• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tahun Pasar Modal

Dalam dokumen 2017 - Otoritas Jasa Keuangan (Halaman 56-69)

People’s Representative Council (DPR) strengthen the OJK Board of Commissioners selected for 2017-2022

Peringatan 40 Tahun Pasar Modal

OJK bersama dengan Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Direktur Utama BEI, dan Pelaku Industri Jasa Keuangan menghadiri puncak acara peringatan 40 tahun Pasar Modal Indonesia di Gedung Bursa Efek Indonesia. Pelaksanaan acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan, menjalin tali silaturahmi, dan meningkatkan motivasi di antara pelaku Pasar Modal Indonesia.

Puncak acara 40 tahun Pasar Modal Indonesia diakhiri dengan peresmian patung Banteng Wulung.

40th Anniversary of Capital Market

OJK together with the Coordinating Minister for Economic Affairs, Minister of Finance, President Director of BEI, and Financial Services Industry players attended the 40th anniversary commemoration of Indonesian Capital Market at the Indonesia Stock Exchange Building. Implementation of the event aims to improve togetherness, build relationships, and increase motivation among Indonesian capital market players.

The summit of the 40th anniversary of Indonesian Capital Market ended with the inauguration of the Wulung Bull statue.

Pembiayaan Sektor Pangan di Desa Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah

OJK bersama dengan lembaga jasa keuangan melaksanakan Program AKSI Pangan di Desa Pringgarata, Lombok Tengah, NTB yang diisi dengan Sosialisasi Laku Pandai dan pemberian Kredit Usaha Rakyat kepada 50 debitur. Program tersebut merupakan upaya sinergi kebijakan dalam mengakselerasi inklusi keuangan untuk mendukung Nawa Cita mewujudkan kedaulatan pangan.

Financing the Food Sector in Pringgarata village, Central Lombok

In conjunction with financial services institutions, OJK implemented the AKSI Food program in Pringgarata village, Central Lombok, West Nusa Tenggara, by socialising Branchless Banking and extending People’s Business Loans (KUR) to 50 borrowers. The program synergised policy to accelerate financial inclusion in support of the Nawa Citra program to realise food sovereignty.

September • September 14

Seminar Nasional ‘Sinergi dalam Meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan’

OJK menyelenggarakan Seminar tentang pedoman peningkatan literasi dan regulasi terkait inklusi keuangan, sharing pengalaman dalam mendorong inklusi keuangan dan edukasi terkait keuangan digital serta realisasi industri jasa keuangan dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia ke depannya. Dalam kesempatan tersebut, OJK mengajak pelaku usaha jasa keuangan untuk aktif memberi pemahaman literasi keuangan serta menyediakan produk layanan keuangan sesuai kebutuhan masyarakat.

National Seminar “Synergy in Raising Financial Inclusion and Literacy”

OJK hosted a national seminar on guidelines to raise financial literacy as well as regulations on financial inclusion, sharing experiences to increase financial inclusion and education in relation to digital finance as well as financial services industry realisation to increase financial literacy and inclusion in Indonesia moving forward. OJK took the opportunity to invite financial services players to actively provide comprehensive financial literacy understanding and appropriate financial products and services for local communities.

Oktober • Oktober 4

Rapat Kerja Strategis 2018

OJK menyelenggarakan Rapat Kerja Strategis 2018 dengan tema “Mewujudkan OJK yang Kredibel dan Berperan Nyata dalam Pembangunan yang Berkeadilan” dan menetapkan sepuluh kebijakan utama yang akan menjadi langkah pokok OJK sesuai Destination Statement 2017-2022 yaitu “Menjadi lembaga pengawas Sektor Jasa Keuangan yang independen dan kredibel dalam mewujudkan Sektor Jasa Keuangan yang tangguh dan tumbuh berkelanjutan serta mampu melindungi konsumen dan masyarakat dan berperan memfasilitasi melalui kebijakan Sektor Jasa Keuangan dalam mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan”.

Strategy Work Meeting for 2018

OJK hosted a Strategy Work Meeting for 2018 entitled,

“Realising a Credible OJK with a Tangible Role in Equitable Development” and set ten salient policies in line with the Destination Statement for 2017-2022, which stipulates “To become an Independent and Credible Supervisor of a Solid and Sustainable Financial Services Sector to Protect Consumers and the Public, while Issuing Financial Services Sector Policies to create Equitable Welfare”.

