• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik Pengumpulan Data/Prosedur Penelitian

Bab III METODE PENELITIAN

F. Teknik Pengumpulan Data/Prosedur Penelitian

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode dalam pengumpulam data melalui metode observasi, angket, dokumentasi dan tes sebagai berikut:

1. Metode Observasi

Sutrisno Hadi dalam Sugiyono mengatakan dalam bukunya bahwa observasi adalah “suatu proses kompleks, suatu proses yang tersusun dari berbagai proses dan yang terpenting adalah proses pengamatan dan ingatan.”47

Adapun Sugiyono menyebutkan bahwa jenis-jenis observasi ada dua yaitu “observasi berperan serta (participant obsevation) dan observasi nonpartisipan yang termasuk dalam observasi nonpartisipan adalah observasi terstruktur dan observasi tidak struktur.”48

Dalam hal ini, peneliti menggunakan observasi partisipan yaitu

“peneliti ikut serta dalam penelitian sehingga memperoleh data yang lengkap terhadap aktivitas yang ada.” 49 Metode observasi peneliti gunakan untuk memperoleh data tentang letak geografis sekolah MTs Darul Muhajirin Praya.

47Ibid, hlm. 145

48Ibid, hlm. 145-146

49Ibid, hlm. 145

2. Metode Dokumentasi

Dokumentasi adalah “mencari data yang mengenai hal yang berbentuk gambar, catatan, sejarah, boigrafi karya seni dan sebagainya.” 50 Dokumentasi dalam penelitian digunakan untuk mendapatkan data keadaan sekolah MTs Darul Muhajirin Praya, data siswa, struktur organisasi MTs Darul Muhajirin.

3. Tes

Tes adalah “suatu seperangkat rangsangan yang diberikan kepadas siswa dengan maksud untuk mendapatkan jawaban dan dapat menetapkan skor angka.”51 Jenis tes yang digunakan adalah tes formatif. Tes formatif ini untuk mendapatkan data tentang hasil belajar siswa kelas VII di MTs Darul Muhajirin Praya setelah diterapkan media audio visual pada kegiatan pembelajaran.

Bentuk tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah bentuk tes untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunakan media audio visual. Sehingga dengan menggunakan tes ini, peneliti mendapatkan data tentang peningkatan hasil belajar siswa kelas VII pada Mata Pelajaran Fiqih di MTs Darul Muhajirin Praya

G. Tekhnik Analisis Data

Analisis data merupakan sumber data yang terkumpul yang sudah di jawab oleh responden dan analisis data ini menggunakan analisis statistic

50Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif...,hlm. 240

51 Amir Hadi dan Haryono, Metodologi Penelitian Pendidikan…, hlm. 139

infrensial, karena peneliti hanya menginginkan kesimpulan yang berlaku dalam populasi.

Sugiyono mengatakan bahwa analisis data adalah “data yang seluruh responden atau sumber data lain yang terkumpul. Adapun tekhnik analisis data dalam penelitian kuantitatif menggunakan statistik. Dalam penelitian ini menggunakan statistik inferensial karena peneliti ingin membuat kesimpulan yang berlaku untuk populasi”.52

Adapun analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini melalui tiga langkah yaitu dengan melakukan persiapan, mentabulasi dan melakukan data sesuai dengan pendekatan yang digunakan sehingga dapat menjawab rumusan masalah yang telah ditentukan oleh peneliti.

Dalam penelitian ini, untuk menguji ada atau tidaknya perbandingan variabel X (Hasil belajar siswa setelah menggunakan media audio visual) dengan variabel Y (Hasil belajar siswa sebelum menggunakan media audio visual).

Dalam penelitian ini, teknik analisis data yang digunakan oleh penulis adalah sebagai berikut.

1. Uji Homogenitas

Uji Homogenitas adalah pengujian mengenai sama tidaknya variansi-variansi dua buah distribusi atau lebih. Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui apakah data dalam variabel X dan Y bersifat homogen atau tidak.

52Ibid, hlm. 147-148

Untuk analisis data, penulis menggunakan statistik parametrik.

Karena skala datanya adalah interval. Statistik parametrik ini menggunakan teknik komparasi Uji Beda (t-test) sampel bebas (Independent Sample Test). Ada dua bentuk formulasi uji-t untuk sampel bebas, namun terlebih dahulu diuji Homogenitas Populasi dengan Uji F.

