BAB IV: HASIL DAN PEMBAHASAN
A. GAMBARAN UMUM LATAR PENELITIAN
7. Sarana dan Prasarana
6. XII IPS 2 9 17 26
7. XII IPS 3 0 18 18
JUMLAH 39 125 164
7. Sarana dan Prasarana MAN 1 Ponorogo
135
Ponorogo berdiri di atas tanah seluas 13.451 m2. Adapun pergedungan yang dimiliki oleh MAN 1 Ponorogo diantaranya yaitu:
Tabel 4.8 Sarana dan Prasarana Sekolah MAN 1 Ponorogo
No Jenis Bangunan Jumlah Kondisi Bangunan Baik Rusak
Ringan
Rusak Berat
1 R.Kelas 26
2 Ruang Kepala Sekolah
1
3 R. Guru 1
4 Perpustakaan 1
5 Lab. IPA 1
6 Lab. Fisika 1
7 Lab. Kimia 1
8 R. Komputer 2
9 Tempat Beribadah
1
10 R. UKS 1
11 KM.Siswa 4
12 KM. Siswi 7
13 KM. Guru 6
14 Gudang 2
15 R. Tata Boga 1
16 R. Tata Busana 1 17 Kantin Sekolah 3
18 Dapur Sekolah 1
19 Area Parkir 1
20 Pos Satpam 1
b. Perlengkapan
Perlengkapan sekolah merupakan suatu sarana maupun alat-alat pendidikan dimana yang mempunyai fungsi untuk membantu kelancaran kegiatan pembelajaran di MAN 1 Ponorogo, diantara perlengkapan yang dimiliki oleh MAN 1 Ponorogo meliputi:
1) Sarana Olahraga
a) Lapangan bola volley b) Lapangan futsal c) Lapangan basket
137
d) Lapangan lompat jauh e) Ruang tenis meja 2) Perlengkapan kantor
a) Kursi kerja b) Meja kerja c) Almari arsip d) Almari piala e) Meja kursi tamu f) Papan statistic g) Papan pengumuman h) Tempat sampah i) Tempat cuci tangan j) Computer
k) Printer
l) Alat multimedia m) Telepon
n) Ac
3) Perlengkapan ruang kelas a) Meja dan kursi siswa b) Meja dan kursi guru c) Papan tulis
d) Papan data kelas e) Kipas angina
f) LCD
8. Prestasi – Prestasi Siswa MAN 1 Ponorogo Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo memiliki banyak prestasi baik berskala kabupaten, nasional, maupun internasional.
Data prestasi Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo dapat dilihat pada bagian akhir penelitian di halaman terlampir. Adapun
139
prestasi siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo diantaranya sebagai berikut:
a) Penulis Terbaik 5 oleh Festival Penulis Nasional.
b) Finali 15 Besar Nasional Robot MRC Jakarta/Roapetrik.
c) Harapan 3 Lomba PMR Universitas Airlangga Surabaya.
B. PAPARAN DATA DAN HASIL PENELITIAN
1. Perencanaan Prodistik Dalam Mengembangkan Peningkatan Bakat dan Minat Siswa di MAN 1 Ponorogo
Perencanaan adalah tahapan yang paling utama dari salah satu fungsi manajemen dalam mencapai sebuah tujuan, terutama ketika dalam sebuah organisasi atau lembaga tersebut menghadapi perubahan secara dinamis baik dari lingkungan internal maupun eksternal. Maka diperlukan sebuah perencanaan yang matang agar resiko yang di tanggung relative kecil, dengan cara memilih solusi atau tujuan terbaik dari berbagai alternatif yang sudah ditetapkan
141
untuk mencapai target dan tujuan yang diinginkan. Sehingga dalam proses pelaksanaan kegiatan dalam suatu organisasi atau lembaga dapat dioptimalkan secara efektif serta efisien. Sebuah perencanaan dikatakan berhasil, apabila dalam perencanaan tersebut mampu mempertimbangkan kondisi waktu di masa yang akan datang dan mampu memprediksi rencana serta kegiatan pelaksanaan di periode sekarang.
