BAB V PENUTUP
B. Saran
Melihat kesimpulan dari penelitian mengenai pengaruh metode hypnoteaching terhadap peningkatan motivasi belajar siswa di atas, peneliti dapat memberikan saran – saran sebagai berikut :
1. Untuk guru agar lebih dapat meningkatkan kemampuan dalam mengatur siswa, sehingga dapat membuat siswa fokus dan masuk ke dalam penerapan metode hypnoteaching. Dan mensugsti siswa lebih mudah.
2. Kepada siswa agar bisa mempersiapkan diri ketika akan melakukan pembelajaran. Sehingga metode khususnya pada penelitian ini metode hypnoteaching apapun yang di terapkan guru siswa dapat memahami dan menerima penyampaian materi.
3. Kepada Sekolah, lebih memperhatikan kemampuan para guru lain yang hanya menggunakan metode ceramah dan diskusi biasa agar lebih kreatif salah satunya dengan menerapkan metode hypnoteaching.
PEDOMAN WAWANCARA DENGAN KETUA PKBM HIMMATA JAKARTA UTARA
1. Mengapa dinamakan sekolah PKBM Himmata ?
2. Apa saja gambaran umum tentang sekolah PKBM Himmata ? 3. Apa saja visi dan misi sekolah PKBM Himmata ?
4. Bagaimana cara siswa masuk ke sekolah PKBM Himmata ? 5. Berapa jumlah siswa keseluruhan di sekolah PKBM Himmata ?
6. Apa saja kegiatan non akademik siswa-siswi di sekolah PKBM Himmata ? 7. Apa saja latar belakang guru di sekolah PKBM Himmata ?
HASIL WAWANCARA DENGAN KETUA PKBM HIMMATA JAKARTA UTARA
Berita Acara
Wawancara dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal: Senin, 21 September 2015 Tempat: Ruang Tamu
Interview: Syahrudin, S.Kom
1. Mengapa dinamakan sekolah PKBM Himmata ?
Jawab: PKBM adalah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dan sekolah ini dibawah naungan yayasan Himmata. PKBM Himmata didirikan pada tahun 2004 yang awal kegiatan belajar mengajar bermula dari pembinaan anak-anak jalanan, yatim dan dhu‟afa yang berada di sekitar wilayah Pertamina Plumpang Jakarta Utara.
2. Apa saja gambaran umum tentang sekolah PKBM Himmata ?
Jawab: Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) HIMMATA didirikan pada tahun 2004. PKBM HIMMATAyang berada di bawah naungan Yayasan HIMMATA, dilahan 1.005 m² PKBM HIMMATA saat ini dibangun beberapa ruang belajar yang digunakan sebagai sarana kegiatan belajar mengajar, diantaranya laboratorium komputer, laboratorium lifeskill, laboratorium bahasa, Sanggar/Aula Kreatifitas, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), Studio Musik, dan Laboratorium Keterampilan Tata Boga.
3. Apa saja visi dan misi sekolah PKBM Himmata ?
Jawab: Visinya adalah Unggul dalam Pendidikan bagi anak kurang beruntung di Indonesia berdasarkan pribadi muslim, mandiri, cerdas dan aktif. Misinya diantaranya adalah Meningkatkan mutu terunggul dalam
pendidikan bagi anak bernasib tidak beruntung di Indonesia, Mengembangkan dan menyebarkan ide pembaruan tentang pembinaan dan pendidikan anak di Indonesia.Mendidik peserta didik yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia, memiliki kecakapan hidup, mandiri dan memiliki kompetensi untuk menghadapi masa depan, Menjalankan pelayanan pendidikan bagi masyarakat khususnya terhadap anak yang bernasib kurang beruntung, Melakukan kerjasama dengan pemerintah dan masyarakat dalam pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan.
