BAB II. TINJAUAN PUSTAKA
B. Tinjauan Empiris
Penelitian ini mengacu pada beberapa penelitian yang telah dilakukan sebelumnya oleh beberapa ahli. Hasil-hasil yang ditemukan oleh peneliti tersebut dapat digunakan sebagai referensi di dalam penelitian ini :
1. Naufal Riyan Athana (2016) tentang “Pengaruh Earning Opacity terhadap Likuiditas Saham (Studi pada Perusahaan LQ-45 selama periode 2012- 2014)” Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Earning Opacity berpengaruh negative signifikan terhadap Likuiditas Saham. Hasil ini menunjukan bahwa investor masih mengandalkan laporan keuangan sebagai dasar pertimbangan dalam melakukan transaksi saham.
2. Sabrina Amalia (2015) tentang “Pengaruh Earning Opacity dan Tax Avoidance terhadap nilai perusahaan”. Hasil penelitian menunjukan bahwa Earning Opacity dan Tax Avoidance tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan. Artinya, laba bukanlah fokus utama investor dalam mempertimbangkan membeli dan menjual sahamnya.
3. Utpal Bhattacharya, et.al (2003) tentang “The World Price of Earning Opacity”. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh signifikan antara Earning Opacity dengan pasar saham perusahaan. Hasil ini menegaskan bahwa laporan keuangan (Laba perusahaan) merupakan alat yang masih di percaya oleh investor dalam mempresentasikan prospek perusahaan.
Sehingga informasi laba, baik yang telah dimodifikasi laba menjadi Earning Opacity maupun yang sesuai fakta, masih menjadi pertimbangan utama bagi investor untuk membeli atau menjual saham.
4. Malau, dkk (2019) tentang “Pengarub Opasitas Laba, Asimetri Informasi, dan Keinformatifan Laba terhadap Biaya Ekuitas di Perusahaan Manufaktur”. Hasil dari penelitian ini adalah : (1) Opasitas Laba berpengaruh signifikan positif terhadap biaya ekuitas; (2) Asimetri informasi berpengaruh signifikan positif terhadap biaya ekuitas; (3)
19
Keinformatifan laba berpengaruh signifikan negative terhadap biaya ekuitas.
5. Sunarto dan Oktaviani (2016) tentang “Kualitas Akrual Memoderasi Earning Opacity Terhadap Biaya Ekuitas”. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Kualitas akrual tepat digunakan sebagai variabel pemoderasi, khususnya moderasi kontekstual. Model kontekstual berbasi interaksi terbukti lebih robuts untuk memprediksi biaya ekuitas dari pada model pure dan quasi moderator; (2) Interaksi kualitas akrual dan Earning Aggressiveness terbukti memperlemah hubungan antara Earnings Aggressiveness dan biaya ekuitas demikian pula interaksi kualitas akrual dan Earnings Smoothing (3) Earnings Aggressiveness dan Earnings Smoothing terbukti berpengaruh negative terhadap biaya ekuitas.
6. Darma, dkk (2018) tentang “Pengaruh Manjemen Laba, Good Corporate Governance, dan Risiko Perusahaan terhadap Tax Avoidance”. Adapun hasil dari penelitian ini adalah : (1) Manajemen laba berpengaruh positif terhadap Tax Avoidance; (2) Komisaris independen tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance; (3) Komite audit berpengaruh negative terhadap Tax Avoidance; (4) Kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance; (5) Risiko perusahaan berpengaruh negative terhadap Tax Avoidance.
7. Henny (2019) tentang “Pengaruh Manajemen Laba dan Karakteristik Perusahaan Terhadap Tax Avoidance”. Hasil dari penelitian ini adalah salah satu karakteristik perusahaan, yaitu leverage berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak, sedangkan ukuran dan intensitas modal
yang merupakan karakteristik perusahaan dan manajemen laba tidak mempengaruhi penghindaran pajak.
8. Kerr (2013) Tentang “The Real Effects of Opacity: Evidance from Tax Avoidance”. Hasil penelitian menunjukan bahwa informasi terkait pajak memiliki konten informasi untuk investor dan pelaku pasar sehubungan dengan pertumbuhan laba tingkat perusahaan, laba tetap, kualitas laba, dan manajemen laba, telah menunjukan sedikit sehubungan dengan efeknya bahwa informasi pelaporan keuangan dan perantara pasar memiliki kaitan terhadap kegiatan perusahaan.
9. Septiadi (2017) tentang “Pengaruh Manajemen Laba, Corporate Governance, Dan Corporate Social Responsibility Terhadap Tax Avoidance (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Pertambangan dan Pertanian yang Listing di BEI 2013-2015)”. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel manajemen laba (EM) berpengaruh negative dan signifikan terhadap tax avoidance (CETR), Variabel kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap tax avoidance, Variabel kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap tax avoidance, Variabel komite audit tidak berpengaruh terhadap tax avoidance, Variabel kualitas audit tidak berpengaruh tehadap tax avoidance, dan Variabel corporate social responsibility berpengaruh terhadap tax avoidance.
