• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan interview (wawancara), observasi (pengamatan), dan dokumentasi. Adapun uraian singkat mengenai penjelasan teknik-teknik tersebut yaitu:

1. Teknik Observasi

Observasi merupakan.teknik pengumpulan.data.yang mana peneliti melakanakan penelitian baik secara langsung mapun tidak terkait gejala yang ada pada lokasi penlitian.80

79 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D, (Bandung: Alfabeta, 2014), 219

80 Sugiyono, 145

Teknik observasi yang digunakanp peneliti yaitu observasi non partisipan dimana peneliti tidak terlibat secara langsun tentang apa yang dikerjakan oleh subjek. Sehingga observasi ini peneliti datang ke SMA Negeri Umbulsari lalu peneliti mengobservasi kegiatan peserta didik dan pendidik selama berada di sekolah.

Adapun.data yang dapat diperoleh dengan menggunakan teknik observasi adalah:

a. Kegiatan atau aktivitas peserta didik dan pendidik berhubungan dengan Bentuk-bentuk keharmonisan, baik ketika pembelajaran atau di dalam kelas maupun di luar kelas, pada lingkungan Sekolah Menengah Atas Negeri Umbulsari Jember.

b. Penerapan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dikelas X dan XI dalam menjaga Keharmonisan hidup beragama peserta didik di Sekolah Menengah Atas Negeri Umbulsari Jember..

c. Kebijakan dan penerapan kebijaka dalam menjaga keharmonisan hidup beragama peserta didik di Sekolah Menengah Atas Negeri Umbulsari Jember..

2. Teknik Wawancara

Wawancara menurut Bogdan dan Biklen merupakan percakapan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bertanya jawab yang bertujuan untuk memperoleh keterangan atau informasi.81

81 Salim..Syahrum, ..Metodologi..Penelitian..Kualitatif.. (Konsep dan Aplikasi dalam Ilmu Sosial, ..Keagamaan..danvPendidikan), (Bandung: Citapustaka Media, 2012), 119

Adapun dalam penelitian ini penelii mengunakan wawancar semi terstruktur denga alasan supaya dalam pelaksnaa wawancra supaya lebih babaas dan mendalam dan lebih terbuka dan meminta pendapat serta ide kepada pihak yang diajak wawancara.

Adapun data yang akan.diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara ini adalah:

a. Bentuk keharmonisan hidup beragama peserta didik di Sekolah Menengah Atas Negeri Umbulsari Jember.

Adapun data yang diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara pada bentuk-bentuk keharmonisan hidup beragama adalah SMA Negeri Umbulsari merupakan sekolah yang memiliki keberagaman di dalamnya dari pendidik mapun peserta didiknya.

Terdapat empat agama yang dianut oleh peserta didik Islam, Kristen, Katholik, dan Hindu. Toleransi antar sesama di SMA Negeri Umbulsari ini terjalin sangat luar biasa entah antara pendidik dan peserta didik maupun sesama peserta didik, bentuk keharmonisan adalah saling menghormati dan menghargai antar pemeluk agama, tolong menolong, dan saling mengingatkan, semua hal tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oada waktu didalam maupun diluar kelas. Sumber informasi pada teknik wawancara ini adalah kepala seklah, waka kesiswaan, Guru PAI dan BP, dan peserta didik beragama Islam, Kristen, Katholik dan Hindu.

b. Penerapan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam menjaga keharmonisan hidup beragama peserta didik Sekolah Menengah Atas Negeri Umbulsari Jember.

