• Tidak ada hasil yang ditemukan

Validitas Data

Dalam dokumen pola pengelolaan bumdes syari'ah dalam (Halaman 58-62)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

F. Validitas Data

Validitas data penelitian adalah apa yang diamati peneliti, sesuai dengan apa yang sesungguhnya ada dalam dunia kenyataan. Apabila hal tersebut tidak sesuai atau sama maka instrumen sebagai pengumpul data dan orang yang menggunakannya tidak tepat dan hasilnyapun akan tidak sesuai atau tidak memenuhi syarat valitas. Data penelitian kualitatif adalah data yang tidak berbeda antara yang dilaporkan oleh peneliti dengan data yang

60Ibid,hlm. 252

sesungguhnya terjadi pada obyek penelitian. Jadi hasil penelitian kualitatif dikatakan memiliki validitas apabila ada ketepatan atau kesesuaian antar apa yang dilaporkan oleh peneliti dengan kenyataan yang ada dilapangan mengenai fenomena atau situasi sosial yang diteliti.61

Validitas data kualitatif merupakan pemeriksaan terhadap akurasi hasil penelitian dengan menerapkan prosedur-prosedur tertentu. Agar data dalam penelitian kualitatif ini dapat dipertanggung jawabkan sebagai penelitian ilmiah perlu dilakukan Uji Validitas Data. Adapun Uji Validitas Data yang dapat dilaksanakan, sebagai berikut:

1. Kecukupan Refrensi

Peneliti menggunakan catatan-catatan yang ada kaitannya dengan fokus penelitian. Hal ini untuk mengetahui adanya kesesuaian antara data tersebut dengan kesimpulan hasil penelitian.

2. Pemeriksaan Teman Sejawat

Pemeriksaan teman sejawat berarti pemeriksaan dengan mengumpulkan rekan-rekan sebaya, yang memiliki pengetahuan umum yang sama tentang apa yang sedang diteliti sehingga dapat mereview persepsi, pandangan dan analisis yang akan dilakukan62. Dalam hal ini peneliti mengumpulkan beberapa teman satu lokasi penelitian yang sudah terjun di Desa Kembang Kuning.

61I Wayan Suwendra, Metodologi Penelitian Kualitatif Dalam Ilmu Sosial, Pendidikan, Kebudayaan, dan Keagamaan, (Bali; Nilacakra Publishing house, Agustus 2018), hlm. 98

62Lexy j Meleong, Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung; PT Remaja Rosdakarya, 2012),hlm 334

3. Triangulasi

Triangulasi adalah pemeriksaan data dengan mencari data dari sumber yang beragam yang masih terkait satu sama lain, data yang telah dianalisis oleh peneliti menghasilkan suatu kesimpulan.63Berkait dengan Triangulasi dalam penelitian, Denzin dalam Anas Ahmadi mengklasifikan empat jenis triangulasi, diantaranya; (1) triangulasi sumber data, (2) triangulasi metodologi, (3) triangulasi teori, (4) triangulasi peneliti.64

Triangulasi dalam penelitian ini dilakukan dalam rangka sebagai strategi untuk memvalidasi penelitian, strategi untuk memantapkan temuan, strategi untuk mempertajam hasil penelitian, dan strategi untuk meminimalisasi subjektivitas peneliti.

Dalam penelitian ini jenis triangulasi yang digunakan yaitu triangulasi sumber data dan triangulasi teori. Sampai data lengkap kemudian divalidasi dari berbagai sumber sehingga dapat menjadi penarikan kesimpulan. Dengan teknik ini diharapkan data yang dikumpulkan memenuhi konstruk penarikan kesimpulan. Kombinasi triangulasi ini dilakukan bersamaan dengan kegiatan dilapangan, sehingga peneliti bisa melakukan pencatatan data secara lengkap. Dengan demikian diharapkan data yang dikumpulkan layak untuk dimanfaatkan. Dalam hal ini peneliti betul-betul hati-hati dalam melihat keabsahan data dan hubungannya dengan apa yang diteliti, yaitu pola pengelolaan BUMDes syari’ah dalam

63Djam’an Satori, Aan Komariah, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung; Alfabeta, 2014), hlm. 170

64Anas Ahmadi, Metode Penelitian Sastra Perspektif Monodisipliner dan Interdisipliner, (Gresik; Graniti Anggota IKAPI, April 2019), hlm. 249

meningkatkan pendapatan masyarakat studi kasus di desa kembang kuning kec. Sikur kab. Lombok timur.

