1. Peneliti menyarankan untuk masyarakat Desa Tugusari Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember untuk sesuai dengan kesepakatan diawal sebelum melakukan pekerjaan, Agar didalam pengupahan tidak lagi terjadi tentang pemunduran dalam mengupah.
2. Didalam pengupahan ketika melakukan sebuah akad antara pekerja dan
pemberi kerja sebaiknya berjanji bahwa upah akan diberikan dengan
waktu yang disepakati agar supaya dalam pemberian upah sesuai dengan
kesepakatan baik jumlah nominal maupun waktunya.
DAFTAR PUSTAKA Buku dan Artikel
Abdillah Abu Muhammad bin Ismail al-Bukhori, Shohih Bukhori 2, Dalam Ensiklopedia 2Shahih Bukhori 2, ed. Subhan Abdullah, et. Al.
Jakarta: Almahira, 2012.
Abdul Abdullah Hasain, Ekonomi Pslam : Prinsp, Dasar dan Tujuan.
Yogyakarta: magistra insania press,2004.
Aditsu Edytus, Hak Karyawan Atas Gaji dan Pedoman Menghitung :Gail Pokok , Uang Lembur, Gail Sundulan, Insentif-Bonus-THR, pajak Atas Gall, Iuran Pensiun-Pesangon, Iuran Jamsostek/Dana Sehat. Jakarta Praninta Offset 2008.
Afzalur Rahman, Doktrin Ekonomi Islam Jilid 2. Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf, 2007.
An Nabhani Taqyuddin ,Membangun Sistem Alternatif Islam. Surabaya:
Risalah Gusti, 2009.
Anto Hendrie, Pengantar Ekonomika Mikro Islami. Yogyakarta: Ekonosia, 2013.
Ar-Rahman Abd Al-Jaziri, Kitab Al-fiqh‟alaMazahb Al-arba‟ah.
(Mesir.Maktabah Tijariyah Kubra, tt,), III: 96
Bin Abdullah muhammad Ath-Thayyar Ensiklopedi, Fiqh Muamalah Dalam Pandangan 4 Mazhab.311
Departemen Agama, Al-Qur‟an Dan Terjemahannya, Bandung: CV. Penerbit J-Art, 2005.
Departemen Agama Republic Indonesia, QS Al-Qashas ayat 23.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Efendi Jonaidi, Johny Ibrahim, Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris.
Jakarta: Kencana, 2020.
Ernawati Waridah, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta Selatan: Imprint
Kawan Pustaka, 1991.
Hadi Abd, Dasar Dasar Hukum Ekonomi Islam,. 197-198.
Halim, Sistem Pengupahan, (1985: 84-87)
Harir Muzzaki M, Sumanto Ahmad, “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Upah Pembajak Sawah di Desa Klesem Pacitan”. Jurnal Al-Adalah, Vol. 14 No.2, 2017.
Hendi Suhendi, Fiqih Muamalah, …., h. 119
Herviani Vina dan Angky Febriansyah, “Tinjauan Atas Proses Penyusunan Laporan Keuangan Pada Young Enterpreneur Academy Indonesia Bandung”, Jurnal Riset Akuntansi 8, No.2, Oktober 2016.
Ibrahim Ahmad Abu Sinn, Manajemen Syariah Sebuah Kajian Historis Dan Kontemporer. Jakarta :PT Rajagrafindo Persada, 2006.
Ilham Ahmad Sholihin, Ekonomi Syariah. Jakarta: Gramedia, 2013.
Ja‟far Khumedo, Hukum Perdata Islam Indnesia. (Banarlampung : IAIN Raden Intan Lampung), h .23
Ketasapoetra.G., Hukum Perburuhan di Indonesia Berlandaskan Pancasila, Sinar Grafika, Jakarta, 1986.
Lailatul Siti Khasanah, Tinjauan Ekonomi Islam dalam Keberadilan Sistem Pengupahan Buruh Tani Jeruk di Desa Sidomulyo Kecamatan Semboro Kabupaten Jember, Jember: IAIN Jember, 2018.
Majah Ibnu, Sunan Ibnu Majah, Dalam Ensiklopedia Hadits4 Sunan Ibnu Majah, ed. Muhammad Ghazali, et. Al. Jakarta: Almahira, 2013.
Mardani, Fiqh Ekonomi Syariah. Jakarta: Kencana, 2012.
Mustofa Imam, Fiqih Muamalah Konteporer. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada,
2016.
Nurhadiansyah Engga, Sistem Pengupahan Buruh Aneka Camilan UD. Mentari Jaya Putra di Desa Patemon Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember dalam Perspektif Ekonomi Islam. Jember: IAIN Jember, 2017.
Nurhanik Siti, Sistem Pengupahan Buruh Tani di Desa Selop Amioro Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul Ditinjau dari Hukum Islam. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2008.