Oktober • October 9

Kompetisi Inklusi Keuangan (KOINKU) 2017 di Jakarta

OJK menggelar Kompetisi Inklusi Keuangan (KOINKU) 2017 dengan tema “Model Inklusi Keuangan Berbasis Digital dalam Rangka Mendorong Percepatan Akses Keuangan”. Pelaksanaan Kompetisi tersebut bertujuan untuk mendorong adanya rekomendasi gagasan atau model bisnis akses keuangan inovatif dan solutif guna meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat. Pada penyelenggaraan kali ini, KOINKU mempertegas pentingnya pemanfaatan ranah digital dalam perwujudan inklusi keuangan. Financial Technology (Fintech) merupakan salah satu potensi besar mendukung inklusi keuangan melalui jalur online.

KOINKU Financial Inclusion Competition 2017 in Jakarta OJK organised the KOINKU Financial Inclusion Competition 2017, entitled “Digital Financial Inclusion Models to Accelerate Financial Access”. The KOINKU competition was held to stimulate innovative financial access ideas, recommendations or business models and solutions to increase public financial access. This year, KOINKU stressed the importance of utilising digital means to realise financial inclusion. Fintech has enormous potential to support financial inclusion through online channels.

Oktober • October 17

Peresmian Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Syariah di Pondok Pesantren KHAS Kempek

OJK menerbitkan izin operasi sebelas Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Syariah. Keberadaan LKM Syariah diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di pesantren dan sekitarnya. Pendirian LKM Syariah bertujuan mengatasi ketimpangan dan kemiskinan di masyarakat. Selain itu, LKM Syariah bertujuan meningkatkan kesejahteraan melalui pemberdayaan masyarakat di lingkungan pesantren. Acara peresmian LKM Syariah KHAS Kempek dan Pesantren Buntet Cirebon diresmikan Presiden RI Joko Widodo bersama Ketua Dewan Komisioner OJK dalam acara Haul Ke 28 Pesantren Khas Kempek.

Official Launch of Sharia Microfinance Institutions at Sharia Boarding Schools (Pesantren)

OJK granted business licenses to 11 Sharia microfinance institutions. The presence of Sharia microfinance institutions is expected to ameliorate public welfare, especially at pesantren and in the surrounding communities. The establishment of Sharia microfinance institutions aims to overcome inequality and alleviate poverty. In addition, Sharia microfinance institutions aim to empower the public in the pesantren environment. The launch ceremony at KHAS Kempek and Pesantren Buntet Cirebon was officiated by President Joko Widodo and the Chairman of the OJK Board of Commissioners in the 28th Haul program of the Pesantren Khas Kempek.

Oktober • October 20

Seminar dan Diskusi Panel Kajian Potensi Pertumbuhan dan Perkembangan Fintech sebagai Sarana Pembiayaan Alternatif di Asia Pasifik

OJK menyelenggarakan Seminar dan Diskusi Panel: ‘Kajian Potensi Pertumbuhan dan Perkembangan Fintech sebagai Sarana Pembiayaan Alternatif di Asia Pasifik’. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara OJK dengan Australia Indonesia Partnership for Economic Governance (AIPEG), Cambridge Centre for Alternative Finance, The Australian Centre for Financial Studies Monash Business School, Universitas Tsinghua dan Universitas Zhejiang China.

Seminar and Panel Discussion to Review the Potential Growth and Development of Fintech as an Alternative Source of Financing in Asia-Pacific

OJK hosted a Seminar and Discussion Panel “Reviewing the Potential Growth and Development of Fintech as an Alternative Source of Financing in Asia-Pacific” in conjunction with the Australia Indonesia Partnership for Economic Governance (AIPEG), the Cambridge Centre for Alternative Finance, the Australian Centre for Financial Studies, Monash Business School, Tsinghua University and Zhejiang University, China.

Oktober • October 31

Seminar Tahunan Media Asuransi di Jakarta

OJK menyampaikan Arah Strategis Pengawasan IKNB 2018 pada seminar tahunan media asuransi yang bertemakan

“OJK dan Kegiatan Bisnis Asuransi di Tahun 2018”. Arah strategi tersebut antara lain mengintegrasikan proses bisnis pengawasan dengan mendorong aspek pengawasan IKNB berbasis Teknologi Informasi dan pengawasan bersama antara pengawas bank dan pengawas IKNB.

Annual Insurance Media Seminar in Jakarta

OJK delivered its Strategy Direction of Nonbank Financial Industry Supervision 2018 at the Annual Insurance Media Seminar entitled, “OJK and Insurance Business Activities in 2018”. The strategy direction includes integrating the supervision business processes and promoting IT-based NBFI Supervision as well as joint supervision between bank supervisors and NBFI supervisors.