50 BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian

1. Gambaran Umum Lokasi Penelitian

a. Profil BUMDES Syariah Kembang Kuning Sikur Lombok Timur Dengan terbentuknya UU desa dalam rangka pembangunan aspek ekonomi, maka desa mengatur adanya badan usaha yang dimiliki oleh desa itu sendiri yang disebut sebagai Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). BUMDES ini dibuat berdasarkan kebutuhan dan potensi desa yang akan menunjang perekonomian desa Kembang Kuning.

BUMDES inididirikan pada tanggal 10 Maret 2016 dan pada saat itu yang menjabat jadi kepala desa adalah bapak Lalu Wiranom. Pada mula awal terbentuknya BUMDES ini, belum banyak masyarakat yang memahami maksud didirikannya BUMDES tersebut, sehingga pada saatitu BUMDES ini kurang berjalan dengan lancar dan pada saat itu belum menjadi BUMDES Syariah seperti sekarang ini. Setelah berjalan selama 2 tahun, dan nasabah yang semakin bertambah dan memiliki kemajuan yang pesat, BUMDES ini diresmikan menjadi BUMDES Syariah dan diatur dalam Peraturan Desa (perdes) yang diperkuat dengan surat keputusan kepala desa Kembang Kuning Nomor 141/02/2018 tanggal 26 Februari 2018 tentang pengurus BUMDES Syariah desa Kembang Kuning An. H. LaluSujian, SH. Dimasa awal kepemimpinannya yang menjadi prioritas yaitu Badan Usaha Milik Desa yang siap bersama-sama menggali segala potensi yang ada di desa

Kembang Kuning guna meningkatkan roda perekonomian masyarakat pedesaan, dan umumnya membantu dalam program peningkatan ekonomi nasional. BUMDES Syariah ini berada di lokasi yang cukup strategis, dekat dengan perumahan, tempat wisata dan homestay yang ada di desa Kembang Kuning. BUMDES syariah Kembang Kuning didirikan di tengah pedesaan, memiliki jarak ke ibu kota kecamatan sekitar 14 km, dengan jarak tempuh ke ibu kota kecamatan dengan kendaraan bermotor 1/2 jam dan lama jarak Tempuh ke ibu kota kecamatan dengan berjalan kaki atau non kendaraan bermotor sekitar 5 jam.65

BUMDES Syariah Kembang Kuning Sikur Lombok Timur sepenuhnya dilaksanakan oleh masyarakat desa. Pengelola BUMDES Kembang Kuning memiliki komunikasi baik dengan pemerintah desa.

BUMDES ini memiliki mekanisme akuntabilitas yang baik dimana BUMDES melaporkan program kerja dan juga hasil usaha secara tertib setiap tahunnnya.66

Dengan adanya wisata di desa bisa meningkatkan perekonomian desa, sehingga BUMDES Syariah Kembang Kuning ini memiliki slogan yaituPariwisata Maju Masyarakat Sejahtera”. Maksud dari slogan tersebut adalah dengan memajukan wisata memiliki banyak manfaat bagi masyarakat desa, terutama banyaknya masyarakat yang

65Dokumentasi (Data Orbitasi), Kantor BUMDES Syariah Kembang Kuning Sikur Lombok Timur, 25 Maret 2021

66Lalu Wendy Williyan (Sekretaris BUMDES), Wawancara, Kembang Kuning, 25 Maret 2021

melakukan usaha perdagangan di tempat-tempat wisata untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan dari pengunjung desa tersebut.

b. Letak Geografis BUMDES Syariah Kembang Kuning Sikur Lombok Timur

Letak geografis dari BUMDES Syariah Kembang Kuning Sikur Lombok Timur adalah sebagaiberikut:

1) Sebelah selatan : Masjid desa Kembang Kuning 2) Sebelah Utara : Toko Sembako

3) Sebelah Barat : Jalanan

4) Sebelah Timur : Perumahan Penduduk.

c. Visi, Misi dan Tujuan BUMDES Syariah KembangKuning 1. Visi

Menjadi lembaga pengembangan ekonomi desa untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik demi terwujudnya desa Kembang Kuning yang mandiri, partisipatif menuju perubahan, dengan motto “Saatnya Bekerja Cerdas”.