Pasal 28 ayat (1) Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah Pasal 5 UU No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan
PB Triton, Manajemen Sumberdaya Manusia : Persepektif Partneship dan Kolektivitas. Yogyakarta: tugu publiser, 2007.
Puji Indah Hartati, Buku Praktis Mengembangkan SDM, h 249
Qardhawi Yusuf, Halal Haram dalam Islam. Solo: Era Intermedia, 2000.
Rahman Abdul ghazaly, DKK, Fiqih Muamalah. Jakarta : Prenadamedia Group, 2015.
Rahman Afzalur, Doktrin Ekonomi Jilid II. Yogyakarta : PT Dana Bhakti Waqaf 1995.
Riyadi Fuad ,“Sistem dan Strategi Pengupahan Perspektif Islam”
Iqtishadia,1, Maret, 2015.
Rusfi Mohammad Rusfi, Antaradhin dalam Perspektif Perdagangan Kontemporer dan Implikasinya terhadap Pemindahan Hak Kepemilika. Yogyakarta:
Buruh Tani Sebaia Pekerja Harian Lepas Dalam Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah di Desa Tugusari Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember.
Pengupahan Buruh
Pengupahan Buruh Tani Sebagai Pekerja Harian Lepas dalam Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah
a. Pengertian Ijarah.
b. Dasar Hukum Ijarah.
c. Rukun dan Syarat Ijarah.
d. Bentuk Ujrah.
e. Waktu Ujrah.
f. Pengertian Pengupahan.
g. Dasar
HukumUpah.
h. Unsur-Unsur Upah.
i. Bentuk Upah.
j. Waktu Upah.
k. Adil.
l. Sukarela/Taradh in.
m. Persamaan/Musa wa.
1. Promer.
a. Sekdes Desa.
b. Ustad/Kiai.
c. Buruh Tani.
2. Sekunder.
a. Buku.
b. Internet.
c. Jurnal.
d. Artikel.
1. Jenis penelitian kualitatif.
2. Teknik
pengumpulan data dengan observasi dan wawancara.
3. Analisis data jenis deksriptif kualitatif.
4. Keabsahan data dengan trigulasi data.
1 Mengapa terjadi penundaan pemberian upah di Desa Tugusari Kecamatan Bangsalsari
Kabupaten Jember?
2 Bagaimana? tinjauan
Hukum Ekonomi
Syari‟ah terhadap
penundaan pemberian
upah di Desa
Tugusari Kecamatan
Bangsalsari Kbupaten
Jember
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Dewi Triwulandari NIM : S20192042
Prodi : Hukum Ekonomi Syariah Fakultas : Syariah
menyatakan dengan sebenarnya bahwa skripsi yang saya tulis ini benar- benar merupakan hasil karya sendiri, bukan merupakan pengambilan tulisan atau pikiran orang lain yang saya akui sebagai tulisan atau pikiran saya sendiri. Jika di kemudian hari terbukti ia merupakan duplikat, tiruan, plagiat, atau dibuat oleh orang lain secara keseluruhan atau sebagian besar, maka skripsi dan gelar yang diperoleh batal demi Hukum.
Jember 8 Juli 2023
Yang Membuat Pernyataan
Dewi Triwulandari
PEDOMAN PENGUMPULAN DATA A.Pedoman Observasi
1. Gambaran letak Desa Tugusari Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember 2. Kegiatan sehari-hari buruh tani harian lepas di Desa Tugusari Kecamatan
Bangsalsari Kabupaten Jember B.Pedoman Wawancara
1. Bagaimana sistem dalam pengupahan di Desa Tugusari ini?
2. Berapakah upah yang didapatkan dalam sehari?
3. Apakah upah yang diberikan sudah sesuai dengan kesepakatan sebelum bekerja?
4. Apakah upah yang diberikan sudah sesui dengan Hukum Ekonomi Syaraih?
5. Apakah disini ada hambatan dalam pengupahan?
6. Apa faktor terhambatnya upah disini?
7. Apakah pemberi kerja dalam pemberiah upah sudah tepat waktu dengan yang disepakati?
C.Pedoman Dokumentasi
1. Data buruh tani dan penduduk Desa Tugusari Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember
2. Foto kegiatan saat wawancara dengan buruh tani
LAMPIRAN DOKUMENTASI HASIL PENELITIAN
1. Dokumentasi hasil wawancara dengan Bapak Santoso selaku sekdes di Desa Tugusari kecamatan bangsalsari kabuaten jember.
2. Wawancara dengan Bapak Mito
3.Wawancara dengan Bapak Nimo 4.Wawancara dengan Ibuk Ani
5.Wawancara dengan Bapak Haqi 6. Wawancara dengan Ibuk Asis