Tidak pernah disiplin dalam mengikuti dalam proses pembelajaran

 Tanggung Jawab

Kriteria Skor Indikator

Sangat Baik (SB) 4 Selalu bertanggungjawab dalam bersikap dan bertindak terhadap guru dan teman

Baik (B) 3 Sering bertanggungjawab dalam bersikap dan bertindak terhadap guru dan teman

Cukup (C) 2 Kadang-kadang bertanggungjawab dalam bersikap dan bertindak terhadap guru dan teman

Kurang (K) 1 Tidak pernah bertanggungjawab dalam bersikap dan bertindak terhadap guru dan teman

LEMBAR PENILAIAN SIKAP Petunjuk : Berilah tanda ( √ ) pada kolom skor yang sesuai

No Nama

Perubanan tingkah laku

Jumlah NA Disiplin Tanggung Jawab

K C B SB K C B SB 1 2 3 4 1 2 3 4

1 . . .

2 . . .

3 . . .

4 . . .

5 . . .

Dst . . .

Keterangan:

K (Kurang) : 1, C (Cukup) : 2, B (Baik) : 3, SB (Sangat Baik) : 4 PedomanPenskoran

X 100 b. Keterampilan : Unjuk kerja

Bahasa Indonesia

Karangan narasi siswa dinilai dengan menggunakan rubrik.

Beri tanda centang (√) sesuai pencapaian siswa.

a. Rubrik Menulis Karangan Narasi

No. Aspek yang Dinilai Skor Penilaian

Skor Siswa

4 3 2 1

1. Kesesuaian isi narasi dengan topik

2. Kesesuaian isi dengan media 3. Keruntutan cerita

4. Ketepatan Ejaan

5. Ketepatan penggunaan kalimat 6. Kelengkapan unsur – unsur narasi 7. Penulisan huruf capital

8. Kerapian tulisan Jumlah

I. Materi Ajar

TUANKU IMAM BONJOL

Nama aslinya adalah Muhammad Sahab, ia lebih dikenal dengan nama Tuanku Imam Bonjol. Ia Lahir di Tanjung Bunga Sumatera Barat pada tahun 1772.

Pada tahun 1821, bersama bala bantuannya. Belanda menyerang kaum Paderi untuk menguasai daerah Sumatera Barat. Tuanku Imam Bonjol memimpin pertempuran dengan hebat. Ini membuat belanda kewalahan dan terpaksa mengadakan perjanjian Masang di tahun 1824. Namun perjanjian ini dilanggar oleh Belanda dan peperangan kembali kembali berkobar.

Sebagian demi begian daerah tersebut jatuh ke tangan Belanda. Daerah kekuasaan Tuanku Imam Bonjol pun bertambah sempit dan terkurung oleh daerah-daerah Belanda. Di tahun 1832, daerah kekuasaannya, Paderi, berhasil diduduki oleh Belanda. Tetapi beberapa bulan kemudian Paderi direbut kembali.

Belanda menyerang Tuanku Imam Bonjol berkali-kali tapi selalu gagal.

Kemudian Belanda mengadakan perdamaian, namun Tuanku Imam Bonjol tidak lagi mempercayainya.

Pada tahun 1837, Tuanku Imam Bonjol diundang untuk perundingan. Namun ini hanyalah taktik licik Belanda untuk menangkap Tuanku Imam Bonjol. Taktik

ini berhasil. Tuanku Imam Bonjol ditangkap dan dibuang ke Cianjur Jawa Barat, lalu ke Ambon, dan berakhir di Lotan dekat Manado. Di tempat inilah Tuanku Imam Bonjol meninggal dunia pada tanggal 8 November 1864 dan dimakamkan di Manado.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SD Inpres Bontobila Kelas /Semester : V/2 (dua )

Tema 7 : Peristiwa dalam Kehidupan

Subtema 1 : Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan Fokus Pembelajaran : Bahasa Indonesia

Alokasi Waktu : 2 x 35 menit

A. KOMPETENSI INTI (KI)

1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.

2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman,guru, dan tetangga.

3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah.

4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Bahasa Indonesia

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.5 Menggali informasi penting

dari teks narasi sejarah yang disajikan secara lisan dan tulis menggunakan aspek: apa, di

3.5.1 Menggali informasi penting dari teks narasi sejarah yang disajikan secara lisan dan tulis menggunakan aspek: apa, di mana, kapan, siapa,

mana, kapan, siapa, mengapa,dan bagaimana.

mengapa, dan bagaimana;.

