BAB 3 METODE PENELITIAN
4.4 Uji Kecocokan Distribusi
66 4.3.5 Rekapitulasi Hasil Perhitungan Distribusi
Setelah melakukan perhitungan analisis curah hujan rencana, dengan menggunakan empat metode distribusi, maka pada tabel 4.19 ditampilkan hasil analisis curah hujan rencana, berdasarakan empat metode yang digunakan dengan periode ulang yang berbeda. Adapun hasil analisnya terdapat pada tabel 4.19 berikut ini.
Tabel 4.19 Rekapitulasi Hasil Analisis Curah Hujan Rencana
No Periode Ulang
Metode Perhitungan Hujan Rencana (mm)
Normal (*) Log Normal
Gumbel Type-I
Log Perason Type-III
1. 2 Tahun 129.573 128.014 126.450 128.014
2. 5 Tahun 147.397 146.426 149.212 146.473
3. 10 Tahun 156.734 157.104 164.280 157.155
4. 20 Tahun 164.373 166.418 178.547 172.407
5. 50 Tahun 173.073 177.699 197.450 177.813
6. 100 Tahun 179.014 185.840 211.472 185.721
Sumber : Hasil Analisis Perhitungan, 2021
(*) Catatan : Metode yang dipilih untuk menghitung analisis debit banjir rencana, berdasarkan hasil uji kecocokan distribusi.
67 4.4.1 Uji Kecocokan Chi-Kuadrat (Chi-Square)
Uji Chi Kuadrat digunakan untuk menguji simpangan secara vertikal, apakah distribusi pengamatan dapat diterima oleh distribusi teoritis. Agara distribusi frekuensi yang dipilih dapat diterima, maka harga X2 < X2cr. Harga X2cr dapat diperoleh dengan menentukan taraf signifikasi Ξ± dengan derajat kebebasanya (level of significant).
π₯β2 = β (ππβπΈπ)
πΈπ πΊ 2
π=1 β¦β¦β¦..β¦β¦β¦.β¦β¦β¦ (2.12)
Dimana :
π₯β2 = Harga Chi-Square terhitung
Oi = Jumlah data yang teramati terdapat pada sub kelompok ke-i πΈπ = Jumlah data yang secara teoritis terdapat pada sub kelompok ke-I G = Jumlah sub kelompok
K = 1 + 3.33 ln(N) β¦β¦β¦...β¦...β¦β¦β¦ (2.13) Dimana :
K = Jumlah kelas distribusi N = Jumlah data
Untuk uji kecocokan, dengan menggunakan metode Chi-Kuadrat, terhadap empat metode yang akan diuji, yakni metode distribusi Normal, distribusi Log Normal, distribusi Gumbel Type-I dan distribusi Log Perason Type-III, berikut ini langkah- langkah pengujiannya :
a. Uji Kecocokan Chi-Kuadrat Metode Distribusi Normal
Untuk pengujian kecocokan Chi-Kuadrat metode distribusi Normal terdapat pada tabel 4.20, berikut ini :
Tabel 4.20 Uji Kecocokan Chi-Kuadrat Distribusi Normal
No Tahun CH Max
(mm)
Peringkat ( m )
Peluang ( p )
1. 2004 177.3 1 0.063
2. 2017 157.2 2 0.125
3. 2006 147.0 3 0.188
4. 2005 140.8 4 0.250
5. 2010 137.9 5 0.313
Sumber : Hasil Analisis Perhitungan, 2021
68 Lanjutan Tabel 2.20
No Tahun CH Max
(mm)
Peringkat ( m )
Peluang ( p )
6. 2012 137.5 6 0.375
7. 2016 135.8 7 0.438
8. 2008 131.8 8 0.500
9. 2013 117.4 9 0.563
10. 2014 117.4 10 0.625