Berdasarkan hasil observasi yang peneliti lakukan pada hari Kamis, 02 Februari 2023 mengatakan bahwa perencanaan Prodistik di Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo ini hal pertama yang
dimulai adalah dari tahap pra perencanaan, yaitu ITS Prodistik Surabaya yang ada di Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo dimulai pada tahun 2012 tepatnya pada bulan Juli.
Pada waktu itu di tahun 2012 Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo memiliki peserta didik yang berjumlah sebanyak 76 siswa6. Hal itulah yang memacu kerja sama antara Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo dengan Prodistik ITS Surabaya. Dengan adanya kerja sama ini, madrasah berharap progam Prodistik ini mampu memberikan tambahan skill IT kepada siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo. Tahap pendaftaran Prodistik di Madrasah Aliyah Negeri 1
6 Lihat Transkip Observasi kode: 03/O/02-II/2023
143
Ponorogo yang pertama madrasah terlebih dahulu mengajukan permohonan kerja sama tepatnya di ITS Surabaya. Kemudian permohonan kerja sama tersebut langsung ditindak lanjuti oleh ITS Surabaya dan mengadakan kunjungan ke Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo terkait sarana prasarana, komite, dan guru guru Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo. Setelah dinyatakan layak, Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo mendapat persetujuan bahwa MAN 1 Ponorogo bisa melaksanakan kerja sama dengan Prodistik ITS Surabaya7. Hal tersebut sesuai dengan yang dijelaskan oleh Ibu Ririn
7 Lihat Transkip Dokumentasi kode: 04/D/09-II/2023
Hari Wahyuni, selaku Sekretaris Guru Prodistik, sebagai berikut:
Jadi begini, untuk pra perencanaan Prodistik ITS Surabaya di MAN 1 ini berawal di tahun 2012 bulan juli, yang mana saat itu siswa berjumlah 76 siswa.
Hal itulah yang memacu kerjasama antara MAN 1 Ponorogo dengan Prodistik ITS Surabaya. Dengan harapan bisa memberikan tambahan skill, dan juga IT kepada siswa siswi kami. Terus untuk alur pendaftaran Prodistik di MAN 1 Ponorogo itu bentuknya pertama kali kita mengajukan permohonan kerjasama di ITS sana, yang kemudian ditindak lanjuti dengan adanya visitasi dari pihak Prodistik ITS Surabaya ke MAN 1 Ponorogo. Dan Alhamdulillah- nya dari visitasi itu akhirnya di acc bahwasannya MAN 1 Ponorogo sudah bisa melaksanakan kerjasama dengan Prodistik ITS Surabaya.8
Dalam proses perencanaan Prodistik, tidak terdapat persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh madrasah. Namun apabila
8 Lihat Transkip Wawancara kode: 04/W/08-II/2023
145
dalam satu kabupaten terdapat lebih dari satu madrasah atau sekolah yang akan bekerja sama dengan Prodistik, maka terlebih dahulu sekolah tersebut harus mendapatkan izin rekomendasi dari sekolah yang terlebih dahulu bergabung. Berikut ini pernyataan Sekretaris Prodistik MAN 1 Ponorogo:
..,tidak ada persyaratan yang kaitannya dengan kerjasama ini, hanya saja apabila ada 1 kabupaten itu terdapat lebih dari 1 sekolah yang akan bekerjasama. Maka harus izin dulu atau mendapat rekomendasi dari sekolah yang lebih dulu bergabung. Begitu…9
Pendapat tersebut juga ditegaskan dari salah satu alumni Prodistik MAN 1 Ponorogo Angkatan ke V. Dari hasil observasi yang dilakukan pada Sabtu, 04
9 Lihat Transkip Wawancara kode: 04/W/08-II/2023
Februari 2023 dengan Fengky Syarifudin sebagai alumni Prodistik MAN 1 Ponorogo, menunjukkan bahwa progam Prodistik merupakan progam ITS Surabaya bekerja sama dengan lembaga pendidikan tingkat SMA/MA yang memiliki fasilitas yang memadai, komponen, dan tenaga pendidik yang berkompeten dan sudah disepakati oleh MoU (Memorandum of Understanding).