4.5 Memaparkan informasi penting dari teks narasi sejarah menggunakan aspek: apa, di mana, kapan,siapa, mengapa, dan bagaimana serta kosakata baku dan kalimat efektif

4.5.1 Memaparkan informasi penting dari teks narasi sejarah menggunakan aspek: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana serta kosakata baku dan kalimat efektif;

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Dengan membaca teks tentang Sultan Hasanuddin, siswa dapat mengidentifikasi sejarah perjuangan Sultan Hasanuddin dengan benar.

2. Dengan menulis karangan narasi siswa dapat menjelaskan kembali peristiwa sejarah perjuangan Sultan Hasanuddin dengan benar.

D. MATERI PEMBELAJARAN 1. Teks tentang Sultan Hasanuddin

E. METODE PEMBELAJARAN

Pendekatan Pembelajaran : Saintifik.

Metode Pembelajaran : tanya jawab, penugasan, dan ceramah.

F. MEDIA/ALAT, BAHAN, DAN SUMBER BELAJAR

Media/Alat : 1. Teks bacaan.

2. Poster.

Bahan : -

Sumber Belajar : 1. Buku Guru dan Buku Siswa Kelas V, Tema 7: Peristiwa dalam Kehidupan. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 (Revisi 2017). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

2 Kisah Heroik Pahlawan Nasional Terpopuler, 2009.

Yogyakarta: GALANGPRESS Group.

G. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Alokasi

Waktu Pendahuluan 1. Kelas dibuka dengan salam, menanyakan kabar,

dan mengecek kehadiran siswa.

2. Siswa diminta memeriksa kerapian diri dan kebersihan kelas.

3. Kelas dilanjutkan dengan doa dipimpin oleh salah seorang siswa.

4. Siswa difasilitasi untuk bertanya jawab pentingnya mengawali setiap kegiatan dengan doa. Selain berdoa, guru dapat memberikan penguatan tentang sikap syukur.

5. Siswa diajak menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menanamkan semangat kebangsaan.

6. Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang tujuan, manfaat, dan aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan.

7. Siswa menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap disiplin yang akan dikembangkan dalam pembelajaran.

10 menit

Kegiatan inti  Ayo Membaca:

 • Guru meminta siswa menganalisis bacaan

“sejarah perjuangan Sultan Hasanuddin”.

 Alternatif kegiatan membaca:

 1. Siswa membaca dalam hati selama 15

55 menit

menit.

 2. Guru menunjuk satu siswa untuk membacakan bacaan tersebut dan meminta siswa lain menyimak.

 3. Bacaan tersebut dibaca secara bergantian dan bersambung oleh semua siswa.

 Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari.

 Guru melakukan tanya jawab dengan peserta didik.

Ayo Berlatih

Pada kegiatan Ayo Berlatih:

 • Siswa secara mandiri membuat karangan narasi yang berkaitan dengan Sultan Hasanuddin dengan mengamati poster yang diberikan.

 • Siswa mengerjakan sesuai dengan pemahaman, pemikiran, dan sikapnya sendiri.

• Pada akhir kegiatan ini, guru mempersilakan beberapa siswa secara suka rela menceritakan hasil kerjanya.

Penutup 2. Siswa bersama guru melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung:

 Apa saja yang telah dipelajari dari kegiatan hari ini?

 Apa yang akan dilakukan untuk menghargai perbedaan di sekitar?

3. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada hari ini.

5 menit

4. Siswa menyimak penjelasan guru tentang aktivitas pembelajaran pada pertemuan selanjutnya. Termasuk menyampaikan kegiatan bersama orangtua yaitu: meminta orang tua untuk menceritakan pengalamannya menghargai perbedaan di lingkungan sekitar rumah lalu menceritakan hasilnya kepada guru.

5. Kelas ditutup dengan doa bersama dipimpin salah seorang siswa.

H. PENILAIAN 1. Teknik Penilaian

a. Penilaian Sikap Sikap : Observasi

Rubrik Penilaian Sikap

Disiplin

Kriteria Skor Indikator

Sangat Baik (SB) 4 Selalu disiplin dalam mengikuti proses pembelajaran Baik (B) 3 Sering disiplin dalam mengikuti proses pembelajaran Cukup (C) 2 Kadang-kadang disiplin dalam mengikuti proses

pembelajan

Kurang (K) 1 Tidak pernah disiplin dalam mengikuti dalam proses pembelajaran

 Tanggung Jawab

Kriteria Skor Indikator

Sangat Baik (SB) 4 Selalu bertanggungjawab dalam bersikap dan bertindak terhadap guru dan teman