11. 2018 115.8 11 0.688
12. 2011 114.6 12 0.750
13. 2007 109.2 13 0.813
14. 2015 103.6 14 0.875
15. 2009 100.3 15 0.938
Jumlah 1943.6
N 15 Data
XΜ 129.573 mm
S 21.219 mm
Sumber : Hasil Analisis Perhitungan, 2021
Adapun langkah-langkah untuk uji kecocokan metode distribusi Normal dengan mengunakan metode uji Chi-Kuadrat , adalah sebagai berikut :
οΌ Menghitung jumlah kelas :
Jumlah kelas (K) = 1 + 1.33 Γ ln(N)
= 1 + 1.33 Γ ln(15)
= 4.60 β 5
οΌ Menentukan nilai k, berdasarkan nilai interval kelas : 100
π = 100 5 = 20
Interval 20 adalah : 80 ; 60 ; 40 ; 20 - Nilai k untuk kelas 1 = 80
100= 0.8 β β0.84 (Nilai k dari tabel 2.2) - Nilai k untuk kelas 2 = 60
100= 0.6 β β0.25 (Nilai k dari tabel 2.3) - Nilai k untuk kelas 3 = 40
100= 0.4 β 0.25 (Nilai k dari tabel 2.3) - Nilai k untuk kelas 4 = 20
100= 0.2 β 0.84 (Nilai k dari tabel 2.3)
69
οΌ Menentukan batas-batas kelas, dengan sebaran peluang :
οΌ Batas 1 = XΜ + k Γ S
= 129.573 + (-0.84) Γ 21.219 = 111.7
οΌ Batas 2 = XΜ + k Γ S
= 129.573 + (-0.25) Γ 21.219 = 124.3
οΌ Batas 3 = XΜ + k Γ S
= 129.573 + 0.25 Γ 21.219 = 134.9
οΌ Batas 4 = XΜ + k Γ S
= 129.573 + 0.84 Γ 21.219 = 147.4
Tabel 4.21 Uji Chi-Kuadrat Kuadrat Distribusi Normal
No Batas Nilai Batas Oi Ei (Oi-Ei)2 Xh2
1. Batas 1 x β€ 111.7 3 3 0.000 0.000
2. Batas 2 111.7 < x β€ 124.3 4 3 1.000 0.333 3. Batas 3 124.3 < x β€ 134.9 1 3 4.000 1.333 4. Batas 4 134.9 < x β€ 147.4 5 3 4.000 1.333
5. Batas 5 147.4 < x β€ 2 3 1.000 0.333
Jumlah 15 15 3.333
Sumber : Hasil Analisis Perhitungan, 2021
Keterangan :
Oi = Banyaknya data dari batas tersebut Ei = Jumlah Oi dibagi jumlah data Dk = G β R β 1
= 5 β 2 β 1 = 2
70
Berdasarkan tabel Chi-Square di peroleh, nilai X2cr = 5.991 (tabel 2.7 Nilai X2 Kritis Untuk Uji Kecocokan Chi-Square) untuk dk = 2 dan Ξ± = 5% kemudian X2Hitungan = 3.333, karena X2Hitungan < Xcr(Nilai Kritis Untuk Chi-Square).
Maka Kesimpulan : X2(Hitungan) < X2(Nilai kritis untuk Chi-Square)
3.333 < 5.991 Diterima b. Uji Kecocokan Chi-Kuadrat Metode Distribusi Log Normal
Untuk pengujian kecocokan Chi-Kuadrat metode distribusi Log Normal terdapat pada tabel 4.22, berikut ini :
Tabel 4.22 Uji Kecocokan Chi-Kuadrat Distribusi Log Normal No Tahun CH Max Log CH
Max
Peringkat (m)
Peluang ( p )
1. 2004 177.3 2.25 1 0.063
2. 2017 157.2 2.20 2 0.125
3. 2006 147.0 2.17 3 0.188
4. 2005 140.8 2.15 4 0.250
5. 2010 137.9 2.14 5 0.313
6. 2012 137.5 2.14 6 0.375
7. 2016 135.8 2.13 7 0.438
8. 2008 131.8 2.12 8 0.500
9. 2013 117.4 2.07 9 0.563
10. 2014 117.4 2.07 10 0.625
11. 2018 115.8 2.06 11 0.688
12. 2011 114.6 2.06 12 0.750
13. 2007 109.2 2.04 13 0.813
14. 2015 103.6 2.02 14 0.875