November • November 16

Media Briefing Seputar Perkembangan Pasar Modal dan Strategi Pembiayaan Infrastruktur

OJK menyampaikan Perkembangan Pasar Modal dan Strategi Pembiayaan Infrastruktur dalam Media Briefing OJK bersama rekan-rekan wartawan. Dalam rangka mendorong pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pembangunan infrastruktur harus diutamakan karena akan membangkitkan ekonomi di sekitar sarana infrastruktur itu dibangun. OJK mendorong pembiayaan pembangunan infrastruktur yang bersumber dari Pasar Modal.

Media Briefing on Capital Market Development and the Infrastructure Financing Strategy

OJK informed journalists about Capital Market Development and the Infrastructure Financing Strategy through a Media Briefing. To increase national development and ameliorate public welfare, infrastructure development must be prioritised because of the trickle-down benefits to the surrounding economy. OJK advocates infrastructure development financing through the capital market.

November • November 17

OJK meraih Penghargaan Pengelolaan LHKPN dan Pengendalian Gratifikasi Terbaik dari KPK

OJK meraih dua penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk penilaian pengelolaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan bidang pengendalian gratifikasi terbaik 2017 di kategori Kementerian dan Lembaga. Penghargaan di bidang sistem pengendalian gratifikasi terbaik merupakan yang kedua kalinya diterima OJK.

Dua penghargaan tersebut diterima pada acara peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2017 di Jakarta.

OJK accepts best LHKPN Management and Gratification Control Awards from the Corruption Eradication Commission (KPK)

OJK accepted two awards from the Corruption Eradication Commission (KPK) for best LHKPN Management and Gratification Control in 2017 in the Government Ministries and Institutions category. The occasion marked the second consecutive time OJK has won the Best Gratification Control Award. Both awards were accepted at the World Anti-Corruption Day 2017 in Jakarta.

Desember • December 12

Hari Asuransi 2017

OJK, Dewan Asuransi Indonesia (DAI), Lembaga-lembaga Terkait dan SJK Perasuransian menyelenggarakan acara puncak peringatan Hari Asuransi 2017 di kota Padang dengan mengambil tema “Indonesia Berasuransi”. Program Hari Asuransi merupakan salah satu sarana untuk mensosialisasikan asuransi kepada seluruh lapisan masyarakat agar dapat memahami manfaat asuransi untuk kehidupan yang lebih baik.

Insurance Day 2017

OJK, Indonesian Insurance Council (DAI), Related Institutions and Insurance Companies held a peak event of Insurance Day 2017 in Padang under the theme “Insurance Indonesia”.

Insurance Day Program aims to socialize insurance to the public in order to understand the benefits of insurance for a better life.

Desember • December 19

29 Desember 2017 - Penutupan Perdagangan Saham 2017 Pada penutupan bursa saham 2017, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa. Prestasi ini sangat dihargai oleh Presiden RI dengan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada segenap pelaku Pasar Modal Indonesia yang memiliki motivasi tinggi dalam memajukan perekonomian dan Pasar Modal Indonesia

Perdagangan saham di penghujung tahun ditutup langsung Presiden Joko Widodo bersama dengan Ketua Dewan Komisioner OJK. Pada acara tersebut turut dihadiri Menteri Keuangan, Menko Perekonomian, Gubernur Bank Indonesia, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Gubernur DKI Jakarta, dan Direktur Utama BEI.

Closing Trading on the Indonesia Stock Exchange 2017 At the close of trading in 2017, the Jakarta Composite Index (JCI) set another all-time high. The achievement was praised by the President of the Republic of Indonesia, who expressed his appreciation to all capital market players in Indonesia for their strong motivation to advance the national economy and capital market in Indonesia.

Stock trading at the end of the year was closed by President Joko Widodo together with the Chairman of the OJK Board of Commissioners. The ceremony was also attended by the

Desember • December 29

OJK memperoleh penghargaan The Global Inclusion Award 2017 untuk regional Asia dan Pasifik. The Global Inclusion Award 2017 adalah program yang diselenggarakan oleh Child and Youth Finance International (CYFI).

Penghargaan ini diberikan kepada Indonesia yang telah menunjukkan komitmen untuk meningkatkan literasi dan inklusi masyarakat agar dapat memenuhi target inklusi keuangan sebesar 75% pada 2019 dan target peningkatan literasi keuangan per tahun sebesar 2%.