2. Misi

a) Oftimalisasi asset desa untuk kesejahteraan dan kemanfaatan masyarakat,

b) Menjadikan masyarakat desa sebagai subyek pemberdayaan ekonomi desa untuk meningkatkan perekonomian desa,

c) Pengelolaan potensi ekonomi dan usaha kecil masyarakat desa,

d) Membangun tata kelola usaha desa yang transparan, partisipatif, tanggung jawab dan saling percaya,

e) Mengembangkan rencana kerja sama usaha antar desa dan/atau dengan pihak ketiga,

f) Mengembangkan wawasan kewirausahaan dalam pemanfaatan potensi sumber daya lokal,

g) Meningkatkan pendapatan asli desa (PADes),

h) Menciptakan peluang dan jaringan pemasaran hasil produksi masyarakat,

i) Mengelola dana program yang masuk ke desa bersifat dana bergulir terutama dalam rangka pengentasan kemiskinan dan pengembangan usaha ekonomi pedesaan.67

3. Tujuan

a) Mengembangkan dana desa sebagai motor penggerak kegiatan ekonomi warga masyarakat;

b) Mendorong usaha kecil kreatif dan usaha rumah tangga untuk berkembang dengan dukungan pembiayaan modal kerja dan akses pasar;

c) Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dengan melibatkan masyarakat dalam kegiatan unit usaha BUMDES melalui kerja sama usaha;

67Dokumentasi, Kantor BUMDES Syariah Kembang Kuning Sikur Lombok Timur, 25 Maret 2021

d) Membantu mewujudkan program pemerintah desa untuk menjadikan desa Kembang Kuning sebagai desa mandiri;

e) Meningkatkan penerimaan pendapatan asli desa melalui kegiatan usaha BUMDES;

f) Menciptakan lapangan pekerjaan68

d. Struktur Organisasi BUMDES Syariah Kembang Kuning Sikur Lombok Timur

Struktur organisasi memiliki peran yang sangat penting untuk menunjang kelancaran dari suatu perusahaan. Struktur organisasi bertujuan untuk menjalankan program sesuai dengan tugas-tugas yang telah diberikan dan menggambarkan pengaturan posisi pekerjaan dalam suatu perusahaan yang juga termasuk garis komunikasi dan wewenang.

Adapun struktur organisasi yang ada di BUMDES Syariah Kembang Kuning Sikur Lombok Timur adalah sebagai berikut:69

68Ibid.,

69Ibid,

Struktur Pengurus Organisasi Bumdes Syariah Desa Kembang Kuning

1) Penasehat

Penasehat merupakan salah satu yang harus ada dalam kepengurusan BUMDES, adapun tugas dari penasehat adalah sebagai berikut:

a) Memberikan nasehat kepada pelaksana operasional dalam melaksanakan pengelolaan BUMDES.

b) Memberikan saran dan pendapat mengenai segala sesuatu yang terjadi di BUMDES, terutama ketika terjadi masalah dan lain sebagainya.

BPD

UNIT USAHA PELAYANAN

UMUM

SAMPAH

UNIT USAHA BISNIS

PEMINJAMA

N UNIT USAHA

DESA WISATA

UNIT USAHA PERDAGANGAN

PERBENGKELAN,

TOKO BANGUNAN,

BERAS DAN AIR KEMASAN SEKRETARIS

LALU WENDY WILYAN, A.Md

UNIT USAHA PERSEWAAN

HOME STAY

TOKO

SEPEDAGUNUNG PENGAWAS

SAPAR, S.Adm LALU SAFRUL WAHID, A.Md MANAGER

LALU. IRWAN EFENDI, S.TP PENASEHAT H. LALUSUJIAN,S.H

BENDAHARA SARTINI, S.Kom

c) Mengendalikan pelaksanaan kegiatan pengelolaan BUMDES.