21
Tabel 2.1
Ringkasan Penelitian Terdahulu No Nama Peneliti
dan Tahun Penelitian
Judul Penelitian
Metode Penelitian
Hasil Penelitian
1 Naufal Riyan Athana (2016)
Pengaruh Earning Opacity Terhadap Likuiditas
Saham (Studi pada
Perusahaan LQ-45 selama Periode 2012- 2014)
Kuantitatif Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa earning opacity berpengaruh negative signifikan terhadap likuiditas saham. Hasil ini menunjukan bahwa
investor masih
mengandalkan laporan keuangan sebagai dasar pertimbangan dalam melakukan transaksi saham.
2 Sabrina
Amalia (2015)
Pengaruh Earning Opacity
dan Tax
Avoidance terhadap Nilai Perusahaan
Kuantitatif Hasil penelitian menunjukan bahwa earning opacity dan tax avoidance tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan. Artinya, laba bukanlah focus utama investor dalam mempertimbangkan membeli dan menjual sahamnya.
3 Utpal
Bhattacharya, et.al (2003)
The World Price of Earning Opacity
Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh signifikan antara earning opacity dengan pasar saham perusahaan. Hasil ini menegaskan bahwa laporan keuangan (Laba perusahaan) merupakan alat yang masih di percaya oleh investor dalam
mempresentasikan prospek perusahaan.
4 Melinda Malau, dkk (2019)
Pengaruh Opasitas Laba, Asimetri
Informasi, dan Keinformatifan
Jenis penelitian yang digunakan adalah Uji
Hasil dari penelitian ini adalah : (1) Opasitas laba berpengaruh signifikan positif terhadap biaya ekuitas;
Laba Terhadap Biaya Ekuitas di Perusahaan Manufaktur.
Hipotesis (2) Asimetri informasi berpengaruh signifikan positif terhadap biaya
ekuitas; (3)
keinformatifan laba berpengaruh signifikan negative terhadap biaya ekuitas.
5 Sunarto dan Rachmawati Meita Oktaviani (2016)
Kualitas Akrual Memoderasi Earning Opacity Terhadap Biaya Ekuitas
Penelitian ini
mengguna kan teknik purposive Sampling
Hasil penelitian menunjukan: (1) Kualitas akrual tepat digunakan sebagai variabel pemoderasi, khususnya moderasi kontekstual.
Model kontekstual berbasi interaksi terbukti lebih robuts untuk memprediksi biaya ekuitas dari pada model pure dan quasi moderator; (2) Interaksi kualitas akrual dan Earning Aggressiveness terbukti memperlemah hubungan antara earnings aggressiveness dan biaya ekuitas demikian pula interaksi kualitas akrual dan earnings smoothing (3) earnings Aggressiveness dan earnings smoothing terbukti berpengaruh negative terhadap biaya ekuitas.
6 Risky Darma, dkk (2018)
Pengaruh Manjemen Laba, Good Corporate Governance, dan Risiko Perusahaan Terhadap Tax Avoidance
Penelitian ini
mengguna kan pendekata n
Kuantitatif
Adapun hasil dari penelitian ini adalah : (1)
Manajemen laba
berpengaruh positif terhadap tax avoidance;
(2) Komisaris
independen tidak berpengaruh terhadap tax avoidance; (3)
Komite audit
berpengaruh negative terhadap tax avoidance;
(4) Kepemilikan
23
institusional tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance; (5) Risiko perusahaan berpengaruh negative terhadap Tax Avoidance.
7. Henny (2019) Pengaruh Manajemen
Laba dan
Karakteristik Perusahaan Terhadap Tax Avoidance
Penelitian ini
mengguna kan Teknik Purposive Sampling
Hasil dari penelitian ini adalah salah satu karakteristik perusahaan,
yaitu leverage
berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak, sedangkan ukuran dan intensitas modal
yang merupakan
karakteristik perusahaan dan manajemen laba tidak mempengaruhi penghindaran pajak.
8 Jon N. Kerr (2013)
The Real
Effects of Opacity:
Evidance from Tax Avoidance
Hasil penelitian menunjukan bahwa informasi terkait pajak memiliki konten informasi untuk investor dan
pelaku pasar
sehubungan dengan pertumbuhan laba tingkat perusahaan, laba tetap, kualitas laba, dan manajemen laba, telah menunjukan sedikit sehubungan dengan efeknya bahwa informasi pelaporan keuangan dan perantara pasar memiliki kaitan terhadap kegiatan perusahaan.
9 Imron Septiadi, Anton
Robiansyah,
dan Eddy
Suranta (2017)
Pengaruh Manajemen Laba,
Corporate Governance, Dan Corporate SocialResponsibility
Terhadap
Tax Avoidance(Studi Empiris
Penelitian ini
mengguna kan Teknik Purposive Sampling
Hasil penelitian
menunjukan bahwa variabel manajemen laba (EM) berpengaruh negative dan signifikan
terhadap
taxavoidance
(CETR), variabel kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap
tax avoidance,
pada
Perusahaan Sektor
Pertambangan dan Pertanian yang Listing di
BEI 2013-
2015)
Variabel kepemilikan
manajerial tidak
berpengaruh terhadap
tax avoidance,
Variabel komite audit tidak berpengaruh
terhadap
taxavoidance,