BAB IV PENUTUP
B. Saran
Adapun saran yang dapat dikemukakan oleh penulis berdasarkan hasil penelitian ini, antara lain:
1. Bagi MAN 1 Mataram agar selalu mempertahankan dan terus mengembangkan pembentukan karakter melalui kegiatan- kegiatan keagamaan seperti pembiasaan shalat dhuha dan shalat dzuhur berjamaah dan lain sebagainya.
2. Bagi pendidik MAN 1 Mataram agar selalu memperhatikan dan terus membentuk karakter peserta didik dengan kegiatan pembiasaan shalat berjamaah dan kegiatan-kegiatan lainnya yang sudah dijalankan sebelumnya.
3. Bagi peserta didik MAN 1 Mataram agar selalu mematuhi segala peraturan yang ada di madrasah dan tetap menjalankan kegiatan-kegiatan yang sudah diterapkan oleh bapak ibu guru.
4. Bagi peneliti agar hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan literature untuk penelitian selanjutnya.
120
DAFTAR PUSTAKA
Abdul Mujid, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Kencana Prenada Media, 2006
Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy‟ats A. A, Ensiklopedia Hadits Sunan Abu Dawud, cet-1, Jakarta: Almahira, 2013.
Afrizal, Metode Penelitian Kualitatif Sebuah Upaya Mendukung Penggunaan Penelitian Kualitatif Dalam Berbagai Disiplin Ilmu, Jakarta: PT.Rajagrafindo Persada, 2014.
Ahmad Faiz Mistahul Rahman, Penanaman Nilai-Nilai Karakter Melalui Sholat Dhuha Dan Dzuhur Berjamaah Di Madrasah Aliyah Shirothul Fuqoha' Sepanjang Gondanglegi Malang, (Skripsi, Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim Malang, Malang September, 2017).
Ahmad Mustafa ath-Thahthawi, Salatnya Para Kekasih Allah, cet. 1, Surakarta: Insan Kamil, 2008.
Ahmad Rijali, “Analisis Data Kualitatif”, Jurnal Al Hadharah, Vol. 17, No. 33, Januari 2018.
Ahmad, dan Ukasyah Habibu, Didiklah Anakmu ala Rasulullah.
Yogyakarta: Saufa, 2015.
Aji Sofanudin, “Internalisasi Nilai-nilai Karakter Bangsa Melalui Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Pada SMA Eks-Rsbi Di Tegal”, Jurnal SMaRT, Vol. 01, No. 02, Desember 2015.
Akh. Muwafik Saleh, Membangun Karakter Dengan Hati Nurani : Pendidikan Karakter Untuk Generasi Bangsa, Jakarta : Erlangga Akhmad Muhaimin Azzet, Tuntunan Shalat Fardhu & Sunnah, Jogjakarta:
Darul Hikmah, 2014.
Aset Sugiana, yang berjudul “Penanaman Nilai Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Di Smk Ethika Palembang”, Jurnal PAI Raden Fatah, Vol. 1, No. 1, Januari 2019.
Bachtiar S. Bachri, “Meyakinkan Validitas Data Melalui Triangulasi Pada Penelitian Kualitatif”, Jurnal Teknologi Pendidikan, Vol. 10, No.
1, April 2010.
Cholid Narbuko dan Abu Achmadi, Metodelogi Penelitian, Jakarta: Bumi Aksara, 2016.
121
Destiara Kusuma, “Pembentukan Karakter Religius Melalui Pembiasaan Shalat Berjamaah”, Jurnal Kewarganegaraan, Vol. 2, No. 2, Desember 2018.
Ditha Prasanti, “Penggunaan Media Komunikasi Bagi Remaja Perempuan Dalam Pencarian Informasi Kesehatan Studi Kualitatif tentang Penggunaan Media Komunikasi bagi Remaja Perempuan dalam Pencarian Informasi Kesehatan”, Jurnal Lontar, Vol. 6, No. 1, Januari-Juni 2018.
Elvinaro Ardianto, Metodologi Penelitian Untuk Public Relations Kuantitatif & Kualitatif, Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2014.
Fadillah Annisa, “Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Disiplin Pada Sekolah Dasar”, Jurnal Perspektif Pendidikan dan Keguruan, Vol. 10, No. 1, April 2019.
Fahrul Rozi, Strategi Pembentukan Karakter Melalui Kegiatan Keagamaan Pesrta Didik Kelas VII MTs Nurul Qur‟an Pagutan Tahun 2019/2020, (Skripsi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram, Mataram 2020).
Haedar Nashin, Pendidikan Karakter Berbasis Agama Dan Budaya, Yogyakarta: Multi Presindo, 2013.
Hamdan hamid dan Beni Ahmad Saebani, Pendidikan Karakter perspektif Islam, Bandung: CV.Pustaka setia, 2013.