Varian Besar Varian Kecil

“Adapun kriteria uji homogenitas ini adalah populasi homogen jika nilai F hitung < F tabel, dan populasi tidak homogen jika nilai

F hitungF tabel.”53 2. Uji Normalitas

Uji normalitas data bertujuan untuk menguji normal tidaknya data tiap-tiap variabel penelitian. Untuk itu sebelum peneliti akan menggunakan statistik parametris sebagai peneliti akan menggunakan teknik statistik parametris sebagai analisisnya, maka peneliti harus membuktikan terlebih dahulu, apakah data yang akan dianalisis itu berdistribusi normal atau tidak. “Berdasarkan hal tersebut maka uji normalitas dalam penelitian ini adalah pengujian normalitas data dengan menggunakan Uji chi-kuadrat.”54 Rumus chi kuadrat :

X2 =∑ (Oi - Ei)2 Ei

Keterangan : Oi : jumlah kelas interval Ei : frekuensi ekspektasi

53 Sugiyono, Metode..., hlm. 140.

54 Sugiyono, Statistika untuk Penelitian, (Bandung: Alfabeta, 2014), hlm. 79.

F =

3. Uji Hipotesis

Setelah dilakukan uji homogenitas dan normalitas, maka dilanjutkan dengan uji hipotesis dengan menggunkan rumus uji beda (t-test), adapun rumusnya adalah sebagai berikut:

x – y

Keterangan : t : Nilai Uji t x : Nilai rata-rata X y : Nilai rata-rata Y N1 : Jumlah sampel X N2 : Jumlah sampel Y S1 : Varian X

S2 : Varian Y

SG : Standar Deviasi Gabungan Kriteria Hipotesis, jika :

to ≥ t-tabel, berarti Ha diterima dan Ho ditolak.

to ≤ t-table, maka Ho diterima dan Ha ditolak.

Dengan db = (N1+N2-2) dan tarif signifikansi α 0,05 atau 5%.55

55 Syofian Siregar, Statistik..., hlm. 241.

t =

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian

1. Data Madrasah Tsanawiyah a. Profil Madrasah Tsanawiyah Nomor Statistik

Madrasah (NSM) : 121252020009 Nomor Pokok

Sekolah Nasional

(NPSN) : 69727688

Nama Madrasah : MTs. DARUL MUHAJIRIN PUTRI

Status : SWASTA

Alamat : Jalan Diponegoro No. 40 Praya Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat Telefon : ( 0370 ) 654060

E-mail : [email protected] Status Tanah : Milik Yayasan Darul Muhajirin Praya Luas Tanah : 31.236 m2

Tahun Pendirian

Madrasah :

14 JULI 1971 ( Akte : 87 Notaris Abdurrahim, S.H. tertanggal 2 Februari 1985 dirubah

SK MENKUMHAM Nomor : AHU – 0035547. AH.01.04 TAHUN 2016)56 b. Sejarah Berdirinya Madrasah

Pondok Pesantren Darul Muhajirin terletak di kota Praya, Ibukota Kabupaten Lombok Tengah, sekitar 30 Km, sebelah timur kota Mataram – Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pondok Pesantren Darul Muhajirin didirikan pada hari Rabu, 22 Rabiul Awwal 1318 H – 14 Juli 1971) kemudian dibentuk sebuah

56 Dokumentasi, 10 Maret 2018

37

Yayasan yang diberi nama : ” Yayasan Darul Muhajirin “ dengan Akte Notaris Nomor : 87, tanggal 2 Februari 1985, Notaris H.

Abdurrahim, SH. Dan diperbaharui dengan Akte Notaris Nomor AHU-0035547.AH.01.04 Tahun 2016. Sebagai lembaga pendidikan, sebenarnya telah mulai sejak tahun 1943, dirintis oleh TGH.

MUHAMMAD NAJMUDDIN MAKMUN, setelah beliau pulang dari tanah suci Makkah (di sana Beliau belajar pada Madrasah Darul Ulum). Lembaga pendidikan yang dirintis tersebut dikenal dengan nama “ Nurul Yakin “ yang terletak di kampung Karang Lebah, Praya, Lombok Tengah.

Dalam perkembangannya Perguruan Nurul Yakin, memiliki jumlah santri semakin banyak memerlukan sarana dan prasarana yang lebih memadai. Untuk itulah, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah membantu dengan menghadiahkan tanah seluas 31.236 m2. Pada tahun 1971, dimulailah pembangunan gedung Pondok Pesantren yang baru. Pondok Pesantren ini diberi nama Darul Muhajirin “ nama pemberian ulama terkemuka di Makkah, Syekh Muhammad Yasin Isa Al-Fadani, Guru utama dari Tuan Guru Haji Muhammad Najamuddin Makmun ketika belajar di Makkah.

Kesadaran dan keyakinan bahwa di tempat baru ini prospek penyelenggaraan pendidikan akan lebih baik. Berawal dengan 20 lokal ruang belajar 6 ruang perkantoran, sebuah ruang Laboratorium

IPA, beberapa buah rumah bagi Kyai, sebuah Mushalla, dan Asrama Santri. Penyelenggaraan pendidikan semakin beragam maka dibentuk pula Majelis Ta‟lim di dalam maupun luar pondok, yang terbesar hampir di seluruh desa di Lombok Tengah dan sebagian Lombok Barat dan Lombok Timur.