2) Manager (Pelaksana Operasional)

Pelaksana operasional atau di desa Kembang Kuning biasa disebut dengan direktur adalah mereka yang dipilih dalam musyawarah desa sebagai pengelola BUMDES dan kemudian di sahkan oleh kepala desa. Adapun tugas dari direktur (pelaksana operasional) BUMDES adalah sebagai berikut:

a) Memastikan Badan Usaha Milik Desa berjalan sesuai dengan rencana usaha yang telah ditetapkan bersama.

b) Mengurus dan mengelola BUMDES sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) BUMDES yang telah ditetapkan bersama.

c) Memberikan laporan perkembangan unit-unit usaha desa kepada masyarakat desa melalui musyawarah desa.

3) Pengawas

Keberadaan pengawas BUMDES sebagai wakil dari kepentingan masyarakat. Tugas dari pengawas BUMDES adalah mengawasi pelaksanaan kebijakan pengelola BUMDES dan berkewajiban menyampaikan laporan dari hasil pengawasan disertai dengan saran/ pendapat untuk disampaikan kepada pemerintah desa.

4) Sekretarit

Tugas dari sekretaris BUMDES adalah sebagai berikut:

a) Membantu manajer unit dalam menjalankan tugasnya sehari- hari

b) Melakukan pencatatan aktivitas-aktivitas penting yang harus di dokumentasikan

c) Menyediakan laporan-laporan penting yang harus di diinformasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan

d) Menyusun laporan kinerja unit usaha.

5) Bendahara

Tugas dari bendahara BUMDES Syariah Kembang Kuning adalah sebagai berikut:

a) Mengelola keuangan BUMDES

b) Mencatat seluruh uang masuk dan uang keluar unit usaha BUMDES

c) Sebagai juru bayar transaksi yang dilakukan unit usaha BUMDES.

6) Unit Usaha Bersama (Desa Wisata)

Unit usaha bersama dimana unit ini hanya berfokus pada pengelolaan wisata yang ada di desa Kembang Kuning Sikur Lombok Timur. Adapun tugas dari unit usaha bersama adalah sebagai berikut:

a) Mengelola seluruh wisata yang ada di desa Kembang Kuning

b) Mengembangkan wisata-wisata yang ada di desa Kembang Kuning

c) Mempromosikan wisata-wisata yang ada di desa Kembang Kuning agar diketahui oleh orang banyak.

7) Unit Usaha PelayananUmum

Unit usaha pelayanan umum adalah unit usaha yang memiliki tugas dalam mengelola sampah-sampah yang ada di desa Kembang Kuning. Unit usaha pelayanan umum bertugas dalam mengatur kebersihan desa. Karena desa Kembang Kuning merupakan desa wisata maka harus selalu bersih dan rapi sehingga para pengunjung senang berkunjung untuk berwisata.

8) Unit Usaha Perdagangan

Unit usaha perdagangan yang ada di BUMDES Syariah Kembang Kuning menyediakan berbagai macam bentuk perdagangan diantaranya beras dan air kemasan, perbengkelan, dan took bangunan. Tugas dari unit usaha perdagangan ini adalah mengelola perdagangan tersebut.

9) Unit Usaha Bisnis

Unit usaha bisnis menyediakan jasa peminjaman untuk masyarakat yang membutuhkan dana. Adapun tugas dari unit usaha bisnis ini adalah mengelola dan mencatat jumlah uang dan nasabah yang melakukan peminjaman dan juga menyediakan segala kebutuhan dari masyarakat.

10) Unit Usaha Persewaan

Unit usaha persewaan memiliki tugas dalam mengelola homestay, toko, dan sepeda gunung. Bagi wisatawan yang ingin menginap di desa Kembang Kuning maka diarahkan untuk menginap di homestay yang ada di sana. Dan juga bagi wisatawan yang ingin melakukan pendakian dan menggunakan sepeda, bisa langsung menyewa sepeda gunung yang di kelola oleh unit usaha persewaan BUMDES Syariah Kembang Kuning. Untuk lebih jelasnya, peneliti akan paparkan nama-nama staff dan pengelola BUMDes Syariah Kembang Kuning Sikur Lombok Timur pada tabel sebagai berikut:70

