Slide Power Point
2. Video
Menurut K. Prent dkk, dalam Kamus Latin-Indonesia (1969: 926) video-vidi-visum yang artinya melihat (mempu- nyai daya penglihatan); dapat melihat ; Saya lihat. Istilah vid- eo juga digunakan sebagai singkatan dari videotape, dan juga perekam video serta pemutar video. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1995:1119) mengartikan video dengan: 1) bagian yang memancarkan gambar pada pesawat televisi; 2) rekaman gambar hidup untuk ditayangkan pada pesawat te- levisi. Dalam kamus bahasa indonesia video adalah teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak.
Menurut Smaldino (2008: 374) mengartikannya dengan “the storage of visuals and their display on television-type screen”
(penyimpanan/perekaman gambar dan penanyangannya pa- da layar televisi).
Video merupakan sarana yang paling tepat dan sangat akurat dalam menyampaikan pesan dalam bentuk audio- visual (Canning-Wilson, 1998). video akan sangat membantu
pemahaman peserta didik. Peserta didik lebih suka menggu- nakan video untuk mempelajari bahasa melalui penayangan film atau hiburan di dalam kelas (Canning-Wilson, 2000).
Dari beberapa definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa video itu berkenaan dengan apa yang dapat dilihat, utamanya adalah gambar hidup (bergerak; motion), proses perekaman- nya, dan penayangannya yang tentunya melibatkan teknologi.
Unsur-unsur yang terdapat dalam media video yaitu an- tara lain:
a. Suara. Multimedia tanpa bunyi disebut unimedia. Bunyi atau audio dalam multimedia. Bunyi memainkan pera- nan penting dalam teknologi multimedia saat ini. Terda- pat berbagai cara yang dapat digunakan agar dalam sua- tu multimedia terdapat suara manusia. Antara lain de- ngan cara merekam menggunakan microphone atau pe- ngeras suara yang telah tersedia pada setiap komputer.
Format yang mendukung suara adalah : mp3, wav, voc, snd, aud dan sebagainya. Di dalam sebuah tampilan slide multimedia pembelajaran bisa kita sisipkan berbagai macam suara yang bisa menjadikan tampilan itu lebih menarik untuk diikuti. Bunyi menghapuskan perasaan janggal dan seolah-olah pengguna sedang berkomunikasi dengan manusia lain dan bukan dengan mesin. Dahulu suara berbentuk data atau sinyal analog yang direkam kedalam pita kaset, saat ini telah berkembang menjadi sinyal digital yang dapat disimpan dalam media penyim- panan komputer. Format audio yang paling banyak di- gunakan dalam file digital ini adalah mp3, midi, rm, aif, dan wav. Sedangkan dari segi kualitas audio yang baik, saat ini format mp3 merupakan pilihan yang terbaik.
Disamping kapasitas file yang relatif kecil, suara yang di- hasilkan juga cukup bagus. Untuk audio digital ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan kita. Software yang dapat digunakan untuk mengolah audio antara lain Adobe Au- dition, Cool Edit, Sony Sound Forge, dan lain sebagainya.
b. Animasi: Animasi adalah salah satu elemen multimedia yang cukup menarik, karena animasi membuat sesuatu seolah-olah bergerak. Animasi merupakan rangkaian se- jumlah gambar yang ditampilkan secara bergantian.
Animasi tidak hanya berguna untuk film saja, dalam du- nia situs web, animasi digunakan untuk memberikan sentuhan manis pada situs. Sedangkan dalam dunia pen- didikan, animasi dapat digunakan sebagai alat bantu penjelasan agar orang-orang yang diajar bisa lebih me- mahami maksud suatu konsep. Animasi dibagi dalam 2 kelas besar yaitu animasi 3 Dimensi dan animasi 2 Di- mensi. Software yang dapat digunakan dalam membuat animasi cukup banyak diantaranya adalah Flash MX, Swish MX, Blender, untuk animasi 2D sedangkan 3DS Max, Maya 3D, Alias Maya, dan Autocad merupakan software yang dapat digunakan untuk membuat animasi 3D.
c. Grafik: Grafik boleh didefinasikan sebagai sebuah luki- san, pencetakan, gambar atau huruf dengan mengguna- kan berbagai media secara manual atau menggunakan teknologi komputer. Seni grafik berkomputer digunakan secara meluas dalam dunia kejuruteraan, industri berat, animasi dan perfilman. Teknik ini dapat menampakkan atau menvisualkan suatu imaginasi seseorang pada mon- itor komputer. Software yang dapat digunakan untuk
mendesain atau melakukan manipulasi gambar digital adalah Corel Draw dan Corel Photo yang telah mencapai versi 13, Adobe Photoshop, Paint, ACDSee, dan lain seba- gainya. Format gambar yang didukung dalam multime- dia cukup beragam mulai dari BMP, JPG, tiff, ico,PNG, dan lain sebagainya.
d. Teks: Teks adalah sejenis data yang paling mudah dan memerlukan sedikit ruang untuk mengingat. Teks boleh digunakan dalam berbagai sub bidang untuk memberi penjelasan kepada suatu perkara dalam bentuk bacaan.
Text berfungsi untuk memperkokoh media-media lain.