1) MTs. Darul Muhajirin Putri adalah salah satu madrasah di lingkup Pondok Pesantren Darul Muhajirin Praya

2) Pada tahun 1981 berstatus TERDAFTAR dengan Piagam Madrasah dari Departemen Agama Nomor: 16/02/MTs./NTB/81 tertanggal 20 Mei 1981.

3) Pada tahun 1992 berstatus DIAKUI dengan Piagam Madrasah dari Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor : Wx/3-d/KP.08.8/3185/1992 tertanggal 24 Desember 1992 dengan Nomor Statistik Madrasah:

212520206051.

4) Pada tahun 1997 berstatus DISAMAKAN dengan Piagam Madrasah dari Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor : Wx/1-b/63/1997 tertanggal 29 Januari 1997 dengan Nomor Statistik Madrasah: 212520206051.

5) Pada tahun 2006 berstatus TERAKREDITASI B, NILAI 432,52 dengan Piagam Madrasah dari Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor :

72/Akr.MTs/B/IV/2006, tertanggal 3 April 2006 dengan Nomor Statistik Madrasah: 212520206051.

6) Pada tahun 2011 memperoleh Akreditasi dengan nilai B (BAIK), Nilai Akhir 85 dengan Sertifikat Akreditasi Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah tertanggal 6 Desember 201157

c. Surat Keputusan (SK) Pendirian

d. Kepala Madrasah

Nama Lengkap : MASTUR, S. Pd.I.

Tempat, tanggal lahir : Sepakat, 31 Desember 1963 Pendidikan Terakhir : S.1

Alamat : Sepakat, Desa Ganti, Kec. Praya Timur, Lombok Tengah

Nomor HP : 081 805 296 080

Lembaga yang : Yayasan Ponpes Darul Muhajirin

57 Dokumentasi, 10 Maret 2018

58 Dokumentasi, 17 Maret 2018

Berdiri tahun : 1971

Nomor : 508 / 1983

Tanggal : 14 Juli 1971

Lembaga yang

mengeluarkan SK : Departemen Dalam Negeri Jenjang Akreditasi : B (Baik)

Nomor : Dp. 020089

Tanggal : 6 Desember 2011

Lembaga yang

mengeluarkan SK : Badan Akreditasi Nasional Sekolah / Madrasah58

mengeluarkan SK Praya

Nomor : Kep. 029/YDM/VIII/2015

Tanggal : 5 Agustus 201559

e. Keadaan Siswa

Tabel 4.1

Data Siswa Lima Tahun Terakhir Sumber Data :60

TAHUN PELAJARAN

K E L A S

JUMLAH

VII VIII IX

2013 / 2014 81 98 101 280

2014 / 2015 99 81 98 278

2015 / 2016 112 92 73 277

2016 / 2017 67 104 90 261

2017 / 2018 93 69 103 265

f. Jumlah Guru dan Pegawai

Tabel 4.2

Jumlah Guru dan Pegawai Sumber Data :61

No JABATAN GOLONGAN JUML

I II III IV AH

1 Kepala Madrasah 1 1

2 Guru Tetap Kemenag 2 2

3 Guru Tetap Yayasan 26 26

4 Guru Tidak Tetap

5 Kaur Tata Usaha 1 1

59 Dokumentasi, 17 Maret 2018

60 Mastur, Kepala Sekolah, Wawancara, 24 Maret 2018

61 Mastur, Kepala Sekolah, Wawancara, 24 Maret 2018

6 Pegawai Tetap Yayasan 1 1 7 Pegawai Tidak Tetap Yayasan

Jumlah 2 29 31

g. Gedung dan Bangunan

Tabel 4.3

Keadaan Gedung dan Bangunan Madrasah Sumber Data : Dokumentasi62

No JENIS

BANGUNAN

LUAS (m2)

KONDISI JUML

BAIK RUSAK RR RB AH

1 Ruang Belajar 616 10 1 11

2 Ruang Kepala 9 1 1

3 Ruang TU 12 1 1

4 Ruang Guru 56 1 1

5 Perpustakaan 6 Ruang Pertemuan 7 Laboratorium

Bahasa

8 Laboratorium IPA 9 Laboratorium

Komputer

10 Musholla 1 1

11 Pos Satpam 8 2 1

h. Visi, Misi dan Tujuan Madrasah 1) VISI

TANGGUH DALAM IMAN, UNGGUL DALAM AMAL DAN PRESTASI, MULIA DALAM AKHLAK”

