BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Uji Hipotesis Penelitian
Analisis uji hipotesis bertujuan untuk mengetahui apakah hubungan antara variabel Peran Orang Tua (X) terhadap Motivasi Belajar Siswa (Y) terhadap Motivasi Belajar Siswa (Y) adalah kuat, sedang, atau lemah. Dan untuk mengetahui apakah arah hubungan antara variabel Peran Orang Tua (X) terhadap Motivasi Belajar Siswa (Y) adalah positif atau negatif.
Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, terlebih dahulu dilakukan perhitungan koefisien. Untuk menghitung korelasi antara variabel Peran Orang Tua (X) dengan Motivasi Belajar Siswa (Y) menggunakan Person Product Moment.
Untuk melihat nilai kekuatan hubungan, signifikansi dan koefisien determinasi serta untuk membuktikan hubungn antara variabel Peran Orang Tua (X) terhadap Motivasi Belajar Siswa (Y) adalah sebagai berikut:
Tabel 4.52
Tabel Koefisien Korelasi
Peran Orang Tua (X) terhadap Motivasi Belajar Siswa (Y)
Correlations
Peran Orang Tua (X)
Motivasi Belajar (Y)
Peran Orang Tua (X) Pearson Correlation 1 .828**
Sig. (2-tailed) .000
N 50 50
Motivasi Belajar (Y) Pearson Correlation .828** 1
Sig. (2-tailed) .000
N 50 50
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
Sumber : Output SPSS 22
Berdasarkan dari perhitungan di atas diperoleh sebesar 0,828 dan apabila hasil tersebut diinterpretasikan secara sederhana dengan mencocokkan hasil perhitungan dengan angka indeks korelasi r product moment, ternyata besarnya rhitung yang diperoleh terletak di antara 0,800 – 1,00 yang berarti antara variabel Peran Orang Tua (X) dengan variabel Motivasi Belajar Siswa (Y) terdapat korelasi yang sangat tinggi.
Selanjutnya untuk mengetahui apakah hubungan itu signifikan atau tidak maka nilai rxy atau r hasil perhitungan dibandingkan dengan rtabel, sebelum membandingkannya, terlebih dahulu dicari derajat kebebasannya atau df (degrees of freedom) dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
=
Dengan df sebesar 48 maka diperoleh rtabel pada taraf signifikansi 5%
sebesar 0,284 dan pada taraf signifikansi 1% sebesar 0,368. Jika dilihat dari rtabel tersebut, ternyata rhitung sebesar 0,828 lebih besar dari rtabel, baik pada taraf signifikansi 5% maupun 1%. Dengan demikian Hipotesa Alternatif (Ha) diterima, dan Hipotesa Nol (HO) ditolak, artinya: terdapat korelasi yang
signifikan antara Peran Orang Tua terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V SD Al-Zahra Indonesia Pamulang, Tangerang Selatan.
Selanjutnya untuk mengetahui besar konstribusi yang diberikan variabel Peran Orang Tua (X) terhadap variabel Motivasi Belajar Siswa (Y), maka harus diketahui terlebih dahulu suatu koefisien yang disebut dengan koefisien penentuan (Coefficient of Determination) yaitu dengan bantuan SPSS sebagai berikut:
Tabel 4.53
Tabel Koefisien Determinasi Peran Orang Tua terhadap Motivasi Belajar Siswa
Model Summaryb
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 .828a .686 .679 3.58566
a. Predictors: (Constant), Peran Orang Tua (X) b. Dependent Variable: Motivasi Belajar (Y)
Sumber : Output SPSS 22
Berdasarkan pada perhitungan di atas, mengandung pengertian bahwa peran orang tua memberikan konstribusi sebesar 68,8% terhadap motivasi belajar siswa kelas V di SD Al-Zahra Indonesia Pamulang, Tangerang Selatan. Artinya, salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa adalah peran orang tua.
