• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tinjauan Organisasi/ Objek

Dalam dokumen penerapan knowledge management system untuk (Halaman 33-39)

BAB II. LANDASAN/ KERANGKA PEMIKIRAN

2.4 Tinjauan Organisasi/ Objek

Sekolah Tinggi Teologi Lintas Budaya (STTLB) dicetuskan oleh Pdt.Prof.

DR. S.J. Sutjiono bersama-sama dengan banyak tokoh-tokoh Kristen dan gereja di Indonesia dari visi yang bertumbuh selama 33 tahun melayani Tuhan di dalam dan di luar negeri. Dalam perjalanan beliau melayani Tuhan keberbagai negera di dunia, hamba Tuhan yang satu ini sampai sekarang masih menjabat sebagai gembala sidang Gereka Kristus Rahmani Indonesia. Melihat tantangan dan kesempatan untuk mengirim utusan Injil yang berkwalitas (kehidupan rohani, mentalitas yang dewasa, pengetahuan teologia, kreatifitas dan pengalam praktis),

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

agar Indonesia menjadi berkat untuk seluruh dunia, tahun 1979 berdirilah Badan Pendidikan Kristen Rahmani dari sebuah rumah tua berkembang menjadi gedung yang permanen dari TK sampai SMEA.

Suatu visi dari impian yang telah menjadi kenyataan Badan Pendidikan Kristen Rahmani telah berdiri. Dalam berbagai visi dan beban misi dengan sejumlah tokoh-tokoh gereja yang bergabung dalam PGI, PII, Pantekosta dan STT lainnya, prakarsa untuk mendirikan Sekolah Tinggi Teologi Lintas Budaya yang berwawasan dunia ini mendapat dukungan. Hal yang sama juga diberikan oleh para pemuka dan pengusaha Kristen. Ternyata amanat memberitakan Injil ke seluruh dunia ini menjadi visi dan beban dari para pemimpin gereja, para teolog dan tokoh-tokoh Kristen yang menyatakan dukungan mereka serta secara aktif terlibat dalam berbagai persiapan, dengan memberikan sumbangan pikiran, waktu dan tenaga. Selain itu mereka menyatakan kesediaan sebagai anggota Dewan Penyantun, Dewan Penasehat dan sebagai tenaga edukatif. Ini membuktikan bahwa STT Lintas Budaya adalah milik gereja-gereja di Indonesia.

Dengan dukungan penuh dari para hamba Tuhan, pengerja, komisi-komisi dan bea siswa Gereja Kristus Rahmani Indonesia se-JABODETABEK dan Bandung, dalam pertemuan mereka di Wisma Kepenrey Cimacan, Puncak pada tanggal 17-18 April 1992, berikrar dan sangat mendukung yang dinyatakan dalam persembahan dan janji iman secara spontan, sehingga terkumpullah dana sebesar lebih dari 3 juta rupiah. Inilah modal awal dari semua persembahan khusus untuk STT Lintas Budaya. Dan pada hari Senin, 31 Agustus 1992 diadakan peresmian pembukaan STT Lintas Budaya yang bertempat di Gedung Metropolitan II Lt. 17 Jln. Jend. Sudirman Kav. 29-31.

Begitu besar anugerah Tuhan, sehingga pada hari Sabtu tanggal 16 Februari 2002 telah diresmikan gedung baru STT Lintas Budaya di Jln. Mangga Besar IX/2DB-2DC (2D2-2D3) Jakarta Barat. Yang mana sebelumnya STT Lintas Budaya masih memakai gedung BPK Rahmani Jln. Manga Besar XI/8-10 Lt.3.

Dan puji Tuhan, sekarang ini STT Lintas Budaya sudah memiliki Gedung yang tetap di daerah Kelapa Gading Jakarta-Utara. Dengan Ijin Perpanjangan Penyelenggaraan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia Direktorat

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Nomor DJ.III/Kep/HK.00.5/702/2011, 30 Desember 2011.