62 Dokumentasi, 31 Maret 2018

2) MISI

1. Mewujudkan sekolah inovatif dalam pembelajaran

2. Mengembangkan organisasi sekolah yang terus belajar (learning organization)

3. Memenuhi fasilitas sekolah yang relevan, memadai, dan berwawasan ke depan

4. Mewujudkan pembiayaan pendidikan yang memadai, wajar dan adil

5. Memberdayakan pendidik dan tenaga kependidikan yang mampu dan tangguh

3) TUJUAN

a. Madrasah mampu menghasilkan Dokumen-1 KTSP dengan lengkap

b. Madrasah mampu menghasilkan administrasi guru dengan lengkap semua mata pelajaran dan untuk semua jenjang/kelas/tingkatan

c. Madrasah mampu menyediakan fasilitas pembelajaran yang lengkap, memadai, dan berwawasan ke depan

d. Madrasah mampu menghasilkan diversifikasi kurikulum MTs.

agar relevan dengan kebutuhan peserta didik

e. Madrasah mampu meningkatkan kepedulain sosial peserta didik

f. Madrasah mampu meningkatkan pengetahuan keagamaan bagi peserta didik63

2. Deskripsi Data

a. Tabulasi Data Penelitian

Tabel 4.4

Tabulasi Data Penelitian sebelum Menggunakan Media Audio Visual

Subjek Item Pertanyaan Skor

Total

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 0 10 10 10 10 10 0 10 10 10 80

2 10 0 0 10 10 10 10 0 10 0 60

3 10 10 10 0 0 0 10 10 10 0 60

4 0 0 10 10 0 10 10 10 0 10 60

5 10 10 10 10 10 10 10 10 0 0 80

6 0 10 0 10 10 0 0 10 10 10 60

7 10 10 10 10 0 0 10 10 10 0 70

8 0 10 10 10 10 10 10 0 0 0 60

9 10 10 10 10 0 0 0 10 0 10 60

10 10 0 0 10 0 10 0 10 10 0 50

11 10 10 10 10 10 10 0 0 10 10 80

12 0 0 10 0 10 10 10 10 0 0 50

13 0 10 10 0 0 0 10 10 10 10 60

14 0 0 10 10 0 0 10 10 10 10 60

15 10 10 10 0 0 10 10 10 10 10 80

16 10 10 10 0 0 0 0 10 0 10 50

17 10 0 10 10 0 10 10 0 10 10 70

18 10 10 10 10 10 0 0 0 0 10 60

19 0 10 10 0 10 10 0 0 10 10 60

20 10 10 0 10 10 0 10 10 10 0 70

21 10 10 10 0 10 10 10 10 0 0 70

22 10 10 10 10 10 10 0 10 0 0 70

23 0 10 10 10 10 10 0 0 0 0 50

24 0 10 0 10 10 0 10 10 10 10 70

25 0 0 10 10 0 10 10 10 10 10 70

26 10 10 10 10 10 10 10 10 0 0 80 27 10 0 10 10 10 10 10 10 10 10 90

28 10 10 0 10 10 0 10 10 0 10 70

63 Mastur, Kepala Sekolah, Wawancara, 3 April 2018

29 0 10 10 10 10 0 10 10 10 10 80

30 10 10 0 0 10 0 10 10 10 10 70

31 0 10 10 10 10 0 10 0 10 10 70

32 10 10 10 10 10 0 10 10 10 10 90 33 10 10 10 10 10 10 10 10 0 0 80

34 10 10 10 10 10 0 10 10 0 0 70

35 10 10 0 10 10 0 10 0 0 0 50

36 10 10 10 10 10 0 0 10 10 10 80

37 0 10 10 10 10 0 10 10 10 0 70

38 10 0 10 10 10 10 10 10 0 0 70

39 10 10 10 10 10 0 10 10 0 0 70

40 0 0 10 10 10 10 0 10 10 10 70

41 10 0 10 10 10 10 10 0 10 0 70

42 10 10 10 10 10 10 10 10 0 0 80 43 10 0 10 10 10 0 10 10 10 10 80

Tabel 4.5

Tabulasi Data Penelitian Setelah Menggunakan Media Audio Visual

Subjek Item Pertanyaan Skor

Total

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 0 10 10 10 10 0 10 10 10 10 90

2 10 10 10 10 10 0 10 0 10 10 80

3 10 10 10 10 10 0 10 10 10 10 100

4 10 10 10 10 10 0 10 10 0 0 70

5 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 100

6 10 10 10 10 10 0 10 10 0 0 70

7 10 10 10 10 0 10 0 10 0 0 60

8 10 10 10 10 10 0 0 0 10 10 70

9 10 10 10 10 10 10 10 0 0 0 70

10 10 10 0 10 0 10 0 10 10 10 70

11 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 100

12 10 10 10 0 10 0 10 10 10 0 70

13 10 10 10 10 0 0 10 10 10 10 80

14 10 0 10 10 0 0 10 10 10 10 70

15 10 10 10 0 0 10 10 10 10 10 80 16 10 10 10 10 10 10 10 10 0 0 80 17 10 10 10 10 0 10 10 10 10 0 80 18 10 10 10 10 10 0 0 10 10 10 80