15. 2009 100.3 2.00 15 0.938
Jumlah 31.61
N 15 Data
LogXΜ Μ Μ Μ Μ Μ Μ 2.107 mm
S LogX 0.069 mm
Sumber : Hasil Analisis Perhitungan, 2021
71
Adapun langkah-langkah untuk uji kecocokan metode distribusi Log Normal dengan mengunakan metode uji Chi-Kuadrat, adalah sebagai berikut :
οΌ Menghitung jumlah kelas :
Jumlah kelas (K) = 1 + 1.33 Γ ln(N)
= 1 + 1.33 Γ ln(15)
= 4.60 β 5
οΌ Menentukan nilai k, berdasarkan nilai interval kelas : 100
π = 100 5 = 20
Interval 20 adalah : 80 ; 60 ; 40 ; 20 - Nilai k untuk kelas 1 = 80
100= 0.8 β β0.84 (Nilai k dari tabel 2.3) - Nilai k untuk kelas 2 = 60
100= 0.6 β β0.25 (Nilai k dari tabel 2.3) - Nilai k untuk kelas 3 = 40
100= 0.4 β 0.25 (Nilai k dari tabel 2.3) - Nilai k untuk kelas 4 = 20
100= 0.2 β 0.84 (Nilai k dari tabel 2.3)
οΌ Menentukan batas-batas kelas, dengan sebaran peluang :
οΌ Batas 1 = LogXΜ Μ Μ Μ Μ Μ Μ + k Γ SLogX = 2.107 + (-0.84) Γ 0.069 = 2.06
οΌ Batas 2 = LogXΜ Μ Μ Μ Μ Μ Μ + k Γ SLogX = 2.107 + (-0.25) Γ 0.069 = 2.09
οΌ Batas 3 = LogXΜ Μ Μ Μ Μ Μ Μ + k Γ SLogX = 2.107 + 0.25 Γ 0.069 = 2.12
οΌ Batas 4 = LogXΜ Μ Μ Μ Μ Μ Μ + k Γ SLogX = 2.107 + 0.84 Γ 0.069 = 2.17
72
Tabel 4.23 Uji Chi-Kuadrat Kuadrat Distribusi Log Normal
No Batas Nilai Batas Oi Ei (Oi-Ei)2 Xh2
1. Batas 1 x β€ 2.06 3 3 0.000 0.000
2. Batas 2 2.06 < x β€ 2.09 4 3 1.000 0.333 3. Batas 3 2.09 < x β€ 2.12 1 3 4.000 1.333 4. Batas 4 2.12 < x β€ 2.17 5 3 4.000 1.333
5. Batas 5 2.17 < x β€ 2 3 1.000 0.333
Jumlah 15 15 3.333
Sumber : Hasil Analisis Perhitungan, 2021
Keterangan :
Oi = Banyaknya data dari batas tersebut Ei = Jumlah Oi dibagi jumlah data Dk = G β R β 1
= 5 β 2 β 1 = 2
Berdasarkan tabel Chi-Square di peroleh, nilai X2cr = 5.991 (tabel 2.7 Nilai X2 Kritis Untuk Uji Kecocokan Chi-Square) untuk dk = 2 dan Ξ± = 5% kemudian X2Hitungan = 3.333, karena X2Hitungan < Xcr(Nilai Kritis Untuk Chi-Square).
Maka Kesimpulan : X2(Hitungan) < X2(Nilai kritis untuk Chi-Square)
3.333 < 5.991 Diterima c. Uji Kecocokan Chi-Kuadrat Metode Distribusi Gumbel Type-I
Untuk pengujian kecocokan Chi-Kuadrat metode distribusi Gumbel Type-I terdapat pada tabel 4.24, berikut ini :
Tabel 4.24 Uji Kecocokan Chi-Kuadrat Distribusi Gumbel Type-I
No Tahun CH Max
(mm)
Peringkat ( m )
Peluang ( p )
1. 2004 177.3 1 0.063
2. 2017 157.2 2 0.125
3. 2006 147.0 3 0.188
4. 2005 140.8 4 0.250
Sumber : Hasil Analisis Perhitungan, 2021
73 Lanjutan Tabel 2.24
No Tahun CH Max
(mm)
Peringkat ( m )
Peluang ( p )
5. 2010 137.9 5 0.313
6. 2012 137.5 6 0.375
7. 2016 135.8 7 0.438
8. 2008 131.8 8 0.500
9. 2013 117.4 9 0.563
10. 2014 117.4 10 0.625
11. 2018 115.8 11 0.688
12. 2011 114.6 12 0.750
13. 2007 109.2 13 0.813