2.4.2. Visi dan Misi

Sekolah tinggi teologi lintas budaya memiliki visi yaitu:

Menjadi Seminari Teologi Lintas Denominasi Yang Memiliki Pelayanan Lintas Budaya, Dengan Penuh Roh, Hikmat, Dan Penuh Iman.

Dalam menjalankan visi tersebut sekolah tinggi memiliki misi diantaranya:

1. memiliki kuasa allah yang diwujudkan dalam buah-buah roh.

2. memiliki kemampuan untuk memahami dan memberikan firman allah dengan benar dan bijaksana.

3. memiliki kepercayan yang teguh untuk menyatakan perkara ajaib dalam nama tuhan yesus kristus.

4. memiliki ketrampilan berteologi dan pelayanan lintas budaya 5. memiliki motivasi dan orientasi pelayanan yang bernilai sorgawi

2.4.3. Struktur Organisasi

Struktur organisasi STTLB dapat dilihat pada gambar sebagai berikut:

Sumber: bagian administrasi akademik

Gambar: II. 3 Struktur Organisasi Sekolah Tinggi Teologi Lintas Budaya

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

2.4.4. Infrastruktur Yang ada Pada Objek Penelitian

Pada Sekolah Tinggi Teologi Lintas Budaya sudah menerapkan teknologi saat ini yaitu menyediakan jaringan berupa jaringan wireless yang bisa dingunakan oleh mahasiswa maupun dosen yang ada di Sekolah Tinggi tersebut untuk mengakses internet. Jaringan tersebut menggunakan layanan speedy. Pada Sekolah Teologi Lintas Budaya juga sudah ada jaringan LAN untuk menghubungkan setiap komputer PC yang ada disetiap lantai yaitu Komputer PC diruang kelas, ruang dosen, staff serta ruang pinpinaan STTLB. Berikut ini gambar infrastuktur yang ada di STTLB:

Mobile Devices

PC Office Lantai 1 PC Ruang Kelas Lantai 2 PC Ruang Kelas Lantai 2 PC Ruang Pinpinan

ISP

WIFI Network

Gambar II. 4 . Infrastruktur pada Sekolah Tinggi Teologi Lintas Budaya

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

2.4.5. Spesifikasi Perangkat Keras dan Perangkat Lunak 1. Perangkat Keras

Dibawah ini spesifikasi perangkat keras yang ada dalam mendukung proses sistem yang ada pada Sekolah Tinggi Teologi Lintas Budaya, diantaranya:

a. Processor yang digunakan Intel Dual Core b. Memory 1 GB

c. Hardisk 80 GB

d. Optical mouse Standart PS2 e. Keyboard standart querty

2. Perangkat Lunak

Dibawah ini spesifikasi perangkat lunak yang ada dalam mendukung proses sistem yang ada pada Sekolah Tinggi Teologi Lintas Budaya, diantaranya:

a. sistem operasi Windows XP SP3

b. Web browser seperti mozilla firefox, google chrome, internet explorer

2.4.6. Alasan Objek Penelitian

Pada penelitian ini objek yang diteliti adalah Sekolah Tinggi Teologi Lintas Budaya. Penulis mempunyai alasan pemilihan objek dikarenakan Sekolah Tinggi Teologi Lintas Budaya menerapkan konsep knowledge sharing mengenai teologi. Tetapi dalam hal penerapannya masih secara tatap muka dan secara berkala melalui seminar atau kelompok kecil. Setelah diadakan wawancara knowledge sharing tentang teologi yang selama ini berjalan banyak kendala diantaranya waktu dan tempat serta tidak terdokumentasi knowledge manajemen yang sudah berlangsung. Hal ini perlu di teliti lebih dalam lagi tampa menghilangkan sistem knowledge sharing yang selama ini terjadi, sehingga knowledge sharing mengenai teologi yang berlangsung bisa lebih baik, terkonsep, terdokumentasi serta bermanfaat bagi setiap pengajar maupun mahasiswa/i sehingga mampu meningkatkan pengetahuan seputar teologi dimanapun berada.