Baik (B) 3 Sering bertanggungjawab dalam bersikap dan bertindak terhadap guru dan teman

Cukup (C) 2 Kadang-kadang bertanggungjawab dalam bersikap dan

bertindak terhadap guru dan teman

Kurang (K) 1 Tidak pernah bertanggungjawab dalam bersikap dan bertindak terhadap guru dan teman

LEMBAR PENILAIAN SIKAP Petunjuk : Berilah tanda ( √ ) pada kolom skor yang sesuai

No Nama

Perubanan tingkah laku

Jumlah NA Disiplin Tanggung Jawab

K C B SB K C B SB 1 2 3 4 1 2 3 4

1 . . .

2 . . .

3 . . .

4 . . .

5 . . .

Dst . . .

Keterangan:

K (Kurang) : 1, C (Cukup) : 2, B (Baik) : 3, SB (Sangat Baik) : 4 PedomanPenskoran

X 100 Penilaian Sikap

Keterampilan : Unjuk kerja Bahasa Indonesia

Karangan narasi siswa dinilai dengan menggunakan rubrik.

Beri tanda centang (√) sesuai pencapaian siswa.

Rubrik Menulis Karangan Narasi Berdasarkan Pengamatan dari Media Poster No. Aspek yang Dinilai

Skor Penilaian

Skor Siswa

4 3 2 1

1. Kesesuaian isi narasi dengan topic

2. Kesesuaian isi dengan media 3. Keruntutan cerita

4. Ketepatan Ejaan

5. Ketepatan penggunaan kalimat 6. Kelengkapan unsur – unsur narasi 7. Penulisan huruf kapital

8. Kerapian tulisan Jumlah

I. Materi Ajar

SULTAN HASANUDDIN

Nama aslinya adalah Muhammad Bakir atau I Mallombasi Daeng Mattawang yang dikenal Sultan Hasanuddin. Lahir di Ujung Pandang pada tanggal 12 Januari 1631. Sultan Hasanuddin adalah raja Gowa yang ke 16, memimpin kerajaan Gowa dari tahun 1653-1669.

Setelah Sultan Hasanuddin naik tahta ia menggabungkan kerajaan kecil di Indonesia bagian timur untuk bersama-sama melawan Belanda. Lalu ditahun 1660 meletuslah perang antara Gowa dengan Belanda yang diakhiri dengan

perdamaian. Karena di dalam perdamaian tersebut banyak merugikan Gowa maka di tahun 1666 Sultan Hasanuddin kembali menggencarkan perlawanan terhadap Belanda. Dalam peperangan ini Belanda dibantu oleh kerajaan-kerajaan yang dapat dipengaruhi. Perlawanan terus berlangsung akhirnya pada tanggal 18 November 1667 diadakan perjanjian Bongaya yang mengakhiri perang tersebut.

Namun perjanjian Bongaya ini tidak berhasil memelihara perdamaian dalam waktu lama, dan Sultan Hasanuddin tertekan oleh isi perjanjian itu. Pada bulan April 1668 Sultan Hasanuddin kembali melancarkan serangan terhadap Belanda.

Tanggal 24 Juni 1668, pertahanan terkuat kerajaan Gowa yaitu benteng Somba Opu jatuh ke tangan Belanda. Dengan jatuhnya benteng tersebut ke tangan Belanda, maka kekuatan Sultan Hasanuddin melemah. Beberapa hari kemudian Sultan Hasanuddin mengundurkan diri dari tahta kerajaan dan ia tetap tidak mau bekerja sama dengan Belanda.

Sultan Hasanuddin meninggal dunia tanggal 12 Juni 1670 kerena keberaniannya. Belanda menjulukinya si “Ayam Jantan dari Timur”.

Lampiran 2

Lampiran 3

Lembar Penilaian Kemampuan Menulis Karangan Narasi Menggunakan Teks (Pretest) No. Nama Kriteria Menulis Karangan Narasi Yang Dinilai