Menghitung signifikansi dan tidaknya hubungan kedua variabel dengan menggunakan nilai ttabel. Nilai ttabel dengan df = N – 2 = 50 – 2 = 48, maka diperoleh nilai ttabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 1,67. Sedangkan nilai thitung diperoleh dari perhitungan sebagai berikut:
Tabel 4.54
Tabel Koefisien Determinasi Peran Orang Tua (X) terhadap Motivasi Belajar Siswa (Y)
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 15.019 5.722 2.625 .012
Peran Orang Tua (X)
.783 .077 .828 10.232 .000
a. Dependent Variable: Motivasi Belajar (Y)
Sumber : Output SPSS 22
Dengan diketahuinya nilai df = 48 dan nilai ttabel sebesar 1,67 pada taraf signifikansi 5%. Pengujian selanjutnya adalah membandingkan nilai ttabel dengan nilai rhitung, karena nilai thitung (10,232) > nilai ttabel 1,67 maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Peran Orang Tua (X) terhadap Motivasi Belajar Siswa (Y).
Berdasarkan perhitungan pada thitung di atas yang membuktikan bahwa nilai thitung sebesar 10,232 dan ttabel sebesar 1,67 dengan nilai taraf signifikansi sebesar 5%, karena nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (10,232 > 1,67) maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Peran Orang Tua (X) terdapat hubungan positif terhadap Motivasi Belajar Siswa (Y).
93 BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang sangat tinggi dan signifikan antara peran orang tua dengan motivasi belajar siswa kelas V SD Al-Zahra Indonesia Pamulang, Tangerang Selatan. Hal ini ditunjukkan dari hasil korelasi antara hubungan peran orang tua dengan motivasi belajar siswa dengan hasil sebesar 0,828, dan apabila hasil tersebut diinterpretasikan secara sederhana dengan mencocokkan hasil perhitungan dengan angka indeks korelasi r product moment, ternyata hasil tersebut terletak di antara 0,800 – 1,00 yang berarti terdapat korelasi yang sangat tinggi. Dan peran orang tua memberikan konstribusi sebesar 68,6% terhadap motivasi belajar siswa kelas V SD Al-Zahra Indonesia Pamulang, Tangerang Selatan.
B. Saran
Dari hasil penelitian, pembehasan, dan kesimpulan di atas maka penulis mengajukan saran sebagai berikut:
1. Orang tua lebih berperan lagi dengan cara memberikan nasihat, memberikan perhatian, memberikan pengarahan, memberikan semangat dan penyediaan fasilitas. Masalah peran orang tua terhadap motivasi belajar siswa perlu ditingkatkan oleh setiap orang tua. Walaupun peran orang tua sudah baik, namun alangkah baiknya orang tua lebih meningkatkan lagi perannya sehingga anak lebih termotivasi untuk belajar dan memperoleh prestasi yang baik.
2. Guru diharapkan mampu memberikan pembelajaran yang menarik dan inovatif agar siswa dalam belajar lebih termotivasi karena hal-hal yang menyenangkan. Dengan timbulnya suasana yang menyenangkan dalam pembelajaran tentunya akan dapat lebih meningkatkan motivasi belajar
siswa. Siswa yang sudah termotivasi untuk belajar akan mudah menyerap pelajaran.
3. Sekolah diharapkan mampu menjalin hubungan yang positif dengan orang tua, karena hal tersebut merupakan konstribusi yang penting bagi perkembangan anak. dengan terjalinnya hubungan yang positif antara sekolah dan orang tua dapat mengatasi masalah-masalah yang timbul pada anak
95
DAFTAR PUSTAKA
Abror, Abd. Rachman. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: PT Tiara Wacana Yogya. 1993
Akbar, Ramli. The Effect Learning Motivation on Students Productive Competencies in Vocational High School, West Sumatra.Internastional Journal of Asian Social Science. 3, 2014.
Arikunto, Suharsimi. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
2016.
Bahri Djamarah, Syaiful. Pola Asuh Orang Tua dan Komunikasi dalam Keluarga (Upaya Membangun Citra Membentuk Pribadi Anak). Jakarta: PT Rineka Cipta. 2014.
Caro, Daniel H. Parent-Child Communication and Academic Performance.
Journal for Educational Research Online. Vol. 3. 2011.
Ceka, Ardita dan Rabije Murati. The Role of Parents in the Education of Children.
Journal of Educational and Practice. Vol. 7, No. 5. 2016.