4. Bagaimana cara siswa masuk ke sekolah PKBM Himmata ?
Jawab: Sebenarnnya siswa masuk ke sekolah ini seperti masuk ke sekolah formal, yakni dengan mendaftar dan sekolah mengetahui status sosial dari siswa tersebut.
5. Berapa jumlah siswa keseluruhan di sekolah PKBM Himmata ?
Jawab: Dari tahun ke tahun siswa PKBM Himmata selalu bertambah karena dari animo masyarakat yang sangat tinggi. Sampai saat ini siswa PKBM Himmata keseluruhan hampir dari 400 siswa.
6. Apa saja kegiatan non akademik siswa-siswi di sekolah PKBM Himmata ? Jawab: Selain belajar di dalam kelas, siswa juga di ajarkan kegiatan- kegiatan di luar sekolah. Salah satunya kegiatannya adalah adanya group tarian lenong, teater, serta sering kita melakukan pemanfaatan seperti dari sabun cair.
7. Apa saja latar belakang guru di sekolah PKBM Himmata ?
Jawab: ada beberapa guru yang mengajar di sekolah dengan lulusan S1 dan ada juga beberapa guru hanya dengan lulusan SMA atau SMK.
PEDOMAN WAWANCARA DENGAN GURU IPS YANG
MENGGUNAKAN METODE HYPNOTEACHING DI PKBM HIMMATA JAKARTA UTARA
1. Bagaimana proses penerapan metode hypnoteaching di sekolah ? 2. Apa tujuan dan manfaat metode hypnoteaching ?
3. Apa saja hambatan dalam belajar dengan menggunakan metode hypnoteaching ?
4. Apakah dengan menggunakan meyode hypnoteaching dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa atau dengan yang lainnya ?
HASIL WAWANCARA DENGAN GURU IPS YANG MENGGUNAKAN METODE HYPNOTEACHING DI PKBM HIMMATA JAKARTA UTARA
Berita Acara
Wawancara dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal: Senin, 21 September 2015 Tempat: Ruang Kelas
Interview: Nurrahman, S.Pd
1. Bagaimana proses penerapan metode hypnoteaching di sekolah ?
Jawab: Sebenarnya metode hypnoteaching sudah sering digunakan oleh guru IPS di sekolah PKBM Himmata Jakarta Utara dalam proses pembelajaran. Kata-kata positif perlu diberikan kepada siswa. Misalnya, guru mengatakan “dilarang membuang sampah sembarangan”, sehingga siswa secara langsung menerima kata-kata positif tersebut. Oleh karena itu, guru sangat berperan dalam menggunakan metode hypnoteaching.
Guru dituntut memiliki kemampuan berbahasa indonesia yang baik dan benar.
2. Apa tujuan dan manfaat metode hypnoteaching ?
Jawab: Metode hypnoteaching merupakan metode pembelajaran cara teratur yang digunakan untuk melaksanakan suatu pekerjaan agar tercapai sesuai yang dikehendaki. Metode hypnoteaching merupakan salah satu cara yang digunakan guru untuk melaksanakan proses pembelajaran di kelas. Manfaat dari metode hypnoteaching salah satunya dari siswa agar siswa tidak merasa bosan dalam proses pembelajaran. Situasi dalam kelas sangat diperlukan agar siswa tertarik pada pembelajaran tersebut
3. Apa saja hambatan dalam belajar dengan menggunakan metode hypnoteaching ?
Jawab: Kondisi siswa baik secara sosial maupun ekonomi tentunya akan mempengaruhi kondisi psikis dari siswa itu sendiri. Terkadang walaupun guru telah mengikuti langkah dalam proses penerapan metode hypnoteaching, jika siswa menolak sugesti yang diberikan oleh guru maka hasil dari penerapan metode hypnoteaching tidak akan maksimal
4. Apakah dengan menggunakan meyode hypnoteaching dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa atau dengan yang lainnya ?