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

2.5 kerangka Pemikiran

Dalam penyusunan tesis ini, dibawah ini digambarkan kerangka pemikiran sebagai berikut:

Melakukan Penelitian dan Menganalisa Jurnal Penelitian Tentang Perancangan KMS Yang Sudah Dilakukan Peneliti Lain

Memilih Melakukan Penelitian Dalam Perancangan KMS

Web Based

Menentukan Objek Penelitian

Memilih Metode Perancangan

Sistem Menggunakan Metode Roadmap

Memilih Framework

Moodle

Memilih Menggunakan Metode COLLESS

Untuk Uji Kenyamanan KMS

Membuat Desain Sistem, Membangun sistem dengan Melakukan metode

KM-Roadmap (8 Langkah)

Menguji Sistem Dengan metode

COLLESS

Evaluasi dan Pembuatan

Laporan

Hasil Penelitian:

Terbentuknya Knowledge Management System Untuk

Mendukung Berbagi Pengetahuan Seputar Teologi

di STTLB

Gambar II.5 . Kerangka Pemikiran

27

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

3.1. Metode Pengumpulan Data

Dalam penelitian ini untuk mendapatkan data-data yang diperlukan penulis menggunakan beberapa metode pengumpulan data sebagai berikut:

1. Studi Pustaka

Merupakan teknik pengumpulan data dengan cara mempelajari referensi berupa dokumen atau berkas, mengumpulkan data buku, jurnal penelitian serta artikel lainnya yang berhubungan dengan knowledge manajement sehingga membantu penulis dalam penyusunan penelitian.

2. Observasi

Teknik pengumpulan data dengan melakukan pengamatan langsung ke lokasi objek penelitian tentang seluruh aktifitas yang berhubungan dengan maksud penelitian. Teknik observasi dilakukan di Sekolah Tinggi Teologi Lintas Budaya sehingga didapatkan data yang diinginkan dalam penelitian.

3. Kuesioner

Teknik pengumpulan data dengan kuesioner yaitu memberikan beberapa pertanyaan yang akan diberikan kepada responden untuk mengetahui knowledge sharing tentang teologi di STTLB. Fungsinya untuk mengetahui seberapa besar kualitas KMS yang telah dibangun dan diuji coba pada STTLB.

Pada penyebaran kuesioner diperlukan responden terdiri dari 5 pengajar dan 10 mahasiswa/i. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling yaitu suatu metode penetapan sampel berdasarkan kriteria tertentu. Kriteria yang digunakan adalah kriteria pengajar yang aktif atau dosen tetap STTLB sebanyak 5 orang dan kriteria mahasiswa berdasarkan angkatan masuk yaitu setiap angkatan 2 mahasiswa. Menurut Sangadji dan Sopiah (2010) bahwa teknik pemilihan sampel ada dua yaitu:

a. Probability Sampling

Probability sampling adalah teknik sampling ( teknik pengambilan sampel) yang memberikan peluang sama bagi setiap anggota populasi untuk dipilih

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

menjadi anggota sampel. Teknik ini meliputi simple random sampling, double sampling/ multi phase sampling, convenience sampling, purpose sampling, quota sampling, snow ball sampling, proportionate stratified random sampling serta disproportionate stratified random sampling

b. Nonprobability Sampling

Non Probability sampling adalah teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang/ kesempatan yang sama bagi setiap anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Teknik ini meliputi sampling sistematis, kuota, aksidental, purposive, jenuh serta snowball.