Feng, Hsiang-Yung. The Relationship Of Learning Motivation and Achievement in EFL: Gender As an Intermediated Variable. Educational Research Internasional. Vol. 2. 2013.
Hamalik, Oemar. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: PT Bumi Aksara. 1999.
---. Psikologi Belajar & Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo. 2014.
Harjaningrum, Agnes Tri, dkk. Peranan Orang Tua dan Praktisi dalam Membantu Tumbuh Kembang Anak Berbakat Melalui Pemahaman Teori dan Tren Pendidikan. Jakarta: Preanada. 2007.
Hasbullah. Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo. 2012.
Helmawati. Pendidikan Keluarga: Teoretis dan Praktis. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 2014.
Ihsan, Fuad. Dasar-dasar Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta. 2013.
Lestari, Sri. Psikologi Keluarga:Penanaman Nilai dan Penanganan Konflik dalam Keluarga. Jakarta: Kencana. 2012.
Mutiah, Diana. Psikologi Bermain Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana. 2010.
Purwanto, M. Ngalim . Ilmu Pendidikan Teoretis dan Praktis. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 2014.
---. Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 2013.
Pusat Bahasa. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. 2007.
Saedd, Sitwat, and David Zynger. How Motivation Influences Student Engagement: A Quality Case Study. Canadian Center of Science and Education. Vol. 1. 2012.
Sardiman A. M. Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
2014.
Shukla, Sarita Y. Parental Support for Learning and High School Students Academic Motivation and Persistence in Mathematic. Journal of Educational and Developmental Psychology. Vol. 5. No. 1. 2012
Siregar, Eveline, dan Hartini Nara. Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor:
Ghalia Indonesia. 2011.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
2006.
Slameto. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta. 2010.
Susanto, Ahmad. Bimbingan dan Konseling di Taman Kanak-kanak. Jakarta:
PrenadaMedia Group. 2015.
Sutirna. Bimbingan dan Konseling: Pendidikan Formal, Nonformal dan Informal.
Yogyakarta: ANDI OFFSET. 2013.
Syah, Muhibbin. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung PT Remaja Rosdakarya. 2013.
Tengku Sepora, Tengku Mahadi., dan Sepideh Jafari. Motivation Its Types, and Its Impacts in Language Learning. International Journal of Business and Social Science. Vol. 3. 2012.
Umar, Munirwan. Peranan Orang Tua dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Anak. Jurnal Ilmiah Edukasi. Vol. 1. 2015
Uno, Hamzah B. Teori Motivasi & Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara. 2008.
Yusuf LN., Syamsu. Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 2012.
Zurinal Z., dan Wahdi Sayuti. Ilmu Pendidikan: Pengantar & Dasar-dasar Pelaksanaan Pendidikan. Jakarta: UIN Jakarta Press. 2006.
UJI COBA INSTRUMEN ANGKET (Peran Orang Tua)
Identittas Responden Nama :
Umur : Jenis Kelamin : Kelas :
Petunjuk Pengisian Angket
1. Berdoalah sebelum memulai mengisi angket 2. Tulislah nama di tempat yang telah disediakan
3. Bacalah angket ini dengan teliti dan jawablah sesuai dengan keadaan yang sebenarnya
4. Jawaban dijamim kerahasiaannya dan tidak mempemgaruhi penilaian dalam pembelajaran
5. Berilah tanda (√) pada kolom yang disediakan dengan ketentuan sebagai berikut:
SL = Selalu KD = Kadang-kadang
S = Sering TP = Tidak Pernah
No. Pernyataan Pilihan
SL S KD TP 1. Orang tua mengajarkan saya untuk
berkata jujur dan bersikap sopan
√
6. Tanyakan jika ada hal yang kurang jelas
7. Terima kasih atas kesediannya untuk mengisi angket ini dengan tulus dan juju
SL S KD TP 1. Orang tua mengajarkan saya untuk berkata jujur dan
bersikap sopan
2. Saat saya telat pulang sekolah orang tua tidak menegur
3. Orang tua mengajarkan saya untuk mengucapkan salam ketika masuk ke rumah
4. Orang tua akan menegur saya jika pergi tidak berpamitan
5. Saya meniru kebaikan yang dilakukan orang tua 6. Orang tua memberikan contoh disiplin
7. Saya senang orang tua bersikap ramah kepada orang lain
8. Saya senang membaca, karena orang tua senang membaca
9. Orang tua mengajarkan saya untuk bertanggung pada tugas
10. Orang tua saya mudah marah
11. Saya lebih merasa aman saat di luar rumah
12. Orang tua membantu saya dalam menyelesaikan masalah
13. Orang tua mengantar saya ketika bepergian 14. Orang tua saya sering melakukan kekerasan fisik 15. Saya merasa nyaman saat bercerita dan berdiskusi
dengan orang tua
16. Keluarga saya selalu menyempatkan diri untuk berkumpul bersama
17. Orang tua tidak pernah memuji jika saya berhasil dalam melakukan sesuatu
18. Orang tua saya mendengarkan dan memberikan pendapat dengan sikap yang menyenangkan
19. Saya lebih senang bercerita dengan teman daripada dengan orang tua
20. Setiap saya bertanya, orang tua tidak pernah menanggapi dengan baik
21. Dalam keluarga saya, selalu dibiasakan saling tolong
24. Orang tua tidak membantu saya ketika kesulitan dalam belajar
25. Orang tua lebih sibuk mengurus dirinya sendiri daripada mengurus kebutuhan saya
26. Orang tua melibatkan saya ketika membuat peraturan di rumah
27. Orang tua akan memarahi saya saat menanyakan alasan dibuatnya peraturan di rumah
28. Ketika melanggar peraturan akan diberikan sanksi/hukuman
29. Orang tua akan marah saat saya tidak menuruti perintahnya
30. Orang tua tidak memperhatikan saya dalam bersikap 31. Ketika saya melanggar peraturan, orang tua
membiarkannya
32. Orang tua mengajarkan saya untuk menghormati orang yang lebih tua
33. Orang tua mengajarkan saya untuk menghargai orang lain
34. Orang tua memarahi saya ketika bermain dengan teman yang nakal
35. Orang tua menasehati saya untuk tidak mebeda- bedakan teman
36. Orang tua mendampingi saya saat belajar
37. Orang tua membimbing saya dalam mengerjakan tugas
38. Orang tua menyediakan kebutuhan sekolah
39. Orang tua meminta saya untuk rajin belajar agar mendapat nilai yang baik di sekolah
40. Orang tua tidak pernah membimbing saya dalam belajar
41 Orang tua saya tidak pernah mengingatkan untuk belajar
UJI COBA INSTRUMEN ANGKET (Motivasi Belajar Siswa)
Identittas Responden Nama :
Umur : Jenis Kelamin : Kelas :
Petunjuk Pengisian Angket
1. Berdoalah sebelum memulai mengisi angket 2. Tulislah nama di tempat yang telah disediakan
3. Bacalah angket ini dengan teliti dan jawablah sesuai dengan keadaan yang sebenarnya
4. Jawaban dijamim kerahasiaannya dan tidak mempemgaruhi penilaian dalam pembelajaran
5. Berilah tanda (√) pada kolom yang disediakan dengan ketentuan sebagai berikut:
SL = Selalu KD = Kadang-kadang
S = Sering TP = Tidak Pernah
No. Pernyataan Pilihan
SL S KD TP 1. Saya menghabiskan waktu yang lama
untuk belajar.