14. 2015 103.6 14 0.875
15. 2009 100.3 15 0.938
Jumlah 1943.6
N 15 Data
XΜ 129.573 mm
S 21.219 mm
Sumber : Hasil Analisis Perhitungan, 2021
Adapun langkah-langkah untuk uji kecocokan metode distribusi Gumbel Type-I dengan mengunakan metode uji Chi-Kuadrat, adalah sebagai berikut :
οΌ Menghitung jumlah kelas :
Jumlah kelas (K) = 1 + 1.33 Γ ln(N)
= 1 + 1.33 Γ ln(15)
= 4.60 β 5
οΌ Menentukan nilai k, berdasarkan nilai interval kelas : 100
π = 100 5 = 20
Interval dari 20 adalah : 80 ; 60 ; 40 ; 20
74
οΌ Batas 1 Tr = 80 β 100
80 = 1.25 YT = βln {ln Tr
Tr β 1} YT = βln {ln 1.25
1.25 β 1} = βln{ln 5}
= β0.476 K =YTβ Yn
Sn
= β0.476 β 0.5220 1.0566 = β0.944 XT = XΜ + K Γ S
XT = 129.573 + (β0.944) Γ 21.219 = 109.533
οΌ Batas 2 Tr = 60 β 100
60 = 1.67 YT = βln {ln Tr
Tr β 1} YT = βln {ln 1.67
1.67 β 1} = βln{ln 2.5}
= 0.087 K =YTβ Yn
Sn
= 0.087 β 0.5220 1.0566 = β0.411 XT = XΜ + K Γ S
XT = 129.573 + (β0.411) Γ 21.219 = 120.846
75
οΌ Batas 3 Tr = 40 β 100
40 = 2.5 YT = βln {ln Tr
Tr β 1} YT = βln {ln 2.5
2.5 β 1} = βln{ln 1.667}
= 0.672 K =YTβ Yn
Sn
= 0.672 β 0.5220 1.0566 = 0.142 XT = XΜ + K Γ S
XT = 129.573 + 0.142 Γ 21.219 = 132.580
οΌ Batas 4 Tr = 40 β 100
20 = 5.00 YT = βln {ln Tr
Tr β 1} YT = βln {ln 5.00
5.00 β 1} = βln{ln 1.250}
= 1.500 K =YTβ Yn
Sn
= 1.500 β 0.5220 1.0566 = 0.926 XT = XΜ + K Γ S
XT = 129.573 + 0.926 Γ 21.219 = 149.213
76
Tabel 4.25 Uji Chi-Kuadrat Kuadrat Distribusi Gumbel Type-I
No Batas Nilai Batas Oi Ei (Oi-Ei)2 Xh2
1. Batas 1 x β€ 109.533 3 3 0.000 0.000
2. Batas 2 109.533 < x β€ 120.846 4 3 1.000 0.333 3. Batas 3 120.846 < x β€ 132.580 1 3 4.000 1.333 4. Batas 4 132.580 < x β€ 149.213 5 3 4.000 1.333
5. Batas 5 149.213 < x β€ 2 3 1.000 0.333
Jumlah 15 15 3.333
Sumber : Hasil Analisis Perhitungan, 2021
Keterangan :
Oi = Banyaknya data dari batas tersebut Ei = Jumlah Oi dibagi jumlah data Dk = G β R β 1
= 5 β 2 β 1 = 2
Berdasarkan tabel Chi-Square di peroleh, nilai X2cr = 5.991 (tabel 2.7 Nilai X2 Kritis Untuk Uji Kecocokan Chi-Square) untuk dk = 2 dan Ξ± = 5% kemudian X2Hitungan = 3.333, karena X2Hitungan < Xcr(Nilai Kritis Untuk Chi-Square).
Maka Kesimpulan : X2(Hitungan) < X2(Nilai kritis untuk Chi-Square)
3.333 < 5.991 Diterima d. Uji Kecocokan Chi-Kuadrat Distribusi Log Perason Type-III
Untuk pengujian Chi-Kuadrat metode distribusi Log Perason Type-III terdapat pada tabel 4.26, berikut ini :
Tabel 4.26 Uji Kecocokan Chi-Kuadrat Distribusi Log Perason Type-III No Tahun CH Max Log CH
Max
Peringkat (m)
Peluang ( p )
1. 2004 177.3 2.25 1 0.063
2. 2017 157.2 2.20 2 0.125
3. 2006 147.0 2.17 3 0.188
4. 2005 140.8 2.15 4 0.250
Sumber : Hasil Analisis Perhitungan, 2021