Apabila terdapat sekolah lain akan melakukan kerja sama dengan Prodistik, maka madrasah sekolah tersebut harus mendapatkan izin dari sekolah yang sebelumnya sudah mendaftar. Dulu itu Prodistik Kepanjangan dari Progam Pendidikan TIK yang setara dengan D1
147
kemudian sekarang diubah menjadi Progam Terapan Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. Pendidikan diganti menjadi terapan karena hasil atau karya dari progam prodistik tersebut untuk di implementasikan.
Berikut ini pernyataan alumni Prodistik MAN 1 Ponorogo:
Jadi menurut sepengetahuan saya.
Prodistik ini progamnya dari ITS yang bekerja sama dengan sekolah menengah madrasah atau SMA tepatnya pada bidang IT, namun tidak semua sekolah bisa bekerja sama, karena ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti fasilitas yang harus benar-benar memadai kaya komputer terus guru yang akan mengajar nanti harus paham akan tentang IT. Dan Prodistik di MAN 1 ini dipantau terus sama ITS terkait dari hasil, keberhasilan penerapan aplikasi dan juga karya di MAN 1 ini. Terus gimana perkembangannya? Prestasinya berkembang atau berhenti? Progam Prodistik ini juga ada lombanya, seperti
Robotic dan Procommit.
Alhamdulillahnya, saya sebagai alumni MAN 1 pernah ikut mengantar teman saya lomba procommit itu juga menang.
Jadi Prodistik itu progamnya dari ITS.
Dulu itu namanya Prodistik (Progam Pendidik TIK setara D1), nah kalimat pendidikan diganti terapan itu di D1 mungkin skill yang dimiliki masih kurang, jadi di ganti terapan karena hasilnya memang untuk di implementasikan…10
Proses tahap pra perencanaan progam Prodistik MAN 1 Ponorogo mengalami sedikit hambatan seperti terjadi adanya pro dan kontra yang berkaitan dengan MoU (Memorandum of Understanding) bentuk kerjasama dengan ITS Surabaya. Namun, seiring dengan perubahan perkembangan teknologi, kemampuan skill IT peserta didik dan juga prestasi yang semakin berkembang
10 Lihat Transkip Wawancara kode: 04/W/08-II/2023
149
di MAN 1 Ponorogo. Akhirnya, bapak/ibu guru maupun stakeholder dapat melihat dan dapat menikmati bahwa hasil dari kerja sama dengan Prodistik ITS ini memang sangat diperlukan. Pernyatan tersebut ditegaskan oleh Sekretaris selaku Guru Prodistik di MAN 1 Ponorogo. Kembali diterangkan oleh Ibu Ririn Hari Wahyuni selaku Sekretaris Guru Prodistik, sebagai berikut:
Kalau untuk hambatan itu muncul dari intern madrasah itu sendiri. Terjadi adanya pro dan kontra yang kaitannya sama MoU kerja sama dengan ITS Surabaya. Tapi, seiring berjalannya waktu bapak dan ibu guru maupun stakeholder itu akhirnya bisa melihat dan dapat menikmati bahwasannya kerjasama ini memang sangat diperlukan kaitannya dengan perkembangan, kemampuan, ataupun keterampilan IT siswa-siswi MAN 1 Ponorogo…11
11 Lihat Transkip Wawancara kode: 04/W/08-II/2023
Perencanaan Prodistik di Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo dilaksanakan berupa sistem kerja sama dengan ITS Surabaya yang sudah disepakati melalui Surat Perjanjian Bersama dan Memorandum of Understanding atau MoU. Kerja sama yang dilakukan oleh kedua lembaga ini memiliki komitmen dan juga saling bersinergi untuk mewujudkan tujuan yang sudah ditentukan, yakni memberikan pengetahuan, keterampilan serta tambahan skill khususnya dalam bidang IT untuk siswa serta lulusan Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo agar mampu bersaing dan menyesuaikan terhadap perkembangan Teknologi di era modern seperti ini.
151
Menurut Ketua Prodistik, Perencanaan progam Prodistik di Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo terdapat dua pihak, pertama dari Madrasah dan dari pihak ITS Surabaya.