√
6. Tanyakan jika ada hal yang kurang jelas
7. Terima kasih atas kesediannya untuk mengisi angket ini dengan tulus dan jujur
____SELAMAT MENGERJAKAN___
No Pernyataan Pilihan
SL S KD TP
1. Saya menghabiskan waktu yang lama untuk belajar.
2. Saya mengisi waktu kosong untuk belajar 3. Saya mudah bosan ketika belajar
4. Saya mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru tepat waktu.
5. Saya tetap belajar di rumah walaupun tidak ada tugas
6. Saya belajar ketika ada ulangan saja
7 Saya rajin belajar agar melebihi kemampuan teman- teman
8. Saya mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh agar mendapat hasil bagus.
9. Ketika mengerjakan tugas saya tidak memperhatikan hasil, yang penting cepat selesai
10. Saya merasa rugi kalau tidak berangkat sekolah dan tidak belajar
11. Saya bertanya jika ada pelajaran yang belum dimengerti.
12. Saya tidak akan berhenti sebelum tugas selesai 13. Saya mudah menyerah ketika mengerjakan tugas 14 Saya berusaha semaksimal mungkin untuk
mendapatkan nilai yang memuaskan
15 Saya belajar lebih giat lagi apabila nilai saya kurang memuaskan
16 Bagi saya, remedial merupakan hal yang wajar 17. Saya mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah 18. Saya mengikuti berbagai perlombaan yang diadakan
di sekolah
19. Saya lebih suka bermain daripada mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah
20. Saya mengikuti bimbingan belajar tambahan di luar sekolah
21. Saya mengikuti berbagai perlombaan yang diadakan di luar sekolah
22 Bagi saya, mengikuti perlombaan akan mengurangi
waktu bermain
23 Saya belajar atas dasar kemauan diri sendiri 24 Bagi saya belajar adalah suatu kewajiban 25 Saya belajar ketika disuruh orang tua
26 Saya lebih senang belajar sendiri daripada berkelompok dengan teman
27 Saya senang belajar berkelompok, karena bisa mengandalkan teman
28 Saya lebih sering meminta bantuan orang lain ketika belajar
29 Saya belajar dengan gaya belajar sendiri
30. Gaya belajar yang saya terapkan sangat membantu dalam belajar
31. Saya tidak memiliki strategi belajar yang membantu dalam belajar
32. Saya senang belajar di alam terbuka
33. Saya bosan dengan cara belajar yang diterapkan guru
34. Saya bosan belajar di dalam kelas
35. Saya senang ketika dapat menjawab soal yang diberikan guru
36. Saya senang ketika ditunjuk guru untuk mengerjakan soal di depan kelas
37. Saya takut mendapat giliran mengerjakan soal di depan kelas
38. Saya senang membaca artikel tentang pengetahuan 39. Saya senang melakukan percobaan tentang ilmu
pengetahuan
40. Saya senang membaca buku pelajaran tingkat atas
HASIL UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS ANGKET (Peran Orang Tua)
1. Uji Validitas
Case Processing Summary
N %
Cases Valid 24 100.0
Excludeda 0 .0
Total 24 100.0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.
Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
.877 41
Item-Total Statistics
Scale Mean if Item Deleted
Scale Variance if Item Deleted
Corrected Item- Total Correlation
Cronbach's Alpha if Item
Deleted
POT1 116.63 189.288 .772 .868
POT2 115.79 201.303 .084 .878
POT3 116.46 191.389 .652 .870
POT4 116.54 190.433 .700 .869
POT5 115.92 197.906 .358 .875
POT6 116.25 186.717 .597 .869
POT7 116.21 200.433 .082 .880
POT8 115.88 189.766 .632 .870
POT9 116.38 189.288 .568 .870
POT10 115.96 191.433 .587 .871
POT11 115.50 198.609 .246 .876
POT12 116.29 189.955 .595 .870
POT13 116.33 191.014 .400 .873
POT14 115.42 201.471 .110 .878
POT15 115.83 193.362 .445 .873
POT16 116.33 201.449 .021 .883
POT17 116.21 185.998 .552 .870
POT18 116.58 194.775 .289 .876
POT19 115.96 190.998 .486 .872
POT20 116.21 199.476 .102 .880
POT21 116.75 191.674 .471 .872
POT22 115.63 206.158 -.149 .882
POT23 115.54 191.042 .603 .870
POT24 116.00 194.435 .310 .875
POT25 116.29 190.216 .583 .870
POT26 117.00 198.261 .165 .878
POT27 116.25 190.457 .430 .873
POT28 116.33 209.710 -.402 .883
POT29 116.13 202.114 .020 .881
POT30 115.79 202.085 .055 .879
POT31 116.00 190.957 .502 .872
POT32 115.88 188.984 .581 .870
POT33 115.88 199.592 .178 .877
POT34 116.13 186.984 .560 .870
POT35 115.63 197.984 .211 .877
POT36 116.71 186.129 .572 .870
POT37 116.17 200.406 .192 .877
POT38 116.42 188.688 .525 .871
POT39 116.33 185.797 .564 .870
POT40 117.00 190.348 .528 .871
POT41 115.17 203.014 .050 .878
Scale Statistics
Mean Variance Std. Deviation N of Items
119.04 203.607 14.269 41
2. Uji Reliabilitas
Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
.923 22
HASIL UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS ANGKET (Motivasi Belajar Siswa)
1. Uji Validitas
Case Processing Summary
N %
Cases Valid 24 100.0
Excludeda 0 .0
Total 24 100.0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.
Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
.875 40
Item-Total Statistics
Scale Mean if Item Deleted
Scale Variance if Item Deleted
Corrected Item- Total Correlation
Cronbach's Alpha if Item
Deleted
MOT1 113.04 186.129 .743 .866
MOT2 112.96 192.389 .422 .871
MOT3 112.92 189.210 .592 .869
MOT4 112.29 199.085 .080 .877
MOT5 112.83 188.232 .561 .869
MOT6 112.67 182.145 .679 .865
MOT7 112.71 198.042 .086 .878
MOT8 112.29 189.868 .536 .870
MOT9 112.42 195.732 .352 .873
MOT10 112.83 188.841 .397 .872
MOT11 112.00 195.739 .279 .874
MOT12 112.79 187.824 .590 .868
MOT13 112.46 189.303 .582 .869
MOT14 111.92 198.601 .146 .875
MOT15 112.33 191.188 .441 .871
MOT16 112.83 199.101 .023 .881
MOT21 113.25 189.587 .464 .870
MOT22 112.13 203.766 -.145 .880
MOT23 112.50 191.565 .334 .873
MOT24 112.04 188.563 .616 .868
MOT25 112.79 187.737 .594 .868
MOT26 113.50 196.696 .138 .877
MOT27 112.75 187.761 .447 .870
MOT28 112.83 207.362 -.402 .882
MOT29 112.63 200.245 .004 .880
MOT30 112.50 188.870 .496 .870
MOT31 112.29 199.694 .060 .877
MOT32 112.13 195.505 .220 .875
MOT33 112.38 197.723 .156 .875
MOT34 112.63 184.766 .560 .868
MOT35 112.38 186.853 .577 .868
MOT36 113.21 184.085 .566 .868
MOT37 112.67 198.058 .196 .875
MOT38 112.96 183.955 .591 .867
MOT39 112.83 183.623 .563 .868
MOT40 113.50 188.000 .534 .869
Scale Statistics
Mean Variance Std. Deviation N of Items
115.54 201.303 14.188 40
2. Uji Reliabilitas
Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
.919 22
GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN
1. Latar Belakang Berdirinya SD Al-Zahra Indonesia
Yayasan Umara didirikan pada 27 Dzulhijjah 1420 bertepatan dengan tanggal 3 Maret 2000, pendiri Yayasan Umara yaitu: Bapak H. Adi Sunaryo.
Mulai tahun 2009 Yayasan Umara dibekukan dan berubah menjadi PT.
Sekolah Al-Zahra Indonesia sesuai Undang-undang dan perkembangan zaman.
Sekolah Al-Zahra Indonesia adalah jenis sekolah umum swasta Islam (disingkat SUSI) dengan corak pembelajarannya adalah melaksanakan kurikulum nasional dengan pemberian bobot keislaman pada aspek-aspek tertentu, termasuk pengembangan kurikulum agama/spiritualisasi agama.
Sekolah jenis Sekolah Umum Swasta Islam diakui keberadaannya dalam UU SPN No. 2 tahun 1989 sebagai sekolah formal yang memiliki jenjang mulai dari persekolah hingga pendidikan tinggi. Ijazah yang diperoleh sama dengan ijazah sekolah negeri sepanjang mengikuti kurikulum nasional serta peraturan-peraturan lain yang ditetapkan oleh pemerintah serta dapat melanjutkan ke jenjang lebih tinggi baik negeri maupun swasta.