77 Lanjutan Tabel 4.26
No Tahun CH Max Log CH Max
Peringkat (m)
Peluang ( p )
5. 2010 137.9 2.14 5 0.313
6. 2012 137.5 2.14 6 0.375
7. 2016 135.8 2.13 7 0.438
8. 2008 131.8 2.12 8 0.500
9. 2013 117.4 2.07 9 0.563
10. 2014 117.4 2.07 10 0.625
11. 2018 115.8 2.06 11 0.688
12. 2011 114.6 2.06 12 0.750
13. 2007 109.2 2.04 13 0.813
14. 2015 103.6 2.02 14 0.875
15. 2009 100.3 2.00 15 0.938
Jumlah 31.61
N 15 Data
Log X 2.107 mm
S Log X 0.069 mm
Sumber : Hasil Analisis Perhitungan, 2021
Adapun langkah-langkah untuk uji kecocokan metode distribusi Log Perason Type-III dengan mengunakan metode uji Chi-Kuadrat, adalah sebagai berikut :
οΌ Menghitung jumlah kelas :
Jumlah kelas (K) = 1 + 1.33 Γ ln(N)
= 1 + 1.33 Γ ln(15)
= 4.60 β 5
οΌ Menentukan nilai k, berdasarkan nilai interval kelas : 100
π = 100 5 = 20
Interval 20 adalah : 80 ; 60 ; 40 ; 20 Dimana diketahui Cs = 0.021544 - Nilai πΎπ untuk kelas 1 = 80
100= 0.8 β β0.84 (Nilai k dari tabel 2.3) - Nilai πΎπ untuk kelas 2 = 60
100= 0.6 β β0.25 (Nilai k dari tabel 2.3)
78 - Nilai πΎπ untuk kelas 3 = 40
100= 0.4 β 0.25 (Nilai k dari tabel 2.3) - Nilai πΎπ untuk kelas 4 = 20
100= 0.2 β 0.84 (Nilai k dari tabel 2.3)
οΌ Menentukan batas-batas kelas, dengan sebaran peluang :
οΌ Batas 1 = LogX+KTΓ SLogX = 2.107 + (-0.84) Γ 0.069 = 2.06
οΌ Batas 2 = LogX+KTΓ SLogX = 2.107 + (-0.25) Γ 0.069 = 2.09
οΌ Batas 3 = LogX+KTΓ SLogX = 2.107 + 0.25 Γ 0.069 = 2.12
οΌ Batas 4 = LogX+KTΓ SLogX = 2.107 + 0.84 Γ 0.069 = 2.17
Tabel 4.27 Uji Chi-Kuadrat Kuadrat Distribusi Log Perason Type-III No Batas Nilai Batas Oi Ei (Oi-Ei)2 Xh2
1. Batas 1 x β€ 2.06 3 3 0.000 0.000
2. Batas 2 2.06 < x β€ 2.09 4 3 1.000 0.333 3. Batas 3 2.09 < x β€ 2.12 1 3 4.000 1.333 4. Batas 4 2.12 < x β€ 2.17 5 3 4.000 1.333
5. Batas 5 2.17 < x β€ 2 3 1.000 0.333
Jumlah 15 15 3.333
Sumber : Hasil Analisis Perhitungan, 2021
Keterangan :
Oi = Banyaknya data dari batas tersebut Ei = Jumlah Oi dibagi jumlah data Dk = G β R β 1
= 5 β 2 β 1 = 2
79
Berdasarkan tabel Chi-Square di peroleh, nilai X2cr = 5.991 (tabel 2.7 Nilai X2 Kritis Untuk Uji Kecocokan Chi-Square) untuk dk = 2 dan Ξ± = 5% kemudian X2Hitungan = 3.333, karena X2Hitungan < Xcr(Nilai Kritis Untuk Chi-Square).
Maka Kesimpulan : X2(Hitungan) < X2(Nilai kritis untuk Chi-Square)
3.333 < 5.991 Diterima 4.4.2 Uji Kecocokan Smirnov-Kolmogorov
Uji kecocokan Smirnov-Kolmogorov, sering disebut uji kecocokan non parametik (non parametik test), karena pengujianya tidak menggunakan fungsi distribusi tertentu, agar distribusi frekuensi yang dipilih dapat diterima, maka harga
βMaks < βCr dan apabila βMaks > βCr maka tidak diterima.