Bobot Nilai Ket

1 2 3 4 5 6 7 8

1 Agung Wirawan 3 3 2 2 2 2 3 3 20 63 TT

2 Andika Pratama

Putra 3 3 3 3 2 3 4 4 25 78 T

3 Aulia 3 3 2 2 2 2 4 3 21 66 TT

4 Aulia Putri

Ramadhanti 3 3 2 3 3 3 4 4 25 78 T

5 Darmawati 2 2 2 2 2 2 4 3 19 59 TT

6 Erfina 3 3 3 4 3 2 4 4 26 81 T

7 Herlambang

Wiratama 3 3 2 3 2 2 3 3 21 66 TT

8 Hermawan

Pratama 2 2 2 3 3 2 4 3 21 66 TT

9 Manohara 2 2 2 2 2 2 3 31 18 56 TT

10 Mirwan 3 3 2 3 3 2 3 3 22 69 TT

11 Misbahuddin 3 3 2 2 3 2 4 3 22 69 TT

12 Muh. Arfah 3 3 2 3 3 2 3 3 22 69 TT

13 Muh. Tamir 3 3 2 3 2 2 3 3 21 66 TT

14 Muhammad

Ricki 3 3 3 3 3 2 3 3 23 72 T

15 Nur Aini 3 3 2 3 3 2 4 3 23 72 T

16 Nur Aulia

Ananda 4 3 3 3 3 2 3 4 25 78 T

17 Nur Fajar 3 3 3 3 3 2 3 3 23 72 T

18 Nur Insani Safitri 3 3 3 4 3 2 4 4 26 81 T

19 Nur Islamiah 3 3 2 3 3 3 4 4 25 78 T

20 Nurafdal 3 3 2 2 2 2 3 3 20 63 TT

21 Nurafni Adelia 3 4 3 3 3 2 3 4 25 78 T

22 Nurul Hidayanti 3 3 3 3 3 2 4 3 24 75 T

23 Putri 3 3 2 3 2 2 3 3 21 66 TT

24 Rafli Affandi 2 3 2 3 3 2 3 3 21 66 TT

25 Reski Aditya 3 3 3 3 3 2 3 3 23 72 T

26 Rezky Inayah 4 3 3 3 3 2 4 4 26 81 T

27 Riswandi 3 3 2 2 2 2 2 2 18 56 TT

28 Sri Muliani 3 3 3 3 3 3 4 4 26 81 T

Keterangan:

1 = Kesesuaian isi narasi dengan topik 2 = Kesesuaian isi dengan media 3 = Keruntutan cerita

4 = Ketepatan Ejaan

5 = Ketepatan penggunaan kalimat 6 = Kelengkapan unsur – unsur narasi 7= Penulisan huruf kapital

8 = Kerapian tulisan

Keterangan:

1 = Kurang 2 = Cukup 3 = Baik 4 = Baik Sekali

Keterangan:

KKM = 70 T = Tuntas TT = Tidak Tuntas

Lembar Penilaian Kemampuan Menulis Karangan Narasi Menggunakan Media Poster (Posttest) No. Nama Kriteria Menulis Karangan Narasi Yang Dinilai

Bobot Nilai Ket

1 2 3 4 5 6 7 8

1 Agung Wirawan 3 3 2 3 2 3 4 3 23 72 T

2 Andika Pratama

Putra 3 4 3 3 3 3 4 4 27 84 T

3 Aulia 3 3 3 3 3 2 4 3 23 72 T

4 Aulia Putri

Ramadhanti 3 3 3 3 3 3 4 4 26 81 T

5 Darmawati 3 3 3 3 3 2 3 3 23 72 T

6 Erfina 3 4 3 4 3 3 4 4 28 88 T

7 Herlambang

Wiratama 4 3 3 3 3 3 4 3 26 81 T

8 Hermawan

Pratama 3 3 2 3 3 3 4 3 24 75 T

9 Manohara 3 3 3 3 3 2 3 3 23 72 T

10 Mirwan 3 3 3 3 3 3 3 3 24 75 T

11 Misbahuddin 3 3 3 3 3 3 4 3 25 78 T

12 Muh. Arfah 3 3 3 3 3 3 3 3 24 75 T

13 Muh. Tamir 3 3 2 3 3 3 4 3 24 75 T

14 Muhammad

Ricki 3 3 3 4 3 3 3 3 25 78 T

15 Nur Aini 3 3 3 4 3 3 4 3 26 81 T

16 Nur Aulia

Ananda 4 3 3 3 3 3 3 4 26 81 T

17 Nur Fajar 3 3 3 4 3 3 3 3 25 78 T

18 Nur Insani Safitri 3 4 3 4 3 3 4 4 28 88 T

19 Nur Islamiah 3 3 3 3 3 3 4 4 26 81 T

20 Nurafdal 3 3 3 3 3 2 3 3 23 72 T

21 Nurafni Adelia 3 4 3 3 3 3 4 4 27 84 T

22 Nurul Hidayanti 3 3 3 3 3 3 4 4 26 81 T

23 Putri 3 3 2 3 3 2 4 3 23 72 T

24 Rafli Affandi 3 3 3 3 3 2 4 3 24 75 T

25 Reski Aditya 3 3 3 3 3 3 4 4 26 81 T

26 Rezky Inayah 4 3 3 4 3 3 4 4 28 88 T

27 Riswandi 3 3 3 3 3 2 3 3 23 72 T

28 Sri Muliani 4 4 3 4 3 3 4 4 29 91 T

Keterangan:

1 = Kesesuaian isi narasi dengan topik 2 = Kesesuaian isi dengan media 3 = Keruntutan cerita

4 = Ketepatan Ejaan

5 = Ketepatan penggunaan kalimat 6 = Kelengkapan unsur – unsur narasi 7= Penulisan huruf kapital

8 = Kerapian tulisan

Keterangan:

1 = Kurang 2 = Cukup 3 = Baik 4 = Baik Sekali

Keterangan:

KKM = 70 T = Tuntas TT = Tidak Tuntas

Lampiran 5

1. Analisis Statistik Deskriptif Statistics

Nilai Pretest Nilai Posttest

N Valid 28 28

Missing 0 0

Mean 70,50 78,89

Std. Error of Mean 1,473 1,056

Median 70,50 78,00

Mode 66 81

Std. Deviation 7,796 5,587

Variance 60,778 31,210

Range 28 19

Minimum 53 72

Maximum 81 91

Sum 1974 2209

Frequency Table

Nilai Pretest

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid 53 1 3,6 3,6 3,6

56 1 3,6 3,6 7,1

59 1 3,6 3,6 10,7

63 2 7,1 7,1 17,9

66 6 21,4 21,4 39,3

69 3 10,7 10,7 50,0

72 4 14,3 14,3 64,3

75 1 3,6 3,6 67,9

78 5 17,9 17,9 85,7

81 4 14,3 14,3 100,0

Total 28 100,0 100,0

Nilai Posttest

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid 72 6 21,4 21,4 21,4

75 5 17,9 17,9 39,3

78 4 14,3 14,3 53,6

81 7 25,0 25,0 78,6

84 2 7,1 7,1 85,7

88 3 10,7 10,7 96,4

91 1 3,6 3,6 100,0

Total 28 100,0 100,0

2. Analisis Statisitik Inferensial a. Uji Normalitas

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Nilai Pretest Nilai Posttest

N 28 28

Normal Parametersa,b Mean 70,50 78,89

Std. Deviation 7,796 5,587

Most Extreme Differences Absolute ,153 ,150

Positive ,111 ,150

Negative -,153 -,111

Test Statistic ,153 ,150

Asymp. Sig. (2-tailed) ,090c ,108c

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

c. Lilliefors Significance Correction.

b. Uji Homogenitas

Test of Homogeneity of Variances

Levene

Statistic df1 df2 Sig.

Nilai Pretest dan Posttest

Based on Mean 3,445 1 54 ,069

Based on Median 3,505 1 54 ,067

Based on Median and with adjusted df

3,505 1 50,771 ,067

Based on trimmed mean

3,466 1 54 ,068

ANOVA

Nilai Pretest dan Posttest

Sum of Squares df Mean Square F Sig.

Between Groups 986,161 1 986,161 21,441 ,000

Within Groups 2483,679 54 45,994

Total 3469,839 55

c. Uji Hipotesis

Paired Samples Statistics

Mean N Std. Deviation Std. Error Mean

Pair 1 Nilai Pretest 70,50 28 7,796 1,473

Nilai Posttest 78,89 28 5,587 1,056

Paired Samples Correlations

N Correlation Sig.

Pair 1 Nilai Pretest & Nilai Posttest 28 ,897 ,000

Paired Samples Test

Paired Differences

t df

Sig. (2- tailed) Mean

Std.

Deviatio n

Std.

Error Mean

95% Confidence Interval of the

Difference Lower Upper Pair

1

Nilai Pretest - Nilai Posttest

- 8,393

3,725 ,704 -9,837 -6,948 - 11,92 2

27 ,000

Lampiran 6

Lampiran 7

Penyerahan Surat Permohonan Izin Penelitian

Foto Bersama Guru-Guru SD Inpres Bontobila

Proses Penelitian

Proses Penelitian

Proses Penelitian

Proses Penelitian

Proses Penelitian

Proses Penelitian

Lampiran 8

Dalam dokumen Moto dan Persembahan (Halaman 65-111)

Dokumen terkait