Tabel 2.1

Daftar Nama Staff dan Pengelola BUMDes Syariah Kembang Kuning Sikur Lombok Timur

NO NAMA JABATAN

1 H. Lalu Sujian Penasehat

2 Lalu Irwan Efendi, S.TP Manager 3 Lalu Wendy Wilyan, Amd Sekretaris

4 Sartini,S.Kom Bendahara

5 Suparman K.U Ekonomi Simpan Pinjam

6 Fina Hastina, S.Sos K.U Perdagangan Umum

70Dokumentasi, Susunan Pengurus BUMDES Syariah Kembang Kuning Sikur Lombok Timur, 26 Maret 2021

7 Suharni K.U Penyedia Kebutuhan Pertanian, Peternakan Dan Perikanan

8 Lalu Ihwan Majedi K.U Perbengkelan

9 Ria septiana K.U Pembayaran Online

10 Roni, S.Pd.I K.U Pariwisata dan perjalananwisata

e. Jenis Usaha BUMDES Syariah Kembang Kuning

Sebuah lembaga Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) menyediakan Berbagai macam kebutuhan masyarakat. Dengan dijadikannya sebagai BUMDES Syariah, tentu menyediakan berbagai jenis usaha diantaranya:71

1) Usaha ekonomi desa simpan pinjam Produk simpanan terdiridari a) SimpananWadi’ah.

b) Simpanan Pendidikan diperuntukkan bagi masyarakat yang menabung di BUMDES dengan tujuan untuk pendidikan anak.

c) SimpananUmroh Dan Haji.

d) Simpanan Berjangka.

2) Produk pembiayaan terdiri dari a) Pembiayaan Mudharabah b) Pembiayaan Murabahah

c) Kredit Barang Dan Barang Elektronik d) Furniture.

71Lalu Irwan Efendi (Direktur BUMDES), Wawancara, Kembang Kuning 26 Maret 2021

3) Penyediaan kebutuhan pertanian, peternakan dan perikanan.

4) Perbengkelan.

5) Jasa pembayaran online.

6) Usaha pariwisata dan jasa perjalanan wisata.

Semua unit usaha BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning Lombok Timur yang disediakan untuk nasabah supaya membantu dan mempermudah Masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya dan memudahkan masyarakat melakukan transaksi tanpa harus ke bank.

f. Sumber Dana BUMDES Syariah Kembang Kuning Sikur Lombok Timur

Sumber dana yang digunakan untuk mengelola BUMDes di Kembang Kuning, didapatkan dari :72

1) Dana desa

2) Tabungan masyarakat

3) Unit-unit usaha yang dilakukan oleh BUMDES

2. Pola Pengelolaan BUMDes di Desa Kembang Kuning Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur.

Pembentukan unit-unit usaha di BUMDes Kembang Kuning didasarkan pada pola prinsip pengelolaan yang telah dibuat dalam penggalian potensi. Prinsip tata kelola tersebut dijabarkan dalam kegiatan pengelolaan sistem kerja BUMDes Kembang Kuning.

72Ibid,

a. Transparansi

Aktivitas yang berpengaruh terhadap kepentingan masyarakat umum harus dapat diketahui oleh segenap lapisan masyarakat dengan mudah dan terbuka. Transparansi dalam pengelolaan BUMDes sangat diperlukan mengingat BUMDes merupakan lembaga ekonomi yang beroperasi di pedesaan di mana nilai-nilai yang harus dikembangkan adalah kejujuran dan keterbukaan. Kinerja BUMDes mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan warga desa. Disamping itu, supaya tidak berkembang sistem usaha kapitalistis di pedesaan yang dapat mengakibatkan terganggunya nilai-nilai kehidupan bermasyarakat.

Hal ini selaras dengan yang disampaikan oleh bapak Lalu Irwan Manajer BUMDes Kembang Kuning. Kemampuan Sumber Daya (pengelola) dalam menjalankan Sistem informasi yang memiliki hubungan yang sesuai prinsip transparansi merupakan salah satu faktor yang mendukung BUMDes berkinerja dengan baik.