π· = ππππ πππ’π [πβ²(ππ) β π(ππ)] β¦β¦...β¦β¦β¦.. 2.16 a. Uji Kecocokan Smirnov-Kolmogorov pada distribusi Normal
Tabel 4.28 Perhitungan Uji Smirnov-Kolmogorov Distribusi Normal No Tahun CH
Max
Perin
gkat P(X) P(Xm) F (t) Pβ(X) Pβ(Xm) D 1. 2004 177.3 1 0.06 0.94 2.2 0.012 0.988 0.050 2. 2017 157.2 2 0.13 0.88 1.3 0.089 0.912 0.037 3. 2006 147.0 3 0.19 0.81 0.8 0.198 0.802 -0.010 4. 2005 140.8 4 0.25 0.75 0.5 0.291 0.709 -0.041 5. 2010 137.9 5 0.31 0.69 0.4 0.326 0.674 -0.014 6. 2012 137.5 6 0.38 0.63 0.4 0.326 0.674 0.049 7. 2016 135.8 7 0.44 0.56 0.3 0.363 0.637 0.074 8. 2008 131.8 8 0.50 0.50 0.1 0.440 0.560 0.060 9. 2013 117.4 9 0.56 0.44 -0.6 0.742 0.258 -0.180 10. 2014 117.4 10 0.63 0.38 -0.6 0.742 0.258 -0.117 11. 2018 115.8 11 0.69 0.31 -0.6 0.742 0.258 -0.055 12. 2011 114.6 12 0.75 0.25 -0.7 0.773 0.227 -0.023 13. 2007 109.2 13 0.81 0.19 -1.0 0.853 0.147 -0.041 14. 2015 103.6 14 0.88 0.13 -1.2 0.894 0.106 -0.019 15. 2009 100.3 15 0.94 0.06 -1.4 0.927 0.074 0.011
D max 0.074
Sumber : Hasil Analisis Perhitungan, 2021
80
N = 15 Data
XΜ = 129.573 mm
S = 21.219 mm
Langkah-langkah perhitungan :
οΌ Menentukan nilai P (X) = m
N+1
P (X) = 1
15+1
= 0.06
οΌ Menentukan nilai P (Xm) = 1 β P ( X ) = 1 β 0.06 = 0.94
οΌ Menentukan nilai f (t) =XβXΜ
S
f (t) =177.3β129.573 21.219
= 2.249
οΌ Menentukan nilai Pβ ( X ) = 1 β Nilai Tabel III-1 = 1 β 0.9878
= 0.012
οΌ Menentukan nilai Pβ (Xm) = 1 β Pβ(X) = 1β 0.012 = 0.988
οΌ Menetukan nilai D = Pβ (Xm) β P (Xm) = 0.988 β 0.94 = 0.050
Berdasarkan tabel Smirnov-Kolmogorof di peroleh, nilai D0 = 0.340 ( Tabel 2.8 Nilai D0 Kritis Untuk Uji Kecocokan Smirnov-Kolmogorof ) dengan jumlah data (N) = 15 data dan untuk nilai Dmax diperoleh = 0.074 , karena Dmax < D0.
Maka Kesimpulannya : Dmax < D0
0.074 < 0.340 Diterima
81
b. Uji Smirnov-Kolmogorov pada distribusi Log Normal
Tabel 4.29 Perhitungan Uji Smirnov-Kolmogorov Distribusi Log Normal No Tahun CH
Max LogX Pering
kat P(X) P(Xm) F (t) Pβ(X) Pβ(Xm) D 1. 2004 177.3 2.249 1 0.06 0.94 2.0 0.020 0.980 0.042 2. 2017 157.2 2.196 2 0.13 0.88 1.3 0.089 0.912 0.037 3. 2006 147.0 2.167 3 0.19 0.81 0.9 0.171 0.829 0.016 4. 2005 140.8 2.149 4 0.25 0.75 0.6 0.258 0.742 -0.008 5. 2010 137.9 2.140 5 0.31 0.69 0.5 0.291 0.709 0.021 6. 2012 137.5 2.138 6 0.38 0.63 0.4 0.326 0.674 0.049 7. 2016 135.8 2.133 7 0.44 0.56 0.4 0.326 0.674 0.111 8. 2008 131.8 2.120 8 0.50 0.50 0.2 0.401 0.599 0.099 9. 2013 117.4 2.070 9 0.56 0.44 -0.5 0.709 0.291 -0.146 10. 2014 117.4 2.070 10 0.63 0.38 -0.5 0.709 0.291 -0.084 11. 2018 115.8 2.064 11 0.69 0.31 -0.6 0.742 0.258 -0.055 12. 2011 114.6 2.059 12 0.75 0.25 -0.7 0.773 0.227 -0.023 13. 2007 109.2 2.038 13 0.81 0.19 -1.0 0.853 0.147 -0.041 14. 2015 103.6 2.015 14 0.88 0.13 -1.3 0.912 0.089 -0.037 15. 2009 100.3 2.001 15 0.94 0.06 -1.5 0.939 0.061 -0.002
D max 0.111
Sumber : Hasil Analisis Perhitungan, 2021
N = 15 Data
LogXΜ Μ Μ Μ Μ Μ Μ = 2.107 mm
SLogX = 0.069 mm
Langkah-langkah perhitungan :
οΌ Menentukan nilai P (X) = m
N+1
P (X) = 1
15+1
= 0.06
οΌ Menentukan nilai P (Xm) = 1 β P ( X ) = 1 β 0.06 = 0.94
82
οΌ Menentukan nilai f (t) =LogXβLogXΜ Μ Μ Μ Μ Μ Μ
SLogX
f (t) =2.249β2.107 0.069
= 2.0
οΌ Menentukan nilai Pβ ( X ) = 1 β Nilai Tabel III-1 = 1 β 0.9798
= 0.020
οΌ Menentukan nilai Pβ (Xm) = 1 β Pβ(X) = 1β 0.020 = 0.980
οΌ Menetukan nilai D = Pβ (Xm) β P (Xm) = 0.980 β 0.94 = 0.042
Berdasarkan tabel Smirnov-Kolmogorof di peroleh, nilai D0 = 0.340 ( Tabel 2.8 Nilai D0 Kritis Untuk Uji Kecocokan Smirnov-Kolmogorof ) dengan jumlah data (N) = 15 data dan untuk nilai Dmax diperoleh = 0.111 , karena Dmax < D0.