OJK received The Global Inclusion Award 2017 for the Asia-Pacific region. The Global Inclusion Award is a program organised by Child and Youth Finance International (CYFI). The award was presented to Indonesia in recognition of commitment to raise financial literacy and inclusion to reach the financial inclusion target of 75% by 2019 and to raise financial literacy by 2% per year.

OJK memperoleh penghargaan PR Indonesia Awards (PRIA) 2017 untuk kategori Media Relations Subkategori Lembaga Negara. PRIA Awards 2017 adalah apresiasi yang diberikan oleh PR INDONESIA untuk mengukur kinerja dan kredibilitas insan Public Relations (Humas) selama setahun.

OJK was recognised by the PR Indonesia Awards 2017 for Media Relations at State Institutions. PRIA 2017 is a form of appreciation presented by PR INDONESIA as a measure of Public Relations performance and credibility over the past year.

OJK meraih penghargaan Gold dalam kategori The Best Technology Innovation bagi Corporate dalam ajang The Best Contact Center Indonesia.

Kategori The Best Technology Innovation dinilai berdasarkan kemampuan contact center untuk menunjukkan inovasi teknologinya pada kurun waktu tertentu, serta memberikan dampak pada bisnis dan operasional contact center.

OJK received the Gold Award for Best Technology Innovation for Corporations in the Best Contact Centre category. The Best Technology Innovation category is based on the ability of the contact centre to use innovative technology during a certain period of time that impacts the business and operations of the contact centre.

PR Indonesia Awards (PRIA) 2017 untuk kategori Media Relations Subkategori

Lembaga Negara The Global Inclusion

Award 2017 The Best Contact Center Indonesia Tahun 2017

Penghargaan

Awards

OJK meraih dua penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk penilaian pengelolaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan bidang pengendalian gratifikasi terbaik 2017 di kategori Kementerian dan Lembaga. Penghargaan ini diberikan kepada pejabat negara dan instansi yang mempunyai komitmen tinggi dalam upaya pencegahan korupsi melalui kepatuhan pelaporan gratifikasi dan LHKPN.

OJK accepted two awards from the Corruption Eradication Commission (KPK) for Best LHKPN Management and Gratification Control in 2017 for the category of Government Ministries and Institutions. The awards are presented to state officials and institutions that are committed to eradicating corruption through compliance to gratification reporting and LHKPN.

Dalam acara yang bertajuk The 9th Indonesia Print Media Award yang diselenggarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS), OJK meraih penghargaan Gold Winner atas Majalah Integrasi OJK. Penghargaan tersebut diperoleh karena Majalah Integrasi tersebut telah memenuhi syarat sebagai majalah Inhouse OJK yang mempresentasikan kredibilitas OJK dan seni penggambaran yang baik.

At the 9th Indonesia Print Media Award hosted by the Indonesia News Publishers Association (SPS), OJK was a Gold Winner for the Integrasi Magazine. The award was presented because Integrasi Magazine meets the criteria as an Inhouse magazine that represents OJK credibility.

InMa Award 2018 Pengelolaan LHKPN dan Pengendalian

Gratifikasi Terbaik dari KPK

Sektor Jasa Keuangan memiliki peranan penting dalam memajukan perekonomian nasional, menjaga stabilitas Sektor Jasa Keuangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. OJK berupaya memajukan Sektor Jasa Keuangan melalui serangkaian kebijakan yang terstruktur, terukur dan terintegrasi. Sebagai bagian dari upaya dalam memacu pertumbuhan, OJK menerbitkan serangkaian kebijakan strategis demi menjaga stabilitas sistem keuangan sebagai landasan pembangunan yang berkelanjutan, optimalisasi peran SJK dalam percepatan pertumbuhan ekonomi nasional, dan mewujudkan kemandirian finansial masyarakat serta mendukung upaya peningkatan pemerataan dalam pembangunan. Selain itu, OJK juga melakukan berbagai kegiatan untuk mempercepat peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Kebijakan strategis yang ditempuh OJK sepanjang 2017 dalam memajukan perekonomian nasional, menjaga stabilitas Sektor Jasa Keuangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dipaparkan dalam bab “Fokus 2017“.

The financial services sector plays a key role in the advancement of the national economy, maintaining financial services sector stability and ameliorating public welfare. OJK strives to advance the Financial Services Sector through a series of structured, measured and integrated policies. As part of the efforts to spur growth, OJK issues various strategic policies to maintain financial system stability as a solid foundation for sustainable development, to optimise the role of the financial services sector to accelerate national economic growth, and to realise financial independence, while backing efforts to increase equitable development. Furthermore, OJK also undertakes various activities to accelerate gains in financial literacy and inclusion.