Mulai penyelengaraan Sekolah Al-Zahra Indonesia (SAI) pada tahun pelajaran 2001 – 2002, yaitu bulan Juli tahun 2001. Sekolah Al-Zahra Indonesia terdiri dari beberapa unit sekolah, yaitu terdiri dari Taman Kanak- kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Pada unit Sekolah Dasar, terakreditasi A+ (A plus), mengunakan kurikulum 2013.
Visi
Membentuk generasi unggul yang memiliki IMTAQ dan menguasai IPTEK, sehingga terbentuk manusia seutuhnya atau insan kamil.
c. Optimalisasi pendidikan agama untuk unggulan.
d. Mewujudkan kultur sekolah yang kondusif.
e. Menampilkan semangat kerja dan semangat belajar yang tinggi.
f. Menyiapkan mutu lulusan unggul khususnya mata pelajaran agama dan MIPA pembinaan/penataran/diklat/workshop.
g. Menyiapkan tenaga guru profesional (khususnya Agama dan MIPA) melalui pembinaan/penataran/diklat/workshop.
h. Melengkapi alat peraga kegiatan belajar mengajar (khususnya mata pelajaran unggulan).
Tujuan dan Sasaran
Sekolah Dasar Al-Zahra Indonesia menciptakan siswa agar memiliki akhlak mulia, beriman, berpikir rasional, terampil, percaya pada diri sendiri yang dapat berguna bagi agama, masyarakat, negara serta mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi secara terpadu dan menyeluruh yang berdasarkan nilai-nilai Islam.
2. Keadaan Guru dan Karyawan
Tabel 4.1
Keadaan Guru dan Karyawan SD Al-Zahra Indonesia NO
MATA PELAJARA
N
KLS JUMLAH ROMBEL
NAMA GURU PENGAMPU
PEND.
TERAKHIR
TAHUN MULAI MENGAJAR 1 Pendidikan
Agama Islam
1 3
Tri Rahmawati, S.Pd Nurhayati, S.Pd.I
Nurul Aini, S.Pd
S1
2001 2006 2016
2 3 Nurlelah, S. Kom
Iim Rohimah, S.Pd S1
2005 2015
Fatkan, S.Ag 2002
4 3
Ridwan, S.Ag S1 2004
5 4
6 3 Yakub, S.Pd.I S1 2005
2 2
Al-Quran
1 3
Tri Rahmawati, S.Pd Nurhayati, S.Pd.I Nurul Aini, S.Pd
S1
2001 2006 2016
2 3
Nurlelah, S. Kom Vita Annisya Septevi, S.Si.
Abdul Rozak, S. Pd. I
S1
2005 2015 2004
3 4
Endang Lestari, S. Pd Nurul Mukmin, S. Pd
Siti Masitoh, S.Pd Fatkan, S.Ag
S1
2006 2016
2002
4 3
Ahmad Mujib, SQ, M. Pd.I S2 2002
5 4
6 3 Yakub S.Pd.I. S1 2005
3
Bahasa Inggris
1 3
Nisa Hasanah, S.Pd S1 2016
2 3
3 4
Indrasari Kusuma Devi, S.Pd S1 2010
4 3
5 4
6 3 Dayat, S.Pd S1 2005
4.
Tematik 1 3
Mimin Sustini, S.Pd Tanti Asriliani, S.Si
Dwi Utami Kusumaningrum, S.Pd
S1
2002 2005 2015
2 3 Rahmi Zahara, S.Pd 2002
3 4 Hesti Tri Hartati, S. Pd Munawir Sadzali, S. Pd. I
Rina Gumulya, S. Pd
S1 S1 S1
2014 2013 2001
4 3
Siti Suryani, S. Pd Hj. Endang Hartati, S. Pd Robiatul Adawiyah, S. Pd
S1
2001 2002 2002
5 4
Sifa Kumala, S. Pd. I Umi Nurjanah, S. Pd Rafian Mutiara Tami, S. Pd
Ir. Arnita Nazir
S1
2013 2003 2014 2001
6 3
Akhmad Toyib, S.Pd Hani Untari, S. Pd Windi Effendi, S. Pd
S1 S1 S1
2005 2004 2007 5
Tahfizh
1 3
Mardiah, S.Pd.I S1 2014
2 3
3 4
4 3
Ahmad Mujib, SQ, M.Pd.I S2 2002
5 4
6 3
6
Musik
1 3
Ali Wardana, S.Ag S1 2003
2 3
3 4
4 3
5 4
6 3
7
Komputer (ICT)
1 3
M. Salman Alfarisi, S.Si S1 2014
2 3
3 4
4 3
Pendidikan Jasmani dan
Olahraga
Khoiru Rosyidah, S.Pd S1 2005
2 3
3 4
4 3
Zulkarnain, S.Sos S1 2006
5 4
6 3
9 BTQ (Baca Tulis Al- Qur’an)
1 3 Wali kelas masing-masing.