3.2. Metode Analisa

Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan menyajikan rangkuman survey dalam bentuk tabulasi dan transkip. Dengan metode ini akan digambarkan kondisi knowledge management yang ada pada Sekolah Tinggi Teologi Lintas Budaya dan akan dilakukan analisa terhadap faktor-faktor yang mendukung dalam pembuatan knowledge management system. Penelitian deskriptif merupakan bentuk penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasikan objek sesuai dengan apa adanya. Penelitian deskriptif pada umumnya dilakukan dengan tujuan utama, yaitu menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objek atau subjek yang diteliti secara tepat.

3.3. Metode Perancangan Sistem

Metode yang digunakan dalam perancangan sistem adalah metode Roadmap dengan menggunakan langkah- langkah strateji Amrit Tiwana dalam bukunya the four phase of the 10-step KM roadmap. Alasan pemilihan metode ini adalah karena memiliki tahapan yang jelas dalam perancangan yaitu mulai dari tahapan awal analisa insfrastruktur sampai tahapan akhir evaluasi knowledge manajemen yang dibangun.

Dalam penelitian ini 10 langkah yang diperkenalkan Amrit Tiwana tidak digunakan semua langkah, hanya menggunakan langkah ke 1(satu) sampai

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

langkah ke 8(delapan) yaitu sampai ke langkah uji coba KM yang dibuat. Berikut ini langkah yang digunakan dalam penelitian ini:

1. analisa insfrastruktur yang sudah ada

dilakukan dengan cara menganalisa apakah pada Sekolah Tinggi Teologi Lintas Budaya sudah menerapkan sebuah jaringan komputer berbasis LAN dan internet.

2. Menyelaraskan knowledge management dengan strategi bisnis

Mencari tahu tugas, visi serta tugas yang dapat dijadikan pendukung knowledge management system (KMS)

3. Desain KM infrastruktur

Pada tahap ini dilakukan identifikasi teknologi knowledge dan perangkat pendukung yang digunakan

4. Audit dan analisis aset pengetahuan yang sudah ada

Pada tahap ini terlebih dahulu dikumpulkan data sekunder sebelum mengaplikasikan ke dalam knowledge managenent system

5. Merancang tim manajemen pengetahuan

Pada tahap ini memberikan masukan kepada lembaga Sekolah Tinggi Lintas Budaya untuk menentukan kapasitas pengelola KMS

6. Perancangan blue print KM

Data sekunder yang sudah terkumpul dikelompokkan dan dibuat rancangan KMS nya secara global.

7. Pengembangan KMS

Dalam tahap ini data sekunder yang sudah terkumpul dijadikan sebagai acuan dan ditambahkan fitur- fitur lain agar KMS yang dibangun memenuhi kebutuhan untuk pengembangan aplikasi.

8. Prototype dan uji coba

Pada tahap ini prototipe aplikasi dibuat dan dilakukan uji coba KMS yang dibuat apakah layak untuk diterapkan dan memenuhi kebutuhan.

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

3.4. Diagram Alir

Dalam penelitian ini, keseluruhan proses dalam perancangan knowledge management system (KMS) digambarkan dalam bentuk pemodelan visual Unified Modelling Language (UML). UML merupakan salah satu alat bantu untuk pengembangan sistem yang berorientasi objek.

Pendesainan objek, kelas dan proses pembuatan KMS di Sekolah Tinggi Teologi Lintas Budaya ini dituangkan dalam bentuk diagram. Dalam Dennis (2009) ada 2 bagian besar diagram yaitu strukture diagrams dan behaviour diagrams. Diagram-diagram yang digunakan diantaranya:

1. Usecase Diagram

Menurut Dennis (2009) bahwa usecase diagram adalah mengcapture kebutuhan bisnis untuk sistem dan untuk menggambarkan interaksi antara sistem dan lingkungannya. Use case bekerja dengan cara mendeskripsi tipikal interaksi antara pengguna dengan sistem melalui sebuah cerita bagaimana sebuah sistem dipakai.