Sistem perencanaan dari ITS Surabaya, terdapat perumusan silabus mata kuliah dan perumusan Kurikulum Prodistik. Kemudian sistem perencanaan dari madrasah seperti progam perencanaan pada umumnya, yaitu menyediakan sarana dan prasarana, jadwal perkuliahan, membentuk pengurus, menyusun strategi pembelajaran, dan menyiapkan tenaga pendidik. Selaras dengan yang disampaikan oleh Bapak Muhadi, selaku Ketua Progam Prodistik sebagai berikut:
Jadi untuk perencanaan Prodistik di madrasah ini seperti perencanaan pada umumnya. Kalau dengan ITS ya dilakukan sebuah kerja sama dengan pihak ITS Surabaya. seperti adanya surat perjanjian dan tanda tangan pada acara MoU. Dalam hal ini madrasah dan ITS memiliki tujuan yang sama yaitu sebagai media untuk meningkatkan serta mengembangkaan minat dan bakat, agar ketika sudah lulus mereka itu punya skill untuk melamar kerja dan punya minat untuk meneruskan ke Perguruan Tinggi.
Setelah lulus dari Prodistik kan mendapat sertifikat, sertifikat itu bisa digunakan untuk melamar kerja. Dari ITS, madrasah mendapat silabusmata kuliah dan kurikulum. Akhirnya, progamnya kurikulum itu dari ITS dan ITS ini sebagai induknya. Jadi intinya Progam Prodistik dari ITS ini nantinya akan menjembatani anak-anak supaya mau dan minat melanjutkan ke perguruan Tinggi. Nah kalau menurut pihak madrasah bentuk perencanaannya menyiapkan tempat atau labnya, fasilitas, sarana prasarana, dan tenaga
153 pendidik yang akan mengajar Prodistik..12
Pendapat Bapak Muhadi selaku Ketua Prodistik juga di tegaskan oleh salah satu peserta didik Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo. bagi siswa yang MAN 1 Ponorogo yang mengikuti progam ini akan mendapatkan sertifikat Prodistik yang dapat digunakan untuk melamar pekerjaan.
Kembali diterangkan oleh Dania Septiana, selaku Siswa Kelas 12, sebagai berikut:
…jadi progam seperti Prodistik ini sangat diperlukan. Karena kita punya skill yang dibuktikan dengan sertifikat dan ijazahnya kayak gitu. Sebagai syarat penunjang memudahkan kita melamar pekerjaan..13
12 Lihat Transkip Wawancara kode: 02/W/02-II/2023
13 Lihat Transkip Wawancara kode: 01/W/01-II/2023
Dalam perencanaan Prodistik di MAN 1 Ponorogo, pengelola Prodistik seperti ketua Progam ikut berpartisipasi terhadap perencanaan Prodistik dan melakukan sinkronisai dengan bagian kurikulum serta bekerja sama dengan bidang keterampilan.
Selain itu dalam perencanaan Prodistik di Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo melibatkan orang tua siswa. Keterlibatan tersebut dilaksanakan melalui pertemuan wali murid saat PPDB, kemudian pihak madrasah menyampaikan progam-progam dan keterampilan yang ada di Prodistik.
Ketelibatan orang tua dalam perencanaan ini mengikuti progam dari madrasah.
155
Berikut pernyataan Ketua Prodistik MAN 1 Ponorogo:
…dalam perencanaan Prodistik ini yang ikut berpartisipasi diantaranya ketua progam kemudian bekerja sama dengan bagian kurikulum, serta bekerja sama dengan bidang keterampilan. Selain itu, dalam perencanaan ini terdapat keterlibatan dari orang tua siswa.