Teks merupakan sarana penyampaian informasi. Peng- gunaan teks dalam multimedia tergantung pada karakte- ristik multimedia tersebut. Sebuah game multimedia ti- dak memerlukan teks yang banyak, sebaliknya sebuah multimedia ensiklopedi membutuhkan teks yang ba- nyak.
Secara umum terdapat empat tipe teks (1) Teks cetak Yaitu teks yang tercetak di atas kertas penggunaan teks ini sebagai basis dokumen pada multimedia harus diolah agar mampu dibaca oleh mesin, (2) Teks hasil scan .Teks jenis ini merupakan teks yang dihasilkan oleh scanner, merupakan hardware yang dapat digunakan untuk merubah teks cetak atau gambar cetak menjadi data elektrik sehingga dapat diba- ca dan diedit dengan bantuan computer, (3)Teks elektronik Yaitu teks yang dihasilkan oleh perangkat elektronik. Teks ini dapat dibaca komputer dan dikirim melalaui jaringan., (4)Hy- perteks. Hyperteks merupakan dasar dalam produksi multi- media. Hyperteks adalah teks yang telah masuk link. Teks dengan tipe ini memungkinkan sisi interaktif dalam multime-
dia terpenuhi.
Jenis-jenis teknik video: (1) Pemahaman Mendengar (cloze/listening comphrehension) Pada jenis ini terdapat berbagai aktivitas yang dijalankan. Para pelajar bisa diberi beberapa skrip narator cerita di dalam video dengan bebera- pa perkataan yang ditiadakakan. Tugas pelajar ialah mengisi tempat-tempat yang kosong dengan teliti. Sebagai alternatif, peserta didik boleh diminta untuk menjawab soal-soal pema- haman berdasarkan video yang dipertontonkan, (2) Taya- ngan Senyap (Silent Viewing) Audio ditutup dan guru memin- ta siswa hanya menonton visual yang terdapat pada skrin TV.
Siswa dibiarkan menerka apa yang dikatakan pada video yang mereka tonton. Mungkin mereka akan mengalami kesu- litan dalam memahami perkataan yang ada dalam video tapi setidaknya mereka mampu memberitahu kata-kata kunci dan frasa, dan (3) Tayangan Bersilang (Jigsaw Viewing) Setiap siswa secara berpasangan duduk saling membelakangi antara satu sama lain. Salah satu dari merreka menghadap monitor TV sebaliknya pasangannya menghadap ke arah sebaliknya.
Anak yang tidak melihat video ditanya oleh anak yang melihat video. Misalnya, siapakah orang yang memakai baju warna hi- jau? Dimanakah video itu berlaku? Dan sebagainya. Siswa yang menghadap video perlu memberikan opsi jawaban, dan siswa yang bisa menjawab dengan benar dianggap menang.
(4) Tayangan Bersinar dengan Komentar (Jigsaw Viewing With Commentary) Setiap siswa duduk secara berpasangan dengan belakang membelakangi satu sama lain. Guru mem- beritahu bahwa siswa yang tidak mengadap skrin TV, harus menjawab soal-soal berdasarkan sekuen video selepas aktivi- tas itu selesai dan pemenangnya adalah pasangan yang beru-
paya menjawab yang paling tepat. Kemudian guru mena- yangkan video dengan menutup audionya, siswa yang meng- hadap skrin memberi komentar secara langsung tentang apa yang ditayangkan dalam video. Dan pasangannya harus mem- beri soal-soal untuk mendapatkan yang lebih banyak.
Karakteristik Media Video Untuk menghasilkan media video pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi dan efektifitas penggunaannya, maka media video memperhati- kan karakteristik sebagai berikut, (1)Televisi/video mampu memperbesar objek yang kecil, terlalu kecil bahkan tidak da- pat dilihat secara kasat mata/mata telanjang. Misalnya, mikro organisme dalam tubuh dapat dengan jelas terambil oleh ka- mera dan dapat dilihat ditelevisi atau video. (2) Dengan tek- nik editing objek yang dihasilkan dengan pengambilan gam- bar oleh kamera dapat diperbanyak (cloning), (3) Televisi/
video juga mampu memanipulasi tampilan gambar, sesekali objek perlu diberikan manipulasi tertentu sesuai dengan tun- tutan pesan yang ingin disampaikan sebagai contoh objek- objek yang terjadi pada masa lampau dapat dimanipulasi di- gabungkan dengan masa sekarang, (4) Televisi/video mampu membuat objek menjadi still picture artinya gambar atau ob- jek yang ditampilkan dapat disimpan dalam durasi tertentu dalam keadaan diam. (5)Daya tariknya yang luar biasa televi- si atau video mampu mempertahankan perhatian siswa atau audien yang melihat televisi atau video tersebut. Hasil peneli- tian menunjukkan siswa bisa bertahan lebih lama hingga 1 sampai 2 jam untuk menyimak televisi atau video dengan baik dibandingkan dengan mendengarkan saja yang hanya mampu bertahan dalam waktu 25 sampai 30 menit saja, (6)Televise/video mampu menampilkan objek gambar dan
informasi yang paling baru, hangat dan actual (immediacy) atau terkini.