2 3 Wali kelas masing-masing 3 4 Wali kelas masing-masing
4 3 Drs. Triyo Purnomo S1 2006
5 4 Saepuloh Nawawi, M. Pd. I S2 2002
6 3 Yakub S.Pd.I. S1 2005
3. Keadaan Siswa
Jumlah siswa-siswi SD Al-Zahra Indonesia Pamulang pada tahun pelajaran 2016 – 2017 secara keseluruhan berjumlah 438 siswa yang terbagi ke dalam 20 rombongan belajar. untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada table berikut ini:
Tabel 4.2
Keadaan Siswa SD Al-Zahra Indonesia
No. Kelas Rombel Jenis Kelamin Jumlah
L P
1. 1 1A 8 11 19
1B 6 12 18
1C 6 12 18
2. 2 2A 10 11 21
2B 10 11 21
2C 10 11 21
3. 3 3A 11 9 20
3B 12 9 21
3C 11 9 20
5. 5 5A 11 13 24
5B 11 13 24
5C 11 13 24
5D 10 14 24
6. 6 6A 11 13 24
6B 10 14 24
6C 10 14 24
Jumlah 235 203 438
4. Fasilitas Sekolah
Fasilitas belajar yang dimiliki oleh SD Al – Zahra Indonesia adalah sebagai berikut:
Tabel 4.3
Fasilitas Sekolah SD Al-Zahra Indonesia
No. Ruang Jumlah
1 Ruang Kepala Sekolah 1 buah
2 Ruang Kelas 20 buah
3 Ruang Tata Usaha 1 buah
4 Laboratorium IPA 1 buah
5 Laboratorium Komputer 1 buah
6 Laboratorium Bahasa 1 buah
7 Ruang Keagamaan 1 buah
8 Ruang Guru 2 buah
9 Ruang Kelas 27 buah
10 Toilet Guru 2 buah
11 Toilet Siswa 18 buah
12 Aula 1 buah
13 Pendopo 1 buah
14 Panggung 1 buah
15 Perpustakaan 1 buah
19 Lapangan Futsal 1 buah
20 Lapangan Bulu Tangkis 1 buah
21 Lapangan Lompat Jauh 1 buah
22 Ruang UKS 1 buah
23 Dapur 1 buah
24 Kantin 1 buah
25 Ruang Koperasi 2 buah
26 Kolam Renang 1 buah
ANGKET PENELITIAN PERAN ORANG TUA (Setelah Diuji)
Identittas Responden Nama :
Umur : Jenis Kelamin : Kelas :
Petunjuk Pengisian Angket
1. Berdoalah sebelum memulai mengisi angket 2. Tulislah nama di tempat yang telah disediakan
3. Bacalah angket ini dengan teliti dan jawablah sesuai dengan keadaan yang sebenarnya
4. Jawaban dijamim kerahasiaannya dan tidak mempemgaruhi penilaian dalam pembelajaran
5. Berilah tanda (√) pada kolom yang disediakan dengan ketentuan sebagai berikut:
SL = Selalu KD = Kadang-kadang
S = Sering TP = Tidak Pernah
No. Pernyataan Pilihan
SL S KD TP 1. Orang tua mengajarkan saya untuk
berkata jujur dan bersikap sopan
√
6. Tanyakan jika ada hal yang kurang jelas
7. Terima kasih atas kesediannya untuk mengisi angket ini dengan tulus dan jujur