2. Activity Diagram

Menurut Dennis (2009) bahwa activity diagram adalah menggambarkan alur kerja bisnis independen dari kelas, aliran kegiatan dalam use case, atau desain rinci dari metode. Hal ini menggambarkan bagaimana masing-masing alir berawal, keputusan-keputusan yang mungkin terjadi, dan bagaimana masing- masing alir berakhir. Diagram ini dapat juga menggambarkan tentang proses paralel yang mungkin terjadi pada beberapa eksekusi.

3. Deployment Diagram

Menurut Dennis (2009) bahwa deployment diagram adalah menampilkan arsitektur fisik dari sistem. Bisa juga digunakan untuk menunjukkan komponen perangkat lunak yang digunakan ke arsitektur fisik.

Dalam KMS yang akan dibangun ada 3 aktor yaitu:

1. Dosen

Dosen dikategorikan 2 bagian pada KMS yaitu dosen/ tenaga pengajar biasa dan Dosen Pakar dibidang teologi. Bedanya dalam KMS yang dibangun adalah pada saat pengambilan kesimpulan akhir pada knowledge yang

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

dibahas atau pada topik forum diskusi yang dibahas akan disimpulkan oleh dosen pakar dibidangnya. Dosen didefenisikan sebagai pengguna yang bisa mengakses berita, upload artikel, membuat topik diskusi, download artikel, mengomentari artikel, mengikuti forum diskusi, melakukan chatting.

2. Mahasiswa

Mahasiswa didefenisikan sebagai penguna yang bisa mengakses berita, upload artikel, Download artikel, mengomentari artikel, mengikuti forum diskusi, melakukan chatting.

3. Administrator

Administrator didefenisikan sebagai pengguna yang bisa mengakses keseluruhan dan mengontrol keseluruhan sistem knowledge manejemen dan melakukan pengelolahan data dosen, data mahasiswa, berita serta mengelola artikel.

Ketiga aktor tersebut harus melalui login pengguna untuk mengakses halaman yang disediakan untuk masing- masing pengguna.

Dibawah ini penjabaran ketiga diagram yang diusulkan pada sistem KMS tersebut:

1. Usecase Diagram

Dibawah ini menggambarkan proses Knowledge management system (KMS) yang ingin dibangun, sebagai berikut:

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

Gambar III. 1 Use Case Diagram Knowledge Sharing STTLB

uc Use case KMS STTLB

Knowledge Management System (KMS) STTLB

Mahasisw a

Dosen

Administrator Melakukan

Login

Melihat Berita

Upload Artikel

Memberikan komentar Mengikuti Forum

Diskusi

Melakukan Chating

Membuat Topik Forum Diskusi

Melakukan Logout Dow nload

Artikel

Mengelola Data User

Mengelola Berita

Mengelola Artikel

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

2. Activity Diagram

Dibawah ini menggambarkan urutan- urutan aktivitas knowledge management systems (KMS).

a. Activity Diagram Login Dosen, Mahasiswa dan Administrator Dibawah ini digambarkan activity diagram login, sebagai berikut:

Gambar III. 2 Activity Diagram Untuk Login Pengguna

b. Activity Diagram Dosen dan Mahasiswa Melihat Berita

Dibawah ini activity diagram dosen dan mahasiswa melihat berita:

Gambar III. 3 Activity Diagram Untuk Melihat Berita

act 01. Activ ity Login

Sistem Know ledge Sharing Dosen/ Mahasisw a/ AAdministrator

Mulai

Masukkan Username

Masukkan Passw ord Menv alidasi username dan

passw ord

Valid?

Menv alidasi Menu Utama User Sesuai?