Hermawati Harfin, Upaya Pembentukan Karakter Peserta Didik Melalui Penerapan Salat Berjamaah Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Palopo, (Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, 2015).
Jamal Ma‟mur Asmani, Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah, Jogjakarta: Diva Press, 2013
Joko Sucipto, Evaluasi dan Remediasi Belajar, Jakarta: CV Trans Info Media, 2009.
Maksudin, Pendidikan Karakter Non-Dikotomik, Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2013.
Manur Muslich, Pendidikan Karakter Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional, cet. 2, Jakarta: Bumi Aksara, 2011.
122
Margono, Metodologi Penelitian Pendidikan, Jakarta : Rineka Cipta, 2007.
Mohammad Nasirudin, Pendidikan Tasawuf, Semarang: RaSAIL Group, 2010.
Muchlas Samani dan Harianto, Konsep Dan Model Pendidikan Karakter, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, Manajemen Pendidikan Karakter, Jakarta: Bumi Aksara, 2012.
Munfaridatur Rosyidah, Penanaman Nilai-Nilai Karakter (Toleransi Dan Disiplin) Melalui Pembiasaan Shalat Dzuhur Berjamaah Di SMP Negeri 18 Semarang, (Skripsi, Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, 2019).
Mustamir Pedak, Dahsyatnya Otak dengan Shalat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.
Muwafik Saleh, Membangun Karakter dengan Hati Nurani: Pendidikan Karakter untuk Generasi Bangsa, Jakarta: Erlangga 2012.
Nurul Zuriah, Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan, Jakarta: PT Bumi Aksara, 2009.
Oemar Hamalik, Psikologi Belajar Mengajar, (Bandung : Sinar Baru Algesindo, 2012.
Raihan Putry, “Nilai Pendidikan Karakter Anak DI Sekolah Perspektif Kemendiknas”, Jurnal Gender Equality, Vol. 4, No. 1, Maret 2018.
Retno Listyarti, Pendidikan Karakter Dalam Metode Aktif, Inovatif, Dan Kreatif, Jakarta: Esensi, 2012.
Ridwan Abdullah Sani dkk, Pendidikan Karakter : Mengembangkan Karakter Anak Yang Islami, Jakarta: Bumi Aksara, 2016.
Septi Wahyu Utami, “Penerapan Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Kedisplinan Siswa”, Jurnal Pendidikan, Vol. 04, Nol. 01, Tahun 2019.
Sri Nurmayanti, Strategi Guru PAI Dalam Menanamkan Kebiasaan Shalat Berjamaah Siswa Di SMP Muhammadiyah 12 Makasar Tahun Pelajaran 2011/2011, (Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Alauddin Makasar, 2012).
123
Suaidi dkk, “Membangun Karakter Anak Didik Melalui Keteladanan Kepemimpinan Kepala Sekolah/Madrasah”, Jurnal Pendidikan Karakter (JAWARA) “JPKJ”, Vol. 07, No. 01, Juni 2021.
Sudaryono, Metodelogi Penelitian, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2017.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitataif dan R & D, Bandung: Alfabeta, 2019.
Sulaiman Rasjid, Fikih Islam, Bandung: Sinar Baru, 1992.
Syakir Jamaluddin, Kuliah Fiqih Ibadah, cet-1, Yogyakarta: Surya Sarana Grafika, 2010.
Syamsul Kurniawan, Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Implementasinya Secara Terpadu di Lingkungan, Keluarga, Sekolah, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat. Yogyakarta: Ar- Ruzz Media, 2014
Syarif Yahya & Irwan Kurniawan, Tuntunan Shalat: Dari Fikih Sampai Hikmah, Dari Wajib Hingga Sunnah, Bandung: Marja, 2012.
Umar Sidik, dkk. Metodologi Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan, Ponorogo : CV. Nata Karya, 2019.
Umar Hasyim, Toleransi Dan Kemerdekaan Beragama Dalam Islam Sebagai Dasar Menuju Dialog Dan Kerukunan Antar Agama, Surabaya: PT Bina Ilmu, 1979.
Yaumi Muhammad, Pendidikan Karakter: Landasan, Pilar, dan Implementasi, Jakarta: Prenamedia Group, 2016.
Yusuf, Kuantitatif, Kualitatif, & Penelitian Gabungan, Jakarta: kencana, 2014.
Zubaedi, Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi Dan Aplikasinya Dalam Lembaga Pendidikan, cet-1, Jakarta: Kencana Prenada Grup, 2011.