Maka Kesimpulannya : Dmax < D0
0.111 < 0.340 Diterima c. Uji Smirnov-Kolmogorov pada distribusi Gumbel Type-I
Tabel 4.30 Perhitungan Uji Smirnov-Kolmogorov Distribusi Gumbel Type-I No Tahun CH
Max
Perin
gkat P(X) P(Xm) F (t) Pβ(X) Pβ(Xm) D 1. 2004 177.3 1 0.06 0.94 2.2 0.012 0.988 0.050 2. 2017 157.2 2 0.13 0.88 1.3 0.089 0.912 0.037 3. 2006 147.0 3 0.19 0.81 0.8 0.198 0.802 -0.010 4. 2005 140.8 4 0.25 0.75 0.5 0.291 0.709 -0.041 5. 2010 137.9 5 0.31 0.69 0.4 0.326 0.674 -0.014 6. 2012 137.5 6 0.38 0.63 0.4 0.326 0.674 0.049 7. 2016 135.8 7 0.44 0.56 0.3 0.363 0.637 0.074 8. 2008 131.8 8 0.50 0.50 0.1 0.440 0.560 0.060 9. 2013 117.4 9 0.56 0.44 -0.6 0.742 0.258 -0.180 Sumber : Hasil Analisis Perhitungan, 2021
83 Lanjutan Tabel 4.30
No Tahun CH Max
Perin
gkat P(X) P(Xm) F (t) Pβ(X) Pβ(Xm) D 10. 2014 117.4 10 0.63 0.38 -0.6 0.742 0.258 -0.117 11. 2018 115.8 11 0.69 0.31 -0.6 0.742 0.258 -0.055 12. 2011 114.6 12 0.75 0.25 -0.7 0.773 0.227 -0.023 13. 2007 109.2 13 0.81 0.19 -1.0 0.853 0.147 -0.041 14. 2015 103.6 14 0.88 0.13 -1.2 0.894 0.106 -0.019 15. 2009 100.3 15 0.94 0.06 -1.4 0.927 0.074 0.011
D max 0.074
Sumber : Hasil Analisis Perhitungan, 2021
N = 15 Data
XΜ = 129.573 mm
S = 21.219 mm
Langkah-langkah perhitungan :
οΌ Menentukan nilai P (X) = m
N+1
P (X) = 1
15+1
= 0.06
οΌ Menentukan nilai P (Xm) = 1 β P ( X ) = 1 β 0.06 = 0.94
οΌ Menentukan nilai f (t) =XβXΜ
S
f (t) =177.3β129.573 21.219
= 2.249
οΌ Menentukan nilai Pβ ( X ) = 1 β Nilai Tabel III-1 = 1 β 0.9878
= 0.012
οΌ Menentukan nilai Pβ (Xm) = 1 β Pβ(X) = 1β 0.012 = 0.988
84
οΌ Menetukan nilai D = Pβ (Xm) β P (Xm) = 0.988 β 0.94 = 0.050
Berdasarkan tabel Smirnov-Kolmogorof di peroleh, nilai D0 = 0.340 ( Tabel 2.8 Nilai D0 Kritis Untuk Uji Kecocokan Smirnov-Kolmogorof ) dengan jumlah data (N) = 15 data dan untuk nilai Dmax diperoleh = 0.074 , karena Dmax < D0.