Bumdes dengan pemerintah desa tetap memberikan informasi kepada masyarakat mengenai perkembangan bumdes, dan program-program atau usaha-usaha yang ada di bumdes, dan bumdes juga melakukan rapat akhir tahun dengan masyarakat atau nasabah. Sebenarnya kita ada yang mengurus di bidang media.

Orangnya ada, dan Alhamdulillah kompeten, bagus. Kita sudah ada akun media“Selain di facebook juga ada. Pokoknya di internet itu ada. Ada kok website-nya.73

73 Lalu Irwan (Manajer BUMDes), Wawancara, Kembang Kuning Tanggal 26 Maret 2021

Menurut Lalu Wendy Sekretaris BUMDes Kembang Kuning, keterbukaan dalam memberikan pemahan terhadap masyarakat adalah salah satu kunci yang menjadikan usaha desa sukses dan panjang umur.

Hal tersebut dijadikan sebagai pegangan untuk BUMDes dalam menjalankan usahanya. Hal ini sesuai dengan yang disampaikan oleh bapak Lalu Wendy Sekertaris BUMDes Kembang Kuning ketika dilakukan wawancara.

Sebelumnya kami melaksanakan sosialisasi kepada seluruh masyarakat kembang kuning dengan melibatkan seluruh staf staf yang ada di desa kembang kuning bagaimana bumdes itu, seperti apa dan apa peran/manfaat yang akan diberikan kepada masyarakat, dengan dinamika perjalanan bumdes baik itu neraca laba/rugi atau laporan tentang perkembangan bumdes, semuanya kami sampaikan dengan laporan perbulan,atau pertahun. Kepada pengawas BPD selaku masyarakat dan pemdes untuk transparansi kami di dalam mengelola keuangan desa.74

Jadi setiap tahun kita itu masih ada rapat kerja melaporkan pembukuan kepihak desa dan perwakilan masyarakat agar kita sama-sama tahu perkembangan BUMDes kita ini. Dan kalau rapat rutin pengurus itu tiap bulan ada, bisa sebulan 2x atau sebulan 1x tergantung kepentingan sih ya dan itu sifatnya internal.75

Tidak hanya itu, penerapan transparansi juga dilakukan melalui beberapa media seperti media sosial dan media cetak. Selain untuk memberikan pemahaman informasi, hal tersebut juga dilakukan BUMDes untuk kepentingan pemasaran. Seperti yang dikatakan oleh Bapak Solihin selaku masyarakat desa kembang kuning.

Informasi yang untuk masyarakat ini kita sebarkan melalui media sosial kita seperti website, kita juga bikin baliho dan banner banner yang ditempel di pinggir-pinggir jalan sama yang paling sering

74 Lalu Wendy (Sekretaris BUMDes), Wawancara, Kembang Kuning Tanggal 26 Maret 2021

75Ibid,..

dibuat ya ini pamflet ini. Ya jadi media sosial dan pamflet ini juga sudah termasuk ke strategi.76

Hal serupa juga di sampaikan oleh Bapak Solihin selaku masyarakat desa. Dalam wawancaranya mengatakan bahwa tingkat transparansi yang dimiliki BUMDes ini sudah cukup karena semua aktivitas atau kegiatan BUMDes selama program berjalan akan disampaikan secara detail dalam rapat kerja tiap tahunnya.

Bumdes kembang kuning menyiapkan segala hal yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dalam hal ini bumdes kembang kuning menyampaikan terlebih dahulu kepada RT Atau kadus untuk memberitahukan kepada masyarakat. pemahaman masyarakat terhadap bumdes kembang kuning ini bisa dibilang sebgaian besar paham karena yang langsung membantu pihak bumdes untuk menginformasikan kegiatan bumdes itu adalah kepala lingkungan itu sendiri.

b. Responsilibitas

Dalam wawancaranya dengan Lalu Irwan Manajer BUMDes Kembang Kuning menyatakan bahwa panduan untuk membangun BUMDes adalah penting untuk membangun tata kelola dan dipelajari untuk kemajuan BUMDes dan kesejahteraan warga.

Panduan untuk membangun bumdes, bumdes kembang kuning di jalankan berdasarkan PERDes dan AD/ART yang diterbitkan oleh desa. Selain itu aspirasi itu pasti kita selalu menerima. Kita terbuka.

