• Tidak ada hasil yang ditemukan

bawah pH normal, maka air tersebut bersifat asam, sedangkan air yang mempunyai pH di atas pH normal bersifat basa. (Mega Filiazati).

3. Karateristik bakteriologis

Karakteristik biologi digunakan untuk mengukur kualitas air terutama air yang dikonsumsi sebagai air minum dan air bersih.

Parameter yang biasa digunakan adalah banyaknya mikroorganisme yang terkandung dalam air limbah. Pengolahan air limbah secara biologis dapat didefinisikan sebagai suatu proses yang melibatkan kegiatan mikroorganisme dalam air untuk melakukan transformasi senyawa- senyawa kimia yang terkandung dalam air menjadi bentuk atau senyawa lain. Mikroorganisme mengkonsumsi bahan-bahan organik membuat biomassa sel baru serta zat-zat organik dan memanfaatkan energi yang dihasilkan dari reaksi oksidasi untuk metabolismenya. (Metcalf and Eddy, 2003).

limbah domestik yaitu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.68/Menlhk/Setjen/Kum.1/8/2016 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik.

Berikut merupakan data baku mutu air limbah menurut Peraturan

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor

P.68/Menlhk/Setjen/Kum.1/8/2016 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik :

Tabel 5 Baku Mutu Air Limbah Domestik

Sumber : Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.68 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik.

No Penulis Judul Tujuan Variabel Diteliti

Variabel Yang Belum Di

Teliti

Metode Penelitian 1 Dandy Prakoso

dan Bieby Voijant Tangahu

Desain IPAL Komunal limbah domestik

perumahan sukolilo Dian regency dangan teknologi Constructed wetland

Untuk memperoleh nilai efisiensi yang tinggi dari pengolahan limbah

domestik skala perumahan dan memperoleh desain IPAL komunal yang memiliki nilai estetika.

COD , BOD dan TSS

2 Ahmad Safrodin dan Sarwoko Mangkoedihardjo

Desain

IPALpengolahan grey water dengan teknologi subsurface flow constructd wetland di Rusunawa Grudo Surabaya

untuk memperoleh nilai efisiensi yang tinggi dan memperoleh desain IPAL yang memiliki nilai estetika.

COD , BOD, TSS dan pH

Data Primer dapat berupa karakteristik

limbah meliputi BOD, COD, TSS, dan pH.sekunder yang dibutuhkan adalah denah area rusunawa Grudo Surabaya, baku mutu air limbah berdasarkan Pergub Jatim No. 7 tahun 2013, jumlah penghuni rusun dan literatur sebagai dasar perencanaan.

No Penulis Judul Tujuan Variabel Diteliti

Yang Belum Di

Teliti

Metode Penelitian 3 Deni Maryani ,

Ali Masduqi dan Atiek Moesriati

Desain IPAL pengolahan grey water dengan teknologi subsurface flow constructd wetland di Rusunawa Grudo Surabaya

Untuk mengetahui pengaruh ketebalan dalam

menurunkan kekeruhan dan total coliform

Coliform, Kekeruhan

Penelitian Pendahuluan, Pelaksanaan

Penelitian,Analisis Data

4 Jami’ah dan Wahyono Hadi

Penggunaan Unit Slow Sand Filter, Ozon Generator dan Rapid Sand Filter untuk Meningkatkan Kualitas Air Sumur Dangkal menjadi Air Layak Minum dengan Parameter Kekeruhan, Fe, dan Mn

menguji pengaruh beban pada inlet unit slow sand filter, pengaruh variasi waktu detensi (td) pada proses ozonisasi, serta pengaruh beban pada unit rapid sand filter dalam meremoval kekeruhan, besi dan mangan. Air baku yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari sumur warga Brebek-Waru

kekeruhan , Fe dan Mn

aklimatisasi untuk membentuk biofilm pada media di unit slow sand filter dan pembiasaan media dengan kondisi air baku yang akan diteliti

No Penulis Judul Tujuan Variabel Diteliti

Yang Belum Di

Teliti

Metode Penelitian 5 Andrie, Suci

Fatmawati, Haris Tehuayo

Rancangan Sistem

Penjernihan Air Baku Dengan sistem Slow Sand Filter Di Desa Lekopancing Kab. Maros Sulawesi Selatan

peningkatan kualitas air baku di desa Lekopancing kab Maros

kadar besi (Fe), mangan, pH, dan padatan terlarut (TDS)

Penelitian ini dilakukan dengan merancang sebuah alat pemurnian air dengan teknologi saringan pasir lambat serta melakukan uji efektifitas dari alat

penjernih saringan pasir lambat dengan mengukur efektifitas penurunan serta mengukur waktu efektif penyaringan.