Adapun data yang diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara pada penerapa pembelajaran PAI dalam menjaga keharmonisan hidup beragama adalah Toleransi perlu ada pada setiap pembelajaran dengan adanya toleransi pembelajaran akan nyaman dan indah yang mana dapat mencegah dan mengurangi sifat anarkis dan hasilnya pembelajaran akan berjala dengan baik.Pendidikan Agama Islam merupakan pbelajaran yang berperan tidak hanya untuk meningkatkan kognitif saja tetapi pembelajaan agama Islam berperan untuk meningkatkan keimanan dan juga sebagai sarana dalam menanamkan nilai serta pembentukan mental supaya dapat mmbentengi diri kita dari hal-hal negatif. Dalam penerapan pembelajaran pendidikan agama Islam untuk mejaga keharmonisan hidup beragama di sekolah yaitu denga do’a bersama ssuai denga agama dan kepercayaanya masing-masing, memberikan kebebasan kepada peserta didik non muslim untuk ikut pembelajaran PAI atau tidak dan juga melibatkan peserta didik non muslim kitika ada kegiatan praktik PAI dengan kemauan peserta didik non musim tersebu, memberikan nasihat dan tauladhan kepada para peserta didik untuk saling menjaga dan merawat toeransi di sekolah. Sumber informasi pada teknik wawancara ini adalah kepala sekolah, waka

kurikulum, Guru PAI dan BP, dan peserta didik beragama Islam, Kristen, Katholik dan Hindu.

c. kebijakan sekolah dalam menjaga keharmonisan hidup beragama peserta didik di Sekolah Menengah Atas Negeri Umbulsari Jember.

Adapun data yang diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara pada kebijakan sekolah dan penerapanya adalah kebijakan atau peraturan sangat penting dan harus ada dalam lembaga atau instansi sekolah yang bertujuan sebagai pedoman peserta didik dalm bertindak, mengarahkan kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan dan untuk menciptakan ketertiban dan keharmonisan di lingkungan sekolah. Kebijakan SMA Negeri Umbulsari sendiri dalam menjaga keharmonisan hidup beragama ialah membuat dan menyusun tata tertib siswa dengan berpedekatan mltikultural, tidak boleh membeda-bedakan atau mendiskriminasi suatu golongan tertentu dimana dalam pengimplementasianya, sekolah harus memberikan hak yang sama kepada semua peserta didik dalam hal memberikan pelayanan, pembelajaran dan penegakan disiplin atau yang lainnya. Menerapkan kurikulum bependekatan multikulturan, dan yang terahir yaitu mengadakan hari besar keagamaan islam dan kristen. Sumber informasi pada teknik wawancara ini adalah kepala sekolah, waka kesiswaan, waka kurikulum, dan peserta didik beragama Islam, Kristen, Katholik dan Hindu.

3. Teknik Dokumentasi

Dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data kualitatif dengan melihat atau menganalisis dokumen-dokumen yang dibuat oleh subjek sendiri atau orang lain tentag subjek tersebut. Memberikn ruang kepada peneliti untuk mengetahui hal-hal yang pernah terjadi dimasa lampau. 82 Dokumentasi yang berbentuk tulisan seperti catatan harian, sejarah kehidupan (life histories), ceritera, biografi, peraturan serta kebijakan setempat.

Adapun data yang akan.diperoleh dengan menggunakan teknik Dokumentasi ini adalah:

a. Data yang berbentuk tertulis, untuk kondisi objektif SMA Ngeri Umbulsari, diantaranya:

1) Profil lembaga SMA Negeri Umbulsari.

2) Sejarah singkat lembaga SMA Negeri Umbulsari.

3) Visi dan Misi dari lembaga SMA Negeri Umbulsari.

4) Data pendidik dan tenaga kependidikan SMA Negeri Umbulsari.

5) Data Peserta didik berdasarkan agama di lembaga SMA Negeri Umbulsari.

6) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

7) Tata tertib SMA Negeri Umbulsari.

8) Data sarana dan pasarana SMA Negeri Umbulsari.

82 Mardawani, praktis Penelitian Kualitatif: Teori Dasar dan Analisis Data Dalam Perspektif Kualitatif, (Sleman: CV Budi Utama, 2020), 52

b. Data yang berbentuk gambar, diantaranya:

1) Kegiatan keseharian peserta didik di SMA Negeri Umbulsari ysng berhubungan dengan bentuk toleransi.

2) Kegiatan proses pembelajaran PAI di SMA Negeri Umbulsari.

3) Denah SMA Negeri Umbulsari

4) Serta dokumen atau foto-foto yang relevan yang diperoleh dari berbagai sumber yang diakui keabsahan dalam memperkuat analisis fokus penelitian.