19 10 10 10 10 10 0 0 0 10 10 70

20 10 10 10 10 10 0 10 10 10 10 90 21 10 10 10 10 10 0 10 10 10 10 90

22 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 100 23 10 10 10 10 10 10 10 10 0 0 80 24 10 10 0 10 10 10 10 10 10 10 100 25 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 100

26 10 10 10 10 10 0 10 10 0 0 70

27 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 100 28 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 100

29 0 10 10 10 10 0 10 10 0 0 60

30 10 10 10 10 10 0 10 10 10 10 90

31 10 10 10 10 10 0 10 10 0 0 80

32 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 100 33 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 100 34 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 100 35 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 100

36 10 0 10 10 10 0 10 10 0 10 70

37 10 0 10 10 10 10 10 10 10 10 90

38 10 0 10 10 10 0 0 10 10 10 70

39 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 100 40 10 10 10 10 10 10 10 10 0 0 80

41 10 10 10 10 10 10 0 10 0 0 70

42 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 100 43 10 0 10 10 10 10 10 10 10 10 90

b. Responden Penelitian

Arikunto mengatakan bahwa

Apabila subjeknya kurang dari 100 orang, maka sampelnya lebih baik diambil semua, tetapi jika jumlah subyeknya lebih dari 100, maka subyek dapat diambil antara 10-15 %, 20-25%

atau lebih64.

Karena jumlah siswa kelas VII A dan VII D di MTs Darul Muhajirin tahun akademik 2017/2018 berjumlah 43 maka peneliti mengambil semua populasi. Nama-nama responden tertera pada tabel berikut ini

64 Arikunto, Prosedur Statistik Penelitian, (Jakarta, Renika Cipta, 2006 ) hlm. 124

Tabel 4.6

Nama-nama Responden Sumber Data : 65

NO Nama responden Kelas

1 Auralia Salsadila VII A

2 Baiq Mustiani Pristiana VII A

3 Fitri Andriani VII A

4 Hafifa Juliana VII A

5 Harisa Fadila Budiarti VII A

6 Harliza VII A

7 Ika Mauliani VIIA

8 Istiqomah VIIA

9 Maya Pita Loka VIIA

10 Meli Jelita VIIA

11 Nana Mardiana VIIA

12 Nur Asiah Maelani VIIA

13 Rina Rosida VIIA

14 Ristu Filaili VIIA

15 Sabila Elvira VIIA

16 Sakinah VIIA

17 Sekariyani VIIA

18 Sima Alia Royani VIIA

19 Syahadati VIIA

20 Tiara Wati VIIA

21 Yohana Utari VIIA

22 Yusmila Putri VIIA

23 Zar‟ah VIIA

24 Aya Sifia VII D

25 Baiq Febi Rifya Afifah VII D

26 Elsa Widyawati VII D

27 Hanis Salsabila VII D

28 Isti Parlin VII D

29 Karimatul Laili VII D

30 Lia Wulandari VII D

31 Nisa Usiliani VIID

32 Nopia Ardani VIID

33 Nova Astitin Amsialatulfitri VIID

34 Novita Amalia Haero VIID

35 Priska Adiwinata VIID

36 Resi Septiana VIID

65 Yusron, Guru Pengampu Mapel Fiqih, Wawancara, 2 April

37 Rima Arissitha VIID

38 Rohimah VIID

39 Sirtu Pilaili VIID

40 Sofia Rengga VIID

41 Susi Rusmayanti VIID

42 Widia Andriani VIID

43 Yuna Aini Septi VIID

c. Instrumen Penelitian

Yaya Suryana mengatakan bahwa

Dalam penelitian yang menggunakan metode kuantitatif, kualitas pengumpulan datanya sangat di tentukan kualitas instrument atau alat pengumpulan data yang digunakan.

Instrumen itu disebut berkualitas dan dapat dipertangguang jawabkan pemakaiannya apabila sudah terbukti validitas.

Semua instrument, baik itu instrumen tes maupun non tes harus memiliki syarat yaitu valid. Valid berarti instrumen secara akurat mengukur objek yang harus di ukur.

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan angket, dan tes formatif. Data dari instrumen angket digunakan untuk melihat tingkat pengaruh penggunaan media audio visual.

Sedangkan data dari tes formatif digunakan sebagai data hasil belajar siswa sebelum dan setelah menggunakan media audio visual.