124
LAMPIRAN-LAMPIRAN
125 Lampiran
Dokumentasi Foto Penelitian
Kondisi MAN 1 Mataram
126
Wawancara dengan Bapak Masjudin Yusi, S.Pd (Waka Kesisiwaan) MAN 1 MATARAM
Wawancara dengan Ibu Sundu Hartati, S.Ag (Guru Mapel Al-Qur’an Hadits)
127
Wawancara dengan Bapak H. Lalu Khaidir, S.Ag (Guru Mapel Fiqih)
Wawancara dengan salah satu peserta didik
128
Wawancara dengan peserta didik Rizka Aulia Putri Bahtiar dan Lailatul Fitritsani (Ketua dan Wakil OSIM MAN 1 Mataram)
129
Kegiatan Imtaq setiap hari Jum’at
130
Kegiatan shalat Dhuha berjamaah
131
Kegiatan shalat Dzuhur berjamaah
132
PEDOMAN OBSERVASI
Dalam observasi yang dilakukan oleh peneliti, peneliti ingin mengamati tentang bagaimana pembentukan karakter melalui pembiasaan shalat berjamaah di MAN 1 Mataram.
A. Tujuan
Untuk memperoleh informasi dan data mengenai keadaan atau gambaran karakter-karakter peserta didik, serta bagaimana pembentukan karakter melalui pembiasaan shalat berjamaah dan apa saja karakter yang dibentuk pada peserta didik melalui pembiasaan shalat berjamaah untuk dapat membentuk karakter peserta didik agar sesuai dengan tujuan pendidikan Islam juga Syariat Agama.
B. Aspek yang diamati
1. Keadaan lingkungan madrasah 2. Kegiatan shalat berjamaah 3. Karakter peserta didik
133
PEDOMAN WAWANCARA
Tujuan: Untuk memperoleh informasi serta dapat mengetahui bagaimana pembentukan karakter melalui pembiasaan shalat berjamaah di MAN 1 Mataram dan apa saja karakter yang dibentuk pada peserta didik melalui pembiasaan shalat berjamaah
Pendahuluan
7. Memperkenalkan diri
8. Menjelaskan maksud dan tujuan wawancara disertai dengan manfaat penelitian yang dilakukan.
9. Melakukan kontrak wawancara dengan informan/responden dengan menawaran waktu wawancara 10-15 menit.
A. Identitas responden Nama : Jenis kelamin : Jabatan :
B. Pertanyaan wawancara
1. Pertanyaan seputar pembentukan karakter melalui pembiasaan shalat berjamaah di MAN 1 Mataram dan apa saja karakter yang dibentuk pada peserta didik melalui pembiasaan shalat berjamaah di MAN 1 Mataram.
a) Bagaimanakah karakter peserta didik yang ada di MAN 1 Mataram?
134
b) Apa yang melatarbelakangi diadakannya pembiasaan shalat berjamaah di madrasah ini?
c) Bagaimanakah upaya pembentukan karakter melalui pembiasaan shalat berjamaah pada peserta didik?
d) Karakter apa saja yang dibentuk melalui pembiasaan shalat berjamaah?
e) Bagaimanakah bentuk penerapan pada karakter religius, toleransi, kedisiplinan dan tanggung jawab terhadap kegiatan shalat berjamaah yang dilakukan oleh pihak madrasah terhadap peserta didik ?
f) Apakah shalat berjamaah berpengaruh dalam pembentukan karakter peserta didik?
g) Hambatan apa saja yang dihadapi oleh guru dalam menerapkan kegiatan shalat berjamaah?
h) Siapakah yang bertanggung jawab penuh terhadap terlaksananya kegiatan shalat berjamaah tersebut?
i) Bagaimanakah respon peserta didik ketika menjalani proses kegiatan shalat berjamaah yang diterapkan?
j) Bagaimana hasil dari penerapan pembiasaan shalat berjamah dalam membentuk karakter peserta didik di MAN 1 Mataram?
2. Pertanyaan kepada peserta didik
a) Bagaimana cara adik-adik di didik dan dibina oleh para guru melalui kegiatan shalat berjamaah tersebut?
b) Bagaimana adik-adik menjalani proses kegiatan shalat berjamaah tersebut, merasa senang dan bersyukur atau bagaimana?
135
PEDOMAN DOKUMENTASI
Untuk melengkapi data-data yang diperlukan oleh peneliti, maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yang ketiga yaitu dokumentasi. Sebagai bahan pendukung dari data-data yang telah didapatkan sebelumnya. Sehingga informasi dan data-data tersebut menjadi lebih valid serta akurat, dan dapat menambah kepercayaan serta sebagai pembuktian suatu kejadian. Adapun hal-hal yang berkaitan dengan dokumentasi yaitu :
1. Data Profil MAN 1 Mataram 2. Data Visi dan Misi
3. Situasi dan kondisi MAN 1 Mataram.
4. Keadaan sarana dan prasarana 5. Kegiatan shalat berjamaah
6. Jumlah pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik 7. Struktur organisasi MAN 1 Mataram
136
137
138
139
140
141
142
143