Maka Kesimpulannya : Dmax < D0
0.074 < 0.340 Diterima d. Uji Smirnov-Kolmogorov pada distribusi Log Pearson Type-III
Tabel 4.31 Perhitungan Uji Smirnov-Kolmogorov Distribusi Log Pearson Type- III
No Tahun CH
Max LogX Perin
gkat P(X) P(Xm) F (t) Pβ(X) Pβ(Xm) D
1. 2004 177.3 2.249 1 0.06 0.94 2.0 0.020 0.980 0.042 2. 2017 157.2 2.196 2 0.13 0.88 1.3 0.089 0.912 0.037 3. 2006 147.0 2.167 3 0.19 0.81 0.9 0.171 0.829 0.016 4. 2005 140.8 2.149 4 0.25 0.75 0.6 0.258 0.742 -0.008 5. 2010 137.9 2.140 5 0.31 0.69 0.5 0.291 0.709 0.021 6. 2012 137.5 2.138 6 0.38 0.63 0.4 0.326 0.674 0.049 7. 2016 135.8 2.133 7 0.44 0.56 0.4 0.326 0.674 0.111 8. 2008 131.8 2.120 8 0.50 0.50 0.2 0.401 0.599 0.099 9. 2013 117.4 2.070 9 0.56 0.44 -0.5 0.709 0.291 -0.146 10. 2014 117.4 2.070 10 0.63 0.38 -0.5 0.709 0.291 -0.084 11. 2018 115.8 2.064 11 0.69 0.31 -0.6 0.742 0.258 -0.055 12. 2011 114.6 2.059 12 0.75 0.25 -0.7 0.773 0.227 -0.023 13. 2007 109.2 2.038 13 0.81 0.19 -1.0 0.853 0.147 -0.041 14. 2015 103.6 2.015 14 0.88 0.13 -1.3 0.912 0.089 -0.037 15. 2009 100.3 2.001 15 0.94 0.06 -1.5 0.939 0.061 -0.002
D max 0.111
Sumber : Hasil Analisis Perhitungan, 2021
85
N = 15 Data
LogXΜ Μ Μ Μ Μ Μ Μ = 2.107 mm
SLogX = 0.069 mm
Langkah-langkah perhitungan :
οΌ Menentukan nilai P (X) = m
N+1
P (X) = 1
15+1
= 0.06
οΌ Menentukan nilai P (Xm) = 1 β P ( X ) = 1 β 0.06 = 0.94
οΌ Menentukan nilai f (t) =LogXβLogXΜ Μ Μ Μ Μ Μ Μ
SLogX
f (t) =2.249β2.107 0.069
= 2.0
οΌ Menentukan nilai Pβ ( X ) = 1 β Nilai Tabel III-1 = 1 β 0.9798
= 0.020
οΌ Menentukan nilai Pβ (Xm) = 1 β Pβ(X) = 1β 0.020 = 0.980
οΌ Menetukan nilai D = Pβ (Xm) β P (Xm) = 0.980 β 0.94 = 0.042
Berdasarkan tabel Smirnov-Kolmogorof di peroleh, nilai D0 = 0.340 ( Tabel 2.8 Nilai D0 Kritis Untuk Uji Kecocokan Smirnov-Kolmogorof ) dengan jumlah data (N) = 15 data dan untuk nilai Dmax diperoleh = 0.111 , karena Dmax < D0.
Maka Kesimpulannya : Dmax < D0
0.111 < 0.340 Diterima
86 4.4.3 Pemilihan Distribusi Probabilitas
Untuk pemilihan distribusi yang dapat dingunakan untuk analisis debit banjir rencana, maka dapat dilakukan dengan membandingkan nilai hasil uji kecocokan metode Chi-Kuadrat dengan nilai hasil uji kecocokan metode Simirnov- Kolmogorov yang diperoleh dari masing-masing distribusi yang telah di uji kecocokan. Adapun hasil pengujian untuk masing-masing distribusi yang telah di uji mengunakan uji kecocokan Chi-Kuadarat dan uji kecocokan Simirnov- Kolmogorov, terdapat pada tabel 4.32 berikut ini.
Tabel 4.32 Perbandingan Nilai Chi-Kuadrat (X2) dengan Nilai Simirnov- Kolmogorov (Dmax)
No Jenis Distribusi Probabilitas
Chi-Kuadrat (X2)
Simirnov-Kolmogorov (Dmax)
1. Normal 3.333 0.074
2. Log Normal 3.333 0.111
3. Gumbel Type-I 3.333 0.074
4. Log Pearson Type-III 3.333 0.111
Sumber : Hasil Analisis Perhitungan, 2021
Berdasarkan hasil pengujian masing-masing distribusi dengan metode uji kecocokan Chi-Kuadrat, maka diperoleh untuk nilai masing-masing distribusi yakni 3.333. Sedangkan untuk hasil pengujian masing-masing distribusi dengan metode uji kecocokan Simirnov-Kolmogorov, untuk distribusi Normal dan Gumbel Type-I memiliki nilai 0.074 dan untuk distribusi Log Normal dan Log Pearson Type-III memiliki nilai 0.111. Jika membandingkan kedua hasil pengujian tersebut, maka distribusi Normal dan Gumbel Type-I adalah yang terbaik. Namun pada penelitian ini saya merekomendasikan distribusi Normal yang digunakan untuk menganalisis debit banjir rencana.