Selanjutnya data-data tersebut dianalisis menggunakan Rumus Regresi Linear Sederhana dan Rumus Product Momen.

d. Hasil Data Mentah

Tabel 4.7

Hasil Tes Formatif

No Nama Siswa

Hasil Tes Formatif Sebelum

menggunakan media

Setelah menggunakan media

1 Auralia salsadila 80 90

2 Bq. Mustiani P. 60 80

3 Fitri Andriani 60 100

4 Hafifa Juliana 60 70

5 Harisa Fadila B. 80 100

6 Harliza 60 70

7 Ika Mauliani 70 60

8 Istiqomah 60 70

9 Maya Pita Loka 60 70

10 Meli Jelita 50 70

11 Nana Mardiana 80 100

12 Nur Asiah Mae. 50 70

13 Rina Rosida 60 80

14 Ristu Filaili 60 70

15 Sabila Elvira 80 80

16 Sakinah 50 80

17 Sekariyani 70 80

18 Sima Alia Ro. 60 80

19 Syahadati 60 70

20 Tiara Wati 70 90

21 Yohana Utari 70 90

22 Yusmila Putri 70 100

23 Zar‟ah 50 80

24 Aya Sifia 70 100

25 Baiq Febi R.A. 70 100

26 Elsa Widyawati 80 70

27 Hanis Salsabila 90 100

28 Isti Parlin 70 100

29 Karimatul Laili 80 60

30 Lia Wulandari 70 90

31 Nisa Usiliani 70 80

32 Nopia Ardani 90 100

33 Nova astitin A.F 80 100

34 Novita amalia H 70 100

35 Priska adiwinata 60 70

36 Resi Septiana 80 90

37 Rima Arissitha 70 100

38 Rohimah 70 70

39 Sirtu Pilaili 70 100

40 Sofia Rengga 70 80

41 Susi Rusmayanti 70 70

42 Widia Andriani 80 100

43 Yuna Aini Septi 80 90

Jumlah 2950 3250

Rata-rata 68.60 75.58

Kemudian peneliti menganalisis kedua variabel tersebut dengan menggunakan rumus chi-kuadrat, homogenitas dan uji hipotesis.

e. Analisis Data

Penulis menyajikan analisis data dalam rangka untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa sebelum dan setelah menggunakan media audio visual pada mata pelajaran Fiqih, di MTs Darul Muhajirin Praya Tahun Ajaran 2017/2018.

Adapun jumlah siswa yang dijadikan objek sebanyak 43 siswa.

Untuk mengetahui perbandingan variabel X (Hasil belajar siswa setelah menggunakan media audio visual) dengan variabel Y (Hasil belajar siswa sebelum menggunakan media audio visual) menggunakan uji :

a. Uji Normalitas

Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah sampel yang diambil dalam penelitian berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas juga dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana sebaran data masing-masing variabel. Tingkat kenormalan penyebaran data dalam suatu penelitian merupakan salah satu syarat dalam melakukan pengujian hipotesis. Adapun uji normalitas data amatan yang digunkan dalam penelitian ini adalah uji chi-kuadrat. Langkah-langkah uji chi-kuadrat sebagai berikut:

1) Hipotesis

H0 : sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal H1 : sampel tidak berasal dari populasi yang berdistribusi normal

2) Taraf signifikan 0,05 3) Uji Statistik

X2 =∑ (Oi - Ei)2 Ei

Berikut adalah hasil uji normalitas siswa sebelum dan setelah menggunakan media audio visual.

a. Uji Normalitas sebelum menggunakan media audio visual Penyelesaian :

1. Rentang = data tertinggi –data terendah

= 90-50

= 40

2. Banyak kelas =1+3.3 log n

= 1+3,3 log 43

=1+3,3 .1,6335

=1+5,39055

=6,39055

=6

3. Panjang kelas (e)=

=

=

6,6667

=

7 Tabel 4.8

Distribusi Frekuensi Data Sebelum Menggunakan Media Audio Visual

No X F

1 50-56 5

2 57-53 10

3 64-70 16

4 71-77 0

5 78-84 10

6 85-91 12

Jumlah 43

Tabel 4.9

Tabel Penolong Uji Normalitas Sebelum Menggunakan Media Audio Visual

Nilai data F X F.X X2 F.X2

50-56 5 53 265 2809 14045

57-53 10 60 600 3600 36000

64-70 16 67 1072 4489 71824

71-77 0 74 0 5476 0

78-84 10 81 810 6561 65610

85-91 12 88 176 7744 15488

Jumlah 43 423 2923 30967 202967

1. Menentukan mean X =

=

=

67,98

2. Menentukan standar deviasi

∑ ∑ - ∑ ∑ ∑ -

= 101,6899225 S √ 0 ,6899 5

= 10,08

Tabel 4.10

Daftar Frekuensi Observasi dan Ekspektasi Sebelum Menggunakan Media Audio Visual

Kelas

interval Batas

kelas Z batas

kelas Luas z

tabel Ei Oi ( )

1 2 3 4 5 6 7

49,5 -1,83

50-56 0,0935 4,0205 5 0,239

56,5 -1,14

56-63 0,2029 8,7247 10 0,186

63,5 -0,44

64-70 0,2687 11,5541 16 1,711

70,5 0,25

71-77 0,2277 9,7911 0 0

77,5 O,49

78-84 0,1231 5,2933 10 4,185

84,5 1,64

85-91 0,0406 1,7458 2 0,037

91,5 2,33

X2= ∑( ) 6,358 Keterangan perhitungan :