Namun, tetap mengikuti progam dari madrasah. Ketika pertemuan wali murid khususnya saat PPDB, dan saat pertemuan kami dari pihak madrasah akan menyampaikan progam yang di Prodistik dan keterampilannya.14
Peneliti mendapat sebuah dokumen terkait dengan Progam Keterampilan MAN 1 Ponorogo yang berisi prosedur kerja sama dengan Prodistik. Berikut prosedur kerja sama Prodistik dengan Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo:
14 Lihat Transkip Wawancara kode: 02/W/02-II/2023
a. Mengajukan surat permohonan kerja sama.
b. ITS akan melakukan evaluasi, dan kunjungan madrasah meliputi: kesiapan sekolah baik dari manajemen, sarana dan prasarana, serta manajemen.
c. Dilaksanakannya Mou (Memorandum of Understanding).
d. Diterapkan sistem monitoring dan evaluasi pelaksanaan Progam.15
Berdasarkan uraian data diatas dapat disimpulkan bahwa perencanaan Prodistik di MAN 1 Ponorogo, meliputi: a) Proses pra perencanaan progam Prodistik, ITS Prodistik Surabaya yang ada di Madrasah Aliyah
15 Lihat Transkip Dokumen kode: 04/D/09-II/2023
157
Negeri 1 Ponorogo dimulai pada tahun 2012 tepatnya pada bulan Juli. Pada waktu itu di tahun 2012 Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo memiliki peserta didik yang berjumlah sebanyak 76 siswa, hal itulah yang memacu kerja sama antara Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo dengan Prodistik ITS Surabaya. Tahap pendaftaran Prodistik di Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo yang pertama madrasah terlebih dahulu mengajukan permohonan kerjasama tepatnya di ITS Surabaya. Kemudian permohonan kerjasama tersebut langsung ditindak lanjuti oleh ITS Surabaya dan mengadakan kunjungan ke Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo, b) Dilaksanakan pertemuan Wali
Murid ketika PPDB dan pelatihan untuk calon guru dan tutor yang akan mengajar Prodistik ini, c) Madrasah menyediakan sarana prasarana membentuk pengurus, menyiapkan tenaga pendidik, jadwal perkuliahan, dan menyusun strategi pembelajaran. Secara sederhana hal itu dapat dicermati melalui gambar 4.1 sebagai berikut:
Gambar 4.1 Perencanaan Prodistik MAN 1 Ponorogo
159
2. Pelaksanaan Prodistik Dalam Pengembagan Bakat dan Minat di Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo
Ketika proses perencanaan berjalan, maka proses selanjutnya yaitu pelaksanaan agar dapat mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Keberhasilan dari pelaksanaan ini diukur dari sumber daya yang ada dalam organisasi atau lembaga yang mempunyai tanggung jawab dalam proses pelaksanaan yang sudah dirancang agar tujuan yang diinginkan dapat diwujudkan.
Berdasarkan hasil observasi menunjukkan bahwa pelaksanaan progam Prodistik di Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo diawali secara bersamaan pada
tahap pra pelaksanaan Prodistik, yaitu dari adanya progam kerja sama tahun 2012 kemudian ada tindak lanjut dari ITS Surabaya. Dimana setiap tahunnya terdapat pembaharuan MoU (Memorandum of Understanding), dan dari Kementerian Agama Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo mendapat sambutan yang luar biasa.16 Sehingga pada tahun 2020 MAN 1 Ponorogo mendapatkan SK sebagai pelaksana Madrasah Plus Keterampilan, yang tentunya dari hal tersebut MAN 1 Ponorogo mendapatkan pengakuan dan pelaksanaan keterampilan khususnya dalam bidang IT.
Baik itu RPL (Rekayasa Perangkat Lunak),
16 Lihat Transkip Observasi kode: 03/O/02-II/2023
161
animasi, multimedia, maupun desain grafis.
Seperti yang disampaikan oleh Ibu Ririn Hari Wahyuni selaku Sekretaris Guru Prodistik, sebagai berikut:
Pelaksanaan Prodistik di MAN 1 Ponorogo ini kebetulannya dari kerja sama tahun 2012 kemudian ada tindak lanjut yang mana setiap tahun itu ada pembaruan Mou dan saat itu dari Kemenag ini mendapat sambutan yang luar biasa sehingga pada tahun 2020, kita mendapatkan SK sebagai pelaksana madrasah plus keterampilan. Yang pastinya kita itu mendapatkan sebuah pengakuan dan pelaksanaan keterampilan terutama di bidang IT seperti RPL, animasi, multimedia, ataupun desain…17
Selain itu menurut Sekretaris Proditik MAN 1 Ponorogo, pelaksanaan Prodistik ini memiliki kurikulum yang berbeda. Madrasah
17 Lihat Transkip Wawancara kode: 04/W/08-II/2023
Aliyah Negeri 1 Ponorogo memiliki 6 Progam Keterampilan, yaitu RPL, animasi, multimedia, desain grafis, tata boga, dan tata busana. Dari keseluruhan progam keterampilan tersebut terdapat kurikulum tersendiri dan untuk kurikulum yang baru berkaitan dengan tata boga dan tata busana, MAN 1 Ponorogo sudah berkomunikasi dengan pihak Prodistik ITS Surabaya.