6 Anis Artiyani dan Nano Heri Firmansyah

Kemampuan Filtrasi Upflow Pengolahan Filtrasi Up Flow Dengan Media Pasir Zeolit Dan Arang Aktif Dalam Menurunkan Kadar Fosfat Dan Deterjen Air Limbah Domestik

untuk menentukan efisiensi filter dengan media pasir kerikil zeolit dan arang aktif dalam menurunkan kadar karakteristik fosfat dan deterjen dalam air limbah domestik rumah susun blok A Kelurahan Kota Lama jln. Muharto 05 Malang.

Fosfat dan Deterjen Air

Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian ekperimental untuk

menentukan efisiensi filter dengan media pasir kerikil zeolit dan arang aktif dalam menurunkan kadar karakteristik fosfat dan deterjen dalam air limbah domestik rumah susun blok A Kelurahan Kota Lama jln. Muharto 05 Malang

No Penulis Judul Tujuan Variabel Diteliti

Yang Belum Di

Teliti

Metode Penelitian 7 Siswi Dwi

Handayani

Kajian Pustaka Potensi

Pemanfaatan Grey Water Sebagai Air Siram WC dan Air Siram Tanaman Di Rumah Tangga

Mengetahui kebutuhan kuantitas, dan kualitas air siram wc dan tanaman di rumah tangga, Mengetahui timbulan kuantitas dan kualitas greywater pada masing-masing kegiatan yang ada di rumah

tangga, Mengetahui potensi greywater di rumah tangga sebagai air siram WC dan siram tanaman,

Mengidentifikasi tantangan pemanfaatan greywater sebagai air siram wc dan tanaman dan Kebutuhan penelitian untuk

mewujudkan pemanfaatan greywater sebagai air siram wc dan tanaman

Kualitas Air Greywater

No Penulis Judul Tujuan Variabel Diteliti

Yang Belum Di

Teliti

Metode Penelitian 8 Muhammad Nur

Fajri , Yohanna Lilis Handayani dan Sigit Sutikno

Efektifitas Rapid Sand Filter Untuk Meningkatkan Kualitas Air Daerah Gambut Di Provinsi Riau

diharapkan dalam

penelitian ini akan berguna bagi masyarakat agar air yang biasa digunakan untuk sehari-hari kualitas dari kebersihan nya lebih baik untuk skala rumah tangga.

pH, KMnO4, Mn

9 Awwal Raafiandy dan Hudori

Efektifitas Pengolahan Greywater Dengan

Menggunakan Rsf (Rapid Sand Filter) Dalam Menurunkan Kekeruhan, Tss, Bod, Dan Cod

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui

kemampuan pengolahan air limbah bekas mandi dengan menggunakan filter. Pada penelitian ini akan digunakan suatu teknologi yaitu reaktor saringan pasir cepat (rapid sand filter). Dalam

penelitian ini juga Mengetahui Perbedaan ketebalan dan jenis media filter terhadap efektifitas pengolahan dengan reaktor RSF.

Kekeruhan, TSS, BOD dan COD.

No Penulis Judul Tujuan Variabel Diteliti

Yang Belum Di

Teliti

Metode Penelitian 10 Mary Selintung

dan Suryani Syahrir

Studi Pengolahan Air Melalui Media Filter Pasir Kuarsa (Studi Kasus Sungai Malimpung)

Menganalisis pasir kuarsa sungai Malimpung dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 1963:2008 sebagai pasir media, dan

Menganalisis keefektifan pasir kuarsa Sungai Malimpung dalam menurunkan pH,

kekeruhan, warna, bau, dan rasa di dalam air dengan menggunakan saringan single medium.

Ketebalan, Warna, pH.

Pengujian yang dilakukan di Laboratorium

Oseanografi Kimia adalah uji kualitas air sebelum dan sesudah filtrasi, dimana sampel air yang digunakan adalah air Danau Unhas.

Selanjutnya pengujian berat jenis pasir dan analisa ayakan (sieve analysis) dilakukan di Laboratorium Mekanika Tanah untuk pemilihan media filter yang sesuai dengan kriteria media untuk saringan single medium. Dimana sebelumnya dilakukan pencucian sebanyak 6 kali untuk menghilangkan kotoran atau lumpur yang melekat pada pasir.

Dokumen terkait