Kolom 1: kelas interval

Kolom 2 : Batas Kelas = 50-0,5 = 49,5 (BK1) BK2 = BK1 + panjang kelas

= 49,5+7 = 56,5 Kolom 3 : Z batas kelas

Z =

=

, , ,

=

, ,

=

-1,83… (dst) Kolom 4 : menentukan luas Z tabel

(luas 1) z tabel = z -1,83-z -1,14

= 0,4664-0,3729

= 0,0935… (dst) Kolom 5 : Menentukan Ei

Ei = N x luas z tabel

= 43 x 0,0935

= 4,0205… (dst)

Kolom 6 : frekuensi observasi, yaitu banyaknya data yang termasuk pada suatu kelas interval

Kolom 7 : menentukan X2 X12 =

= , ,

=

, ,

=

, ,

=

0,239… (dst)

Berdasarkan dari uji normalitas sebelum menggunakan media audio visual dapat dilihat Xhitung = 6,36 kurang dari Xtabel

=7,82, tampak bahwa nilai Xhitung pada perhitungan uji normalitas kurang dari Xtabel (Xhitung<Xtabel). Dengan demikian, H0 diterima dan H1 ditolak. Dengan kata lain, dalam penelitian ini berasal dari populasi yang berdistribusi normal.

b. Uji Normalitas setelah menggunakan media audio visual Penyelesaian :

Rentang = data tertinggi –data terendah

= 90-50

= 40

Banyak kelas = 1+3.3 log n

= 1+3,3 log 43

= 1+3,3 .1,6335

= 6,39055

= 6

Panjang kelas (e)=

=

=

7

Tabel 4.11

Tabel Penolong Uji Normalitas Setelah Menggunakan Media Audio Visual

Nilai data F X F.X X2 F.X2

60-66 5 63 126 3969 7938

67-73 10 70 840 4900 58800

74-80 16 77 693 5929 53361

81-87 0 84 0 7056 0

88-94 10 91 546 8281 49686

95-101 12 98 1372 9604 134456

Jumlah 43 483 3577 39739 304241 1. Menentukan mean

X =

=

=

83,19

2. Menentukan standar deviasi

∑ ∑ - ∑ ∑ ∑ -

= 159,155039 S √ 59, 55039

= 12,61

Tabel 4.12

Daftar Frekuensi Observasi dan Ekspektasi Setelah Menggunakan Media Audio Visual

Kelas

interval Batas

kelas Z batas

kelas Luas z

tabel Ei Oi ( )

1 2 3 4 5 6 7

59,5 -1,87

60-66 0,0627 2,6961 2 0,18 66,5 -1,33

67-73 0,1302 7,5986 12 2,31

73,5 -0,76

74-80 0,1932 8,3076 9 0,05

80,5 0,21

81-87 0,0499 2,1457 0 0

87,5 0,34

88-94 0,1802 7,7486 6 0,39

94,5 1,89

95-101 0,1132 4,8676 14 4,13

101,5 1,45

X2= ∑( ) 7,06

Berdasarkan dari uji normalitas setelah menggunakan media audio visual dapat dilihat Xhitung = 7,06 kurang dari Xtabel = 7,82, tampak bahwa nilai Xhitung pada perhitungan uji normalitas kurang dari Xtabel ( Xhitung < Xtabel ). Dengan demikian, H0 diterima dan H1 ditolak. Dengan kata lain, dalam penelitian ini berasal dari populasi yang berdistribusi normal.

b. Uji Homogenitas

Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui apakah data dalam variabel X dan Y bersifat homogen atau tidak. Secara statistik dinyatakan sebagai berikut : Ho : P1 = 0 Ha : P1 ≠ 0 Adapun kriteria uji homogenitas adalah sebagai berikut : Terima Ho jika Fhit < Fα v1 v2 Tolak Ho jika Fhit ≥ Fα v1 v2

Langkah pertama untuk mengetahui homogen atau tidaknya populasi di atas maka harus di ketahui terlebih dahulu varian

dari kedua sampel tersebut dengan menggunakan rumus standar deviasi karena varian itu adalah kuadrat dari standar deviasi.