Sehingga lulusan dari MAN 1 Ponorogo akan mendapatkan sertifikat dari Prodistik ITS Surabaya.18
Hal ini dikemukakan oleh Ibu Ririn Hari Wahyuni sebagai Sekretaris selaku
18 Lihat Transkip Dokumentasi kode: 05/D/09-II/2023
163
Guru Prodistik di Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo:
…yang jelas dari Prodistik sendiri itu memiliki kurikulum yang berbeda dan di MAN 1 kebetulan kana da 6 progam keterampilan baik itu RPL, animasi, multimedia, desain grafis, tata busana dan tata boga. Dimana keseluruhannya itu ada kurikulum tersendiri dan untuk progam yang baru tata busana sama tata boga itu kita juga bekomunikasi dengan pihak Prodistik ITS Surabaya. Sehingga lulusan kami ini mendapatkan sertifikat dari pihak Prodistik...19
Hasil observasi dengan Bapak Muhadi selaku Ketua Progam Prodistik menunjukkan bahwa pelaksanaan Prodistik dilakukan secara langsung atau tatap muka pada jam pelajaran pagi. Progam Prodistik di MAN 1 Ponorogo ini sudah masuk dalam kurikulum
19 Lihat Transkip Wawancara kode: 04/W/08-II/2023
madrasah sehingga untuk pelaksanaannya mengikuti progam yang ada pada kurikulum madrasah. Dalam pelaksanaan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) Progam Prodistik dengan proses pembelajaran biasa sangat berbeda, karena MAN 1 Ponorogo termasuk dalam kategori madrasah keterampilan maka dalam proses pembelajaran MAN 1 Ponorogo dituntut untuk 70% praktek dan 30%teori20. Kemudian dari proses pembelajaran tersebut diadakannya evaluasi, dan evaluasi ini di laksanakan sesuai dengan kurikulum madrasah seperti Penilaian Tengah Semester, dan Akhir Semester. Seperti yang
20 Lihat Transkip Observasi kode: 03/O/02-II/2023
165
disampaikan oleh Bapak Muhadi selaku Ketua Progam Prodistik, sebagai berikut:
Ya jadi kan Prodistik ini sudah include di pelajaran pagi itu artinya bukan ekstrakurikuler, jadi Prodistik ini sudah masuk di kurikulum. Prodistik ini sudah ada di pelajaran biasa, dan dilaksanakan di pagi hari seperti pelajaran yang lainnya begitu.
Dan untuk pelaksanaannya ya mengikuti kurikulum yang ada di madrasah. Dan seperti biasa, bahwa namanya juga sistem KBM. Yang agak membedakan yaitu proses pelaksanaan pembelajarannya, karena ini adalah keterampilan kita dituntut 70% untuk praktek dan 30% untuk teori. Kemudian dari pembelajaran itu tentunya ada evaluasi, na evaluasi ini juga ngikut dari progam kurikulum. Waktunya evaluasi penilaian tengah semester, ya tengah semester an.
Jadi, proses pelaksanaannya seperti itu….21
Pernyataan Bapak Muhadi selaku Ketua Prodistik Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo ditegaskan oleh Ibu Ririn selaku Sekretaris Prodistik Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo, bahwasannya proses pembelajaran untuk pembelajaran IT di MAN 1 Ponorogo berbeda dengan sekolah umum lainnya. Di sekolah umum proses pembelajaran IT dalam 1 minggu hanya dilaksanakan selama 2 jam, sedangkan di MAN 1 Ponorogo untuk pembelajaran IT dilaksanakan selama 6 jam dalam waktu 1 minggu. Dan di MAN 1 Ponorogo terdapat 51 kurikulum normal, dengan adanya
21 Lihat Transkip Wawancara kode: 02/W/02-II/2023
167
progam keterampilan sebanyak 6 jam.