The strategic policies instituted in 2017 to advance the national economy, maintain financial services sector stability and improve public welfare are contained in the Focus 2017 chapter.

Fokus OJK 2017

OJK Focus in 2017

Fokus OJK 2017

2017 OJK Focus

Sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 21 tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan menyebutkan bahwa OJK berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan terhadap seluruh kegiatan Sektor Jasa Keuangan. Tugas dan fungsi dilakukan bertujuan agar kegiatan di Sektor Jasa Keuangan dapat terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel;

mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil; dan mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, OJK menerbitkan berbagai macam kebijakan dan mengimplementasikan berbagai macam program. Dalam melaksanakan hal tersebut, OJK berpatokan pada Master Plan Sektor Jasa Keuangan Indonesia 2015 - 2019 yang diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 - 2019.

II.1 Master Plan Sektor Jasa Keuangan Indonesia II.1.1 Latar Belakang

OJK memiliki mandat mengatur dan mengawasi SJK agar perkembangan SJK nasional berjalan dengan baik, serta mampu menopang kegiatan pembangunan. Untuk mendukung hal tersebut, OJK perlu membuat rancang bangun arah pengembangan SJK nasional yang bertujuan mendorong SJK tumbuh teratur dan menghasilkan manfaat optimal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Rancang bangun diperlukan dalam rangka proses penyesuaian perekonomian dan reformasi sektor keuangan global.

Mengingat SJK merupakan bagian tidak terpisahkan dari kegiatan perekonomian, penyusunan rancang bangun harus sejalan dengan arah pembangunan ekonomi nasional. Peran SJK dalam hal ini sebagai sumber pembiayaan pembangunan dalam negeri serta akses keuangan yang merata.

Pengembangan SJK juga disesuaikan dengan arah kebijakan RPJMN 2015-2019 yaitu (1) SJK menjadi salah satu penyedia pembiayaan pembangunan yang signifikan; (2) SJK mampu beradaptasi terhadap

In accordance to The OJK Act (No. 21) of 2011 stated that OJK is functioning to organize regulatory and supervisory system to all activities of Financial Services Sector. Duties and functions are intended to aim that all activities within the financial sector are executed in an organized manner, fair, transparent, accountable and capable of realizing a sustainable and stable financial system that protects the interests of consumers and society. To achieve these objectives, OJK publishes various policies and implements various programs. In doing so, OJK is based on the Master Plan of Indonesia Financial Services Sector 2015 - 2019 which is aligned with the National Medium Term Development Plan (RPJMN) 2015 - 2019.

II.1 Indonesia Financial Services Sector Masterplan II.1.1 Background

OJK is mandated to regulate and supervise the national financial services sector to ensure sound development that meets the needs of the public and supports other development activities. To that end, a national financial services sector development masterplan was required to ensure steady growth and provide optimal benefits in terms of ameliorating public welfare and prosperity. Considering that the financial services sector is an integral element of economic activity, the masterplan must be designed congruently with the current direction of national economic development. In this case, the financial services sector plays a key role as a source of domestic development financing and a medium to broad financial access.

Several salient points of the financial services sector development masterplan also adjusted to policy direction of the Medium-Term National Development Plan (RPJMN) for 2015-2019 as follows: (1)

II.1.2 Arah Pengembangan Sektor Jasa Keuangan Indonesia

Arah pengembangan SJK nasional dapat dijabarkan sebagai berikut:

1. Mengoptimalkan peran sektor jasa keuangan dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional

SJK nasional diarahkan untuk meningkatkan kontribusinya dalam mendorong kegiatan ekonomi masyarakat melalui optimalisasi peran dalam pembangunan ekonomi serta peningkatan kapasitas.

2. Menjaga stabillitas sistem keuangan sebagai landasan bagi pembangunan yang berkelanjutan

SJK diarahkan harus memiliki daya tahan yang memadai dalam mengantisipasi goncangan yang dapat muncul.

3. Mewujudkan kemandirian finansial masyarakat serta mendukung upaya peningkatan pemerataan dalam pembangunan

SJK diarahkan untuk mengambil peran mewujudkan kemandirian finansial masyarakat melalui program keuangan yang inklusif.

Arah pengembangan SJK nasional sebagaimana disebutkan di atas memerlukan dukungan yang memadai dari aspek sumber daya manusia dan teknologi informasi.

Dalam dokumen 2017 - Otoritas Jasa Keuangan (Halaman 56-69)