Tapi kalau untuk aspirasi seperti pembentukkan program baru itu biasanya agak lebih lama ya, karena harus di rapatkan dulu, dibicarakan modalnya berapa, tempatnya dimana, dll. Tapi masukan dari masyarakat selalu kita usahakan. Bagaimanapun kan itu udah kayak amanah gitu.77

76Bapak Solihin Masyarakat Desa Kembang Kuning, Wawancara Tanggal 26 Maret 2021

77Ibid,...

Hal yang serupa juga dikatakan oleh bapak Lalu Wendy Sekretaris BUMDes Kembang Kuning menjalankan panduan program BUMDes sebagai bentuk responsibilitas dengan cara memberikan sarana dan prasarana bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi melalui media sosial, website resmi BUMDes, ataupun secara langsung. Adapun BUMDes akan menerima aspirasi

Datanya sudah lengkap. yah selain itu, kan kita juga punya kotak saran (kotak aspirasi) yang di desa. Itu bisa digunakan oleh warga kalau memang ada yang kurang atau bagaimana. kan bagaimanapun program ini juga ada karena masukan masyarakat.78 Bagaimana adanya program BUMDes tersebut, Bapak Teguh selaku masyarakat desa memberikan respon positif. Ia mengatakan:

Dengan adanya program bumdes ini bisa maju dan masyarakat bisa merasakan sepenuhnya program bumdes dan perlu adanya tambahan program supaya lebih maju. sangat bersyukur dengan adanya program dari bumdes dan kami sangat terbantu sekali dengan adanya bumdes.79

c. Independensi/profesionalitas

Pemilihan pengelola dari BUMDes akan dilakukan langsung oleh pihak desa dan BUMDes yang diambil dari warga sekitar berpengalaman dan pekerja professional yang memiliki keahlian dalam bidang tertentu yang diperlukan oleh BUMDes dalam menjaga indepensinya, misalnya seperti seseorang yang memiliki pengetahuan dalam bidang Akuntansi yang kemudian dapat ditetapkan menjadi bendahara guna memudahkan BUMDes dalam mengelola keuangan dan

78Ibid,...

79Teguh Masyarakat Desa Kembang Kuning, Wawancara, Tanggal 26 Maret 2021

menyusun pelaporan. Seperti yang dijelaskan oleh bapak Lalu Irwan Manajer BUMDes Kembang Kuning.

Bumdes dalam menjaga independensi, tetap pada alurnya sesuai dengan yang ada di perdes dan AD/ART. kami disini lebih mencari pengelola yang memang dia itu mampu dan punya latar belakang yang baik dalam segi kemampuan di dalam bidangnya. Ngga harus warga sini, asal dia sesuai sama apa yang dibutuhkan ya kami terima.

Seperti yang saya katakan tadi, bendahara kami saja harus yang punya latar belakang pendidikan ekonomi atau yang mengerti soal pelaporan.80

Bumdes kembang kuning tetap berkomitmen dalam pengembangan program usaha bumdes yang bisa membantu masyarakat.81

Tidak jauh berbeda dengan yang disampaikan oleh bapak Lalu Wendy Sekretaris BUMDes yang menyatakan bahwa mengelolaindependensi BUMDes dan menjaga komitmen dalam mengembangkan program usahanya sangat penting. Ia menjelaskan:

Kami di bumdes tidak ada interpensi terutama kaitan dengan pengelolaankeuangan, pemdespun mempunyai batasan dalam pengelolaan bumdes. kami berkomitmen untuk memajukan bumdes karena bumdes merupakan ujung tombak dari pades, untuk kami harapkan dukungan dari pemdes dan masyarakat82

Bapak Arya masyarakat desa kembang kuning memberikan tanggapan, ia mengatakan:

Bumdes kembang kuning sangat komitmen karena tujuannya itu untuk memajukan desa dan mensejahterakan masyarakat desa kembang kuning83

80Ibid,...

81Ibid,...

82Ibid,...

83Arya Masyarakat Desa Kembang Kuning, Wawancara, Tanggal 26 Maret 2021

Dalam dokumen pola pengelolaan bumdes syari'ah dalam (Halaman 58-62)

Dokumen terkait