1. Uji homogenitas sebelum menggunakan media audio visual S2 =

=

=

S = √

=

√45,62

= 6,75

2. Uji homogenitas setelah menggunakan media audio visual S2 =

= ,

S =√

= √108,5

= 10,42

Dari perhitungan nilai tes dengan menggunakan rumus diatas maka mendapatkan hasil varian sebagai berikut untuk varian sebelum menggunakan media audio visual adalah S12=6.75 dan untuk varian setelah menggunakan media audio

visual S22 =10,42. Setelah diketahui variannya maka uji homogenitasnya dengan menggunakan rumus yaitu:

F = Varian Besar Varian Kecil

= , ,

Fhitung = 1,54

Populasi Homogen jika nilai Fhit < Fα v1 v2 Populasi tidak homogen jikai nilai Fhit ≥ Fα v1 v2

V1= n1-1 = 43-1 =42 V2= n2-1 = 43-1 =42

Dengan α = 0,05 maka F0,05 42 42 =(1,68) jadi karena Fhit <

Fα v1 v2. atau 1,54< 1,68. Maka dapat dikatakan bahwa varian kedua kelompok Homogen.

c. Uji Hipotesis

Setelah dilakukan uji normalitas dan homogenitas, maka dilanjutkan dengan uji beda menggunakan uji t. pengujian hipotesis menggunakan analisis perbandingan. Setelah dilakukan perhitungan dapat diketahui bahwa sampel berasal dari populasi yang homogen. Langkah uji hipotesis adalah terlebih dahulu menghitung variansi gabungan dengan rumus : SG =

= , ,

= ,

= 8,59

Selanjutnya diuji dengan rumus uji hipotesis:

x – y

= , ,

, ,

=

,

√ , ,

,

=

, ,

=

1,29

Kriteria Hipotesis, jika :

to ≥ t-tabel, berarti Ha diterima dan Ho ditolak.

to ≤ t-table, maka Ho diterima dan Ha ditolak.

Dengan db = (N1+N2-2) dan tarif signifikansi α 0,05 atau 5%.

Setelah uji beda menggunakan rumus uji beda di atas, maka dari hasil perhitungan tersebut mendapatkan hasil yaitu t= 1,29 dengan db= n1+ n2 -2= 43+43-2 =84 dan α = 0,05, t(0,05;28) = 1,98.

Ternyata thitung (1,29) < t α; db (1,98) maka Ho diterima.

Jadi ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa

t =

sebelum dan setelah menggunakan media audio visual pada mata pelajaran Fiqih kelas VII di MTs Darul Muhajirin Praya.

B. Pembahasan

Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa media audio visual adalah membantu pendidik untuk menampilkan materi ajar dengan sangat mudah dan praktis sehingga siswa mudah dalam menerima materi yang di ajarkan. Dengan adanya media audio visual ini siswa di tuntut untuk memperhatikan materi yang disampaikan oleh seorang pendidik, dengan media ini juga dapat meningkatkan konsentrasi siswa dalam melakasanakan proses pembelajaran dan juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Sebagaimana Nana sudjana mengatakan bahwa :

Media adalah alat bantu yang di gunakan seorang pendidik yang berupa audio dan visual untuk memeperlancarkan komunikasi antara peserta didik (siswa) dengan pendidik(guru) agar proses pembelajaran menjadi lebih maksimal juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa sehingga siswa aktif dalam belajar.66

Media pembelajaran audio visual adalah media pembelajaran modern yang sangat didambakan untuk diterapkan di setiap sekolah.

Tujuan utama pembelajaran dengan menggunakan alat ini adalah untuk memudahkan siswa dalam memahami materi yang disampaikan oleh seorang pendidik. Selain itu, dengan menggunakan media ini siswa diarahkan untuk mengembangkan keterampilan berpikir mandiri dalam memahami materi dan menemukan inti dari materi tersebut, serta untuk meningkatkan rasa ingin tahu mereka.

66 Nana sudjana ,Media Pembelajaran ,(Bandung, Sinar Baru Algensindo ,2007) hlm 2

Berdasarkan penelitian di Madrasah Tsanawiyah Darul Muhajirin Putri Praya Diketahui bahwa populasi berasal dari distribusi normal, dan memiliki varians yang homogen, artinya populasi memiliki kemampuan yang sama sehingga dapat digunakan sebagai populasi dalam penelitian ini.

Setelah melakukan pengelolaan data hasil dari penelitian yang dilakukan dinyatakan bahwa ada perbedaan antara hasil belajar siswa sebelum dan setelah menggunakan media audio visual pada mata pelajaran Fiqih kelas VII di MTs Darul Muhajirin Praya tahun pelajaran 2017/2018, yang dinyatakan dengan Ho diterima yang dengan thitung (1,29) < t α; db (1,98) pada taraf 5 %.

Perbedaan hasil belajar tersebut disebabkan karena penerapan media di MTs Darul Muhajirin selama ini belum digunakan oleh tenaga pengajar.

Sehingga ketika penelitian dilakukan hasil belajar siswa menjadi meningkat dengan adanya bantuan media audio visual.

Menggunakan media audio visual juga dapat meningkatkan keaktifan siswa didalam proses belajar mengajar seperti aktif dalam bertanya dan berdiskusi. Sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa sebelum dan setelah menggunakan media audio visual pada mata pelajaran fiqih di MTs Darul Muhajirin praya.

Dokumen terkait