Kurikulum di MAN 1 Ponorogo menjadi 57 jam. Hal ini selaras dengan yang disampaikan oleh Sekretaris Prodistik yakni Ibu Ririn Hari Wahyuni sebagai berikut:
…untuk pembelajaran IT ini kalo di sekolah umum itu 1 minggu hanya ada 2 jam sementara di kami untuk IT nya ini ada 6 jam dalam satu minggu. Di MAN 1 ini kurikulum normal nya kana da 51, kemudian dengan adanya progam keterampilan sebanyak 6 jam itu menjadi 57 jam….22
Perencanaan progam Prodistik peserta didik harus menyelesaikan mata kuliah sebanyak 25 SKS yang tercantum pada kurikulum Prodistik Tahun 2015, agar peserta didik dapat mengikuti Tugas Akhir.
22 Lihat Transkip Wawancara kode: 04/W/08-II/2023
Di awal semester 1, peserta didik akan mendapatkan mata kuliah 1 SKS yaitu Ms.
Word dan Microoft Excel. Semester Dua (2) penguatan wawasan IT, Microsoft PowerPoint (PPT), Animasi, Desain Grafis, Multimedia, dan RPL, kemudian semester 3 dan 4 mata kuliah dilaksanakan sesuai dengan bakat dan minat yang dipilih, dan untuk semester akhir (5) terdapat Tugas Akhir.23 Hal ini dikemukakan oleh Ibu Ririn Hariwahyuni Selaku Sekretaris Prodistik sebagai berikut:
…waktu semester 1 maka semuanya pasti sama yaitu semua operasi mata kuliahnya 1 SKS, kemudian Microsoft Word dan Microsoft Excel. Semester 2 itu
23 Lihat Transkip Dokumentasi kode: 03/D/09-II/2023
169 penguatan wawasan IT. Kemudian Microsoft Power Point, Animasi, Desain Grafis, Multimedia, dan RPL baru di semester 3 ada mata kuliah sesuai dengan bidangnya, semua jurusan. Contoh perkantoran itu, semester 3-nya Acces dan Word Advance. Kemudian semester 4- nya, Microsoft Visio dan Excel Advance atau computer atau computer akuntasi. Kalau Design Grafis ada Google SketchUp, Photoshop. Semester 4-nya ada CorelDraw sama Illustrator. Kalau multimedia ada Photoshop Advance, kemudian Adobe Priemier, semester 4-nya Adobe After Effect, 3D S Max. kalau Animasi, ada Photoshop Advance, Macromedia Flash, 3D Modelling, 3D S Max. kemudian ada Progamming, ada Microsoft Acces, Visul Basic, semester 4-nya Web Progamming, dan Android Progamming dan ini sudah dari sana SKS-nya juga sudah ditentukan. Intinya semester 5 nanti dia ikut ngerjakan TA (Tugas
Akhir), dan semuanya harus menempuh 25 SKS dalam 5 semester untuk masalah jam itu kebijakan sekolah yang menentukan. Materinya itu harus praktek atau terapan, jadi ujiannya pun bukan teori, kalau word itu biasanya disuruh membuat sertifikat, kalau excel disuruh buat rumus, table nilai design ya buat desain, logo. Jadi bedanya sama pelajaran TIK, kalau dulu itu waktu ujian kan tulis. Dan Prodistik ini berupa praktek dan harus menghasilkan sebuah produk…24 Pendapat tersebut juga ditegaskan oleh lulusan Prdositik Madrasah Aliyah Negeri 1 Ponorogo bahwasannya sistem perkuliahan dilaksanakan sebanyak 3 kali dalam waktu seminggu. Ketika kelas X pada semester 1&
2 kami mendapatkan mata kuliah yang sama,
24 Lihat Transkip Wawancara kode: 04/W/08-II/2023