Menu Utama Dosen

Menu Utama Mahasisw a

Menu Utama Administrator

Selesai ya

Masuk Masuk

Masuk tidak

act 02. Activ ity Melihat Berita

Sistem Know ledge Sharing Dosen/ Mahasisw a

mulai

Memilih Melihat Berita di Menu Utama

Memproses Berita seputar Teologi di STTLB

Menampilkan berita

Selesai

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

c. Activity Diagram Dosen dan Mahasiswa untuk meng-upload artikel Dibawah ini digambarkan activity diagram dosen dan mahasswa untuk men-upload artikel:

Gambar III. 4 Activity Diagram Mahasiswa dan Pengajar meng-upload artikel

d. Activity Diagram Dosen dan Mahasiswa untuk Mendownload Artikel

Dibawah ini activity diagram dosen dan mahasiswa untuk mendownload artikel:

act 03. Activ ity Upload Artikel

Sistem Know ledge Sharing Dosen/ Mahasisw a

Mulai

Memilih menu kumpulan artikel

Memproses Data Kumpulan Artikel

Menampilkan file kumpulan artikel Memilih Menu Tambah Untuk

menambah file

Membuka folder tempat file disimpan

Memilih file yang akan diupload

Melakukan sistem drag untuk memindahkan file ke

kolon yg tersedia

Memilih tombol simpan Memproses Penguploadan

file artikel

Menampilkan Kumpulan Artikel

Selesai

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri Gambar III. 5 Activity Diagram untuk Mendownload Artikel

e. Activity Diagram Dosen Membuat Topik Diskusi Forum

Dibawah ini digambarkan activity diagram dosen membuat topik diskusi forum:

Gambar III. 6 Activity Diagram Dosen Membuat Topik Diskusi Forum

act 04. Activ ity Dow nload Artikel

Sistem Know ledge Sharing Dosen/ Mahasisw a

Mulai

Memilih menu kumpulan artikel

Memproses data artikel

Menampilkan data kumpulan artikel memilih file artikel yang

mau didow nload

Tampil j endela penyimpanan

Melakukan setting tempat penyimpanan

Memilih tombol simpan Menampilkan kumpalan

artikel

Selesai

act 05. Activ ity membuat topik diskusi

Sistem Know ledge Sharing Dosen/ Mahasisw a

Mulai Memilih menu forum

diskusi

Memproses data forum diskusi

Tampil data forum diskusi Memilih tombol add a new

dicussion topic

Mengisi data topik diskusi

Memilih tombol post to forum

Memproses post to forum

menampilkan data topik forum diskusi

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

f. Activity Diagram Dosen dan Mahasiswa untuk Mengikuti Forum Diskusi

Dibawah ini digambarkan activity diagram dosen dan mahasiswa untuk mengikuti forum diskusi:

Gambar III. 7 Activity Diagram Mengikuti Forum Diskusi

g. Activity Diagram Dosen Dan Mahasiswa Untuk Memberikan Komentar

Dibawah ini activity diagram untuk memberikan komentar:

Gambar III. 8 Dosen dan Mahasiswa untuk memberikan komentar

act 06. Activ ity mengikuti forum diskusi

Sistem Know ledge Sharing Dosen/ M ahasisw a

M ul ai

M emilih menu forum diskusi

M emproses data form diskusi

Tampil data forum diskusi memilih topik diskusi

M emproses data topik diskusi

Tampil obrolan diskusi M emilih tombol replay

untuk mengikuti/

memberikan pendapat

mengisi pesan berupa pendapat/ komentar

M emilih tombol post to forum

M emproses Penyimpanan

M enampilkan j endela obrolan forum diskusi

Sel esai

act 07. Activ ity meberikan komentar

Sistem Know ledge Sharing Dosen/ Mahasisw a

Mulai Memilih memasukkan komentar pada j endela

komentar

Menginput komentar

Memilih tombol simpan komentar

Memproses penyimpanan komentar

Menampilkan komentar

Selesai

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

h. Activity Diagram Dosen dan Mahasiswa untuk Melakukan Chatting Dibawah ini digambarkan activity diagram dosen dan mahasiswa untuk melakukan chatting:

Gambar III. 9 Activity Diagram Dosen dan Mahasiswa untuk Melakukan Chatting

act 08. Activ ity melakukan chatting

Sistem Know ledge Sharing Dosen/ Mahasisw a

Mulai

Memilih menu media chatting

Memproses data media chatting

Menampilkan halaman chatting Memilih pilihan chatting

Pilih?

melakukan chatting ke pengguna keseluruhan

Melakukan chatting ke pengguna yang

aktif

Melihat sesi chat yang lalu

Sudah Melakukan Chatting?