Jawab: Salah satu langkah dalam penerapan metode hypnoteaching yaitu dengan menggunkan kata – kata positif , kata – kata positif itu yang guru jadikan bahan untuk memberikan sugesti – sugesti yang positif sehingga siswa termotivasi untuk belajar. Kemudian di awal proses pembelajaran guru memulai dengan games, cerita inspiratif serta yeeling, hal tersebut akan membuat siswa tertarik dan semangat untuk belajar, sehingga secara tidak langsung akan memotivasi siswa itu sendiri
ANGKET PENELITIAN PENGARUH METODE HYPNOTEACHING TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA-SISWI DI
PKBM HIMATTA, JAKARTA UTARA
Nama : Kelas : Sekolah :
1. Saya dapat mengerjakan tugas sampai dengan selesai tanpa berhenti.
a. Selalu b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah 2. Saya tidak dapat mengerjakan tugas ketika mengalami kesulitan
a. Selalu b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah 3. Apabila ada tugas / PR saya dapat mengerjakannya dengan baik.
a. Selalu b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah 4. Saya dapat bersikap cepat puas terhadap prestasi yang telah dicapai.
a. Selalu b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah 5. Saya berminat untuk mencapai sebuah target dalam berprestasi
a. Selalu b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah
6. Saya bersungguh – sungguh dalam menjalankan tugas agar prestasi saya lebih baik dari siswa lain.
a. Selalu b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah 7. Saya selalu mendapatkan hasil yang maksimal ketika belajar dirumah
a. Selalu b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah
8. Saya tidak dapat mengerjakan tugas sekolah dengan bekerja sendiri a. Selalu
b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah 9. Saya dapat mengerjakan tugas sekolah itu di kerjakan dirumah
a. Selalu b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah
10. Saya dapat mempertahankan pengetahuan saya untuk dijadikan keyakinan dalam beragumen ( diskusi )
a. Selalu b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah
11. Saya tidak mampu mempertahankan pengetahuan saya (ragu–ragu) ketika menjawab soal – soal
a. Selalu b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah
12. Saya berdiskusi dengan siswa lainnya jika saya mengalami kesulitan dalam proses belajar
a. Selalu b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah
13. Apabila saya mengalami kesulitan belajar, saya lebih suka bekerja keras untuk menyelesaikan dari pada beralih kepada kegiatan lainnya.
a. Selalu b. Sering
c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah
14. Saya merasa tidak tertarik apabila guru memberikan soal terus – menerus a. Selalu
b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah 15. Guru anda adalah pribadi yang menyenangkan
a. Selalu b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah
16. Saya nyaman ketika berada di dalam kelas a. Selalu
b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah 17. saya nyaman berada didalam kelas dan saya memahami pelajarannya
a. Selalu b. Sering
c. Kadang – kadang d. TidakPernah
18. Guru memulai pelajaran dengan games, cerita inspiratif, maupun yelling a. Selalu
b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah 19. Anda adalah siswa yang tidak memiliki impian atau cita – cita
a. Selalu b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah 20. Guru selalu memberikan kata – kata positif kepada siswa- siswinya
a. Selalu b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah 21. Apakah guru kamu pernah berkata “kamu anak bodoh/ nakal ”
a. Selalu b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah 22. Proses pembelajaran di kelas sangat menyenangkan
a. Selalu b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah
23. Dengan menerapkan metode hypnoteaching siswa lebih mudah memahami materi yang di ajarkan
a. selalu b. Sering
c. Kadang – kadang d. Tidak Pernah
24. Metode hypnoteaching membuat siswa lebih percaya diri dengan kemampuan yang dimilikinya
a. selalu b. Sering
c. Kadang-kadang d. Tidak Pernah
25. Metode hypnoteaching merupakan metode pembelajaran yang saya senangi a. Selalu
b. Sering
c. Kadang-kadang d. Tidak Pernah
26. Metode hypnoteaching membuat saya menjadi termotivasi untuk belajar dengan giat
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak Pernah