Memproses data chatting

menampilkan data chatting sesi yang lalu

Memproses Chatting

Menampilkan isi obrolan chatting

Selesai tidak

ya

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

i. Activity Diagram Administrator Mengelola Data User

Dibawah ini digambarkan activity diagram administrator mengelola data user:

Gambar III. 10 Activity Diagram Administrator Mengelola Data User

j. Activity Diagram Administrator Mengelola Data Berita

Dibawah ini digambarkan activity diagram administrator mengelola data berita:

act 09. Activ ity Menelola user

Sistem Know ledge Sharing Administrator

Mulai

Memilih mengelola data user

Memproses data user

Menampilkan data user Memilih mengelola data

user

Pilih?

Tambah user baru

Hapus data User

Ubah data user Aktif/

nonaktifkan user

Sudah melakukan pengelolahan user?

memproses pengelolahan data user

Menampilkan data user Selesai tidak

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri Gambar III. 11 Activity Diagram Administrator Mengelola Data Berita

k. Activity Diagram Administrator Mengelola Data Artikel

Dibawah ini digambarkan activity diagram administrator mengelola data artikel:

act 11. activ ity mengelola berita

Administrator Sistem Know ledge Sharing

Mulai

Memilih Mengelola

Berita Memproses data berita

Menampilkan Berita Melakukan Pengolahan

Berita

Pilih?

melakukan penambahan

topik berita

Melakukan penghapusan

berita

Melakukan ubah berita

Sudah melakukan pengelolahan berita?

Memproses pengelolahan berita

Menampilkan berita Selesai tidak ya

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri Gambar III. 12 Activity Diagram Administrator Mengelola Data artikel

l. Activity diagram dosen, mahasiswa dan administrator untuk logout dari sistem.

Dibawah ini digambarkan activity diagram dosen, mahasiswa dan administrator untuk logout dari sistem:

Gambar III. 13 Activity Diagram untuk Logout Dari Sistem.

act 12. Activ ity Mengelola artikel

Sistem Know ledge Sharing Administrator

Mulai

Memilih mengelola artikel Memproses data artikel

menampilkan data artikel melakukan pengelolahan

data artikel

Pilih?

Menambah artikel Menghapus artikel

Sudah melakukan pengelolahan ?

Memproses data artikel

Menampilkan data artikel Selesai tidak

act 13. Activ ity Logout

Sistem Know ledge Sharing Dosen/ Mahasisw a/ Administrator

Mulai

Memilih tombol keluar dari

menu utama Memproses keluar

Kembali ke menu login

Selesai

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

3. Sequence Diagram a. Ss

b. S

c. S

sd 01. Melakukan Login

Mahasiswa/ Dosen/

Administrator MenuLogin ControlLogin User MenuUtama

alt UserName dan Passw ord Valid?

[Ya]

[Tidak]

MemasukkanUsername()

MemasukkanPassword()

ValidasiUsernamePassword()

GetUsername()

GetPassword()

TampilMenuutama()

TampilkanError()

sd 02. Melihat Berita

Mahassiswa/ Dosen

MenuUtama ControlMelihatBerita ForumNew s UIMelihatBerita

MemilihMelihatBerita()

LihatBerita(Id)

getBerita()

TampilkanBerita()

MemilihTopikBerita()

Topikberita()

getTopikBerita()

TampilkanBerita()

Dalam dokumen penerapan knowledge management system untuk (Halaman 33-39)

Dokumen terkait